PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA NEGERI 1 PAMOTAN
JALAN LASEM KM. 01 PAMOTAN (0295) 531843
RENCANA PELAKASANAAN PEMBELAJARAN
MATA PELAJATAN :SOSIOLOGI
KELAS
: XI IPS
WAKTU
: 2 X 45 MENIT
SEMESTER 2
NAMA : SUHADI, M. Pd
NIP: 198204032009031005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP) Sekolah : SMA Negeri 1 Pamotan
Mata pelajaran : Sosiologi (Peminatan) Kelas/Semester : X/ 1
Materi Pokok : Konflik Sosial Alokasi Waktu : 2 × 45 menit (2 JP)
A. Kompetensi Inti,
KI-1 dan KI-2;Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya dengan senantiasa berupaya untuk mengembangkan sikap jujur, disiplin, santun, peduli, bertanggungjawab, responsif, dan proaktif dalam menyikapi agam gejala sosial yang terjadi sehingga dapat berinteraksi positif dalam lingkungan sosialnya.
KI3: Kompetensi Pengetahuan, yaitu Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI4: Kompetensi Keterampilan, yaitu Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah
konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
KOMPETENSI DASAR DARI KI 3 KOMPETENSI DASAR DARI KI 4
3.4 Menganalisis potensi-potensi terjadinya konflik dan kekerasan dalam kehidupan masyarakat yang beragam serta penyelesaiannya
4.4 Melakukan kajian, pengamatan dan diskusi tentang konflik dan kekerasan serta upaya penyelesaiannya
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) 3.2.1 Mampu memahami potensi
terjadinya konflik sosial 3.2.2 Mampu memahami potensi
terjadinya kekerasan 3.2.3 Mampu memahami potensi
penyelesaian konflik dan sosial dan kekerasan
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) 4.2.1 Mampu mengamati potensi
terjadinya konflik sosial 4.2.2 Mampu mengamati potensi
terjadinya kekerasan 4.2.3 Mampu mengamati potensi
penyelesaian konflik dan kekerasan
B. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik, peserta didik dapat memahami jenis-jenis interaksi sosial, dapat mengidentifikasi potensi jenis konflik sosial, serta peserta didik dapat menyelesaikan masalah-masalah sosial yang terjadi dalam kehidupannya, dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin selama proses pembelajaran dan bersikap jujur, percaya diri serta pantang menyerah.
C. Materi Pembelajaran Jenis-jenis konflik sosial 1. Konflik Ras
3. Konflik Politik 4. Konflik Budaya 5. Konflik Seni 6. Konflik Agama 7. Dan lain-lain
D. Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran
Pendekatan : Saintifik
Model pembelajaran : Pembelajaran Berbasis Riset
Metode : Pengamatan Film Konflik berbasis lembar kerja siswa
E. Kegiatan Pembelajaran
No.
Langkah-langkah Kegiatan
Aktivitas 1. Memberi salam;
2. Menyiapkan peserta didik secara fisik dan psikis untuk mengikuti proses pembelajaran
(berdo’a).
3. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan; 4. Memberikan motivasi
belajar.
5. Guru membacakan artikel jajan pasar 6. Siswa mengisi LK
literasi 1. Guru menyampaikan
materi jenis-jenis konflik sosial
2. Membagi lembar kerja siswa pengamatan film konflik sosial
3. Mengamati dan mengidentifikasi jenis konflik sosial melalui film documenter 4. Siswa mengisi Lembar
Kerja pengamatan 5. Diskusi pengamatan 6. Mengumpulkan LK
Komunikasi
1. Guru meminta peserta
No.
Langkah-langkah Kegiatan
Aktivitas
2. Penilaian berbasis Portfolio Siswa
3. Umpan balik dan tindak lanjut;
4. Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan datang
F. Media Pembelajaran
- Film Dokumenter “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni Lasem”
- Transkrip Film Dokumenter “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni Lasem”
- Lembar Kerja Siswa
- dan alat pendukung multimedia untuk memutar film
G. Sumber Belajar
1. Film Dokumenter “Potret Konflik Sosial di Balik Harmonisasi Lasem”
2. Henslin, James M. 2007. Sosiologi dengan Pendekatan Membumi, jilid 1, edisi. 6.Jakarta: Penerbit Erlangga
3. Setiadi.M Elly, Kolip Usman. 2011. Pengantar Sosiologi Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial: Teori, Aplikasi,dan Pemecahannya. Jakarta: Prenadamedia Group. 4. Narwoko. J dwi, Bagong Suyanto. 2004. Sosiologi: Teks Pengantar & Terapan. Jakarta:
Prenadamedia Group.
