• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATALOG UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATALOG UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM)"

Copied!
143
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATALOG

(3)
(4)

KATALOG

UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM)

Edisi 2021

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM)

(5)

Katalog Universitas Negeri Malang (UM), Edisi 2021 Diterbitkan oleh:

Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerjasama (BAKPIK) Universitas Negeri Malang (UM)

Alamat kantor:

BAKPIK, Graha Rektorat Lantai 2, Jalan Semarang 5 Malang 65145

Telepon (0341) 330-1130, 551-312 (hunting), psw. 1130, 1132, 1143; sambungan langsung (0341) 552-114; Telp./Fax. (0341) 552-114

Laman: www.um.ac.id; E-mail: [email protected]

(6)

v

KATA PENGANTAR

Katalog Universitas Negeri Malang (UM) Edisi 2021 disusun dengan tujuan untuk me-nyajikan informasi yang menyeluruh tentang UM bagi sivitas akademika, terutama mahasiswa baru. Dengan demikian diharapkan berbagai pihak yang berkepentingan dapat memperoleh gambaran yang utuh tentang UM.

Isi Katalog UM ini meliputi informasi tentang sejarah, organisasi, peraturan dan ketentuan, layanan dan sarana akademik, sarana umum, kemahasiswaan, ketenagaan, informasi umum, nama dosen dan pelaksana administrasi, serta informasi lain yang dianggap perlu, antara lain daftar pejabat, daftar anggota senat, dan nomor telepon unit kerja. Informasi akademik dan pelaksanaan administrasi akademik, lebih detail lihat di buku Pedoman Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM) Edisi Tahun 2020/2021.

Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menyajikan informasi yang akurat pada katalog ini, namun tentu masih terdapat kekurangan dan kelemahan. Untuk itu, jika masih terdapat informasi atau data yang kurang tepat atau kurang lengkap penyajiannya, diharapkan merujuk ke sumber aslinya. Kami juga mengharapkan saran dan kritik yang konstruktif untuk dijadikan masukan dalam perbaikan Katalog UM pada tahun-tahun yang akan datang.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam menyiapkan dan menyusun katalog ini, terutama kepada para penyusun Katalog edisi perintis pertama sampai dengan Katalog Edisi 2021 ini yang merupakan perbaikan Edisi 2020 serta merupakan edisi kedua puluh sejak IKIP MALANG berubah menjadi Universitas Negeri Malang (UM).

Semoga katalog ini bermanfaat bagi mahasiswa baru, warga UM, dan masyarakat luas. Malang, Mei 2021

a.n. Rektor, Wakil rektor I,

(7)

xi

DAFTAR ISI

Halaman

Kata Pengantar ... v

Daftar Isi ... vii

Daftar Singkatan ... xiv

UNIVERSITAS ... 1

Visi ... 1

Misi ... 1

Tujuan ... 1

Tenaga Pengajar (Dosen) ... 3

Kode Etik Dosen ... 4

Organisasi Profesi ... 5

Mahasiswa dan Alumni ... 6

Lambang dan Bendera ... 6

Kampus ... 7

Kota Malang dan Blitar ... 7

SEJARAH ... 9

PELAKSANAAN ADMINISTRASI AKADEMIK ... 16

Pelaksana Layanan ... 16

Registrasi Mahasiswa ... 16

Kepindahan Mahasiswa ... 19

Proses Cuti Kuliah ... 21

Layanan Surat Keterangan ... 22

Yudisium ... 22

Wisuda ... 23

SARANA AKADEMIK ... 24

Laboratorium, Bengkel, dan Studio ... 24

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) ... 26

Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3) ... 32

UPT Perpustakaan ... 37

UPT Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ... 40

UPT Pusat Pengkajian Pancasila (P2P) ... 41

UPT Satuan Penjaminan Mutu (SPM) ... 42

(8)

xii

Balai Bahasa dan Budaya (BBB) ... 45

Pusat Arsip ... 45

Hubungan Internasional (HI) ... 48

Penerbit-Percetakan UM ... 48

SARANA UMUM ... 50

Asrama Mahasiswa ... 50

BNI Kantor Layanan UM ... 50

BRI Kantor Kas UM ... 51

Gedung Pertemuan ... 52

Kantin ... 53

Kantor Pos Cabang UM ... 53

Masjid Al-Hikmah ... 54

Kegiatan Warga Kristen (Katholik dan Protestan) ... 54

Kegiatan Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) ... 55

Poliklinik ... 55

Sarana Kesenian ... 56

Sarana Olahraga ... 56

Sarana Transportasi ... 57

Tempat Parkir dan Lalu-lintas Kampus ... 57

Toko dan Koperasi ... 58

Wisma Tamu (Guest House) ... 59

KEMAHASISWAAN... 60

Organisasi Kemahasiswaan ... 60

Program Pengembangan Kemahasiswaan ... 61

Kegiatan Penunjang ... 62

Beasiswa ... 63

Dana Sosial Mahasiswa ... 64

KETENAGAAN ... 65 Pengadaan Pegawai ... 65 Jenjang Kepangkatan/Jabatan ... 65 Pendidikan ... 67 Eselon ... 67 Cuti ... 68 Asuransi Kesehatan ... 68 Pembinaan Tenaga ... 69

(9)

xiii

INFORMASI UMUM ... 71

Akomodasi dan Biaya Hidup ... 71

Transportasi Umum ... 71

Ikatan Alumni (IKA) UM ... 72

Dharma Wanita Persatuan UM ... 74

Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ... 75

Program Keterampilan Otomotif, Bisnis, Industri dan Teknologi Informasi (PROBIS) ... 76

Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) ... 79

DAFTAR PEJABAT DAN NOMOR TELEPON UNIT KERJA DI UM ... 80

Rektorat ... 80

Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerjasama (BAKPIK) ... 80

Biro Umum dan Keuangan (BUK)... 81

Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) ... 82

Fakultas Sastra (FS) ... 83

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ... 85

Fakultas Ekonomi (FE) ... 87

Fakultas Teknik (FT) ... 88

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)... 90

Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ... 91

Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi) ... 92

Pascasarjana... 92

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) ... 93

Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3) ... 93

UPT Perpustakaan ... 94

UPT Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) ... 94

UPT Pusat Pengkajian Pancasila ... 94

UPT Satuan Penjamin Mutu (SPM) ... 95

DAFTAR ANGGOTA SENAT UNIVERSITAS NEGERI MALANG ... 96

Komisi-komisi... 96

DAFTAR DOSEN MENURUT ABJAD ... 98

(10)

xiv

DAFTAR SINGKATAN

AE Subbag Akademik dan Evaluasi

AKP Subbag Akuntansi dan Pelaporan

AKU Jurusan Akuntansi

ARA Jurusan Sastra Arab

ASP Jurusan Administrasi Pendidikan

BAKPIK, Biro AKPIK Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, Informasi dan Kerjasama

BBB Balai Bahasa dan Budaya

BDM Badan Dakwah Masjid Al Hikmah

BEM Badan Eksekutif Mahasiswa

BIO Jurusan Pendidikan Biologi

BIPA Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing

BK Jurusan Bimbingan dan Konseling

BKBH Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum

BLU Badan Layanan Umum

BMN Barang Milik Negara

BNI Bank Negara Indonesia

BOPTN Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri

BPM Badan Perwakilan Mahasiswa

BRI Bank Rakyat Indonesia

BTN Bank Tabungan Negara

BUK, Biro UK Biro Umum dan Keuangan

DEWAS Dewan Pengawas

DW Dharma Wanita

EKP Jurusan Ekonomi Pembangunan

FE Fakultas Ekonomi

FIK Fakultas Ilmu Keolahragaan FIP Fakultas Ilmu Pendidikan FIS Fakultas Ilmu Sosial; Jurusan Fisika

FMIPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam FPPsi Fakultas Pendidikan Psikologi

FS Fakultas Sastra

FT Fakultas Teknik

GEO Jurusan Geografi

GR, GRAREK Graha Rektorat

GRACA Graha Cakrawala

HI Hubungan Internasional

HIMAFO Himpunan Mahasiswa Penggemar Foto

HKN Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan

HMJ Himpunan Mahasiswa Jurusan

HMP Himpunan Mahasiswa Penulis

(11)

xv HOTMA Himpunan Orang Tua Mahasiswa

HUMAS Hubungan Masyarakat

IK Jurusan Ilmu Keolahragaan

IKA Ikatan Keluarga Alumni

IKK Ikatan Keluarga Katolik

IKM Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat IMAKRIS Ikatan Mahasiswa Kristen

IND Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia ING Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris INKAI Institut Karate-Do Indonesia IPRI Ikatan Pecinta Retorika Indonesia JICA Japan International Cooperation Agency

JRM Jurusan Sastra Jerman

KESMA Subbag Pelayanan Kesejahteraan Mahasiswa

KEU Bagian Keuangan

KIM Jurusan Kimia

KKN Kuliah Kerja Nyata

KMHD Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma KPL Kajian Praktik Lapangan

KOPMA Koperasi Mahasiswa

KORPRI Korps Pegawai Republik Indonesia KPRI Koperasi Pegawai Republik Indonesia

KS Subbag Kerjasama

KSH Bagian Kerjasama dan Hubungan Masyarakat KSDP Jurusan Kependidikan Dasar dan Pra Sekolah KSR-PMI Korps Sukarela Palang Merah Indonesia KUMTALA Subbag Hukum dan Tata Laksana

LP2M, LPPM Lembaga Penelitian Dan Pengabdian kepada Masyarakat LP3 Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran LPBD Lembaga Perwakilan Bela Diri

LPSE Layanan Pengadaan Secara Elektronik LSP Lembaga Sertifikasi Profesi

MAT Jurusan Matematika

MAWA Bagian Kemahasiswaan

MENWA Satuan Resimen Mahasiswa

MNJ Jurusan Manajemen

MPA Mahasiswa Pecinta Alam

MPIKA Subag Minat, Penalaran Informasi Kemahasiswaan dan Alumni MPM Majelis Permusyawaratan Mahasiswa

