• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gaya Berpacaran Sexting Remaja di Era Reformasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Gaya Berpacaran Sexting Remaja di Era Reformasi"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

GAYA BERPACARAN

SEXTING REMAJA DI

ERA REFORMASI

Studi Kasus: Gaya Berpacaran Sexting Pada Lima Remaja Di Jakarta

Inge Nadya Veritza Meinara Wardhani 4825151938

Skripsi ini ditulis untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan dalam Memperoleh Gelar Sarjana Sosial (S.Sos)

PROGRAM STUDI SOSIOLOGI

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

2019

(2)

i

ABSTRAK

Inge Nadya Veritza Meinara Wardhani. Gaya Berpacaran Sexting Remaja di Era

Reformasi. Skripsi. Jakarta: Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2019.

Tujuan dari penelitian ini berujuan untuk mendeskripsikan gaya berpacaran scopophilia remaja. Penelitian ini ingin melihat makna berpacaran bagi remaja yang melakukan gaya berpacaran scopophilia. Perilaku sexting dalam gaya berpacaran Remaja. Dampak gaya berpacaran sexting.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui hasil observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan subjek penelitian berjumlah enam orang informan yang terdiri dari tiga remaja pria, dua remaja wanita, satu pakar media.

Berdasarkan temuan data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah alasan remaja melakukan gaya berpacaran sexting adalah mendapatkan kepuasan seksual, mencari pasangan seksual, eksistensi diri dan mencari perhatian. Dalam gaya berpacaran sexting juga menggambarkan beberapa perilaku sexting muali dari foto, text, dan emoticon. Dari hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dalam bersexting ini terjadi dominasi gender antara laki-lakidan perempuan, perempuan merasa sexting hanya untuk memenuhi kebutuhan seksual laki-laki, perempuan merasa tertekan, disisi lain justru sexting dianggap laki-laki sebagai alat untuk pemenuhan kebutuhan sexsualitasnya hingga sexting bisa di jadikan suatu pengokohan dominasi oleh laki-laki terhadap wanita.

Kata Kunci :Pacaran, Remaja, Reformasi Teknologi, Sexting, Penyimpangan

(3)

ii

ABSTRACT

Inge Nadya Veritza Meinara Wardhani. Style of Dating Teen Sexting in the

Reformation Era. Thesis. Jakarta: Sociology Study Program, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University, 2019.

The purpose of this study aims to describe the dating style of adolescent scopophilia. This research wants to see the meaning of dating for adolescents who practice scopophilia dating style. Sexting behavior in Teenage dating style. Impact of dating style sexting.

This research uses a qualitative descriptive method approach. The research data were obtained through observations, documentation, and in-depth interviews with six research subjects consisting of three young men, two young women, one media expert.

Based on the findings of the data obtained in this study is the reason teens do dating sexting style is getting sexual satisfaction, looking for a sexual partner, self existence and looking for attention. In the style of dating sexting also illustrates some sexting behavior except from photos, text, and emoticons. From the results of the study also showed that in this texting there was a dominance of gender between men and women, women felt that sexting was only to fulfill the sexual needs of men, women felt depressed, on the other hand sexting was considered by men as a tool to fulfill their sexual needs until sexting can be made as a strengthening of male domination of women.

Keywords: Dating, Adolescents, Technology Reform, Sexting, Sexual Deviations / Social Deviance.

(4)
(5)
(6)

v

MOTTO

“Everything happens for a reason”

(Marilyn Monroe)

“Dibalik kesulitan, ada kebahagiaan menunggunya”

(Inge Nadya V)

Skripsi ini saya persembahkan untuk:

Kedua orangtuaku tercinta, Ibu Etik Sudarwati dan Bapak Agus Murni Harto, serta kedua saudara saya Anggie zandra dan Vira Sabrina. Terimakasih atas cinta dan

(7)

vi

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, karunia dan serta kasih sayang-nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Gaya Berpacaran Sexting Remaja di Era Globalisasi”. Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang tua dan kakak adek tercinta yang tak hentinya memberikan dukungan semangat, bimbingan, doa dan metivasi penulis untuk menyelesaikan skripsi serta beberapa pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung. Maka penulis mengucapkan terimakasih kepada:

1. Dr. Muhammad Zid, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri

Jakarta.

