Metode Penyuluhan adalah cara penyampaian materi penyuluhan sehingga materi dapat
mudah dimengerti, dipahami dan diterima oleh sasaran
Metode Penyuluhan adalah cara yang sistematis untuk mencapai suatu tujuan yang
telah direncanakan.
Metode Penyuluhan adalah cara/teknik
penyampaian materi penyuluhan oleh penyuluh pertanian kepada pelaku utama dan pelaku
usaha agar mereka tahu, mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi,
permodalan, sumber daya lainnya sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas,
efisiensi usaha, pendapatan dan kesejahteraannya serta meningkatkan
kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup
Tujuan Metode Penyuluhan
1.
Mempercepat
dan mempermudah
penyampaian materi
dalam pelaksanaan
penyuluhan pertanian
2.
Meningkatkan efektivitas
dan efisiensi
penyelenggaraan dan pelaksanaan
penyuluhan
pertanian
3.
Mempercepat proses adopsi inovasi
Tujuan Pemilihan Metode
Penyuluhan
• Menetapkan suatu metode atau
kombinasi beberapa metode yg tepat dalam kegiatan penyuluhan, sesuai dg kondisi dan kebutuhan sasaran.
• Meningkatkan efektivitas kegiatan penyuluhan agar tujuan penyuluhan
efisien dan efektif perubahan perilaku peternak dan anggota keluarganya dapat berdaya guna dan berhasil guna
Efektivitas Metode Penyuluhan
• Kang dan Song (1984) - tidak adasatupun metode yg selalu efektif untuk diterapkan dalam kondisi penyuluhan
• Soesmono (1975) - OKI, setiap
penyuluh hrs memahami dan mampu memilih metode penyuluhan yg paling baik sebagai “suatu cara yg terpilih” utk tercapainya tujuan penyuluhan
Jenis Metode Penyuluhan
Terdiri dari:
1. Teknik Komunikasi
• Langsung (direct communication)
Metode ini dilakukan melalui tatap muka dan dialog antara penyuluh dg pelaku utama dan pelaku usaha.
Contoh: demonstrasi, kursus tani, obrolan di balai desa/rumah warga, HP/tlp, karyawisata, pameran
• Tidak langsung (indirect communication)
Metode ini dilakukan melalui perantara (media / medium / channel komunikasi). Contoh: pemasangan poster, penyebaran
brosur, leaflet, majalah, siaran radio, televisi, film.
Jenis Metode Penyuluhan
2
. Jmlh sasaran&cara pendekatan
• Pendekatan perorangan, contoh:
kunjungan rumah/lokasi usaha, surat-menyurat, telepon.
• Pendekatan kelompok, contoh: diskusi, karya wisata, kursus tani, pertemuan kelompok, temu lapang, temu usaha, demostrasi (cara/hasil).
• Pendekatan massal, contoh: kampanye, siaran radio/televisi, pameran
(pertanian/peternakan), pemasangan poster/spanduk, pertunjukan film,
A. Penyuluhan Perorangan
Kelebihan
• Adanya partisipasi aktif dari individu
• Umpan balik dapat secara langsung dari
sasaran
• Topik yg dibahas langsung permasalahan
individu
• Hasil akhir merupakan integrasi dari
petani dan penyuluh
Kelemahan
• Sasaran target sangat sempit/terbatas
• Biaya (perkapita) sangat tinggi
• Memungkinkan adanya rasa
kecemburuan (gap) dari petani/peternak
yg lain
• Umpan balik dari petani kurang lengkap
• Bukan merupakan pemecahan masalah
bersama, melainkan individu petani
• Membutuhkan waktu relatif lebih lama
B. Penyuluhan Secara Kelompok
Kelebihan
• Petani/peternak dapat berpartisipasi aktif
• Umpan balik dapat secara langsung, shg
memungkinkan pengurangan terjadinya
misperception
• Memberikan kesempatan bertukar
pengalaman dan persuasi/ pengaruh
• Topik pembahasan langsung ke
permasalahan lokal/yg sedang dihadap
• Hasil akhir merupakan kesepakatan semua
pihak
Kelemahan
• Jangkauan sasaran terbatas
• Biaya mahal dibandingkan media massa
• Contoh: ceramah/ pidato, diskusi
kelompok, demonstrasi (hasil/ cara),
widyakarya, kursus tani/ ternak, temu
lapang, temu usaha
C. Penyuluhan Secara Massa
Kelebihan
• Jangkauan sasaran luas
• Tidak terlalu bergantung pada
infrastruktur
• Biaya perkapita relatif murah bila
Kelemahan
• Jangkauan sasaran luas
• Partisipasi aktif dari audience tidak
memungkinkan
• Umpan balik lansung dari audien terdapat
kendala
• Bersifat umum, kebutuhan lokal terabaikan
• Terdapat gab budaya
• Lebih banyak perubahan pengetahuan
daripada sikap -
hanya menarik
Hubungan antara Tahap-tahap Proses Komunikasi dan Proses Adopsi serta Metode Penyuluhan yg Digunakan
Perorangan
Kelompok
Massal
Metode Penyuluhan Tahap Komunikasi Tahap Adopsi
Menggerakkan Usaha Meyakinkan Menggugah Hati Membangkitkan Keinginan Menarik Perhatian
Sumber: Wiriatmadja, S., 1978. Pokok-pokok Penyuluhan Pertanian
Kesadaran Minat
Evaluation Trial
Jenis Metode Penyuluhan
3
. Indera penerima sasaran
• Indera penglihatan (visual), contoh:
penyebaran bahan cetakan/poster, slide, album foto, film.
