43
BAB IV
PERANCANGAN SISTEM USULAN
4.1. Tahapan Perancangan Sistem
Pada tahap perancangan system ini penulis menggunakan analisa kebutuhan agar program yang dibuat dapat berguna dan sesuai dengan keinginan pengguna.
4.1.1. Analisis Kebutuhan
Dalam melakukan suatu perancangan system maka penulis melakukan analisa kebutuhan sehingga dapat mengetahui proses yang terjadi dan menemukan masalah dalam suatu system. Analisa kebutuhan di PT.Arta Boga Cemerlang depo Karawang adalah sebagai berikut:
A. Kebutuhan Pengguna
1. Skenario Kebutuhan Administrasi a) Administrasi dapat login.
b) Administrasi dapat mengakses Menu Utama. c) Administrasi dapat mengelola Menu Konsumen. d) Administrasi dapat mengelola Menu Rekap Tagihan. e) Administrasi dapat mengelola Menu Hasil Tagihan. f) Administrasi dapat melakukan Logout.
2. Skenario Kebutuhan Kolektor a) Kolektor dapat login.
b) Kolektor dapat input data hasil tagihan. B. Kebutuhan Sistem
Sistem tagihan kolektor pada PT.Arta Boga Cemerlang depo Karawang
mempunyai kebutuhan-kebutuhan yang harus terpenuhi. Kebutuhan-kebutuhan tersebut antara lain:
1. Sistem dapat menampilkan halaman login Administrasi dan Kolektor. 2. Sistem dapat menampilkan halaman dashboard Administrasi dan Kolektor. 3. Sistem dapat menampilkan halaman data pelanggan.
4. Sistem dapat menampilan form input dan edit data pelanggan. 5. Sistem dapat menampilkan halaman data kolektor.
6. Sistem dapat menampilkan halaman data tagihan. 7. Sistem dapat menampilkan halaman rekap tagihan. 8. Sistem dapat mencetak data hasil rekap tagihan.
4.1.2. Rancangan Diagram Use Case
Gambar IV.1 Use case Diagram Tagihan Kolektor
Tabel IV.1 Definisi Aktor
No. Actor Deskripsi
1. Administrasi
Pengguna yang memiliki semua hak akses yaitu : Mengelola data konsumen, mengolola data penagih, Rekap tagihan.
2. Kolektor Pengguna yang bertugas dan memiliki hak akses yaitu : Menginput hasil tagihan
Tabel IV.2
Definisi Use Case Usulan Tagihan Kolektor(Administrasi)
No. Use Case Deskripsi
1. Login Proses untuk melakukan masuk pada sistem 2. Mengelola data
pelanggan
Merupakan proses generalisasi yang meliputi enam buah proses mengelola data pelanggan.
3. Mengelola data penagih
Merupakan proses generalisasi yang meliputi 3 buah proses mengelola data penagih.
4. Mengelola data tagihan)
Merupakan proses generalisasi yang meliputi 6 buah proses mengelola data tagihan.
5. Rekap hasil tagihan Merupakan proses generalisasi yang meliputi 2 buah proses mengelola hasil tagihan.
7. Logout Proses untuk keluar dari sistem
Tabel IV.3
Definisi Use Case Usulan Tagihan Kolektor(penagih/kolektor)
No. Use Case Deskripsi
1. Login Proses untuk melakukan masuk pada sistem 2. Merekap hasil
tagihan
Merupakan proses generalisasi yang meliputi 3 buah proses inputan.
