• Tidak ada hasil yang ditemukan

Komposisi media berbasis limbah serbuk kayu aren untuk budidaya jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) - UNS Institutional Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Komposisi media berbasis limbah serbuk kayu aren untuk budidaya jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) - UNS Institutional Repository"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

i

KOMPOSISI MEDIA BERBASIS LIMBAH SERBUK KAYU AREN

UNTUK BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH

(

PLEUROTUS OSTREATUS

)

SKRIPSI

untuk memenuhi sebagian persyaratan

guna memperoleh derajat Sarjana Pertanian

di Fakultas Pertanian

Universitas Sebelas Maret

Oleh :

Fauzan Syakur Nugroho H0713071

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

(2)
(3)
(4)

iv

PERNYATAAN

Dengan ini saya Nama: Fauzan Syakur Nugroho NIM: H0713071 Program Studi: Agroteknologi menyatakan bahwa dalam skripsi saya yang berjudul

“KOMPOSISI MEDIA BERBASIS LIMBAH SERBUK KAYU AREN UNTUK

BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) ini tidak

terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar akademik dan sepanjang pengetahuan penulis juga tidak ada unsur plagiarisme, falsifikasi, fabrikasi karya, data, atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh penulis lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila dikemudian hari terbukti ada penyimpangan dari pernyataan tersebut, maka saya bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Surakarta, 11 Juni 2017 Yang menyatakan

(5)

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat rahmat, hidayah dan ridho-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul "Komposisi Media Berbasis Limbah Serbuk Kayu Aren Untuk Budidaya Jamur Tiram Putih

(Pleurotus ostreatus)". Skripsi ini disusun dan diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pertanian di Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.

Sejak persiapan penelitian hingga selesai penulisan skripsi ini penulis banyak mendapatkan bantuan baik berupa bimbingan, bantuan moral material, gagasan yang kesemuanya sangat bermanfaat bagi penulis, oleh karena itu penulis menyampaikan terimakasih kepada:

1. Prof. Dr. Ir. Bambang Pujiasmanto, M.S. selaku dekan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, M.Si. selaku Kepala Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.

3. Ir. Endang Setia Muliawati, M.Si. selaku Dosen Pembimbing Utama sekaligus Pembimbing Akademik yang telah memfasilitasi penelitian ini, atas segala bimbingan, bantuan, evaluasi, saran, dan ilmu yang telah diberikan sejak perencanaan sampai penyelesaian skripsi, serta pengarahan demi lebih baiknya skripsi ini.

4. Ir. Sri Widadi M.P. selaku Dosen Pembimbing Pendamping yang telah memberikan bimbingan, masukan maupun pengarahan sejak perencanaan sampai penyelesaian skripsi ini.

5. Ir. Supyani, M.P., M.Agr.Sc., Ph.D. selaku Dosen Penguji atas masukan yang sangat bermanfaat dalam penyusunan skripsi ini.

6. Bapak Ibu dosen serta karyawan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.

7. Pak Sugiyatno sebagai Ketua P4S Aneka Jamur Karangpandan serta ibu-ibu pegawai yang telah banyak membantu selama proses penelitian.

(6)

vi

9. Para Asatidz, Guru, Ustadz Fajar, Ustadz Cahyo, Ustadz Danu, Ustadz Daru, Ustadz Fariz, Ustadz Indra Wicak, Ustadz Setio, segenap pengurus FUSI FP UNS, serta orang-orang yang telah menjadi penguat dalam ketaatan, pengingat dari kelalaian, dan sahabar setia di kala sulit.

10. Rekan-rekan Agroteknologi angkatan 2013 Fakultas Pertanian UNS (KLOROPLAS) dan segenap pihak yang telah membantu kelancaran studi S1 dan penelitian penulis.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saran dan kritik yang bersifat membangun dalam menyempurnakan skripsi ini sangat penulis harapkan. Akhirnya penulis berharap skripsi ini dapat bermanfat khususnya bagi penulis dan bagi pembaca pada umumnya.

Surakarta, 11 Juni 2017

(7)

vii

B. Pengaruh Perlakuan terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih . 16 C. Korelasi ... 31

V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 33

A. Kesimpulan ... 33

(8)

viii

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman

(9)

ix

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman

1. Grafik rerata waktu penyebaran miselium ... 17

2. Grafik rerata waktu muncul bakal buah pertama ... 18

3. Grafik rerata waktu bakal sampai panen pertama ... 19

4. Grafik rerata umur panen pertama ... 20

5. Grafik rerata jumlah tudung buah panen pertama ... 21

6. Grafik rerata panjang tudung buah panen pertama ... 22

7. Grafik rerata bobot segar panen pertama ... 23

8. Grafik rerata waktu jeda panen sampai muncul bakal buah ... 24

9. Grafik rerata waktu muncul bakal buah kedua ... 25

10. Grafik rerata waktu bakal sampai panen kedua ... 26

11. Grafik rerata umur panen kedua ... 27

12. Grafik rerata jumlah tudung buah panen kedua ... 28

13. Grafik rerata panjang tudung buah panen kedua ... 29

14. Grafik rerata bobot segar panen kedua ... 30

(10)

x

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul Halaman

1. Analisis Ragam pada Variabel ... 34

2. Statistik Deskriptif. ... 37

3. Analisis Korelasi pada Variabel ... 38

(11)

xi

RINGKASAN

KOMPOSISI MEDIA BERBASIS LIMBAH SERBUK KAYU AREN UNTUK

BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) Skripsi:

Fauzan Syakur N (H0713071). Pembimbing: Endang Setia Muliawati, Sri Widadi, dan Supyani. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Jamur tiram putih saat ini menjadi komoditas yang dikenal luas oleh masyarakat karena selain harganya terjangkau juga mengandung banyak nutrisi seperti protein, karbohidrat, dan serat. Secara alamiah jamur tiram tumbuh pada kayu yang sudah lapuk dan lingkungan yang lembab. Budidaya jamur tiram biasanya menggunakan media dasar serbuk kayu dan bahan tambahan seperti bekatul, dolomit, gipsum, gula, vitamin B komplek. Umumnya media dasar yang digunakan yaitu serbuk kayu sengon karena mengandung selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang menjadi kebutuhan bagi jamur tiram. Serbuk kayu sengon terbatas sehingga perlu meneliti potensi media dasar lainnya. Salah satu bahan yang memiliki potensi yaitu limbah serbuk kayu aren (pati onggok) karena selain mengandung selulosa, hemiselulosa, dan lignin, limbah serbuk aren juga masih mengandung pati. Disebagian wilayah, khususnya di Desa Daleman Tulung Klaten sering kali mencemari lingkungan sehingga perlu dilihat potensinya sebagai media dasar alternatif untuk budidaya jamur tiram putih.

Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Mei 2017 bertempat di Desa Kebak Kecamatan Jumantono Karanganyar pada ketinggian 115,2 mdpl. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 7 perlakuan komposisi media tumbuh. Setiap perlakuan diulang 5 kali. Komposisi media terdiri sebagai berikut: K0 (kontrol): serbuk kayu sengon 89%, bekatul 9%, dolomit 1%, gipsum 1% + vit B. Perlakuan lain (serbuk kayu sengon: limbah serbuk aren: bekatul: dolomit: gipsum: gula) K1 = 22: 66: 8: 1: 2: 1 + vit B, K2 = 22: 66: 8: 1: 2: 1, K3 = 22: 66: 7: 1: 2: 2: + vit B, K4 = 22: 66: 7: 1: 2: 2, K5 = 22: 66: 8: 2: 1: 1 + vit B, K6 = 22: 66: 7: 2: 1: 2 + vit B. Analisis data menggunakan analisis ragam (Anova) dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) taraf 5%.

(12)

xii

SUMMARY

MEDIA COMPOSITION BASED ON WASTE OF ARENGA WOOD SAWDUST

FOR WHITE OYSTER MUSHROOM (PLEUROTUS OSTREATUS)

CULTIVATION-S1: Fauzan Syakur N (H0713071). Advisers: Endang Setia

Muliawati, Sri Widadi, and Supyani. Study Program: Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

White oyster mushroom is now a commodity that is widely known by the community because in addition to affordable prices also contain many nutrients such as protein, carbohydrates, and fiber. Naturally oyster mushrooms grow on wood that has been damp and moist environment. Oyster mushroom cultivation usually uses basic media of wood sawdust and additives such as ricebran, dolomite, gypsum, sugar, vitamin B complex. Generally the basic media used is sengon wood sawdust because it contains cellulose, hemicellulose, and lignin which is a requirement for oyster mushrooms. The sengon wood sawdust is limited so it needs to examine the potential of other basic media. One of the materials that have the potential arenga sawdust waste because in addition to containing cellulose, hemicellulose, and lignin, arenga sawdust waste also still contain starch. In part of the region, especially in Daleman Village Tulung Klaten often pollute the environment so it needs to be seen its potential as an alternative medium for the cultivation of white oyster mushroom.

The research was conducted in January-May 2017 at Kebak Village, Jumantono, Karanganyar at an altitude of 115,2 mdpl. The study used a randomized complete design consist of 7 treatments of growth media composition. Each treatment was repeated 5 times. The composition of the media comprises the following: K0 (control): 89% sengon wood sawdust, ricebran 9%, dolomite 1%, gypsum 1% + vit B. Other treatments (sengon wood sawdust: arenga sawdust waste: ricebran: dolomite: gypsum: sugar) K1 = 22: 66: 8: 1: 2: 1+ vit B, K2 = 22: 66: 8: 1: 2: 1, K3 = 22: 66: 7: 1: 2: 2 + vit B, K4 = 22: 66: 7: 1: 2: 2, K5 = 22: 66: 8: 2: 1: 1 + vit B, K6 = 22: 66: 7: 2: 1: 2: + vit. B. Data analysis using analysis of variance (Anova) followed by Duncan Multiple Range Test (DMRT) level 5%.

Gambar

Grafik  rerata waktu penyebaran miselium ...............................  17

Referensi

Dokumen terkait

Denah yang baik untuk bangunan rumah di daerah gempa adalah sebagai berikut: (Sumber: (Pedoman Teknis Rumah dan Bangunan Gedung Tahan.. Gempa,

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul

[r]

Tiga alternative strategi tersebut adalah CV BJP harus melakukan upaya meminimalkan biaya dan operasi yang tidak efisien untuk mengontrol kualitas produk, CV BJP harus

Tujuan selanjutnya yaitu melakukan re-design pada mesin eksiting dengan melihat aspek kemudahan dalam perakitan atau pembongkaran , menggunakan metode Boothroyd

SEMARDENGAN TEKNIK WOODCUT Pengantar Karya Tugas Akhir (S-1). Program Studi Seni Rupa Murni. Fakultas Seni Rupa dan Desain. Universitas. Sebelas Maret. Tugas Akhir

Dari pernyataan informan di atas dapat diuraikan bahwa apakah sarana dan prasarana dapat membantu dalam meningkatkan kinerja layanan di perpustakaanmerasa

Setelah dilakukan kajian secara mendalam, hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pendidik menurut al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 1-10 dalam tafsir al-Misbah dan