NASKAH APA KABAR JOGJA
Judul : Pasar Giwangan
Lokasi : Yogyakarta
Reporter & Camerawan : Rina dan Dono Tanggal Liputan : 20 Juli 2005 ( 9 Juni )
ACC Redaktur Narator Editor
1
Merasa keberatan dengan tingginya pungutan uang bongkar muat di Pasar Giwangan / yang dirasa kelewatan /
puluhan supplier atau pemasok sayuran dari berbagai kota/ kemarin mendatangi Balai Kota // Para pemasok mengeluhkan
bahwa untuk kendaraan pedagang sayur ukuran kecil dikenai pungutan 27 ribu/ kendaraan engkel dikenai pungutan 37
ribu/ bahkan kendaraan pengangkut ukuran besar atau yang biasa mengangkut kentang diwajibkan membayar sampai 50
ribu rupiah//Menurut para suplier dan pemasok sayuran / jumlah tersebut belum termasuk biaya untuk parkir 2 ribu rupiah /
uang TPR 2 ribu rupiah dan uang kebersihan seribu rupiah//
Drs. Haryo Djarot Santosa ( Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota ) / ketika ditemui oleh Tim Apa Kabar Jogja
/bahwa pihaknya tidak pernah melakukan tarikan atau pungutan dalam bentuk apapun //
==statement Drs. Haryo Djarot Santosa ( Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota )==== (“ tentang pungutan liar pihaknya tidak melakukan sebelum 1 Juli... ... )
Sementara Walikota Yogyakarta Herry Zudianto , SE / juga menegaskan bahwa segala aset yang ada di pasar
giwangan / sepenuhnya akan dikelola oleh pemerintah //
==statement H. Herry Zudianto, SE,AKT,MM (Walikota Yogyakarta )====
(“tentang aset yang ada di pasar giwangan ...akan dikelola sepenuhnya oleh pemerintah)
Walikota berharap / dengan adanya masalah yang ada di pasar giwangan / jangan takut pada power oknum
tertentu / karena power tertinggin adalah hukum //
==statement H. Herry Zudianto, SE,AKT,MM (Walikota Yogyakarta )====
(“Kinerja dengan kompleksitas Dinas pasar ... power tertinggi adalah hukum”)