Tabel IV.4
Definisi Use case Login Usulan Login (Penagih/ Kolektor)
Use Case Name Login
Requirements kolektor telah terdaftar di database admin
Goal Bagian dapat melihat halaman login secara online Pre-Conditions Kolektor ingin menggunakan program dan
berinteraksi dengan program
Post-Conditions Customer telah melakukan login dan berinteraksi dengan program
Failed end Condition Kembali ke menu login
Actors Kolektor dan Administrasi
Main Flow/ Basic Path
1. Kolektor membuka program tagihan kolektor 2. Sistem akan menampilkan halaman login 3. Kolektor memasukan ID User dan password Alternate Flow/Invariant A A.1 Sistem menampilkan halaman Login
Invariant B
B.1. Kolektor memasukan ID User dan password
B.2. Sistem menampilkan ”ID User dan password
salah”
Tabel IV.5
Definisi Use case Rekap Tagihan ( Penagih/ Kolektor)
Use Case Name Merekap hasil tagihan
Requirements Penagih/ kolektor dapat memilih rekap hasil tagihan Goal Penagih/ Kolektor dapat memilih rekap hasil tagihan Pre-Conditions Kolektor ingin menggunakan program dan
berinteraksi dengan program
Post-Conditions Kolektor telah melakukan login dan berinteraksi dengan program
Failed end Condition Kembali ke menu login
Actors Kolektor
Main Flow/ Basic Path
1. Penagih/kolektor membuka program tagihan kolektor
2. Sistem akan menampilkan halaman tagihan kolektor
3. Penagih/kolektor memilih data konsumen untuk mengisi hasil tagihan lapangan
Alternate Flow/Invariant A A.1 Sistem menampilkan halaman rekap hasil tagihan Invariant B B.1. Penagih/Kolektor tidak jadi input data
Tabel IV.6
Definisi Use case Mengelola Data Pelanggan (Administrasi)
Use Case Name Mengelola data pelanggan
Requirements Administrasi dapat memilih data pelanggan/ Customer Goal Administrasi dapat menambah, mengedit dan
menghapus data pelanggan/ Customer Pre-Conditions Administrasi memilih data pelanggan Post-Conditions Sistem menampilkan menu data pelangan Failed end Condition -
Actors Administrasai
Main Flow/ Basic Path
1. Administrasi membuka menu data pelnggan 2. Sistem akan menampilkan halaman Data
pelanggan
3. Administrasi dapat melihat data pelanggan 4. Administrasi menambahkan daftar pelanggan 5. Administrasi menyimpan data pelanggan Alternate Flow/Invariant A Administrasi mengedit data pelanggan
Tabel IV.7
Definisi Use Case Mengelola Data Penagih/Kolektor (Administrasi)
Use Case Name Mengelola data kolektor/penagih Requirements Administrasi telah melakukan login
Goal Administrasi dapat menambah, menghapus, dan mengedit data penagih/kolektor
Pre-Conditions Administrasi memilih menu data data penagih/kolektor Post-Conditions Sistem menampilkan data data penagih/kolektor Failed end Condition -
Actors Administrasi
Main Flow/ Basic Path
1. Administrasi memilih menu data Penagih/kolektor 2. Sistem akan menampilan data Penagih/kolektor 3. Administrasi dapat melihat data penagih/kolektor 4. Administrasi menambah data Penagih/kolektor 5. Administrasi menyimpan data Penagih/kolektor
Alternate Flow/Invariant A Administrasi mengedit data Penagih/kolektor Invariant B Administrasi menghapus data Penagih/kolektor
Tabel IV.8
Definisi Use Case Mengelola Data Tagihan (Administrasi)
Use Case Name Mengelola data Tagihan
