• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMERINTAH ACEH INSPEKTORAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PEMERINTAH ACEH INSPEKTORAT"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN INSPEKTUR ACEH NOMOR : 800/B.I/959/2019

TENTANG

PENETAPAN STANDAR KOMPETENSI APARATUR PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH DI LINGKUNGAN INSPEKTORAT ACEH

Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pengawasan intern yang professional, efektif dan efisien perlu meningktakan kompetensi dan integritas Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah di lingkungan Inspektorat Aceh.

b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Keputusan Inspektur Aceh tentang Standar Kompetensi Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah di lingkungan Inspektorat Aceh.

Menimbang : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara;

2. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS;

3. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah;

6. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/220/M.PAN/7/2008 tentang Jabatan Fungsional Auditor dan Angka Kreditnya;

7. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 15 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah dan Angka Kreditnya;

8. Peraturan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor PER/211/K/JF/2010 tentang Standar Kompetensi Auditor;

9. Peraturan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 19 Tahun 2007 tentang Pemberdayaan Badan Pengawasan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam;

10. Peraturan Gubernur Aceh Nomor 91 Tahun 2009 tentang Kode Etik Pemeriksa/Auditor Inspektorat Aceh;

PE P EM ME ER RI IN NT TA AH H A AC CE EH H

I I N N S S P P E E K K T T O O R R A A T T

J

Ja al la an n G Gu ur ra am mi i N No o. .1 17 7 T Te el lp p. . ( (0 06 65 51 1) ) 7 75 55 51 14 40 00 0- -7 75 55 51 14 41 15 5 F Fa ax x. .7 75 55 51 14 41 14 4- -7 75 55 51 14 41 13 3

BA B AN ND DA A A AC CE EH H

(2)

MEMUTUSKAN Menetapkan :

PERTAMA : Menetapkan Standar Kompetensi Aparat Pengawas Intern Pemerintah di Lingkungan Inspektorat Aceh, meliputi:

1. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Auditor (JFA);

2. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah (JFP2UPD).

KEDUA : Standar Kompetensi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah adalah rumusan kemampuan kerja Aparat Pengawasan Intern Pemerintah yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian atau sikap perilaku yang diperlukan untuk melaksanakan tugas dan syarat jabatan secara professional di bidang pengawasan.

KETIGA : Standar Kompetensi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, profesionalitas, independensi dan integritas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah serta meningkatkan hasil pengawasan yang akuntabel, transparan, efektif dan efisien

KEEMPAT : 1. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Auditor sebagaimana tercantum dalam lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keputusan ini;

2. Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintah Daerah.

KELIMA : Apabila dalam evaluasi yang dilakukan terhadap Standar Kompetensi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah di Lingkungan Inspektorat Aceh terdapat hal-hal baru yang perlu disempurnakan, maka akan diadakan penyesuaian sebagaimana mestinya.

KEENAM : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Banda Aceh Pada Tanggal 5 Februari 2019

INSPEKTUR ACEH

Ir. ZULKIFLI, MM PEMBINA UTAMA MADYA

NIP. 19620621 199203 1 002

(3)

- 3 -

LAMPIRAN I STANDAR KOMPETENSI AUDITOR

1. LATAR BELAKANG

Berbagai perubahan yang terjadi beberapa tahun terakhir ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap profesi auditor. Perkembangan teknologi, masyarakat pemakai jasa yang semakin sadar akan kepentingannya, serta peraturan pemerintah yang memberikan konsekuensi terhadap akuntabilitas publik telah banyak mengubah tujuan, fokus, serta pendekatan audit. Akibatnya, profesi audit kini tidak hanya sekedar melakukan audit (doing auditing), tetapi juga memberikan kepastian/penjaminan dan kegiatan konsultasi untuk penyelesaian masalah (providing assurance and consulting activity), dan dari sekedar berfokus pada pendekatan transaksi (transaction-based approach) menjadi lebih berfokus pada pendekatan berbasis risiko (risk-based focus). Perubahan ini memberikan pengaruh tidak hanya bagi auditor eksternal tetapi juga bagi auditor internal.

Audit internal membantu suatu organisasi dalam mencapai tujuannya melalui pendekatan sistematis dan disiplin untuk mengevaluasi dan memperbaiki efektivitas proses tata kelola organisasi, pengendalian, dan manajemen risiko (the effectiveness of risk management, control, and governance processes). Auditor selain bertanggung jawab kepada pimpinan instansi pengawasan yang bersangkutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, juga memiliki tanggung jawab profesi dan kewajiban moral kepada masyarakat pemakai jasa sesuai standar yang berlaku umum.

Untuk menghasilkan produk jasa yang sesuai dengan standar yang berlaku umum tersebut, auditor harus senantiasa menggunakan seluruh kompetensi yang dimilikinya dalam semua pelaksanaan tugasnya.

Agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab auditor secara profesional maka

diperlukan kualifikasi kompetensi auditor untuk melaksanakan tugas pengawasan

sesuai jenjang jabatannya. Kualifikasi kompetensi auditor tersebut perlu diatur dalam

suatu Standar Kompetensi Auditor. Penyusunan Standar Kompetensi Auditor juga dalam

rangka melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (2) huruf c Peraturan Menteri Negara

Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/220/M.PAN/7/2008 tentang Jabatan

Fungsional Auditor dan Angka Kreditnya.

(4)

2. TUJUAN DAN FUNGSI STANDAR

Tujuan Standar Kompetensi Auditor adalah untuk memastikan auditor memperoleh dan mempertahankan kemampuan tertentu yang dibutuhkan untuk dapat melaksanakan tugas sebagai auditor yang kompeten, profesional, efektif, dan efisien. Standar Kompetensi Auditor berfungsi sebagai dasar dalam pengangkatan;

penyusunan/pengembangan program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan profesionalisme auditor; penetapan pola sertifikasi auditor; pengembangan karier;

penilaian kinerja; pemindahan dan pemberhentian PNS dari dan dalam Jabatan Fungsional Auditor; serta sebagai dasar penetapan remunerasi auditor.

3. RUANG LINGKUP

Standar Kompetensi Auditor menguraikan kompetensi bagi auditor untuk dapat melaksanakan penugasan pengawasan sesuai dengan standar yang berlaku umum.

Kompetensi yang dimaksud dalam standar ini meliputi kompetensi umum dan kompetensi teknis pengawasan. Kompetensi umum terkait dengan persyaratan untuk dapat diangkat dalam Jabatan Fungsional Auditor, terdiri dari persyaratan jasmani tertentu dan kompetensi dasar bersikap dan berperilaku. Kompetensi teknis pengawasan terkait dengan persyaratan untuk dapat melaksanakan penugasan pengawasan sesuai dengan jenjang jabatannya. Kompetensi teknis pengawasan terdiri dari kompetensi inti, kompetensi pendukung, dan kompetensi manajerial, yang difokuskan pada pengetahuan profesional minimal, keterampilan/keahlian profesional minimal, dan sikap perilaku yang harus dimiliki oleh auditor untuk dapat melaksanakan tanggung jawab sesuai jabatannya.

Standar Kompetensi Auditor tidak menguraikan kemampuan dan kompetensi secara

menyeluruh yang diperlukan oleh suatu tim kegiatan pengawasan. Standar ini juga tidak

menguraikan kemampuan dan kompetensi yang diperlukan untuk melaksanakan suatu

penugasan pengawasan tertentu yang secara khusus memerlukan kompetensi yang

relevan. Untuk dapat melaksanakan penugasan pada suatu area atau industri yang

spesifik secara kompeten, auditor memerlukan pendidikan dan pelatihan yang lebih

spesifik. Standar kompetensi spesialis teknis substansi pengawasan tertentu dan standar

kompetensi spesialis teknis substansi spesifik karakteristik unit diterbitkan tersendiri

oleh organisasi profesi auditor spesialis yang bersangkutan.

