Pendahuluan
• Dosen melaksanakan kegiatan tri dharma dan penunjang
• Akuntabilitas kinerja → perlu dievaluasi secara berkala
• Perlu membuat Laporan Kinerja
• Untuk dosen bersertifikat pendidik, Laporan Kinerja → tunjangan sertifikasi
• → semua dosen wajib membuat laporan kinerja
• Kinerja dosen → kinerja prodi → kinerja fakultas / Universitas
• Pengukuran kinerja prodi/universitas merupakan
keharusan (pemeringkatan, akreditasi, branding, dll)
• Kinerja dosen harus tercermin / mendukung:
a) Tercapainya KPI Prodi/Universitas (reputasi, pengajaran dan pembelajaran, penelitian dan publikasi, dan tata kelola, dll),
b) Ketercapaian visi prodi / universitas
c) Kepatuhan thd peraturan (universitas / pemerintah) d) Kesiapan menuju world class university
Penilaian Kinerja Dosen?
Tujuan Penilaian
• Meningkatkan profesionalisme dosen dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya
• Meningkatkan mutu proses dan hasil Pendidikan, penelitian, dan PkM.
• Meningkatkan akuntabilitas kinerja dosen
• Meningkatkan atmosfer akademik di UMS
• Melihat keberhasilan pembinaan dan pengembangan dosen
• Mendapatkan data dan informasi guna pengambilan keputusan dan menyusun kebijakan pengembangan
dosen berkarakter Islami yang unggul, maju, dan sportif menuju masyarakat utama yang berkemajuan
• pengangkatan pegawai tetap;
• perpanjangan kontrak kerja;
• kenaikan pangkat/jabatan/jenjang karir;
• pemberian penghargaan dan sanksi;
• rotasi/mutasi;
• promosi dan demosi jabatan.
• Sertifikasi
• Akreditasi, dll
Manfaat Penilaian
Jenis Penilaian Kinerja
• Penilaian Kinerja Dosen Capeg
• Penilaian laporan beban kinerja dosen (LBKD)
• Penilaian sasaran kinerja pegawai (SKP)
• Indeks Kinerja Dosen (proses penyiapan)
PENILAIAN LAPORAN BKD
Tujuan, Waktu, Penilai, Manfaat
• Tujuan: mengevaluasi pemenuhan kewajiban dosen dalam kegiatan tridharma dan penunjang.
• Materi penilaian: kegiatan dosen dalam 1 semester
• Waktu: setiap akhir semester
• Penilai: asesor (2 orang)
• Pengesahan: Kaprodi/Dekan mengesahkan laporan kinerja dosen (LKD)
• Manfaat: (a) memenuhi persyaratan pencairan tunjangan sertifikasi pendidik, (b) akreditasi
Unsur Penilaian
Kategori Bidang Kegiatan SKS Keterangan Semua
dosen (DS, DT, PR, PT)
Pendidikan dan pengajaran ≥ 3
≥ 9 Total 4 bidang kegiatan
minimal 12 sks Penelitian dan Karya Ilmiah > 0
Pengabdian Masyarakat > 0
Penunjang > 0
AA/Lektor /Lektor Kepala / Profesor
Kewajiban khusus (dalam 3 tahun)
Perhatikan syarat
kewajiban khusus
• Sumber: Kepdirjen Dikti No. 12/E/KPT/2021
Kewajiban khusus (dalam 3 tahun)
Jafa Kewajiban khusus keterangan
Asisten Ahli / Lektor
Menulis 1 (satu) buku ajar / buk teks atau 1 (satu) publikasi ilmiah
dapat penulis utama atau pendamping
Lektor Kepala
3 (tiga) karya ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal nasional terakreditasi; atau
1 (satu) karya ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal internasional, paten, atau karya seni monumental/desain
monumental
Salah satunya penulis pertama atau sbg korespondensi
Penulis utama atau pendamping
Profesor 3 (tiga) karya ilmiah yang diterbitkan dalam Jurnal internasional; atau paling sedikit 1 (satu) karya ilmiah yang
diterbitkan dalam Jurnal internasional bereputasi; dan
1 (satu) buku ajar/buku teks
Salah satunya penulis pertama atau sbg korespondensi
Penulis utama atau pendamping
Publikasi Karya Ilmiah tersebut wajib dimasukkan/
di-upload/terindeks pada laman:
http://sinta.ristekbrin.go.id/
Tunjangan Sertifikasi Dosen
Tunjangan profesi
Tunjangan kehormatan Profesor
Tunjangan profesi
(dan/atau tunjangan kehormatan professor) bagi Dosen dihentikan sementara apabila:Menduduki jabatan structural;
diangkat sebagai pejabat negara; dan/ atau tidak memenuhi persyaratan
Tunjangan profesi Dosen yang dihentikan sementara dibayarkan kembali mulai tahun berikutnya setelah aktif sebagai Dosen pada perguruan tinggi dan
kembali memenuhi syarat
Penghentian Tunjangan Profesi
Tunjangan profesi
(atau tunjangan kehormatan professor) bagi Dosendihentikan
apabila:❑ meninggal dunia;
❑ mencapai batas usia pensiun;
❑ mengundurkan diri sebagai Dosen atas permintaan sendiri atau alih tugas;
❑ diberhentikan dari jabatan akademik Profesor, Lektor Kepala, Lektor, dan AsistenAhli; dan/atau
❑ tidak lagi memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).
