• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODUL PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI. : Perkembangan Masyarakat Indonesia Pada Masa Pra Aksara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MODUL PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI. : Perkembangan Masyarakat Indonesia Pada Masa Pra Aksara"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI

Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Demak Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas/Semester : VII/Genap

Materi/Topik/Tema : Perkembangan Masyarakat Indonesia Pada Masa Pra Aksara

Alokasi waktu : 4 Jam Pelajaran

A. Kompetensi Dasar

KD Pengetahuan KD Keterampilan

3.4 memahami berpikir kronologi, perubahan dan

kesinambungan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada aspek politik, sosial, budaya, geografis, dan pendidikan sejak masa

praaksara sampai masa Hindu- Buddha, dan Islam

4.4 menyajikan hasil analisis kronologi, perubahan, dan kesinambungan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada aspek politik, sosial, budaya, geografis, dan pendidikan sejak masa praaksara sampai masa Hindu- Buddha, dan Islam

B. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran dilaksanakan, peserta didik diharapkan dapat : 3.4.1 Menjelaskan pengertian masa pra aksara,

Menyebutkan periodesasi masa pra aksara di Indonesia Menyebutkan nilai-nilai budaya masa pra aksara di Indonesia Mengenali nenek moyang bangsa Indonesia

4.4.1 Mengidentifikasi periodesasi masa pra aksara di Indonesia

C. Materi

https://pabaiq.blogspot.com/2018/05/rangkuman-materi-ips-kelas-7-tentang-kehidupan-pada- masa-pra-aksara.html

Sejak pertama kali bumi diciptakan hingga saat ini, bumi telah banyak sekali mengalami perubahan dan perkebangan. Diperkirakan bumi saat ini telah berusia kurang lebih 2.500 juta tahun. Para ahli geologi membagi masa perkembangan bumi mejadi beberapa zaman yaitu arkeozoikum, paleozoikum, mesozoikum, neozoikum.

A. Zaman Arkeozoikum

Merupakan zaman tertua, berlangsung kira-kira 2.500 juta tahun yang lalu. Pada masa itu bumi dalam proses pembentukan, permukaan bumi masih sangat panas sehingga belum terdapat makluk hidup yang tinggal di bumi.

B. Zaman Paleozoikum

Disebut juga sebagai zaman primer, berlangsung kira-kira 340 juta tahun yang lalu. Zaman ini ditandai dengan terjadinya penurunan suhu yang amat derastis di bumi, bumi mendingin. Pada masa ini lah makluk hidup pertamakali diperkirakan muncul, yaitu makluk bersel satu dan tidak bertulang belakang seperti bakteri, serta sejenis amfibi dan cacing

C. Zaman Mesozoikum

Disebut juga sebagai zaman sekunder, berlangsung kira-kira 140 juta tahun yang lalu. Zaman ini ditandai dengan munculnya hewan-hewan reptile besar (dinosaurus) olah karena itu jaman ini disebut juga zaman reptile.

D. Zaman Neozoikum

Zaman ini berlangsung kira-kira 60 juta tahun yang lalu. Kahidupan di zaman ini mulai stabil, berkembang dan beragam. Zaman ini di bagi menjadi 2 jaman

1. Zaman Tersier, ditandai dengan mulai berkurangnya hewan-hewan besar. Telah mememiliki berbagai jenis binatang menyusui, diantaranya kera dan monyet.

2. Zaman Kuarter, ditandai dengan munculnya tenda-tanda kehidupan manusia purba.

Zaman ini dibagi kembali menjadi 2 jaman yaitu:

Zaman Pleistosen/dilivium (zaman es/glasial), masa ini ditandai mulai mencairnya es di kutub utara karena perubahan iklim. Berlangsung sekitar 600.000 tahun yang lalu. Pada masa inilah kehidupan manusia mulai ada.

Zaman Holosen/alluvium, masa ini ditandai dengan munculnya homo sapiens, merupakan nenek moyang manusia modern saat ini. Masa ini berlangsung sekitar 20.000 tahun yang lalu.

1. Pengertian Pra aksara atau Prasejarah

(2)

Pra aksara atau prasejarah merupakan kurun waktu (zaman) pada saat manusia belum mengenal tulisan atau huruf. Pra akasara berasal dari kata: Pra = sebelum dan aksara = Tulisan. Pra aksara disebut juga zaman nirleka, yaitu zaman tidak ada tulisan.

2. Jenis-jenis Manusia Purba di Indonesia

Manusia yang hidup di Indonesia pada masa pra aksara disebut manusia purba Indonsia. Kehidupan mereka nomaden (berpindah-pindah), daerah yang mereka sukai adalah sekitar sungai, danau atau laut. Untuk mengetahui jenis-jenis mahluk hidup pada zaman purba dapat diketahui dari penemuan fosil-fosil. Dari penemuan fosil baik di Indonesia maupun luar, para ahli berkesimpulan bahwa mahkluk hidup yang pernah ada mengalami perubahan yang cukup lama (evolusi). Perubahan-perubahan yang terjadi meliputi bentuk tubuh, wajah, maupun volume otaknya. Menurut Chares Darwin manusia yang hidup sekarang ini berasal dari kera.

a) Meganthropus Paleojavanicus

Meganthropus paleojavanicus artinya manusia purba yang besar dan tertua di Jawa. Manusia purba ini memiliki ciri tubuh yang kekar, diperkirakan sebagai manusia purba yang paling tua diantara manusia purba yang lain. Meganthropus paleojanicus di temukan di Sangiran, Surakarta oleh Von Koeningswald pada tahun 1936 dan 1941.