5. Transkrip Film Dokumenter “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni Lasem”
H. Penilaian Hasil Belajar 1. Kompetensi Pengetahuan
a. Teknik Penilaian : Penilaian produk b. Bentuk Penilaian : Portfolio siswa
c. Instrumen : Terlampir
d. Tindak lanjut : Tugas
2. Kompetensi Keterampilan : Terlampir
Mengetahui, Kepala Sekolah
SUKARNO, M.Pfis
NIP. 19700108 199412 1 002
Pamotan, Januari 2018 Guru Mapel
SUHADI, M.Pd
Lampiran
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
MAPEL SOSIOLOGI SMA KABUPATEN REMBANG
LEMBAR KERJA SISWA (PENGAMATAN KONFLIK SOSIAL)
Petunjuk:
- Milikilah film documenter dengan judul “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni Lasem!
- Putarlah film documenter dengan judul “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni Lasem!
- Lakukan pengamatan dan pendengaran dengan seksama ketika pemutaran film documenter “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni Lasem berlangsung!
- Lakukan pencatatan point-point penting dari alur dan isi film documenter dengan judul
“Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni Lasem!
- Tanyakan kepada guru sosiologi kalian jika ada sesuatu hal yang belum jelas! - Terimakasih
Soal:
Jawablah soal urain berikut ini sesuai hasil pengamatan film documenter dengan judul “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni Lasem!
1. Berdasarkan hasil pengamatan film di atas, lakukan identifikasi jenis konflik sosial yang ada! Dan jelaskan!
2. Berdasarkan hasil pengamatan film di atas, mungkinkan akan terjadi kekerasan? Jika mungkin beri alasannya, jika tidak mungkin juga sertakan alasannya!
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
MAPEL SOSIOLOGI SMA KABUPATEN REMBANG
LEMBAR JAWAB
1. ………
……… ……… ……… ……… ……… ……… ……… ……… ………..
2. ………
……… ……… ……… ……… ……… ……… ……… ……… ………..
3. ………
……… ……… ……… ………
……….. Nama :
Kelas :
No.Abs:
Lampiran
TRANSKRIP FILM DOCUMENTER
“POTRET KONFLIK SOSIAL DI BALIK HARMONI LASEM”
Danang Swastika : Kerajaan lasen dikukuhkan tahun 1351.
Mbak Karsit : Lasem menika asmanipun dereng lasem ,asmanipun menika kedaton
ucangsula.dados asmanipun ucangsula menika digantos lasem sebab menawi cara dusun rumiyen menika sega jagung / sega gandum menika dipun
namaaken bekasem. Lajeng lapanipun buah kumala. Buah kumalameniku bentukipun menika kados asem nangin raosipun legi kecut pramila menika dipunwartani lasem. Buah kumala kalian bekasem menika wau sega jagung. Selajengipun runtuhe kedaton ucangsula menika trus lasem menika dados ngadekaken kadipaten ingkan sampun dipun meninggi ing kala semanten Majapahit sampun diasta kalian prabu hayam wuruk.
Danang Swastika : Batas wilayah kerajaan lasem pada waktu itu sebelah timur itu sedaya,gresik. Sebelah selatan pacitan. Sebelah kulone berbatasan kalian pajang ( Boyolali).
budha ing lasem menika saking binangun menika wau lan sakin cempa. Lajeng binangun menika sagutrah wonten ing lasem menika anggadahi pendamelan utawi ing baku menika kala semanten ing antawisipun seni tari, gamelan, gagrak lasem, gamelan kangge waringgit menika saking
lasem,sedaya kantos nekara saking gagrak lasem.
Mbak Karsit : Lajeng mboten namung semanten trus wonten kerajinan- kerajinan sayang saking tembaga, kerajinan batik, kerajinan saking emas menika nalika semanten menika ingkang mbeta saking cempa menika tiang- tiang cempa niku mawon. Pramila mboten mukang menawi lasem menika termasuk kerajinanipun batik punjere tiang saking cempa menika. Nalika zaman landhi ndamel margi inggih menika saking dendels anyer sampai panarukan menika dados sedaya para candi- candi ingkang wonten pesisir ler menika candi samudrawela, candi pucangan menika kangge huruk tambak ing
ngantawasipun tambak caruban lan tambak ngendet, nalika dipun resiki dipuntuntasaken landhi menika kangge hurug. Dados paninggalan- paninggalan Hindhu- Budha niku wau wonten lasem.