(5)

- 5 - 4. KEWAJIBAN AUDITOR

4.1. Memenuhi Standar Kompetensi yang Dipersyaratkan

Auditor wajib memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan untuk dapat melaksanakan tugas pengawasan sesuai jenjang jabatannya.

Auditor wajib memiliki kompetensi yang mencakup aspek pengetahuan (Knowledge), keterampilan /keahlian (Skill), dan sikap perilaku (Attitude). Seiring perjalanan karir jenjang jabatannya, auditor dituntut untuk melaksanakan tugas pengawasan yang semakin kompleks, sehingga membutuhkan kompetensi yang semakin tinggi pula.

Kompetensi yang wajib dimiliki auditor bergradasi sesuai dengan tugas (tasks) auditor pada setiap jenjang jabatan yang meliputi:

1. melaksanakan tugas-tugas pengawasan sederhana oleh Auditor Terampil,

2. melaksanakan tugas-tugas pengawasan dengan kompleksitas tinggi oleh Auditor Pertama,

3. memimpin pelaksanaan pengawasan oleh Auditor Muda,

4. mengendalikan teknis pelaksanaan pengawasan oleh Auditor Madya, 5. mengendalikan mutu pelaksanaan pengawasan oleh Auditor Utama.

4.2. Mempertahankan Kompetensi melalui Pendidikan dan Pelatihan Profesional Berkelanjutan (Continuing Professional Education)

Auditor wajib senantiasa mempertahankan kompetensi mereka melalui Pendidikan dan Pelatihan Profesional Berkelanjutan (Continuing Professional Education) guna menjamin kompetensi yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan lingkungan pengawasan.

Pendidikan dan Pelatihan Profesional Berkelanjutan (Continuing Professional Education) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembelajaran terus menerus yang sangat penting bagi auditor dalam mempertahankan kompetensinya.

Auditor wajib memiliki pengetahuan dan akses atas informasi teraktual dalam

standar, metodologi, prosedur, dan teknik audit. Pendidikan dan Pelatihan

Profesional Berkelanjutan dapat diperoleh melalui keanggotaan dan partisipasi

dalam asosiasi profesi, pendidikan sertifikasi jabatan fungsional auditor, konferensi,

seminar, kursus-kursus, program pelatihan di kantor sendiri, dan partisipasi dalam

proyek penelitian yang memiliki substansi di bidang Pengawasan.

(6)

5. KEWAJIBAN APIP

5.1. Memastikan setiap penugasan pengawasan dilaksanakan oleh tim yang kompeten APIP wajib memastikan setiap penugasan pengawasan dilaksanakan oleh tim yang secara kolektif memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan penugasan tersebut.

Keberhasilan APIP dalam melaksanakan misinya tergantung dari apakah APIP tersebut memiliki staf yang kompeten dan terlatih atau tidak. APIP harus memastikan kompetensi secara kolektif dimiliki oleh tim dalam melaksanakan penugasan pengawasan, tetapi tidak mengharuskan setiap auditor memiliki kompetensi individu secara penuh dalam penugasan tersebut. APIP harus memiliki proses rekrutmen dan evaluasi untuk membantunya memastikan terpenuhinya sumber daya manusia dengan kompetensi yang cukup. Sifat dan formalitas proses tersebut tergantung dari beberapa faktor antara lain besar kecilnya organisasi, sifat pekerjaan, dan struktur organisasnya.

Dalam hal penugasan yang bersifat khusus/spesialis, pimpinan APIP wajib menetapkan kompetensi teknis apa saja yang diperlukan auditor untuk dapat secara kompeten melaksanakan penugasannya. APIP dapat menggunakan tenaga ahli apabila APIP tidak mempunyai keahlian yang diharapkan untuk melaksanakan penugasan. Pimpinan APIP wajib menggunakan advis dan bantuan dari pihak yang berkompeten dalam hal auditor tidak memiliki pengetahuan, keterampilan, dan lain-lain kompetensi yang diperlukan untuk melaksanakan seluruh atau sebagian penugasan. Tenaga ahli yang dimaksud dapat mencakup aktuaris, penilai, pengacara, insinyur, konsultan lingkungan, profesi medis, ahli statistik, ahli geologi, dan profesi lainnya. Tenaga ahli tersebut boleh berasal dari dalam maupun dari luar organisasi.

5.2. Meningkatkan kompetensi auditor sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pengawasan

APIP wajib meningkatkan kompetensi auditor sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pengawasan

Pimpinan APIP wajib memfasilitasi auditor untuk mengikuti pendidikan, pelatihan,

dan pengembangan profesi serta ujian sertifikasi sesuai dengan ketentuan guna

memastikan auditor yang ditugaskan kompeten untuk melaksanakan tugas

(7)

- 7 -

pengawasan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pengawasan. Dalam pengusulan auditor untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan sesuai dengan jenjangnya, pimpinan APIP mendasarkan keputusannya pada formasi yang dibutuhkan dan persyaratan administrasi lainnya seperti kepangkatan dan pengumpulan angka kredit yang dimilikinya.

6. Definisi Standar Kompetensi Auditor

Standar Kompetensi Auditor menjelaskan ukuran kemampuan minimal yang harus dimiliki auditor yang mencakup aspek pengetahuan (knowledge), keterampilan/keahlian (skill), dan sikap perilaku (attitude) untuk dapat melakukan tugas-tugas dalam jabatan fungsional auditor dengan hasil baik. Standar Kompetensi Auditor terdiri dari kompetensi umum dan kompetensi teknis pengawasan.

Standar Kompetensi Auditor adalah standar minimal dalam praktik internal audit di lingkungan APIP. Seluruh auditor didorong untuk terus meningkatkan kompetensinya di atas standar ini, misalnya dengan memperoleh kompetensi spesialis melalui kualifikasi formal seperti mengikuti sertifikasi yang dikeluarkan oleh The Institute of Internal Auditors (IIA) maupun organisasi profesi lainnya, termasuk memperoleh sertifikasi di bidang pengawasan yang bersifat khusus/spesialis melalui diklat teknis substansi pengawasan.

6.1. Kompetensi Umum

Untuk menjabat sebagai auditor, setiap PNS wajib memenuhi persyaratan jasmani tertentu dan wajib memiliki kompetensi dasar bersikap dan berperilaku yang akan menjamin bahwa auditor tersebut memiliki kemampuan untuk dapat melaksanakan setiap penugasan yang menjadi tanggung jawabnya.

Kompetensi umum terkait dengan persyaratan umum untuk dapat diangkat sebagai auditor. Kompetensi umum yang merupakan kompetensi dasar bersikap dan berperilaku sebagai auditor dijabarkan sebagai berikut:

No. Kompetensi Umum Level Kompetensi Umum

Auditor Terampil Auditor Ahli

(8)

No. Kompetensi Umum Level Kompetensi Umum

Auditor Terampil Auditor Ahli 1 Dorongan untuk

berprestasi

Mampu memenuhi standar prestasi atau target yang telah ditetapkan oleh manajemen/pimpinan.

Mampu membuat suatu perubahan spesifik dalam sistem atau metode kerja untuk meningkatkan prestasi kerja (bekerja dengan lebih efisien, efektif, dan inovatif).

2 Pemikiran Analitis Mampu bekerja dengan menggunakan aturan dasar, logika, dan pengalaman masa lampau, serta bekerja

dengan pola

kecenderungan ( pattern ) dalam mengidentifikasi masalah.

Mampu membuat situasi atau ide yang kompleks menjadi jelas, sederhana, dan mudah dimengerti dengan menyusun suatu penjelasan yang berarti. Mampu menyampaikan observasi atau pengetahuan yang ada dengan cara sederhana. Mampu memadukan ide-ide dan informasi dan membuat gambaran yang lebih besar

menjadi lebih lengkap dan jelas.

