• Tidak ada hasil yang ditemukan

PUTUSAN Nomor /PHPU.DPR-DPRD/XII/2014 (Provinsi Sumatera Utara)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PUTUSAN Nomor /PHPU.DPR-DPRD/XII/2014 (Provinsi Sumatera Utara)"

Copied!
320
0
0

Teks penuh

(1)

P U T U S A N

Nomor 03-05-02/PHPU.DPR-DPRD/XII/2014 (Provinsi Sumatera Utara)

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

[1.1] Yang mengadili perkara konstitusi pada tingkat pertama dan terakhir, menjatuhkan putusan dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tahun 2014, yang diajukan oleh:

[1.2] Partai Golongan Karya (Partai Golkar), yang diwakili oleh:

1. Nama : Aburizal Bakrie

Jabatan : Ketua Umum Partai Golongan Karya

Alamat : Jalan Anggrek Nelly Murni Nomor XI-A, Jakarta Barat

2. Nama : Idrus Marham

Jabatan : Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya Alamat : Jalan Anggrek Nelly Murni Nomor XI-A,

Jakarta Barat

Berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor SKU-6/DPP/Golkar/V/2014, bertanggal 12 Mei 2014, memberikan kuasa kepada: Rudy Alfonso, S.H., M.H., Samsul Huda, S.H, M.H., Heru Widodo, S.H., M.Hum., Nasrullah Abdullah, S.H., M.H., Marleen J. Petta, S.H., Purwoko J. Soemantri, SH, M.Hum, Robinson, S.Sos, SH, M. Sattu Pali, S.H., Totok Prasetiyanto, Melissa Christianes, S.H., Elthy Rachmawaty H, S.H., Bagus Rahmanda Putra, SH., Samsudin, S.H., Dhimas Pradana, S.H., Muflihun, S.Sos, S.H., Aan Sukirman, S.H., Duran Sianipar, Sip., Unoto, SH., Supriyadi Adi, S.H., Rudi Bombong, S.E.,SH., Elintar Pangastuti, S.H, MH., Amirullah Tahir, S.H, M.H., Janius Jhodi Pamatan, S.H., Hasrul Malik Hapati Hasan, S.H, M.H., Kamiruddin Al Islam P, S.H., Annas C.

(2)

Rambe, S.H, M.H., Junaidi, S.H., Medy Hudaya, SH., Zeffnat Masnifit, S.H., Kamal Abdul Azis, S.H., Mariam Pangemanan, S.H., Noorche Tumundo, S.H., Arkan Cikwan, Iqbal Daut Hutapea, S.H., Erwin Martin, S.H., H. Alexon Syazily, S.H., Burmawi Kohar, S.H., Martinus Dumumpe, S.H., Anthoni Hatane, S.H, M.H., Ikhwaluddin Simatupang, S.H, M.Hum., Avrizal Hamdhy Kusuma, S.H, M.H., Khomaidi Hambali Siambaton, S.H, M.H., Juhari, S.H, M.H., Hasan Basri, S.H., Bayu Afryanto, S.H., Qodirun, S.H., Syarifuddin, S.H., Petrus Bala Pattyona, S.H, M.H., Meidy Juniarto, S.H., FX. Denny Satria Aliandu, S.H., Mayandri Suzarman, S.H., Tomy Chandra, S.H., Fachrizal Fauzi, S.H., Dr. J. Samsudin Saputra, S.H,M.H., Yanto Irianto, S.H., Nurdin, S.H., Agung Virguntoro, S.H., Samsul Komar, S.H., Dadan Januar DP, S.H., DR. H.

Abustan, S.H, M.H., Emanuel Herdiyanto, S.H., Zenwen Pador, S.H., DR.

Rumainur, S.H. M.H., Oktavianus Rizwa, S.H., Yasril Narminda, S.H., Ibnu Kholik S.H, M.H., Iman Budi Santoso, SH, M.H., Dul Jalil, S.H., Adherie, S.H., Zulfikar, S.H., Sitompoel, S.H., M.H., Umar Limbong, S.H., Mulyadi, S.H.,TM.

Achram Taruna, S.H., Jumanah, S.H, M.H., Eliyanto, S.H., Agus Susmoro, S.H., Iwan Suhermawan, S.E.,S.H., Andi Suhernandi, S.H., M.H., Victor W.

Nadapdap, S.H, MBA, M.M., M. Raja Simanjuntak, S.H., Hulman Sinaga, S.H., Mahpudin, S.H., Yaswin, S.H., Wesly Sitohang, S.H., Benny Haris Nainggolan, S.H., Yan Christian Warinussy, S.H., Willy Noya, S.H., Dominggus M. Luitnan S.H., M.H., Irwan Muin S.H, M.H., Anwar S.H., Muh. Tahir S.H., Ahmad Marsuki, S.H, M.H., Misbahuddin Gasma, S.H., M.H., Ariefmen, S.H., M. Amin Ibrahim, S.H., Akurdianto, S.H., Kun Suryadana, S.H., Suhardjo, S.H., Jimmy Yansen Nainggolan, S.H., M. Sholeh, S.H., Imam Syafi’i, S.H., Syamsul Arifin, S.H., Samuel Hendrik Pangemanan, S.E, S.H., Defrizal Djamaris, S.H; dan berdasarkan Surat Kuasa Substitusi, tanpa tanggal, Mei 2014, Samsul Huda,

S.H., M.H. memberikan kuasa kepada Bambang Sugiono, S.H.

kesemuanya adalah para Advokat dan Konsultan Hukum yang tergabung dalam Tim Kuasa Hukum DPP Partai Golkar, baik secara sendiri-sendiri atau bersama- sama bertindak untuk dan atas nama pemberi kuasa Partai Golongan Karya, peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tahun 2014 dengan Nomor Urut 5;

Selanjutnya disebut sebagai --- Pemohon;

Terhadap

(3)

[1.3] Komisi Pemilihan Umum, berkedudukan di Jalan Imam Bonjol Nomor 29, Menteng, Jakarta Pusat.

Berdasarkan Surat Kuasa Khusus, bertanggal 21 Mei 2014, memberi kuasa kepada Ali Nurdin, S.H., Rasyid Alam Perkasa Nasution, S.H., Dr. Absar Kartabrata, S.H,. M.Hum., Abdul Qodir, S.H., M.A., Dr. Berna Sudjana Ermaya, S.H., M.H., Muh. Hikmat Sudiadi, S.H., Syafran Riyadi, S.H., KM Ibnu Shina Zaenudin, S.H., Dedy Mulyana, S.H., M.H., Arie Achmad, S.H., Subagio Aridarmo, S.H., Guntoro, S.H., Rieke Savitri, S.H., Muhamad Alfarisi, S.H., M.Hum., Muhammad Ridwan Saleh, S.H., Moh. Agus Riza Hufaida, S.H., Arif Effendi, S.H., Sigit Nurhadi Nugraha, S.H., M.H., kesemuanya adalah Advokat/Penasihat Hukum yang tergabung dalam Tim Advokasi KPU, yang memilih domisili hukum pada kantor Constitution Centre Adnan Buyung Nasution (CCABN) di Jalan Panglima Polim Raya VI Nomor 123 Jakarta Selatan, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama bertindak untuk dan atas nama pemberi kuasa;

Selanjutnya disebut sebagai ... Termohon;

[1.8] Membaca permohonan Pemohon;

Mendengar keterangan Pemohon;

Mendengar dan membaca jawaban Termohon;

Mendengar dan membaca keterangan Pihak Terkait Partai;

Mendengar keterangan saksi Pemohon, Termohon, dan Pihak Terkait;

Membaca Keterangan tertulis Ahli dari Pemohon;

Memeriksa dengan saksama alat bukti dari Pemohon, Termohon, dan Pihak Terkait;

Membaca kesimpulan tertulis dari Pemohon, Termohon, dan Pihak Terkait;

2. DUDUK PERKARA

[2.1] Menimbang bahwa Pemohon di dalam permohonannya bertanggal 12 Mei 2014 yang diterima di Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi (selanjutnya disebut Kepaniteraan Mahkamah) pada hari Senin, 12 Mei 2014, pukul 21.08 WIB

(4)

sebagaimana Akta Penerimaan Permohonan Pemohon Nomor 05- 1.a/PAN.MK/2014 dan dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi pada hari 15 Mei 2014, pukul 23.50 WIB dengan Nomor 03-05/PHPU-DPR-DPRD/XII/2014 yang selanjutnya untuk Provinsi Sumatera Utara dicatat dengan Nomor 03-05- 02/PHPU.DPR-DPRD/XII/2014 sebagaimana diperbaiki dengan Permohonan bertanggal 23 Mei 2014, mengemukakan hal-hal sebagai berikut:

PROVINSI SUMATERA UTARA

2.1. PEROLEHAN SUARA PEMOHON (PARTAI POLITIK) DI PROVINSI SUMATERA UTARA UNTUK PENGISIAN KEANGGOTAAN DPR

2.1.1. DAPIL SUMATERA UTARA II (ATAS NAMA Ir. NEIL ISKANDAR DAULAY) Bahwa berdasarkan Berita Acara Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dengan Nomor 411/Kpts/KPU/Tahun 2014 tanggal 9 Mei 2014 tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten-Kota dalam rangka Pemilu 2014. Dan berdasarkan hasil Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum Propinsi Sumatera Utara tanggal 24 April Mei 2014 tentang Penetapan perolehan suara dari daerah pemilihan Sumatera Utara, Rekapitulasi Hasil KPU Kabupaten Tapanuli Tengah 22 April 2014, Pemohon Memperoleh Suara sah sesuai dengan Berita Acara Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPR, DPRD Provinsi serta calon anggota DPD dan DPRD Kabupaten/Kota, Pemohon sebagai Peserta Pemilu Tahun 2014 dengan nomor urut 5 (lima) i.c Partai Golkar memperoleh suara sebesar 271. 787 suara di DAPIL Sumut II,-

Bahwa DAPIL Sumut II terbagi 19 Kabupaten/Kota, salah satunya adalah Kabupaten Tapanuli Tengah (TAPTENG), Kab. Tapteng terdiri dari 20 (dua puluh) Kecamatan dan DPT sebanyak 225.070 (dua ratus dua puluh lima ribu tujuh puluh) dengan jumlah suara yang sah seluruh partai politik sebesar 163.854 (seratus enam puluh tiga ribu delapan ratus lima puluh empat), suara tidak sah 12.644 suara, sehingga tercatat suara sah dan tidak sah 176.498 (seratus tujuh puluh enam ribu empat ratus Sembilan puluh delapan) suara. sebagaimana telah dituangkan dalam hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tapanuli Tengah (model DB) Tertanggal 22 April 2014, perolehan suara Pemohon sebesar 14.848 (empat belas ribu delapan ratus empat puluh delapan) suara,-(Bukti P.5.7.2)

(5)

Bahwa Pemohon keberatan atas hasil akhir yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Prov. Sumut dan KPUD Kab. Tapanuli Tengah, karena terjadi banyak kecurangan berupa pengurangan dan penambahan suara (penggelembungan), terhadap Partai Tertentu dan terfokus untuk Calon Anggota Legislatif Tertentu pula, maka Perolehan suara Pemohon seharusnya bisa 2 (dua) kursi DPR untuk dapil Sumut II, tetapi karena adanya kecurangan tersebut Pemohon sangat dirugikan, terbukti Pemohon menemukan adanya penambahan suara yang sangat signifikan pada 9 (Sembilan) Kecamatan di Kab. TAPTENG terhadap Partai HANURA Nomor urut 10 dan dilakukan oleh CALEG No. urut 10 bernama RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH sebanyak + 21.764 (dua puluh satu ribu tujuh ratus enam puluh empat) suara yang terdapat dalam beberapa Berita Acara antara lain, Model (C-1, DA, dan DB) KPUD Kab. Tapteng, sebagaimana dalam matrik di bawah ini:

Tabel 1: Data Penggelembungan suara Partai HANURA DAPIL Sumut II di 9 (Sembilan) Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah, khusus untuk Caleg No.

urut 10 atas nama RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,.MM.,MH.

