• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rekayasa Perangkat Lunak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Rekayasa Perangkat Lunak"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Rekayasa Perangkat Lunak

Fajar Pradana S.ST., M.Eng

(2)

Fajar Pradana

CP. 08 222 820 2121

Email

[email protected]

[email protected]

Blog:

fajar.lecture.ub.ac.id

Student representative

contact person

(3)

Mata Kuliah

Mata Kuliah : Rekayasa Perangkat Lunak

Kode Mata Kuliah : PTI15011

Beban Studi : 4 SKS

Sifat : Wajib

Praktikum : Ada

Deskripsi Singkat :

Memberikan pemahaman tentang pengertian dan urgensi RPL, serta penerapan metoda-metoda pengembangan perangkat lunak dalam melakukan analisis kebutuhan perangkat lunak, perancangan awal dan peracangan detil, implementasi / pemrograman, dan pengujian

perangkat lunak.

Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan akan dapat menjabarkan metoda-metoda yang harus diterapkan dalam

mengembangkan sebuah perangkat lunak.

(4)

Materi

Pengertian dan Urgensi RPL (Introduction/Pengenalan)

Spesifikasi/Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak

Analisa Model

Prototyping

Desain Model

Desain Antar Muka

Desain Tingkat Komponen

Implementasi

Teknik Pengujian Perangkat Lunak

Strategi Pengujian Perangkat Lunak

Deployment dan instalasi

Operasi dan dukungan (Operation and Support)

Evolusi perangkat lunak

Topik penelitian dalam RPL

(5)

Pustaka

Booch, Grady, 1994, Object-Oriented Analysis and Design – With Applications, The Benjamin/Cummings Publishing Compani, Inc., Second Edition.

Brackett, John W., 1990, Software Requirements, Software Engineering Institute.

Coad, Peter/Edward Yourdon, 1991, Object-Oriented Analysis, Prentice- Hall International Inc., Second Edition.

Coad, Peter/Edward Yourdon, 1991, Object-Oriented Design, Prentice- Hall International Inc.

Pressman, Roger. S, 2001, Software Engineering – A Practitioner’s Approach, McGraw-Hill Series in Computer Science, Fifth Edition.

Sommerville, Ian, 1996, Software Engineering, Addison-Wesley, Fifth Edition.

(6)

Penilaian

Praktikum 20%

Kuliah 80% :

UTS 30%

UAS 40%

Tugas / keaktifan 20%

Quiz 10%

(7)

Peraturan

Tugas dikumpulkan tepat waktu, keterlambatan tugas dan plagiarisme akan mengakibatkan nilai 0

Plagiarisme tugas akan ditindak tegas

Tugas copy paste berakibat nilai 0

(8)

Regulasi

Kehadiran

Minimal kehadiran 80%

Kehadiran < 80%, nilai akhir adalah K

Toleransi keterlambatan 15 menit

Kode Etik Mahasiswa

Pakaian

Sikap

(9)

9/14

Pendahuluan

Relevansi Perkuliahan :

Tuntutan customer semakin tinggi dan kompleks

PL kurang andal, jadwal projek molor, perawatan susah, dll.

S/W engineer belum menguasai RPL

Tujuan Instruksional Khusus :

Mahasiswa akan dapat menjelaskan pengertian rekayasa perangkat lunak dan mengapa rekayasa perangkat lunak diperlukan dalam mengembangkan PL

(10)

10/14

Agenda Pembahasan

Pendahuluan

Pengertian RPL

Urgensi RPL

RPL Hari Ini

Mitos Seputar RPL

(11)

11/14

Pengertian RPL (S/W Engineering - WHAT)

Teknologi yang meliputi proses, sekumpulan metoda &

sederetan alat bantu untuk pengembangan P/L (Roger S.

