PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA SINDROM OBSTRUKSI PASKA TUBERKULOSIS DI RS PARU Dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA Peanatalaksanaan Fisioterapi Pada Sindrom Obstruksi Paska Tuberkolosis Di RS PARU Dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan segala limpahan nikmat rahmat dan hidayah – Nya , serta kedua orang tua yang senantiasa melimpahkan
Tujuan: Untuk mengetahui manfaat pemberian modalitas infra merah, massage, stretching, nebulizer dan diafragma breathing dalam mengurangi nyeri, mengurangi spasme, mengurangi
Untuk mengetahui dampak dari pemberian ACBT, Chest PT dan Infra. merah terhadap mengurangi spasme otot-otot pernafasan
Sebagai bahan ajaran dalam pemilihan intervensi untuk mengurangi sesak nafas, mengurangi produksi sputum dan peningkatan ekspansi thoraks pada kasus bronchopneumonia
Kesimpulan: Dengan menggunakan modalitas fisioterapi infra red , breathing exercise, dan terapi latihan dapat mengurangi derajat sesak napas, nyeri dan menurunkan spasme
Tujuan : Untuk mengetahui manfaat pemberian IR, Breathing Exercise, Coughing Exercise, dan Mobilisasi Sangkar Toraks dapat melancarkan pengeluaran sputum atau membersihkan
ekspansi toraks, spasme otot dan nyeri tekan pada m.upper trapezius ...
Tujuan : Untuk mengetahui pelaksanaan fisioterapi pada kasus Tuberkulosis paru dalam mengurangi sesak nafas, membantu menurunkan spasme pada otot alat bantu