N o

Kecamatan Suara Sah Berdasarka n Model C- 1

Suara Setelah Digelembungk an

Berdasarkan Model –DA

Suara Setelah Digelembungk an

Berdasarkan Model - DB

Jumlah Suara Digelembungk an

01 Sarudik 868 908 4247 3339

02 Lumut 219 1389 1389 1170

03 Kolang 2074 2085 3771 1668

04 Sirandorun g

1983 991 3195 2204

05 Sibabangu n

685 724 3471 2747

06 Badiri 1139 1155 5825 4670

07 Manduama s

708 755 2045 1290

08 Barus 704 708 3474 2766

(6)

09 Sorkam 2940 2940 4832 1892

Jumlah 11.293 11.655 32.249 31.764

Ketarangan Tabel 1: 9 (Sembilan) Kecamatan dari 20 Kecamatan se Kabupaten Tapteng terbukti penggelembungan dilakukan oleh Partai Hanura khusus caleg No. 10 saudara Rufinus Hotmaulana Hutauruk, SH., MM., MH antara data Model C-1 ke data Model DA dari data Model DA ke Model DB,- (Vide Bukti P.5.7.19 s/d P.5.7.301)

Bahwa DAPIL Sumut II yang terbagi dalam wilayah 19 Kabupaten/Kota, saudara RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM.,MH memperoleh suara berdasarkan Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara oleh KPUD Kab. TAPTENG dan KPU Prov. Sumut dan KPU adalah sebanyak 52.666 (lima puluh dua ribu enam ratus enam puluh enam) suara, sedangkan perolehan suara RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM.,MH di Kabupaten TAPTENG adalah 43.180 (empat puluh tiga ribuseratus delapan puluh) suara dan suara saudara RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM.,MH di 18 (delapan belas) Kabupaten kota di luar Kab. TAPTENG hanya 9.486 (Sembilan ribu empat ratus delapan puluh enam) suara,-(Vide Bukti P.5.7.2)

Bahwa saudara RUFINUS HOTMAULANA HUTAHURUK, SH,MM, MH hanya memperoleh suara sebesar 30.902 (tiga puluh ribu Sembilan ratus dua) suara, akan tetapi setelah terjadi penambahan suara saudara RUFINUS HOMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH sebesar 21.764 (dua puluh satu ribu tujuh ratus enam puluh empat) suara di 9 (Sembilan) Kecamatan di wilayah Kab.

TAPTENG, maka perolehan suara keseluruhan saudara RUFINUS HOTMAULANA HUTAHURUK, SH, MM, MH menjadi 52.666 (lima puluh dua ribu enam ratus enam puluh enam)suara,-

Bahwa akibat penggelembungan suara Caleg No. 10 dari Partai HANURA sebesar 21.764 (dua puluh satu ribu tujuh ratus enam puluh empat) suara, sehingga dengan otomatis suara Partai HANURA menjadi bertambah dari 172.

468 (seratus tujuh puluh dua ribu empat ratus enam puluh delapan) suara menjadi naik sebesar 194.232 (seratus Sembilan puluh empat ribu dua ratus tiga puluh dua) suara,-(Vide Bukti P.5.7.3 s/d P.5.7.11)

(7)

Bahwa Pemohon melihat Termohon i.c KPUD Tapteng bekerjasama dengan Partai HANURA untuk menggelembungkan suara Partai HANURA khusus untuk CALEG no. 10 atas nama RUFINUS HOTMAULANA HUTAHURUK, SH,MM, MH terbukti Termohon sengaja melakukan pembuatan Rekapitulasi perhitungan suara ditingkat Kecamatan (Model DA) lebih dari satu kali, misalnya di Kecamatan BADIRI Kab. Tapteng.

Tabel 2: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN BADIRI BERDASARKAN REKAP PERTAMA Model (DA).

No DAPIL Sumut II

Perolehan Suara

Jumlah Alat Bukti Partai

Hanura

Caleg RUFINUS

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Kecamatan

BADIRI 168 1.155 1.703 P.5.7.3 Keterangan Tabel: hasil rekap sesuai dengan data Model C-1

Tabel 3: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN BADIRI BERDASARKAN REKAP KEDUA Model (DA).

No DAPIL Sumut II

Perolehan Suara

Jumlah Alat Bukti Partai

Hanura

Caleg RUFINUS

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Kecamatan

BADIRI 131 5.825 6.256 P.5-7.4 Keterangan: hasil tabel ini tidak sesuai dengan data Model C-1 sekecamatan BADIRI

Terjadi penambahan suara Partai Hanura 4.553 suara dari Formulir Model

DA-1 Pertama dengan Formulir Model DA-1 Kedua,- Catatan:

(8)

Bahwa Termohon melakukan penggelembungan suara untuk Partai Hanura No. 10 khusus untuk caleg No. 10 dengan cara menambahi jumlah pemilih tetapi tidak melebihi jumlah surat suara, Karena:

a. Rekap pertama dan kedua jumlah surat suara sama-sama 16.930

b. Rekap pertama surat suara yang digunakan 11.560 sedangkan rekap kedua 15.130

c. Rekap pertama surat suara sah 10.979 sedangkan rekap kedua 14.633 d. Rekap suara sah dan tidak sah 11.568 sedangkan rekap kedua 15.130

Bahwa Partai HANURA DAPIL Sumut II (Caleg DPR-RI) melakukan penggelembungan suara untuk Caleg DPR bernama RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH di Kabupaten TAPTENG Kecamatan SARUDIK, di 5 (lima) desa antara lain: Desa Pasir Bidang, Desa Pondok Batu, Desa Sarudik, Desa Sibuluan Nalambok, Desa Sifan sesuai dengan data Formulir Model C-1 ke Formulir Model DA (Kecamatan) dan data Formulir Model DB (Kabupaten), sebesar 3.339 (tiga ribu tiga ratus tiga puluh Sembilan) suara, tetapi apabila data Formulir Model C-1 yang dipublikasikan melalui Website WWW.Pemilu 2014. kpu .go.id di sesuaikan dengan data Formulir Model DB terjadi penggelembungan 3.379 (tiga ribu tiga ratus tujuh puluh sembilan ) suara,-(Vide Bukti P.5.7.18 s/d P.5.7.50).

Tabel 4: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN SARUDIK BERDASARKAN REKAP FORMULIR Model (DA).

No DAPIL Sumut II

Perolehan Suara Partai HANURA i.c

Rafinus Hotmaulana Hutauruk

Penambaha

n Suara Alat Bukti Model C-1 Model DA

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1

Kecamata n

Sarudik

868 908 40 P.5-7.11

(9)

Bahwa suara Partai HANURA DAPIL Sumut II i.c RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH yang sebenarnya di Kecamatan Sarudik adalah 868 (delapan ratus enam puluh delapan) berdasarkan data Model C-1, sedangkan berdasarkan data formulir Model DA suara RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., M.H adalah 908 (Sembilan ratus delapan). Bahwa antara Formulir Model C-1 dan Formulir Model DA terjadi selisih suara sebesar 40 suara.

Kemudian perolehan suara Partai HANURA DAPIL Sumut II i.c RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., M.H antara data Formulir Model DA (Kecamatan) berjumlah 908 suara dengan data Formulir model DB (Kabupaten) berjumlah 4.247 (Empat ribu ribu dua ratus empat puluh tujuh) suara, sehingga terjadi penggelembungan sebesar 3.339 (tiga ribu tiga ratus tiga puluh Sembilan) suara,-(Vide Bukti P.5.7.18 s/d P.5.7.50)

Bahwa Partai HANURA DAPIL Sumut II (Caleg DPR RI) melakukan penggelembungan suara untuk Caleg DPR bernama RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH di Kabupaten TAPTENG Kecamatan LUMUT 6 (enam) Desa, antara lain: Desa Aek Gambir, Desa Lumut, Desa Lumut Maju, Desa Lumut Nauli, Desa Masunjung, Desa Sialoho, sebanyak 19 (Sembilan belas) TPS, sedangkan data Formulir model C-1 yang dipublikasikan melalui Website WWW.Pemilu 2014. kpu .go.id terjadi penggelembungan ke data Formulir model DB sebanyak 1.170 (seribu seratus tujuh puluh) suara.-(vide Bukti P.5.7.51 s/d P.5.7.71)

Tabel 5: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN LUMUT BERDASARKAN REKAP FORMULIR Model (DA).

