• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sosialisasi Pelaporan Kinerja Dosen

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sosialisasi Pelaporan Kinerja Dosen"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

(1)

Sosialisasi

Pelaporan Kinerja Dosen

Budi Murtiyasa

[email protected]

6 Agustus 2021

(2)

Pendahuluan

• Dosen melaksanakan kegiatan tri dharma dan penunjang

• Akuntabilitas kinerja → perlu dievaluasi secara berkala

• Perlu membuat Laporan Kinerja

• Untuk dosen bersertifikat pendidik, Laporan Kinerja → tunjangan sertifikasi

• → semua dosen wajib membuat laporan kinerja

(3)

• Kinerja dosen → kinerja prodi → kinerja fakultas / Universitas

• Pengukuran kinerja prodi/universitas merupakan

keharusan (pemeringkatan, akreditasi, branding, dll)

• Kinerja dosen harus tercermin / mendukung:

a) Tercapainya KPI Prodi/Universitas (reputasi, pengajaran dan pembelajaran, penelitian dan publikasi, dan tata kelola, dll),

b) Ketercapaian visi prodi / universitas

c) Kepatuhan thd peraturan (universitas / pemerintah) d) Kesiapan menuju world class university

Penilaian Kinerja Dosen?

(4)

Tujuan Penilaian

• Meningkatkan profesionalisme dosen dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya

• Meningkatkan mutu proses dan hasil Pendidikan, penelitian, dan PkM.

• Meningkatkan akuntabilitas kinerja dosen

• Meningkatkan atmosfer akademik di UMS

• Melihat keberhasilan pembinaan dan pengembangan dosen

• Mendapatkan data dan informasi guna pengambilan keputusan dan menyusun kebijakan pengembangan

dosen berkarakter Islami yang unggul, maju, dan sportif menuju masyarakat utama yang berkemajuan

(5)

• pengangkatan pegawai tetap;

• perpanjangan kontrak kerja;

• kenaikan pangkat/jabatan/jenjang karir;

• pemberian penghargaan dan sanksi;

• rotasi/mutasi;

• promosi dan demosi jabatan.

• Sertifikasi

• Akreditasi, dll

Manfaat Penilaian

(6)

Jenis Penilaian Kinerja

• Penilaian Kinerja Dosen Capeg

• Penilaian laporan beban kinerja dosen (LBKD)

• Penilaian sasaran kinerja pegawai (SKP)

• Indeks Kinerja Dosen (proses penyiapan)

(7)

PENILAIAN LAPORAN BKD

(8)

Tujuan, Waktu, Penilai, Manfaat

• Tujuan: mengevaluasi pemenuhan kewajiban dosen dalam kegiatan tridharma dan penunjang.

• Materi penilaian: kegiatan dosen dalam 1 semester

• Waktu: setiap akhir semester

• Penilai: asesor (2 orang)

• Pengesahan: Kaprodi/Dekan mengesahkan laporan kinerja dosen (LKD)

• Manfaat: (a) memenuhi persyaratan pencairan tunjangan sertifikasi pendidik, (b) akreditasi

(9)

Unsur Penilaian

Kategori Bidang Kegiatan SKS Keterangan Semua

dosen (DS, DT, PR, PT)

Pendidikan dan pengajaran ≥ 3

≥ 9 Total 4 bidang kegiatan

minimal 12 sks Penelitian dan Karya Ilmiah > 0

Pengabdian Masyarakat > 0

Penunjang > 0

AA/Lektor /Lektor Kepala / Profesor

Kewajiban khusus (dalam 3 tahun)

Perhatikan syarat

kewajiban khusus

(10)

• Sumber: Kepdirjen Dikti No. 12/E/KPT/2021

Kewajiban khusus (dalam 3 tahun)

Jafa Kewajiban khusus keterangan

Asisten Ahli / Lektor

Menulis 1 (satu) buku ajar / buk teks atau 1 (satu) publikasi ilmiah

dapat penulis utama atau pendamping

Lektor Kepala

3 (tiga) karya ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal nasional terakreditasi; atau