Mbak Karsit : Kala semanten ingkang nyepeng pengaos menika landhi pas zaman penjajahan sebab landhi sampun dipun gempur ngantos telas sedaya. Lha menika terus damel tumenggung wedyaningrat saking inggih menika bangsa cina kala semanten ingkang asmaipun wi eng yat. Tumenggung wedyaningrat menika ingkang ngedekaken tumenggung dados lasem menika landhi nanging tumenggung wedyaningrat menika mboten remen kaleh landhi dados sedoyo prajurit- prajurit saking daerah kabupaten Rembang lan sak sanes- saneaipun mungsah landhi wonten ing jepara ingkang dipun bantu inggih menika putranipun tedjo kusuma v ingkang asma raden panji margono.
Danang Swastika : Wi eng yat yaitu salah satu tokoh cina muslim di lasem dan juga saudagar kaya di lasem yang diangkat oleh pakubuwono ll menjadi tumenggung widyaningrat pada tahun 1727 dan beliau wafat dipertempuran terakhir yang namanya godo balik yaitu serangan besar- besaran kompeni dan juga sekutu- sekutunya ke lasem dan beliau gugur di medan pertempuran dan di
makamkan di puncak gunung bugel, lasem.
Edi Winarno : Sejak kecil karakter - karakter orangnya unik sekali dan dulu kalau ada pemberontak larinya ke lasem ,zaman mataram, zaman truno jaya, era pakubuwono ll,zaman amangkurat l sampai era kolonial mereka menjadikan lasem sebagai basis - basis orang- orang perlawanan.
Mbah Karsit : Santiwira anggadahi putra ingkang nama mbah srimpet. Mbah srimpet menika tedjo kusuma l, mbah srimpet kala menika damel masjid lasem ingkang kawiwitan.
Matoya : Simbol yang paling kuat itu masjid lasem. Masjid lasem itu dikelilingi oleh orang- orang cina namun juga ada yang muslim tapi kecil sekali. Timbul kerumunan umat itu disaat muncul sebagai orang- orang konghuchu disahkan sebagai agama oleh gusdur.
Abdullah Hamid : Kalau peninggalan kunonya tidak ada, lebih kejawa bahkan masa hindu mustoko hinelunya lasem itu ada batara kulonya, simbol- simbol jawa tetapi pada masa renovasi itu ada unsur cinanya, kemudian yang agak kuno
mewakili unsur cina mungkin makam mbah sambu ada ornamen cinanya.
kekurangan pun iya saya menjumpai ,untuk saya lasem adalah kawasan pecina terbesar, terlengkap, terasri yang masih bisa saya jumpai.
Matoya : Potret terkuat itukida papat lihat dari cuhan. Ada klenteng cuhan cion
dibelakan cuhan cion ada vihara,100 meter dari vihara itu ada sebuah gereja, ada gereja kristendan ada gereja protestan dan di depan cuhan cion yang berjarak sekitar 50 meter ada sebuah masjid.
Agni Malagina : Di daerah karang turi setiap malam sabtu/ minggu ada banyak rumah rumah yang menggelar gamelan,jadi mereka menyambut tamu,mereka rileks,mereka butuh hiburan itu berkumpul dengan keluarga itu musiknya gamelan tehyan menarik sekali itu, dia lebih suka gamelan ada apa? Jiwanya kah?
Akulturasinya kah? Atau merekaenikah dengan wanita jawa kah? Tapi nggak juga, yang menikah dengan sesama peranakan itupun mereka mencintai musik jawa, ternyata juga ada keturunan lasem yang punya darah menari.
Gus Zaim : Lasem itu mempunyai ratusan situs sekarang masih ada sekitar 445 situs. Dan semua itu bersifat fisik, ada 1 situs yang non fisik dan sebenarnya itu yang patut dikelola sedemikian rupa karena bisa menjadi contoh dunia apa itu wisata toleransi.
Ernantoro : Kesenian cina saya sejak kecil melihat ada arakan barongsai ada orang orang cina yang di hormati orang orang cina semua yang terlibat disitu bukan hanya orang cina saja.
Edi Winarno : Keistimewaan lasem adalah keberagaman. Keberagaman sejarah, agama, budaya, dan peradaban tradisi lasem, kalau keberagaman ini di minij dengan baik akan menjadi suatu kekuatan yang luar biasa. Pemerintah kabupaten Rembang hendaknya bisa memenej ini, misalnya dengan membuat pelestarian pelestarian cagar budaya, membuat kota kota pusaka dengan memanfaatkan peninggalan peninggalan sejarah, ini akan menjadikan lasem luar biasa dan menjadi herited dunia.