Non PNBP Non-Penerimaan Negara Bukan Pajak OIA Office International Affairs

PDETC Pre Departure English Training Course

PERPUS Perpustakaan

(12)

xvi

PH Pusat Halal

PHIK Pusat HaKi, Inkubasi Bisnis, Komersialisasi, dan Afiliansi Industri PIU IsDB Project Implementation Unit Islamic Development Bank

PJK Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan; Pusat Jender dan Kesehatan PJSI Persatuan Judo Seluruh Indonesia

PKBI Program Keahlian Bisnis dan Industri

PKKMB Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru

PKL Praktek Kerja Lapangan

PKML Pusat Kebencanaan, Mitigasi, dan Lingkungan PKO Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga PLB Jurusan Pendidikan Luar Biasa

PLS Jurusan Pendidikan Luar Sekolah PLT Pejabat Pelaksana Teknis

PMMET Pusat Material Maju Untuk Energi Terbarukan PNBP Penerimaan Negara Bukan Pajak

POLI Poliklinik

PP Pelaksana Program; Pusat Pendidikan

PPBK3A Pusat Pengembangan Bimbingan Konseling, Karier, dan Peningkatan Kompetensi Akademik

PPG Program Profesi Guru

PPID Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi PPISB Pusat Pengembangan Inovasi dan Sumber Belajar

PPISEP Pusat Pengembangan Instrumentasi, Seleksi, dan Evaluasi Pendidikan PPKBKU Pusat Pengembangan Kehidupan Beragama dan Kuliah Universiter PPKP Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan

PPLP, P2LP Pusat Pengembangan Laboratorium Pendidikan

PPL Program Pengalaman Lapangan

PPP, P2P Pusat Pengkajian Pancasila

PPPKPL Pusat Pengembangan Praktik Kerja dan Pengalaman Lapangan PPPMB Program Persiapan Perkuliahan Mahasiswa Baru

PPU Pengadaan Pengelola Unit

PROBIS Program Pendidikan Keterampilan Otomotif, Bisnis, Industri, dan Teknologi Informasi PSHT Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai

PSI Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi; Jurusan Psikologi

PSM Paduan Suara Mahasiswa

PSN Persatuan Silat Nusantara

PSP Pusat Sosial Humaniora dan Pariwisata PSSJ Program Studi Setingkat Jurusan PTIK Pusat Teknologi Informasi Komunikasi PUBLIKA Pusat Publikasi Akademik

PUMK Pemegang Uang Muka Kerja

REN Subbag Perencanaan

RM Rupiah Murni

RS Subbag Registrasi dan Statistik

(13)

xvii

SAKRI Sasana Krida

SARDIK Subbag Sarana Akademik

SASBUD Sasana Budaya

SATPAM Satuan Pengamanan

SD LAB Sekolah Dasar Laboratorium

SED Jurusan Sedi Desain

SEJ Jurusan Sejarah

SI Subbag Sistem Informasi

SMP LAB. Sekolah Menengah Pertama Laboratorium SMA LAB. Sekolah Menengah Atas Laboratorium SOSIO Jurusan Sosiologi

SPI Satuan Pengawas Internal

SPM Satuan Penjaminan Mutu

SPSA Sumbangan Pemeliharaan Sarana Akademik

TAD Subbag Tenaga Administrasi

TAK Subbag Tenaga Akademik

TE Jurusan Teknik Elektro

TEP Jurusan Teknologi Pendidikan TI Jurusan Teknologi Industri

TPJTP Tim Penilai Jabatan Tenaga Pengajar TK LAB. Taman Kanak-kanak Laboratorium TKBI Tes Kemampuan Berbahasa Inggris

TM Jurusan Teknik Mesin

TPA Tempat Penitipan Anak

TPP Tim Percepatan Publiksi

TS Jurusan Teknik Sipil

TU Subbag Tata Usaha

UABB Unit Aktivitas Bola Basket UABV Unit Aktifvtas Bola Voli

UHTBMN Bagian Umum, Hukum Tata Laksana, dan Barang Milik Negara UKDM Unit Kegiatan Drama Mahasiswa

UKM Unit Kegiatan Mahasiswa

UKSMM Unit Kegiatan Seni Musik Mahasiswa

UKS Uang Kuliah Semester

UKT Uang Kuliah Tunggal

ULP Unit Layanan Pengadaan

ULT Unit Layanan Terpadu

UM Universitas Negeri Malang

UPT Unit Pelaksana Teknis

(14)

1

UNIVERSITAS

Universitas Negeri Malang (UM) yang memiliki kepekaan terhadap perkembangan global, nasional, regional, dan lokal ingin memberikan kontribusinya secara maksimal terhadap per-kembangan tersebut terutama melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan penerapan IPTEKS kepada masyarakat. Untuk itu visi, misi dan tujuan lembaga perlu dirumuskan secara lebih tegas agar dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan pengembangan.

Visi

Menjadi perguruan tinggi unggul dan rujukan ilmu pengetahuan dan teknologi serta bidang kependidikan.

Misi

a. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, menggunakan pendekatan pembelajaran yang efektif, dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi;

b. Menyelenggarakan penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi serta bidang kependidikan yang temuannya bermanfaat bagi pengembangan ilmu dan kesejahteraan masyarakat; c. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan

masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta bidang kependidikan; dan

d. Menyelenggarakan tata pamong yang otonom, akuntabel, dan transparan yang menjamin peningkatan kualitas berkelanjutan.

Tujuan

Untuk mewujudkan visi dan misi yang telah dirumuskan di atas, perlu dirumuskan tujuan-tujuan yang berlandaskan pada relevansi, atmosfer akademik, manajemen internal, keberlanjutan, dan efisensi. Rumusan tujuan UM adalah:

a. Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesi, dan/atau vokasi yang bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, memiliki komitmen kebangsaan, dan mampu berkembang secara profesional;

b. Menghasilkan karya akademik dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta kepen-didikan yang bermutu dan unggul;

c. Menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta bidang kependidikan untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera; dan

d. Menghasilkan kinerja institusi yang otonom, akuntabel, dan transparan untuk menjamin peningkatan kualitas berkelanjutan.

(15)

2 Katalog UM Edisi 2021

keuangan badan layanan umum UM, (c) Senat sebagai organ yang menjalankan fungsi per-timbangan dan pengawasan akademik, (d) Satuan Pengawasan Internal sebagai organ yang menjalankan fungsi pengawasan non akademik, dan (e) Dewan Pertimbangan sebagai organ yang menjalankan fungsi pertimbangan non akademik.

Rektor sebagai organ pengelola terdiri atas: (a) Rektor dan Wakil Rektor, (b) Biro, (c) Fakultas, (d) Lembaga, (e) Unit Pelaksana Teknis, dan (f) Pusat Bisnis.

Rektor adalah pimpinan tertinggi UM yang bertugas memimpin penyelenggaraan pen-didikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta membina pendidik, tenaga ke-pendidikan, mahasiswa, dan hubungannya dengan lingkungan. Dalam melaksanakan tugasnya Rektor dibantu oleh empat orang Wakil Rektor yang masing-masing memiliki tanggung jawab. Dalam bidang akademik adalah Wakil Rektor I, bidang umum dan keuangan adalah Wakil Rektor II, bidang kemahasiswaan adalah Wakil Rektor III, dan bidang perencanaan, sistem informasi, komunikasi, dan kerjasama adalah Wakil Rektor IV. Jika Rektor berhalangan untuk melaksanakan tugasnya, Wakil Rektor I atau Wakil Rektor yang lain, atau salah seorang Dekan Fakultas bertindak sebagai pelaksana harian Rektor.

Senat Universitas adalah badan normatif yang merupakan perwakilan tertinggi lembaga-lembaga dan dosen. Senat Universitas beranggotakan Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Profesor, dan 2 (dua) orang dosen anggota Senat Fakultas yang bukan Profesor dari tiap-tiap fakultas. Senat Universitas berfungsi memberikan pertimbangan dan pengawasan dalam merumuskan norma dan kebijakan yang berkaitan dengan aktivitas akademik dan pengembangan Universitas.

Pelaksanaan kegiatan akademik UM bertumpu di delapan fakultas dan pascasarjana yang memiliki sejumlah jurusan dan program studi setingkat jurusan sebagai penyelenggara kegiat-an pendidikkegiat-an dkegiat-an pengajarkegiat-an, penelitikegiat-an, dkegiat-an pengabdikegiat-an kepada masyarakat.

Delapan fakultas yang menyelenggarakan program Sarjana dan Diploma adalah Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Sastra (FS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), dan Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi). Dalam praktiknya, kegiatan pen-didikan dan pengajaran masing-masing prodi dilaksanakan oleh jurusan-jurusan pada fakultas tersebut, sedangkan prodi Pendidikan Dasar (S2, S3) dan PPG diselenggarakan oleh Pasca-sarjana.

Pada umumnya, setiap jurusan memiliki laboratorium, workshop, studio, bengkel, kebun bibit atau kebun percobaan untuk menunjang kegiatan akademik yang diselenggarakan di lingkungan jurusan tersebut. Selain untuk kegiatan pendidikan, laboratorium, studio, bengkel dan kebun percobaan, juga digunakan untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

(16)

Universitas 3 Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3 UM) bertugas melaksanakan, mengkoordinasikan, memantau, dan mengevaluasi kegiatan pengembangan pendidikan dan pembelajaran. Dalam melaksanakan tugas LP3 UM menyelenggarakan fungsi: (1) penyusunan rencana, program, dan anggaran Lembaga; (2) pelaksanaan pengembangan kurikulum, pem-belajaran, dan penilaian; (3) pelaksanaan pengembangan sumber belajar; (4) pelaksanaan mata kuliah universitas; (5) pelaksanaan pengembangan pengalaman lapangan; (6) pelaksanaan pengembangan kehidupan beragama; (7) pelaksanaan pengembangan bimbingan dan konseling mahasiswa; (8) pelaksanaan pengembangan pendidikan profesi guru; dan (9) pelaksanaan urusan administrasi lembaga.