Penghentian Tunjangan Profesi
Resume LKD Semester Ganjil 2020/2021
• Dosen yang wajib laporan 401 orang, hasilnya:
• Dosen wajib membuat LKD 20202 = 401 orang.
Status laporan Jumlah Keterangan Memenuhi persyaratan 356 Ok
Tidak Memenuhi persyaratan 45
Aktif 3
Tugas Belajar 38
Cuti 3
Sanksi 1
Tunjangan profesi (atau tunjangan kehormatan professor) bagi Dosen dibatalkan apabila:
❑ a. memalsukan data dan dokumen yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan;
❑ b. sertifikat pendidik dibatalkan; dan/ atau
❑ c. melakukan plagiat.
Tunjangan profesi yang dibatalkan wajib dikembalikan ke kas negara
Pembatalan Tunjangan Profesi
Komponen Penilaian
Bidang Pendidikan
Pendidikan A. Pendidikan Formal B. Diklat Pra Jabatan Pelaksanaan
Pendidikan
A. Melaksanakan perkuliahan/ tutorial dan membimbing, menguji serta menyelenggarakan pendidikan di laboratorium, praktek keguruan bengkel/studio / kebun percobaan / teknologi
pengajaran dan praktek lapangan B. Membimbing seminar
C. Membing kuliah kerja nyata, pratek kerja nyata, praktek kerja lapangan
D. Membimbing dan ikut membimbing dalam menghasilkan disertasi, tesis, skripsi dan laporan akhir studi
E. Bertugas sebagai penguji pada ujian akhir F. Membina kegiatan mahasiswa
G. Mengembangkan program kuliah H. Mengembangkan bahan kuliah I. Menyampaikan orasi ilmiah
J. Menduduki jabatan pimpinan perguruan tinggi K. Membimbing dosen muda
L. Mengikuti Datasering M. Pengembangan diri
Bidang Penelitian
Pelaksana an
Penelitian
A. Menghasilkan karya ilmiah.
B. Menerjemahkan / menyadur buku ilmiah C. Mengedit / menyunting karya ilmiah
D. Membuat rencana dan karya teknologi yang dipatenkan
E. Membuat rancangan dan karya teknologi, rancangan dan karya seni monumental/ seni pertunjukan / karya sastra
Bidang PkM
Pelaksana an PkM
A. Menduduki j abatan pimpinan
B. Melaksanakan pengembangan hasil pendidikan dan penelitian
C. Memberi latihan/ penyuluhan / penataran / ceramah pada masyarakat
D. Memberi pelayanan kepada masyarakat atau
kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintah dan pembangunan
E. Membuat/menulis karya pengabdian
F. Berperan aktif dlm pengelolaan jurnal ilmiah
Bidang Penunjang
Penunjang Kegiatan akademik
A. Menjadi anggota dalam suatu Panitia/Badan pada perguruan tinggi
B. Menjadi anggota panitia/badan pada lembaga pemerintah
C. Menjadi anggota organisasi profesi
D. Mewakili perguruan tinggi / lembaga pemerintah E. Menjadi anggota delegasi nasional ke pertemuan
internasional
F. Berperan serta aktif dalam, pertemuan ilmiah G. Mendapat penghargaan/ tanda jasa
H. Menulis buku pelajaran SLTA ke bawah yang diterbitkan dan diedarkan secara nasional I. Mempunyai prestasi di bidang olahraga /
humaniora
J. Keanggotaan dalam organisasi profesi dosen K. Keanggotaan dalam tim penilai
Macam Jurnal
jurnal ilmiah nasional,
jurnal ilmiah nasional terakreditasi, jurnal ilmiah internasional
jurnal ilmiah internasional bereputasi
Jurnal Ilmiah Nasional (selanjutnya disebut
Jurnal Nasional) adalah majalah ilmiah yang memenuhi kriteria sebagai berikut.
Karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika akademik.
Memiliki ISSN.
Memiliki terbitan versi online.
Bertujuan menampung/mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ilmiah dan/atau konsep ilmiah dalam disiplin ilmu tertentu.
Ditujukan kepada masyarakat ilmiah/peneliti yang mempunyai disiplin keilmuan yang relevan.
Diterbitkan oleh Penerbit/Badan Ilmiah/Organisasi Profesi/Organisasi Keilmuan/ Perguruan Tinggi dengan unit-unitnya.
Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris.
Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari paling sedikit 2 (dua) institusi yang berbeda.
Mempunyai dewan redaksi/editor yang terdiri dari para ahli dalam
bidangnya dan berasal dari paling sedikit 2 (dua) institusi yang berbeda.
Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi
Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi (selanjutrya disebut Jurnal Nasional
Terakreditasi) adalah majalah ilmiah yang memenuhi kriteria sebagai jurnal nasional dan mendapat status terakreditasi dari
Kemenristek/BRIN dengan masa berlaku hasil akreditasi yang sesuai.
Jurnal internasional
Jurnal internasional yang berkualitas harus memenuhi kriteria sebagai berikut Karya ilmiah yang diterbitkan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika akademik.
Memiliki ISSN.
Ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok).
Memiliki terbitan versi online.
Dewan Redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara.
Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) nomor terbitan paling sedikit penulisnya berasal dari 2 (dua) negara.
Alamat jurnal dapat ditelusuri daring.
Editor Boards dari jumal dapat ditelusuri daring dan tidak ada perbedaan antara editor yang tercantum di edisi cetak dan edisi daring.
Proses review dilakukan dengan baik dan benar.
Jumlah artikel setiap penerbitan adalah wajar dan format tampilan setiap terbitan tidak berubah ubah
❑ Memiliki SJR jurnal < 0.1 atau memiliki JIF WoS < 0.05.
Jurnal internasional bereputasi
Jurnal internasional bereputasi adalah jurnal yang memenuhi kriteria sebagaimana Jurnal Internasional ditambah:
Diterbitkan oleh asosiasi profesi ternama di dunia atau Perguruan Tinggi atau Penerbit (Publisher) kredibel.
Terindeks dalam basis data internasional bereputasi yang diakui oleh Kemenristek/dikti (contoh Web of Science
dan/atau Scopus) dengan SJR jurnal > 0.1 atau memiliki JIF WoS (Journal Impact Factor Web of Science) > 0.05.
• Jurnal berstatus coverage discontinued dan cancelled dr
Scopus/ Scimagojr dapat dipertimbangkan untuk pemenuhan syarat khusus jika dapat menunjukkan bukti korespondensi proses review dan memiliki kualitas tulisan yang baik.
Jurnal yang tidak memenuhi kriteria jurnal nasional disetarakan dengan publikasi pada prosiding yang tidak didesiminasikan pada suatu seminar atau yang lainnya.
Jurnal ilmiah yang ditulis dalam Bahasa Resmi PBB namun tidak memenuhi syarat sebagai
jurnal ilmiah internasional disetarakan dengan jurnal ilmiah nasional tidak terakreditasi
Catatan
Buku Ajar
Buku ajar adalah buku pegangan untuk suatu mata kuliah yang ditulis dan disusun oleh
pakar di bidangnya dan memenuhi kaidah
buku teks serta diterbitkan secara resmi dan disebarluaskan.
Buku Referensi
Buku referensi adalah suatu tulisan dalam bentuk buku (ber-ISBN) yang substansi pembahasannya
pada satu bidang ilmu kompetensi penulis. Isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebuah karya ilmiah yang utuh, yaitu adanya rumusan masalah yang mengandung nilai kebaruan
(novelty), metodologi pemecahan masalah,
dukungan data atau teori mutakhir yang lengkap dan jelas, serta ada kesimpulan dan daftar
pustaka yang menunjukkan rekam jejak kompetensi penulis
Buku Monograf
Monograf adalah suatu tulisan ilmiah dalam bentuk buku (ber-ISSN/ISBN) yang substansi
pembahasannya hanya pada satu topik/hal dalam suatu bidang ilmu kompetensi penulis. Isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebuah karya ilmiah yang utuh, yaitu adanya rumusan masalah yang
mengandung nilai kebaruan (novelty), metodologi pemecahan masalah, dukungan data atau teori
mutakhir yang lengkap dan jelas, serta ada
kesimpulan dan dafar pustaka yang menunjukkan rekam jejak kompetensi penulis.
