Faktor Risiko Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka Propinsi Kepulauan Bangka Belitung
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan di luar rumah pada malam hari (nilai p =0,12) dengan kejadian penyakit
Faktor risiko kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang adalah umur <20 tahun, pekerjaan, lama tinggal di daerah endemis >2
9 Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian Babba (2007) di wilayah Kerja Puskesmas Kota Jaya Pura yang menyatakan bahwa orang yang mempunyai kebiasaan keluar rumah
Hasil penelitian dengan uji OR yang dilakukan terhadap variabel perilaku kebiasaan berada diluar rumah malam hari memberikan arti bahwa ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas
Faktor yang terbukti sebagai faktor risiko yang berperan terhadap kejadian malaria yaitu keberadaan semak-semak, rentang jarak keberadaan tempat perindukkan nyamuk
lingkungan dalam rumah (keberadaan langit-langit, keberadaan kasa ventilasi, kerapatan dinding rumah, suhu dalam rumah), faktor risiko lingkungan luar rumah
Penelitian ini sesuai dengan penelitian Winandi yang menyatakan bahwa kebiasaan keluar rumah pada malam hari mempunyai risiko terkena malaria sebesar 6,65 kali
Hasil penelitian yang dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Baraka Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang pada tanggal 14 Januari sampai dengan 14 Februari 2013,