Pertumbuhan ilmu pengetahuan masa NABI SAMPAI ABBASIYAH

93  17 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Pertumbuhan ilmu

pengetahuan masa NABI

SAMPAI ABBASIYAH

(2)

Alur Belajar

Ilmu Pengetahuan

dimasa Rasul

Ilmu Pengetahuan dimasa

Khulafaurrasyidin

Ilmu Pengetahuan

dimasa Umayyah

Ilmu Pengetahuan

dimasa Abbasiyah

Tokoh-tokoh

Ilmuwan Muslim

Kini?

?

(3)

PERIODE SEJARAH ISLAM

Periode

Sejarah

Islam

Periode Klasik (650-1250 M) (Masa

Kemajuan dan Keeamasan Islam).

Periode Pertengahan (1250-1800 M)

(Masa Kemunduran Islam dan tiga kerajaan Islam)

Periode Modern (1800. M-Sekarang) .

(4)

Islam dimasa Nabi Muhammad SAW

Islam dimasa Nabi Muhammad SAW

Islam dimasa Khulafaurrasyidin

Islam dimasa Khulafaurrasyidin

Islam dimasa Bani Umayyah

Islam dimasa Bani Umayyah

Islam dimasa Bani Abbasiyyah

Islam dimasa Bani Abbasiyyah

Islam dimasa tiga kerajaan besar:

Islam dimasa tiga kerajaan besar:

1. Kekaisaran Syafawi di Persia 1. Kekaisaran Syafawi di Persia

2. Kekaisaran Moghul di India

2. Kekaisaran Moghul di India

3. Dan Kekaisaran Usmani di Turki 3. Dan Kekaisaran Usmani di Turki

Alur Sejarah Islam

Alur Sejarah Islam

(5)

Ilmu Pengetahuan Masa Rasul

Norma Bermasyarakat dan Ber-Tuhan berdasarkan

Al-Qur’an dan Hadits.

(6)
(7)

Ilmu Pengetahuan Masa Khulafaurrasyidin

Masa ini muncul ilmu:

Ilmu Qiraat, Tafsir al-Qur’an, Ilmu

Hadits, Ilmu Nahwu, Khat al-Quran, Ilmu Fikih, Ilmu Sastra,

Ilmu Arsitektur.

(8)
(9)

Ilmu Pengetahuan Masa Umayyah (661-750),

sekitar 92 tahun

Perkembangan wilayah sangat luas meliputi Afrika

Utara, sebagian India, Afghanistan, Turkistan,

Balukistan, Samarkand, sebagian Rumawi.

(10)

Bani Umayyah atau Kekhalifahan Umayyah adalah

kekhalifahan Islam pertama setelah masa Khulafaur

Rasyidin yang memerintah dari tahun 661 M sampai

750 M dengan Damaskus sebagai pusat

pemerintahannya.

Nama dinasti ini dirujuk kepada Umayyah bin 'Abd

asy-Syams, kakek buyut dari Muawiyah bin Abu

Sufyan. Sistem pemerintahannya monarki berbentuk

Kekhalifahan.

(11)
(12)

BANI

Khalifah yang memerintah pada masa Dinasti Bani Umayyah di Damaskus

Yazid II

Muawiyah II 64

Abdul Malik bin Marwan

65

Sulaiman bin Abdul Malik

96 Umar bin Abdul Aziz

99 Hisyam bin Abdul

Malik 105

Yazid III

126 Marwan II127

(13)
(14)

Hasil Kebudayaan

ilmu alquran dan hadist ilmu bahasa arab dan tarikh ilmu geograf

ilmu kimia, kedokteran dan

perbintangan

kesenian dan arsitektur

Rusdy Tristiono Supriya di

kebudayaan bangunan

seni sastra dan seni ukir ilmu pengetahuan

politik, militer sosial budaya

pergantian bahasa

menyediakan pendidikan mmembangun jalan raya

(15)