Gus Zaim : Heterogenitas/ masyarakat yang campur aduk itu juga dapat menimbulkan tolerensi yang baik. Ada cerita cultur yang terus menerus diceritakan oleh orang tua kepada anaknya tentang sejarah lasem antara vina, jawa, dan pesantren, ini perlu diceritakan penuhnya akar yang kuat akan kualitas,itu yang akan mengerem terjadinya konflik. Di lasem ini selalu damai, tentram terus itu potensi konflok yang lbih besar. Potensi itu dimanapun, kapanpun selalu ada. Faktor gesekan memang di lasem banyak, soalnya klenteng juga ada, masjid ada, gereja ada, viharapun juga ada di lasem, jadi lasem itu dihuni bermacam macam agama, otomatis untuk bergesekan memang rawan.
Mathoya : Sekarang banyak orang orang tionghoa ke luar kota, regenerasi orang tionghoa di lasem ini semakin lama semakin sedikit, Itupun yang mau
kembali ke lasem mungkin sudah kepepet mungkin rumah peninggalan orang tuanya/ meneruskan usaha orang tuanya/ memeng dia harus ada di lasem.
Rudi Hartono : Baguanya kayu di lasem kayunya masih kayu jati dan tebal tebal juga kalau kita hitung bangunan nama,itu bangunan sekarang permeter persegi 4/5 juta tetapi kalau kita bangun dari nol itu tidak bisa 4/5 juta permeter persegi bangunan kuno nggak boleh.
Bambang : Rumah orang tionghoa dilasem banyak yang kosong contoh rumah londo ndak ada orangnya, lawang ombo ya ndak ada orangnya tempat yang di beli gus zaim itu nggak ada orangnya ,kmudian dibeli oleh gus zaim.
bersam anaknya diluar kota, dan kebanyakan anak anak muda yang sudah memiliki pekerjaan diliar lasem tidak mau kembali ke lasem.
Rudi Hartono : Kita sebagai orang lasem itu kita sedih kalau bangunan bangunan di rusak dan dibawa ke luar kota. Yang kita harapkan meskipun dijual belikan tetapi tidak di rusak ujar yon suprayoga.
SOesantio : Yang saya was was kan kehidupan menjadi tidak enak misal kami masih punya kuburan keluarga 5 KM sebelah utara dari pamotan di keloposongo saat ini masih aman nyaman disana kami bisa membangi,kami bisa ngadaain chamwing,acara tahun baru demikianpun kebanyakan warga lasem kami masih terpelihara di lasem iniyang membuat saya agak was was itu sampek kalau kuburan kami di bongkar,sedih saya kata soesantio.Di wilayah lasem di daerah mabrak itu banyak yang di bingkar. Ya kami minta lahbenteng terakhir kami keturunan tiongkok tolonglah itu jangan sampai di oprah oprah atau tolong jaga.
Guz Zaim : Tetapi saya rasa ketika kita menyampaikan pesan kita sampai ke generasi muda kita di lasem ,imsyaAllah lasem tidak akan terusik dengan itu,toleran dimanapun akan tetap ada.
Bambang : Hubungan sosial, hubungan dagang atau hubungan apa saja sya rasa sudah membaur tidah ada lagi perbedaan suku cina,suku jawa,tidak ada,jadi kita itu sudah kesatuan kita itu warga negara indonesia.agar tetap harmoni harus bertukar pikiran dan harus bisa membuka diri
Soesantio : Yang bisa saya baktikan yaitumengisi musium lasem ini untuk dipelajari isinya untuk setiap generasi muda dan ikut untuk melestarikannya
Yon Suprayoga : Menurut saya orang orang yang mengganggu sejarah dan kawasan cagar budaya yang tidak diperhatikan maka ia akan menjadi bibit bibit hancurnya pergaulan yg sudah harmonis
Koh Lam : Buat komunitas seni, sejarah/ budaya tapi anggotanya tidak cuma dr jawa saja ,jadi itu dapat membentengi konflik" di lasem.
Baskoro BD : Seharusnya strategi kebudayaan indonesia yang berpancasilan dan binneka tunggal ika pada bentuk kongkritnya itu pelestarian pusaka.
Petranskrip, SUHADI
KARTU SOAL URAIAN
Satuan Pendidikan : SMA
Penyusun : SUHADI
Mata Pelajaran : SOSIOLOGI Alokasi Waktu : --- menit
Program : ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Tahun Pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : XI IPS/2
Kurikulum : K-2013
Kompetensi yang diuji:
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan dan
pemahaman tentang konflik sosial
Kunci Jawaban : - Buku Sumber:
- Film Dokumenter “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni Lasem”
Nomor Soal : -
Materi:
Konflik sosial
Rumusan Soal:
Putarlah film dokumenter “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni
Lasem”, kemudian identifikasi jenis konflik sosial apa saja yang
ada di dalam film tersebut!
