DAFTAR PUSTAKA
ADA (American Diabetes Assosiation)., 2007. Clinical Practice Recommendations Report of the Expert Commite on the Diagnosis and Classifications of Diabetes Mellitus Diabetes Care, USA: p.S4-S24.
Almatsier, S., 2006. Penuntun Diet, Jakarta: penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC)., 2000. 1600 Cliffon Rd, Atlanta, GA 30333, USA.
Christina, Dilla., 2008. Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Kejadian Obesitas Pada Perusahaan Migas di Kalimantan Timur, Skripsi. FKM. UI.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia., 2009. Kebijakan dan Strategi Na sional Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular. Jakarta:
2-8.
Departermen Kesehatan Republik Indonesia., 2008. Hasil-hasil Riset Kesehatan dasar 2007. Badan Litbangkes., Jakarta.
David, G. Risk Factors Diabetic Foot Ulcers and Prevention, Diagnosis, and Classification, University of Texas Health Science Center at San Antonio and the Diabetic foot Research Group, San Antoni, Texas, 1998.
Ditjen, P, P., 2008. Petunjuk Teknis Pengukuran Faktor Risiko Diabetes Mellitus.
Jakarta.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia,. Daftar Komposisi Zat Gizi Pangan Indonesia, Jakarta
Dahlan, S., 2009. Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan, edisi ke 4, Ja karta: Salemba Medika
Depkes., R., I., 2009. Http://www.depkes.go.id/index.php/berita/press-release/414- tahun-2030-prevalensi-diabetes-melitus-di-indonesia-mencapai-213-juta- orang.html diakses tanggal 22 Januari 2012.
Ganley T, Sherman C. Exercise and children’s health. A little counseling can pay lasting dividends. The Physician and Sportsmedicine. 2000 ; 28 (2).
Available in URL:http//www. physsportsmed.com/issues/2000/02_00/gan ley.ht
Gross, L. S., Lili, Ford, E.S., Liu,S., Increased Comsumtion of Rifined carbo Hidrates and the Epidemic of type 2 Diabetes in the United States: An Ecology Assessment. USA. American Journal Of Clinic Nutrition, 79.pp 774-779. 2004.
Huriyati, E., Hadi., 2004. Aktivitas fisik pada remaja SLTP kota Yogyakarta dan Bantul serta Hubungannya dengan kejadian obesitas, Jurnal klinik Indonesia, (1) 3: 54-69.
Hadi, H.,
pembangunan kesehatan nasional, Jurnal Gizi Klinik Indonesia, Volume 1 no 2 November 2004.
Gizi lebih sebagai tantangan baru dan implikasinya terhadap kebijakan
Hadisaputro, S., Setyawan, H.,2007 Epidemiologi dan Faktor-Faktor Risiko terjadi Diabetes Mellitus tipe 2. Dalam : Darmono, dkk, editors. Naskah Lengkap Diabetes mellitus Ditinjau dari Berbagai Aspek Penyakit dalam dalam rangka Purna Tugas Prof Dr.dr.RJ Djokomoeljanto. Badan Penerbit Universitas Diponegoro Semarang: p.133-153.
Hastono, Susanto., 2001. Analisis Data, Modul Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Jakarta.
Hapsari, L.,2007. Analisis komsumsi dan aktivitas fisik terhadap status gizi lebih pada karyawan PT. Angkasa Citra sarana Catering Service (PT. ACS) Jakarta. Skripsi. FKM UI Depok.
Hull, A., 1996. Penyakit Jantung, Hipertensi, dan Nutrisi. Jakarta: Bumi Aksara, 18,29.
Hartati, Trisni., 2004, Pengaruh Asupan Serat Makanan, IMT dan Usia terhadap Kadar Glukosa Darah DM tipe 2 di RSUD Tugurejo. Skripsi.
Jonhson, M., 1998. Diabetes Therapy dan Pencegahannya, Jawa Barat: ISBN 979 - 504-110 X.
JNC 7, National High Blood Pressure Education Program. The sixth report of the Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure.Arch Intern Med. 1997;157:2413-46.
Kaban, S., Sarumpaet, S., Irnawati, Wahyuni, S., Majalah Kedokteran Nusantara volume 40 no 2 Juni, 2007.
Kompas, Http://Kesehata Kompasiana.com/makanan/2011/04/15/gi-diet/ diakses tgl 13 February 2012
Lipton, R,. B., 1993. Baseline BMI and Age adjusted insidensce of diabetes
mellitus http//www3.interciens.wiley.com/journal/117980758/chetry=0 diakses tgl 7 april 2010.
