Bagian 1 – Identitas Bahan dan Perusahaan
1.1 Mengidentifikasi Produk
Nama Produk : iso-AMYL ALCOHOL
Sinonim : iso-Pentyl alcohol, 3-Methyl-1-butanol
No. CAS :123-51-3
Kode HS : 2905 19 90
Kode Produk : A-1130
1.2 Penggunaan yang relevan dari bahan atau campuran dan penggunaan yang disarankan terhadap Penggunaan yang teridentifikasi : Reagen untuk analisis, Produksi bahan kimia
1.3 Rincian penyuplai lembar data keselamatan
Perusahaan : PT. Smartlab Indonesia
Alamat : Ruko Boulevard TamanTekno Blok E No.10 -11BSD SektorXI Serpong, Tangerang - Indonesia
Website : www.smartlab.co.id
Email : [email protected]
Untuk Informasi : Telp: +62-21- 7588 0205(Hunting) , fax:+62-21-7588 0198 Telpon Darurat : +62-21-7588 0205(Hunting)
Bagian 2 – Identifikasi Bahaya
2.1 Klasifikasi bahan atau campuran
Klasifikasi menurut Peraturan (EC) No 1272/2008 Cairan mudah terbakar (Kategori 3), H226
Toksisitas akut, Penghirupan (Kategori 4), H332 Iritasi kulit (Kategori 2), H315
Kerusakan mata serius (Kategori 1), H318
Toksisitas pada organ sasaran spesifik - paparan tunggal (Kategori 3), Sistem pernapasan, H335 Untuk teks penuh frasa R yang tercantum dalam Bagian ini, lihat Bagian 16.
2.2 Elemen label
Pelabelan menurut Peraturan (EC) No 1272/2008 Piktogram bahaya
Kata Sinyal bahaya
Pernyataan bahaya (s)
H226 Cairan dan uap yang mudah terbakar.
H315 Menyebabkan iritasi kulit.
H318 Menyebabkan kerusakan mata yang serius.
H332 Berbahaya jika terhirup.
H335 Dapat menyebabkan iritasi pernafasan.
Pernyataan kehati-hatian (s)
P210 Jauhkan dari panas, permukaan panas, percikan api, nyala api terbuka, dan sumber penyulutan lainnya. Dilarang Merokok.
P261 Hindari menghirup debu/ asap/ gas/ kabut/ uap/ semprotan.
P280 Pakai pelindung mata/ pelindung wajah.
P305 + P351 + P338 + P310 JIKA TERKENA MATA: Bilas dengan hati-hati dengan air selama beberapa menit. Lepas lensa kontak, jika ada dan mudah dilakukan.
Lanjutkan membilas. Segera hubungi PUSAT RACUN/dokter.
P370 + P378 Jika terjadi kebakaran: Gunakan bubuk kering atau pasir kering untuk memadamkan.
2.3 Bahaya lain
Bahaya lain yang tidak dihasilkan
dalam klasifikasi GHS: Zat/campuran ini tidak mengandung komponen yang dianggap persisten, bioakumulatif dan toksik (PBT), atau sangat persisten dan sangat bioakumulatif (vPvB) pada kadar 0,1% atau lebih tinggi. Paparan berulang dapat menyebabkan kulit kering atau pecah-pecah.
Bagian 3 – Komposisi dan Informasi Bahan
3.1 Bahan
Sinonim : iso-Pentyl alcohol, 3-Methyl-1-butanol Rumus Kimia : (CH₃)₂CHCH₂CH₂OH Hill : C₅H₁₂O
Berat Molekul : 88.15 g/mol
No. CAS : 123-51-3
No. EC : 204-633-5
No. Indek : 603-006-00-7
Bahan berbahaya menurut Peraturan (EC) No 1272/2008
Bahan Klasifikasi Konsentrasi
3-Methylbutan-1-ol
Flam. Liq. 3; Acute Tox. 4; Skin Irrit. 2; Eye Dam. 1; STOT SE 3; H226, H332, H315,
H318, H335 -
<= 100 %
Teks pernyataan-H penuh yang disebutkan dalam Bagian ini, baca Bagian 16.
