• Tidak ada hasil yang ditemukan

DIKTIS | Website Resmi Direktorat Pendidikan Tinggi Islam - Ditjen Pendis Kemenag RI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DIKTIS | Website Resmi Direktorat Pendidikan Tinggi Islam - Ditjen Pendis Kemenag RI"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENGANTAR

Buku Petunjuk Teknis ini disusun untuk memberikan informasi

Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Nasional di IAIN Sultan

Thaha Syaifuddin Jambi

Secara umum Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Perkemahan

Wirakarya Nasional menjelaskan tentang latar belakang, tujuan,

sasaran, kegiatan yang akan dilaksanakan dan pelaporan.

Dengan

petunjuk

teknis

ini

diharapkan

Penyelenggaraan

Perkemahan Wirakarya Nasional dapat memahami misi, tujuan,

dan target yang diharapkan, serta mempunyai kesamaan persepsi

dalam mengimplementasikan kegiatan dimaksud sesuai dengan apa

yang telah dijelaskan di dalam juknis secara efektif dan efisien.

Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Nasional dimaksud,

untuk menstimulasi dan membangkitkan semangat mahasiswa

dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi.

Harapan kami, Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Nasional

ini dapat mengenai 3T-1A, yakni Tepat Sasaran, Tepat Waktu dan

Tepat Jumlah, serta memenuhi Akuntabilitas dalam pelaporan.

Jakarta,

Direktur Pendidikan Tinggi Islam

Prof. Dr. H. Machasin, MA

NIP. 150201334

PETUNJUK TEKNIS

PENYELENGGARAAN PERKEMAHAN WIRAKARYA

PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM

TAHUN ANGGARAN 2009

I.

Pendahuluan

A.

Latar Belakang

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor

20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab

II Pasal 3 menyatakan bahwa Pendidikan Nasional

berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk

watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam

rangka mencerdasakan kehidupan bangsa, bertujuan untuk

berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia

yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,

berakhlaq mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan

menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung

jawab.

Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda

yang berwawasan kebangsaan merupakan wahana yang

tepat untuk mendidik generasi muda. Nilai-nilai pembinaan

yang terkandung di dalam gerakan Pramuka seperti system

berkelompok merupakan bentuk kecil dari persatuan

bangsa yang harus terus dipupuk dan dilestarikan. Untuk

itu perlu meningkatkan pola pembinaan generasi muda

dengan kultur dan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia.

(2)

B. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem

Pendidikan Nasional (Lembaran Negara RI Tahun 2003

Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor

4301);

2. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2006 tentang

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2007

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006

Nomor 94, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 4662);

3. Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentang

Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja

Negara sebagaimana telah diubah terakhir dengan

Keputusan Presiden Nomor 72 Tahun 2004;

4. Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tentang

Pedoman

Pelaksanaan

Pengadaan

Barang/Jasa

Pemerintah sebagaimana telah diubah terakhir dengan

Peraturan Presiden Nomor 8 tahun 2006;

5. Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang

Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan

Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara

Republik Indonesia, sebagaimana yang telah dirubah

beberapa kali terakhir dengan Peraturan Presiden

Nomor 94 Tahun 2006;

6. Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2005 tentang Unit

Organisasi dan Tugas Eselon I Kementerian Negara

Republik

Indonesia,

sebagaimana

telah

dirubah

beberapa kali terakhir dengan Peraturan Presiden

Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2006;

7. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia

Nomor

143/PMK.06/2005

tentang

Pedoman

Pembayaran

dalam

Pelaksanaan

Anggaran

dan

Pendapatan Belanja Negara;

8. Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2006 tentang

Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran Atas Beban

Anggaran

Pendapatan

dan

Belanja

Negara

di

Lingkungan Departemen Agama Republik Indonesia;

9. Peraturan Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2006 tentang

Organisasi dan Tata Kerja Departemen Agama

Republik Indonesia;

10

Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor

Dj.I/47/2007, tentang Petunjuk Teknis Pembayaran

dalam

Pelaksanaan

APBN

Direktorat

Jenderal

Pendidikan

Islam Departemen Agama

Republik

Indonesia Tahun 2008;

11

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Sekretariat Jenderal

Departemen Agama Tahun Anggaran 2008 Nomor SP :

0488.0/069-03.0/-/2008 tanggal 25 Nopember 2008.

C. Maksud dan Tujuan

Perkemahan Wirakarya ke IX Perguruan Tinggi Agama

Islam Tahun 2009 dimaksudkan sebagai wadah pertemuan

Pramuka Penegak dan Pandega PTAI se-Indonesia untuk

memupuk rasa kekeluargaan dan persaudaraan dalam upaya

melestarikan keutuhan bangsa dan negara Republik

Indonesia.

Sedangkan tujuan Perkemahan Wirakarya Tahun 2009

adalah :

1.

Menjadikan manusia berkepribadian, berwatak dan

berbudi pekerti luhur yang beriman dan bertaqwa

kepada Tuhan Yang Maha Esa, kuat mental dan tinggi

moral, tinggi kecerdasan dan mutu keterampilannya

kuat dan sehat jasmani;

2.

Menjadikan Warga Negara RI yang berjiwa Pancasila,

setia dan patuh kepada Negara Kesatuan RI serta

menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna.

D.

Sasaran dan Target

Sasaran kegiatan Perkemahan Wirakarya IX Perguruan

Tinggi Agama Islam adalah utusan dari 52 PTAIN dan

beberapa utusan dari PTAIS.