Laning, V., 2009. Sosiologi Pusat Perbukuan, Departermen Pendidikan nasional.
Meigs, J., Couples, L.,A., Wilson. P., 2000. Parentral Transmition of Diabetes, The Framingham off Spring study Diabetes, 49: 2201-7
Medahati, A., Hadi, H.,Pramantara, I.D.P., 2005. Hubungan antar asupan energi, asupan lemak dan obesitas pada remaja SLTP di Kota Yogyakarta dan di Kabupaten Bantul, Jurnal Gizi klinik Indonesia, (1)3 : 119-129.
Marbach, A., 2011._________________________________________
Departerment of Community Health Sciences, Public Health University, Bouston.
Nyoman, S., 2006. Pola makanan tradisional Bali sebagai faktor resiko Diabetes Melitus Tipe 2 di Tabanan dalam Jurnal Skala Husada Volume 6 : 1 . Niemann, D.,1995. Fitness and sport Medicine a Health Related Approach: Cali-
fornia, bull publishing compani pato alto Ostman, E, M,. 2001.
to regular of produk
"Inconsistency between glycemic and insulinemic responses . American Journal of Clinical Nutrition 74 (1): pp. 96- 100. PMID 11451723
Perkeni., 2002. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia, Jakarta.
Perkeni., 2006. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia, Jakarta.
Riskesda., 2007. Badan Penelitian dan Pengembangan kesehatan, Departermen Ke sehatan Republik Indonesia. 2009.
Rahmawati, Ita. Faktor Risiko Kejadian Stroke pada Penderita Diabetes Melitus Dengan komplikasi. Skripsi. Unair. 2009.
_________., 2010. Rekam Medik Kunjungan Pasien Rumah sakit Umum Hadrianus Sinaga Pangururan 2007-2010, Samosir.
Soegondo, S., 2004. Penatalaksanan Diabetes Melitus Terpadu, Jakarta: Balai penerbit FKUI.
Soegondo, S., Soewondo, P., Subekti, I., 2009. Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu, edisi kedua, Jakarta: FKUI.
Sastroasmoro, S., dan Ismail., S., 2005. Dasar-Dasar Metodologi Klinis, Binarupa.
Jakarta.
Suharto, I., 2004. Penyakit jantung Koroner dan Serangan jantung; Pencegahan Penyembuhan, Rehabilitasi, Edisi ke 2, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
_____________., 2009. STPTM (survey terpadu penyakit tidak menular), Pemko Medan.
Sakernas., 2008. Data Kependudukan. Samosir.
Soewondo, P., 2006. Penyakit Metabolik Endokrin, Jakarta.
Supariasa., N., 2001. Penilaian status gizi, edisi pertama., Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Tjokroprawiro, A., Diabetes Mellitus : Klasifikasi, diagnosis dan Terapi, Edisi keti tiga, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1999 Departemen Kesehatan Republik Indonesia., Kebijakan dan Strategi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular.Jakarta: 2003: 2-8
Thompson,. R. The glycemic load diet. http://www.books.mcgraw-hill.com./
Accessed on Maret 19, 2012.
Tomisaka, K., Lako, J.,Maruyama, C.,Anh, N.T.L., Lien, D.T.K.,Khoi, H.H.,dan Chuyen , V.N., Dietary Patterns and Risk Factors for Type 2 Diabetes MelliTus in Fijian, Japanesse and Vietnamese Population Asia Facific Journal Nutrition, 11(1), pp 8-12. 2002.
Tala, Z., Manfaat Serat bagi Kesehatan, Departerment Ilmu Gizi Universitas Su matera Utara, Medan, 2009.
Weir et al. Am J Hypertens 1999;12:205S-213S
Webber, J., Changing Epidemiology of Obesity- implications for Diabetes, in:
Barnet, A.,H., & Kumar, S., Obesity and diabetes, England, Wileny pp. 1-47. 2004.
Wardani, Komang., 2009 Hubungan Antara Aktivitas Fisik dengan Kejadian DM Tipe 2, Jurnal Skala Husada Volume 6 no 1 2009. 59-64.
Wu, T., Do, J., Donahwe, R., P., Sempos, C., Trevisan, M., Assosiation of serum –C Reaktive Protein with Fasting Insulin Glucose and Glycosylaid Haemoglobin, AMJ Epidemiologi, 20002:155:65-57.