No DAPIL Sumut II

Perolehan Suara Partai HANURA i.c

Rafinus Hotmaulana Hutauruk

Penambaha

n Suara Alat Bukti Model C-1 Model

DA

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Kecamata

n 219 1.389 1.170

P.5-7.7

(10)

Lumut

Bahwa suara Partai HANURA DAPIL Sumut II i.c RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH sesuai dengan data Formulir Model C-1 adalah 219 (dua ratus Sembilan belas) suara, sedangkan sesuai dengan data Formulir Model DB (Kabupaten) suara RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH adalah 1.389 (seribu tiga ratus delapan puluh Sembilan) suara, sehingga Partai HANURA mendapat penggelembungan suara 1.170 suara,-

Bahwa Partai HANURA DAPIL Sumut II (Caleg DPR RI) melakukan penggelembungan suara untuk Caleg DPR bernama RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH di Kabupaten TAPTENG Kecamatan KOLANG 11 (sebelas) Desa, antara lain: Desa HM. Nauli, Desa Hudopo Nauli, Desa Kolang Nauli, desa Makarti Nauli, Desa P.O Hurlang, Desa Rawa Makmur, Desa Satahi Nauli, Desa satahu satu, desa Satahi dua, Desa Satahu Tiga, desa Satahi empat sebanyak 30 (Tiga Puluh) TPS, terdapat penggelembungan suara sebesar 1.686 (seribu enam ratus delapan puluh enam) suara, sesuai data Formulir Model C-1 yang dipublikasikan melalui Website WWW.Pemilu 2014. kpu .go.id bila dikonversi ke data Formulir Model DA dan Formulir Model DB sebesar 3.771(Tiga Ribu Tujuh ratus Tujuh Puluh Satu) suara,-(vide Bukti P.5.7.72 s/d P.5.7.101)

Tabel 6: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN KOLANG BERDASARKAN REKAP FORMULIR Model (DA).

No DAPIL Sumut II

Perolehan Suara Partai HANURA i.c

Rafinus Hotmaulana Hutauruk

Penambaha

n Suara Alat Bukti Model C-1 Model

DA

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1

Kecamata n

Kolang

2.074 2.085 11 P.5-7.17

(11)

Bahwa Partai HANURA DAPIL Sumut II (Caleg DPR RI) melakukan penggelembungan suara untuk Caleg DPR bernama RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH di Kabupaten TAPTENG Kecamatan Sirandorung terdiri dari 8 (delapan) Desa antara lain: Desa Baja Mas, Desa Mas Nauli, Desa Muara Ope, Desa Pardomuan, Desa Simpang Maruhur, Desa Sigodung, Desa Simpang III Lae Bingke Dan Desa Siordang, yang terdiri dari 24 (Dua Puluh Empat) TPS terdapat penggelembungan suara sebesar 1.242 (Seribu dua ratus empat dua) Suara sesuai data Formulir Model C-1 yang di publikasikan melalui website www.pemilu 2014.kpu.go.id bila di konversi ke data Formulir model DB,-

Tabel 7: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN

SIRANDORUNG BERDASARKAN REKAP FORMULIR Model C-1 dengan Model (DB).

No DAPIL Sumut II

Perolehan Suara Partai HANURA i.c

Rafinus Hotmaulana Hutauruk

Penamba han Suara

Alat Bukti

Model C-1 Model D B

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1

Kecamata n

Sirandoru ng

1.983 3.195 1.242

Bukti P.5.7.102 s/d P.5.7.124.A

Dan P.5-7.5

Bahwa Partai HANURA DAPIL Sumut II (Caleg DPR RI) melakukan penggelembungan suara untuk Caleg DPR bernama RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH di Kabupaten TAPTENG Kecamatan Sibabangun terdiri dari 6 (Enam) Desa antara lain Desa Anggoli, Desa Huta Gurgur, Desa Mombang Boru, Desa Muara Sibontuon, Desa Sibabangun, Desa Sibio-bio dan Desa Simanosor yang terdiri dari 27 (Dua Puluh Tujuh) TPS terdapat penggelembungan suara sebesar 2.747 (Dua Ribu Tujuh Ratus Empat Puluh Tujuh) Suara sesuai data Formulir Model C-1 yang di publikasikan melalui website

(12)

www.pemilu 2014.kpu.go.id bila di konversi ke data Formulir Model DA dan Formulir Model DB sebesar 3.471 (Tiga Ribu Empat Ratus Tujuh Puluh Satu) Suara,-(Bukti P.5.7.125 s/d P.5.7.151)

Tabel 8: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN SIBABANGUN BERDASARKAN REKAP FORMULIR Model (DA).

No DAPIL Sumut II

Perolehan Suara Partai HANURA i.c

Rafinus Hotmaulana Hutauruk

Penambaha

n Suara Alat Bukti Model C-1 Model

DA

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1

Kecamata n

Sibabang un

658 724 66 P.5-7.6

Bahwa Partai HANURA DAPIL Sumut II (Caleg DPR RI) melakukan penggelembungan suara untuk Caleg DPR bernama RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH di Kabupaten TAPTENG Kecamatan Badiri terdiri dari 9 (Sembilan) Desa antara lain Desa Aek Horsik, Desa Gunung Telambo, Desa Huta Bolas. Desa Jago-jago, Desa Kebun Pisang, Desa Lopian, Desa Lubuk Ampolu, Desa Pagaran Tonas dan Desa Sitardas yang terdiri dari 43 (Empat Puluh Tiga) TPS terdapat penggelembungan suara sebesar 4.670 (Empat ribu Enam Ratus Tujuh Puluh) suara, sesuai data Formulir Model C-1 yang di publikasikan melalui website www.pemilu 2014.kpu.go.id bila di konversi ke data Formulir Model DA dan Formulir Model DB sebesar 3.471 (Tiga Ribu Empat Ratus Tujuh Puluh Satu) Suara.-(Bukti P.5.7.152 s/d P.5.7.188.D)

Tabel 9: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN BADIRI BERDASARKAN REKAP FORMULIR Model (DA).

No DAPIL Perolehan Suara Partai Penambaha Alat Bukti

(13)

Sumut II HANURA i.c

Rafinus Hotmaulana Hutauruk

n Suara

Model C-1 Model DA

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1

Kecamata n

Badiri

1.139 1.155 16 P.5-7.3 dan

P.5-7.4

Bahwa Partai HANURA DAPIL Sumut II (Caleg DPR RI) melakukan penggelembungan suara untuk Caleg DPR bernama RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH di Kabupaten TAPTENG Kecamatan Manduamas terdiri dari 9 (Sembilan) Desa antara lain Desa Binjo hara, Desa Leo Monong, Desa Manduamas lama, Desa P.O Manduamas, Desa Pagaran Nauli, Desa Saragih, Desa Sarma Nauli, Desa Tumba, Desa Tumbar Jae yang terdiri 38 (Tiga Puluh Delapan) TPS terdapat penggelembungan suara sesuai data Formulir Model C-1 yang di publikasikan melalui website www.pemilu 2014.kpu.go.id sebesar 1.290 (Seribu Dua Ratus Sembilan Puluh) suara sementara jumlah suara HANURA di Formulir Model DA dan Formulir model DB sebesar 2.045 (Tiga Ribu Empat Ratus Tujuh Puluh Satu) Suara.-(Bukti P.5.7.189 s/d P.5.7.224)

Tabel 10: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN MANDUAMAS BERDASARKAN REKAP FORMULIR Model (DA).

No DAPIL Sumut II

Perolehan Suara Partai HANURA i.c

Rafinus Hotmaulana Hutauruk

Penambaha

n Suara Alat Bukti Model C-1 Model D

A

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Kecamata

n 708 755 47

P.5-7.8

(14)

Manduam as

Bahwa Partai HANURA DAPIL Sumut II (Caleg DPR RI) melakukan penggelembungan suara untuk Caleg DPR bernama RUFINUS HOMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH di Kabupaten TAPTENG Kecamatan Barus terdiri dari 13 Desa antara lain Desa Aek Dakka, Desa Bungo Tanjung, Desa Gabungan Hasang, Desa Kampong Mudik, Desa Kampung Solok, Desa Kedai Gelap, Desa Kinali, Desa Padang Masiang, Desa Pasar Batugrigis, Desa Pasar Terendam, Desa Batu Pagar, Desa Sigambo-gambo, Desa Ujung Batu terdiri dari 34 (Tiga Puluh Empat) TPS sesuai data formulir model C-1 yang di publikasikan melalui website www.pemilu 2014.kpu.go.id terdapat penggelembungan suara dari 2.766 (dua ribu tujuh ratus enam puluh enam) suara menjadi 3.473 (Tiga Ribu Empat Ratus Tujuh Puluh Empat) Suara sesuai dengan Formulir Model DA dan Formulir Model DB,-(Bukti P.5.7. 225 s/d P.5.7.258)

Tabel 11: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN BARUS BERDASARKAN REKAP FORMULIR Model (DA).

No DAPIL Sumut II

Perolehan Suara Partai HANURA i.c

Rafinus Hotmaulana Hutauruk

Penambaha

n Suara Alat Bukti Model C-1 Model

DA

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1

Kecamata n

Barus

704 708 4 P.5-7.10

Bahwa Partai HANURA DAPIL Sumut II (Caleg DPR RI) melakukan penggelembungan suara untuk Caleg DPR bernama RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH di Kabupaten TAPTENG Kecamatan Sorkam terdiri dari 15 Desa antara lain Desa Botot, Desa Dolok Pantis, Desa Fajar, Desa Gonting

(15)

mahe, desa naikpospos barat, desa pardamean, desa pargaringan, desa pargarutan, desa PEA Raja, desa pelita, desa rianiate, desa simarpinggan, desa sorkam, desa tarutung bolak, desa teluk roban terdiri dari 36 (Tiga Puluh Enam ) TPS terdapat penggelembungan suara sebesar 1.892 ( Seribu delapan ratus Sembilan puluh dua) suara dari data formulir Model C-1 yang di publikasikan melalui website www.pemilu 2014.kpu.go.id menjadi sebesar 4.832 (Empat Ribu delapan ratus tiga puluh dua) suara, sesuai dengan data formulir Model DB,-(Bukti P.5.7.259 s/d P.5.7.293)

Tabel 12: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI SELURUH TPS SE- KECAMATAN SORKAM BERDASARKAN PERBANDIANGAN REKAP Model C-1 Dengan Formulir Model (DB) KPUD Tapteng.

No DAPIL Sumut II

Perolehan Suara Partai HANURA i.c

Rafinus Hotmaulana Hutauruk

Penambaha

n Suara Alat Bukti Model C-1 Model DB

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1

Kecamata n

Sorkam

2.940 4.832 1.892 P.5-7.2

Bahwa matrik di atas, Pemohon ajukan sebagai perbandiangan antara hasil suara pada Formulir Model C-1 dengan Formulir Model DB (Kabupaten), karena Termohon tidak melakukan penggelembungan pada tingkat Model C-1 ke Formulir DA, Tetapi Termohon melakukan penggelembungan pada Formulir Model - DA ke Formulir Model – DB. Berikut ini bentuk penggelembungan suara yang dilakukan oleh Termohon kepada Partai HANURA i.c Rufinus Hotmaulana Hutauruk, SH., MM., MH, dibeberapa Kecamatan, antara lain:

Tabel 13: Matrik Penggelembungan suara Partai HANURA oleh Termohon dari Formulir

Model DA ke Formulir Model DB KPUD.Tapteng.