Indikator Soal:
Disajikan suatu kasus, kemudian siswa mampu mengidentifikasikan berbagai macam konflik
Level Kognitif:
KARTU SOAL URAIAN
Satuan Pendidikan : SMA
Penyusun : SUHADI
Mata Pelajaran : SOSIOLOGI Alokasi Waktu : -- menit
Program : ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Tahun Pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : XI IPS/2
Kurikulum : K-2013
Kompetensi yang diuji:
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan dan
pemahaman tentang upaya pengendalian konflik
Kunci Jawaban : - Buku Sumber:
- Film Dokumenter “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni Lasem”
Nomor Soal : -
Materi:
Upaya pengendalian konfllik
Rumusan Soal:
Putarlah film dokumenter “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni
Lasem”, kemudian identifikasi bentuk-bentuk pengendalian konflik
apa saja yang cocok untuk diterapkan dalam konflik tersebut?
Indikator Soal:
Disajikan suatu kasus, kemudian siswa mampu menerapkan bentuk-bentuk pengendalian konflik
Level Kognitif:
KARTU SOAL URAIAN
KARTU SOAL URAIAN
Satuan Pendidikan : SMA
Kompetensi yang diuji:
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan dan
pemahaman tentang upaya pengendalian konflik
Kunci Jawaban : - Buku Sumber:
- Film Dokumenter “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni Lasem”
Nomor Soal : -
Materi:
Upaya pengendalian konfllik
Rumusan Soal:
Putarlah film dokumenter “Potret Konflik Sosial di Balik Harmoni
Lasem”, kemudian lakukan langkah-langkah yang sistematis dalam
pengendalian konflik melalui pilihan bentuk pengendalian konflik yang kalian pilih!
Indikator Soal:
Siswa mampu memecahkan masalah konflik dengan menggunakan bentuk-bentuk pengendalian konflik tertentu
Level Kognitif:
: Mata Pelajaran :
Kelas : XI IPS 4 Wali Kelas :
Urut No.Induk
1 20164452 ACHMAD SAIFUL HUDA L
2 20164454 ADINDA TRIATNA MAULLIDIYAH P
3 20164466 AHMAD WAFIQUL AZIZ L
4 20164474 ALI ASHARI L
5 20164476 ANA NUR SETYANINGSIH P
6 20164485 ARWINDA IKA FEBRIANTI P
7 20164496 DELA ADHYTIYA P
8 20164502 DEWI ASIH WULANDARI P
9 20164507 DIANA ROSIDA P
10 20164523 EVA MEILINA ANGGRAENI P
11 20164529 FEBI ANGGRAITA NINGRUM P
12 20164531 FITRI EKA UMAIDA P
13 20164542 INDAH WIDYASTUTI P
14 20164545 ISTIKOMAH P
15 20164546 ISTIROKHAH PUTRI CAHYANI P
16 20164560 LATHOIFUL MINAN L
17 20164570 M. FARID KHILMI L
18 20164580 M. TAUFIQQURRAHMAN L
19 20164592 MOH. FAIZIN L
20 20164598 MOHAMMAD ROMDHONI L
21 20164632 NUR AINI ALFIYAH P
22 20164644 NUR KAMIDAH P
23 20164650 PUJA NUR SINTYA DEWI P
24 20164656 RAHMANDA FIRDA SAFITRI P
25 20164663 RISMA CHOIRINA P
26 20164666 RIZA ADHI WITANTRA L
27 20164667 RUDI EKA KURNIAWAN L
28 20164671 SAIFUL BUKHORI L
29 20164680 SHOHIBUL HIMATUL IZZA L
30 20164681 SILFIA ISYAFITROH P
31 20164684 SINTA DYANA FARIKHAH P
32 20164691 SITI NUR FADLILAH P
33 20164720 WAHYU BUDIANTO L
34 20164722 WATIF NUR ANIKOH P
35 20164726 YOSSIKA ADIYANTI P
36 20164728 YUSUF EFENDI L
Mengetahui Pamotan,
Plt.Kepala SMA Negeri 1 Pamotan Guru Mata Pelajaran
SUHADI, M.Pd
NAMA SISWA L/P KEHADIRAN / TANGGAL / BULAN Faksimile 0295-531843 Surat Elektronik [email protected]
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 PAMOTAN Jalan Raya Lasem Kilometer 1 Pamotan, Rembang Kode Pos 59261 Telepon 0295-531843
Lampiran
Lampiran
Lampiran