Meganthropus paleojavanicus memiliki ciri-ciri sbb :

Memiliki tubuh yang lebih besar dan tegak

Grahamnya menyerupai geraham manusia dan kera

Tulang rahag bawah lebih besar dan kuat

Tidak emiliki dagu

Tulang keningnya menonjol

Makanannya adalah tumbuh tumbuhan b) Pithecanthropus

Pithecanthropus artinya manusia kera. Fosil Pithecanthropus ditemukan dibeberap tempat diantaranya, di perning, Trinil, sangiran, ngandong, dan kedungbrubus. Diperkirakan manusia jenis ini hidup antara 30.000 – 2 juta tahun yang lalu. Pithecanthropus tediri tiga jenis yaitu : Pithecanthropus mojokertensis, erectus dan soloensis

1) Pithecanthropus Mojokertensis

Ditemukan oleh G.H. R Von Koenigswald pada tahun 1936 di perning Memiliki ciri-ciri sbb :

Tubuhnya tegap

Gerahamnya besar, tetapi gigi depannya kecil

Muka Menonjol

Volume otak antara 650 cc sampai 1000 cc

Makanannya berasal dari makanan yang kasar

Pithecanthropus Erectus 2) Pithecanthropus Erectus

Pithecanthropus Erectus artinya manusi kera yang berjalan tegak. Fosil manusia purba ini ditemukan oleh ahli purbakala Belanda Euguene Dubois. Fosil Pithecanthropus Erectus pertama kali ditemukan pada tahun 1890-1892 ditepi sungai Bengawan Solo tepatnya di Desa Trinil.

Ciri-cirinya

Tingginya ± 1,65 meter

Tulang keningnya sangat menonjol

Memiliki geraham ang sangat kuat dan lebih besar daripada gerham manusia

Tulang pahanya digunakan untuk berjalan tegak

Volume otaknya sekitar 900 cc 3) Pithecanthropus Soloensis

Pithecanthropus Soloensis artinya manusia kera dari Solo. Fosilnya ditemukan di Ngandong tepian Bengawan Solo tahun 1931 oleh G.H.R Von Koenigswald dan Oppernoorth

Ciri-cirinya

Tengkoraknya berbentuk lonjong

Tulangkening menonjol

Ronga mata lebih panjang dari Pithecanthropus lainnya

Memiliki tinggi antara 165 – 180 cm

Volume otak sekita 1.000 – 1.300 cc c) Homo

Manusia purba ini terdiri atas : 1) Homo Erectus

(3)

Artinya manusia yang berjalan tegak. Fosilnya ditemukan oleh G.H.R Von Koenigswald dan Weidenreich di lembah bengawan solo yaitu di Ngandong sambung macan, dan ngawi tahun 1931-1934

2) Homo Sapiens

Artinya Manusia yang cerdas. Manusia ini diperkirakan hidup anatar 25.000-40.000 tahun yang lalu.

Homo sapiens sudah berjalan dengan tegak dan sempurna. Fosilnya itemukan oleh Van Reitschoten pada thun 1889. Fosil yang demukan berupa tengkorak, rahang bawah dan ruas leher.

Ciri-ciri Homo Sapiens

Kening tidak menonjol

Memiliki dagu

Tinggi antara 130 -210 cm

Bert badan antara 30 – 150 Kg

Volume otak sekitar 1.350 – 1.450 cc 3. Perkembangan Kehidupan Manusia Purba a) Masa Berburu dan meramu (Food Gathering) 1) Masa berburu dan meramu tingkat Awal/sederhana

Manusia purba pada masa berburu dan meramu tingkat awal, hidup dalam kelompok-kelompok dan membekali diri untuk menghadapi lingkungan sekitarnya. Kelompok berburu tersusun atas keluarga kecil.

Pihak laki-laki melakukan perburuan, sedangkan perempuan mengumpulkan bahan makanan (tumbuh- tumbuhan) dan mengurus anak

Ciri-ciri KehidupanMasa berburu dan meramu tingkat Awal/sederhana

Belum mengenal bercocok tanam

Kebutuhan hidup tergantung pada alam

Alat kebutuhan terbuat dari batu yang masih kasar (belum dihaluskan)

Hidupnya berkelompok dan nomaden (selalu berpindah pindah) 2) Masa berburu dan meramu tingkat lanjut

Pada masa ini pengetahuan manusia purba mulai meningkat dengan mampu memimikirkan cara mengawetkan makanan yang mereka kumpulkan supaya masih layak untuk dikonsumsi

Ciri-cirinya:

Menemukan api, ini merupakan penemuan penting pada masa berburu-meramu tingkat lanjut, dengan api mereka lebih dapat bertahan terhadap cuaca dingin dan mulai mengenal cara memasak makanan.