3.2 Campuran Tidak berlaku
Bagian 4 – Tindakan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
4.1 Penjelasan mengenai tindakan pertolongan pertama
Saran umum Pemberi pertolongan pertama harus melindungi dirinya.
Setelah terhirup: hirup udara bersih. Segera hubungi dokter. Jika napas terhenti:
segera berikan pernapasan buatan secara mekanik, jika diperlukan berikan oksigen.
Bila terjadi kontak kulit: Tanggalkan segera semua pakaian yang terkontaminasi. Bilaslah kulit dengan air/ pancuran air. Periksakan ke dokter.
Setelah kontak pada mata : bilaslah dengan air yang banyak. Hubungi dokter mata.
Setelah tertelan: hati-hati jika korban muntah. Resiko aspirasi³. Jaga saluran pernapasan tetap terbuka. Kerusakan paru-paru mungkin terjadi setelah pengeluaran muntah. Segera panggil dokter. Sesudah itu berikan : arang aktif (20-40 g dalam 10% slurry).
4.2 Kumpulan gejala/efek terpenting, baik akut maupun tertunda Gejala yang berhubungan
dengan penggunaan efek iritan, paralisa pernapasan, Pening, inebriation, eufhoria, Mual, Muntah, narkosis
4.3 Indikasi pertolongan medis pertama dan perawatan khusus yang diperlukan Laksatif : Sodium sulfate (1 sendok makan/1/4 l air).
Bagian 5 – Tindakan Penanggulangan Kebakaran
5.1 Media pemadaman api Media pemadaman yang sesuai
Karbon dioksida (CO2) Busa Serbuk kering Media pemadaman yang tidak sesuai
Untuk bahan/campuran ini, tidak ada batasan agen pemadaman yang diberikan.
5.2 Bahaya khusus yang muncul dari bahan atau campuran Karbon oksida
Mudah menyala. Uap lebih berat daripada udara dan bisa merebak di atas lantai. Membentuk campuran yang dapat meledak dengan udara pada peningkatan suhu. Perkembangan gas atau uap menyala yang berbahaya mungkin terjadi dalam kejadian kebakaran.
5.3 Saran bagi petugas pemadam kebakaran
Jangan berada di zona berbahaya tanpa peralatan pelindung pernapasan. Untuk menghindari kontak dengan kulit, jaga jarak aman dan gunakan pakaian pelindung yang sesuai.
5.4 Informasi lebih lanjut
Pindahkan wadah dari zona berbahaya dan dinginkan dengan air. Cegah air pemadam kebakaran mengkontaminasi air permukaan atau sistim air tanah.
Bagian 6 – Tindakan terhadap tumpahan dan kebocoran
6.1 Langkah-langkah pencegahan diri,alat pelindung dan prosedur tanggap darurat
Nasihat untuk personel nondarurat Jangan menghirup uap-uap, aerosol. Hindari kontak dengan bahan.
Pastikan ventilasi memadai. Jauhkan dari panas dan sumber api. Evakuasi dari daerah bahaya, amati prosedur darurat, hubungi ahli. Untuk perlindungan pribadi lihat seksi 8.
6.2 Tindakan pencegahan Lingkungan
Jangan biarkan produk masuk ke saluran pembuangan. Risiko ledakan.
6.3 Metode dan bahan untuk penyimpanan dan pembersihan
Tutup saliran. Kumpulkan, ikat dan pompa keluar tumpahan. Amati kemungkinan pembatasan bahan (lihat bagian 7 dan 10). Ambil dengan bahan penyerap cairan (misal Chemizorb® ). Teruskan ke pembuangan.
Bersihkan area yang terkena.
6.4 Rujukan ke bagian lainnya Untuk pembuangan lihat bagian 13.
Bagian 7 – Penyimpanan dan Penanganan Bahan
7.1 Kehati-hatian dalam menangani secara aman
Langkah-langkah pencegahan untuk penanganan yang aman Kenakan pakaian pelindung. Jangan menghirup zat/campuran.
Hindari terbentuknya uap/aerosol.
Nasehat mengenai perlindungan terhadap api dan ledakan
Jauhkan dari nyala terbuka, permukaan panas, dan sumber penyulut.Lakukan dengan hatihati tindakan melawan lucutan statis.
