• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL SEMINAR KEBANGKITAN EKONOMI INDONESIA DARI DESA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROPOSAL SEMINAR KEBANGKITAN EKONOMI INDONESIA DARI DESA"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL SEMINAR KEBANGKITAN EKONOMI INDONESIA DARI DESA A. Latar Belakang

Ada hal yang sangat berbeda dari Penyelenggaraan Rembug Desa Nasional 2017 (#RDN2017) dibanding rembug-rembug desa sebelumnya. RDN2017 positif akan dilaksanakan di Desa Panggungharjo Sewon Bantul. Pemilihan Desa Panggungharjo, Desa Teladan Nasional 2014, tentu bukan hanya kebetulan. Diskusi tentang konsep maupun tempat sudah mulai dibicarakan sejak Kunjungan Pak Menteri Eko Putro Sandjojo ke Panggungharjo Februari 2017.

Tema yang dipilih adalah Merayakan Kebangkitan Ekonomi Desa. Tema ini dipilih karena dalam sepuluh tahun kedepan ada 3 sumberdaya yang sangat mahal, yaitu udara bersih, air bersih dan pangan sehat. Ketiganya semua ada di desa. Peran strategis desa saat ini bukan hanya sebagai penyangga ekonomi Indonesia, tetapi juga sebagai kontributor penting bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan dunia.

Membangun kesadaran bahwa desa memiliki peran strategis, mutlak untuk terus dilakukan. Nasib desa tidak akan pernah berubah, kecuali warga masyarakat desa tersebut yang merubahnya. Bantuan dan fasilitasi dari pihak luar lebih bersifat stimulan dan membantu pengembangan, bukan yang utama. Faktanya sudah ada desa-desa yang berhasil menemukenali potensi lokal dan mengembangkannya menjadi produk-produk dan layanan yang bisa bersaing dalam lingkup regional dan bahkan nasional. Cerita-cerita sukses tersebut perlu terus digali dan diangkat ke permukaan, sebagai upaya untuk melakukan counter terhadap berita-berita negatif tentang penggunaan Dana Desa, dan juga sebagai upaya membangun kesadaran kolektif bahwa desa bisa dan mampu memainkan peran-peran strategis dalam menyangga ekonomi Indonesia dan berperan penting dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Untuk mendukung upaya tersebut bisa lestari dan menyebar merata di Indonesia, diperlukan Sinergi ABCGFM (Akademisi – Bisnis Swasta – Community – Government – Financial Institution – Media ). Seminar Kebangkitan Ekonomi Indonesia dari Desa dimaksudkan untuk merumuskan peta jalan, menyerap aspirasi dan merapatkan barisan ABCGFM untuk disepakati dan dilaunching di acara Rembug Desa Nasional 2017 dalam bentuk Piagam Jogjakarta.

(2)

B. Tujuan

Tujuan Umum:

Menguatkan Sinergi ABCGFM untuk mendukung Nawacita ketiga Membangun Indonesia dari Pinggiran dan 4 Prioritas Kementrian Desa

Tujuan Khusus:

1. Menyusun model pembangunan ekonomi berkelanjutan berbasis potensi dan inovasi desa

2. Menyusun peta peran ABCGFM untuk mendukung program-program Kemendes dan pemerintah desa, khususnya dalam pengelolaan dan pengembangan Bumdes.

3. Berbagi praktik terbaik Bumdes dalam memajukan dan meningkatkan kesejahteraan warga desa. 4. Menyusun strategi menumbuhkan, menguatkan dan mengembangkan BUMDES seluruh Indonesia lewat peningkatan kualitas SDM Bumdes. 5. Merumuskan Komitmen Bersama dalam bentuk Piagam Jogjakarta untuk saling belajar dan bekerjasama antar Bumdes seluruh Indonesia (Bumdes to Bumdes) C. Program Acara

Untuk memeriahkan dan mendukung kesuksesan Rembug Desa Nasional (RDN2017) maka kami menyelenggarakan beberapa rangkaian pra acara yaitu: 1. Lomba Penulisan Essay : Kebangkitan Ekonomi Indonesia dari Desa 2. Lomba Video Pendek : Kebangkitan Ekonomi Indonesia dari Desa 3. Seminar Kebangkitan Ekonomi Indonesia dari Desa 4. Bursa Kerjasama 5. Worskhop D. Gambaran Program Acara

Acara Seminar akan berlangsung selama 2 hari yaitu Rabu- Kamis 8-9 November 2017. Susunan acara adalah sebagai berikut : 01. Pendaftaran Online Pendaftaran online dilakukan lewat bit.ly/seminardesa dari tanggal 10 Oktober sd 7 November 2017 . Ada dua jalur yaitu Jalur Undangan (Free Biaya Seminar) dan Jalur Mandiri 02. Registrasi Ulang

Registrasi Ulang dilakukan pada Hari H tanggal 8 November 2017 dengan menunjukkan Surat Undangan (Jalur Undangan) dan Bukti Pembayaran (Jalur Mandiri)

(3)

03. Seminar

Seminar akan dilakukan dalam dua Putaran, dengan susunan acara dan pembicara sebagai berikut:

Keynote Speech : Taufik Madjid (Dirjen PMD Kementrian Desa )

Tema: Arah Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Berbasis Potensi Lokal dan Inovasi

Session 1:

Prof Gunawan Sumodiningrat (UGM)

Tema : Filosofi Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Wahyudi Anggoro Hadi (Lurah Desa Panggungharjo, Desa Teladan Nasional) Tema : Asa Kemandirian Desa

Dr Rochadi Tawaf (Tenaga Ahli Menteri) /Mulyadin Malik (Kasubdit Kelembagaan Kemendes) Tema : Pembangunan Desa Berbasis Demokrasi Ekonomi Moderator : Cahyo Binarto (Direktur Eksektutif SMB) Session 2 : Rudy Suryanto (Founder Bumdes.id / Sekolah Manajemen Bumdes) Tema : Sinergi ABCGFM untuk Pengembangan SDM Bumdes Yanni Setiadiningrat (Desa Ponggok, Bumdes Terbaik Indonesia) Tema : Mengatasi Kemiskinan dengan Bumdes H. Asep Basyir (Desa Sukarame, Leles, Bumdes Bersama Terbaik Indonesia) Tema : Pemberdayaan Masyarakat dengan Bumdes Bersama Moderator : 04. Workshop (Paralel Session) Workshop 1 Pra Pembentukan BUMDES Sesi 1 – Filosofi Bumdes Sesi 2 - Pemetaan Potensi dan Pemilihan Jenis Usaha Sesi 3 – Penyusunan AD/ART dan Raperdes Pembentukan Bumdes Sesi 4 – Simulasi Musdes

(4)

Workshop 2 Paska Pembentukan Bumdes dan Pengelolaan Bumdes Bersama Sesi 1 – Penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Bumdes (RKAB) Sesi 2 – Sistem Manajemen Bumdes (Plan-Do-Check-Action) Sesi 3 – Pembentukan dan Pengelolan Bumdes Bersama Sesi 4 – Pengendalian dan Pengawasan Bumdes

Workshop 3 Sistem Akuntansi Aplikasi Bumdes dan Penyusunan SOP Bumdes

Sesi 1 – Pola Pengelolaan Keuangan Bumdes Sesi 2 – Penyusunan SOP Keuangan Bumdes

Sesi 3 – Pratik Sistem Aplikasi Akuntansi Bumdes (SAAB) – Pencatatan Transaksi

Sesi 4 – Pratik Sistem Aplikasi Akuntansi Bumdes (SAAB) – Pelaporan dan Evaluasi Kinerja

05. Bursa Kerjasama

Bursa kerjasama adalah forum untuk mempertemukan Bumdes dengan Bumdes lain untuk saling belajar dan bekerjasama. Harapannya ada kesepakatan-kesepakatan antar Bumdes satu dengan Bumdes lain, dan terbentuk Jejaring Bumdes se Indonesia. Potensi Kerjasama : 1. Bumdes Mart /Trading 2. Mitra Bumdes Bersama 3. Pengolahan Minyak Jelantah 4. Air Bumdes 5. Komoditi / Pertanian dll

Syarat masing-masing Bumdes membawa profil Bumdes dan profil Produk. Profil Bumdes paling tidak fotokopi Perdes Pembentukan Bumdes, AD/ART, Struktur Organisasi, dan brosur/profil bumdes. Profil produk paling tidak menjelaskan spesifikasi produk, keunggulan/keunikan produk, kapasitas produksi, dimensi kualitas dan informasi pendukung lainnya.

(5)

06. Penghargaan

Pada acara seminar akan diumukan pemenang untuk Lomba Penulisan Essay dan Lomba Video Pendek serta penghargaan lainnya.

07. Piagam Jogjakarta

Salah satu output yang diharapkan dari Seminar dan Workshop adalah Rumusan Piagam Kerjasama yang disebut Piagam Jogjakarta. Rumusan Piagam Jogjakarta adalah komitmen , paling tidak untuk:

1. Mendorong pertukaran informasi antar Bumdes (sharing resource) dalam Forum Bumdes Indonesia 2. Mendukung program Bela Beli Produk Unggulan Desa (crossing product) / Integrated Bumdes Market 3. Ikut dalam Jejaring Kemitraan Bumdes Nusantara 4. Mendukung berdirinya Institute Management Bumdes Nusantara 5. Siap untuk meningkatkan kinerja usaha untuk sebesar-besar kesejahteraan masyarakat 6. Siap untuk mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel 7. Siap mendukung sinergi ABCGFM E. Konektivitas Acara Rembug Desa Nasional

Peserta Seminar Kebangkitan Ekonomi Indonesia dari Desa diharapkan ikut berpartisipasi dengan menghadiri acara-acara pendukung Rembug Desa Nasional berupa pergelaran Panggung Inovasi Desa, Parade Budaya, Bazar UMKM dan Wirausaha Desa, Pertunjukan Seni dan Musik, Pameran, dan berbagai event yang dilaksanakan selama Rembug Desa Nasional di Desa Panggungharjo Sewon Bantul 10-12 November 2017.

Referensi

Dokumen terkait