Pelaksanaan program kegiatan LP2M dan LP3 oleh fakultas, jurusan, dan program studi, memerlukan dukungan dari unsur-unsur organisasi UM yang mempunyai tugas mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan-kegiatan akademik tersebut. UM memiliki unsur-unsur orga-nisasi yang berfungsi menunjang pelaksanaan kegiatan akademik yang dinamakan Unit Pe-laksana Teknis (UPT). Saat ini terdapat empat UPT yaitu: Perpustakaan, Pusat Teknologi Infor-masi dan Komunikasi (TIK), Pusat Pengkajian Pancasila (P2 Pancasila), Satuan Penjaminan Mutu (SPM), serta satu Balai Bahasa dan Budaya (B2B).

Tugas-tugas administratif dalam pengelolaan universitas diselenggarakan oleh sejumlah organisasi pelaksana administrasi yang terdiri dari dua biro yang memiliki tujuh bagian, dua kelompok jabatan fungsional, dan delapan belas subbagian. Dua biro tersebut (1) Biro Aka-demik, Kemahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerjasama (BAKPIK) mempunyai tugas melaksanakan pemberian layanan di bidang akademik, kemahasiswaan, perencanaan, informasi, kerjasama, dan alumni; (2) Biro Umum dan Keuangan (BUK) mempunyai tugas melaksanakan urusan keuangan, kepegawaian, barang milik negara, ketatausahaan, kerumah-tanggaan, dan ketatalaksanaan.

Di samping unsur-unsur organisasi tersebut, UM juga memiliki beberapa organisasi nonstruktural yang merupakan wahana pembinaan dan pengembangan kehidupan profesio-nal, sosial-budaya, serta kesejahteraan material dan spiritual warga UM. Organisasi nonstruk-tural yang ada di lingkungan UM dewasa ini adalah organisasi kemahasiswaan, organisasi alumni, dan organisasi lain yang berkaitan dengan pembinaan dan pengembangan sivitas akademika dan warga kampus lainnya seperti Dharma Wanita Persatuan UM, KORPRI, dan Pusat Bisnis.

Tenaga Pengajar (Dosen)

(17)

4 Katalog UM Edisi 2021

Dosen-dosen tersebut di atas telah dipilih melalui sistem seleksi dengan memper-hatikan kemampuan dasar individu dan kemampuan-kemampuan profesional yang lain seperti kemampuan berbahasa Inggris. Dalam perjalanan karier mereka lebih lanjut para dosen tersebut senantiasa didorong untuk meningkatkan kemampuan akademik/profesional yang telah mereka miliki dengan mengikuti pendidikan formal untuk mencapai gelar yang lebih tinggi atau berbagai kegiatan latihan dalam jabatan (inservice training).

Dosen mempunyai tiga tugas utama yaitu melaksanakan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu dosen juga bertindak sebagai pembimbing akademik mahasiswa dalam kegiatan pendidikan.

Kode Etik Dosen

Pengembangan dosen atau tenaga fungsional akademik merupakan usaha yang amat penting untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni, serta kebutuhan pembangunan, yang perkembangannya cenderung amat cepat. Usaha pengembang-an tersebut perlu dilpengembang-andasi oleh etika normatif. IKIP telah berubah menjadi universitas, dalam hal kode etik dosen juga banyak mengalami perubahan sesuai tuntutan dan perkembangan dengan tetap mengacu SK Rektor nomor 0117/KEP/PT28.H/Q/89 tertanggal 8 April 1989 tentang kode etik dosen, peraturan baru tentang etika dosen saat ini masih dalam proses perumusan. Dalam melaksanakan profesinya, dosen dituntut untuk melaksanakan kewajiban-kewajiban terhadap profesi, mahasiswa, dosen lain, dan masyarakat.

Kewajiban dosen terhadap profesi, yaitu: (1) melaksanakan dengan sungguh-sungguh tugas mengajar, yang meliputi perencanaan serta penyajian kuliah secara cermat, keajegan kehadiran di dalam kelas, penyampaian informasi mengenai tuntutan dan persyaratan perkuliahan, dan pemberian nilai secara adil sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh lembaga; (2) mengembangkan standar yang tinggi dalam kemampuan akademik, integritas kepribadian, dan etika profesional; (3) tidak menyalahgunakan kedudukannya dengan memperkenalkan kepada mahasiswa di kelasnya bahan pelajaran yang tidak sesuai dengan tujuan bidang keahlian profesionalnya; (4) selalu memutakhirkan diri dalam ilmu pengetahuan dalam bidangnya, melalui pengenalan terhadap jurnal-jurnal terbaru, publikasi ilmiah yang terbebas dari dari plagiarisme (merupakan hasil karya sendiri atau bukan plagiasi hasil karya orang lain) yang dinyatakan dengan hasil cek similaritas dari Pusat Publikasi Akademik LP2M, sudah diunggah/tersimpan pada repository UM, dan keikutsertaan dalam organisasi-organ-isasi profesional lokal, nasional, maupun internasional; (5) mencari cara-cara untuk memper-baiki keefektifan sebagai dosen, menjajaki cara-cara baru dalam menyajikan materi perkuliah-an, memotivasi mahasiswa, dan memperbaiki metode penilaian unjuk kerja mahasiswa; (6) me-majukan pengetahuan dalam bidang ilmunya dengan jalan melakukan penelitian, membuat tulisan dan analisis, dan mengajukan makalah dalam pertemuan-pertemuan profesional; (7) membantu sejawat dalam kegiatan-kegiatan akademik dan nonakademik; (8) berperan aktif membantu pimpinan dalam melindungi dan meningkatkan martabat akademik dan profesi-onal staf pengajar; (9) menghargai hak orang lain untuk berbeda pendapat; dan (10) men-cegah adanya penyalahgunaan kedudukan dalam profesinya.

(18)

Universitas 5 kurikulum yang menjadi tanggung jawabnya; (4) berusaha melindungi mahasiswa dari kondisi yang merugikan kemajuan belajar, mengganggu kesehatan, dan mengancam keamanannya; (5) menjunjung tinggi harkat dan martabat mahasiswa; (6) berbuat adil terhadap mahasiswa dalam segala tindakan dan keputusan tanpa membedakan suku, agama, ras, dan status sosial ekonomi, melainkan sebaliknya menggunakan perbedaan-perbedaan itu sebagai potensi untuk memajukan peserta didik serta memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta per-saudaraan; (7) menjauhkan diri dari usaha-usaha untuk memanfaatkan mahasiswa untuk kepentingan pribadi; (8) merahasiakan informasi yang diperoleh dalam melaksanakan tugas, kecuali kalau informasi ini dituntut oleh kepentingan profesi atau hukum, maka informasi dapat diberikan secara etis; (9) tidak memberi pelajaran ekstra kepada mahasiswa dengan imbalan; dan (10) menghargai mahasiswa sebagai individu, melindungi hak mereka, mem-perhatikan dan berusaha membantu memecahkan masalah mereka, dan memberikan nasihat secara profesional.

Kewajiban dosen terhadap dosen lain, yaitu: (1) tidak membicarakan kekurangan dan kelemahan dosen lain; (2) berusaha menjaga kewibawaan sesama dosen; (3) dalam me-nunaikan tugas dan memecahkan masalah, berusaha konsultasi dengan sejawat; (4) bersedia memberi dan menerima saran dan nasihat kepada/dari sejawat dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat; (5) menghindari cara paksaan atau perlakuan khusus yang dapat mengganggu/merintangi sejawat untuk meng-ambil keputusan secara profesional; dan (6) memberikan pertimbangan mengenai sejawat menurut keadaan yang sebenarnya, jika diminta untuk kepentingan dirinya atau lembaganya.

Kewajiban dosen terhadap masyarakat, yaitu: (1) memberikan gambaran yang benar kepada masyarakat tentang lembaganya, dan tidak mencampuradukkan pandangan pribadi-nya dengan pandangan resmi lembaga; (2) memberikan gambaran dan ungkapan yang benar kepada masyarakat tentang fakta dan masalah pendidikan; (3) tidak menggunakan nama dan fasilitas lembaga untuk kepentingan pribadi dalam bidang politik dan kehidupan kemasyarakat-an; dan (4) tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun yang dapat mempengaruhi pandangan dan keputusan profesionalnya sebagai dosen atau menawarkan imbalan demi kepentingan pribadi.

Organisasi Profesi

(19)

6 Katalog UM Edisi 2021 Mahasiswa dan Alumni

Unsur organisasi UM yang lain adalah mahasiswa dan alumni. Mahasiswa mempunyai hak menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab sesuai dengan norma dan susila yang berlaku. Selain itu mahasiswa juga mempunyai hak untuk memperoleh pengajaran dan layanan akademik sesuai dengan minat, bakat, kegemaran, dan kemampuannya. Selain berbagai hak, mahasiswa juga mempunyai berbagai kewajiban seperti menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan dan ikut memelihara sarana dan prasarana, kebersihan, dan ke-tertiban kampus. Mahasiswa juga diwajibkan untuk mematuhi semua peraturan yang berlaku, menghargai ilmu pengetahuan dan teknologi serta menjaga nama baik almamater dan men-junjung tinggi kebudayaan nasional.

Alumni adalah lulusan program studi reguler PTPG Malang, FKIP Universitas Airlangga Malang, IKIP MALANG beserta cabang-cabangnya yang pernah ada, dan Universitas Negeri Malang (UM). Mereka diharapkan tetap menjaga hubungan komunikatif dan bentuk-bentuk hubungan yang lain dengan almamaternya melalui organisasi alumni yaitu Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UM.