1 (satu) karya ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal internasional, paten, atau karya seni monumental/desain

monumental

Salah satunya penulis pertama atau sbg korespondensi

Penulis utama atau pendamping

Profesor 3 (tiga) karya ilmiah yang diterbitkan dalam Jurnal internasional; atau paling sedikit 1 (satu) karya ilmiah yang

diterbitkan dalam Jurnal internasional bereputasi; dan

1 (satu) buku ajar/buku teks

Salah satunya penulis pertama atau sbg korespondensi

Penulis utama atau pendamping

(11)

Publikasi Karya Ilmiah tersebut wajib dimasukkan/

di-upload/terindeks pada laman:

http://sinta.ristekbrin.go.id/

(12)

Tunjangan Sertifikasi Dosen

Tunjangan profesi

Tunjangan kehormatan Profesor

(13)

Tunjangan profesi

(dan/atau tunjangan kehormatan professor) bagi Dosen dihentikan sementara apabila:

Menduduki jabatan structural;

diangkat sebagai pejabat negara; dan/ atau tidak memenuhi persyaratan

Tunjangan profesi Dosen yang dihentikan sementara dibayarkan kembali mulai tahun berikutnya setelah aktif sebagai Dosen pada perguruan tinggi dan

kembali memenuhi syarat

Penghentian Tunjangan Profesi

(14)

Tunjangan profesi

(atau tunjangan kehormatan professor) bagi Dosen

dihentikan

apabila:

meninggal dunia;

mencapai batas usia pensiun;

mengundurkan diri sebagai Dosen atas permintaan sendiri atau alih tugas;

diberhentikan dari jabatan akademik Profesor, Lektor Kepala, Lektor, dan AsistenAhli; dan/atau

tidak lagi memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

Penghentian Tunjangan Profesi

(15)

Resume LKD Semester Ganjil 2020/2021

• Dosen yang wajib laporan 401 orang, hasilnya:

• Dosen wajib membuat LKD 20202 = 401 orang.

Status laporan Jumlah Keterangan Memenuhi persyaratan 356 Ok

Tidak Memenuhi persyaratan 45

Aktif 3

Tugas Belajar 38

Cuti 3

Sanksi 1

(16)

Tunjangan profesi (atau tunjangan kehormatan professor) bagi Dosen dibatalkan apabila:

❑ a. memalsukan data dan dokumen yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-

undangan;

❑ b. sertifikat pendidik dibatalkan; dan/ atau

❑ c. melakukan plagiat.

Tunjangan profesi yang dibatalkan wajib dikembalikan ke kas negara

Pembatalan Tunjangan Profesi

(17)

Komponen Penilaian

(18)

Bidang Pendidikan

Pendidikan A. Pendidikan Formal B. Diklat Pra Jabatan Pelaksanaan

Pendidikan

A. Melaksanakan perkuliahan/ tutorial dan membimbing, menguji serta menyelenggarakan pendidikan di laboratorium, praktek keguruan bengkel/studio / kebun percobaan / teknologi

pengajaran dan praktek lapangan B. Membimbing seminar

C. Membing kuliah kerja nyata, pratek kerja nyata, praktek kerja lapangan

D. Membimbing dan ikut membimbing dalam menghasilkan disertasi, tesis, skripsi dan laporan akhir studi

E. Bertugas sebagai penguji pada ujian akhir F. Membina kegiatan mahasiswa

G. Mengembangkan program kuliah H. Mengembangkan bahan kuliah I. Menyampaikan orasi ilmiah

J. Menduduki jabatan pimpinan perguruan tinggi K. Membimbing dosen muda

L. Mengikuti Datasering M. Pengembangan diri

(19)

Bidang Penelitian

Pelaksana an

Penelitian

A. Menghasilkan karya ilmiah.

B. Menerjemahkan / menyadur buku ilmiah C. Mengedit / menyunting karya ilmiah

D. Membuat rencana dan karya teknologi yang dipatenkan

E. Membuat rancangan dan karya teknologi, rancangan dan karya seni monumental/ seni pertunjukan / karya sastra

(20)