Tindakan higienis
Segera ganti pakaian yang terkontaminasi. Gunakan krim pelindung kulit. Cuci tangan dan muka setelah bekerja dengan bahan tersebut. Untuk tindakan pencegahan lihat bagian 2.2.
7.2 Kondisi penyimpanan yang aman,termasuk adanya inkompatibilitas Kondisi penyimpanan
Simpan wadah tertutup rapat di tempat yang kering dan berventilasi baik.
Jauhkan dari panas dan sumber api. Simpan pada +5°C hingga +30°C Kelas penyimpanan
Kelas penyimpanan Jerman (TRGS 510): 3: Cairan mudah terbakar 7.3 Penggunaan akhir khusus
Selain penggunaan yang disebutkan di bagian 1.2, tidak ada penggunaan khusus lainnya yang ditetapkan
Bagian 8 – Pengendalian Pemaparan dan Perlindungan diri
8.1 Parameter Pengendalian
Gunakan peralatan untuk perlindungan mata yang sudah diuji dan disetujui di bawah standar pemerintah yang tepat seperti NIOSH (US) atau EN 166 (EU).
Kacamata / Goggles pelindung yang pas dan ketat 8.2 Pengendalian Pemaparan
Kontrol teknik yang sesuai
Tangani sesuai dengan praktik kebersihan dan keselamatan industri yang baik. Cuci tangan sebelum istirahat dan di akhir hari kerja.
Alat pelindung diri Pelindung mata/wajah
Kacamata pengaman yang pas. Faceshield (minimum 8 inci). Gunakan peralatan untuk pelindung mata yang diuji dan disetujui di bawah standar pemerintah yang sesuai seperti NIOSH (AS) atau EN 166 (EU).
Perlindungan kulit
Tangani dengan sarung tangan. Sarung tangan harus diperiksa sebelum digunakan. Gunakan teknik pelepasan sarung tangan yang benar (tanpa menyentuh permukaan luar sarung tangan) untuk menghindari kontak kulit dengan produk ini.
Buang sarung tangan yang terkontaminasi setelah digunakan sesuai dengan hukum yang berlaku dan praktik laboratorium yang baik. Cuci dan keringkan tangan.
Sarung tangan pelindung yang dipilih harus memenuhi spesifikasi EU Directive 89/686/EEC dan standar EN 374 yang diturunkan darinya.
Kontak penuh Materi: Karet nitril
ketebalan lapisan minimal: 0,4 mm Waktu terobosan: 480 min
Bahan yang diuji:Camatril®
Kontak penuh Bahan: Karet nitril
Ketebalan lapisan minimum: 0,11 mm Waktu terobosan: 480 menit
Bahan yang diuji: Dermatril®
Kontak percikan Materi: Karet nitril
ketebalan lapisan minimal: 0,11 mm Waktu terobosan: 30 min
Bahan yang diuji:Dermatril®
Perlindungan Tubuh
Pakaian pelindung yang sempurna terhadap bahan kimia, Pakaian pelindung antistatik yang tahan-nyala., Jenis peralatan perlindungan harus dipilih berdasarkan konsentrasi dan jumlah bahan berbahaya di tempat kerja yang spesifik.
Perlindungan pernapasan
Di mana penilaian risiko menunjukkan alat respirator pemurni udara yang digunakan sesuai dengan wajah penuh respirator dengan kombinasi multi-tujuan (US) atau jenis ABEK (EN 14387) kartrid respirator sebagai cadangan untuk kontrol rekayasa. Jika respirator adalah satu-satunya cara perlindungan, menggunakan wajah penuh disediakan respirator udara. Gunakan respirator dan komponen diuji dan disetujui di bawah standar pemerintah yang tepat seperti NIOSH (US) atau CEN (EU).
Kontrol paparan lingkungan
Cegah terjadinya tumpahan atau bocoran lebih lanjut jika aman untuk melakukannya. Jangan biarkan produk masuk ke saluran pembuangan.
Bagian 9 – Sifat-sifat Fisika dan Kimia
9.1 Informasi tentang sifat fisika dan kimia
Bentuk cair, bening
Warna tidak berwarna
Bau Tidak tersedia informasi
Ambang Bau Tidak tersedia informasi
pH 5,6 pada 25 g/l pada 20 °C
Titik lebur Titik lebur/rentang: -117 °C
Titik didih/rentang didih 130 °C
Titik nyala 43 °C - cawan tertutup
Laju penguapan Tidak tersedia informasi.