• Indera pendengaran (audio), contoh: siaran radio, siaran pedesaan, telepon, pidato, ceramah, pemutaran tape
recorder, obrolan sore.
• Kombinasi (audio-visual) indera penerima, contoh: demonstrasi
cara/hasil, pemutaran film, video, siaran TV, pameran.
Perbandingan
Diskusi Kelompok
dg
Ceramah
No Kelebihan Kekurangan
1 Peserta mendiskusikan lebih byk aspek daripada penyuluh
Alih informasi perlu waktu yg lebih lama
2 Dlm diskusi klp ada hubungan kuat dg praktek sehari-hari yg biasanya tidak terdapat dalam ceramah
Kemungkinan ada peserta yg mendominasi diskusi
3 Bahasa yg digunakan lebih akrab bagi peserta
Diskusi yang baik mengganggap peserta sedikitnya memiliki pengetahuan (if not,its useless) 4 Peserta berkesempatan
menyampaikan ide/ gagasan, mengajukan pertanyaan
Ada kemungkinan informasi yg salah dari anggota kelompok tidak dikoreksi
5 Diskusi klp lebih banyak mendorong kegiatan peserta dibanding ceramah
Membutuhkan agen penyuluhan yg mampu (kapabel)
menghadapi masalah tak terduga
No Kelebihan Kekurangan 6 Peserta lebih berkesempatan
menemukan aspek masalah yg tidak diketahuinya
Suasana sosio-emosional berpengaruh besar thd efek diskusi kelompok
7 Peserta biasanya lebih tertarik krn memberikan pengaruh pdpenentuan masalah yg akan didiskusikan
Diskusi kelompok membutuhkan kelompok yang seragam
(homogen) 8 Diskusi klp dapat memberikan efek
nyata thd pengambilan keputusan dan alih informasi
Diskusi harus diselenggarakan dalam klp dg jumlah anggota tidak lebih dari 15-20 org
(jumlah terbatas) dibandingkan dg ceramah (jml peseta lbh byk) 9 Peserta adalah “pengamat” yg lebih
baik dari agen penyuluhan dalam penyelesaian praktis
Masalah yg didiskusikan kurang sistematis dibanding dalam ceramah
10 Pimpinan diskusi hrs belajar (tau) lebih byk ttg tk.pengetahuan dan masalah anggota klp dibanding penceramah
Perbandingan
Diskusi Kelompok
Jenis Metode Penyuluhan
Berdasarkan Tujuan
1. Pengembangan kreativitas dan inovasi
• Temu wicara
• Temu lapang (field day) • Temu karya • Temu usaha 2. Pengembangan kepemimpinanan • Rembug paripurna • Rembug utama • Rembug madya • Mimbar sarasehan
Jenis Metode Penyuluhan
Berdasarkan Tujuan
• Rembug paripurna
Pertemuan lengkap seluruh anggota pengurus organisasi pelaku utama dan pelaku usaha tingkat nasional/kab/kota ditambah utusan dari wilayah di bawahnya ----> membahas masalah umum
pembangunan pertanian/peternakan sbg dasar kegiatan organisasi tingkat nasional
• Rembug utama
Tujuan:
a) untuk menilai/ mengevaluasi pelaksanaan
kesepakatan program dan rencana kerja periode yg lalu, b) menyusun kepengurusan nas/prop/kab/kota periode yg akan datang
Jenis Metode Penyuluhan
Berdasarkan Tujuan
• Rembug madya
Tujuan untuk mendiskusikan dan mencari kesepakatan, serta pemecahan masalah yang
dihadapi oleh pelaku utama maupun pelaku usaha.
