• Tidak ada hasil yang ditemukan

MASALAH EKONOMI INDONESIA DAN SOLUSINYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "MASALAH EKONOMI INDONESIA DAN SOLUSINYA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

MASALAH EKONOMI INDONESIA DAN SOLUSINYA

Disusun untuk memenuhi Salah Satu Tugas UAS Mata Kuliah Manajemen A-P Tahun Ajaran 2016/2017

Dosen: Dr. Hj. Aini Kusniawati, M. M

Disusun oleh :

HERDIANA NIM : 3402160158

FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN

UNIVERSITAS GALUH

(2)

ABSTRAK

Perekonomian Indonesia tahun depan lebih menjanjikan dan membaik. Sukses program amnesti pajak (tax amnesty) telah menumbuhkan kepercayaan investor dan dunia usaha. Keberhasilan amnesti pajak juga akan memberikan ruang fiskal yang lebih baik, sehingga belanja infrastruktur bakal lebih agresif.

Sebagai salah satu negara berkembang, negara Indonesia tak terlepas dari titik permasalahan. Seperti di bidnag ekonomi yang selalu saja ada permasalahan baru yang memang harus diselesaikan sebelum nantinya bertambah banyak problematika yang ada. Dari setiap problem yang ada juga dipengaruhi oleh suatu sebab-sebab tertentu hingga berakibat pada pada permasalahan bersangkutan. Meskipun begitu, terdapat banyak usaha sekaligus upaya yang dapat dilakukan. Berbicara pada problematika yang ada di Indonesia dalam sisi ekonomi memang telah dipengaruhi oleh suatu kasus.

Meskipun di dunia ini terdapat beraneka ragam sistem ekonomi yang dianut oleh masing-masing negara, pada hakekatnya persoalan yang dihadapi oleh setiap sistem ekonomi tersebut adalah sama. Dalam rangka mencapai kemakmuran ekonomi bagi rakyatnya, setiap sistem ekonomi yang dianut oleh setiap negara akan menghadapi persoalan ekonomi yang sama.

Untuk mengetahui masalah-masalah ekonomi apa saja yang ada di berbagai negara dan cara mengatasinya maka perlu adanya analisis yang di mulai dari hal terkescil. Berdasarkan uraian diatas maka judul makalah ini “Masalah-masalah Ekonomi”

Adapun saran yang dapat penulis sampaikan dalam karangan ilmiah ini adalah meningkatkan SDM karena sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya

manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia.

(3)

KATA PENGANTAR

Puji serta syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Subhanau Wata’ala yang telah melimpahkan rahmat, karunia dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat

menyelesaikan karya ilmiah ini dengan baik. Judul karya ilmiah yang penulis ambil adalah “MASALAH EKONOMI INDONESIA DAN SOLUSINYA”.

Adapun tujuan dari karya ilmiah ini adalah dalam rangka memenuhi tugas UAS mata kuliah Manajemen A-P. Ucapan terima kasih tidak lupa penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah ini yang namanya penulis tidak dapat sebutkan satu persatu.

Penulis menyadari atas kekurangan kemampuan penulis dalam pembuatan karya ilmiah ini, sehingga akan menjadi suatu kehormatan besar bagi penulis apabila

mendapatkan kritikan dan saran yang membangun agar karya ilmiah ini sehingga selanjutnya akan lebih baik dan sempurna serta komprehensif.

Demikian akhir kata dari penulis, semoga karya ilmiah ini bermanfaat bagi semua pihak dan sebagai media pembelajaran budaya khususnya dalam segi teoritis sehingga dapat membuka wawasan ilmu budaya serta akan menghasilkan yang lebih baik di masa yang akan datang.

Banjar, Januari 2017

Penulis

(4)

DAFTAR ISI

ABSTRAK... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang... 1

B. Rumusan Masalah... 1

C. Tujuan ... 2

BAB II PEMBAHASAN ... 3

A. Pengertian Masalah Ekonomi... 3

B. Penyebab Masalah Ekonomi Indonesia... 3

C. Jenis-jenis Masalah Ekonomi di Indonesia... 4

D. Cara Mengatasi Masalah Ekonomi... 7

E. Solusi Permasalahan Ekonomi di Indonesia... 11

BAB III PENUTUP... 14

A. Kesimpulan ... 14

B. Saran ... 14

DAFTAR PUSTAKA ...15

(5)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sebuah Negara tidak akan pernah bisa lepas dari berbagai macam permasalahan yang berhubungan dengan warga negaranya. Terlebih pada negara – negara yang memiliki jumlah penduduk yang tinggi seperti

Indonesia. Masalah ketenagakerjaan, pengangguran, kenaikan harga (inflasi) dan kemiskinan di Indonesia sudah menjadi masalah pokok bangsa ini dan membutuhkan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut agar tidak menghambat langkah Negara Indonesia untuk menjadi negara yang lebih maju.