Bidang PkM

Pelaksana an PkM

A. Menduduki j abatan pimpinan

B. Melaksanakan pengembangan hasil pendidikan dan penelitian

C. Memberi latihan/ penyuluhan / penataran / ceramah pada masyarakat

D. Memberi pelayanan kepada masyarakat atau

kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintah dan pembangunan

E. Membuat/menulis karya pengabdian

F. Berperan aktif dlm pengelolaan jurnal ilmiah

(21)

Bidang Penunjang

Penunjang Kegiatan akademik

A. Menjadi anggota dalam suatu Panitia/Badan pada perguruan tinggi

B. Menjadi anggota panitia/badan pada lembaga pemerintah

C. Menjadi anggota organisasi profesi

D. Mewakili perguruan tinggi / lembaga pemerintah E. Menjadi anggota delegasi nasional ke pertemuan

internasional

F. Berperan serta aktif dalam, pertemuan ilmiah G. Mendapat penghargaan/ tanda jasa

H. Menulis buku pelajaran SLTA ke bawah yang diterbitkan dan diedarkan secara nasional I. Mempunyai prestasi di bidang olahraga /

humaniora

J. Keanggotaan dalam organisasi profesi dosen K. Keanggotaan dalam tim penilai

(22)

Macam Jurnal

jurnal ilmiah nasional,

jurnal ilmiah nasional terakreditasi, jurnal ilmiah internasional

jurnal ilmiah internasional bereputasi

(23)

Jurnal Ilmiah Nasional (selanjutnya disebut

Jurnal Nasional) adalah majalah ilmiah yang memenuhi kriteria sebagai berikut.

Karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika akademik.

Memiliki ISSN.

Memiliki terbitan versi online.

Bertujuan menampung/mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ilmiah dan/atau konsep ilmiah dalam disiplin ilmu tertentu.

Ditujukan kepada masyarakat ilmiah/peneliti yang mempunyai disiplin keilmuan yang relevan.

Diterbitkan oleh Penerbit/Badan Ilmiah/Organisasi Profesi/Organisasi Keilmuan/ Perguruan Tinggi dengan unit-unitnya.

Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris.

Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari paling sedikit 2 (dua) institusi yang berbeda.

Mempunyai dewan redaksi/editor yang terdiri dari para ahli dalam

bidangnya dan berasal dari paling sedikit 2 (dua) institusi yang berbeda.

(24)

Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi

Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi (selanjutrya disebut Jurnal Nasional

Terakreditasi) adalah majalah ilmiah yang memenuhi kriteria sebagai jurnal nasional dan mendapat status terakreditasi dari

Kemenristek/BRIN dengan masa berlaku hasil akreditasi yang sesuai.

(25)

Jurnal internasional

Jurnal internasional yang berkualitas harus memenuhi kriteria sebagai berikut Karya ilmiah yang diterbitkan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika akademik.

Memiliki ISSN.

Ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok).

Memiliki terbitan versi online.

Dewan Redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara.

Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) nomor terbitan paling sedikit penulisnya berasal dari 2 (dua) negara.

Alamat jurnal dapat ditelusuri daring.

Editor Boards dari jumal dapat ditelusuri daring dan tidak ada perbedaan antara editor yang tercantum di edisi cetak dan edisi daring.

Proses review dilakukan dengan baik dan benar.

Jumlah artikel setiap penerbitan adalah wajar dan format tampilan setiap terbitan tidak berubah ubah

❑ Memiliki SJR jurnal < 0.1 atau memiliki JIF WoS < 0.05.

(26)

Jurnal internasional bereputasi

Jurnal internasional bereputasi adalah jurnal yang memenuhi kriteria sebagaimana Jurnal Internasional ditambah:

Diterbitkan oleh asosiasi profesi ternama di dunia atau Perguruan Tinggi atau Penerbit (Publisher) kredibel.

Terindeks dalam basis data internasional bereputasi yang diakui oleh Kemenristek/dikti (contoh Web of Science

dan/atau Scopus) dengan SJR jurnal > 0.1 atau memiliki JIF WoS (Journal Impact Factor Web of Science) > 0.05.