• Mimbar sarasehan
Pertemuan konsultasi secara berkala dan berkesinambungan antara pelaku utama dan
pelaku usaha dengan pejabat pemerintah (terkait) dalam hal perencanaan dan pelaksanaan program pertanian/peternakan
3. Pengembangan kerukunan dg masyarakat
• Temu akrab • Ceramah • Demonstrasi
Ditinjau dari materi:
- Demonstrasi cara ----> peragaan cara kerja suatu teknologi
- Demonstrasi hasil ---> peragaan hasil
penerapan teknologi
- Demonstrasi gabungan
Jenis Metode Penyuluhan
Berdasarkan Tujuan
Ditinjau dari luasan areal dan pelaksana: - Demonstrasi plot (dem plot) ---->
peragaan penerapan teknologi oleh petani/ peternak perorangan dilahan usahataninya
- Demonstrasi usahatani (dem farm) ---->
peragaan penerapan teknologi oleh kelompok petani/ peternak dlm hamparan usahatani/ternak anggotanya
- Demonstrasi area (dem area) ---->
peragaan penerapan teknologi oleh kelompok petani/ peternak dlm hamparan usahatani/ternak anggotanya
Jenis Metode Penyuluhan
Berdasarkan Tujuan
4. Kaji terap
5. Karya wisata
6. Kunjungan rumah/tempat usaha 7. Kursus tani
8. Magang di bidang pertanian 9. Mimbar sarasehan
10. Obrolan sore 11. Pameran
12. Pemberian penghargaan 13. Pemutaran film
Jenis Metode Penyuluhan
Berdasarkan Tujuan
Jenis Metode Penyuluhan
Berdasarkan Tujuan
14. Pemasangan poster/spanduk
15. Penyebaran brosur, folder, leaflet dan majalah 16. Perlombaan unjuk ketangkasan
17. Diskusi
18. Pertemuan umum
19. Siaran pedesaan melalui radio 20. Temu akrab
21. Temu karya 22. Temu lapang 23. Temu tugas 24. Widya wisata
Prinsip Metode Penyuluhan
1. Pengembangan utk berpikir kreatif
• Petani/peternak/sasaran diharapkan lebih
mandiri, mampu mengatasi masalah2nya, dan
lebih mengembangkan kreativitasnya.
2. Tempat yg paling baik adalah di tempat kegiatan sasaran
• Kegiatan penyuluhan sebaiknya menerapkan metode-metode yang dapat dilaksanakan di lingkungan pekerjaan (kegiatan) sasarannya.
3. Setiap individu terkait dg lingkungan-sosialnya
• Penyuluhan lebih efektif jika diterapkan hanya kepada beberapa warga masyarakat, terutama yang diakui sbg “panutan” yang baik.
Prinsip Metode Penyuluhan
4. Ciptakan hubungan yg akrab dg sasaran
• Penyuluhan adalah upaya mengubah perilaku orang lain secara “persuasive” dg menerapkan sistem pendidikan
• Akrab = Keterbukaan
5. Memberikan sesuatu untuk terjadinya
perubahan
• Kegiatan penyuluhan adalah upaya mengubah perilaku sasaran, baik pengetahuan, sikap dan
skill.