Lambang dan Bendera

(20)

Universitas 7 UM memiliki bendera berbentuk persegi panjang dengan perbandingan panjang dan lebar 3:2; berwarna dasar biru gelap dengan kode warna C:100 M:100 Y:0 K:0 dan di tengahnya terdapat lambang UM. Fakultas dan Pascasarjana memiliki bendera berbentuk persegi panjang dan lebar 3:2 berwarna dasar berbeda pada masing – masing bendera dan di tengahnya terdapat lambang UM. Bendera dan warna bendera fakultas dan pascasarjana sebagai berikut: Bendera Fakultas Ilmu Pendidikan berwarna putih dengan kode warna C:0 M:0 Y:0 K:0 berisi lambang UM dan tulisan FIP berwarna hitam; Bendera Fakultas Sastra berwarna kuning dengan kode warna C:0 M:0 Y:100 K:0 berisi lambang UM dan tulisan FS berwarna hitam; Bendera Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam berwarna hijau dengan kode warna C:100 M:0 Y:100 K:0 berisi lambang UM dan tulisan FMIPA berwarna hitam; Bendera Fakultas Ekonomi berwarna biru tua dengan kode warna C:100 M:0 Y:O K:10 berisi lambang UM dan tulisan FE berwarna hitam; Bendera Fakultas Teknik berwarna merah dengan kode warna C:O M:100 Y:100 K:0 berisi lambang UM dan tulisan FT berwarna hitam; Bendera Fakultas Ilmu Keolahragaan berwarna biru muda dengan kode warna C:60 M:10 Y:10 K:0 berisi lambang UM dan tulisan FIK berwarna hitam; Bendera Fakultas Ilmu Sosial berwarna ungu dengan kode warna C:40 M:100 Y:0 K:0 berisi lambang UM dan tulisan FIS berwarna hitam; Bendera Fakultas Pendidikan Psikologi berwarna magenta dengan kode warna C:0 M:100 Y:0 K:0 berisi lambang UM dan tulisan FPPsi berwarna hitam; Bendera Pascasarjana berwarna cokelat dengan kode warna C:40 M:93 Y:97 K:3 berisi lambang UM dan tulisan PASCASARJANA berwarna hitam. Kampus

Sebagian besar kegiatan perkuliahan diselenggarakan di kampus induk (Kampus I) UM yang berlokasi di Jalan Semarang 5, Malang. Kampus induk ini menempati areal tanah seluas 463.992 m2. Selain diselenggarakan di kampus induk, kegiatan perkuliahan diselenggarakan di

dua kampus lainnya, yaitu di kampus II yang berlokasi di Jl. Ki Ageng Gribig 45, Madyopuro, Kedungkandang, Malang menempati areal seluas sekitar 29.370 m2

, dan di kampus III yang terletak di Jl. Ir. Soekarno 3, Blitar. menempati areal tanah seluas 24.570 m2.

Kota Malang dan Blitar

Malang merupakan kota terbesar kedua di propinsi Jawa Timur baik luas wilayah maupun jumlah penduduknya. Luas wilayahnya mencapai 110,06 km2 dengan jumlah penduduk pada

tahun 2020 sebanyak + 874.890 jiwa, kepadatan penduduk + 7.826 jiwa/km2 (Kota Malang

Dalam Angka; 2020). Kota Malang berada pada ketinggian 440 m-667 m di atas permukaan air laut (Kota Malang Dalam Angka; 2020). Secara astronomi terletak pada 112,06º-112,07o Bujur

Timur dan 7,06o-8,02o Lintang Selatan. Iklimnya sedang dengan temperatur rata-rata 22,7oC s.d

25,1oC, dan kondisi geografis disekitarnya dilingkungi oleh gunung berapi dengan gugusan

pegunungan yang indah. Curah hujan relatif tinggi terjadi pada bulan November-April, sedang-kan bulan Mei-Oktober curah hujan relatif rendah, rata-rata tiap tahun 64 mm, dan kelembab-an udara rata-rata 79%-86%. Malkelembab-ang juga kaya dengkelembab-an ragam budaya, dkelembab-an tempat-tempat (petilasan) yang bernilai sejarah. Dengan “Tri Bina Cita” yang menjadi cita-citanya, Malang ber-upaya menjadi kota pendidikan, kota industri, sekaligus sebagai kota pariwisata.

(21)

8 Katalog UM Edisi 2021

Ibrahim (UIN Maliki) Malang, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Merdeka (Unmer), Institut Teknologi Nasional (ITN), Universitas Kanjuruhan, Universitas Islam (Unisma), Universitas Gajayana (Uniga), Universitas Widya Gama, STIE Malangkucecwara, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA), Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STIBA), STT dan IKIP Budi Utomo, Sekolah Tinggi Ilmu Perikanan, STIE Tribuwana, STIKI, STT Malang, STMIK Pradnya Paramitha, STIKMA, STISOPOL Waskita Dharma, STIEKN, STIH Sunan Giri, STFT Widya Sasana, Universitas Wisnu-wardhana, Politeknik Kota Malang (POLTEKOM), dan sebagainya.

Populasi mahasiswa di Malang saat ini diperkirakan lebih dari + 190.000 orang. Selain itu terdapat tidak kurang dari 451 TK, 329 SD/MI, 143 SLTP/MTs, dan 125 SLTA/SMK/MA dengan jumlah pelajar mencapai + 210.862 orang.

Di samping itu, Malang juga merupakan kota industri dengan pabrik rokok sebagai ujung tombaknya, kerajinan rakyat termasuk di dalamnya kerajinan rotan, batok kelapa, alat rumah tangga tradisional kayu, batik khas kota Malang, topeng malangan, wisata kuliner, per-usahaan tempe, aneka keripik buah, konveksi pakaian jadi, karoseri mobil/minibus, keramik, sepatu, onix, logam, keramik, dll.

Sebagai kota pariwisata, Malang dan sekitarnya menyajikan berbagai fasilitas rekreasi dan geografi alam yang sangat menarik. Fasilitas dan tempat rekreasi yang sering dan perlu dikunjungi antara lain Museum Brawijaya, Pantai Balekambang, Kondang Merak, Sendang Biru, Ngliyep, Jonggring Salaka, Candi Singosari, Candi Jago, Candi Sumberawan, Candi Kidal, Arca Dwarapala, Pemandian Selecta, Songgoriti, Dewi Sri, Sengkaling, Taman Rekreasi Tlogomas, Play ground, Wendit, Lembah Dieng, Taman Wisata Rakyat Kota Malang, Bendungan Selorejo, Bendungan Karang Kates, pemandian air panas alam Cangar, Air terjun Coban Glotak, Coban Rondo, Coban Pelangi, Sumber air Brantas Tahura di kawasan gunung Arjuno, Tanaman Hias, Kebun Bunga, dan Jawa Timur Park I, Jawa Timur Park II, Jawa Timur Park III, Museum Angkut, Museum Satwa, Restoran Satwa. Batu Nigt Spectakuler (BNS). Di samping itu juga terdapat fasilitas “Agrowisata” yang khas menampilkan kesegaran kehidupan perkebunan memetik buah apel, jambu merah, jeruk, strowbery di Batu. Dengan dimilikinya suasana tenang, iklim sejuk/sedang, dan ditunjang oleh banyak sarana rekreasi, membuat kota Malang cocok untuk menempuh pendidikan dan tempat istirahat melepas kesibukan.

Kota Blitar terletak 81 km arah selatan kota Malang. Luasnya mencapai 32,58 km2 dengan

(22)

9

SEJARAH

Universitas Negeri Malang (UM) berasal dari Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan, Prof. Mr. Muhammad Yamin pada tanggal 18 Oktober 1954 berdasarkan surat keputusan nomor 38742/Kab tanggal 1 September 1954. Bersamaan itu pula ditugaskan Prof. Sutan Adam Bachtiar sebagai Rektor PTPG Malang yang pertama.

Pada awal berdirinya, PTPG Malang mempunyai 5 jurusan, 127 mahasiswa, dan 37 dosen. Jurusan perintis ini meliputi jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (20 mahasiswa), Bahasa dan Sastra Inggris (25 mahasiswa), Sejarah dan Budaya (19 mahasiswa), Ilmu Ekonomi (35 mahasiswa), dan Pasti Alam (28 mahasiswa). Perkuliahan diselenggarakan di gedung SMA Alun-alun Bunder. Setahun kemudian, tepatnya sejak tanggal 20 Juni 1955, PTPG memiliki gedung sendiri yang semula adalah “Hotel Splendid” di Jl. Tumapel 1, Malang. Mulai saat itu pula perkuliahan di-selenggarakan di gedung baru tersebut.

Pada tanggal 10 Nopember 1954, didirikan suatu universitas baru di Jatim yaitu Univer-sitas Airlangga (Unair) di Surabaya. Pendirian Unair mempunyai dampak pada status PTPG. Mulai saat itu, PTPG di Malang menjadi salah satu fakultas dari empat fakultas yang ada. Se-bagai konsekuensinya, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 1958 PTPG secara formal berubah status dan namanya menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Airlangga. Dengan demikian, sejarah dan kegiatan PTPG Malang berada di bawah nama UNAIR.

(23)

10 Katalog UM Edisi 2021

pesat. Gedung kuliah “Splendid Building” di Jl. Tumapel 1 tidak mampu lagi menampung seluruh kegiatannya. Kompleks kampus yang dibangun sejak 1958 inilah yang ditempati Universitas Negeri Malang hingga saat ini.

Pada masa awalnya lembaga ini sangat memerlukan bantuan dari pihak luar untuk me-lengkapi sarana dan prasarananya. Sumbangan yang patut dicatat pada masa itu antara lain dari Ford Foundation yang berupa beasiswa pengiriman dosen ke luar negeri, beberapa fasilitas laboratorium, dan buku perpustakaan, serta dari pemerintah Jepang melalui Colombo Plan. Kemudian juga bantuan Sie Twam Tjing (Samsi), pemilik pabrik rokok Bentoel Malang, yang memberikan bantuan kafetaria modern pada waktu itu.