(16)

No

Kecamatan

Suara Setelah Digelembungkan Berdasarkan Model – DA

Suara Setelah Digelembung kan

Berdasarkan Model - DB

Jumlah Suara Digelembungkan

01 Sarudik 908 4247 3339.

02 Kolang 2085 3771 1.686.

03 Sirandorung 991 3195 2204.

04 Sibabangun 724 3471 2747

05 Badiri 1155 5825 4670.

06 Manduamas 755 2045 1290.

07 Barus 708 3474 2766.

08 Sorkam 2940 4832 1892.

Bahwa terhadap dugaan Penggelembungan suara yang dilakukan oleh PARTAI HANURA i.c RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH,. MM., MH, telah dilaporkan kepada Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara tanggal 25 April 2014, Komisi Pemilihan Umum RI tanggal 29 April 2014, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum RI tanggal 28 April 2014. Namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjut, kecuali hanya melakukan pembetulan rekap hasil suara di KPUD Tapteng untuk 5 (lima) Kecamatan. Tetapi KPUD Kab. Tapteng tanggal 3 Mei 2014 hanya melakukan perhitungan ulang pada 27 (TPS) saja, bukan 178 TPS pada 5 (lima) Kecamatan antara lain, Sibabangun, Kolang, Sorkam, Barus dan Manduamas(Bukti P.5.7.12 s/d P.5.7.16 dan P.5.7.17.a s/d Bukti P.5.7.17.h ) Bahwa seluruh kecurangan yang dilakukan oleh Termohon telah pula dilakukan upaya hukum oleh Pemohon dengan cara melakukan laporan secara langsung kepada BAWASLU Provinsi dan BAWASLU Pusat di Jakarta, serta laporan tertulis kepada KPUD Sumut dan KPU Pusat di Jakarta, selanjutnya Termohon i.c KPU Prov. Sumut dan KPUD Tapteng serta PANWASLU Kab. Tapteng tanggal 12 Mei 2014 pukul 10. WIB diperiksa oleh Dewan Kehormatan Pemilu (DKPP), tetapi Termohon i.c KPUD Tapteng tidak mampu membawa data dan bukti sehingga

(17)

persidangan di tunda, dilanjutkan pada tanggal 19 Mei 2014 dengan agenda Saksi dan alat bukti, tetapi Termohon 2 (dua) i.c Ketua KPUD Tapteng tidak hadir dengan alasan sakit (Bukti P.5.7.12 s/d P.5.7.16)

Bahwa Pemohon seharusnya mendapat 2 (dua) kursi DPR, apa bila Termohon tidak melakukan penambahan (penggelembungan) suara kepada Partai HANURA dan pengurangan suara Pemohon, karena dengan penambahan suara Partai Hanura oleh Termohon dengan otomatis bilangan pembagi pemilih (BPP) untuk kursi DPR menjadi naik, sehingga suara Pemohon menjadi tidak mencukupi untuk memperoleh kursi kedua, sehingga Pemohon meminta kepada yang Mulia Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi RI untuk menetapkan suara yang benar adalah:

Tabel 14: PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA YANG BENAR SETELAH DILAKUKAN PERBAIKAN ATAU MENGEMBALIKAN PEROLEHAN SUARA SEBELUM DIGELEMBUNGKAN OLEH TERMOHON.

No DAPIL Sumut II

Perolehan Suara Rufinus

Suara Rufinus setelah

dikurangi

penggelembung an

Alat Bukti Sebelum

di kurangi

Penggele mbungan

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Kabupaten 52.666 21.764 30.902

Vide Bukti P.5.7.18 s/d P.5.7. 293

Keterangan Tabel: Hasil Perolehan Suara Yang Digelembungkan Harus dikurangi dari Perolehan Partai HANURA dengan otomatis nilai BPP menjadi lebih kecil.

Bahwa Termohon telah bekerjasama dengan Partai Hanura untuk menggelembungkan perolehan suara Partai HANURA di Dapil Sumut II khususnya di Kabaputen Tapteng terdapat pada 9 (Sembilan) Kecamatan dengan jumlah penggelemungan sebesar 21.764 suara untuk mengejar perolehan 2 (dua) kursi DPR, tetapi oleh karena perolehan suara Pemohon tetap lebih banyak, maka

(18)

Partai Hanura hanya memperoleh 1 (satu) kursi DPR, hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi kalau tidak ingin mengejar 2 (dua) kursi, karena tanpa digelembungkan pun Partai Hanura telah mendapat satu jatah kursi DPR di Dapil Sumut II, dengan perincian sebagai berikut:

Tabel 15: Daftar Perolehan Suara Masing-masing Calon Anggota Legislatif Partai Hanura

Dapil Sumut II, sebelum digelembungkan oleh Termohon.

No Nama Calon Anggota Legislatif Dapil Sumut II Partai Hanura

Jumlah Suara Keterangan

01 Drs. Armin Gultom, MS.i 26.987 Peringkat tiga 02 H. Mulkan S Nasution, MA 17.048 Peringkat empat 03 Esteher G.N Telambanua,

SE

4.443 Peringkat tujuh

04 H. Herry Lontung Siregar 12.220 Peringkat lima 05 Marningot Tua Natalis

Situmorang, MS.i

6.613 Peringkat enam

06 Ria Anna Irene Sinaga 3.625 Peringkat delapan 07 Ronald Lumbantoruan,

SH., MH

3.179 Peringkat Sembilan 08 Erik Adtrada Ritonga 40.271 Peringkat satu 09 Dra. Eva Gloria Sihite 2.649 Peringkat Sepuluh 10 Rufinus Hotmaulana

Hutauruk, SH., MM., MH

30.902 Peringkat dua

Jumlah Suara sah

173.092 (seratus Tujuh Puluh tiga ribu Sembilan puluh dua) suara

(19)

Bahwa Pemohon sangat berkayikan berdasarkan perolehan suara yang sah sebelum dilakukan penggelembungan dan pengurangan suara oleh Termohon, maka Pemohon memperoleh jatah kursi DPR lebih dari satu, dengan peringkat kursi dan nama Calon Anggota Legislatif sebagai berikut:

Tabel 16: Peringkat Perolehan Suara Partai dan Caleg Yang Mendapat Jatah Kursi DPR dari Dapil Sumut II, antara lain:

No. Partai Politik Nama Caleg Peringkat

01 GERINDRA H. GUS IRAWAN PASARIBU I

02 PDI-P TRI MEDYA PANJAITAN II

03 GOLKAR RAMBE KAMARUZZAMAN III

04 DEMOKRAT ROOSLYNDA MARPAUNG IV

05 PAN SALEH PARTAONAN

DAULAY

V

06 NASDEM SAHAT SILABAN VI

07 HANURA ERIK ADTRADA RITONGA VII

08 GERINDRA SUASANA DACHI VIII

09 PKB MARWAN DASOPANG IX

10 GOLKAR NEIL ISKANDAR DAULAY X

Keterangan Tabel: Bahwa Pemohon seharusnya mendapat 2 (dua) kursi, dan Partai Hanura turun peringkat menjadi no. VII, sementara setelah Termohon menggelembungkan suara Partai Hanura, maka peringkat Partai Hanura bisa naik dan Calon Anggota Legislatif dari Partai Hanura bisa berubah dari Saudara ERIK ADTRADA RITONGA menjadi RUFINUS HOTMAULANA HUTAHURUK.

Bahwa tindakan Termohon yang melakukan tindakan Penggelembungan suara Partai Hanura bukan saja menzalimi Pemohon, tetapi juga telah melakukan kejahatan Pemilu dan mencerai Demokrasi dengan menghilangkan kesempatan Caleg Terpilih partai Hanura saudara ERIK ADTRADA RITONGA hilang hak dan kesempatannya sebagai Wakil Rakyat sebagaimana amanat Undang-undang Pemilu dengan azas LUBER, JURDIL,-

(20)

Berdasarkan hal tersebut di atas, jelas bahwa saudara Rufinus Hotmaulana Hutauruk caleg Partai Hanura no. urut 10 tidak mempunyai hak untuk ditetapkan sebagai Calon Anggota Legislatif asal DAPIL Sumut II, karena jelas bersekongkol dengan Termohon untuk melakukan kecurangan dengan cara melakukan penggelembungan suara.

Bahwa Pemohon sekali lagi sangat keberatan atas kecurangan yang dilakukan oleh Termohon, tetapi Termohon telah sangat terbiasa melakukan kecurangan dalam Pemilu, sehingga Termohon i.c Ketua KPUD Tapteng bernama Ir. Dewi Eilfriana pernah mendapat peringatan Keras dari atasannya langsung yaitu Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara nomor: 270- 138/KPU-SU tentang Pemberian Sanksi Peringatan Tertulis Berupa Peringatan Keras. (Vide Bukti P. 5.7. 17.a)

Bahwa selain Pemohon mengetahui dengan jelas adanya penggelembungan, juga adanya Partai lain yang mengetahui adanya Penggelembungan yakni Partai Nasdem (Vide Bukti P.5.7.17.i)

Berdasarkan dalil-dalil yang di kemukakan oleh Pemohon di atas, maka sangat pantas dan wajar bila Mahkamah membatalkan hasil Rekapitulasi Perhitungan suara yang dilakukan oleh Termohon, dengan melakukan Perhitungan suara ulang diseluruh TPS di 9 (Sembilan) Kecamatan di Kabupaten TAPTENG yaitu: Kecamatan BADIRI, KOLANG, LUMUT, SIRANDORUNG, SARUDIK, SIBABANGUN, SORKAM, BARUS, MANDUAMAS, atau sekurang-kurangnya Mahkamah Membatalkan atau mengurangi Perolehan suara Partai HANURA sebesar 21.764 (dua puluh satu ribu tujuh ratus enam puluh empat) khusus Perolehan suara Caleg dari Partai HANURA Nomor Urut 10 bernama RAFINUS HOTMAULANA HUTAURUK, SH., MM. MH,-

2.1.2 DAPIL SUMATERA UTARA III (atas nama Ali WONGSO HALOMOAN SINAGA) Caleg Nomor Urut 4 (empat)

Bahwa Pemohon adalah Calon Legislatif Nomor urut 4 (empat) atas nama Ir. Ali WONGSO HALOMOAN SINAGA Caleg Nomor Urut 4 (empat) DAPIL SUMATERA UTARA III dari Partai GOLKAR Tahun 2014

Bahwa Pemohon adalah Calon Legislatif Nomor urut 4 (empat) atas nama Ir. Ali WONGSO HALOMOAN SINAGACaleg Nomor Urut 4 (empat) DAPIL SUMATERA UTARA III dari Partai GOLKAR Tahun 2014.