3 Orientasi

Pengguna

Mampu memenuhi permintaan pengguna dan memastikan apakah jasa/pelayanan yang diberikan tersebut telah sesuai dengan yang dibutuhkan

Mempunyai inisiatif untuk mencari tahu kebutuhan jasa/pelayanan apa yang diinginkan dan bisa menyesuaikan jasa/pelayanan tersebut dengan kebutuhan pengguna.

4 Kerja sama Mampu bekerja sama dengan orang lain serta peduli dengan tugas dan permasalahan orang lain dengan cara memberikan saran, masukan, bahan pertimbangan, atau solusi.

Memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas, permasalahan, dan kemajuan kelompok serta mengajak orang lain untuk terlibat di dalam kegiatan kelompok.

5 Manajemen stres Mampu bekerja dalam situasi yang penuh

tekanan dan

keterbatasan dengan menerapkan metode bekerja sesuai standar.

Mampu menangani pekerjaan sehari-hari dengan percaya diri, mudah beradaptasi terhadap perubahan dan kebutuhan. Mampu menunjukkan kelenturan pada waktu dihadapkan pada tugas yang sulit atau berbeda pada saat yang bersamaan. Mampu menunjukkan kinerja dalam

situasi yang mendesak (darurat,

periode yang sangat sibuk, tenggat

waktu).

(9)

- 9 -

No. Kompetensi Umum Level Kompetensi Umum

Auditor Terampil Auditor Ahli 6 Komitmen

organisasi

Memiliki kemampuan dan kemauan untuk menyelaraskan perilaku pribadi dengan kebutuhan, prioritas, dan sasaran organisasi.

Memiliki kemampuan dan kemauan untuk mendukung organisasi secara aktif serta berusaha menjaga dan menampilkan citra organisasi yang baik.

6.2. Kompetensi Teknis Pengawasan

Untuk dapat melaksanakan penugasan pengawasan sesuai dengan jenjang jabatannya, auditor wajib memiliki kompetensi teknis pengawasan. Kompetensi teknis pengawasan terkait dengan persyaratan untuk dapat melaksanakan penugasan pengawasan sesuai dengan jenjang jabatannya. Kompetensi teknis pengawasan meliputi 7 bidang kompetensi yang dikategorikan dalam kompetensi inti, kompetensi pendukung, dan kompetensi manajerial.

Ketujuh bidang kompetensi yang dimaksud adalah:

1. Kompetensi Bidang Manajemen Risiko, Pengendalian Internal, dan Tata Kelola Sektor Publik;

2. Kompetensi Bidang Strategi Pengawasan;

3. Kompetensi Bidang Pelaporan Hasil Pengawasan;

4. Kompetensi Bidang Sikap Profesional;

5. Kompetensi Bidang Komunikasi;

6. Kompetensi Bidang Lingkungan Pemerintahan;

7. Kompetensi Bidang Manajemen Pengawasan.

Audit internal membantu suatu organisasi dalam mencapai tujuannya melalui

pendekatan sistematis dan disiplin untuk mengevaluasi dan memperbaiki efektivitas

proses tata kelola organisasi, pengendalian, dan manajemen risiko. Oleh karena itu

sangat penting bagi auditor untuk memiliki kompetensi bidang manajemen risiko,

pengendalian internal, dan tata kelola sektor publik. Selanjutnya agar auditor dapat

melaksanakan pengawasan secara profesional maka diperlukan kompetensi bidang

strategi pengawasan, yaitu bagaimana pengawasan tersebut dilaksanakan, serta

teknik dan metode pengawasan yang digunakan. Ini meliputi berbagai bentuk

pengawasan sesuai PerMenPAN nomor: PER/220/M.PAN/7/2008. Pengawasan yang

dilakukan tidak akan berarti apabila tidak memberikan nilai tambah bagi organisasi

pemerintah. Oleh karenanya kompetensi di bidang pelaporan hasil pengawasan

penting untuk dimiliki auditor agar hasil penugasan pengawasan dapat mendorong

(10)

perbaikan bagi auditan dalam mengelola organisasinya serta mengendalikan dan mengelola risiko di dalam organisasinya. Sementara itu, kompetensi bidang sikap profesional memastikan auditor berperilaku yang mencerminkan profesionalismenya, baik pada saat sedang melaksanakan penugasannya maupun di luar penugasan pengawasan.

Untuk mendukung pelaksanaan pengawasan, kompetensi di bidang komunikasi akan membantu memberikan keyakinan bahwa komunikasi yang dilakukan jelas dan dapat dimengerti. Selain itu pemahaman auditor mengenai faktor-faktor tertentu dan isu-isu terkait pemerintahan yang terangkum dalam kompetensi bidang lingkungan pemerintahan akan mendukung hasil pengawasan yang realistis dan dapat diterima pihak-pihak terkait.

Terakhir, kompetensi bidang manajemen pengawasan diperlukan agar pengawasan dapat dikelola dengan baik sehingga tujuan pengawasan dapat dicapai.

Gambar berikut menunjukkan hubungan ketujuh bidang kompetensi yang dimaksud

terhadap tujuan organisasi.

(11)

- 11 -

6.3. Kompetensi Kumulatif

Kompetensi pada tingkat atau jenjang jabatan yang lebih tinggi merupakan kumulatif dari kompetensi pada tingkat atau jenjang jabatan di bawahnya ditambah dengan kompetensi spesifik di jabatannya.

Kompetensi teknis pengawasan disusun per jenjang jabatan auditor dan dibuat berdasarkan premis auditor pada tingkat atau jenjang jabatan yang lebih tinggi sudah memenuhi kompetensi kumulatif dari tingkat atau jenjang jabatan sebelumnya.

Kompetensi pada jenjang jabatan auditor pelaksana lanjutan merupakan kompetensi kumulatif dari kompetensi pada jenjang jabatan auditor pelaksana ditambah kompetensi spesifik pada jenjang jabatan auditor pelaksana lanjutan tersebut. Kompetensi pada jenjang jabatan auditor penyelia merupakan kompetensi kumulatif dari kompetensi pada jenjang jabatan auditor pelaksana dan auditor pelaksana lanjutan ditambah kompetensi spesifik pada jenjang jabatan auditor penyelia tersebut.

Kompetensi pada jenjang jabatan auditor muda merupakan kompetensi kumulatif dari kompetensi pada jenjang jabatan auditor pertama ditambah kompetensi spesifik pada jenjang jabatan auditor muda tersebut. Kompetensi pada jenjang jabatan auditor madya merupakan kompetensi kumulatif dari kompetensi pada jenjang jabatan auditor pertama dan auditor muda ditambah kompetensi spesifik pada jenjang jabatan auditor madya tersebut. Kompetensi pada jenjang jabatan auditor utama merupakan kompetensi kumulatif dari kompetensi pada jenjang jabatan auditor pertama, auditor muda, dan auditor madya ditambah kompetensi spesifik pada jenjang jabatan auditor utama tersebut.

7. Standar Kompetensi Auditor Terampil

7.1. Auditor Terampil wajib memiliki kompetensi Auditor Terampil agar mampu melaksanakan tugas-tugas audit intern yang memerlukan analisis dan pertimbangan profesional yang sederhana.

7.2. Untuk memenuhi kompetensi tersebut, maka Auditor Terampil memiliki kemampuan:

- Menerapkan kode etik dan standar audit intern;

- Menjelaskan tata kelola sektor publik sesuai ketentuan yang berlaku;

- Menjelaskan konsepsi manajemen risiko, pengendalian intern, dan tata kelola;

(12)

- Menjelaskan konsepsi pelaksanaan audit intern;

- Menyusun simpulan hasil audit intern/rekomendasi pada kertas kerja audit intern yang didukung oleh bukti yang cukup dan valid.

8. Standar Kompetensi Auditor Pertama

8.1. Auditor Pertama wajib memiliki kompetensi Auditor Pertama agar mampu melaksanakan tugas-tugas audit intern yang memerlukan analisis dan pertimbangan profesional yang tinggi.