Dalam Ketetapan MPRS No. 11/MPRS/1960 ditegaskan bahwa FKIP merupakan satu-satunya lembaga pendidikan guru untuk sekolah lanjutan. Guna melaksanakan Ketetapan itu, tanggal 7 Pebruari 1961 dan berdasar S.K. Menteri PP dan K Republik Indonesia No. 6 Tahun 1961, kursus-kursus B-I dan B-II diintegrasikan kedalam FKIP yang ada dalam lingkungan De-partemen Perguruan Tinggi dan Ilmu Pendidikan (PTIP). Berkaitan dengan itu di Jawa Timur terdapat FKIP Universitas Airlangga di Malang dan FIP Universitas Brawijaya di Jember. Seri No. 92 Tahun 1962 Departemen Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (PDK) mendirikan Institut Pen-didikan Guru (IPG), yang di Jawa Timur berkedudukan di Madiun. Dengan demikian sejak tahun 1962 terdapat dualisme dalam pendidikan guru sekolah menengah.

Pada tahun 1963 dikeluarkan suatu kebijakan untuk menyatukan beberapa FKIP dan Institut Pendidikan Guru (IPG) di Madiun menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang. Keputusan ini bertujuan untuk mengakhiri kerancuan yang terjadi dalam penyiapan tenaga kependidikan saat itu. Kebijakan ini sekaligus memberikan ketegasan dan wewenang dalam penyiapan dan pengelolaan tenaga kependidikan. Dengan kebijakan ini maka penyiapan tenaga kependidikan ditangani oleh satu lembaga dan di bawah satu kementerian saja. Dengan demikian, diharapkan sumberdaya dan dana yang tersedia bisa lebih dimanfaatkan seoptimal mungkin.

Pada tanggal 3 Januari 1963, Presiden mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1 Tahun 1963 yang berisi penyatuan FKIP dan IPG menjadi IKIP. Kemudian tanggal 4 Mei 1964 keluar Keputusan Bersama antara Menteri PTIP dan Menteri PDK No. 34 dan 32 Tahun 1964 tentang cara mempersatukan FKIP dan IPG menjadi IKIP. Kemudian ditetapkan FKIP di Malang/Yogya-karta disatukan dengan IPG di Madiun/YogyaMalang/Yogya-karta menjadi IKIP di Malang/ YogyaMalang/Yogya-karta. Ber-samaan dengan itu keluar Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan No. 35 Tahun 1964 yang menetapkan bahwa IKIP Malang memiliki cabang-cabang sebagai berikut: (a) di Surabaya (berasal dari cabang FKIP Universitas Airlangga), (b) di Madiun (berasal dari Cabang FKIP Universitas Airlangga), (c) di Singaraja (dari FKIP Universitas Udayana), (d) di Kupang/Endeh (dari FKIP Universitas Nusa Cendana). Berdasar Surat Keputusan Menteri PTIP No. 36 Tahun 1964, FIP Jember dipisahkan dari Universitas Brawijaya dan menjadi cabang dari IKIP Malang. Dengan demikian dualisme di bidang Pendidikan Tinggi berakhir.

Pada hari Selasa, 20 Mei 1964 bertempat di gedung SKMA Negeri Malang dilangsung-kan upacara peresmian IKIP Malang yang berarti pula terlepas dari Universitas Airlangga.

(24)

Sejarah 11 nama dan istilah fakultas yang ada diadakan penyesuaian secara nasional pada tahun 1982. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) tidak mengalami perubahan, FKSS menjadi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), FKIS menjadi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), FKIE menjadi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), dan FKT menjadi Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK).

Upaya terus-menerus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan “Tri Dharma” yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya tersebut akhirnya mendapatkan pengakuan secara resmi setelah IKIP Malang ditetapkan sebagai IKIP Pembina oleh Dirjen Dikti pada tanggal 30 Desember 1967. Dengan demikian, IKIP Malang saat itu menjadi salah satu di antara 10 Perguruan Tinggi Pembina yang ada di Indonesia.

Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, pada tanggal 23 Maret 1968 beberapa fakultas cabang IKIP Malang diserahterimakan kepada induknya yang baru. Serah terima ini diharapkan dapat mengurangi panjangnya birokrasi dan memberikan keleluasaan bagi pe-ngelola baru. Cabang Jember diserahkan kepada Universitas Jember. Cabang Singaraja kepada Universitas Udayana. Cabang Kupang dan Endeh kepada Universitas Nusa Cendana. Cabang Surabaya pada akhirnya berdiri sendiri menjadi IKIP Surabaya (sekarang Universitas Negeri Surabaya).

Dari segi akademis, PTPG memulai penyelenggaraan pendidikan dari jenjang “bakaloreat” (Sarjana Muda) dengan waktu studi 3 tahun. Kemudian pada tahun 1959 mulai dibuka jenjang lanjutan “Doktoral” atau Acarya (Sarjana) dengan masa studi 2 tahun. Setelah beberapa tahun melalui tahap konsolidasi, akhirnya pada tahun 1968 dibuka program “post sarjana” (program Doktor) dengan jurusan kependidikan sebagai jurusan pertama. Selanjutnya pada tahun 1982 program ini disempurnakan menjadi Fakultas Pascasarjana yang terdiri dari program Magister (S2) dan program Doktor (S3). Pada tahun 1990, nama Fakultas Pascasarjana diubah menjadi Program Pascasarjana, kemudian pada tahun 2012 berubah menjadi Pascasarjana.

Di bidang pendidikan dan pengajaran dilakukan pembenahan secara bertahap, sebelum tahun 1971 perkuliahan masih menggunakan sistem tahunan dan kenaikan tingkat. Sejak tahun 1971 diubah menjadi sistem semester dengan kenaikan tingkat, dan pada tahun 1973 diber-lakukannya sistem semester dengan kredit dan matakuliah pilihan yang kemudian dikenal dengan istilah Sistem Kredit Semester (SKS). Dengan SKS ini disajikan program pendidikan yang bervariasi dan fleksibel; mahasiswa diharapkan bisa menyusun program sesuai dengan kemampuan dan mutu hasil belajar bisa terkendali. Selain itu pada tahun 1980 dilakukan perubahan kurikulum dan penataan program dengan pendekatan “multi-entry dan multi-exit”, kurikulum dirancang untuk berbagai jenjang program studi yaitu: program Diploma dirancang untuk menyiapkan guru sekolah menengah (S01, S02, dan S03), program Sarjana (S1), dan Program Pascasarjana yang meliputi program Magister (S2) dan program Doktor (S3). Pem-baharuan kurikulum terjadi lagi pada tahun 1992 dengan ciri “fleksibilitas” yaitu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memiliki lebih dari satu kewenangan dan kemampuan mengajar sehingga mereka nantinya lebih fleksibel menghadapi tuntutan dunia kerja.

(25)

12 Katalog UM Edisi 2021

Laboratorium Pancasila yang meneliti dasar falsafah negara Pancasila secara teoretis, religius, filosofis, dan historis sehingga penafsiran Pancasila dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Beberapa produk dari lembaga ini antara lain berupa bahan ajar untuk matapelajaran dan kuliah PPKn, dan Pancasila untuk SD, SLTP, SLTA, dan Perguruan Tinggi. Lembaga peneliti-an baru bisa berfungsi pada Pelita I dpeneliti-an mulai mendapat dpeneliti-ana dari Litbpeneliti-ang P dpeneliti-an K. Selpeneliti-anjut- Selanjut-nya berdasarkan PP No. 5/1980, LP3M dipecah menjadi dua lembaga yaitu Pusat Penelitian dan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat. Dengan nama baru Pusat Penelitian berkembang pesat, menangani ratusan judul penelitian setiap tahun, dan melibatkan hampir semua tenaga akademis.

Di bidang Pengabdian kepada Masyarakat, LPM pernah dipercaya untuk mengelola proyek pembinaan keterampilan Jawa Timur. Pada tahun 1980 dikenalkan Kuliah Kerja Nyata sebagai kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang kemudian diwajibkan kepada mahasiswa program Sarjana pada tahun 1987. Di samping itu pada tahun 1984 kegiatan peng-abdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dikembangkan lagi menjadi dua program yaitu pendidikan pada masyarakat (DIKMAS) dan pelayanan pada masyarakat (YANMAS). Pada tahun 1992 program pengabdian kepada masyarakat tersebut dikembangkan menjadi 6 program, yaitu pendidikan kepada masyarakat, pelayanan kepada masyarakat, kaji tindak, pe-ngembangan hasil penelitian, pepe-ngembangan wilayah, serta pengelolaan dan pepe-ngembangan KKN. Dalam rangka pelaksanaan kegiatan LPM telah membina kerjasama yang baik dengan Pemerintah Daerah dan pihak lain yang terkait.

Di samping itu, untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat telah ditetapkan tiga Koordinator Program/Kegiatan, yaitu: (1) Koordinator Program/ Kegiatan Pendidikan dan Pelayanan Kepada Masyarakat; (2) Koordinator Program/ Kegiatan Kaji Tindak, Pengembangan Hasil Penelitian, dan Pengembangan Wilayah; dan (3) Koordinator Program/Kegiatan Pengelolaan dan Pengembangan Kuliah Kerja Nyata. Berdasar-kan surat keputusan Rektor Universitas Negeri Malang nomor 0025/Kep/J36/OT/2002 koor-dinator program kegiatan LPM berubah menjadi (1) Koorkoor-dinator Program Pendidikan dan Kewirausahaan (PPK); (2) Koordinator Program Sosial Budaya dan Penerapan Ipteks (PSBPI); dan (3) Koordinator Program Pengembangan Wilayah dan Kuliah Kerja Nyata (PWKKN).