(21)

Bahwa, berdasarkan form C-1 yang dipublikasikan oleh KPU melalui website (www.pemilu2014.KPU.go.id) dan didukung form C-1 asli, terdapat dugaan

“penggelembungan” jumlah suara sah parpol dan perolehan suara partai politik yang di tetapkan oleh KPU, sehingga jumlah suara sah dapil sumut III menjadi lebih besar dan berakibat pada besaran BPP (Bilangan Pembagi Pemilih).

Bahwa, diduga jumlah suara sah parpol di kabupaten simalungun berdasarkan C-1 berjumlah 400.128 suara sah, di kabupaten Dairi 131.665,

Bahwa jumlah suara sah parpol berdasarkan hasil pleno KPUD Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Simalungun adalah 412.067 suara sah. Dan di kabupaten Dairi139.025

2.2. PEROLEHAN SUARA PEMOHON (PERSEORANGAN CALON ANGGOTA DPR) DI PROVINSI SUMATERA UTARA UNTUK PENGISIAN KEANGGOTAAN DPR

DAPIL SUMATERA UTARA I (ATAS NAMA Ir. LEO NABABAN)

Bahwa Pemohon KEBERATAN dan MENOLAK Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 4111/Kpts/KPU/Tahun 2014 tentang Penetapan dan Pengumuman Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota secara nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2014, khususnya terhadap Penetapan Perolehan Suara Sah Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat peserta Pemilu Tahun 2014 dari Daerah Pemilihan Sumut I dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 416/Kpts/KPU/Tahun 2014 Tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam Pemilihan Umum Tahun 2014;

Bahwa Perolehan Suara Pemohon yang benar dan berpengaruh pada perolehan kursi anggota DPR-RI, serta perolehan suara yang benar dan berpengaruh pada terpenuhinya ambang batas perolehan suara Pemohon sesuai dengan peraturan perundang-undangan untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR, sebagai berikut:

Tabel 1: Perolehan suara Pemohon Dapil Sumut I

(22)

DAPIL Perolehan Suara

Selisih Alat Bukti Termohon Pemohon

1 Sumut I

Kota Medan 36.589 61.394 24.805

P.5.6.1

Bahwa Pemohon melaporkan adanya kecurangan yang sistematis, terstruktur dalam Pemilu 2014 khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut I yang merugikan kepentingan Pemohon dibuktikan dengan terbitnya Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Medan Tanggal 22 April 2014 tentang Penetapan Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara dari setiap Kecamatan di Tingkat Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Anggota DPR Tahun 2014 yang menjadi dasar terbitnya keputusan Termohon;

Bahwa kecurangan yang sistematis tersebut dibuktikan dari pengumuman perolehan suara Pemohon yang diterbitkan KPU Kota Medan terhadap perolehan suara Pemohon di Kecamatan Medan Area yang diumumkan sebanyak 182 suara, padahal perolehan suara Pemohon di 1 (satu) kelurahan Pasar Merah Timur saja sebanyak 396 suara berdasarkan rekapitulasi di tingkat PPS;

Bahwa dalam Pemilihan Umum Tahun 2014 tanggal 9 Mei 2014 menurut KPU Kota Medan untuk Kecamatan Denai Kota Medan sebesar 1.465 suara, sedangkan di Kecamatan Medan Area yang terdiri dari 12 Kelurahan di umumkan oleh KPU Kota Medan tanggal 22 April 2014 hanya 182 suara untuk Kecamatan Medan Area, pada halsuara yang diperoleh Ir. Leo Nababan 1 Kelurahan yaitu Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area sebesar 396 suara. Sehingga Pemohon sangat dirugikan dengan adanya pengurangan suara Pemohon (Bukti Tambahan P.5.6.12)

Bahwa persandingan perolehan suara Pemohon menurut Termohon di Dapil I Sumut I khususnya di wilayah kota Medan adalah sebagai berikut :

NAMA CALON ANGGOTA DPR

KOTA MEDAN

PEROLEHAN SUARA SELISIH BUKTI

Termohon Pemohon

(23)

Ir. LEO

NABABAN

Kecamatan Medan Area

182 960 838

Kec. Medan Amplas

601 1236 635

Kec. Medan Denai

1465 2288 823

Kec. Medan Kota

904 1390 486

Kec. Medan Sunggal

466 1660 1194

Kec. Medan Helvetia

1113 2094 981

Kec. Medan Barat

367 1119 752

Kec. Medan Deli

514 3310 2796

Kec. Medan Tuntungan

508 937 429

Kec.Belawan 412 1104 692

Kec. Johor 692 1787 1095

Kec. Marelan 263 1818 1555

Kec. Labuhan 449 1674 1225

Kec. Medan Tembung

682 1596 914

Kec. Medan Maimun

133 532 399

Kec. Medan Polonia

310 1119 809

Kec. Medan Baru

179 449 270

Kec. Medan Perjuangan

666 1448 782

(24)

Bahwa Pemohon berkeyakinan apa bila suara Pemohon yang hilang dikembalikan oleh Termohon, maka Perolehan suara Pemohon dan otomatis perolehan kursi partai Golkar dari Dapil Sumut I menjadi bertambah dari 1 kursi menjadi 2 (dua) kursi,-

Bahwa Pemohon dapat memberikan peringkat perolehan suara berdasarkan jatah kursi DPR, bila dilihat dari Perolehan suara secara keseluruhan Dapil Sumut I, antara lain:

Tabel 3: Tabel Peringkat perolehan kursi DPR Dapil Sumut I menurut Pemohon

No Partai Nama Caleg Peringkat

01 PDI-P Dr. Sofyan Tan 1

02 Golkar Leo Nababan 2

03 Demokrat Ruhut Poltak

Sitompul

3

04 Gerindra H. Raden Syafii 4

05 PKS Tifatul Sembiring 5

06 Hanura Nurdin Tambubolon 6

07 PPP H. Hasrul Azwar 7

08 PAN Mulfahcri Harahap 8

09 PDI-P Irmadi Lubis 9

10 Golkar Mutia Hafid 10

Keterangan: Suara sah secara keseluruhan dapil Sumut I untuk Pemohon telah mencukupi untuk jumlah suara 2 (dua) kursi;

Bahwa dasar Termohon dalam menerbitkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 4111/Kpts/KPU/Tahun 2014 tentang Penetapan dan Pengumuman Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota secara nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2014,

Total 11.026 28.866 17.840

(25)

khususnya terhadap Penetapan Perolehan Suara Sah Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat peserta Pemilu Tahun 2014 dari Daerah Pemilihan Sumut I dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 416/Kpts/KPU/Tahun 2014 Tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam Pemilihan Umum Tahun 2014 tidak hanya melakukan KEKELIRUAN karena ternyata Termohon in Casu KPU Medan dan jajarannya SECARA SENGAJA telah melakukan kesalahan dalam menyelenggarakan Pemilu sehingga mengakibatkan terjadinya kecurangan secara sistematis, masiv dan terstruktur di seluruh TPS ;

Bahwa kecurangan yang dilakukan secara sistematis, masiv dan terstruktur ini dapat dibuktikan bahwa pada hari pemungutan suara pada saat pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014, petugas KPPS semua TPS-TPS di kota Medan, secara SENGAJAdengan TIDAK MENYERAHKAN 1 (satu) rangkap salinan Formulir C, C1 Lampiran C1 kepada saksi partai politik, Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) di seluruh TPS di wilayah kota Medan, pada hari yang sama pada hari pelaksanaan pemungutan suara, melanggar pasal 182 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Bukti Tambahan P.5.6.13) yang dipertegas kembali dalam pasal 56 Peraturan KPU No 26 Tahun 2013 Tentang Pemungutan dan Perhitungan Suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota sebagaimana diubah Peraturan KPU No 5 Tahun 2014 tentang Perubahan KPU No 26 Tahun 2013 Tentang Pemungutan dan Perhitungan Suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, menyebutkan : “ KPPS menyampaikan 1 (satu) rangkap salinan formulir Model C, Model C1, Lampiran Model C1 DPR, Lampiran Model C1 DPD, Lampiran Model C1 DPRD Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dengan ayat (2) kepada Saksi, dan PPL atau Mitra PPL pada hari dan tanggal pemungutan suara atau disampaikan kepada saksi paling lambat 1 (satu) hari setelah hari dan tanggal pemungutan suara di TPS, apabila pada hari dan tanggal pemungutan suara belum dapat disampaikan, sebagaimana diubah Peraturan KPU No 5 Tahun 2014 tentang Perubahan KPU No 26 Tahun 2013 Tentang Pemungutan dan Perhitungan Suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Umum

(26)

Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota (Bukti Tambahan P.5.6.14);

Bahwa kecurangan yang dilakukan secara sistematis, masiv dan terstruktur dibuktikan bahwa TERNYATA pada pelaksanaan di hari pemungutan suara saat pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014, dibuktikan bahwa tidak ada satupun Pengawas Pemilu Lapangan di hampir seluruh Kecamatan di kota Medan yang menyaksikan proses perhitungan suara secara jelas di wilayah kerjanya; (Bukti Tambahan P.5.6.15)

Bahwa bahkan hingga gugatan ini didaftarkan di Mahkamah Konstitusi, Pemohon in casu KPPS di TPS di Kecamatan Medan Denai, kota Medan, masih belum menyerahkan sebanyak 33 (tiga puluh tiga) salinan formulir Model C, Model C1, Lampiran Model C1 DPR, Lampiran Model C1 DPD, Lampiran Model C1 DPRD Kabupaten/Kota kepada Pengawas Pemilu;

Bahwa dengan dilakukannya kecurangan yang dilakukan secara sistematis, masiv dan terstruktur tersebut, sehingga SANGAT BERALASAN dan TIDAK TERBANTAHKAN bahwa hasil rekapitulasi perhitungan suara yang diumumkan dan dihasilkan oleh Pemohon in casu KPU Kota Medan, SANGAT DIRAGUKAN KEBENARANNYA;

Bahwa padahal berdasarkan pasal 288 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tersebut menyebutkan “Setiap KPPS/KPPSLN Sengaja tidak memberikan salinan 1(satu) eksemplarBerita acara pemungutan dan penghitungan suara serta sertipikat hasil penghitungan suaraKepada saksi peserta pemilu, PPL/PPLN, PPS/PPLN dan PPK melalui PPS, sebagaimana dimaksud dalam pasal 182 (2)dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 Thn dan denda paling lama Rp 12 (dua belas juta) rupiah (Bukti Tambahan P.5.6.16)

Bahwa dengan terjadinya indikasi kecurangan dalam pelaksanaaan perhitungan suara berupa perhitungan suara di TPS, Bahwa Pemohon melalui Kuasa Hukum Pemohon telah melaporkan tindakan kecurangan tersebut kepada Panitia Pengawas (Panwas) Kota Medan tertanggal Mei 2014, dibuktikan dengan terbitnya Rekomendasi Panwaslu Kota Medan tertanggal tentang rekomendasi pada intinya untuk melakukan perhitungan suara ulang di 18 Kecamatan di kota Medan;

(27)

Bahwa atas tindakan Termohon in casu KPU Kota Medan, saat ini Laporan Pemohon juga telah disampaikan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Pemohon in casu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan ;

Bahwa dengan terjadinya dugaan pelanggaran pidana Pemilu yang bersifat sistematis, masif dan terstruktur di wilayah Dapil I meliputi kota Medan, kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi sehingga suara Pemohon harus dikembalikan atau setidak-tidaknya sangatlah patut Pemohon untuk melakukan perhitungan suara ulang di seluruh wilayah Dapil Sumut I ;

Bahwa berdasarkan Pasal 223 ayat (2) huruf (f) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 Tentang tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menyebutkan: Perhitungan ulang di TPS dapat diulang apabila terjadi hal-hal sebagai berikut: (f). Saksi peserta Pemilu, Pengawas Pemilu Lapangan, dan warga masyarakat tidak dapat menyaksikan proses perhitungan suara secara jelas (Bukti Tambahan P.5.6.17)

2.4. PERSEORANGAN DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA VIII

Bahwa Pemohon adalah Calon Anggota legislatif DPRD dari Daerah Pemilihan SUMUT 8 yang melingkupi daerah pemilihan Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, Kota Gunung Sitoli.