Kebudayaan

Seni Arsitektur

(16)

Ilmu Pengetahuan Yang Maju

(17)

Masjid dan Kuttab sebagai pusat pendidikan utama

Halaqah – sistem pengajian tradisional

Istana khalifah sbg tempat rujukan dan perpustakaan

Pendidikan di istana khas bagi anak-anak bangsawan

ULAMA PADA ZAMAN UMAYYAH MEMPUNYAI

PENGARUH YANG SANGAT BESAR DI DALAM

KEHIDUPAN SOSIAL DAN SIASAH UMAT ISLAM

KETIKA ITU.

(18)

TULISAN AL-QURAN

Menurut satu riwayat, ulama yang pertama yang

memberikan baris dan titik pada huruf-huruf al-Quran

adalah Hasan Basri atas perintah Khalifah Abd

al-Malik ibn Marwan.

Hasan al-Basri dibantu oleh Yahya ibn Ya’mura (murid

Abu al-Aswad al-Duwali).

(19)

Sistem penulisan Bahasa Arab lebih sistematik:

Tanda-tanda bunyi, fathah, dhommah & kasrah

diciptakan.

Meletakan tanda titik pada huruf-huruf

Membariskan Al-Quran, ditanwinkan dan tanda

shaddah

Ilmu tata Bahasa Arab (Nahwu & Sorof) disusun

Ilmu Falsafah mulai diajarkan pada zaman Umar

(20)

Ulama Sebagai Pendidik

Di Makkah,

Abdullah ibn Abbas

mengadakan

pengajian

tafsir

pada setiap hari

kamis

di sisi

Ka’bah.

Di

masjid Basrah

,

Hassan al-Basri

memberi kuliah

dalam pelbagai ilmu Islam.

Abul Qassim al-Bulkhi

– memiliki sebuah Kuttab

(21)

GELAR PENDIDIK ISLAM ZAMAN

UMAYYAH

Muallim – guru yang mengajar anak-anak

Muaddib –

private tutor

Mudarris – guru mengajar di madrasah

Ustadz – asal kata Persia bermaksud professor

Syeikh – ulama yang sudah tua

(22)

KURRIKULUM ZAMAN UMAYYAH

Al-Quran dan Hadis merupakan pelajaran wajib

Hafalan al-Quran sangat diutamakan sejak di kuttab

(peringkat anak-anak)

(23)

MATA PELAJARAN YANG DIAJAR

Tauhid, fiqh, tafsir, hadis, sastra arab, sejarah,

qiraat (ilmu membaca al-Qur’an)

Ilmu falsafah hanya diajar pada zaman Khalifah

Abdul Aziz

(24)
(25)

PENULISAN HADITS

Umar ibn Abdul Aziz adalah khalifah yang

mempelopori penulisan (tadwin) hadits. Beliau

memerintahkan kepada Abu Bakar ibn Muhammad ibn

Amr ibn Hazm (120H), gabernur Madinah, untuk

menulis hadits yang ada dalam hafalan-hafalan

penghafal hadits,

(26)

ALIRAN TEOLOGI

KHAWARIJ

SYIAH

(27)

ALIRAN FIQH

Madrasah ar-Ra’yi

Madrasah al-Hadits

Thaha Jabir Fayadl al-Ulwani, dalam kitabnya

Adab

al-Ikhtilaf fi al-Islam

menjelaskan bahwa mazhab fiqh

Islam yang muncul setelah sahabat dan

kibar tabiin

(28)

Keruntuhan Dinasti Bani Umaiyah politik dan

militer Abu Muslim al-Khurasani

(29)

Masa Abbasiyah

4

(30)

Ilmu Pengetahuan Masa Dinasti Abbasiyah

(750-1258), +- 5 Abad.

Pada masa kekhalifahan ini dunia Islam mengalami

peningkatan besar-besaran di bidang ilmu pengetahuan.