8.2. Untuk memenuhi kompetensi tersebut, maka Auditor Pertama memiliki kemampuan:

- Menerapkan kode etik dan standar audit intern;

- Melakukan komunikasi dengan baik untuk perolehan informasi dan bukti dalam rangka audit intern;

- Menjelaskan tata kelola sektor publik sesuai ketentuan yang berlaku;

- Menjelaskan konsepsi manajemen risiko, pengendalian intern, dan tata kelola;

- Menjelaskan konsepsi pelaksanaan audit intern;

- Menyusun simpulan hasil audit intern/rekomendasi pada kertas kerja audit intern yang didukung oleh bukti yang cukup dan valid.

8.3. Untuk dapat melaksanakan penugasan tertentu yang terkait dengan teknis substansi pengawasan tertentu, auditor pertama harus memiliki salah satu dari keahlian: Pengelolaan Keuangan Daerah, Teknik Sampling dalam Audit, Reviu LKPD, Reviu RKA, atau teknis substansi pengawasan lainnya.

9. Standar Kompetensi Auditor Muda

9.1. Auditor muda wajib memiliki kompetensi Auditor Muda agar mampu memimpin pelaksanaan tugas-tugas audit intern sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

9.2. Untuk memenuhi kompetensi tersebut, maka Auditor Muda memiliki kemampuan - Memiliki jiwa kepemimpinan yang melayani (servant leadership);

- Mengidentifikasi titik-titik kritis pada kebijakan sektor publik;

- Melakukan reviu dan memberikan saran dan rekomendasi atas implementasi strategi manajemen risiko organisasi;

- Memimpin tim sehingga kegiatan audit intern dilaksanakan secara efektif dan efisien;

- Mengkomunikasikan hasil audit intern secara lisan dan tertulis kepada

stakeholder untuk mencapai tujuan audit intern.

(13)

- 13 -

9.3. Untuk dapat melaksanakan penugasan tertentu yang terkait dengan teknis substansi pengawasan tertentu, auditor muda harus memiliki salah satu dari keahlian: Analisis Pemecahan Masalah, Investigasi, Audit Kinerja, Audit PBJ, Reviu LAKIP, atau teknis substansi pengawasan lainnya.

10. Kompetensi Auditor Madya

10.1. Auditor madya wajib memiliki kompetensi Auditor Madya agar dapat mengendalikan teknis pelaksanaan pengawasan.

10.2. Untuk memenuhi kompetensi tersebut, maka Auditor Madya memiliki kemampuan:

- Memotivasi dan menyelesaikan konflik dalam penugasan audit intern;

- Melakukan analisis kebijakan publik;

- Menyusun perencanaan penugasan audit intern pada instansi APIP secara efektif dan efisien;

- Mengorganisasi dan mensupervisi penugasan audit intern.

10.3. Untuk dapat melaksanakan penugasan tertentu yang terkait dengan teknis substansi pengawasan tertentu, auditor madya harus memiliki salah satu dari keahlian: Manajemen Risiko atau teknis substansi pengawasan lainnya.

11. Standar Kompetensi Auditor Utama

11.1. Auditor utama wajib memiliki kompetensi Auditor Utama agar mampu mengendalikan mutu pelaksanaan audit intern.

11.2. Untuk memenuhi kompetensi tersebut, maka Auditor Utama memiliki kemampuan:

- Menjelaskan konsep/ filosofi audit intern yang dapat digunakan dalam penerapan etika perilaku dan dalam praktik pelaksanaan tugas pengawasan;

- Menetapkan kebijakan audit intern;

- Menetapkan kebijakan jaminan kualitas audit intern;

- Membuat penilaian dan keputusan tentang nilai suatu gagasan dan metode

dengan menggunakan kriteria tertentu, seperti membuat kritik penilaian,

argumentasi dan penafsiran.

(14)

11.3. Untuk dapat melaksanakan penugasan tertentu yang terkait dengan teknis

substansi pengawasan tertentu, auditor utama harus memiliki salah satu dari

keahlian: Evaluasi Kebijakan Publik, Kapabilitas APIP, QAIP, atau teknis

substansi pengawasan lainnya.

(15)

A.1 PETA KOMPETENSI INSPEKTORAT ACEH JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR (JFA)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DI KUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

1 Drs. Muhammad, MM Pembina Utama

Madya (IV/d) Auditor Madya 1 Penjenjangan Auditor

Utama 1 Manajemen Risiko 1 Penjenjangan

Auditor Muda 1 Pengelolaan Keuangan

Daerah 1 Manajemen Risiko

2 Kapabilitas APIP 2 Penjenjangan

Auditor Madya 2 Evaluasi SPIP 2 Penjenjangan

Auditor Utama

3 QAIP 3 Pengelolaan Keuangan

Daerah

4 CRM0/CRMP 4 Manajemen

Pengawasan

5 Evaluasi Laporan

Akuntabilitas Kinerja Instasi Pemerintah

6 Audit Investigasi

7 Audit Anggaran

2 Murtala, SE. M. Si Pembina (IV/a) Auditor Madya 1 Evaluasi Kebijakan

Publik 1 Pembentukan

Auditor Ahli Pertama

1 Audit Anggaran 1 Audit Kinerja

2 Manajemen Risiko 2 Penjenjangan

Auditor Ahli Muda 2 Manajemen

Pengawasan 2 Audit Berbasis

Risiko

3 CRMO/CRMP 3 Penjenjangan

Auditor Madya 3 Pengelolaan Keuangan

Daerah 3 Bimtek Pengadaan

Barang/Jasa

4 CFrA 4 Diklat

Kepemimpinan Tingkat IV (PIM IV)

4 Audit Investigasi

5 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa Pemerintah Tingkat Dasar

5 Penilaian dan

Penetapan Angka Kredit

6 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 6 Reviu Laporan

Keuangan Pemerintah Daerah

7 Pemeriksaan Pra

Kontrak/Tender

(16)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DI KUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI

8 Evaluasi Laporan

Akuntabilitas Kinerja Instasi Pemerintah

9 Kursus Lanjutan

Binaan Bagunan, Jalan dan Jembatan

10 Penerapan Standar

Akuntansi Berbasis Akrual Dilingkungan Pemerintah Daerah

11 Evaluasi SPIP

12 Training Of Trainers

(TOT) Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dilingkungan Pemerintah Daerah

13 Manajemen Perpajakan

3 Ratnawati, M.Hum Penata Tk.I (III/d) Auditor Muda 1 Penjenjangan Auditor

Madya 1 Audit Kinerja 1 Pembentukan

Auditor Ahli Pertama

1 Diklat Audit Berbasis

Resiko 1 Audit Kinerja

2 Audit PBJ 2 Penjenjangan

Auditor Ahli Muda

2 Diklat Penilaian Angka Kredit (PAK)

2 Penjenjangan Auditor Madya

3 Audit PBR 3 Manajemen

Pengawasan

4 Audit Investigasi 4 Evaluasi Laporan

Akuntabilitas Kinerja Instasi Pemerintah

5 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa Pemerintah Tingkat Dasar

4 Evaluasi SPIP

4 Arniyati, SE.Ak, M.Si Penata Tk.I (III/d) Auditor Muda 1 Penjenjangan Auditor

Madya 1 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa Pemerintah Tingkat Dasar

1 Pembentukan Auditor Ahli Pertama

1 Manajemen

Pengawasan 1 Audit Intern

Berbasis Risiko

2 Audit Kinerja 2 Penjenjangan

Auditor Ahli Muda 2 Pengawasan Industri 2 Penjenjangan Auditor Madya

(17)

- 3 -

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DI KUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI

3 Audit PBR 3 Audit Pengawasan

Barang dan Jasa

4 CRMO/CRMP 4 Audit Pengelolaan

Keuangan Daerah

5 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 5 Sistem dan Prosedur

Pemeriksaan Keuangan

6 Evaluasi Sistem

Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

7 Pengawasan

Ketekhnikan Bidang PU

8 Audit Keuangan

9 Probity Audit

Pengadaan Barang dan Jasa

10 Kursus Keuangan

Daerah Khusus Akuntansi (KKDK)

11 Audit Anggaran

12 Pengendalian

Gratifikasi

13 Audit Investigasi

14 Penilaian Angka Kredit

JFA

5 Junaidi Faijal, SE, M.Si Penata Tk.I (III/d) Auditor Muda 1 CRMO/CRMP 1 Pembentukan

Auditor Ahli Pertama

1 Audit Investigasi 1 Audit Pengadaan Barang dan Jasa

2 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa Pemerintah Tingkat Dasar

2 Penjenjangan

Auditor Ahli Muda 2 Audit Kinerja 2 Audit PBR

3 Audit PBR 3 Training Certified Risk

Management Officer (CRMO)

4 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 4 Pelatihan dan Ujian

Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tingkat Dasar

(18)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DI KUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI

5 Audit Anggaran

6 Reviu Laporan

Keuangan Pemerintah Daerah Berbasis Akrual

7 Manajemen

Pengawasan

8 Penilaian dan

Penetapan Angka Kredit

9 Pengelolaan Keuangan

Daerah

10 Evaluasi Sistem

Pengendalian Intern Pemerintah

6 Sonny Maria .M.Hutahaean, SE,

M.Si Penata Tk.I (III/d) Auditor Muda 1 Audit Kinerja 1 Pembentukan

Auditor Trampil 1 Penilaian Angka Kredit

JFA 1 Audit Kinerja

2 CRMO/CRMP 2 Penjenjangan

Auditor Ahli Pertama

2 Audit Berbasis Resiko

3 Audit PBR 3 Penjenjangan

Auditor Muda

3 Audit Pengelolaan Keuangan Daerah

4 Probity Audit 4 Audit Anggaran

5 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 5 Reviu atas Laporan

Keuangan Pemeritah Daerah

6 Evaluasi Akuntabilitas

Knerja Instansi Pemerintah (AKIP)

7 Pengadaan

Barang/Jasa Pemerintah

8 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa

7 Subhan, SE Penata (III/c) Auditor Muda 1 Audit Kinerja 1 Pendidikan dan

Pelatihan Pembentukan Auditor Ahli

1 Evaluasi sistem Pengendalian Intern Pemerintah

1 Penyaluran DAK

2 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 2 Pendidikan dan

Pelatihan 2 Audit Investigasi 2 Audit Perhitungan Kerugian Negara

(19)

- 5 -

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DI KUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI Penjenjangan

Auditor Muda

3 Reviu DAK 3 Pendidikan dan

Pelatihan Reviu laporan Keuangan

4 Audit PBR 4 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa

5 Manajemen

Pengawasan

6 Audit Anggaran

8 Firdaus, ST, MT Penata (III/c) Auditor Muda 1 Audit PBR 1 Pendidikan dan

Pelatihan Pembentukan Auditor Ahli

1 Pengembangan

Kapasitas APIP 1 Audit Intern Berbasis Risiko

2 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa 2 Pendidikan dan Pelatihan Penjenjangan Auditor Muda

2 Pengawasan Bidang PU Sub Bidang Jalan dan Jembatan

2 Reviu Anggaran

3 Reviu Perencanaan dan

Anggaran 3 Penyusunan Kertas

Kerja Audit

4 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 4 Pengadaan

Barang/Jasa Pemerintah No.54 Tahun 2010

5 Perencanaan dan

Penganggaran esonsif Gender (PPRG)

9 Abdul Hadi, SE,M.Si Penata (III/c) Auditor Muda 1 Audit Kinerja 1 Pendidikan dan

Pelatihan Pembentukan Auditor Ahli

1 Pendidikan dan Pelatihan Audit Investigasi

1 Audit Kinerja

2 Audit PBR 2 Pendidikan dan

Pelatihan Penjenjangan Auditor Muda

2 Delegation Visits From The Goverment of Aceh, Indonesia to Universiti Utara Malaysia (UMM)

(20)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DI KUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI

3 Audit Investigasi 3 Technical Course On

Road and Bridge Inspection (Officer of Inspectorate Office, Aceh)

4 Audit Pengadaan Barang

dan Jasa 4 Audit Pengelolaan

Keuangan Daerah

5 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa 5 Manajemen

Pengawasan

6 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 6 Evaluasi Lakip

7 Evaluasi SPIP

10 Hamam, SE Penata (III/c) Auditor Muda 1 Audit Pengadaan Barang

dan Jasa 1 Pembentukan

Auditor Trampil 1 Manajemen

Pengawasan 1 Audit Pengadaan

Barang dan Jasa Pemerintah

2 CRMO/CRMP 2 Pembentukan

Auditor Ahli 2 Reviu Laporan

Keuangan daerah

3 MR 3 Penjenjangan

Auditor Muda 3 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa

4 CFrA 4 Pelatihan Audit

5 Kursus Keuangan

Daerah (KKD) Modul Perencanaan dan Penganggaran Daerah

6 Audit Keuangan

7 Penyusunan Renstra

SKPD

8 Penerapan Standar

Akuntansi Berbasis Akrual

9 Training Of Trainer

Penyusunan APBD

10 Sistem Akuntansi

Pemerintahan Daerah Berbasis Akrual

11 Peningkatan

Kapabilitas APIP & ULP

(21)

- 7 -

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DI KUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI

12 Penilaian Maturitas

SPIP Pemda

13 Audit Manajemen

Perpajakan

14 Penilaian Angka Kredit

JFA

15 Audit Kinerja

11 Eka Chandra Ramadian, SE Penata (III/c) Auditor Muda 1 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 1 Pembentukan

Auditor Trampil 1 Reviu Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

1 Audit Kinerja

2 Audit Kinerja 2 Pembentukan

Auditor Ahli 2 Technical Course Ou road and Bridge Isnpection

2 Audit Perhitungan Kerugian Negara

3 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa 3 Penjenjangan

Auditor Muda 3 Teknik Audit Keuangan 3 Perencanaan dan Penganggaran esonsif Gender (PPRG)

4 Perencanaan dan

Penganggaran esonsif Gender (PPRG)

4 Pengawasan Bidang

Pekerjaan Umum

5 Penilaian Maturitas SPIP

Pemda 5 Pengadaan barang dan

jasa

6 Reviu Laporan

Keuangan Pemerintah Daerah

7 Audit Anggaran

8 Pengendalian

Gratifikasi

9 Pelatihan dan Ujian

Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa

Pemerintahan Tingkat Dasar

10 Reviu Rencana Kerja

dan Anggaran Satker Perangkat Daerah

(22)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DI KUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI

11 Perencanaan dan

Penganggaran esonsif Gender (PPRG)

12 Rika Ulfa, SE,M.Si Penata (III/c) Auditor Muda 1 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa 1 Pembentukan

Auditor Terampil 1 Kursus Keuangan Daerah (KKD) Modul Pendapatan Daerah

1 Diklat Audit Kinerja Pemerintah Daerah

2 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 2 Pembentukan Auditor Ahli Pertama

2 Reviu Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

3 Audit Kinerja 3 Penjenjangan

Auditor Muda 3 Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tingkat Dasar

4 4 Diklat Reviu Rencana

Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA- SKPD) bagi APIP di Lingkungan Inspektorat Prov, Kab./Kota

5 Diklat Audit

Investigatif

13 Lisa Fadhila, SP Penata (III/c) Auditor Muda 1 Audit PBR 1 Pembentukan

Auditor Ahli 1 Bimtek Audit Pengelolaan Keuangan Daerah

1 Diklat Audit Kinerja

2 Audit Kinerja 2 Penjenjangan

Auditor Muda 2 Diklat Audit Investigasi 2 Audit Perhitungan Kerugian Negara

3 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 3 Diklat Penyusunan

laporan Keuangan Pemerintah Daerah Berbasis Akrual

4 Review Laporan

berbasis Akrual

5 Penyusunan Kertas

Kerja Audit

(23)