Flamabilitas (padatan, gas) Tidak tersedia informasi.
Terendah batas ledakan 1,2 %(V)
Tertinggi batas ledakan 9 %
Tekanan uap 3,04 - (Udara = 1.0)
Densitas 0,809 g/mL pada 25 °C
Kerapatan (den-sitas) relatif 0,81 g/cm3pada 20 °C - DIN 53217
Kelarutan dalam air larut
Koefisien partisi (n-oktanol/air) log Pow: 1,35 pada 23 °C Suhu dapat membakar sendiri 335 °C
(auto-ignition temperature) 335 °C at 1.013 - 1.017 hPa Suhu penguraian Tidak tersedia informasi
Viskositas Viskositas, kinematis: 5,32 mm2/s pada 20 °C
Sifat peledak Tidak tersedia informasi
Sifat oksidator Tidak tersedia informasi 9.2 Data lain
Densitas curah 808 kg/m3
Kerapatan (densitas) uap relatif 3,04 - (Udara = 1.0)
Bagian 10 – Reaktifitas dan Stabilitas
10.1 Reaktifitas
Campuran uap/udara bersifat mudah-meledak pada pemanasan yang menyengat.
10.2 Stabilitas Kimia
Stabil pada kondisi penyimpanan yang disarankan.
10.3 Reaksi berbahaya yang mungkin di bawah kondisi spesifik/khusus Tidak ada data yang tersedia
10.4 Kondisi yang harus dihindari Panas, nyala, dan percikan api.
10.5 Bahan yang harus dihindari
Oksidator kuat, Klorida asam, Anhidrida asam, Reduktor 10.6 Produk berbahaya hasil penguraian
Dalam kebakaran lihat bagian 5
Bagian 11 – Informasi Toksikologi
11.1 Informasi tentang efek toksikologis Toksisitas akut
Oral: Data tidak tersedia
Perkiraan toksisitas akut Penghirupan - 11,1 mg/l (Keputusan ahli)
Komentar: Diklasifikasikan menurut Peraturan (UE) 1272/2008, Lampiran VI (Tabel 3.1 / 3.2) Kulit: Data tidak tersedia
Korosi/iritasi kulit Kulit - Kelinci
Hasil: Iritasi sedang pada kulit - 24 h Komentar: (RTECS)
Kerusakan mata serius/iritasi mataeye Mata - Kelinci
Hasil: Risiko cedera serius pada mata.
Komentar: (MSDS eksternal) Sensitisasi pernapasan atau kulit uji in vivo - babi Guinea
Hasil: Tidak menyebabkan sensitisasi kulit. (Pedoman Tes OECD 406) Mutagenisitas sel nutfah
Tidak ada data yang tersedia Fibroblas hamster
Hasil: negatif Pedoman Tes OECD 474 Tikus - jantan dan betina Hasil: negatif
Karsinogenisitas
IARC: Tak ada komponen produk ini yang terdapat pada tingkatan lebih besar atau sama dengan 0,1% yang telah diidentifikasikan sebagai mungkin, dapat atau jelas merupakan penyebabkan kangker pada manusia oleh IARC.
Toksisitas reproduksi Tidak ada data yang tersedia
Toksisitas organ target spesifik - paparan tunggal
Dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan. - Sistem pernapasan Komentar: Diklasifikasikan menurut Peraturan (UE) 1272/2008, Lampiran VI (Tabel 3.1 / 3.2)
Toksisitas organ target spesifik - paparan berulang Tidak ada data yang tersedia
Bahaya aspirasi
Tidak ada data yang tersedia Informasi tambahan Tidak ada data yang tersedia RTECS: EL5425000 RTECS: EL5425000
lama atau paparan berulang dapat menyebabkan:, Mual, Sakit kepala, Muntah Untuk yang terbaik dari pengetahuan kita, kimia, fisik, dan sifat toksikologi belum diselidiki secara menyeluruh.
