Evaluasi Kinerja Ruas Jalan Ir.H.Juanda, Bandung.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Jalan Teuku Umar dan Setiabudi merupakan ruas jalan arteri yang melayani masyarakat dari daerah selatan kota Semarang baik dari Banyumanik, Tembalang serta Ungaran dengan
Maka dari itu, pengevaluasian kinerja ruas jalan dan simpang bersinyal tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan pelayanan simpang yang ada
Hasil analisis simpang pada kondisi eksisting menunjukkan kinerja yang kurang baik, dilihat dari besarnya derajat kejenuhan dan panjang antrian pada masing-masing
Hasil perencanaan yang dilakukan terhadap ruas jalan ini adalah peningkatan jalan dari 2 lajur 2 arah tak terpisah (lebar lajur 3 meter) menjadi, 4 lajur 2 arah (lebar lajur
Berdasarkan perhitungan pada tahap 2 diperoleh pada nilai C terakhir adalah 0, berarti cek digitnya sama dengan 0 (sama dengan angka nol yang paling kanan dalam deretan angka
Pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, pemakai dipermudah untuk memilih dimensi/tipe bundaran berdasarkan volume arus lalu lintas yang dihubungkan
Berdasarkan perhitungan pada tahap 2 diperoleh pada nilai C terakhir adalah 0, berarti cek digitnya sama dengan 0 (sama dengan angka nol yang paling kanan dalam deretan angka
Hasil analisis menunjukan terjadi perubahan kinerja simpang setelah dilakukan optimasi waktu hijau, yaitu penurunan panjang antrian secara akumulatif sebesar 97 m dari 827 m menjadi 730