• Jurnal berstatus coverage discontinued dan cancelled dr

Scopus/ Scimagojr dapat dipertimbangkan untuk pemenuhan syarat khusus jika dapat menunjukkan bukti korespondensi proses review dan memiliki kualitas tulisan yang baik.

(27)

Jurnal yang tidak memenuhi kriteria jurnal nasional disetarakan dengan publikasi pada prosiding yang tidak didesiminasikan pada suatu seminar atau yang lainnya.

Jurnal ilmiah yang ditulis dalam Bahasa Resmi PBB namun tidak memenuhi syarat sebagai

jurnal ilmiah internasional disetarakan dengan jurnal ilmiah nasional tidak terakreditasi

Catatan

(28)

Buku Ajar

Buku ajar adalah buku pegangan untuk suatu mata kuliah yang ditulis dan disusun oleh

pakar di bidangnya dan memenuhi kaidah

buku teks serta diterbitkan secara resmi dan disebarluaskan.

(29)

Buku Referensi

Buku referensi adalah suatu tulisan dalam bentuk buku (ber-ISBN) yang substansi pembahasannya

pada satu bidang ilmu kompetensi penulis. Isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebuah karya ilmiah yang utuh, yaitu adanya rumusan masalah yang mengandung nilai kebaruan

(novelty), metodologi pemecahan masalah,

dukungan data atau teori mutakhir yang lengkap dan jelas, serta ada kesimpulan dan daftar

pustaka yang menunjukkan rekam jejak kompetensi penulis

(30)

Buku Monograf

Monograf adalah suatu tulisan ilmiah dalam bentuk buku (ber-ISSN/ISBN) yang substansi

pembahasannya hanya pada satu topik/hal dalam suatu bidang ilmu kompetensi penulis. Isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebuah karya ilmiah yang utuh, yaitu adanya rumusan masalah yang

mengandung nilai kebaruan (novelty), metodologi pemecahan masalah, dukungan data atau teori

mutakhir yang lengkap dan jelas, serta ada

kesimpulan dan dafar pustaka yang menunjukkan rekam jejak kompetensi penulis.

(31)

Syarat Buku

Isi buku sesuai dengan bidang keilmuan penulis.

Merupakan hasil penelitian atau pemikiran yang original.

Kriteria ini yang

membedakan antara buku referensi/monograf dengan buku ajar.

Memiliki ISBN.

Tebal paling sedikit 60 (enam puluh) halaman cetak (menurut format UNESCO).

Ukuran : standar, 15 x 23 cm, 1 spasi.

Diterbitkan oleh penerbit Badan Ilmiah/Organisasi/Perguruan Tinggi.

Isi tidak menyimpang dari falsafah Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945.

(32)

Rancangan dan karya teknologi/seni

Membuat rancangan dan karya teknologi/seni yang memperoleh hak kekayaan intelektual berupa hak ciptaan/paten dari badan atau instansi yang

berwenang yang dikategorikan dalam dua tingkat berikut.

Internasional adalah mendapat sertifikasi hak ciptaan/paten dari badan atau instansi yang

berwenang untuk tingkat internasional.

Nasional adalah mendapat sertifikasi hak ciptaan/paten dari Direktorat jenderal Kekayaan Intelektual, Kemenkumham.

(33)

Membuat rancangan dan karya seni monumental/seni pertunjukan adalah rancangan yang sekaligus

menghasilkan karya nyata di bidang seni monumental/

seni pertunjukan

Rancangan dan karya seni monumental adalah rancangan dan karya seni yang mempunyai nilai abadi/berlaku aspek monumentalnya tetapi juga pada elemen estetiknya,

seperti patung candi dan lain-lain. Karya seni rupa, seni kriya, seni pertunjukan dan karya desain sepanjang

memiliki nilai monumental baru, tergolong ke dalam karya seni monumental.

Rancangan dan karya seni rupa adalah rancangan dan karya seni mumi yang mempunyai nilai estetik tinggi, sepeti seni patung, seni lukis, seni pahat, seni keramik, seni fotografi, dan sejenisnya.