• Metode penyuluhan = merangsang sasaran utk siap dan dg ‘sukarela’ melakukan perubahan
Dasar Pertimbangan Pemilihan
Metode Penyuluhan
1. Tahapan dan kemampuan adopsi
a. Tahapan adopsi inovasi
tahap penumbuhan perhatian tahap penumbuhan minat
tahap menilai tahap mencoba tahap menetapkan
b. Kemampuan adopsi inovasi
Pelaku utama dapat dikelompokkan menjadi inovator, penerap dini, penerap awal,
Dasar Pertimbangan Pemilihan
Metode Penyuluhan
2. Sasaran (pelaku utama dan pelaku
usaha)
a. Tingkat pengetahuan, keterampilan dan sikap sasaran
b. Sosial budaya mencakup antara lain adat kebiasaan, norma yg berlaku dan status kepemimpinan yg ada
c. Jumlah sasaran yg hendak dicapai pada suatu waktu tertentu
Dasar Pertimbangan Pemilihan
Metode Penyuluhan
3. Sumber daya penyuluhan
a. Kemampuan penyuluh
b. Materi/pesan penyuluhan (ie., ide atau gagasan, hasil-hasil penelitian, kebijakan pemerintah, program pemerintah,
inovasi/metode baru)
c. Sarana dan prasana (alat bantu/media penyuluhan, fasilitas)
Dasar Pertimbangan Pemilihan
Metode Penyuluhan
4. Keadaan daerah
a. Musim / iklim
b. Keadaan usaha tani (ie.,jenis tanaman, komoditas)
c. Keadaan lapang (ie., topografi, jenis tanah, sistem pengairan, pertanaman) d. Kondisi perhubungan jalan/transportasi,
Dasar Pertimbangan Pemilihan
Metode Penyuluhan
5. Kebijakan pemerintah pusat,
daerah (PEMDA), dan setempat
Langkah
2Pemilihan Metode
Penyuluhan
1.
Menghimpun, mengidentifikasi dan menganalisa dataa. Sasaran
1. Golongan umur, jenis kelamin, tingkat
pendidikan, jumlah masing-masing golongan dan keseluruhan
2. Adat istiadat, kebiasaan, norma, dan pola kepemimpinan
3. Bentuk-bentuk usahatani sasaran
4. Ketersediaan mereka sebagai demonstrator dan jumlah petani
Langkah
2Pemilihan Metode
Penyuluhan
b. Penyuluh dan kelengkapannya
1. Kemampuan penyuluh, jumlah penyuluh, pengetahuan dan keterampilan penyuluh 2. Materi penyuluhan/ pesan
3. Sarana dan prasarana penyuluhan 4. Biaya yg tersedia
Langkah
2Pemilihan Metode
Penyuluhan
c. Keadaan daerah dan kebijakan pemerintah
• Musim/ iklim
• Keadaan lapangan (topografi), jenis tanah, sistem pengairan, dan pertanaman
• Perhubungan jalan, listrik, dan telepon • Kebijakan pemerintah pusat dan daerah
setempat
Setelah mempunyai data dasar, kegiatan selanjutnya menetapkan tahap
Langkah
2Pemilihan Metode
Penyuluhan
2. Menetapkan alternatif metode penyuluhan
a. Pendekatan massal untuk menarik perhatian,
menumbuhkan minat dan keinginan serta memberikan informasi selanjutnya
b. Pendekatan kelompok untuk memberikan
informasi yg lebih rinci tentang suatu teknologi atau praktek
c. Pendekatan perorangan sangat berguna dalam
tahap mencoba hingga menerapkan, karena adanya hubungan tatap muka antara penyuluh dan sasaran yg lebih akrab
d. Pengenalan atau penguasaan situasi dan kondisi wilayah kerja memegang peranan
Langkah
2Pemilihan Metode
Penyuluhan
3.
Menetapkan metode & teknik penyuluhanApabila lebih dari satu penyuluhan yang terpilih maka pelaksanaannya dilakukan sbg berikut:
a. Pengulangan b. Berurutan
Langkah
2Pemilihan Metode
Penyuluhan
Hal-hal yg perlu diperhatikan dalam
menetapkan metode penyuluhan adalah: • Dapat mengembangkan keswadayaan
• Dapat menjangkau sasaran dalam jumlah
dan mutu cukup, tepat sasaran dan waktu, mudah diterima dan dimengerti
• Dapat menjamin keberlanjutan
pelaksanaannya
Reference Utama
• PERATURAN MENTERI PERTANIAN Nomor:
52/Permentan/OT.140/12/2009 tentang METODE PENYULUHAN PERTANIAN
• Bolliger Ernst, Üli Scheuermeier and Tonino Zellweger.
1990. Agricultural Extension: Guidelines for extension
workers in rural areas. LBL, Agricultural Advisory Centre.
Lindau.
• Van den Ban, A.W and Hawkins, H.S.1999. Penyuluhan