• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Madu Cair dan Madu Bubuk Lokal Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Madu Cair dan Madu Bubuk Lokal Indonesia"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Hasil Analisis Kualitas Sampel Madu Cair dan Bubuk
Gambar 1. Reaksi Degradasi HMF (Kupiainen, et.al., 2011)
Tabel 3. Hasil Analisis Aktivitas Antioksidan

Referensi

Dokumen terkait

Kadar flavonoid total pada penelitian sebelumnya menunjukkan ekstrak kulit kelengkeng memiliki kadar flavonoid total yang paling tinggi diikuti ekstrak kulit

Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak metanol daun pecah beling Strobilanthes crispus dengan metode DPPH disajikan pada Tabel 2.. Dari Tabel 2 tampak bahwa

Penggunaan kontrol positif pada pengujian aktivitas antioksidan ini adalah untuk mengetahui seberapa kuat potensi antioksidan yang terdapat pada ekstrak metanol buah

Dari hasil yang diperoleh, pengujian aktivitas antioksidan ekstrak metanol memiliki aktivitas antioksidan yang baik dengan nilai IC 50 sebesar 0,16 µg/mL..

Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik untuk meneliti aktivitas antioksidan pada ekstrak metanol dan fraksi daun mangkokan ( Polyscias scutellaria (Burn.f.)Fosberg)

Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak metanol daun pecah beling Strobilanthes crispus dengan metode DPPH disajikan pada Tabel 2.. Dari Tabel 2 tampak bahwa

Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik untuk meneliti aktivitas antioksidan pada ekstrak metanol dan fraksi daun mangkokan (Polyscias scutellaria (Burn.f.)Fosberg)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kasar metanol, ekstrak pigmen kasar methanol/aseton dan eter mempunyai nilai IC 323,7; 51 dan 34,85 ppm.. Hasil isolasi pigmen