Bahwa Komisi Pemilhan Umum Propinsi Sumatera Utara telah memutuskan perhitungan suara calon Anggota legislatif DPRD SUMUT 8 dari Partai GOLKAR sebagaimanana pada Formulir D-C, dan diputuskan secara berjenjang yang telah diputuskan Termohon secara nasional sebagai berikut:

Ir. Sudirman Halawa, SH, Calon Nomor Urut 1………15.112 suara.

Bazisokhi BuUlolo, SH, Calon Nomor Urut 2...3.675 suara.

Dermawati P. Zebua, S.Pd, Calon Nomor Urut 3...3.807 suara.

Baziduhu Ziliwu, Calon Nomor Urut 4...3.007 suara.

Arota Lase, Amd, Calon Nomor Urut 5………...17.593 suara.

Jenny Juniani Waruwu, Calon Nomor Urut 6...822 suara.

Bahwa penetapan jumlah suara yang dilakukan Termohon (Caleg Partai Golkar Nomor Urut 1 Dapil Sumut 8) dengan menempatkan Arota Lase, Amd. (Caleg Partai Golkar Nomor Urut 5 Dapil Sumut 8) mendapatkan suara tertinggi dari Termohon adalah fakta yang tidak benar, karena sebagian suara Pemohon tidak di

(28)

input dan atau dihilangkan oleh Termohon dengan rincian sebagaimana table berikut:

KABUPATEN : NIAS SELATAN

KECAMATAN : HURUNA

NO. NAMA CALON VERSI SELISIH

ANGGOTA DPRD C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - +

1 IR. SUDIRMAN HALAWA,

SH 1624 1300 204 204 1420

KABUPATEN : NIAS SELATAN

KECAMATAN : GOMO

NO. NAMA CALON VERSI SELISIH

ANGGOTA DPRD C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - +

1 IR. SUDIRMAN HALAWA,

SH 665 126 126 126 539

KABUPATEN : NIAS SELATAN

KECAMATAN : AMAN DAYA

NO. NAMA CALON VERSI SELISIH

ANGGOTA DPRD C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - +

1 IR. SUDIRMAN HALAWA,

SH 315 240 240 240 75

KABUPATEN : NIAS SELATAN

KECAMATAN OOU

NO. NAMA CALON VERSI SELISIH

ANGGOTA DPRD C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - +

1 IR. SUDIRMAN HALAWA,

SH 332 35 35 35 290

KABUPATEN : NIAS SELATAN

KECAMATAN ULUNOYO

NO. NAMA CALON VERSI SELISIH

(29)

ANGGOTA DPRD C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - + 1 IR. SUDIRMAN HALAWA,

SH 86 5 5 5 81

KABUPATEN : NIAS SELATAN

KECAMATAN : SIDUAERI

NO. NAMA CALON VERSI SELISIH

ANGGOTA DPRD C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - +

1 IR. SUDIRMAN HALAWA,

SH 122 115 115 115 7

KABUPATEN : NIAS SELATAN

KECAMATAN : PULAU PULAU BATU

NO. NAMA CALON VERSI SELISIH

ANGGOTA DPRD C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - +

1 IR. SUDIRMAN HALAWA,

SH 146 100 100 100 46

KABUPATEN : NIAS SELATAN

KECAMATAN : TANAH MASA

NO. NAMA CALON VERSI SELISIH

ANGGOTA DPRD C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - +

1 IR. SUDIRMAN HALAWA,

SH 23 0 0 0 23

KABUPATEN : NIAS SELATAN

KECAMATAN : BERENADU

NO. NAMA CALON VERSI SELISIH

ANGGOTA DPRD C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - +

1 IR. SUDIRMAN HALAWA, 160 22 22 22 138

(30)

SH

KABUPATEN : NIAS SELATAN

KECAMATAN : ULUSUSUA

NO. NAMA CALON VERSI SELISIH

ANGGOTA DPRD C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - +

1 IR. SUDIRMAN HALAWA,

SH 1366 0 0 0 1366

KABUPATEN : NIAS SELATAN

KECAMATAN : SUSUA

NO. NAMA CALON VERSI SELISIH

ANGGOTA DPRD C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - +

1 IR. SUDIRMAN HALAWA,

SH 98 98 7 7 91

NAMA CALON ANGGOTA DPRD : IR. SUDIRMAN HALAWA, SH

NOMOR URUT : 1 (SATU)

DAPIL : 8

KABUPATEN : NIAS SELATAN

NO. KECAMATAN VERSI SELISIH

C 1 DA 1 DB 1 DC 1 - +

1 HURUNA 1624 1300 204 204 1420

2 GOMO 665 126 126 126 539

3 AMAN RAYA 315 240 240 240 75

4 OOU 332 35 35 35 290

5 ULUNOYO 86 5 5 5 81

6 SIDUAERI 122 115 115 115 7

7 PULAU PULAU BATU 146 100 100 100 46

8 TANAH MASA 23 0 0 0 23

9 BERNADU 160 22 22 22 138

10 ULUSUSUA 279 0 0 0 279

(31)

11 SUSUA 98 98 7 7 91

JUMLAH 3847 2031 854 854 2961

SIMPULAN

Dengan demikian berdasarkan bukti-bukti Formulir C-1 ASLI ditambah Formulir C- 1 dari situs KPU www.kup.go.id dari setiap TPS yang telah disebut diatas, juga berdasarkan bukti lain yang diberi kode P-5.7A.1 s/d P-5.7A.13 (terlampir), maka jumlah perolehan suara masing-masing Caleg Partai Golkar di Dapil Sumut 8 yang benar adalah sebagai berikut:

Ir. Sudirman Halawa, SH, Calon Nomor Urut 1………18.073 suara.

Bazisokhi BuUlolo, SH, Calon Nomor Urut 2...3.675 suara.

Dermawati P. Zebua, S.Pd, Calon Nomor Urut 3...3.807 suara.

Baziduhu Ziliwu, Calon Nomor Urut 4...3.007 suara.

Arota Lase, Amd, Calon Nomor Urut 5………...17.593 suara.

Jenny Juniani Waruwu, Calon Nomor Urut 6...822 suara.

Sehingga Pemohon memperoleh suara terbanyak atas seluruh Caleg Partai Golkar Dapil 8 Sumut.

DPRD KAB/KOTA TANJUNG BALAI II POKOK PERMOHONAN

Bahwa Termohon telah menetapkan perolehan suara sah calon anggota legislative dan Partai Politik untuk pemilu Anggota DPRD Kota Tanjungbalai `dalam 3 (tiga) Daerah Pemilihan adalah sebagai berikut [Bukti P.5.8.2.1, Bukti P.5.8.2.2 dan Bukti P.5.8.2.3] sebagaimaan dalam tabel berikut :

NO NAMAPARTAI POLITIK

TOTAL PEROLEHAN SUARA SAH PARPOL

Dapil 1 Dapil 2 Dapil 3 1 Partai Nasional Demokrat 965 1.813 1.825 2 Partai Kebangkitan Bangsa 1.090 2.104 2.029 3 Partai Keadilan Sejahtera 1.044 881 921 4 Partai Demokrasi Indonesia 3.220 3.823 2.986

(32)

Perjuangan

5 Partai Golongan Karya 5.266 8.507 9.502 6 Partai Gerakan Rakyat Indonesia

Raya

1.610 3.486 2.011

7 Partai Demokrat 1.080 2.596 2.626

8 PartaiAmanat Nasional 1.077 1.808 1.462 9 Partai Persatuan Pembangunan 2.085 2.029 1.840 10 Partai Hati Nurani Rakyat 1.561 2.564 3.179

14 Partai Bulan Bintang 121 279 668

15 Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia

45 469 40

JUMLAHSUARA SAH……… 19.164 30.359 29.089

JUMLAH SUARATIDAK SAH……… 459 777 807

JUMLAH KURSI 7 9 9

Tabel 1: Total Perolehan Suara Sah Partai Politik, Suara Tidak Sah dan Jumlah Kursi Pemilu DPRD Kota Tanjung Balai Dapil Kota Tanjung Balai 2

Bahwa apabila dari total perolehan suara sah partai politik sebagaimana pada point 2 permohonan ini maka Perolehan Suara Sah yang mempengaruhi Kursi Pemohon adalah di Daerah Pemilihan Kota Tanjungbalai 2 (dua);

Bahwa untuk Daerah Pemilihan Kota Tanjungbalai 2 (dua) maka Perbandingan Perolehan Suara Sah menurut Pemohon dengan Suara Sah Termohon adalah sebagai berikut:

NO NAMAPARTAI POLITIK

PEROLEHAN SUARA SAH

SELISIH SUARA Termohon Pemohon

1 Partai Nasional Demokrat 1.813 1.813 0 2 Partai Kebangkitan Bangsa 2.104 2.104 0 3 Partai Keadilan Sejahtera 881 881 0 4 Partai Demokrasi Indonesia

Perjuangan

3.823 3.823 0

5 Partai Golongan Karya 8.507 8.507 0 6 Partai Gerakan Rakyat 3.486 3.486 0

(33)

