• Tidak ada hasil yang ditemukan

Movie Box Karaoke dan Lounge di Semarang - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Movie Box Karaoke dan Lounge di Semarang - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

110 LAMPIRAN :1

BERITA ACARA SIDANG KELAYAKAN

LANDASAN PROGRAM

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

MOVIE BOX, KARAOKE DAN LOUNGE DI SEMARANG

Bahwa telah dilaksanakan sidang kelayakan LP3A Movie Box, Karaoke dan Lounge di

Semarang pada :

Hari/tanggal : Senin/ 30 September 2011

Waktu : 09.00 – 09.45 WIB

Tempat : R. Sidang Utama Gedung A, lantai 1 JAFT UNDIP

Dilaksanakan oleh :

Nama : PRAMATYA ARLIDIAWAN

NIM : L2B 007 058

Dengan Susunan Tim Penguji :

1. Dosen Pembimbing II : Ir. Hendro Trilistyo, MTA

2. Dosen Penguji : Ir. Eddy Indarto, M.Si

3. Dosen Penguji : Ir. Agung Budi Sardjono, MT

Pelaksanaan Sidang :

1. Sidang dimulai pukul 09.00 WIB dengan diawali presentasi yang dilakukan oleh

peserta selama kurang lebih 15 menit dengan menjabarkan landasan program

perencanaan dan perancangan Movie Box, Karaoke dan Lounge di Semarang.

2. Pukul 09.15 WIB dilanjutkan dengan sesi pertanyaan dan masukan dari tim penguji :

Ir. Agung Budi Sardjono, MT

Pertanyaan :

1. Apakah antara movie box, karaoke dan lounge akan menjadi satu kesatuan atau

tidak, jika tidak apa yang bisa mengkorelasikan ketiganya?

2. Saya takut, bangunan anda, terutama movie box dan karaoke akan berbentuk kotak

(2)

111 Jawab :

1. Rencana saya, ketiga bangunan itu akan berada terpisah satu sama lain, karena dari

segi fungsi sudah berbeda, namun tetap dalam satu tapak. Sehingga dapat disebut

sebagai one stop entertainment place. Selain itu, ada sebuah area bernama out door

place yang berfungsi sebagai ruang terbuka, dan dapat digunakan sebagai

penghubung antar bangunan.

2. Hal itu akan menjadi tantangan tersendiri bagi saya, agar saya dapat menciptakan

bangunan yang tidak monoton, dan terkesan seperti kamar kos.

Ir. Eddy Indarto, M.Si

Pertanyaan :

1. Anda mendapatkan angka jumlah ruang tiap studio dalam movie box maupun

karaoke dari mana?

2. Mengapa di aktivitas penerima Movie Box, dengan Karaoke , lalu, Lounge

berbeda?

Jawab :

1. Saya mendapatkan jumlah itu dari studi banding yang saya lakukan di beberapa

karaoke dan movie box yang ada.

2. Saya menggunakan ruang ruang dari yang ada pada studi banding yang saya

lakukan.

Masukan :

1. Sebaiknya anda menggunakan studi ruang dari pada studi banding.

2. Sebaiknya anda seragamkan antara ruang - ruang di aktivitas penerima Movie Box,

dengan Karaoke , lalu, Lounge

3. Anda perlu banyak membaca buku di perpustakaan.

Ir. Hendro Trilistyo, MTA

Masukan :

1. Anda perlu belajar mengenai High End-Audio Sound, agar dapat membangun

(3)

112 Semarang, 6 Oktober 2011

Peserta Sidang LP3A

Pramatya Arlidiawan NIM. L2B 007 058

Mengetahui,

Pembimbing Utama,

Ir.Agung Dwiyanto, MSA NIP. 19620110 198902 1 001

Pembimbing Pendamping,

Ir. Hendro Trilistyo, MTA NIP. 19500624 198011 1 001

Penguji,

Ir. Eddy Indarto, M.Si. NIP. 19540922 198503 1 002

Penguji,

Referensi

Dokumen terkait

• Penentuan fasilitas yang tersedia pada Perencanaan dan Perancangan Taman Budaya di Kabupaten Semarang didasarkan pada standar, literatur dan hasil studi banding yang telah

Dari studi banding yang dilakukanbahwafaktorpengelolaanmemegangperanan yang. sangatpentingdisampingketersediaansaranadanprasaranasertafasilitas

peruntukan rumah dinas untuk bintara dan tamtama adalah tipe 45, lalu kenapa. ada tipe 54, sementara Rusunawa studi banding Kodam adalah tipe 30

bidang arsitektur hal itu tidak akan dipermasalahkan. 2) Dalam menentukan suatu besaran luas ruang bangunan harus ada berupa. tuntutan kebutuhan ruang hasil dari studi banding

Kompilasi data dengan studi pustaka sehingga didapat permasalahan serta masukan dari pihak studi banding dan masukan dari audience yang merupakan calon konsumen pada

Jawaban : Konsep yang digunakan pada stadion yang saya studi banding sama- sama menggunakan desain advanced structure dimana desain ini yang saya pilih untuk desain

dalam kegiatan-kegiatan akademis yang ada di Universitas Diponegoro, kebutuhan akan penginapan dan studi banding dengan guest house milik perguruan tinggi

Setelah data diperoleh, kemudian menganalisa data yang dieproleh dari studi banding dengan standar perencanaan dan perancangan Redesain Java Design Center sehingga