(34)

Rancangan dan karya seni kriya adalah rancangan dan karya seni yang mempunyai nilai keterampilan sebagaimana seni kerajinan tangan, seperti membuat keranjang, kukusan, mainan anak-anak, dan sejenisnya’

Rancangan dan karya seni pertunjukan adalah rancangan dan karya seni yang dalam penikmatannya melalui

pedalangan, teater dan sejenisnya.

Karya desain adalah bagian dari karya seni rupa yang diaplikasikan kepada benda-benda kebutuhan sehari-hari yang mempunyai nilai guna, seperti desain komunikasi

visual/desain grafis, desain produk, desain interior, desain industri tekstil, dan sejenisnYa.

(35)

Karya sastra

adalah karya ilmiah atau karya seni

yang memenuhi kaidah pengembangan sastra dan mendapat pengakuan dan penilaian oleh pakar sastra ataupun seniman serta mempunyai nilai

originalitas

yang tinggi.

(36)

Prosiding

Prosiding yang dipublikasikan harus memenuhi syarat-syarat buku ilmiah yang dipublikasikan, yang dipaparkan berikut ini.

Prosiding Seminar Nasional

memuat makalah lengkap,

ditulis dalam Bahasa Indonesia,

penulis paling sedikit berasal dari 4 (empat) institusi, editor sesuai dengan bidang ilmunya,

memiliki ISBN,

diterbitkan oleh lembaga ilmiah yang bereputas! yaitu organisasi profesi perguruan tinggi, dan lembaga

penelitian.

(37)

Prosiding Seminar Internasional

ditulis dalam bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok),

editor berasal dari berbagai negara sesuai dengan bidang ilmunya

penulis paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara, memiliki ISBN

(38)

Kriteria untuk seminar/ simposium/

lokakarya internasional dan nasional adalah sebagai berikut

Internasional

Diselenggarakan oleh asosiasi profesi, atau perguruan tinggi, atau lembaga ilmiah yang bereputasi.

Steering committee (Panitia Pengarah) terdiri dari para pakar yang berasal dari berbagai negara.

Bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok).

Pemakalah dan peserta berasal dari berbagai negara (paling sedikit 4 (empat) negara).

(39)

Nasional

Diselenggarakan oleh asosiasi profesi atau perguruan tinggi, atau Lembaga ilmiah yang bereputasi.

Steering committee (Panitia Pengarah) yang terdiri dari para pakar.

Bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia.

Pemakalah dan peserta berasal dari berbagai

perguruan tinggi/Lembaga ilmiah lingkup nasional

(40)

Penulis pertama mendapatkan distribusi nilai sebesar 60% dari nilai yang diberikan.

Penulis selain penulis pertama mendapatkan distribusi nilai sebesar 40% dari nilai yang

diberikan dibagi rata dengan jumlah penulis.

❑ (atau menurut kontribusi nyata masing- masing penulis)

Hak perolehan kredit

(41)

Panduan BKD UMS Versi Juli 2020

(42)

Penilaian melalui:

http://sistem.lldikti6.id/dosen/

(43)

Bukti Kegiatan dan Skor

Untuk setiap kegiatan/sub unsur kegiatan

➢Bukti penugasan (surat tugas, surat permohonan, SK, dan sejenisnya)

➢Bukti kinerja (sesuai permintaan yg tertera pada rubrik). Pastikan terekam dalam satu file untuk setiap satu kegiatan.

➢Untuk bukti kinerja yg meminta url (link artikel / buku), pastikan cek aksesbilitas link website yg dicantumkan dan lengkap langsung menuju

artikel/buku yang dimaksud.

➢Skor diberikan sesuai kualitas kinerja. Skor dalam rubrik BKD adalah

skor maksimum

.

(44)

Dosen dengan Tugas Tambahan (DT / PT)

(45)

Beban Kinerja Dosen

Kategori Bidang Kegiatan SKS Keterangan Semua

dosen (DS, DT, PR, PT)

Pendidikan dan pengajaran ≥ 3

≥ 9 Total 4 bidang kegiatan

minimal 12 sks Penelitian dan Karya Ilmiah > 0

Pengabdian Masyarakat > 0

Penunjang > 0

Lektor Kepala / Profesor

Kewajiban khusus (dalam 3 tahun)

Perhatikan syarat

kewajiban khusus

2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 ….