- 9 -

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DI KUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI

14 T. Fairuzzabadi, SH Penata (III/c) Auditor Muda 1 Audit Kinerja 1 Penjenjangan

Auditor Muda 1 Audit Berbasis Resiko 1 Audit Kinerja

2 Penilaian Maturitas SPIP

Pemda 2 Penyusunan Kertas

Kerja Audit

3 Pengadaan Barang Jasa

Pemerintahan Tingkat Dasar

4 Perencanaan dan

Penganggaran Responsif Gender

15 Kartini, SE, M.Si Penata (III/c) Auditor Muda 1 Audit Kinerja 1 Pembentukan

Auditor Ahli 1 Penyusunan Laporan Keungan Pemerintah Daerah Berbasis Akrual

1 Audit Kinerja

2 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa 2 Penjenjangan

Auditor Muda 2 Audit Anggaran 2 Perencanaan dan Penganggaran esonsif Gender (PPRG) bagi Inpsektorat (Auditor) Di Prov.

Aceh

3 Evaluasi Lakip 3 Pelatihan dan Ujian

Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa

Pemerintahan Tingkat Dasar

4 Evaluasi SPIP 4 Audit Investigatif

5 Penilaian Maturitas SPIP

Pemda 5 Perencanaan dan

Penganggaran esonsif Gender (PPRG)

16 Rayhan Fadila, B.Sc.M.Sc Penata (III/c) Auditor Muda 1 Audit Kinerja 1 Pembentukan

Auditor Ahli 1 Pengawasan Bidang PU Sub Bidang Jalan dan Jembatan Bagi Tenaga Pemeriksa Aparatur Pengawas

1 Audit Kinerja

2 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 2 Penjenjangan

Auditor Muda 2 Ahli Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tingkat Dasar

(24)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DI KUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI

3 Audit PBR 3 Pemeriksaan Kontruksi

4 Advokasi dan

Penyelesaian Sanggah Wil. I

5 Audit Pengadaan

Barang/Jasa

6 Reviu RPJMD dan

RKPD

7 Audit Investigatif

8 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa

17 Agustiawan, S.IP, M.Si Penata (III/c) Auditor Muda 1 Audit Kinerja 2 Diklat

Pembentukan Auditor Ahli

1 Kemitraan LKPP-APIP dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

1 Audit Pengadaan Barang dan Jasa

2 Audit Perhitungan

Kerugian Negara 3 Diklat Penjenjangan

Auditor Muda 2 Penyusunan Kertas Kerja Audit (KKA) diLingkungan APIP

3 Audit PBR 3 Training Certified Risk

Management Officer (CRMO)

4 Audit Pengadaan Barang

dan Jasa 4 Audit Pengadaan

Barang dan Jasa

5 Penilaian Maturitas SPIP

Pemda 5 Penyelesaian Sengketa

Kontrak Pengadaan barang/ Jasa Pemerintah

6 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa

18 Irmayani Penata (III/c) Auditor Pertama 1 Diklat Penjenjangan

Auditor Muda 1 Audit Kinerja 1 Pembentukan

Auditor Ahli Pertama

1 Bimtek Audit Pengelolaan Keuangan Daerah

1 Audit Kinerja

2 Perencanaan

Pengawasan Sarana dan Prasarana Pemukiman Kawasan Transmigrasi

2 Pengawasan Kearsipan

Instansi Daerah 2 Perencanaan Pengawasan Sarana dan Prasarana Pemukiman Kawasan Transmigrasi

(25)

- 11 -

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DI KUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN

TEKNIS SUBTANSI

3 Perencanaan dan

Penganggaran Responsif Gender (PPRG)

3 Pelatihan dan Ujian

Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tingkat Dasar

3 Penjenjangan Auditor Muda

4 Reviu Lakip 4 Workshop Self

Assesment Maturitas SPIP bagi APIP se- Wilayah Aceh

4 Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG)

5 Reviu SPIP 5 Manajemen dan

Kontruksi Sarana dan Prasarana Permukiman

6 Perencanaan dan

Penganggaran Responsif Gender (PPRG)

19 Bobby Yuhanda, ST,MT Penata Muda Tk.I

(III/b) Auditor Pertama 1 Diklat Penjenjangan

Auditor Muda 1 Audit Kinerja 1 Pembentukan

Auditor Ahli Pertama

1 Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tingkat Dasar

1 Audit Kinerja

2 Sertifikasi Pengadaan

Barang dan Jasa 2 Sosialisasi/Penyuluhan

Kearsipan bagi Pengelola Arsip se- SKPA Pemerintah Aceh

2 Penjenjangan Auditor Muda

4 Reviu Lakip

5 Reviu SPIP

6 Probity Audit

Catatan : * sesuai dengan yang tertuang dalam standar kompetensi (Lampiran I)

Ditetapkan di Banda Aceh Pada Tanggal 5 Februari 2019

INSPEKTUR ACEH

Ir. ZULKIFLI, MM PEMBINA UTAMA MADYA

NIP. 19620621 199203 1 002

(26)

A.2 PETA KOMPETENSI INSPEKTORAT ACEH

JABATAN FUNGSIONAL PEJABAT PENGAWAS URUSAN PEMERINTAH DAERAH (P2UPD)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

1 Ir.Flora Sari Pembina

Utama Muda (IV/c)

P2UPD Madya 1 Manajemen Risiko 1 Diklat Pembentukan

P2UPD Madya 1 Pengadaan Barang/Jasa (LKPP) 1 Audit Kinerja

2 Maturitas SPIP 2 Penyusunan LHP

3 Evaluasi SPIP 3 Diklat Kinerja dan keuangan

4 Diklat Penilaian Angka Kredit

(PAK)

5 Diklat Assesor (Kompetensi)

2 Dra.Masyithah

Fauziana.MM Pembina

Tk.I (IV/b) P2UPD Madya 1 Manajemen Risiko 1 Pendidikan dan

Pelatihan administrasi umum (Diklat Adum)

1 Pelatihan Analis Statistik Gender

dan PUG 1 Audit Kinerja

2 Maturitas SPIP 2 Bimtek Pengawasan bagi

aparatur pengawasan fungsional

3 Evaluasi SPIP 3 Bimtek Pengawasan dan Audit

Anggaran bagi Aparatur Pengawasan

4 Pendidikan dan Pelatihan

Peningkatan Kecerdasan emosi dan Spiritual bagi Aparatur

5 Bimtek Kehutanan bagi auditor

bawasda melalui diklat standard Audit Kehutanan

6 Bimtek pengawasan Prov.

Nanggroe Aceh Darussalam

7 Sosialisasi Program Anti Korupsi

BPKP Bersama Masyarakat Memberantas Korupsi

(27)

- 13 -

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

8 Bimtek Pengelolaan Keuangan

Daerah

9 Bimtek Peningkatan

Pengawasan FungsionalBidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian bagi Aparat Pengawas Daerah

10 Sosialisasi Peraturan

Pengawasan Bidang Pekerjaan Umum bagi Auditor/Pejabat Pengawas Bawasda Provinsi dalam rangka pelaksanaan pemeriksaan tugas pembantuan pekerjaan pemeliharaan jalan dan operasi di pemeliharaan irigasi

11 Rapat Kooordinasi Pengawasan

dan sosialisasi standard operasional pengawasan program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun

12 Pendidikan dan pelatihan

fungsional audit investigasi angkatan I

13 Bimtek Evaluasi Akuntabilitas

Kinerja Instansi Pemerintah (APIP)

