Hubungan Kebugaran Yang Diukur Dengan Tes Ergometer Sepeda Metode Astrand Modifikasi Iwan Budiman Dengan Tes Bangku Astrand-Rhyming Serta Gambaran Tingkat Kebugaran Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha Yang Diukur Dengan Kedua Tes T
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Kebugaran yang diukur dengan tes treadmill metode Bruce berhubungan dengan tes ergometer sepeda Fox dengan bentuk hubungan berupa persamaan garis regresi linier
Kebugaran yang diukur dengan tes treadmill metode Bruce berhubungan dengan tes ergometer sepeda metode Progresif dengan bentuk hubungan berupa persamaan garis regresi
Kesimpulan: Tingkat kebugaran 40 orang mahasiswa UKM yang diukur dengan tes treadmill metode Bruce didapatkan VO 2 maks dengan rata-rata Baik.. Pada tes bangku
Tujuan : Ingin mengetahui gambaran tingkat kebugaran mahasiswa UKM yang diukur dengan tes bangku metode Queen’s College dan tes bangku metode tinggi tetap 25
Kesimpulan: Dari 40 orang mahasiswa FK UKM yang diukur dengan tes bangku ASTRAND-RHYMING didapatkan VO2 maks dengan rata-rata sedang dan pada BLEEP TEST
Kesimpulan: Hasil penelitian 40 orang mahasiswa FK UKM yang diukur dengan tes ergometer sepeda Fox diperoleh rata-rata baik.. Sedangkan dengan tes Foster diperoleh
Hasil : Dari hasil penelitian 40 orang mahasiswa yang diukur dengan tes bangku QCST didapatkan V02 maks yaitu 28 orang ( 70 % ) memiliki kriteria baik (42,45 ml- 55,86 ml), 12 orang
Kesimpulan: Dari 40 mahasiswa yang diteliti, pada tes ergometer sepeda Fox, rata-rata tingkat kebugaran adalah "Baik", sedangkan pada tes bangku Kasch, rata-ratanya