Requirements Administrasi telah melakukan login
Goal Administrasi dapat menambah dan menghapus data Tagihan
Pre-Conditions Administrasi memilih menu data Tagihan Post-Conditions Sistem menampilkan data Tagihan Failed end Condition -
Actors Administrasi
Main Flow/ Basic Path
6. Administrasi memilih menu data Tagihan 7. Sistem akan menampilan data Tagihan 8. Administrasi dapat melihat data Tagihan 9. Administrasi menambah data Tagihan 10. Administrasi menyimpan data Tagihan
Alternate Flow/Invariant A Admin menambah data Tagihan Invariant B Admin menghapus data Tagihan
Tabel IV.9
Definisi Use Case Rekap Tagihan (Administrasi)
Use Case Name Rekap Tagihan
Requirements Administrasi telah melakukan login
Goal Admin dapat menambah,mengedit dan menghapus data Rekap Tagihan
Pre-Conditions Administrasi memilih menu data Rekap Tagihan Post-Conditions Sistem menampilkan data Rekap Tagihan Failed end Condition -
Actors Admin
Main Flow/ Basic Path
11. Administrasi memilih menu data Rekap Tagihan 12. Sistem akan menampilan data Rekap Tagihan 13. Administrasi dapat melihat data Rekap Tagihan 14. Administrasi memilih data Rekap tagihan 15. Administrasi menyimpan data Rekap Tagihan
Alternate Flow/Invariant A Administrasi menambah dan edit data Rekap tagihan Invariant B Administrasi mencetak data Rekap Tagihan
4.1.3. Rancangan Diagram Aktivitas
1. Sistem Tagihan Kolektor (Administrasi)
2. Sistem Tagihan Kolektor (Kolektor)
Gambar IV.3.Diagram Aktivitas Tagihan Kolektor (Penagih/Kolektor)
4.1.4. Rancangan Dokumen Sistem Usulan
Rancangan dokumen system usulan ini menjelaskan tentang dokumen-dokumen yang digunakan dan dihasilkan oleh system. Spesifikasi rancangan system usulan ini terbagi menjadi bentuk dokumen masukan dan dokumen keluaran
1. Dokumen Masukan
Fungsi : Sebagai bukti tagihan
Sumber : Administrasi
Tujuan : Penagih/Kolektor
Frekuensi : Setiap penagihan
Media : Layar
Jumlah : 1 Form
Bentuk Dokumen : Lihat Lampiran C-1
b. Nama Dokumen : Data Rekap Tagihan Fungsi : Sebagai rekap yang ditagih
Sumber : Administrasi
Tujuan : Kolektor
Frekuensi : Setiap penagih/kolektor
Media : Layar
Jumlah : 1 Form
Bentuk Dokumen : Lihat Lampiran C-2
c. Nama Dokumen : Tanda Terima Setoran
Fungsi : Bukti setoran
Sumber : Kasir
Tujuan : Kolektor
Frekuensi : Setiap toko
Jumlah : 1 lembar
Bentuk Dokumen : Lihat Lampiran C-1
2. Dokumen Keluaran
a. Nama Dokumen : Rekapan Hasil Tagihan
Fungsi : Bukti setoran
Sumber : Kolektor
Tujuan : Admistrasi
Frekuensi : Per hari setiap setelah penagihan
Media : File/ Kertas
Jumlah : 1 Lembar
4.1.5. Rancangan Prototype
Gambar IV.4. Prototype Halaman Login (Administrasi)
Gambar IV.6. Prototype Halaman Data Pelanggan (Administrasi)
Gambar IV.7. Prototype Halaman Detail Pelanggan (Detail Pelanggan) Administrasi.
Gambar IV.8. Prototype Halaman Data Kolektor ( Administrasi)
Gambar IV.10. Prototype Halalaman Rekap Tagihan (Administrasi)
Gambar IV.12. Prototype Halalaman Rekap HasilTagih (Kolektor)
4.2. Perancangan Perangkat Lunak
4.2.1. Entity Relationship Diagram (ERD)
Berikut ini hubungan antar entitas yang diusulkan pada penulisan tugas akhir dan membentuk sebuah diagram pada system yang berjalan.