11.2 Informasi lebih lanjut Data tidak tersedia
Bagian 12 – Informasi Ekologi
12.1 Toksisitas
Keracunan untuk ikan
Tes statik LC50 - Oncorhynchus mykiss (Ikan rainbow trout) - 700 mg/l - 96 h (Pedoman Tes OECD 203)
Komentar: (IUCLID) Derajat racun bagi daphnia dan binatang tak bertulang belakang lainnya yang hidup dalam air
EC50 - Daphnia (Kutu air) - 260 mg/l - 48 h Komentar: (IUCLID) Keracunan untuk bakteria EC50 - Pseudomonas putida - 2.500 mg/l - 17 h Komentar: (IUCLID)
12.2 Persistensi dan penguraian oleh lingkungan Kebutuhan oksigen teoritis 2.740 mg/g Komentar: (Lit.) Rasio BOD / ThBOD 55 % Komentar: (Lit.)
12.3 Potensi bioakumulasi Data tidak tersedia 12.4 Mobilitas dalam tanah
Tidak tersedia informasi.
12.5 Hasil dar asesmen PBT dan vPvB
Penilaian PBT / vPvB tidak dilakukan karena penilaian keamanan bahan kimia tidak diperlukan / tidak dilakukan
12.6 Efek merugikan lainnya Tidak ada data yang tersedia
Bagian 13 – Pembuangan Limbah
13.1 Metode penanganan limbah Produk
Tawarkan kelebihan larutan dan larutan yang tak bisa didaur-ulang kepada perusahaan pembuangan limbah yang ternama. Bakarlah dalam insinerator kimia dilengkapi dengan afterburner dan scrubber tapi lakukan dengan sangat hati-hati dalam penyulutan karena bahan ini sangat mudah terbakar. Kemasan yang telah tercemar Buang sebagai produk yang tidak digunakan.
Bagian 14 – Informasi Pengangkutan
14.1 Nomor PBB
ADR/RID: 1105 IMDG: 1105 IATA: 1105
14.2 Nama pengapalan yang sesuai berdasarkan PBB
ADR/RID: PENTANOLS IMDG: PENTANOLS IATA: Pentanols
14.3 Kelas bahaya transportasi
ADR/RID: 3 IMDG: 3 IATA: 3
14.4 Kelompok pengemasan
ADR/RID: III IMDG: III IATA: III
14.5 Bahaya lingkungan
ADR/RID: Tidak IMDG Bahan pencemar laut: Tidak IATA: Tidak 14.6 Tindakan kehati-hatian khusus bagi pengguna
Data tidak tersedia
Bagian 15 – Peraturan Perundang - undangan
15.1 Regulasi tentang lingkungan , kesehatan dan keamanan untuk produk tersebut Perundang-undangan nasional
Kelas penyimpanan 3
15.2 Asesmen Keselamatan Kimia
Untuk produk ini, penilaian keselamatan kimia sesuai dengan peraturan EU REACH No 1907/2006 tidak dilakukan.
Bagian 16 – Informasi Lain
Teks Pernyataan-H penuh mengacu pada bagian 2 dan 3.
H226 Cairan dan uap mudah menyala.
H315 Menyebabkan iritasi kulit.
H318 Menyebabkan kerusakan mata yang serius.
H332 Berbahaya jika terhirup.
H335 Dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan.
National Fire Protection Association (U.S.A.):
Kesehatan: 2
Kemudahan terbakar: 2 Reaktivitas: 0
Riwayat Revisi :
Tanggal Rev Keterangan
18 Jul 19 00 -
12 Jan 22 01 Revisi menyeluruh
Informasi lebih lanjut
Informasi di atas diyakini benar tetapi tidak dimaksudkan untuk menjadi semua inklusif dan harus
hanya digunakan sebagai panduan. Informasi yang terkandung di dalam ini berdasarkan pada pengetahuan terkini. Informasi ini menggambarkan produk sesuai dengan tindakan pencegahan dan keselamatan.
Informasi ini tidak menjamin sifat dari produk PT. Smartlab Indonesia dan Afiliasinya tidak bertanggung jawab atas segala kerusakan akibat penanganan atau dari kontak dengan produk di atas. dan / atau sisi sebaliknya dari faktur atau slip kemasan untuk syarat dan ketentuan penjualan tambahan.