Pressman)

Penerapan sebuah pendekatan yang sistematik, tertib, dan terukur terhadap pengembangan, pengoperasian, dan

perawatan perangkat lunak (IEEE Standards Collection)

Penerapan prinsip-prinsip keteknikan/rekayasa dlm rangka memperoleh P/L yg ekonomis tetapi andal dan cukup

efisien berjalan pada mesin yang sesungguhnya (Fritz Bauer)

(12)

12/14

Pengertian RPL (S/W Engineering - WHAT)

Analisis

Perancangan

Implementasi

Pengujian

Siklus Hidup Pengembangan PL

(S/W Development Life Cycle – SDLC) :

1. Model Waterfall/Classic/Linear Sequential

(13)

13/14

Pengertian RPL (S/W Engineering - WHAT)

Implementasi

2. Model V

Perancangan Awal

Perancangan Detil

Analisis

Pengujian Unit

Pengujian Terintegrasi

Validasi

3. Model Spiral, RAD, Prototyping, RUP, XP, dll.

(14)

14/14

Urgensi RPL (S/W Engineering – WHY)

Penderitaan Kronis (Chronic Affliction) :

S/W delivered behind schedule

S/W costs exceeds estimates

S/W unreliable

S/W difficult to maintain

S/W performs poorly

(15)

15/14

Urgensi RPL (S/W Engineering – WHY)

Data Survei :

Standish Group – 1995

365 IT executives in US comp. in diverse industry segments

8,380 projects

Project completion

16%

31%

53%

On time, on budget, with all of the specified features and functions

Cancelled before they were completed

delivered and

operational but over- budget, over-schedule or with fewer features and functions than specified

average cost overrun = 189%

average time overrun =

222%.

61% of originally specified features included

 

?

?

(16)

16/14

Urgensi RPL (S/W Engineering – WHY)

S/W Eng. Framework High quality

s/w

Customer Developer

(17)

17/14

Faktor Utama Kegagalan P/L

Kebutuhan customer tidak bisa dipahami dan ditangkap dengan tepat

Kebutuhan customer sering mengalami perubahan

Customer tidak bisa bekerja sama dengan pengembang

Pengembang kurang memiliki kecakapan dalam menjalankan tugas

Sistem yang dikembangkan tidak terlalu banyak memberikan manfaat kepada customer

(18)

18/14

RPL Hari Ini

RPL tidak populer dan hanya sedikit industri PL yang menerapkan :

Pengembangan PL dipahami hanyalah sebatas membuat

program saja, tanpa memahami pentingnya melakukan analisis dan perancangan

Jadwal projek yang ketat

Belum adanya kesadaran pengambil keputusan dlm. industri PL akan kemanfaatannya

Belum banyak s/w engineer yang menguasai

Manajemen projek masih belum menjadi kebutuhan

(19)

19/14

Mitos Seputar RPL

Jika jadwal molor maka kita bisa menambah lebih banyak programmer

Jika kita bisa outsourcing PL maka kita bisa lebih santai

Pernyataan umum tentang tujuan sistem yang akan

dikembangkan sudah cukup untuk memulai pemrograman

Kebutuhan sistem sering mengalami perubahan, ttp hal ini mudah diakomodasi krn PL itu fleksibel

Begitu selesai program & jalan  selesai

(20)

20/14

Mitos Seputar RPL

Hasil dari projek yang sukses hanyalah program yang jalan dengan baik

RPL akan membuat kita repot dengan pembuatan dokumen yang tidak perlu

(21)

21/14

Penutup

apabila kita gagal membuat perencanaan dengan baik, maka kita sebetulnya

merencanakan untuk gagal . . .

Referensi

Dokumen terkait

perangkat lunak, dan manusia) adalah kebutuhan kualitas yang utama disamping3.

Implementasi Perangkat Lunak ( g Coding g )  Aktivitas untuk mewujudkan perangkat lunak melalui proses transformasi semua model hasil perancangan menjadi program komputer dan

Fungsi dari mereka yang mempelajari rekayasa perangkat lunak tidak hanya terpaku pada pembuatan dan juga pengembangan dari sistem perangkat lunak yang ada,

Sering kendala dari pengembangan perangkat lunak bukan berada pada masalah teknis (teknologi perangkat lunak dan perangkat keras) tapi pada kondisi lingkungan pelanggan,

Rekayasa perangkat lunak tidak hanya berhubungan dengan proses teknis dari pengembangan perangkat lunak tetapi juga mencakup kegiatan manajemen proyek perangkat lunak

 Perancangan perangkat lunak adalah suatu proses bertahap dimana semua kebutuhan atau persyaratan yang ada pada dokumen SRS diterjemahkan menjadi suatu cetak blue

Perancangan perangkat lunak merupakan deskripsi struktur perangkat lunak yang akan diimplementasikan, data yang merupakan bagian sistem, interface antara komponen-komponen sistem

Dokumen ini berisi tentang model pengembangan rekayasa perangkat