Indonesia Raya

7 Partai Demokrat 2.596 2.596 0

8 PartaiAmanat Nasional 1.808 0 1.808 9 Partai Persatuan

Pembangunan

2.029 2.029 0

10 Partai Hati Nurani Rakyat 2.564 2.564 0

14 Partai Bulan Bintang 279 279 0

15 Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia

469 469 0

JUMLAH SUARA SAH……… 30.359 28.551 -

Bahwa untuk Daerah Pemilihan Kota Tanjungbalai 2 (dua) maka Perbandingan Bilangan Pembagi Pemilih menurut Pemohon dengan Termohon adalah sebagai berikut:

SUARA SAH KURSI BPP

TERMOHON 30.359 9 3.373

PEMOHON 28.551 9 3.172

Tabel 2: Perbandingan Bilangan Pembagi Pemilih DPRD Kota Tanjung Balai Daerah Pemilihan Kota Tanjungbalai 2 berdasarkan Total Suara Sah Pemohon dan Termohon

Bahwa sehubungan dengan point 2 (Tabel 2) permohonan a quo, maka perolehan kursi masing-masing peserta pemilu untuk Daerah Pemilihan Tanjung Balai 2 (9 kursi) menurut Pemohon dan Termohon adalah sebagaimana pada Tabel 3 di bawah ini

NO NAMA PARTAI POLITIK

PEROLEHAN KURSI

Termohon Pemohon 1 Partai Nasional Demokrat 1 0

2 Partai Kebangkitan Bangsa 1 1 3 Partai Keadilan Sejahtera 0 0 4 Partai Demokrasi Indonesia

Perjuangan

1 1

5 Partai Golongan Karya 2 3

(34)

6 Partai Gerakan Rakyat Indonesia Raya

1 1

7 Partai Demokrat 1 1

8 Partai Amanat Nasional 0 0 9 Partai Persatuan

Pembangunan

1 1

10 Partai Hati Nurani Rakyat 1 1 14 Partai Bulan Bintang 0 0 15 Partai Keadilan dan Persatuan

Indonesia

0 0

JUMLAH 9 9

Tabel 3: perolehan kursi masing-masing peserta pemilu untuk Daerah Pemilihan Tanjung Balai 2 (9 kursi) menurut Pemohon dan Termohon

Bahwa Termohon telah salah dan keliru dalam menetapkan jumlah perolehan suara sah kepada Partai Amanat Nasional untuk Pemilu Anggota DPRD Kota Tanjungbali pada Dapil Tanjungbalai 1, Tanjungbalai 2 dan Tanjungbalai 3;

Bahwa seandainya Termohon benar dalam menetapkan jumlah perolehan suara sah Pemohon akan memperoleh tambahan 1 (satu) kursi di Daerah Pemilihan Tanjungbalai 2;

Bahwa untuk seluruh daerah pemilihan Pemilu DPRD Kota Tanjungbalai perolehan total suara sah Partai Amanat Nasional seharusnya 0 (kosong) dengan alasan- alasan hukum sebagai berikut:

Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kota Tanjungbalai tidak menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye hingga batas akhir penyampaian Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye [Bukti P.5.8.2.4 s/d Bukti P.5.8.2.6 ], padahal Termohon telah mengingatkan Partai Politik Peserta Pemilu Kota Tanjungbalai [Bukti P.5.8.2.7 ];

Pasal 138 Ayat (3) Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (selanjutnya dalam permohonan ini disebut UU Pemilu DPR,DPD dan DPRD) menentukan:

(35)

”Dalam hal pengurus Partai Politik peserta pemilu tingkat pusat, tingkat provinsi dan tingkat kabupaten/kota, tidak menyampaikan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye pemilu kepada kantor akuntan publik yang ditunju koleh KPU sampai batas waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 135 ayat (1), Partai Politik yang bersangkutan dikenai sanksi berupa tidak ditetapkannya calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota menjadi Calon Terpilih”.

Pasal 215 huruf a UU Pemilu DPR, DPD dan DPRD menentukan: ”Penetapan calon terpilih anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, dari partai politik peserta pemilu didasarkan oleh perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilu di suatu daerah pemilihan, dengan ketentuan Calon terpilih anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota ditetapkan berdasarkan calon yang memperoleh suara terbanyak;

Ketentuan Pasal 138 Ayat (3) jo Pasal 215 huruf a UU Pemilu DPR,DPD dan DPRD mengandung makna partai politik yang tidak menyampaikan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye pemilu kepada kantor akuntan publik yang ditunjuk oleh KPU hingga batas waktu yang ditentukan tidakakan memiliki anggota legislatif di tingkatan masing-masing;

Bahwa peraturan perundang-undangan pemilu tidak menjelaskan lebih lanjut bagaimana dampak penerapan ketentuan Pasal 138 Ayat (3) UU Pemilu DPR,DPD dan DPRD terhadap perolehan suara sah partai politik tingkat Kabupaten, Kota, Propinsi atau pusat yang tidak menyampaikan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye pemilu, namun apabila melihat ketentuan tentang Dana Kampanye pada pasal-pasal lain dalam UU Pemilu DPR,DPD dan DPRD( Pasal 138 ayat (1), Pasal 303, 304 dan 305) yang antara lain berbunyi:

”Dalam hal pengurusan Partai Politik Peserta Pemilu tingkat pusat, tingkat provinsi dan tingkat kabupaten/kota tidak meyampaikan laporan awal dana kampanye Pemilu kepada KPU,KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota sampai batas waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 134 ayat (1), partai politik yang bersangkutan dikenai sanksi berupa pembatalan sebagai peserta pemilu pada Wilayah yang bersangkutan” (vide Pasal 138 Ayat (1) UU Pemilu DPR,DPD dan DPRD);

”Peserta pemilu dilarang menerima sumbangan dana kampanye pemilu yang berasal dari: a. Pihak asing, b. Penyumbang yang tidak jelas identitasnya,

(36)

c.Pemerintah, Pemerintah daerah, BUMN dan BUMD atau d.Pemerintah Desa dan Badan Usaha Milik Desa (vide Pasal 139 UU Pemilu DPR,DPD dan DPRD);

”Setiap orang, kelompok, perusahaan, dan/atau badan usaha nonpemerintah yang memberikan dana kampanye pemilu melebihi batas yang ditentukan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 131 ayat (10) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah)(vide Pasal 303 Ayat (1) UU Pemilu DPR,DPD dan DPRD);

Bahwa dengan memperhatikan ketentuan pidana dalam hal dana kampanye (Pasal 303, 304 dan 305 UU Pemilu DPR,DPD dan DPRD) maka penyampaian laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye pemilu menjadi sangat penting bila dibandingkan dengan tidak meyampaikan laporan awal dana kampanye Pemilu yang tidak memiliki kaitan dengan sanksi pidana tetapi hanya sanksi pembatalan sebagai peserta pemilu;

Bahwa sehubungan dengan dalil pemohon angka 10, maka terhadap partai politik yang tidak menyampaikan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye pemilu, seluruh suara sah Partai Amanat Nasional haruslah 0 (kosong) untuk Daerah Pemilihan Kota Tanjungbalai 1, Tanjungbalai 2, dan Tanjungbalai 3;

KESIMPULAN

Bahwa dikarenakan DPD Partai Amanat Nasional Kota Tanjungbalai tidak meyampaikan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye pemilu dengan mengacu pada UU Pemilu DPR,DPD dan DPRD khususnya Pasal 138, Pasal 303, 304 dan 305, maka perolehan suara sah Partai Amanat Nasional untuk DPRD Kota Tanjungbalai menjadi 0 (kosong);

Bahwa karena suara sah Partai Amanat Nasional untuk DPRD Kota Tanjungbalai adalah 0 (kosong), maka terjadi perubahan BPP pada Dapil 1 dari 2.738 menjadi 2.584, Dapil 2 (dua) dari 3.373 menjadi 3.172 dan Dapil 3 (tiga) dari 3.232 menjadi 3.069, dengan demikian perolehan kursi Partai Golkar untuk Dapil 2 (dua) bertambah 1(satu), semula mendapatkan 2 (dua) kursi menjadi 3 (tiga) kursi;

2.5.2 NIAS Dapil II

Bahwa Termohon telah salah menetapkan Perolehan suara Pemohon dan berpengaruh pada perolehan kursi Anggota DPRD di Daerah Pemilihan Nias 2 Kabupaten Nias;

Tabel: Data Perolehan Suara berdasarkan DB

(37)

No. DAPIL Perolehan Suara

Selisih Alat Bukti Termohon Pemohon

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1. Nias II 773 960 187 P- 1s/d.P- 2

4.3.1 Bahwa suara pemohon secara perorangan dikurangi sebesar 187 suara, oleh Termohon, sehingga berpengaruh untuk perolehan kursi DPRD Kab. Nias Dapil II, karena seharusnya bila Termohon melakukan rekapitulasi secara benar Pemohon mendapat jatah 1 (satu) kursi,-

4.3.2. Bahwa Suara Pemohon pada tingkat KPPS Desa Siofabanua, PPS Desa Siofabanua dan PPK di Kecamatan Bawolato adalah berjumlah 960 suara (tidak terjadi perubahan). Sedangkan Hasil Rekapitulasi KPU di tingkat Kabupaten Nias suara Pemohon di Desa Siofabanua, Kecamatan Bawolato adalah 773 suarasehingga jumlah suara Pemohon berkurang 187 suara di Tingkat Rekapitulasi KPU Kabupaten Nias.(Bukti Terlampir).

4.3.3. Bahwa berdasarkan hasil Rekapitulasi Pleno di Tingkat KPUD Kabupaten Nias sebesar 773 suara sangat jelas menyimpang dari fakta yang ada, dimana hal tersebut dapat dibuktikan dengan Hasil Rekapitulasi Pleno di Tingkat KPPS, PPS dan PPK Kecamatan Bawolato adalah 960 suara (tidak ada perubahan).

4.3.4. Bahwa dengan berkurangnya suara Pemohon di Tingkat Rekapitulasi KPUD Kabupaten Nias sebanyak 187 suara yang tidak mempergunakan hasil rekapitulasi Pleno di Tingkat KPPS, PPS dan PPK Kecamatan Bawolato mengakibatkan Pemohon merasa sangat dirugikan dengan tidak terpilihnya caleg OSARAO BAWAMENEWI, SH (Pemohon)

DPRD KAB/KOTA LABUHAN BATU SELATAN V POKOK PERMOHONAN

Bahwa Pemohon keberatan terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 411/Kpts/KPU/Tahun 2014 tentang Penetepan dan pengumuman Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Secara Nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2014 pada hari Jumat tanggal 09 Mei 2014 Pukul 23.52 WIB, khususnya terhadap Penetapan Hasil Pemilihan Umum DPRD Kabupaten Labuhan Batu Selatan Dapil Labuhan

(38)

Batu Selatan 5 yang terdiri dari 2 (kecamatan) yakni: Kecamatan Sungai Kanan dan Silangkitang [P- 5.7.2.1]:

Tabel1: Penetapan Termohon tentang Perolehan Suara Sah Peserta Pemilu DPRD Kabupaten LabuhanBatu Selatan Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5 Bahwa pada Keputusan Termohon Nomor 411/Kpts/KPU/Tahun 2014 khususnya Penetapan Perolehan Suara Sah Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten LabuhanBatu Selatan Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5 telah merugikan Pemohon karena adanya penambahan perolehan suara sah Partai Nasional Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Hati Nurani Rakyat dan Partai Bulan Bintang dengan perbandingan selisih sebagaimana dalam tabel berikut:

NO URUT

NAMA PARTAI POLITIK PEROLEHAN SUARA SELISIH ALAT BUKTI Termohon Pemohon

NO URUT

NAMA PARTAI POLITIK SUARA SAH

1 PARTAI NASDEM 1.541

2 PARTAI KEBANGKITAN BANGSA 320

3 PARTAI KEADILAN SEJAHTERA 1.787

4 PDI PERJUANGAN 5.223

5 PARTAI GOLONGAN KARYA 6.784

6 PARTAI GERINDRA 4.678

7 PARTAI DEMOKRAT 922

8 PARTAI AMAT NASIONAL 14.986

9 PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN 3.630

10 PARTAI HATI NURANI RAKYAT 1.046

14 PARTAI BULAN BINTANG 4.095

15 PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN INDONESIA

10

JUMLAH SUARA SAH 45.022

(39)

1 PARTAI NASDEM 1.541 1.540 + 1

P- 5.7.2.1 s/d

P- 5.7.2.25 2 PARTAI KEBANGKITAN

BANGSA

320 320 0

3 PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

1.787 1.786 + 1

4 PDI PERJUANGAN 5.223 5.211 + 12

5 PARTAI GOLONGAN KARYA 6.784 6.784 0

6 PARTAI GERINDRA 4.678 4.678 0

7 PARTAI DEMOKRAT 922 921 + 1

8 PARTAI AMAT NASIONAL 14.986 14.810 +176 9 PARTAI PERSATUAN

PEMBANGUNAN

3.630 3.630 0

10 PARTAI HATI NURANI RAKYAT

1.046 1.042 + 4

14 PARTAI BULAN BINTANG 4.095 4.084 + 11 15 PARTAI KEADILAN DAN

PERSATUAN INDONESIA

10 10 0

JUMLAH………. 45.022 44.816 206 -

Tabel 2: Perbandingan Perolehan Suara Sah Termohon dan Pemohon peserta pemilu DPRD Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5

Bahwa kesalahan dan kekliruan Termohon dalam menetapkan perolehan suara sah Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten LabuhanBatu Selatan Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5, telah mengakibatkan perubahan jumlah suara sah yang mengakibatkan perubahan Bilangan Pembagi Pemilih sebagaimana dalam tabel berikut :

VERSI SUARA SAH KURSI BPP

TERMOHON 45.022 9 5.002

PEMOHON 44.816 9 4.980

Tabel 3: Perbandingan Bilangan Pembagi Pemilih Termohon dan Pemohon Pemilu DPRD Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5

(40)

Bahwa kesalahan dan kekeliruan Termohon dalam menetapkan perolehan suara sah Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Labuhan Batu Selatan Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5, telah pula mengakibatkan Termohon kehilangan satu kursi dengan perbandingan kursi sebagaimana dalam tabel berikut:

NO NAMAPARTAI POLITIK

PEMBAGIAN KURSI BERDASARKAN PEROLEHAN SUARA SAH

TERMOHON PEMOHON BPP = 5.002 BPP = 4.980

1 PARTAI NASIONAL DEMOKRAT 0 0

2 PARTAI KEBANGKITAN BANGSA 0 0

3 PARTAI KEADILAN SEJAHTERA 1 0

4 PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN

1 1

5 PARTAI GOLONGAN KARYA 1 2

6 PARTAI GERAKAN RAKYAT INDONESIA RAYA

1 1

7 PARTAI DEMOKRAT 0 0

8 PARTAI AMANAT NASIONAL 3 3

9 PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

1 1

10 PARTAI HATI NURANI RAKYAT 0 0

14 PARTAI BULAN BINTANG 1 1

15 PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN INDONESIA

0 0

JUMLAH……….. 9 9

Tabel 4: Perbandingan Perolehan Kursi Partai Politik Termohon dan Pemohon Pemilu DPRD Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5

(41)

Bahwa kesalahan dan kekeliruan Termohon dalam menetapkan Perolehan Suara Sah Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten LabuhanBatu Selatan Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5 terjadi di Kecamatan Sungai Kanan dan Kecamatan Silangkitang ;

Bahwa kesalahan dan kekeliruan Termohon dalam menetapkan Perolehan Suara Sah Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten LabuhanBatu Selatan Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5 terjadi di Kecamataan Sungai Kanan [P- 5.7.2.2] adalah sebagaimana dalam tabel berikut:

NO URUT NAMA PARTAI POLITIK PEROLEHAN SUARA SELISIH ALAT BUKTI Termohon Pemohon

1 PARTAI NASDEM 1.463 1.462 + 1

P- 5.7.2.2 s/d

P- 5.7.20 2 PARTAI KEBANGKITAN

BANGSA

163 163 0

3 PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

1.180 1.179 + 1

4 PDI PERJUANGAN 3.023 3.013 + 10

5 PARTAI GOLONGAN

KARYA

4.885 4.885 0

6 PARTAI GERINDRA 581 581 0

7 PARTAI DEMOKRAT 142 141 + 1

8 PARTAI AMAT NASIONAL 10.285 10.179 + 106

9 PARTAI PERSATUAN

PEMBANGUNAN

1.329 1.329 0

10 PARTAI HATI NURANI RAKYAT

935 931 + 4

14 PARTAI BULAN BINTANG 2.873 2.862 + 11 15 PARTAI KEADILAN DAN

PERSATUAN INDONESIA

2 2 0

JUMLAH………. 26.861 26.727 + 134

Tabel5: Perbandingan Perolehan Suara Sah Pemohon dan Termohon di Kecamatan Sungai Kanan peserta pemilu DPRD Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5

(42)

Bahwa kesalahan dan kekeliruan Termohon dalam menetapkan Perolehan Suara Sah Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten LabuhanBatu Selatan Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5 terjadi di Kecamataan Sungai Kanan pada rekapitulasi perolehan suara sah Partai dalam Model D- 1 DPRD Kab/Kota (Sertifikat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dari Setiap Desa/Kelurahan di Tingkat Kecamatan dalam Pemilu Anggota DPRD Kabupaten/Kota Tahun 2014) di Desa Langga paying [P- 5.7.2.3] – Sabungan [P- 5.7.2.4] – Hutagadong [P- 5.7.2.5] dan Parimburan [P- 5.7.2.6]

sebagaimana dalam tabel berikut:

Nama Desa Partai PEROLEHAN SUARA Selisih Suara

TPS Termohon Pemohon

Langgapayung PKS 7 6 1 04

P- 5.7.2.3 dan P- 5.7.2.7

PAN 124 105 19 07

P- 5.7.2.3 dan P- 5.7.2.8

PAN 55 0 55 16

P- 5.7.2.3 dan

P- 5.7.2.9]

NASDEM 3 2 1 18

P- 5.7.2.3 dan

P- 5.7.2.10 DEMOKR

AT

2 1 1 24

P- 5.7.2.3 dan

P- 5.7.2.11

(43)

Tabel 6: Perbandingan Perolehan Suara Sah Pemohon dan Termohon di Kecamatan Sungai Kanan Desa Langgapayung – Sabungan – Hutagadong dan Parimburan peserta pemilu DPRD Daerah Pemilihan Labuhanbatu Selatan 5.

PBB 15 4 11 26

P- 5.7.2.3 dan

P- 5.7.2.12 PARTAI

HANURA

4 0 4 29

P- 5.7.2.3 dan

P- 5.7.2.13

PAN 45 25 20 30

P- 5.7.2.3 dan

P- 5.7.2.14

Sabungan PDIP 56 46 10 06

P- 5.7.2.4 dan

P- 5.7.2.15

PAN 92 91 1 08

P- 5.7.2.4 dan

P- 5.7.2.16

Hutagodang PAN 127 122 5 05

P- 5.7.2.5 dan

P- 5.7.2.17

Parimburan PAN 98 92 6 04

P- 5.7.2.6 dan

P- 5.7.2.18

Gambar

Tabel 1: Data Penggelembungan suara Partai HANURA DAPIL Sumut II di 9  (Sembilan) Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah, khusus untuk Caleg No
Tabel 5:   PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN LUMUT  BERDASARKAN REKAP FORMULIR Model (DA)
Tabel  6:   PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN KOLANG  BERDASARKAN REKAP FORMULIR Model (DA)
Tabel 8:   PEROLEHAN SUARA PARTAI HANURA DI KECAMATAN  SIBABANGUN BERDASARKAN REKAP FORMULIR  Model (DA)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Bahwa dalil Pemohon secara keseluruhan terbantahkan oleh bukti surat/tulisan yang diajukan Termohon, yaitu Bukti T-1.LOTIM1.79 berupa Berita Acara Nomor 19/BA/KPU-LOTIM/V/2014

8) Bahwa perolehan suara yang diperoleh oleh Partai NasDem pada 8 Kabupaten/Kota dan perolehan suara pada 12 kecamatan di Kabupaten Halmahera Selatan dimaksud adalah

Bahwa terhadap berbagai kecurangan serta pelanggaran sebagaimana diuraikan oleh Pemohon tersebut di atas, serta guna untuk menjamin hak konstitusional Pemohon (Perseorangan),

Bahwa oleh karena materi permohonan keberatan pemohon yang kami sampaikan ini adalah mengenai keberatan atas hasil pemilu legislatif di Kabupaten Bulukumba yang telah

Bukti PT-8.3.66, ini menerangkan bahwa dalam Formulir Model C-1 DPR TPS 2, Kelurahan Golpare, Kecamatan Komoroam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Perolehan suara sah caleg

Bahwa berdasarkan uraian tersebut di atas, dengan demikian Pemohon mempunyai kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan permohonan pembatalan Keputusan Komisi Pemilihan

Bahwa kesalahan yang dilakukan oleh Termohon tersebut dituangkan dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 416/Kpts/KPU/Tahun 2014 tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai

Bahwa berdasarkan pokok permohonan Pemohon yang menyatakan telah terjadi penggelembungan Suara untuk salah satu Calon Anggota Legislatif untuk DPR RI dari Partai Kebangkitan