Instruksi Menteri Negara Agraria Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 5 Tahun 1999
Teks penuh
Dokumen terkait
Untuk : Melaksanakan Proyek Inventarisasi dan Evaluasi Sumberdaya Nasional Matra Laut Tahun Anggaran 1995/1996 di lingkungan Kantor Menteri Negara Agraria / Badan Pertanahan
(1) Pemegang hak atas tanah atau pihak yang memperoleh penguasaan atas tanah yang tidak melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) wajib
bahwa sehubungan dengan itu perlu menghentikan pungutan tertentu di bidang pertanahan sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor
tanah terlantar yaitu tanah bidang-bidang tanah baik sebagian atau seluruhnya yang dengan sengaja tidak dimanfaatkan sesuai dengan keadaannya atau sifat dan tujuan
Agraria/Badan Pertanahan Nasional selama Kabinet Pembangunan VI dinyatakan demisioner, pelaksanaan penandatanganan Surat Keputusan Pemberian Hak Atas Tanah perlu
PERTAMA : Bekerjasama mempercepat pelayanan pendaftaran Hak Milik atas tanah untuk rumah tinggal yang diberikan dengan Keputusan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan
Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1998 tentang Pemanfaatan Tanah Kosong untuk Tanaman Pangan;... Kepala Kantor Wilayah
(2) Untuk pengukuran bidang tanah secara sporadik pada daerah yang tidak tersedia peta pendaftaran dan titik dasar teknik nasional, maka harus dibuat titik dasar teknik orde