(3)

masyarakat dan lingkungan, berdisiplin dan berbudi pekerti

luhur.

E. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan Kegiatan Perkemahan Wirakarya IX PTAI

akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2008

Sedangkan Tempat Pelaksanaan Kegiatan Perkemahan

Wirakarya IX PTAI adalah IAIN Sulthan Thaha Jambi

sebagai pelaksana dengan berkoordinasi Direktur Jenderal

Pendidikan Islam.

F.

Mekanisme Pelaksanaan Koordinasi

Direktur Pendidikan Tinggi Islam

Unit Kegiatan Kemahasiswaan (Keperamukaan) Perguruan Tinggi Agama

Islam Negeri dan Swasta Direktur Jenderal Pendidikan Islam

Kwartir Nasional

IAIN Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi

Keterangan :

1. Direktur Jenderal Pendidikan Islam sebagai penanggung jaweab

pelaksanaan kegiatan Perkemahan Wirakarya IX PTAI;

2. Kwartir Nasional sebagai instansi terkait untuk berkoordinasi

dalam pelaksanaan kegiatan;

3. Direktur Pendidikan Tinggi Islam sebagai pelaksanan teknis

penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya IX PTAI;

4. IAIN Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi sebagai pelaksanan (tuan

rumah) kegiatan Perkemahan Wirakarya IX PTSAI

5. PTAIN dan PTAIS sebagai peserta Perkemahan Wirakarya IX

PTAI

6. UKM (Keperamukaan) sebagai sasaran peserta dalam kegiatan

Perkemahan Wirakarya IX PTAI

G.

Kewajiban Peserta (PTAIN dan PTAIS)

Perguruan

Tinggi

Agama

Islam

sebagai

peserta

berkewajiban sebagai berikut :

1.

Mengirimkan peserta (pramuka) minimal 20 orang

berikut pembina, ketua dan koordinator;

2.

Setiap PTAI mempunyai keterampilan yang bisa

ditampilkan;

3.

Mematuhi Peraturan yang ditetapkan penyelenggara

dan siap diberi sanksi bila melanggar;

4.

Menanggung

biaya

transportasi,

akomodasi

dan

konsumsi selama kegiatan berlangsung.

H.

Persyaratan Peserta (Mahasiswa) Utusan PTAI

Dalam mengirimkan peserta (mahasiswa) untuk mengikuti

Perkemahan

Wirakarya

hendaknya didasarkan pada

persyaratan sebagai berikut :

1.

Calon yang diusulkan masih aktif kuliah;

2.

Mempunyai keterampilan yang bisa ditampilkan;

3.

Minimal Pandega;

4.

Sehat Jasmani dan Rohani;

(4)

II. Pelaporan

Laporan penerimaan Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya

Nasional dengan format sebagai berikut :

Bab 1, Pendahuluan, tentang penyelenggaraan program

bantuan untuk mahasiswa. (sebutkan inti masalah

diperlukannya

Penyelenggaraan

Perkemahan

Wirakarya Nasional)

Bab 2, Tujuan,

menguraikan

keterkaitan

antara

latar

belakang

dengan

tujuan,

dan

program

yang

dilaksanakan.

Bab 3, Realisasi pelaksanaan kegiatan;

Bab 5, Keberlanjutan,

menjelaskan implikasi financial,

terhadap keberlangsungan Pramuka (mahasiswa)

untuk keberlanjutan program ini.

Laporan disampaikan kepada Direktur Jenderal Pendidikan

Islam Cq. Direktur Pendidikan Tinggi Islam lantai VIII, Kamar

B. 811, Jln. Lapangan Banteng Barat Nomor 3-4 Jakarta Pusat .

III.

Evaluasi dan Monitoring

Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi dilakukan untuk

melihat sejauhmana pelaksanaan Perkemahan Wirakarya

Nasional berjalan dengan baik, tepat tujuan dan sasarannya

dan

ini

dilakukan

dengan

menugaskan

pejabat/staf

Direktorat.

IV.

Penutup

Demikian Petunjuk Teknis ini disusun dan disampaikan

kepada PTAIN dan PTAIS serta dapat dijadikan pedoman

dan pertimbangan dalam Penyelenggaraan Perkemahan

Wirakarya Nasional. Hal-hal lain yang belum ditetapkan

dalam Petunjuk Teknis ini akan ditentukan kemudian hari.

Jakarta,

Direktur Pendidikan Tinggi Islam

Referensi

Dokumen terkait

DIREKTORAT PENDIDIKAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM Nomor: 4656 Tahun 2017.

bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 5 ayat 2 huruf d, dan pasal 7 Peraturan Menteri Agama Nomor 68 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua pada

KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN DIREKTORAT PENDIDIKAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM.. Nomor: 4652

KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN DIREKTORAT PENDIDIKAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM.. Nomor: 4652

Guna mengevaluasi perkembangan pelaksanaan dan untuk menentukan proses pencairan dana bantuan Termin II, Direktorat Pendidikan Tinggi Islam, Ditjen Pendidikan Islam,

Diberitahukan dengan hormat bahwa Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam akan

Jln. Lapangan Banteng Barat No. Menindaklanjuti surat Kedutaan Besar Republik Indonesia Dhaka nomor B- 00216/DHAKA/130801 perihal pada pokok surat, mohon

Dengan ini menyatakan kesanggupan dan kesungguhan untuk mengikuti Program Pembibitan Alumni PTAI Tahun 2013 Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Ditjen Pendidikan Islam