• Tidak ada hasil yang ditemukan

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat"

Copied!
0
0
0

Teks penuh

(1)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 17 TAHUN 1953

TENTANG

AKIBAT-AKIBAT DARI PADA UNDANG-UNDANG TENTANG KEWAJIBAN

ANGGOTA ANGKATAN PERANG UNTUK TETAP DALAM DINAS

KETENTARAAN

Presiden Republik Indonesia,

Menimbang : bahwa perlu diadakan peraturan untuk mengatur akibat-akibat dari pada

kewajiban anggota Angkatan Perang untuk tetap dalam dinas

ketentaraan, seperti yang dimaksud dalam Pasal 3 ayat 2

Undang-undang Nomor 13 tahun 1953 tentang penetapan peraturan dalam

Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1952 sebagai Undang-undang;

Mengingat : Pasal 89 dan 124 Undang-undang Dasar Sementara Republik Indonesia;

Dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG AKIBAT-AKIBAT DARI PADA

UNDANG-UNDANG TENTANG KEWAJIBAN ANGGAUTA

ANGKATAN PERANG UNTUK TETAP DALAM DINAS

KETENTARAAN.

(2)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

2

-Pasal 1.

Yang dimaksudkan dalam Undang-undang ini dengan:

a. Menteri, ialah Menteri Pertahanan;

b. Kepala Staf Angkatan, ialah: Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala

Staf Angkatan Laut atau Kepala Staf Angkatan Udara;

c. Anggota, ialah anggauta Angkatan Perang;

d. Yang bersangkutan, ialah anggota Angkatan Perang yang diwajibkan

untuk tetap dalam dinas ketentaraan.

Pasal 2.

(1) Dalam melakukan kekuasaannya seperti yang dimaksud dalam pasal

2 Undang-undang Nomor 13 tahun 1953 tentang penetapan peraturan

dalam Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1952.sebagai

Undang-undang, Menteri dapat mewajibkan anggota Angkatan

Perang untuk tetap dalam dinas ketentaraan buat selama-lamanya

tiga tahun.

(2) Keputusan yang dimaksud dalam ayat 1 dikeluarkan dengan surat

perintah Menteri atas usul Kepala.Staf yang bersangkutan.

(3)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

3

-Pasal 3.

(1) Kepada anggota, yang diwajibkan tetap bekerja dalam dinas

ketentaraan dapat diberi kenaikan gaji dengan mengajukan saat

kenaikan gajinya yang akan datang, yang akan berlaku juga untuk

kenaikan gaji seterusnya.

(2) Di samping kemungkinan tersebut dalam ayat 1, apabila tidak

mengganggu kepentingan dinas, Menteri dapat memberikan

kesempatan kepada yang bersangkutan untuk mendapatkan,

memelihara dan memperdalam sesuatu atau beberapa cabang ilmu,

pengetahuan umum atau pengetahuan vak, yang menurut perhitungan

biasa dapat dicapai, apabila yang bersangkutan berada di luar dinas

ketentaraan.

Pasal 4.

Undang-undang ini mulai berlaku pada hari diundangkan dan

mempunyai daya surut hingga tanggal 1 Januari 1953.

(4)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

4

-Agar supaya setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan

pengundangan Undang-undang ini dengan penempatannya dalam

Lembaran Negara Republik Indonesia.

Disahkan di Jakarta

pada tanggal 20 Mei 1953.

WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

ttd

MOHAMMAD HATTA

MENTERI PERTAHANAN R.I.

ttd

WILOPO

Diundangkan

pada tanggal 11 Juni 1953

MENTERI KEHAKIMAN

ttd

LOEKMAN WIRIADINATA

Referensi

Dokumen terkait

Anggota Angkatan Perang yang diterima berdasarkan Undang-undang Darurat Nr 4 tahun 1950 yang berhubung dengan selesainya waktu ikatan dinas seperti yang dimaksud dalam pasal

Pasal 11 ayat 2 Undang-undang Keadaan Bahaya tahun 1946, pasal 5 ayat 1, pasal 20 ayat 1 dan pasal IV Aturan Peralihan Undang-undang Dasar serta Maklumat Wakil Presiden

Mengingat : Pasal 11 ayat 2 Undang-undang Keadaan Bahaya tahun 1946, pasal 5 ayat 1, pasal 20 ayat 2 dan pasal IV Aturan Peralihan Undang-undang Dasar serta Maklumat Wakil

Mengingat : pasal 11 ayat 2 Undang-undang keadaan bahaya tahun 1946 pasal 5 ayat 1 pasal 20 ayat 1 dan pasal IV Aturan Peralihan Undang-undang Dasar serta Maklumat Wakil

14 TAHUN 1957 TENTANG PENETAPAN UNTUK MEMBEBASKAN BANK INDONESIA DARI KEWAJIBAN YANG DIMAKSUDKAN DALAM PASAL 16 AYAT 1 UNDANG-UNDANG POKOK BANK INDONESIA 1953 SELAMA ENAM

Pada saat Undang-undang ini berlaku, bagi Daerah Tingkat I Lampung oleh.. Presiden ditunjuk Penguasa yang dimaksud pada-pasal 75 ayat

Demikian pula kewajiban melaporkan satu kali sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Undang-undang Nomor 23 Tahun 1953 kurang memberi jaminan kesinambungan gambaran kebenaran

(1) Selama Peraturan pemerintah sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 ayat (2) belum ditetapkan, maka pada Undang-undang ini dilampirkan peta ilustratif dengan skala atau skala-skala