14 Peningkatan Kualitas

Pengawasan Bidang

Perencanaan dan Penganggaran Penyelenggaraan Pemerintah

15 Workshop dan bimbingan teknis

metodologi evaluasi peningkatan produksi padi dan kedelai TA 2015

(28)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

16 Pendidikan dan Penilaian angka

kredit jabatan fungsional pengawas pemerintahan angkatan II

17 Kegiatan kemitraan LKPP-APIP

dalam bentuk pelatihan dan ujian sertifikasi pengadaan barang jasa pemerintah tingkat dasar

18 Pendidikan dan Pelatihan reviu

rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD)

19 Pendidikan dan pelatihan

pembentukan pengawas pemerintah bagi PNS yang disesuaikan/Inpassing angkatan V Tahun 2013

20 Pendidikan dan pelatihan

kepemimpinan tingkat III (Diklat PIM Tk.III) angkatan VI Tahun 20007

3 Said M. Zahirsyah, ST. M. Si Pembina

Tk.I (IV/b) P2UPD Madya 1 Manajemen Risiko 1 Pembentukan

Pengawas Pemerintahan (Inpassing)

1 Workshop Audit Kinerja 1. Diklat Penyusunan dan Perancangan Perda

2 Maturitas SPIP 2 ADUM Eselon IV 2. Asesor

Penilaian Mandiri

3 Evaluasi SPIP 3 Diklat Audit Investigasi

4 Diklat Kemetrian PU (Tugas

Pembantuan) Dekon-TP

5 Sertifikasi Pengadaan Barang

dan Jasa

(29)

- 15 -

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

4 Nurjanah, SH,M.Si Pembina

Tk.I (IV/b) P2UPD Madya 1 Manajemen Risiko 1 Pendidikan dan

Pelatihan Pengawas Pemerintahan bagi PNS yang Inpassing Angkatan I Tahun 2018

1 Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pengadaan barang dan Jasa Pemerintah

1 Bimtek Tata Cara Pengukuran Kinerja Pemerintah Daerah

2 Maturitas SPIP 2 Workshop Self Assesment

Maturitas SPIP bagi APIP se-

Wilayah Aceh

3 Evaluasi SPIP 3 Pendidikan dan Pelatihan

Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Pengawas

Pemerintahan

4 Pelatihan Perencanaan dan

Penganggaran Responsif Gender (PPRG) bagi Inspektorat

5 Workshop Audit Kinerja bagi

Auditor dilingkungan

Inspektorat Aceh dan Kab/Kota 5 Ellisuriani, S.Sos Pembina

(IV/a) P2UPD Madya 1 Audit Kinerja 1 Diklat Fungsional

Pengawas Pemerintahan

1 Penyusunan Kertas Kerja Audit

2 Evaluasi SPIP 2 Pelatihan Peningkatan Kapasitas

Pengawasan Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan

6 Basyir Pembina

(IV/a) P2UPD Madya 1 Audit Kinerja 1 Diklat Pembentukan

P2UPD Madya 1 Diklat Audit Investigasi Audit 1 Audit Kinerja

2 Evaluasi SPIP 2 Diklat Penyusunan SAKIB

3 Diklat Responsif Gender

7 Drs. Fauzal Adly Pembina

(IV/a) P2UPD Madya 1 Audit Kinerja 1 Diklat Peningkatan Kapasitas

P2UPD dalam rangka audit keuangan dan Kinerja

1 Bimtek Penanganan Pengaduan/

Laporan Masyarakat

(30)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

2 Evaluasi SPIP 2 Workshop Peningkatan

Kapabilitas APIP

8 Mujahiddin, SH. M. Si Pembina

(IV/a) P2UPD Madya 1 Audit Kinerja 1

Pelatihan Tarining Of Trainer (TOT)

1 Audit Kinerja

2 Evaluasi SPIP 2

Workshop Peningkatan

Kapabilitas APIP oleh KPK

3 Penguatan Sistim Akuntabilitas

Kinerja Instansi Pemerintahan

9 Masrizal, SP. M. Si. Pembina

(IV/a) P2UPD Madya 1 Audit Kinerja 1 Pembentukan

Pengawasan

Pemerintahan Bagi PNS yang disesuaikan /Inpassing di Lingkungan Pemerintah Daerah Tahun 2013

1 Penyusunan dan Perancangan Peraturan Daerah Angkatan I Tahun 2019

1 Audit Kinerja

2 Evaluasi SPIP 2 Pelatihan Perencanaan

Penganggaran Responsif Gender 10 Fahlila Meutia, SE Pembina

(IV/a) P2UPD Madya 1 Audit Kinerja 1 Pendidikan dan

Pelatihan Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan Bagi Peserta Diklat Jenjang Madya

1 Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Pengawas Pemerintahan Bagi PNS yang disesuaikan/Inpassing

1 Audit Kinerja

2 Evaluasi SPIP 2 Bimtek Audit Investigasi

3 Pelatihan Perencanaan dan

Penganggaran Responsif Gender (PPRG)

11 Erwi Sumanti, SH.MM Pembina (IV/a)

P2UPD Madya 1 Audit Kinerja 1 Diklat Penigkatan Kapasitas

P2UPD dalam rangka Audit Keuangan dan Kinerja

1. Bimtek Perencanaan Pengawasan Sarana dan Prasarana Pemukiman Kawasan Transmigrasi

(31)

- 17 -

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

2 Evaluasi SPIP 2 Workshop Peningkatan

Kapalitas APIP

3 Bimtek Manajemen dan

Kontruksi sarana dan prasarana permukiman transmigrasi

4 Pelatihan Perencanaan dan

penganggaran responsif gender (PPRG) bagi Auditor

12 Widiasih Pertiwi, SH Pembina

(IV/a) P2UPD Madya 1 Audit Kinerja 1 Diklat Penjenjangan

Madya 1 Audit Keuangan dan Kinerja

Tahun 2018 1. Diklat Audit

Kinerja

2 Evaluasi SPIP 2 Penilaian Angka Kredit JF P2

Angkatan II Tahun 2019 2. Pelatihan Perencanaan dan

Penganggaran Responsif Gender (PPRG)

3 Peningkatan Kapabilitas APIP

4 Reviu RPJMD dan RKPD bagi

Auditordan P2UPD di Lingkungan Inspektorat Aceh dan Kab./Kota

13 Faisal, S.Kom.M.Si Pembina

(IV/a) P2UPD Madya 1 Audit Kinerja 1 Pendidikan dan

Pelatihan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Jabatan Pengawas

1 Bimtek Desain Grafis 1 Diklat

Perencanaan Pengawasan Berbasis Risiko

2 Evaluasi SPIP 2 Pendidikan dan Pelatihan Teknis

Pengenalan Dasar Electronic Government Tahun 2007

(32)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

3 Audit PBR 3 Sosialisasi Peraturan

Pengawasan Bidang Pekerjaan Umum Bagi Auditor/Pejabat Pengawas BAWASDA Provinsi dalam Rangka Pelaksanaan Pemeriksaan Tugas Pembantuan Pekerjaan Pemeliharaan Jalan, dan Operasi & Pemeliharaan Irigasi

4 Bimtek Pemeriksaan Pra

Kontrak/Tender

5 Bimtek Pemeriksaan

Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Satuan Kerja Pemerintah Daerah

6 Training Of Trainer (TOT) Audit

Dukungan PNPM Mandiri Perdesaan Inspektorat Provinsi dan BPKP Perwakilan

7 Sosialisasi Peraturan Mendagri

tentang Penetapan Angka Kredit Pejabat Fungsional Pengawas Pemerintah Angkatan I

8 Bimtek Penyusunan dan

Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan di Lampung Tahun 2013

9 Training Of Trainers (TOT)

Diklat Jabatan Fungsional Pengawas Pemerintahan di Lingkungan Kemendagri dan Pemda

10 Membangun Kemitraan LKPP-

APIP dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

(33)

