• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Kinerja Ruas Jalan Ir.H.Juanda, Bandung.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Evaluasi Kinerja Ruas Jalan Ir.H.Juanda, Bandung."

Copied!
41
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel Survey Volume Lalu Lintas dalam interval 15-menitan Data Survey : Sabtu, 22 Agustus 2009 Nama Jalan : Jl
Gambar L3.1 Kondisi lalulintas jalan Ir. H. Juanda
Gambar L3.3 Kondisi pedestrian jalan Ir. H. Juanda

Referensi

Dokumen terkait

Jalan Teuku Umar dan Setiabudi merupakan ruas jalan arteri yang melayani masyarakat dari daerah selatan kota Semarang baik dari Banyumanik, Tembalang serta Ungaran dengan

Maka dari itu, pengevaluasian kinerja ruas jalan dan simpang bersinyal tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan pelayanan simpang yang ada

Hasil analisis simpang pada kondisi eksisting menunjukkan kinerja yang kurang baik, dilihat dari besarnya derajat kejenuhan dan panjang antrian pada masing-masing

Hasil perencanaan yang dilakukan terhadap ruas jalan ini adalah peningkatan jalan dari 2 lajur 2 arah tak terpisah (lebar lajur 3 meter) menjadi, 4 lajur 2 arah (lebar lajur

Berdasarkan perhitungan pada tahap 2 diperoleh pada nilai C terakhir adalah 0, berarti cek digitnya sama dengan 0 (sama dengan angka nol yang paling kanan dalam deretan angka

Pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, pemakai dipermudah untuk memilih dimensi/tipe bundaran berdasarkan volume arus lalu lintas yang dihubungkan

Berdasarkan perhitungan pada tahap 2 diperoleh pada nilai C terakhir adalah 0, berarti cek digitnya sama dengan 0 (sama dengan angka nol yang paling kanan dalam deretan angka

Hasil analisis menunjukan terjadi perubahan kinerja simpang setelah dilakukan optimasi waktu hijau, yaitu penurunan panjang antrian secara akumulatif sebesar 97 m dari 827 m menjadi 730