• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)."

Copied!
167
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bab ini memberikan gambaran umum mengenai Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di SD Negeri Rejowinangun 1, meliputi analisis situasi sekolah, perumusan program, dan rancangan kegiatan PPL. Analisis situasi mencakup kondisi fisik sekolah, sarana prasarana, proses pembelajaran, dan karakteristik siswa. Perumusan program didasarkan pada observasi awal dan kebutuhan sekolah, sementara rancangan kegiatan PPL mencakup kegiatan pengajaran terbatas (microteaching), observasi lapangan, praktik mengajar terbimbing dan mandiri, serta berbagai program tambahan dan insidental.

1.1 Analisis Situasi SD Negeri Rejowinangun 1

Analisis situasi meliputi deskripsi lokasi, kondisi fisik sekolah yang cukup representatif dengan sarana dan prasarana lengkap, serta kondisi non-fisik seperti visi, misi, dan tujuan sekolah. Observasi awal mengidentifikasi beberapa hambatan, termasuk kurangnya variasi metode pembelajaran dan penggunaan alat peraga, serta beberapa kelebihan seperti dukungan guru pembimbing dan kesempatan untuk memahami karakteristik siswa. Analisis juga mencakup sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

1.2 Perumusan Program dan Rancangan Kegiatan PPL

Program PPL dirumuskan berdasarkan observasi, kebutuhan siswa, potensi sekolah, dan sumber daya yang tersedia. Rancangan kegiatan mencakup micro teaching, observasi lapangan, praktik mengajar terbimbing dan mandiri, praktik persekolahan, konsultasi, penyusunan laporan, dan penyerahan laporan. Program kerja utama meliputi pembuatan RPP, praktik mengajar, koordinasi, dan kegiatan ekstrakurikuler. Program tambahan meliputi membantu administrasi sekolah dan perawatan fasilitas. Program insidental mencakup kegiatan-kegiatan yang bersifat spontan dan membantu kebutuhan sekolah.

II. Persiapan, Pelaksanaan, dan Analisis Hasil PPL

Bab ini memaparkan proses persiapan, pelaksanaan, dan analisis hasil PPL. Persiapan meliputi micro teaching, observasi lingkungan sekolah, observasi pembelajaran, dan observasi administrasi mengajar. Pelaksanaan meliputi program utama, program tambahan, dan program insidental. Analisis hasil mengkaji keberhasilan dan hambatan yang dihadapi selama PPL, serta refleksi atas pengalaman yang didapatkan.

2.1 Persiapan PPL

Tahap persiapan meliputi micro teaching sebagai latihan mengajar, observasi lingkungan dan proses pembelajaran di kelas untuk memahami kondisi sekolah dan karakteristik siswa, serta observasi administrasi mengajar untuk mempelajari perangkat pembelajaran yang digunakan. Pembekalan PPL juga diberikan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam melaksanakan PPL, termasuk wawasan kependidikan, isu terkini, dan teknis pelaksanaan PPL. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan mahasiswa sebelum terjun ke lapangan.

2.2 Pelaksanaan Program Utama PPL

Pelaksanaan program utama berfokus pada praktik mengajar terbimbing dan mandiri, pembuatan RPP, koordinasi dengan teman sejawat, guru pembimbing, dan siswa. Program ini juga termasuk kegiatan ekstrakurikuler seperti lomba HUT RI, jalan sehat, dan workshop penilaian. Setiap kegiatan diuraikan secara detail, meliputi tujuan, penanggung jawab, pelaksanaan, waktu, dan hasil yang dicapai. Hambatan dan solusi juga dijelaskan untuk memberikan gambaran yang komprehensif.

2.3 Pelaksanaan Program Tambahan dan Insidental PPL

Program tambahan melibatkan kegiatan penataan ruang peraga, perbaikan administrasi dinding, pengadaan tulisan tanaman obat, pendampingan upacara, dan senam Jumat pagi. Program insidental mencakup kegiatan yang tidak terencana sebelumnya, seperti mengganti mengajar, membantu mengecat meja siswa, membantu mengajar teman sejawat, penataan UKS, dan pendampingan penyembelihan hewan qurban serta sosialisasi penyuluhan DBD. Deskripsi pelaksanaan dan hasil masing-masing kegiatan dijelaskan secara rinci.

2.4 Analisis Hasil dan Refleksi PPL

Bagian ini menganalisis keberhasilan dan hambatan yang dihadapi selama pelaksanaan PPL. Analisis meliputi evaluasi terhadap pencapaian tujuan program, efektivitas strategi yang digunakan, dan dampak program PPL terhadap siswa dan sekolah. Refleksi meliputi pembelajaran yang diperoleh selama PPL, baik dari segi pengembangan kompetensi mengajar, pengelolaan kelas, maupun interaksi dengan guru dan siswa. Saran untuk perbaikan juga disertakan.

III. Penutup

Bab penutup berisi kesimpulan dan saran. Kesimpulan merangkum hasil pelaksanaan PPL secara keseluruhan, sedangkan saran memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas PPL di masa mendatang, baik bagi mahasiswa maupun sekolah.

3.1 Kesimpulan

Kesimpulan meringkaskan keseluruhan pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama PPL. Ini meliputi pencapaian tujuan PPL, pengalaman mengajar, interaksi dengan lingkungan sekolah, dan kontribusi terhadap sekolah. Kesimpulan menekankan pengembangan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik dan dampak positif PPL terhadap sekolah dan siswa. Kesimpulan disampaikan secara ringkas dan padat.

3.2 Saran

Saran diberikan sebagai rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan PPL di masa depan. Saran ini dapat ditujukan kepada mahasiswa, sekolah, dan lembaga PPL UNY. Saran yang diberikan bersifat konstruktif dan berfokus pada peningkatan kualitas program PPL dan pengalaman belajar mahasiswa. Saran disampaikan secara detail dan spesifik untuk setiap pihak yang dituju.

Gambar

gambar yang
gambar pahlawan
gambar tumbuhan,
gambar pada
+2

Referensi

Dokumen terkait

Observasi lingkungan sekolah pertama dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2015. Kegiatan observasi lingkungan bertujuan untuk mengetahui keadaan sarana prasarana

Observasi lingkungan sekolah pertama dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2015. Kegiatan observasi lingkungan bertujuan untuk mengetahui keadaan sarana prasarana

Observasi lingkungan sekolah pertama dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2015. Kegiatan observasi lingkungan bertujuan untuk mengetahui keadaan sarana prasarana

Observasi lingkungan sekolah pertama dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2015. Kegiatan observasi lingkungan bertujuan untuk mengetahui keadaan sarana prasarana sekolah maupun

Observasi lingkungan sekolah pertama dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2015. Kegiatan observasi lingkungan bertujuan untuk mengetahui keadaan sarana prasarana

Observasi lingkungan sekolah pertama dilaksanakan pada bulan Februari 2015. Kegiatan observasi lingkungan sekolah bertujuan untuk mengetahui keadaan sarana dan prasarana sekolah

Observasi lingkungan sekolah pertama dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2015. Kegiatan observasi lingkungan bertujuan untuk mengetahui keadaan sarana prasarana

Observasi lingkungan sekolah pertama dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2015. Kegiatan observasi lingkungan bertujuan untuk mengetahui keadaan sarana prasarana sekolah maupun