(26)

Sejarah 13 Pengembangan kelembagaan di Lembaga Penelitian dan LPM terus dilakukan, berdasarkan Peraturan Mendikbud RI Nomor 30 Tahun 2012, tentang Organisasi dan Tata Kerja UM, kedua lembaga tersebut disatukan menjadi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), dengan tujuh pusat, yaitu (1) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Pendidikan (P3P); (2) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Sains, Teknologi Industri, dan Hak Kekayaan Intelektual (P3STIHKI); (3) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidamg Sosial, Humaniora, Olahraga dan Kesehatan (P3SHOK); (4) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan (P3EK); (5) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Jender dan Kependudukan (P3JK); (6) Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Lingkungan Hidup dan Manajemen Bencana Alam (P3LHMBA); dan (7) Pusat Pengembangan Sumberdaya Wilayah dan Kuliah Kerja Nyata (P2SWKKN).

Berdasarkan OTK UM Tahun 2012 itu pula, Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3) memiliki tujuh pusat, yaitu (1) Pusat Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran dan Penilaian (P2KP); (2) Pusat Pengembangan Sumber Belajar (P2SB); (3) Pusat Pengembangan Matakuliah Universiter (P2MU); (4) Pusat Pengembangan Program Pengalaman Lapangan (P4L); (5) Pusat Pengembangan Kehidupan Beragama (P2KB); (6) Pusat Pengembangan Bimbingan dan Konseling Mahasiswa (P2BKM); dan (7) Pusat Pengembangan Pendidikan Profesi Guru (P4G).

Pada tahun 2019, berdasarkan Surat Keputusan Rektor nomor 22.1.25/UN32/OT/2019 tentang Pembubaran dan Pembentukan Pusat Pada Lembaga Universitas Negeri Malang, LP2M memiliki sembilan Pusat yaitu: (1) Pusat Material Maju untuk Energi Terbarukan; (2) Pusat Halal; (3) Pusat Pendidikan; (4) Pusat Sosial Humaniora dan Pariwisata; (5) Pusat Gender dan Ke-sehatan; (6) Pusat Kebencanaan, Mitigasi, dan Lingkungan; (7) Pusat Sumberdaya Wilayah dan Kuliah Kerja Nyata; (8) Pusat HaKI, Inkubasi Bisnis, Komesialisasi, dan Afiliasi Industri; (9) Pusat Publikasi Akademik; Pada akhir tahun 2019, ditambahkan satu pusat layanan baru dalam lingkup kerja LP2M yaitu Pusat Pemeringkatan. Dengan demikian, sampai dengan akhir 2020 terdapat sepuluh pusat penelitian yang ada pada LP2M UM. Sedangkan LP3 memiliki enam pusat yaitu (1) Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan; (2) Pusat Pengembangan Inovasi dan Sumber Belajar; (3) Pusat Pengembangan Kehidupan Beragama dan Kuliah Universiter; (4) Pusat Pengembangan Praktek Kerja dan Pengalaman Lapangan, (5) Pusat Pengembangan Instrumentasi, Seleksi, dan Evaluasi Pendidikan; (6) Pusat Pengembangan Bimbingan Konseling, Karir, dan Kompetensi Akademik.

(27)

14 Katalog UM Edisi 2021

Pada tahun 1998/1999 UM telah menerima mahasiswa baru untuk 14 program studi baru nonkependidikan, terdiri atas 7 program Sarjana, yaitu: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, dan Desain Komunikasi Visual (Deskomvis); 7 program Diploma 3 yaitu: Bahasa Inggris untuk Dunia Usaha (English for Business), Teknik Mesin, Teknik Sipil dan Bangunan, Teknik Elektronika, Teknik Elektro, Tata Boga, dan Tata Busana; Pada tahun 1999/2000 membuka 6 program studi baru, terdiri atas 4 program studi nonkependidikan, yaitu: Ilmu Keolahragaan (S1), Manajemen (S1), Manajemen Pemasaran (D3), dan Akuntansi (D3); dan 2 program studi kependidikan, yaitu: Pendidikan Bahasa Jerman (S1) dan Pendidikan Seni Tari (S1); tahun 2000/2001 membuka 1 program studi baru nonkependidikan, yaitu Psikologi (S1).

Pada tahun 2004/2005 membuka 1 program studi nonkependidikan yaitu Ilmu Sejarah (S1) dan 1 program studi kependidikan yaitu PGSD (S1), tahun 2005/2006 membuka 2 program studi nonkependidikan yaitu Akuntansi (S1) dan Ekonomi dan Studi Pembangunan (S1); tahun 2006/2007 membuka 2 program studi kependidikan yaitu Pendidikan Teknik Otomotif (S1) & Pendidikan Kejuruan (S2), tahun 2007/2008 membuka 3 program studi kependidikan yaitu Pendidikan Teknik Informatika (S1), Pendidikan Tata Boga (S1), dan Pendidikan Tata Busana (S1); tahun 2008/2009 membuka 3 program studi PG PAUD (S1), Game Animasi (D3), Pendi-dikan Teknik Elektro (S1), dan mendirikan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).

Pada tahun 2009/2010 mendirikan Fakultas Ilmu Sosial (FIS), membuka program studi Pendidikan Luar Biasa (S1), Perpustakaan (D3), Pendidikan Dasar (S2), dan Pendidikan Mate-matika (S3); tahun 2010/2011 membuka program studi Pendidikan Fisika (S2), Pendidikan Geografi (S3), dan Pendidikan Matematika (S3); tahun 2011/2012 membuka program studi Pendidikan Kejuruan (S3), Pendidikan Bahasa Mandarin (S1), dan Teknik Sipil (S1); tahun 2012/ 2013 mendirikan Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi), dan membuka program studi Pendidikan IPA (S1), Pendidikan IPS (S1), Pendidikan Kepelatihan Olahraga (S1), Geografi (S1), Pendidikan Bisnis dan Manajemen (S2), dan Manajemen (S2). Sedangkan pada tahun 2013/2014 ini, UM membuka program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (S1), Pendidikan Kimia (S3), dan Pendidikan Luar Sekolah (S3), Pendidikan Olahraga (S2). Pada tahun 2014/ 2015 UM membuka program studi: Pendidikan Sosiologi (S1), Ilmu Perpustakaan (S1), Teknik Elektro (S1), Teknik Informatika (S1), Teknik Mesin (S1), Mesin Otomotif (D3), Keguruan Bahasa (S2), Keguruan Seni Rupa (S2), Pendidikan Sejarah (S2), Keguruan Bahasa Arab (S2), Ilmu Ekonomi (S2), dan Akuntansi (S2). Tahun 2015/2016 membuka program studi Fisika (S2) dan Profesi Akuntansi. Tahun 2016/2017 membuka program studi Ilmu Perpustakaan (S1), Biologi (S2), Teknik Mesin (S2), dan PPKn (S2). Tahun 2017/2018 membuka program studi Teknik Industri (S1), Teknik Sipil (S2), Pendidikan Khusus (S2), Pendidikan Anak Usia Dini (S2), Kimia (S2), Matematika (S2), Teknik Elektro (S2), Pendidikan Fisika (S3), dan Ilmu Manajemen (S3). Pada awal tahun 2018/2019 UM membuka prodi Pendidikan Dasar (S3) dan Bioteknologi (S1).

(28)
(29)

16

PELAKSANAAN ADMINISTRASI AKADEMIK

Untuk menjamin kelancaran program-program di bidang akademik dan meningkatkan efektifitas serta efisiensi layanan terhadap sivitas akademika, maka aspek prosedur, pelaksana-an, dan unit pelayanan perlu ditata dalam suatu sistem. Dengan adanya sistem yang jelas, semua pihak yang terkait diharapkan dapat bekerja atau memanfaatkan keadaan yang ada sebaik mungkin.

PELAKSANA LAYANAN

UM memiliki 2 (dua) biro pelaksana administrasi yaitu Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerjasama (BAKPIK), serta Biro Umum dan Keuangan (BUK). Secara fungsional Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerjasama, dipimpin oleh seorang Kepala Biro yang bertanggung jawab kepada Rektor. Sehari-hari pembinaan biro ini dilakukan oleh Wakil Rektor I dalam bidang akademik, Wakil Rektor II dalam bidang umum dan keuangan, Wakil Rektor III dalam bidang kemahasiswaan dan alumni, serta Wakil Rektor IV dalam bidang perencanaan, sistem informasi, komunikasi, dan kerjasama.

Struktur organisasi Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerja-sama terdiri dari empat bagian dan satu Kelompok Jabatan Fungsional: (1) Bagian Akademik melaksanakan administrasi akademik dan evaluasi, registrasi dan statistik, sarana akademik; (2) Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi bertugas melaksanakan administrasi perencana-an akademik dperencana-an fisik, pengumpulperencana-an dperencana-an pengelolaperencana-an data, serta layperencana-anperencana-an informasi; (3) Bagiperencana-an Kemahasiswaan bertugas melaksanakan administrasi minat, penalaran dan informasi kemaha-siswaan, serta layanan kesejahteraan mahasiswa; dan (4) Bagian Kerjasama dan Humas bertugas melaksanakan administrasi kerjasama dan humas, serta (5) Kelompok Jabatan Fungsional.

Biro Umum dan Keuangan adalah unsur pelaksana administrasi umum dan keuangan, dipimpin oleh seorang Kepala Biro yang bertanggung jawab kepada Rektor. Pembinaan biro ini dilakukan oleh Wakil Rektor II. Struktur organisasi Biro Umum dan Keuangan terdiri dari 3 (tiga) bagian dan satu Kelompok Jabatan Fungsional, yaitu (1) Bagian Umum, Hukum, Tata-laksana, dan Barang Milik Negara bertugas menangani urusan tata usaha, rumah tangga, hukum, tatalaksana, dan urusan barang milik negara; (2) Bagian Kepegawaian bertugas melaksanakan urusan administrasi tenaga akademik dan tenaga administratif; dan (3) Bagian Keuangan ber-tugas melaksanakan administrasi urusan pembiayaan, perbendaharaan, akuntansi, dan pelaporan keuangan; serta (4) Kelompok Jabatan Fungsional.