Salah satu inovasi besar pada masa ini adalah

diterjemahkannya karya-karya di bidang pengetahuan,

sastra, dan filosofi dari Yunani, Persia, dan Hindustan.

Penerjemahan buku-buku Yunani kuno, munculnya

perpustakaan lebih 100 buah. Khalifah yang paling

terkenal adalah Harun al-Rasyid (786-809 M).

(31)
(32)

Ilmu

(33)

1. Astronomi

• Ilmu astronomi, dalam Islam disebut ilmu falak. Ilmu astronomi adalah ilmu yang mempelajari benda-benda langit, seperti matahari, bulan bintang dan planet-planet lain. Ilmu ini ditemukan dalam waktu lama, sekitar 3000 tahun SM di Babylonia. Dalam perkembangan ilmu astronomi, muncullah sistem penanggalan.

• Pentingnya ilmu astronomi, karena sangat mendukung penentuan waktu ibadah, terutama waktu salat, penentuan arah kiblat dan penanggalan Qamariyah.

(34)
(35)
(36)
(37)

Ibrahim Al-Fazari

Nashiruddin

(38)

2. Kedokteran

• Pada masa Dinasti Abbassiyah, ilmu kedokteran mendapatkan perhatian paling besar. Semua khalifah memiliki dokter pribadi. Pada masa khalifah Harun Al-Rasyid, tercatat sebanyak 800 orang dokter, yang mencerminkan kemajuan pengetahuan dalam bidang kedokteran.

• Pada masa dinasti Abbasiyah didirikan rumah sakit yang juga dijadikan sebagai pusat kegiatan pengajaran ilmu kedokteran, sedangkan teorinya diajarkan di masjid dan madrasah. Ali bin Rabban at-Tabbari adalah orang pertama yang mengarang buku kedokteran yaitu Firdaus al-Hikmah (850 M).

(39)
(40)
(41)

3. Matematika

Muhammad bin Musa al-Khawarizmi (194 – 266 H) adalah

tokoh ilmuwan matematika yang menyusun buku aljabar,

yaitu Al-Jabr wal-Muqabalah. Beliau juga menemukan angka

nol. Angka 1 s.d 9 berasal dari India yang dikembangkan

oleh dunia Arab, sehingga angka ini disebut dengan Angka

Arab, kemudian setelah dipopulerkan oleh bangsa latin

disebut angka latin.

(42)

Al-Khawarizmi

(43)

4. Filsafat

• Ilmu filsafat banyak diterjemahkan dari Yunani ke dalam bahasa Arab. Buku-buku yang diterjemahkan antara lain Categories,

Pyssices dan Makna Maralia karya Aristoteles. Republik, Laws, da Timaeus karya Plato. Pada masa khalifah Harun Rasyid dan Al-Makmun, kaum muslimin sibuk mempelajari ilmu filsafat,

menerjemahkan dan mengadakan perubahan serta perbaikan sesuai ajaran Islam, sehingga muncul ilmu filsafat Islam.

• Ilmu filsafat Islam adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat yang ada, sebab asal dan hukumnya atau

ketentuan-ketentuannya berdasarkan Al-Qur'an dan Hadis.

• Setelah penerjemahan buku-buku filsafat, dalam kurun waktu 50

(44)
(45)
(46)
(47)
(48)

5. Arsitektur

Pada masa Daulah Bani Abbasiyah, banyak dibangun

kota-kota baru di berbagai daerah.

Baghdad dibangun oleh Abu Ja'far Al-Mansur (754 – 775M)

Samara dibangun oleh Khalifah Al-Mu'tashim, yang

kemudian dijadikan sebagai ibukota negara, setelah Bagdad

Qata'iu dibangun oleh Ahmad ibnu Thoulun (Gubernur Mesir)

dan dijadikan sebagai ibukota wilayah Mesir.