Syarat Buku
Isi buku sesuai dengan bidang keilmuan penulis.
Merupakan hasil penelitian atau pemikiran yang original.
Kriteria ini yang
membedakan antara buku referensi/monograf dengan buku ajar.
Memiliki ISBN.
Tebal paling sedikit 60 (enam puluh) halaman cetak (menurut format UNESCO).
Ukuran : standar, 15 x 23 cm, 1 spasi.
Diterbitkan oleh penerbit Badan Ilmiah/Organisasi/Perguruan Tinggi.
Isi tidak menyimpang dari falsafah Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945.
Rancangan dan karya teknologi/seni
Membuat rancangan dan karya teknologi/seni yang memperoleh hak kekayaan intelektual berupa hak ciptaan/paten dari badan atau instansi yang
berwenang yang dikategorikan dalam dua tingkat berikut.
Internasional adalah mendapat sertifikasi hak ciptaan/paten dari badan atau instansi yang
berwenang untuk tingkat internasional.
Nasional adalah mendapat sertifikasi hak ciptaan/paten dari Direktorat jenderal Kekayaan Intelektual, Kemenkumham.
Membuat rancangan dan karya seni monumental/seni pertunjukan adalah rancangan yang sekaligus
menghasilkan karya nyata di bidang seni monumental/
seni pertunjukan
Rancangan dan karya seni monumental adalah rancangan dan karya seni yang mempunyai nilai abadi/berlaku aspek monumentalnya tetapi juga pada elemen estetiknya,
seperti patung candi dan lain-lain. Karya seni rupa, seni kriya, seni pertunjukan dan karya desain sepanjang
memiliki nilai monumental baru, tergolong ke dalam karya seni monumental.
Rancangan dan karya seni rupa adalah rancangan dan karya seni mumi yang mempunyai nilai estetik tinggi, sepeti seni patung, seni lukis, seni pahat, seni keramik, seni fotografi, dan sejenisnya.
Rancangan dan karya seni kriya adalah rancangan dan karya seni yang mempunyai nilai keterampilan sebagaimana seni kerajinan tangan, seperti membuat keranjang, kukusan, mainan anak-anak, dan sejenisnya’
Rancangan dan karya seni pertunjukan adalah rancangan dan karya seni yang dalam penikmatannya melalui
pedalangan, teater dan sejenisnya.
Karya desain adalah bagian dari karya seni rupa yang diaplikasikan kepada benda-benda kebutuhan sehari-hari yang mempunyai nilai guna, seperti desain komunikasi
visual/desain grafis, desain produk, desain interior, desain industri tekstil, dan sejenisnYa.
Karya sastra
adalah karya ilmiah atau karya seniyang memenuhi kaidah pengembangan sastra dan mendapat pengakuan dan penilaian oleh pakar sastra ataupun seniman serta mempunyai nilai
originalitas
yang tinggi.Prosiding
Prosiding yang dipublikasikan harus memenuhi syarat-syarat buku ilmiah yang dipublikasikan, yang dipaparkan berikut ini.
Prosiding Seminar Nasional
memuat makalah lengkap,
ditulis dalam Bahasa Indonesia,
penulis paling sedikit berasal dari 4 (empat) institusi, editor sesuai dengan bidang ilmunya,
memiliki ISBN,
diterbitkan oleh lembaga ilmiah yang bereputas! yaitu organisasi profesi perguruan tinggi, dan lembaga
penelitian.
Prosiding Seminar Internasional
ditulis dalam bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok),
editor berasal dari berbagai negara sesuai dengan bidang ilmunya
penulis paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara, memiliki ISBN
Kriteria untuk seminar/ simposium/
lokakarya internasional dan nasional adalah sebagai berikut
Internasional
Diselenggarakan oleh asosiasi profesi, atau perguruan tinggi, atau lembaga ilmiah yang bereputasi.
Steering committee (Panitia Pengarah) terdiri dari para pakar yang berasal dari berbagai negara.
Bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok).
Pemakalah dan peserta berasal dari berbagai negara (paling sedikit 4 (empat) negara).
Nasional
Diselenggarakan oleh asosiasi profesi atau perguruan tinggi, atau Lembaga ilmiah yang bereputasi.
Steering committee (Panitia Pengarah) yang terdiri dari para pakar.
Bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia.
Pemakalah dan peserta berasal dari berbagai
perguruan tinggi/Lembaga ilmiah lingkup nasional
Penulis pertama mendapatkan distribusi nilai sebesar 60% dari nilai yang diberikan.
Penulis selain penulis pertama mendapatkan distribusi nilai sebesar 40% dari nilai yang
diberikan dibagi rata dengan jumlah penulis.
❑ (atau menurut kontribusi nyata masing- masing penulis)
Hak perolehan kredit
Panduan BKD UMS Versi Juli 2020
Penilaian melalui:
http://sistem.lldikti6.id/dosen/
Bukti Kegiatan dan Skor
Untuk setiap kegiatan/sub unsur kegiatan
➢Bukti penugasan (surat tugas, surat permohonan, SK, dan sejenisnya)
➢Bukti kinerja (sesuai permintaan yg tertera pada rubrik). Pastikan terekam dalam satu file untuk setiap satu kegiatan.
➢Untuk bukti kinerja yg meminta url (link artikel / buku), pastikan cek aksesbilitas link website yg dicantumkan dan lengkap langsung menuju
artikel/buku yang dimaksud.
➢Skor diberikan sesuai kualitas kinerja. Skor dalam rubrik BKD adalah
skor maksimum
.Dosen dengan Tugas Tambahan (DT / PT)
Beban Kinerja Dosen
Kategori Bidang Kegiatan SKS Keterangan Semua
dosen (DS, DT, PR, PT)
Pendidikan dan pengajaran ≥ 3
≥ 9 Total 4 bidang kegiatan
minimal 12 sks Penelitian dan Karya Ilmiah > 0
Pengabdian Masyarakat > 0
Penunjang > 0
Lektor Kepala / Profesor
Kewajiban khusus (dalam 3 tahun)
Perhatikan syarat
kewajiban khusus
… 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 ….
Beberapa Catatan
❑Jumlah Beban sks unsur pendidikan yang dilaporkan pada kegiatan perkuliahan/tutorial dibatasi maksimum 12 sks. Beban sks kegiatan dharma lainnya tidak dibatasi.
❑Dosen yang sedang melaksanakan tugas belajar S3 (DTB) dan dosen yang izin belajar S3 (DIB) pada universitas di luar
jangkauan tetap wajib membuat laporan kinerja dengan
menyampaikan bukti penugasan dan bukti kinerja yang otentik
berupa surat tugas/izin belajar dan laporan kemajuan studi atau surat keterangan lulus/ijazah (jika lulus pada semester berjalan) yang dinilai sebagai kinerja dharma unsur pendidikan 12 sks.
❑Dosen yang melaksanakan izin belajar S3 (DIB) pada universitas dalam jangkauan untuk melaksanakan tridharma tetap
melaporkan kinerja tridharma dan penunjangnya mengikuti ketentuan dosen biasa (DS)
Semua beban kerja wajib dilaporkan, jika melebihi 16 sks, dimasukkan sebagai BEBAN LEBIH
Kecuali dari Unsur Pendidikan, sub unsur
perkuliahan/tutorial TIDAK BOLEH ADA BEBAN LEBIH, maksimum dilaporkan 12 sks.
PENTING !!
Keempat Bidang Kegiatan (Pendidikan,
Penelitian, PkM, Penunjang) HARUS ADA
kegiatan, TIDAK BOLEH 0 sks.
Catatan
➢Untuk kegiatan memberi
kuliah/tutorial
, kegiatanmengajar yang dilaporkan maksimum 12 sks/smt. Mengajar di program sarjana (S1) wajib ada.
Tidak boleh ada beban lebih untuk sub unsur ini.
➢Bukti kegiatan perkuliahan karena adanya wabah pandemic corona:
• jurnal kuliah, silahkan unduh dari star.ums.ac.id, kemudian dilengkapi isian, dan dimintakan
pengesahan kaprodi.
• Presensi kuliah (bukti menyesuaikan system perkuliahan).
Catatan Kewajiban Khusus
➢Kewajiban khusus bagi dosen berjafa Lektor Kepala atau Profesor secara
otomatis
akan diproses/dikompilasi oleh system dengan mengambil unsur kinerja yangsesuai yang sudah berstatus “
selesai
”.➢Untuk bukti kinerja yg meminta url (link artikel / buku), pastikan bahwa link website yg dicantumkan langsung menuju artikel/buku yang dimaksud.
➢Kewajiban khusus dinilai berdasarkan banyaknya karya, bukan besarnya sks.