2. Dr. Robertus Robet, MA selaku Koordinator Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta dan juga selaku koordinator sidang peneliti.

3. Dian Rinanta Sari, S.Sos., M.A.P selaku Dosen Pembimbing 1 peneliti, atas ketersediaan, kesabaran, serta dedikasinya dalam memberikan pencerahan ilmu, membantu memberi masukan serta saran, dan motivasi serta dukungan yang sangat berguna bagi penulis selama masa penyusunan skripsi ini.

4. Syaifudin M. Kesos selaku Dosen Pembimbing 2 peneliti, atas ketersediaan membimbing saya dengan sabar, memberikan masukan, saran-saran dan pencerahan yang sangat membangun dalam penyusunan skripsi ini.

5. Seluruh Dosen pengajar di Jurusan Sosiologi yang telah memberikan semua ilmu, didikan dan pengalaman yang sangat berarti kepada penulis.

6. Terimakasih kepada mba Mega dan mba Tika yang juga membantu dalam

pemberkasan berkas-berkas yang diperlukan sebelum penyusunan skripsi, dalam menyusun skripsi maupun setelah terselesaikannya skripsi ini.

7. Tidak lupa peneliti ucapkan terima kasih kepada keluarga yang selalu memberikan dukungan, motivasi dan doa kepada penulis. Untuk ibuku dan

(8)

vii

ayahku, terimakasih untuk setiap doa, dukungan, motivasi dan kasih sayang yang selalu yang diberikan kepada penulis, dukungan moril serta materiil yang juga selalu diberikan. Terimakasih juga untuk kakakku yang juga selalu memberikan doa dan dukungan sehingga skripsi ini dapat selesai.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu peneliti mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan skripsi ini. Akhir kata, semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi penelitian sejenis dimasa yang akan datang.

Jakarta, 7 Oktober 2019

(9)

viii

DAFTAR ISI

Hal.

ABSTRAK………. i

LEMBAR PENGESAHAN……….. iii

LEMBAR ORISINALITAS………. iv

MOTTO……….. v

KATA PENGANTAR……….. vi

DAFTAR ISI………. viii

DAFTAR SKEMA……….... xi

DAFTAR GAMBAR……… xii

DAFTAR TABEL………. xiii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang………. 1

B. Rumusan Permasalahan ……….. 9

C. Tujuan Penelitian………. 10

D. Manfaat Penelitian………... 10

E. Tinjauan Penelitian Sejenis……….. 11

F. Kerangka Konseptual………... 21

1. Remaja…….………..………. 21

2. Gaya Berpacaran Remaja…….……….. 30

3. Konsep Sexting……….. 31

4. Dominasi Gender………...………...………. 33

G. Metodologi Penelitian………. 36

1. Pendekatan Penelitian……… 36

2. Lokasi dan Waktu Penelitian………. 37

3. Subjek Penelitian……… 37

4. Peran Peneliti………. 39

5. Teknik Pengumpulan Data……… 39

a. Observasi………. 39

b. Wawancara……….. 40

c. Dokumentasi dan Studi Kepustakaan……….. 40

(10)