- 19 -

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

11 Sertifikasi Assessor Kompetensi

Tahun 2014

12 Kegiatan Peningkatan Kualitas

Pengawasan Bidang

Perencanaan dan Penganggaran Penyelenggaraan Pemerintahan

13 Pendidikan dan Pelatihan Audit

Investigasi Angkatan II bagi Aparat Pengawas Internal Pemerintah di lingkungan Pemerintah Provinsi , Kab./Kota

14 Pendidikan dan Pelatihan

Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Pengawas

Pemerintahan Angkatan II Tahun 2016

15 Building Web Application with

Jquary and Code Igniter

16 Kegiatan Kemitraan LKPP-APIP

dalam Bentuk Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Tingkat Dasar

17 Penilaian Maturitas Sistem

Pengendalian Intern Pemerintah

18 Assesor Manajemen & Tatakelola

TI

19 Pelatihan Pelatih Tingkat Pusat

dan Provinsi (Training Of Master Trainer) Pembina Teknis Pemerintahan Desa (PTPD)

(34)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

20 Pendidikan dan Pelatihan

Perencanaan Pengawasan Berbasis Risiko bagi APIP se- Provinsi Aceh

21 Pelatihan Perencanaan dan

Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Bagi Inspektorat (Auditor) di Provinsi Aceh

22 Workshop Audit Kinerja Bagi

Auditor

14 Mohd. Rizal Mahdi, SP.M.Si Pembina

(IV/a) P2UPD Muda 1 Audit Kinerja 1 Diklat Pembentukan

P2UPD Muda 1 Bimtek Pengawasan Bidang PU 1 Audit Kinerja

2 Evaluasi SPIP 2 PKS Probity Audit

3 Audit PBR 3 Kegiatan Kemitraan LKPP-APIP

dalam Bentuk Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tingkat Dasar

4 Pelatihan Perencanaan dan

Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Bagi Inspektorat (Auditor) di Provinsi Aceh

15 Fahmi Gamal, ST Penata Tk.I

(III/d) P2UPD Muda 1 Audit Kinerja 1 Diklat Pembentukan

Pengawas

Pemerintahan bagi PNS Inpassing

1 Diklat Pengadaan barang Jasa 1 Audit Kinerja

2 Evaluasi SPIP 2 Diklat Jabatan

Fungsional Pengawas Pemerintahan Madya Angkayan I 2018

2 Training Of Trainer (TOT) audit

dukungan 2. Pelatihan

Perencanaan dan

Penganggaran Responsif Gender (PPRG)

(35)

- 21 -

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

3 Audit PBR 3 Bimtek Pengawasan Bidang

Pekerjaan Umum 3. Training Of

Trainer (TOT) P2UPD Angkatan II 2019

4 Seminar Nasional Peran

Ombudsman dalam Pengawasan Pelayanan Publik

5 Bimtek Pengawasan Dana

Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan Bidang Pekerjaan Umum

6 Seminar dalam kegiatan

membangun Kemitraan LKPP- APIP dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan

7 Bimtek Audit Investigasi Bagi

Auditor JFA/Fungsional P2UPD dan Pemeriksaan Dilingkungan Inspektorat Aceh dan Kabupaten/Kota

8 Pendidikan dan pelatihan serta

Assessor Kompetensi Tahun 2014

9 Bimtek Pengawasan Bidang

PUPR Angkatan I

10 Bimtek Penataan bangunan dan

Lingkungan

11 Diklat Penilaian maturitas SPIP

12 Bimtek PengembanganKapasitas

APIP Inspektorat {rov. Tahun 2017 Kementrian PUPR-Jakarta

13 Diklat Reviu RPJMD BPSDM

Kemendagri-Jakarta

(36)

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

14 Diklat Peningkatan Kapasitas

Jabatan Fungsional Pengawas P2UPD Audit Kinerja

15 Diklat audit Investigasi

16 Sulaiman, S.Kom Penata Tk.I

(III/d) P2UPD Muda 1 Audit Kinerja 1 Pendidikan dan

Pelatihan Pembentukan Pengawas

Pemerintahan bagi Pegawai Negeri Sipil disesuaikan/ Inpassing

2 Evaluasi SPIP

3 Audit PBR

17 Muhammad Joni, ST Penata Tk.I (III/d)

P2UPD Muda 1 Audit Kinerja 1 Pendidikan dan

Pelatihan Sertifikasi Jabatan Fungsional Auditor Pembentukan Auditor Ahli

1 Bimtek Pengawasan di Lingkungan Badan Pengawasan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

1 Audit Kinerja

2 Evaluasi SPIP 2 Pendidikan dan

pelatihan Pembentukan Pengawas

Pemerintahan bagi PNS yang disesuaikan /inpassing di Lingkungan Pemerintah Daerah Tahun 2013

2 Bimtek Pengelolaan Keuangan

Daerah

3 Audit PBR 3 Bimtek Manajemen Pengawasan

2 Pendidikan dan Pelatihan Teknis

Manajemen Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2007

(37)

- 23 -

NO. NAMA/NIP. PANGKAT/

GOLONGAN NAMA JABATAN

KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN* DIKLAT YANG DIIUKUTI

GAP KOMPETENSI PEMBENTUKAN

& PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI PEMBENTUKAN &

PENJENJANGAN TEKNIS SUBTANSI

3 Bimtek Penilaian dan Penetapan

Angka Kredit di Lingkungan Badan Pengawasan se-Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

4 Sosialisasi Peraturan

Pengawasan Bidang Pekerjaan Umum bagi Auditor/Pejabat Pengawas BAWASDA Provinsi dalam Rangka Pelaksanaan Pemeriksaan Tugas Pembantuan Pekerjaan Pemeliharaan Jalan, dan Operasi & Pemeliharaan Irigasi

3 Pelatihan Prosdur Pemeriksan

Pekerjaan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

4 Pelatihan Prosedur Pemeriksaan

Keteknikan Bidang SDA Sub Bidang OP Irigasi

5 Bimtek Pemeriksaan Jasa

Konstruksi

4 Pelatihan Pengadaan

Barang/Jasa Pemerintah Sesuai Dengan Perpres No. 54 Tahun 2010 dan Perubahannya

5 Bimtek Bidang PU Sub Bidang

Jalan dan Jembatan bagi Tenaga Pemeriksa Aparatur Pengawasn di Lingkungan Inspektorat Provinsi, Kab./Kota se-Provinsi Aceh

6 Bimtek Pengawasan Dana

Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan Bidang Pekerjaan Umum

5 Bimtek Bidang PUPR angkatan I

Gambar

Gambar berikut menunjukkan hubungan ketujuh bidang kompetensi yang dimaksud  terhadap tujuan organisasi

Referensi

Dokumen terkait

Bayi lahir cukup bulan (usia kehamilan 38 minggu), tapi berat badan (BB) lahirnya lebih kecil dari masa kehamilannya, yaitu tidak mencapai 2.500 gram. Masalah ini

Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang cukup berarti antara pengaruh iklim komunikasi organisasi terhadap

Çalışmamızda Kıbrıs Türklerinin, Kuva-yı Milliyesi olarak kabul edilebilecek olan “Türk Mukavemet Teşkilatı”nın kurulmasını gerektiren sebepler,

Pengenceran Larutan Standar M1 = Konsentrasi larutan induk (ppm) V1 = Volume larutan induk (ml).. M2 = Konsentrasi larutan yang diencerkan (ppm) V2 = Volume larutan yang

Laju fotosintesis, laju transpirasi, dan konduktivitas stomata berlangsung secara optimal pada kondisi tanah dengan adanya peningkatan bahan organik dalam tanah sebagai

Minat beli konsumen yang tinggi terhadap produk atau jasa yang ditawarkan oleh kafe, mendasari peneliti untuk melakukan sebuah penelitian mengenai faktor minat beli konsumen

MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA MEMO DINAS NOMOR: 19/MD/M/2016 Nomor urut Memorandum dalam satu takwin/ kalender Jenis Naskah dinas

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor MK 97/PUU-XI/2013 Pengujian Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang