• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGAMANAN SISTEM INFORMASI BERBASIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGAMANAN SISTEM INFORMASI BERBASIS"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PERTEMUAN 9 PENGAMANAN SISTEM INFORMASI BERBASIS

KOMPUTER

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Pada pertemuan ini akan dijelaskan mengenai ruanglingkup penipuan terhadap komputer, serta bentuk pengamanannya. Anda harus mampu :

1. Mendefinisikan penipuan, menjelaskan jenis – jenis penipuan dan proses yang dilalui oleh penipuan serta mampu mendiskusikan sebab – sebab terjadinya penipuan

2. Mendefinisikan penipuan komputer dan mendiskusikan klasifikasi penipuan komputer yang berbeda.

3. Menjelaskan bagaimana mencegah dan mendeteksi penipuan dan penyalahgunaan komputer.

B. URAIAN MATERI 1. DEFINISI PENIPUAN

Menurut (Marshall dan Paul 2014). Penipuan adalah sesuatu atau segala sesuatu yang digunakan oleh seseorang untuk memperoleh keuntungan secara tidak adil terhadap orang lain. Tindakan curang meliputi kebohongan, penyembunyian kebenaran, muslihat dan kelicikan, dan tindakan tersebut sering mencakup pelanggaran kepercayaan.Pelaku penipuan sering disebut sebagai penjahat berkerah putih (white collar criminals), untuk membedakannya dari penjahat yang melakukan kejahatan dengan kekerasan.

Untuk tindakan dapat dikatakan penipuan maka harus ada : a. Pernyataan, representasi, atau pengungkapan yang salah

b. Fakta material, yaitu sesuatu yang menstimulasikan seseorang untuk bertindak

c. Niat untuk menipu

(2)

e. Pencederaan atau kerugian yang diderita oleh korban.

Penipuan internal perusahaan dapat dibedakan menjadi dua kategori :

a. Penyalahgunaan Aset

Penyalahgunaan asset adalah penipuan/pencurian asset perusahaan yang

dilakukan oleh seorang karyawan atau beberapa karyawan dalam

perusahaan tersebut.

b. Penipuan pelaporan keuangan

Komisi Nasional atas Penipuan Pelaporan Keuangan (Treadway

Commision) mendefinisikan penipuan pelaporan keuangan sebagai

tindakan yang sembrono atau disengaja, baik melalui tindakan atau

penghilangan yang menghasilkan laporan keuangan yang menyesatkan

secara material. Treadway Commision merekomendasikan empat tindakan

untuk mengurangi kemungkinan penipuan pelaporan keuangan :

1. Bentuklah lingkungan organisasi yang memberikan kontribusi terhadap

integritas proses pelaporan keuangan .

2. Identifikasi dan pahami factor-faktor yang mendorong ke arah

penipuan pelaporan keuangan.

3. Nilai risiko dari penipuan pelaporan keuangan di dalam perusahaan.

4. Desain dan implementasikan pengendalian internal untuk

menyediakan keyakinan yang memadai sehingga penipuan pelaporan

keuangan dapat dicegah.

2. PROSES PENIPUAN

Ada tiga karakteristik yang sering dihubungkan dengan kebanyakan

penipuan,yaitu :

1. Pencurian sesuatu yang berharga, seperti uang tunai, persediaan, peralatan,

atau data.

2. Konversi asset yang dicuri ke dalam uang tunai

3. Penyembunyian kejahatan untuk menghindari pendeteksian.

Cara yang umum dan efektif untuk menyembunyikan pencurian adalah

untuk membebankan item yang dicuri ke suatu akun biaya. Cara lain untuk

(3)

(lapping). Dalam skema gali lubang tutup lubang, pelaku mencuri uang yang

diterima dari pelanggan A untuk membayar piutangnya. Di dalam skema

perputaran (kiting), pelaku menutupi pencuriannya dengan cara menciptakan

uang melalui transfer uang antar bank.

3. SEBAB-SEBAB TERJADINYA PENIPUAN

Untuk sebagian besar pelaku penipuan, semua kebutuhan pelaku adalah

kesempatan dan cara pandang kriminal yang memungkinkan mereka melakukan

penipuan, ada tiga penyebab terjadinya penipuan adalah sebagai berikut :

1. Tekanan

2. Kesempatan

3. Rasionalisasi

4. PENIPUAN KOMPUTER

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mendefinisikan

penipuan komputer sebagai tindak illegal apapun yang membutuhkan

pengetahuan teknologi komputer untuk melakukan tindakan awal penipuan,

penyelidikan, atau pelaksanaanya. Secara khusus, penipuan komputer mencakup

hal – hal berikut ini :

a. Pencurian, penggunaan, akses, modifikasi,penyalinan, dan perusakan software

atau data secara tidak sah.

b. Pencurian uang dengan mengubah catatan komputer atau pencurian waktu

komputer.

c. Pencurian atau perusakan hardware komputer.

d. Penggunaan atau konspirasi untuk menggunakan sumber daya komputer

dalam melakukan tindak pidana.

e. Keinginan untuk secara illegal mendapatkan informasi atau property berwujud

melalui penggunaan komputer.

5. PENINGKATAN PENIPUAN KOMPUTER

Berikut adalah 6 alasan yang tidak diketahui seorangpun dengan pasti

(4)

a. Tidak setiap orang setuju tentang hal-hal yang termasuk penipuan komputer.

Contohnya, beberapa orang membatasi definisi penipuan komputer sebagai

kejahatan yang terjadi di dalam sebuah komputer atau diarahkan pada suatu

komputer. Bagi yang lain, penipuan komputer adalah kejahatan apa pun

dengan seseorang pelaku yang menggunakan omputer sebagai alatnya.

b. Banyak penipuan komputer yang tidak terdeteksi. Pada suatu hari, FBI

memperkirakan bahwa hanya 1 persen dari seluruh kejahatan komputer yang

terdeteksi, yang lainnya memperkirakan antara hingga 5 hingga 20 persen.

c. Sekiar 80 hingga 90 persen penipuan yang terungkap, tidak dilaporkan.

Hanya industry perbankan yang disyaratkan oleh peraturan untuk melaporkan

seluruh jenis penipuan.

d. Sebagian jaringan memliki tingkat keamanan yang rendah.

e. Banyak halaman dalam internet yang memeberikan instruksi per lngkah

tentang bagaimana memulai kejahatan dan melakukan penyalahgunaan

komputer.

f. Penegakan hukum tidak mampu mengikuti pertumbuhan jumlah penipuan

komputer.

6. KLASIFIKASI KOMPUTER FRAUD

Salah satu cara untuk menggolongkan penipuan komputer adalah dengan

menggunakan model pemrosesan data, yaitu:

1. Input Fraud

Pengubahan input komputer merupakan cara yang paling umum dan

sederhana untuk melakukan pengrusakan maupun penipuan. pelaku hanya

perlu memahami bagaimana sistem beroperasi sehingga mereka dapat

menutupi perbuatan mereka.

2. Processor Fraud

Pencurian waktu maupun jasa komputer masuk klasifikasi ini.Misalnya,

karyawan yang menyia-nyiakan waktu untuk menggunakan fasilitas internet

untuk keperlua pribadi mereka, sehingga waktu kerja produktif mereka

(5)

3. Komputer Instructions Fraud

Tindakan yang dapat dilakukan adalah melalui pengrusakan software untuk

memproses data perusahaan. Pengrusakan tersebut dapat berupa

pemodifikasian software, mengopi software secara ilegal, penggunaan

maupun pengembangan tanpa adanya otoritas. Pelaku memang harus

mempunyai pengetahuan khusus tentng pemrogaman komputer, namun

dengan berkembangnya teknologi informasi cara-cara pengrusakan tersebut

dapat diketahui/ dicari dengan mudah melalui jaringan internet.

4. Data Fraud

Hal ini dapat diawali dengan mengubah atau merusak file-file ata

perusahaan.Dapat juga berupa menyalin, menggunakan, maupun mencari file

dari data perusahaan tanpa otorisasi. Kasus ini lebih lebih mudah dilakukan

pada file perusahaan yang disimpan di web site.

5. Output Fraud

Output sebuah sistem biasanya ditampilkan pada layar atau dicetak di

kertas.Output tersebut dapat menjadi subjek mata-mata salinan file yang

tidak sah. Ada sebuah penelitian bahwa banyak monitor komputer

memancarkan sinyal mirip dengan televise, sehingga dapat diambil dari

berbagai terminal hinga sejauh 2 mil.

Adapun bentuk penipuan dan tehnik penyalah gunaan komputer adalah

sebagai berikut :

• Cracking (menjebol)

• Denial of service attack (serangan penolakan pelayanan) • Eavesdropping (menguping)

• E-mail forgery and threats (pemalsuan e-mail)

• Internet misinformation and terrorism (informasi yang salah di internet dan terorisme internet)

• Virus

(6)

• Worm (cacing)

• Kuda Troya (Trojan Hourse)

Sekumpulan perintah komputer yang tidak sah yang masuk ke dalam

program komputer yang sah dan berfungsi dengan baik.

• Pembulatan kebawah tehnil yang sering digunakan keuangan yang

membayar bunga.

• Teknik salami. Sejumlah kecil uang yang dicuri • Pintu jebakan.

Cara masuk ke system tanpa melewati pengendalian system yang normal.

• Serangan cepat

Penggunaan tidak secara tidak sah dari program system khusus untuk

memotong pengendalian system regular dan melakukan tindakan yang

illegal.

• Pembajakan Software

Menyalin software tanpa izin dari pembuatnya.

• Mengacak data

Mengubah data sebelum, selama, atau setelah dimasukkan ke system.

• Kebocoran data

Mengacu pada penyalinan tidak sah atas data perusahaan.

• Menyusup

Menyadap masuk ke saluran telekomunikasi dan mengunci diri ke pemakai

yang sah sebelum pemakai tersebut memasuki suatu system.

• Penyamaran atau penipuan

• Pelaku penipuan mendapatkan akses ke system dengan cara berpura-pura sebagai pemakai yang memiliki otorisasi.

• Rekayasa social

Para pelaku menipu pegawai untuk memberikan informasi yang

dibutuhkan agar dapat masuk ke dalam system

• Bom waktu logika

Program yang sementara tetap diam hingga keadaan atau waktu tertentu

(7)

• Hacking atau cracking

Akses ke dan penggunaan system komputer secara tidak sah, biasanya

dilakukan melalui komputer pribadi dan jaringan telekomunikasi.

7. MENCEGAH DAN MENDETEKSI KOMPUTER FRAUD

Membuat standar tertentu dapat mengurangi potensi terjadinya komputer fraud

dan kerugian yang dihasilkan.

1. Membuat komputer fraud lebih jarang terjadi

• Memperkerjakan dan memberhentikan karyawan dengan semestinya. • Mengelola dan menelusuri keamanan software

• Adanya perjanjian kerahasiaan kerja • Tersosialisanya standar keamanan

• Mengatur para pegawai yang merasa tidak puas.

2. Meningkatkan kesulitan untuk melakukan komputer fraud

• Mengembangkan sistem pengendalian internal

• Adanya pemisahan/ pembatasan tugas karyawan dan diberlakukannya pengambilan cuti wajib maupun rotasi pekerjaan

• Mengendalikan data yang sensitive dan adanya pengamanan sistem maupun saluran informasi

• Meminta pegawai mengambil cuti dan melakukan rotasi pekerjaan. • Membatasi akses ke perlengkapan komputer dan file data.

• Mengenkripsi data dan program.

3. Memperbaiki metode deteksi

• Melakukan audit secara berkala

• Adanya konsultan atau pengawas khusus

(8)

• Mengendalikan komputer laptop. • Mengawasi informasi hacker.

4. Mengurangi kerugian akibat komputer fraud • Menggunakan jaminan asuransi

• Adanya penyimpanan cadangan file-file perusahaan.

C. LATIHAN SOAL / TUGAS

1. Di dalam penggolongan penipuan computer selalu menggunakan model

pemrosesan data, sebutkan dan jelaskan!

2. Alasan apa yang membuat seseorang/ perusahaan tidak mengetahui dengan pasti

bagaimana bisa kalah dalam menghadapi penipuan komputer?

3. Dalam beberapa tahun ini para pelaku penipuan telah menemukan berbagai

metode untuk melakukan penipuan computer, sebutkan macam-macam

teknik-teknik yang umum yang anda ketahui!

4. Jelaskan Apa yang menyebabkan terjadinya penipuan dan berikantiga contoh

penipuan-penipuan penyalahgunaan computer!

5. Tindakan-tindakan apa yang digunakan untuk mengurangi kemungkinan penipuan

pada pelaporan keuangan.

D. DAFTAR PUSTAKA

Referensibuku:

1. Dr. Mardi, M.Si, Sistem Informasi Akuntansi, Penerbit Ghalia Indonesia, Bogor, 2014.

2. TMbooks, Sistem Informasi Akuntansi – Konsep dan Penerapan, penerbit Andi, 2015.

3. Dr. Mardi, M.Si, Sistem Informasi Akuntansi, Penerbit Ghalia Indonesia, Bogor, 2014.

Referensi

Dokumen terkait

Meskipun demikian, interval waktu yang singkat atau memberi jarak juru las dengan berhati-hati, seperti pada pengelasan pipa dengan SMAW, dapat memberi panas

Network Address Translation (NAT) adalah suatu metode yang mengijinkan client yang tidak mempunyai IP non-routable dapat koneksi ke Internet.. Sebuah router yang

Allah menciptakan manusia untuk persahabatan, namun kejatuhan (Kej 3) menyebabkan adanya batas hubungan dan moral antara Allah yang Kudus dan manusia berdosa, Allah memilih untuk

Meskipun menggambarkan relasi, representasi dengan graf juga dapat menggambarkan tingkat urgensi kebutuhan manusia dengan teknik pewarnaan simpul. Penulis tidak menggunakan

mempengaruhi bagaimana mereka mempersepsikan mengenai model pembelajaran blended learning yang mereka jalankan, yang mana persepsi didefinisikan oleh Atkinson (2000)

1. Daya/kapasitas mesin injeksi kurang. Desain barang plastic injection yang tidak tepat. Ada kesalahan pada desain dan profil dies. Pemilihan material yang tidak tepat. Setting

1) Cadangan Devisa, Produk Domestik Bruto, dan Kurs dollar Amerika Serikat secara simultan berpengaruh signifikan terhadap impor bahan baku industri di Indonesia pada

Atribut kunci primer Field atau kolom data yang butuh disimpan dalam suatu entitas dan digunakan sebagai kunci akses record yang diinginkan; biasanya berupa id; kunci