4.2.2. Logical Record Structure (LRS)
Ganbar IV.13.Logical Record Structure (LRS)
4.2.3. Spesifikasi File Spesifikasi File Admin
Nama File : Administrasi
Akronim : Administrasi
Fungsi : Untuk Menyimpan dan Mengelola data Tagihan
Organisasi File : Index Sequential
Tipe File : File Master
Akses File : Random
Panjang record : 221 Byte
Kunci Field : id_admin
Software : XAMPP
Tabel IV.10Spesifikasi Tabel Administrasi
Spesifikasi File Kategori
Nama File : Data Tagihan
Akronim : data_tagihan
Fungsi : Menyimpan data tagihan pelanggan
Tipe File : File Master
Organisasi File : Index Sequential
Akses File : Random
Media : Harddisk
Panjang record : 81
No Elemen Data Akronim Tipe Panjang Keterangan
1 Id administrasi id_administrasi Int 11 Primary key
2 Nama Nama varchar 30
Kunci Field : id_toko
Software : XAMPP
Tabel IV.9
Spesifikasi Tabel Data Tagihan
No Elemen Data Akronim Tipe Panjang Keterangan
1 Id Toko id_toko Int 11 Primary key
2 Nama Toko nama_toko Varchar 20
3 Nama Pemilik nama_pemilik Varchar 20
4 Alamat alamat Varchar 100
5 Tanggal Penagihan tanggal_penagihan Date 10 6 Tanggal Jatuh Tempo tanggal_jatuh_tempo Date 10
7 Total Tagihan Total_tagihan Int 10
Spesifikasi File Data Rekap Tagihan
Nama File : Data Rekap Tagihan
Akronim : data_rekap_tagihan
Fungsi : Untuk menyimpan data rekap tagihan
Tipe File : File Master
Organisasi File : Index Sequential
Akses File : Random
Panjang Record : 233
Kunci Field : id_kolektor
Software : XAMPP
Tabel IV.10
Spesifikasi Tabel Data Rekap Tagihan
No Elemen Data Akronim Tipe Panjang Keterangan
1 Id Toko id_toko Int 11 Primary key
2 Id Kolektor id_kolektor Varchar 20 Foreign key
3 Nama Toko nama_toko Varchar 20
4 Nama Pemilik nama_pemilik Varchar 100
5 Alamat alamat Varchar 10
6 Tangga_Penagihan tanggal_penagihan Date 10 7 Tanggal jatuh tempo tanggal_jatuh_tempo Date 10
8 Total tagihan total_tagihan Int 20
9 Jumlah yang ditagih jumlah_yang_ditagih Int 20
10 Keterangan keterangan Varchar 100
Spesifikasi File Kolektor
Nama File : Kolektor
Akronim : kolektor
Organisasi File : Index Sequential
Tipe File : File Master
Akses File : Random
Media : Harddisk
Panjang record : 221 Byte
Kunci Field : id_kolektor
Software : XAMPP
Tabel IV.11
Spesifikasi Tabel Kolektor
No Elemen Data Akronim Tipe Panjang Keterangan
1 Id Kolektor id_administrasi Int 11 Primary key
2 Nama nama varchar 30
3 Username username varchar 30
4.2.4. Class Model/ Class Diagram
4.2.5. Sequence Diagram
Sequence Diagram login Administrasi
Gambar IV.15. Sequence Diagram Login (Administrasi)
Sequence Diagram Data Pelanggan (Administrasi)
Sequence Diagram Data Tagihan (Adminstrasi)
Gambar IV.17.Sequence Diagram Data Tagihan (Administrasi)
Sequence Diagram Data Rekap Tagihan (Adminstrasi)
Sequence Diagram Login (Kolektor)
Gambar IV.19. Sequence Diagram Login (Kolektor)
Sequence Diagram Data Rekap Tagihan (Kolektor)
4.2.6. Spesifikasi Hardware dan Software
Spesifikasi Hardware
Server
CPU
Processor Intel ® Core ™ i3
RAM DDR3 4 GB
Hard Disk 500 GB
Mouse
Keyboard
Monitor dengan resolusi layar minimum 1366x768
Client
CPU
Processor Intel ® Core ™ i3
RAM DDR2 4 GB
Hard Disk 500 GB
Mouse
Monitor dengan resolusi minimum 1366x768
Spesifikasi Software
Server
Sistem operasi Microsoft Windows
Aplikasi bundle web server Xampp yang terdiri dari beberapa komponen, diantaranya:
Aplikasi Apache Server v2
Aplikasi PHP Server v7
Aplikasi MySQL Server v5
Aplikasi phpMyAdmin v3
Aplikasi Dekstop seperti CodeIgneter.
Client
Sistem operasi Microsoft Windows
4.3. Jadwal Implementasi
No KEGIATAN
WAKTU
BULAN I BULAN II BULAN III
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. Persiapan data awal
2. Analisa 3. Desain Sistem
4. Desain Perangkat Lunak
5.
Pembuatan & Tes Program 6. Tes Sistem 7. Pelatihan 8. Pembuatan Buku Petunjuk