ix

BAB II GAYA BERPACARAN REMAJA

A. Pengantar……….. 42

B. Gambaran Umum Pacaran Remaja………….……….. 42

1. Pengertian Pacaran……….. 42

2. Cinta dan Kehidupan Seksual Remaja……… 43

3. Bentuk-Bentuk Pacaran……….………. 48

C. Penyimpangan Seksualitas Sexting……...……... 50

D. Profil Informan………. 54

E. Penutup………. 57

BAB III PERILAKU SEXTING DALAM GAYA BERPACARAN REMAJA A. Pengantar………. 61

B. Alasan Remaja Melakukan Gaya Pacaran Sexting…..…... 61

1. Mendapatkan Kepuasan Seksual………... 62

2. Mencari Pasangan Seksual……… 64

3. Eksistensi Diri dan Mencari Perhatian……….. 66

C. Bentuk Perilaku Sexting Dalam Gaya Berpacaran Remaja……….…..…….. 68

1. Perilaku Sexting Dalam Bentuk Foto……….. 69

2. Perilaku Sexting Dalam Bentuk Text atau Kalimat Rayuan……… 71

3. Perilaku Sexting Dalam Bentuk Emoticon……….. 74

D. Dampak Perilaku Sexting Pada Remaja……… 77

1. Depresi………. 78

2. Perilaku Seksual Beresiko……… 79

E. Penutup………..……. 81

BAB IV RELASI DOMINASI GENDER DALAM PERILAKU SEXTING A. Pengantar……….. 83

B. Dominasi Gender Dalam Perilaku Sexting……… 83

C. RelasiLaki-laki dan Perempuan Dalam Melakukan Sexting……… 89

1. Relasi Berpacaran Sexting Pada Remaja Perempuan………. 91

a. Timbul Rasa Takut dan Tertekan……… 92

b. Perempuan Dalam Objek Represi Dan Terdominasi Dalam Perilaku Sexting………… 95

2. Relasi Berpacaran Sexting Pada Remaja Laki-Laki………... 96

a. Sexting Sebagai Pemenuhan Kebutuhan Seksualitas……….. 97

(11)

x b. Kecanduan Seksualitas……… …….... ... 99 c. Pengokohan Dominasi……….. 101 D. Penutup………. 103 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan………. 105 B. Saran………... 107 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Fieldnote Penelitian………... 108 RIWAYAT HIDUP

(12)

xi

DAFTAR SKEMA

Hal.

Skema I.1 Gaya Berpacaran Sexting Remaja di Era Reformasi....……… 35

Skema III.1 Alasan Remaja Melakukan Gaya Pacaran Sexting………….. 68

Skema III.2 Bentuk Perilaku Sexting Dalam Gaya Berpacaran Remaja... 77

Skema III .3 Dampak Perilaku Sexting Pada Remaja……….. 81

(13)

xii

DAFTAR GAMBAR

Hal.

Gambar II.1 Informan RP……….……… 54

Gambar II.2 Informan SS……….. 55

Gambar II.3 Informan VF ……….. 56

Gambar II.4 Informan RB………. 57

Gambar II.5 Informan RN……….……….... 59

(14)

xiii

DAFTAR TABEL

Tabel I.1 Penelitian Sejenis……….. 20

(15)

xiv

DAFTAR ISTILAH

Scopophilia :Seseorang yang mempunyai preokupasi (kecenderungan

sikap) yang terus menerus secara fantasi maupun tindakan untuk mengamati (observing) orang-orang yang telanjang atau sedang melakukan aktifitas seks.

Main :Berhubungan seksual, Persetubuhan atau Hubungan Seksual

artinya secara prinsip adalah tindakan sanggama yang dilakukan oleh manusia, tetapi dalam arti yang lebih luas juga merujuk pada tindakan-tindakan lain yang sehubungan atau menggantikan tindakan sanggama, jadi lebih dari sekadar merujuk pada pertemuan antar alat kelamin lelaki dan perempuan.

Chatt/ Chatting : Berbicara atau percakapan melalui tulisan atau pesan singkat.

Coli/ Masturbasi :(istilah lainnya onani) adalah perangsangan seksualitas yang

sengaja dilakukan pada organ kelamin untuk memperoleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Perangsangan ini dapat dilakukan tanpa alat bantu ataupun menggunakan suatu objek atau alat, atau kombinasi dari keduanya. Masturbasi merupakan suatu bentuk autoerotisisme yang paling umum, meskipun hal tersebut dapat pula dilakukan dengan bantuan orang lain.

Gambar

Tabel I.1  Penelitian Sejenis………………………………………………..  20  Tabel I.2  Karakteristik Subjek Penelitian ………………………….…….

Referensi

Dokumen terkait