Naluri melindungi diri dari binatang buas dan dari fenomena alam seperti hujan, petir, banjir, dan gunung meletus, dengan cara mencari tempat berlindung di gua-gua atau di atas pohon

Menangkap ikan dengan cara yang sederhana

Memakan kerang (bagi mereka yang hidup di pantai)

Semi-sedenter, artinya tinggal cukup lama di suatu tempat

Pembagian kerja; laki-laki berburu, dan perempuan mengmpulkan makanan dan mengurus anak 3) Masa bercocok tanam (Food Producing)

Kehidupan Bermukin dan Berladang,setelah manusia bertempat tinggal menetap dan bermukim, mereka mengenal bercocok tanam.

Ciri-ciri masa bercocok tanam

Alat-alat batu yang digunakan umumnya sudah diupam hingga halus

Masyarakat mulai menunjukkan tanda-tanda menetap di suatu tempat.

Telah terbentuk desa-desa kecil semacam pedukuhan.

Kegiatan bercocok tanam telah menghasilkan keladi, sukun, pisang, durian, manggis, rambutan, duku, salak dan sebagainya.

Mengenal sistem barter (tukar menukar barang dengan barang).

Perahu bercadik dan rakit banyak digunakan sebagai sarana lalu lintas air.

Alat komunikasi berupa bahasa dianggap sangat penting.

Tumbuh kepercayaan animisme (pemujaan terhadap roh nenek moyang) dan dinamisme (kepercayaan terhadap benda-benda yang mempunyai kekuatan gaib).

4) Masa Perundagian (Zaman Logam)

Pada zaman logam, masyarakat sudah mengenal pembagian kerja atau dengan kata lain pada masa ini sudah terdapat tingkatan masyarakat. Pada zaman logam terdapat kemampuan dalam membuat logam yang terpengaruh dari kebudayaan Dongson dari Vietnam. Kebudayaan tersebut menyebar di nusantara kira-kira sekitar tahun 500 SM. Cara pembuatan logam dibagi menjadi dua yaitu teknik bivalve (setangkap) dan teknik acireperdue (cetakan lilin).

(4)

D. Aktivitas Pembelajaran

➢ Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan menanyakan kabar siswa yang hari ini, serta mengajak bersyukur atas kesehatan yang telah diberikan Allah pada hari ini dan tidak lupa mengajak peserta didik untuk berdoa bersama semua dilakukan dengan voice note dari wa grup

➢ Peserta didik menerima informasi topik dan tujuan pembelajaran dari guru

➢ Mengajak peserta didik untuk membuka google classroom

➢ Disajikan gambar pada lampiran GC yang mewakili tentang kondisi masyarakat zaman dahulu dengan masyarakat sekarang

➢ Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan perpedaan yang terdapat pada gambar tersebut dan menuliskannya di buku kemudian difoto kirim ke GC

- Pengertian masa pra aksara - Pembagian zaman

➢ Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca perkembangan kehidupan manusia pra aksara yang dikirim di Google Classroom

➢ Guru menampilkan gambar-gambar mengenai perkembangan kehidupan masa pra aksara di lampiran GC, siswa mengidentifikasi gambar-gambar tersebut.

➢ Guru mengarahkan peserta didik untuk untuk membahas materi tentang - Masa berburu dan mengumpulkan makanan

- Masa bercocok tanam

(5)

E. Penilaian

F. PENILAIAN PENGETAHUAN

Kerjakan soal berikut dengan singkat dan benar!

No Indikator Soal Skor

1 Apa Pengertian masa praaksara 10

2 Sebutkan pembagian zaman 10

3 Sebutkan periodesasi kehidupan manusia pada masa praaksara 10 4 Terbagi dalam tingkat apa saja masa berburu dan mengumpulkan

makanan?

10 5 Bagaimanakah kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia pada

masa berburu dan mengumpulkan makanan?

10 6 Bagaimanakah kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia pada

masa bercocok tanam?

10 7 Bagaimanakah kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia pada

masa perundagian?

10 8 Sebutkan Hasil dari masa perundagian yang sekarang masih ada di

indonesia sebagai peninggalan nenek moyang dan menjadi cagar budaya!

10

9 Kepercayaan apa sajakah yang berkembang pada masa praaksara 10 10 Bagimanakah nenek moyang bangsa Indonesia? 10

jumlah 100

- Masa perundagian

➢ Siswa mengolah data/membahas materi pertanyaan dengan membaca buku dan dari informasi lain.

➢ Siswa menuliskan ciri-ciri tiap periodesasi masa praaksara

(6)

C. PENILAIAN KETERAMPILAN

Berupa kinerja dan produk : buatlah laporan tentang periodesasi masa praaksara dari internet

berdasarkan buku siswa

Referensi

Dokumen terkait