(46)

Beberapa Catatan

❑Jumlah Beban sks unsur pendidikan yang dilaporkan pada kegiatan perkuliahan/tutorial dibatasi maksimum 12 sks. Beban sks kegiatan dharma lainnya tidak dibatasi.

❑Dosen yang sedang melaksanakan tugas belajar S3 (DTB) dan dosen yang izin belajar S3 (DIB) pada universitas di luar

jangkauan tetap wajib membuat laporan kinerja dengan

menyampaikan bukti penugasan dan bukti kinerja yang otentik

berupa surat tugas/izin belajar dan laporan kemajuan studi atau surat keterangan lulus/ijazah (jika lulus pada semester berjalan) yang dinilai sebagai kinerja dharma unsur pendidikan 12 sks.

❑Dosen yang melaksanakan izin belajar S3 (DIB) pada universitas dalam jangkauan untuk melaksanakan tridharma tetap

melaporkan kinerja tridharma dan penunjangnya mengikuti ketentuan dosen biasa (DS)

(47)

Semua beban kerja wajib dilaporkan, jika melebihi 16 sks, dimasukkan sebagai BEBAN LEBIH

Kecuali dari Unsur Pendidikan, sub unsur

perkuliahan/tutorial TIDAK BOLEH ADA BEBAN LEBIH, maksimum dilaporkan 12 sks.

PENTING !!

Keempat Bidang Kegiatan (Pendidikan,

Penelitian, PkM, Penunjang) HARUS ADA

kegiatan, TIDAK BOLEH 0 sks.

(48)
(49)

Catatan

➢Untuk kegiatan memberi

kuliah/tutorial

, kegiatan

mengajar yang dilaporkan maksimum 12 sks/smt. Mengajar di program sarjana (S1) wajib ada.

Tidak boleh ada beban lebih untuk sub unsur ini.

➢Bukti kegiatan perkuliahan karena adanya wabah pandemic corona:

• jurnal kuliah, silahkan unduh dari star.ums.ac.id, kemudian dilengkapi isian, dan dimintakan

pengesahan kaprodi.

• Presensi kuliah (bukti menyesuaikan system perkuliahan).

(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)

Catatan Kewajiban Khusus

➢Kewajiban khusus bagi dosen berjafa Lektor Kepala atau Profesor secara

otomatis

akan diproses/dikompilasi oleh system dengan mengambil unsur kinerja yang

sesuai yang sudah berstatus “

selesai

”.

➢Untuk bukti kinerja yg meminta url (link artikel / buku), pastikan bahwa link website yg dicantumkan langsung menuju artikel/buku yang dimaksud.

➢Kewajiban khusus dinilai berdasarkan banyaknya karya, bukan besarnya sks.

(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)

Terima kasih…

Referensi

Dokumen terkait

skripsi dengan judul “ Fitoremediasi Tanah Sawah Terkontaminasi Pb Menggunakan Kombinasi Pupuk Anorganik, Agrobacterium sp I 3 atau Kompos dengan Rami ” dapat

Moleong, Metode Penelitian Kuanlitatif , (Bandung:PT.. Penelitian kualitatif memungkinkan akan terjadi tiga kemungkinan terhadap masalah yang dibawa oleh peneliti

Dan karena adanya perbedaan tingkat ragam getar pada kedua arah sumbu maka respon dinamik struktur hanya ditentukan oleh ragam getar pertama dimana bekerja gaya geser dasar gempa

Dalam kurun waktu pemerintahannya selama kurang lebih 3,5 tahun, Gubernur Jendral Herman Willem Daendels (1808-1811) ternyata berperan besar terhadap perkembangan kota di

Berdasarkan beberapa uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan model pembelajaran PAKEM adalah pembelajaran yang aktif di mana siswa

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan serabut kolagen pada kelompok perlakuan yang diberi propolis dengan dosis 100 mg/kg BB berbeda bermakna dibanding

[r]

Sehingga jumlah dan nilai ekspor akan dipengaruhi oleh harga relatif antara barang-barang dalam negeri dan luar negeri, yang pada gilirannya akan tergantung dari harga dalam