REGISTRASI MAHASISWA

Setelah dinyatakan lulus seleksi dan diterima sebagai calon mahasiswa, setiap calon mahasiswa UM harus melakukan proses registrasi administrasi. Registrasi adalah proses untuk memperoleh status terdaftar sebagai mahasiswa dan memprogram matakuliah pada suatu semester. Setiap mahasiswa diwajibkan melaksanakan registrasi pada setiap awal semester sesuai dengan ketentuan kalender akademik. Registrasi terdiri dari registrasi administrasi dan registrasi akademik, dengan prosedur sebagai berikut:

(30)

Pelaksanaan Administrasi Akademik 17 A. Proses Registrasi Administrasi

1) Registrasi Mahasiswa Baru Sarjana dan Diploma 3

Mahasiswa baru program sarjana dan program vokasi terdiri dari masukan SLTA, non-SLTA, dan pindahan. Masukan mahasiswa baru terbagi dalam 4 jalur seleksi, yaitu Seleksi Na-sional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN); Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN); Seleksi Mandiri melalui jalur Prestasi Akademik dan Non-akademik serta Seleksi Mandiri jalur berdasarkan nilai UTBK-SBMPTN dan Portofolio. Untuk memperoleh status terdaftar sebagai mahasiswa UM peserta yang diterima harus melakukan registrasi administrasi dan akademik dengan mengikuti alur yang telah ditentukan.

Proses registrasi calon mahasiswa baru program sarjana, vokasi yang dinyatakan diterima dapat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

(1) mengisi biodata secara online melalui http://registrasi.um.ac.id dan meng-upload Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua/ Daftar Gaji; Kartu Keluarga (KK); Akte Kelahiran dan Bukti Pembayaran PBB;

(2) melakukan pembayaran biaya pendidikan (UKT/UKS) di bank BRI, BTN, BNI, Mandiri, CIMB Niaga dan Bank Jatim secara online;

(3) melakukan registrasi administrasi di UM dengan menyerahkan berkas sebagai berikut: (a) kartu tanda peserta Seleksi;

(b) bukti pembayaran dari Bank;

(c) fotokopi Ijazah dan SKHUN yang telah dilegalisir;

(d) fotokopi raport yang telah dilegalisir dan menunjukkan raport asli (bagi peserta SNMPTN);

(e) fotokopi akta kelahiran/akta kenal lahir; (f) fotokopi kartu susunan keluarga;

(g) surat hasil pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas/Poliklinik UM;

(h) print out biodata online mahasiswa baru UM yang sudah ditempel pas foto ukuran 4x6; dan

(i) surat pernyataan mahasiswa UM yang sudah ditempel materai Rp 6.000,00 (enam ribu rupiah); serta

(4) mengambil jas almamater dan berfoto untuk Kartu Mahasiswa. Untuk calon mahasiswa penerima beasiswa bidik misi, harus melampirkan:

(a) Kartu Keluarga Miskin (Gakin) atau Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kepala Desa/ Lurah;

(b) rekening lisrik,

(c) bukti pembayaran PBB, serta

(d) bersedia diverifikasi di rumah masing-masing sebagai peserta jalur bidik misi. 2) Registrasi Mahasiswa Lama Sarjana dan Diploma 3

(31)

18 Katalog UM Edisi 2021

3) Registrasi Mahasiswa Baru Pascasarjana

Penerimaan mahasiswa baru Pascasarjana Program Magister (S2) dan Program Doktor (S3) sebagaimana yang telah diumumkan dengan persyaratan akademik yang telah ditetapkan. Persyaratan akademik bagi calon mahasiswa program Magister adalah memiliki gelar kesarjana-an pendidikkesarjana-an atau non-kependidikkesarjana-an dkesarjana-an sebidkesarjana-ang dengkesarjana-an program studi ykesarjana-ang diinginkkesarjana-an, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Sarjana yang minimum sama atau setaraf dengan 2,75. Sedang-kan persyaratan akademik bagi calon mahasiswa program Doktor yang diinginSedang-kan, dan IPK Magister minimum sama atau setaraf dengan 3,00, lulusan program Magister/Master tidak se-bidang dengan persetujuan dari Ketua Program Studi Pascasarjana dan memenuhi persyaratan tersendiri yang diatur oleh Direktur Pascasarjana. Lulusan program Sarjana sebidang/tidak se-bidang dan memenuhi persyaratan lain diatur dalam peraturan tersendiri.

Persyaratan administrasi calon mahasiswa baru program S2 atau S3 harus mengisi bio-data pendaftaran online pada laman http://seleksi.um.ac.id. Setelah mengisi biobio-data dan men-cetak biodata pendaftaran harus dilampiri dokumen sebagai berikut: (1) fotokopi Ijasah S1/S2 dan transkrip yang dilegalisir; (2) fotokopi bukti-bukti karya tulis/ karya ilmiah yang pernah diikuti 3 tahun terakhir; (3) surat pernyataan kesanggupan membayar biaya pendidikan dari pelamar atau sponsor; (4) surat rujukan dua orang yang mengenai kemampuan akademik dan kepribadian pelamar, untuk calon mahasiswa S3 rekomendasi diberikan oleh pembimbing langsung saat melaksanakan studi S2; (5) surat keterangan kesehatan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan mampu mengikuti pendidikan (6) dua lembar pas foto ukuran 3x4 cm; (7) foto copy sertifikat TOEFL atau yang setara; (8) kwitansi biaya pendaftaran; dan (9) kartu peserta pendaftaran camaba UM secara online.

Pendaftar yang mengusulkan Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) Kemristek Dikti atau beasiswa LPDP, harus melampirkan: (a) Surat keterangan angka kredit/jabatan fungsi-onal akademik dosen yang dicapai dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi/ Kementerian Agama; (b) SK pengangkatan terakhir (bagi dosen PNS atau SK pengangkatan sebagai dosen tetap yayasan (bagi dosen swasta). Khusus dosen berstatus non PNS dilengkapi surat pernyataan status dosen tetap yayasan dan bukan guru/atau tenaga adminstrasi; (c) Surat rekomendasi untuk memperoleh BUDI dari Rektor/Direktur/Ketua Perguruan Tinggi tempat bertugas dan Kopertis untuk pendaftar dari PTS; (d) Melakukan pendaftaran online pada laman http://beasiswa.dikti.go.id; (e) Bukti pendaftaran online beasiswa BUDI, dan (f) Memenuhi ke-tentuan yang telah dipersyaratkan oleh Kemristek Dikti.

Berkas kelengkapan pendaftaran calon mahasiswa disampaikan ke Pascasarjana UM, Jl. Semarang 5, Malang 65145. Jika calon mahasiswa telah memenuhi persyaratan yang ditentu-kan, maka proses seleksi akademik (ujian tulis) akan dilakukan oleh tim penerimaan mahasiswa baru Pascasarjana. Berdasarkan data-data yang ada tentang calon mahasiswa, tim ini akan me-lakukan seleksi calon mahasiswa baru yang terdaftar berdasarkan pertimbangan akademis dan kriteria yang ditentukan.

Setelah calon mahasiswa Pascasarjana baru diterima diumumkan melalui website http://seleksi.um.ac.id. mahasiswa diwajibkan melaksanakan registrasi administrasi yang dikoor-dinasikan oleh Bagian Akademik pada Sub Bagian Registrasi dan Satistik. Prosedur registrasi administrasi adalah sebagai berikut: (1) Mengisi Form Biodata Mahasiswa Baru UM secara online melalui http://registrasi.um.ac.id; (2) melakukan pembayaran Biaya Pendidikan melalui Bank yang ditunjuk (BRI, BNI, BTN, Mandiri, CIMB Niaga dan Bank Jatim) (3) melakukan verifikasi data;

(32)

Pelaksanaan Administrasi Akademik 19 (c) Fotokopi Ijazah S1 dan S2 yang telah dilegalisasi (1 lembar); (d) Fotokopi Akta Kelahiran/Akta Kenal Lahir (1 lembar); (e) Fotokopi Kartu Keluarga (KK) (1 lembar); (f) Pas Foto 3x4 dan 4x6 (2 lembar); (h) Surat hasil pemeriksaan kesehatan (asli) dari Puskesmas atau dokter pemerintah; (i) Print out Biodata Mahasiswa Baru UM yang sudah ditempel pas foto ukuran 4x6; (j) Surat Pernyataan Mahasiswa (SPM) Universitas Negeri Malang bermaterai Rp. 6.000,00; (k) Foto-kopi sertifikat TOEFL atau yang setara; (l) Calon Mahasiswa wajib berfoto untuk penerbitan Kartu Mahasiswa (berpakaian kemeja/blus rapi dan bersepatu). (4) mengikuti kegiatan OPS dengan menerima penjelasan dan berkas.

4) Registrasi Mahasiswa Lama Pascasarjana

Pada setiap awal semester mahasiswa Pascasarjana UM yang belum lulus dan masih me-lanjutkan kuliah lagi, wajib melaksanakan registrasi administrasi di Sub Bagian Registrasi dan Statistik dengan mengikuti prosedur berikut: (1) mahasiswa membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara online di Bank Mitra yang ditunjuk; (2) melakukan registrasi administrasi di Sub Bagian Registrasi dan Statistik dengan menunjukkan Surat Keterangan Cuti Kuliah (SKCK) bagi yang baru cuti kuliah atau diluar jadwal yang telah ditentukan; (3) melakukan pengisian KRS online di website: http://siakad.um.ac.id sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan; (4) maha-siswa yang tidak melakukan registrasi tidak boleh mengikuti kegiatan perkuliahan dan diharus-kan mengurus cuti kuliah.