Meskipun di dunia ini terdapat beraneka ragam sistem ekonomi yang dianut oleh masing-masing negara, pada hakekatnya persoalan yang dihadapi oleh setiap sistem ekonomi tersebut adalah sama. Dalam rangka mencapai kemakmuran ekonomi bagi rakyatnya, setiap sistem ekonomi yang dianut oleh setiap negara akan menghadapi persoalan ekonomi yang sama.

Untuk mengetahui masalah-masalah ekonomi apa saja yang ada di berbagai negara dan cara mengatasinya maka perlu adanya analisis yang di mulai dari hal terkescil. Berdasarkan uraian diatas maka judul makalah ini

“Masalah-masalah Ekonomi”

B. Rumusan Masalah

Rumusan masalah dari makalah ini adalah :

1. Apa saja Masalah-masalah Ekonomi yang ada?

2. Bagaimana Cara Mengatasi Masalah Ekonomi Tersebut?

(6)

C. Tujuan

Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah : 1. Untuk mengetahui Masalah-masalah ekonomi 2. Mengetahui cara-cara mengatasi masalah ekonomi

3. Menambah ilmu pengetahuan khususnya di bidang ekonomi

(7)

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Masalah Ekonomi

Masalah Ekonomi adalah masalah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari hari baik masalah dalam jual beli, tawar menawar ataupun ekspor impor. Dalam kehidupan sekarang terutama di Indonesia terdapat beberapa masalah ekonomi yang terjadi diantaranya Pengangguran, Kemiskinan, Harga, Profit, Inflasi, Hutang, Sistem Ekonomi, Ekonomi politik, Kesejahteraan dan Pertumbuhan Ekonomi. Untuk lebih memahami masalah masalah eonomi tersebut, saya akan menjelaskan satu persatu masalah ekonomi yang sering terjadi.

Inti dari masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang terbatas.

B. Penyebab Masalah Ekonomi di Indonesia Faktor-Faktor Penyebab Masalah Ekonomi

1. Kemiskinan

Ketidakmampuan dari seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya 2. Kesejahteraan

Merupakan kebalikan dari kemiskinan. Permasalahan ini sangat populer dalam ekonomi karena sifat manusia yang selalu tidak merasa cukup, ingin menjadi orang kaya, sejahtera, dan banyak uang. Semua itu terpaku pada sepatah kata: kemakmuran. Ini juga menjadi problema yang harus segera di selesaikan.

3. Pengangguran

Dari tahun ke tahun jumlah pengangguran semakin banyak, ini dikarenakan sedikitnya lapangan kerja yang ada.

4. Kelangkaan Bahan Pokok

(8)

Semakin tingginya harga kebutuhan pokok dipasaran mengakibatkan bahan pokok tersebut menjadi langka.

C. Jenis-jenis Masalah Ekonomi di Indonesia

Pokok masalah ekonomi di Indonesia dilihat dari jenis ekonomi klasik ada tiga, yaitu: produksi, konsumsi dan distribusi.

1. Masalah Produksi

Produksi merupakan kegiatan untuk menciptakan atau membuat barang. Perngertian tersebut merupakan pengertian umum yang kita kenal sehari-hai. Adapun dalam ilmu ekonomi, prpduksi mencakup semua kegiatan yang bertujuan untuk menambah nilai guan barang. Kegiatan produksi dilakuakn manusia dengan menempuh pengubahan bentuk maupun tanpa negubah bentuk. Perbuatan manusia untuk menambah nilai guna barang tanpa mengubah bentuk disebut produksi jasa. Produksi jasa dibedakan menjadi dua (2) yaitu produksi jasa yang langsung dapat disunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan produksi jasa yang ditujukan untuk meningkatkan nilai guna. Misalnya produksi jasa yang langsung dapat digunakan untuk memjenuhi kebutuhan manusia antara lain, pendidikan, pengobatan, angkutan penumpang, dan kecantikan.

Sedangkan produksi jasa yang ditujukan untuk meningkatkan nilai guna misalnya asuransi dan jasa pergudangan.

Adapun perbuiatan manusia untuk menambah nilai guna barang dengan mengubah bentuk atau sifat bahan dasar yang disebut produksi barang. Produksai barang dibedakan menjadi 2(dua) yaotu produksi barang komsumsi dan produksi barang modal. Barang komsumsi yang dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Adapun

(9)

Menurut kaum klasik, permasalahan produksi yang dialami manusia adalah bagaimana usaha untuk mencipatakan barang dan jasa yang dibutuhakan oleh orang banyak. Kaum klasik hanya menitikberatkan ada kuantitas benda (barang dan jasa) yang harus diproduksi. Kaum klasik tidak begitu memperhatikan perbedaan kebutuhan da selera masing- masing individu yang berbeda.