(49)
(50)

6. Tafsir

Tokoh yang disebut sebagai pemuka ahli tafsir adalah

At-Tabari yang memiliki nama lengkap Muhammad bin Jarir

at-Tabari. Beliau menyusun kitab tafsir berjudul Jami' Al-Bayan fi

Tafsir Al-Qur'an (Himpunan Penjelasan dalam Al-Qur'an).

Corak penafsiran At-Tabari adalah tafsir bil ma'tsur (penafsiran

dengan menyandarkan pada ayat Al-Qur'an, hadis dan ijtihad

sahabat).

Setelah itu, banyak bermunculan tokoh mufassir (ahli tafsir).

Metode yang digunakan pun berkembang menjadi

(51)
(52)

Tafsir

(53)
(54)

7. Hadis

• Hadis yang merupakan tradisi lisan sejak masa Rasulullah, sahabat hingga tabiin telah mengalami banyak permasalahan. Di antaranya adalah pemisahan antara hadis dengan qaul sahabat, klasifikasi hadis, dan pemalsuan hadis. Untuk mengatasi hal tersebut, para ulama

melakukan penelusuran dan pengklasifikasian hadis-hadis Rasul

tersebut. Para tokoh ahli hadis telah menghimpun hadis-hadis rasul ke dalam berbagai kitab, berupa Sahih, Sunan dan Musnad.

• Usaha ini diawali oleh Ishak bin Rawaih, kemudian dilanjutkan oleh Al-Bukhari dan Muslim yang menulis kitab Sahih Bukhari dan Sahih Muslim. Berikutnya Abu Dawud, Tirmizi, Nasa'i dan Ibnu Majah yang menyusun kitab Sunan. Dari dua kitab Sahih dan empat Sunan, disebut

dengan Kutubus-sittah (Enam Kitab Induk Hadis). Adapun kitab

(55)
(56)

Pada dinasti ini muncul para mujtahid besar dalam bidang Fiqh :

• Abu Hanifah an-Nu’man (80-150 H)

• Malik bin Anas (wafat 179 H)

• Muhammad Idris asy Syafii (105-204H)

• Ahmad bin Muhammad bin Hambal (164-241H)

(57)

1. Imam Hanafi (699 M – 776 M / 80 H –

150 H)

Lahir di Kufah dan meninggal di Bagdad.

Ia mendalami ilmu hadis, tafsir dan fikih.

Dalam menetapkan suatu hukum, ia

menggunakan beberapa dasar, yaitu

Al-Qur'an, hadits, fatwa sahabat,, qiyas,

istihsan, ijma' dan urf. Karyanya yang

terkenal yaitu Al-Faraid (membahas

tentang warisan), Asy-Syurut

(58)
(59)

3. Imam Syafi'i (767 M – 820 M),

Lahir di Gaza dan meninggal di

Kairo. Hidup pada masa Khalifah

Harun Rasyid, Amin, dan

Al-Ma'mun. Dalam menetapkan hukum

Imam Syafi'i menggunakan dasar

Al-Qur'an, Hadis, ijma‘, qiyas, dan

istidlal (penalaran). Karyanya

adalah

Ar-Risalah

(tentang Usul

Fikih),

Al-Umm

(tentang fikih

(60)
(61)

ISLAM DI ANDALUSIA

(62)

Ilmu Pengetahuan Masa Dinasti Umayyah di Spanyol

(757-1492)

• Berbagai bangunan dengan arsitektur terkenal antara lain istana Al Hambra di Granada, masjid al-Qurthubi. Cordova mampu menerbitkan 400 ribu buku dg berbagai judul (karena mengembangkan teknologi pembuatan kertas).

• Tokoh ilmuwan: Ibnu Bahjah, Ibnu Tufail dan Ibnu Rusyd (Averoes) 1126-1198, seorang filosof dengan bukunya “Cooliget” atau “Kitabujl Kuliyyat” juga seorang faqih dengan bukunya “Bidayatul Mujyahid”.

