Pembuatan Keputusan Melalui
Kebijakan
Konsep Dasar Analisis Keputusan
Simon, 1957 :1 / Wayne Parsons
menjelaskan bahwa
Pembuatan Keputusan Di Dalam Siklus
Kebijakan
Misal :
1. Keputusan mengenai apa yang bisa digolongkan sebagai “problem”;
2. Informasi apa yang harus dipilih;
3. Pemilihan strategi untuk memengaruhi agenda kebijakan;
4. Pemilihan opsi-opsi kebijakan yang harus dipertimbangkan;
5. Pemilihan cara menyeleksi opsi; 6. Pemilihan cara dan tujuan;
7. Pemilihan cara mengimplementasikan kebijakan; 8. Pemilihan cara mengevaluasi kebijakan-kebijakan.
Daftar Riwayat Presiden Republik Indonesia
dalam Perspektif Pembuatan Keputusan dan
segala Perbedaan Kondisi Pelaksanaan
Kebijakan Publik
(Sumber : Dr. Riant Nugroho)
1. SOEKARNO
“Populis-Politik”
2. SOEHARTO
“Pragmatis-Elitis-Ekonomi”
Ket
:
Dapat
mencapai
keberhasilan,
namun
3. HABIBIE
“Stabilisasi”
Ket : Hanya melakukan
stabilisasi
agar “pesawat yang sudah
meluncur ke bawah tidak jatuh dan
terhempas”.
Habibie berhasil, namun tidak dapat
melanjutkan
karena
krisis
»
4. Abdurrahman Wahid
»
“ Super-Demokratis”
Ket : Membiarkan semua
orang mengerjakan apa saja
yang dianggap baik.
»
5. MEGAWATI
»
“Belajar dari Pengalaman Masa
Lalu”
»
»
Ket : Berusaha belajar dari
6. SBY
“Peace-Justice-Prosperity”
Ket : Berusaha memperbaiki semua
kekurangan
pendahulunya
dengan
pendekatan
peace, justice, and prosperity.
Teori Pengambilan
Keputusan
(Leo Agustino)
1. Teori Rasional-Komprehensif
Unsur-Unsurnya :
a. Pembuat keputusan dihadapkan pada
suatu permasalahan tertentu yang dapat
dipisahkan dari masalah-masalah lainnya
atau paling tidak dipertimbangkan secara
mendalam kalau dibandingkan dengan
masalah lainnya.
c. Bermacam-macam alternatif yang
berhubungan dgn masalahnya diteliti secara
seksama.
d. Konsekuensi(biaya dan manfaatnya) yg akan
ditimbulkan oleh setiap alternatif diteliti.
e. Masing-masing alternatif dan akibat yg
menyertainya dibandingkan dgn alternatif
lainnya.
f. Pembuat keputusan akan memilih alternatif,
dan konsekuensinya yg mendorong
2. Teori Inkremental
Unsur-unsurnya :
a.Pemilihan tujuan / sasaran dan analisis empiris dari tindakan yang diperlukan untuk mencapainya lebih bersifat saling menjalin daripada terpisah-pisah satu dgn yg lainnya.
b.Pembuat keputusan hny mempertimbangkan bbrp alternatif yg brhubungan dgn prmsalahannya, dan hal ini akan dibedakan hny yg brsifat menambah dr kebijakan yg ada.
3. Mixed-Scanning Theory
Yaitu gabungan dari teori
rasional-komprehensif
maupun
teori
Faktor2 yg Mempengaruhi Pengambilan
Keputusan
(Leo Agustino))
1. Political Values
2. Organization Values
3. Personal Values
4. Policy Values