2. Masalah Distribusi

Kaum klasik menyatakan bahwa distribusi dapat dilakuakn secara langsung. Distribusi yaitu distribusi yang dilakukan tanpa melalui jasa perantara. Dengan kata lain, produsen dapat langsung menemui konsumen untuk menawarkan barang atau jasa yang dihasilakn. Selain distribusi secara langsung, kaum klasik juga menyebutkan keberadaan pasar sebagai salah satu sarana distribusi. Pasar menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk memeperjaulobelikan barang.

3. Masalah Komsumsi

Kesesuaian antara barang yang diproduksi dengan kebutuhan masyarakat yang merupakan permasalahan komsumsi. Oleh karena itu, produsen harus memperhatkan kebutuhan, keinginan, dan kemauan konsumen sebelum menentukan produksi.

Suatu barang menjadi tidak berguna apabila tidak sesuai denagn kebutuhan, selera, dan daya beli masyarakat. Kegiatan [roduksi dan distribusi harus memperhatikan ketiga hal tersebut.

Sedangkang apabila dilihat dari permasalahan ekonomi modern terdiri dari pilihan tentang barang dan jasa apa(what) yang harus diproduksi dan berapa (how many?how much) jumlah yang diproduksi, bagaiman(how) serta untuk siapa(for whom) barabng itu di produksi, faktor-faktor produksi yang tersedia harus diolah untuk disesuaikan dasn harus menghasilkan barang atau jasa yang dibutuhkan sesuai dengan keinginan. Siapa pihak yang akan

membutuhkan atau mengolah faktor-faktor produksi menjadi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan, serta untuk siapa barang dan jasa tersebut dihasilkan atau bagaimana barang atau jasa tersebut didistribusikan.

(10)

1. Apa dan Berapa yang Diproduksi (What)

Masalah ini menyangkut jenis barang dan jumlah yang akan diproduksi. karena sumber daya terbatas, masyarakat harus memutuskan barang apa yang akan diproduksi : apakah kita akan memproduksi makanan, obat-obatan atau mesin-mesin industri, buku-buku atau video, TV atau mainan anak, dan seterusnya. sangat tidak mungkin untuk memproduksinya semua jenis benda pemuas kebutuhan tersebut sejumlah yang diinginkan oleh masyarakat. setelah ditentukan apa yang akan diproduksi masyarakat harus memutuskan berapa jumlah barang tersebut harus diproduksi sehingga dapat ditentukan berapa sumber daya yang harus dialokasikan untuk makanan, berapa untuk obat-obatan, berapa untuk mesin-mesin industri, dan seterusnya. jika kita ingin memproduksi lebih banyak makanan, artinya sumber daya untuk memproduksi obat- obatan akan berkurang. dan sebaliknya.

Keputusan mengenai barang apa yang harus diproduksi, harus dipertimbangkan dengan cermat. dalam pengalokasian dana pembangunan, terutama dalam memproduksi barang-barang, kita harus mengajukan alasan mengapa barang itu di produksi.

kita harus dapat menjawab mengapa pembangunan diarahkan ke sektor pertanian? mengapa bukan ke sektor industri, misalnya setelah memprioritaskan ke sektor pertanian, selanjutnya harus ditentukan apakah kita akan memproduksi bahan pangan atau bahan untuk diekspor.

Jika kita sudah diputuskan barang apa yang diproduksi, maka

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Berdasarkan hasil Gambar 4.6 diketahui bahwa pada grafik secara visual terdapat 5 eigen value atau 5 faktor yang terbentuk dari variabel nilai rapor mata

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Dalam Menyelesaikan Tugas Akhir Pada Program Studi Teknik Informatika

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu, yang menunjukkan perbe- daan tidak bermakna ekspresi cyclin D1 pada kelompok tumor karsinoma folikuler,

Kesimpulan: Hasil uji analisis yang telah dilakukan menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara persalinan lama dengan kasus Caput Succedaneum pada bayi baru lahir di RS.. Permata

Tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah klorofil jumlah anakan, jumlah akar, panjang akar, berat basah tajuk, berat kering tajuk, berat1. basah akar, berat kering akar, skoring

Atribut yang dinilai cukup oleh pelanggan berdasarkan hasil pengukuran IKM UPT, yaitu: 1) efektivitas dan efisiensi pelayanan; 2) kesopanan, keramahan, dan keadilan

Pemasaran yang dilakukan Simply Homy Guest House Yogyakarta menggunakan strategi pemasaran bauran pemasaran 4P ( Product, Place, Price and Promotion) marketing mix