• Ibnu Khaldun yang dikenal sebagai “bapak Sosiologi” dengan bukunya “Muqaddimah”, serta Al Arabi seorang filosof sufi besar. Dan tokoh-tokoh hebat lainnya.

(63)

and

alu

(64)

BIDANG FIKIH

Imam Abu Hanifah Imam Malik

Imam Hambali Imam Syaf’i

Cendekiawan Islam Masa Abbasiyah

BIDANG AKIDAH

Abu Huzail Allaf dan al-Nazzam (Mu’tazilah)

(65)

BIDANG HADITS

IMAM BUKHARI IMAM MUSLIM

IMAM AT-TIRMIDZI IMAM ABU DAWUD

IMAM IBNU MAJAH IMAM AN-NASAI

BIDANG TAFSIR

MUHAMMAD BIN JARIR AT-TABARI

(66)

BIDANG

ALI BIN RABBAN AT-TABBARI

IBNU SINA

BIDANG

OPTIKA ABU ALI HASAN BIN

AL-HAITSAM

NASHIRUDDIN AL-THUSI AL-KHAWARIZMI

AL-RAZI

BIDANG

(67)

BIDANG

KIMIA JABIR IBNU HAYYAN

BIDANG

ABU RAYHAN AL-BIRUNI

(68)

Ilmuan

Muslim Masa

Silam

(69)

Ibnu Rusyd memiliki peran yang sangat besar sekali pengaruhnya di Eropa sehingga

menimbulkan gerakan Averoisme (di Eropa Ibnu Rusyd dipanggil Averoes) yang

menuntut kebebasan berfikir. Berawal dari Averoisme inilah lahir roformasi pada abad ke-16 M dan rasionalisme pada abad ke-17 M di Eropa.

Buku-buku karangan Ibnu Rusyd kini hanya ada salinannya dalam bahasa latin dan banyak dijumpai di perpustakaan-perpustakaan Eropa dan Amerika. Karya beliau dikenal dengan Bidayatul Mujtahid dan Tahafutut Tahaful.

(70)

Di Eropa, Ibnu Sina dikenal dengan nama Avicena. Beliau adalah seorang

dokter di kota Hamazan Persia, penulis buku-buku kedokteran dan peneliti berbagai penyakit. Beliau juga seorang filsuf yang terkenal dengan idenya mengenai paham serba wujud atau wahdatul wujud.

Ibnu Sina juga merupakan ahli fisika dan ilmu jiwa. Karyanya yang terkenal dan penting dalam dunia kedokteran yaitu Al Qanun fi At Tibb yang menjadi suatu rujukan ilmu kedokteran

(71)

AL BAITAR (AHLI TUMBUHAN OBAT)

Ahli botani

(tumbuhan) dan farmasi

(obat-obatan)

Dilahirkan pada akhir abad 12 di

(72)

AL BUZJANI; PELETAK DASAR RUMUS

TRIGONOMETRI

Lahir Buzjan, Nishapur, tahun 940 M

Buku yang masih ada Ilm al-Hisab (Buku Praktis Aritmatika),

Al-Kitab Al-Kamil (Buku Lengkap), dan Kitab al-Handsa (Geometri Terapan)

Dia meninggal di

(73)

AL KHAWARIZMI; PENEMU ALGORITMA

Lahir di Khwarizm

(Kheva), kota di selatan sungai Oxus (sekarang

Uzbekistan) tahun 770 M.

Penemu angka nol, al-jabar, dan lain-lain.

