PENJUALAN
Materi Kuliah Kewirausahaan INSTIPER Kamis, 09 Agustus 2012
E-mail : [email protected]
Oleh:
PROYEKSI PENJUALAN
• Proyeksi penjualan dilakukan berdasarkan data dan fakta,
baik dari bisnis kita maupun dari kondisi global lainnya.’
• Proyeksi atau perkiraan jumlah penjualan produk pada masa
yang akan datang merupakan bagian kegiatan menyusun rencana penjualan.
• Penyusunan rencana penjualan pada tahun mendatang disebut sales forecasting, sedangkan jumlah penjualan produk yang direncanakan disebut sales forecast.
• Proyeksi jumlah penjualan merupakan tumpuan rencana strategis. Proyeksi penjualan merupakan salah satu
•
Proyeksi penjualan merupakan bahan masukan
untuk menyusun jadwal produksi dan proyeksi
penjualan digunakan sebagai bahan masukan bagi
pimpinan untuk mengevaluasi jumlah, sarana
produksi, anggaran penjualan dan kualifikasi tim
penjualan apakah sudah cukup memadai.
•
Bahan pertimbangan sebelum menyususun suatu
proyeksi penjualan adalah dengan terlebih dahulu
menilai
– internal factors, terdiri dari faktor pengaruh dan tujuan usaha perusahaan
– external factors
yaitu perkembangan lingkungan eksternal
perusahaan, seperti, perkembangan ekonomi, moneter, kehidupan sosial, teknologi, konsumen sasaran, persaingan pasar, pembangunan
Prosedur penyusunan proyeksi jumlah penjualan menurut Douglas J. Dalrymple, adalah:
•
Memperkirakan potensi permintaan pasar
(
estimating market potential
).
•
Memilih metode proyeksi yang akan
dipergunakan (
selecting forecasting
methods
).
•
Menyusun proyeksi jumlah penjualan (
set up
Sumber data utama untuk menyusun suatu proyeksi penjualan , yaitu:
•
Sumber data internal perusahaan,
meliputi:
data jumlah penjualan masa lampau, data jumlah
penjualan tiap daerah pemasaran, data jumlah
penjualan bulanan atau tahunan, data jumlah
penjualan tiap kelompok jalur distribusi, data jumlah
penjualan bahan baku dan barang jadi, dan strategi
pemasaran di masa yang akan datang.
•
Sumber data eksternal perusahaan,
meliputi
Peramalan penjualan
• Taksiran proyeksi volume penjualan yang realistis
akan menggambarkan suatu rencana penjualan yang cukup tepat dan hampir mendekati penjualan yang sebenarnya, paling tidak memenuhi target dan tidak mengalami penyimpangan yang terlalu jauh.
Proyeksi volume penjualan yang teliti adalah hasil dari ramalan penjualan yang teliti.
•
Factor intern/controllabel factor
ialah
– Modal yang dimiliki,
– Kapasitas produksi,
– Kemungkinan investasi,
– Sumber daya manusia dll.
•
Factor ekstern /uncontrollabel factor
ialah
– Keadaan pasar,
– Posisi perusahaan dalam pasar tersebut,
• Persaingan,
• Tingkat pertumbuhan penduduk,
Tahap-tahap Peramalan
Penjualan
1. Analisa penjualan
Analisa penjualan pada masa yang lalu, merupakan analisa bulanan, kuartalan, tahunan ataupun triwulan dan panca tahunan, yang berhubungan dengan analisa produk, daerah pemasaran, langganan maupun pesanan atas barang-barang. Analisa penjualan adalah suatu
analisa tentang penjualan yang berhubungan erat
dengan daerah pemasaran, produk, langganan, pesanan dan lain-lain.
2. Analisa fungsi produksi
Analisa fungsi produksi merupakan kemampuan
manajemen dalam pengalihan faktor-faktor produksi yang tersedia menjadi produksi sehingga tersedianya kuantitas penjualan tergantung kepada kuantitas
Metode Peramalan
Penjualan
• Yang paling sering digunakan adalah metode kuadrat terkecil
atau lebih lazim disebut dengan metode trend.
• Dengan metode kuadrat terkecil ini, perusahaan akan dapat
melakukan perhitungan peramalan penjualan produk perusahaan melalui :
– bentuk linier/garis lurus
– bentuk kuadrat/garis lurus
– bentuk kuadrat/garis lengkung
dipergunakan
•
Y = a + bx untuk trend garis lurus
•
Y = a + bx + cx^2 untuk trend garis
lengkung
• Dimana :
Y: variabel yang akan diramalkan, dalam hal ini adalah peramalan penjualan produk perusahaan.
• a: konstanta yang akan menunjukan besarnya harga Y apabila X sama dengan 0 (nol)
• b: variabel per x" yaitu menunjukkan besarnya
perubahan nilai Y dari setiap perubahan satu unit x.
•
INILAH.COM, Jakarta - PT Pelangi Indah
Canindo Tbk (PICO) memproyeksikan
penjualan bersih pada 2010 mencapai Rp710,2
miliar dibandingkan perolehan 2009 hanya
Rp607,2 miliar.
•
INILAH.COM, Jakarta - Dibandingkan periode
yang sama tahun lalu, volume penjualan CPO
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) hingga Mei
2010 turun 2,7% dari 384,052 ton menjadi
373.631 ton.
•
INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Reosurces Tbk
(BUMI) mencatat peningkatan volume
Contoh Tabel Proyeksi Penjualan
Sales Growt h
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des 2009 2010 2011
Prd.A
Prd.B
Prd.C
Total
DCOS Growt h
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des 2009 2010 2011
Prd.A
Prd.B
Prd.C
Penjelasan tentang table proyeksi penjualan.
• Beri penekanan pada faktor-faktor utama dan jelaskan tentang asumsi yang dipakai, seperti :
– Berapa tingkat pertumbuhan yang dipakai?
– Apa alasan proyeksi penjualan pada tingkatan diatas?
– Apa faktor penggerak utama dibalik proyeksi penjualan
– Bagaimana korelasinya dengan analisa pasar, target segmen utama, strategi penjualan dan strategi
pemasaran?
– Apa yang dapat menyebabkan proyeksi tersebut tidak tercapai?
•
Penjualan dibandingkan dengan jumlah penduduk,
termasuk turis dan pendatang
– 10% dari jumlah penduduk, 4.321.000 jiwa, dengan
rata-rata belanja Rp. 30.000,- per kunjungan dengan jumlah kunjungan 2 kali per tahun.
– Proyeksi pemasukan = 10%x4.321.000xRp.
30.000,-x2= Rp.
25.926.000.000,-• Peningkatan pada tahun berikutnya terjadi karena
penambahan jenis atraksi dan pembukaan kafe baru. Proyeksi penjualan dilakukan untuk 3 tahun dengan tingkat pertumbuhan sebesar 11%.
• Tngkat pertumbuhan ini terjadi dengan asumsi tidak ada
inflasi tinggi dan pembukaan tempat hiburan baru dalam radius 10 km2.