B. Proses Registrasi Akademik

Setelah mahasiswa baru/lama menyelesaikan proses registrasi administrasi, mereka telah terdaftar sebagai mahasiswa UM wajib melakukan registrasi akademik secara online sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Registrasi akademik meliputi kegiatan konsultasi rencana studi, pendaftaran matakuliah, pengisian dan pengesahan KRS. Proses registrasi akademik adalah sebagai berikut: (1) mahasiswa memastikan sudah melakukan registrasi administrasi (pembayar-an UKT); (2) mahasiswa mempelajari jadwal perkuliah(pembayar-an y(pembayar-ang disajik(pembayar-an oleh jurus(pembayar-an maupun fakultas; (3) mahasiswa wajib konsultasi pengambilan matakuliah dengan dosen penasihat akademik dan konsultasi penulisan tesis/disertasi dengan dosen pembimbing; (4) mahasiswa melakukan pendaftaran matakuliah dan mengisi KRS secara online; (5) Dosen penasihat aka-demik memberikan persetujuan program matakuliah yang diambil (KRS) secara online; dan (6) mahasiswa mencetak dan menyimpan KRS sendiri yang akan dipergunakan sebagai bukti jika ada permasalahan dalam kegiatan perkuliahan.

Pemrograman matakuliah (KRS-an) wajib dilakukan oleh mahasiswa dan akan diperguna-kan sebagai bahan laporan rekam jejak perkuliahan pada setiap akhir semester ke Forlap PD Dikti Kemenristekdikti.

KEPINDAHAN MAHASISWA

A. Proses Kepindahan Mahasiswa dari dalam UM

(33)

20 Katalog UM Edisi 2021

dengan waktu yang diperlukan, di samping lulus seleksi akademis yang diselenggarakan oleh program studi yang dituju.

Dalam prosedur pengajuan pindah tersebut, mahasiswa diwajibkan mengajukan pindah secara tertulis dengan alasan yang kuat, ditujukan kepada Dekan fakultas yang dituju dengan tembusan kepada Rektor dan Ketua jurusan/program studi yang dituju disertai lampiran foto-kopi KHS tiap semester dan keterangan IPK yang disahkan oleh Kepala Biro Akademik, Ke-mahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerjasama, dan surat keterangan pindah dari Dekan dan Ketua jurusan/program studi asal, di samping surat persetujuan pindah program studi dari atasan langsung bagi yang bekerja atau sponsor bagi yang dibiayai sponsor. Setelah dinyata-kan diterima, selanjutnya Dedinyata-kan fakultas penerima membuatdinyata-kan Surat Keterangan Persetujuan Diterima (SKPD) yang ditujukan kepada mahasiswa yang bersangkutan dengan tembusan ke-pada Rektor, Dekan dan/atau Ketua jurusan/program studi asalnya, Kepala Biro Akademik, Ke-mahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerjasama, Kepala Sub Bagian Registrasi dan Stat-istik, dan dosen PA asal mahasiswa yang bersangkutan, serta orang tua/wali yang bersangkut-an. Selanjutnya, setelah mahasiswa penerima SKPD tersebut harus segera menyelesaikan proses administrasinya ke Sub Bagian Registrasi dan Statistik dengan membawa SKPD asli, dan kartu mahasiswa serta keterangan lain yang diperlukan. Perlu diperhatikan bahwa batas akhir peng-ajuan permohonan pindah adalah satu minggu sebelum masa konsultasi penyusunan rencana studi menurut ketentuan kalender akademik, dan bila melampaui batas akhir tersebut, per-mohonan pindah tidak dapat diproses lebih lanjut.

B. Proses Kepindahan Mahasiswa dari Luar UM

Mahasiswa dari luar UM dapat mengajukan pindah ke UM dan dapat dipertimbangkan setelah memenuhi ketentuan dan persyaratan berupa: program studi asal perguruan tinggi memiliki nilai akriditasi minimal/setara atau diatasnya dengan program studi yang dituju atau yang diminati, telah mengikuti secara terus menerus pada program asal sekurang-kurangnya selama empat semester, mahasiswa program Sarjana telah mengumpulkan minimal 60 sks dan maksimal 100 sks dengan IPK minimal 2,75, tersedianya tempat, sarana, dan prasarana pen-didikan di program studi yang dituju, alih kredit yang memungkinkan penyelesaian studi, dan telah lulus seleksi akademik yang diadakan oleh program studi yang dituju.

Dalam prosedur pengajuan pindah tersebut, mahasiswa diwajibkan mengajukan pindah secara tertulis dengan alasan kepindahan yang kuat yang ditujukan kepada Rektor UM dengan tembusan Dekan fakultas dan Ketua Jurusan/Program Studi yang dituju disertai lampiran-lam-piran. Lampiran-lampiran yang dimaksud adalah KHS per semester dan keterangan IPK yang disahkan oleh perguruan tinggi asal; surat keterangan pindah sementara dari perguruan tinggi asal; surat persetujuan orang tua/wali bagi mahasiswa yang menjadi tanggungannya; surat rekomendasi dari fakultas asal yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah mahasiswa yang berkelakuan baik dan tidak pernah melanggar tata tertib, di samping tidak dalam keada-an kehilkeada-angkeada-an hak studinya ykeada-ang disebabkkeada-an tidak memenuhi ketentukeada-an akademik dari per-guruan tinggi asalnya (drop out); surat keputusan pindah dari orang tua/suami/istri bagi maha-siswa yang mengajukan permohonan pindah karena dipindahkannya tempat bekerja orang tua/suami/istri oleh unit kerjanya, di samping surat ijin belajar dari atasan yang berwenang bagi mahasiswa yang sudah bekerja.

(34)

Pelaksanaan Administrasi Akademik 21 Fakultas dan Ketua Jurusan yang dituju, juga Kepala Sub Bagian Registrasi dan Statistik UM. Perlu diperhatikan bahwa batas akhir pengajuan permohonan pindah tersebut adalah dua minggu menjelang masa registrasi administrasi menurut ketentuan kalender akademik, dan tidak dapat dipertimbangkan apabila melampaui batas waktu tersebut, serta harus membayar biaya pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya setelah menerima SKTD tersebut, mahasiswa yang bersangkutan harus segera melakukan registrasi administrasi di Sub Bagian Registrasi dan Statistik dengan membawa persyaratan memenuhi ketentuan dan kegiatan registrasi akademik secara online sesuai dengan jadwal dan prosedur yang telah ditentukan. C. Mutasi Keluar dari UM

Mahasiswa UM dapat mengajukan pindah atau keluar dari UM. Untuk keperluan ini maha-siswa yang berkepentingan harus mengajukan surat permohonan pindah atau keluar dari UM ditujukan kepada Rektor dengan disertai alasan kepindahannya. Surat permohonan dilampiri fotokopi Kartu Hasil Studi (KHS) selama kuliah dan surat keterangan diterima di perguruan tinggi yang dituju. Apabila surat permohonan telah sampai ke Sub Bagian Akademik dan Eva-luasi, mahasiswa diminta untuk mengisi Kartu Proses Penjejakan (KPP) tidak mempunyai tang-gungan keuangan, pinjaman buku perpustakaan dan tangtang-gungan di fakultas maupun kemaha-siswaan. Kartu Proses Penjejakan ini kemudian dikembalikan ke Sub Bagian Akademik dan Evalusi dengan dilampiri Kartu Mahasiswa. Selanjutnya mahasiswa yang bersangkutan akan memperoleh surat keterangan pindah/keluar dari UM lengkap dengan lampiran daftar nilai atau transkrip selama mahasiswa tersebut mengikuti kuliah di UM. Mahasiswa yang pindah atau keluar tidak bisa diterima kembali sebagai mahasiswa di UM.

PROSES CUTI KULIAH

Pengurusan cuti kuliah dilayani oleh Bagian Akademik pada Subbag Registrasi dan Statistik, Graha Rektorat Lantai 2. Mahasiwa dapat mengajukan cuti kuliah sekurang-kurangnya satu semester setelah mengikuti perkuliahan. Pengajuan izin cuti kuliah maksimal 2 semester. Pengambilan cuti kuliah diperhitungkan dalam akumulasi lama studi. Untuk memperoleh izin cuti kuliah mahasiswa yang berkepentingan harus mengajukan surat permohonan cuti kuliah yang ditujukan kepada Rektor melalui Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerjasama (BAKPIK) dengan menyebutkan alasan yang kuat. Untuk setiap alasan yang disebutkan, baik karena kesulitan ekonomi, sakit maupun alasan lain, mahasiswa harus melampirkan surat keterangan yang relevan dari petugas yang berwenang.

Gambar

Tabel 7. Daftar Nama Jurnal dan Berkala Ilmiah

Referensi

Dokumen terkait

Dosen yang namanya tersebut pada diktum pertama keputusan ini diserahi tugas mengajar dan menguji mata kuliah di Fakultas llmu Pendidikan UNY seperti tersebut dalam

Dosen yang namanya tersebut pada diktum pertama keputusan ini diserahi tugas mengajar dan menguji mata kuliah di Fakultas llmu Pendidikan UNY seperti tersebut

: Dosen yang namanya tersebut pada diktum pertama keputusan ini diserahi tugas mengajar dan menguji mata kuliah pada kolom 5lampiran keputusan yang sama : Blaya

Kesatu : Menugaskan masing-masing dosen untuk melaksanakan tugas mengajar pada mata kuliah seperti tercantum dalam lampiran surat keputusan ini; Kedua : Bersedia mentaati dan mematuhi

Kesatu : Menugaskan masing-masing dosen untuk melaksanakan tugas mengajar pada mata kuliah seperti tercantum dalam lampiran surat keputusan ini; Kedua : Bersedia mentaati dan mematuhi

Kesatu : Menugaskan masing-masing dosen untuk melaksanakan tugas mengajar pada mata kuliah seperti tercantum dalam lampiran surat keputusan ini; Kedua : Bersedia mentaati dan mematuhi

Kesatu : Menugaskan masing-masing dosen untuk melaksanakan tugas mengajar pada mata kuliah seperti tercantum dalam lampiran surat keputusan ini; Kedua : Bersedia mentaati dan mematuhi

Kesatu : Menugaskan masing-masing dosen untuk melaksanakan tugas mengajar pada mata kuliah seperti tercantum dalam lampiran surat keputusan ini; Kedua : Bersedia mentaati dan mematuhi