Diantara karyanya adalah Kitab al-Jam’a

wTafreeq bil Hisab al-Hindi, Algebra,

(74)

AL ZAHRAWI; BAPAK ILMU BEDAH

MODERN

Ia lahir tahun 936 M di kota Al-Zahra, sebuah kota

berjarak 9,6 km dari Cordoba, Spanyol

Al-Zahrawi meninggalkan sebuah ‘harta karun’ yang

tak ternilai harganya bagi ilmu kedokteran yakni berupa kitab Al-Tasrif li

man ajaz an-il-talil—

sebuah ensiklopedia kedokteran. Kitab yang

dijadikan materi sekolah kedokteran di Eropa itu

terdiri dari 30 volume. Al-Zahrawi tutup usia di

(75)

AL BATTANI; PENGHITUNG WAKTU

TAHUN

Al Battani lahir di Battan, Harran, Suriah pada

sekitar 858 M

Ilmuwan bidang astronomi yang

mendapatkan pengakuan dunia. Salah satu

hasilnya adalah lamanya bulan mengelilingi bumi.

Berdasarkan

perhitungannya, ia

menyatakan bahwa bumi mengelilingi pusat tata

surya tersebut dalam

waktu 365 hari, 5 jam,

(76)

AL BIRUNI; PENEMU GAYA GRAVITASI

Al Biruni dilahirkan pada 362 H atau September 973 M, Turkmenistan (kini kota Kiva, wilayah Uzbekistan)

• A1-Biruni memberikan sumbangan penting bagi

pengukuran jenis berat (specific gravity) berbagai zat dengan hasil perhitungan yang cermat dan akurat. Konsep ini sesuai dengan prinsip dasar yang ia yakini bahwa seluruh benda tertarik oleh gaya gravitasi bumi.

• Teori ini merupakan pintu gerbang menuju hukum Newton 500 tahun kemudian. Al Biruni juga

mengajukan hipotesa tentang rotasi bumi di sekeliling sumbunya. Konsep ini lalu dimatangkan oleh Galileo Galilei 600 tahun setelah wafatnya Al Biruni.

• Al Biruni meninggal pada 1048 M, dalam usia 75 tahun di Ghazna (kini wilayah Afganistan).

(77)

Al Farabi; Tokoh Filsafat Muslim

Lahir di Wasij, sebuah

dusun kecil di kota Farab,

Propinsi Transoxiana,

Turkestan, sekitar tahun

890

Ahli filsafat, musik dan

berbagai bahasa

.

Pada bulan Desember 950,

ia meninggal dunia di

(78)

AL FARGHANI; RUJUKAN

ASTRONOM EROPA

Al-Farghani ini lahir di Farghana.

Al-Farghani sudah menggunakan peralatan kerja canggih pada masanya. Dia mampu

menghitung ukuran bumi, meneropong bintang-bintang dan menerbitkan berbagai laporan ilmiah.

Dan kemudian Al-Farghani pun mampu

menuliskan sebuah karya astronomi yang di kemudian hari menjadi rujukan banyak orang. Ia menuliskan Kitab fi al-Harakat al-Samawiya wa Jawami Ilm al-Nujum yang dalam

(79)

AL-IDRISI, PENGGAMBAR PETA DUNIA

PERTAMA

Beliau adalah pakar geograf, kartograf, mesirologi, dan

pengembara yang tinggal di

Sisilia, tepatnya di istana Raja Roger II (Sultan Ar Rujari).

al-Idrisi lahir di Afrika Utara, kota

Ceuta (dulu dikenal dengan nama Sabtah - karena itu disebut

dengan Al Sabti), Sisilia.

Tumbuh dan besar di Ceuta, Al-Idrisi muda mengembara ke

Spanyol Islam, Portugal, Perancis, dan Inggris dan Asia Kecil. Dia

mengunjungi Anatolia saat ia baru berusia 16 tahun.

Al-Idrisi menggabungkan pengetahuan dari Afrika,

Samudera Hindia, dan Timur Jauh yang dikumpulkan para

(80)

AL JAHIZ; PENULIS ENSIKLOPEDIA HEWAN

Al Jahiz adalah keturunan Arab Negro dari Timur Afrika, lahir di Basra, c. 781 - 868 Desember atau Januari 869 M. Karya Al Jahiz: Kitab al-Hayawan (Buku

tentang Hewan), Kitab al-Bukhala (Kitab Misers atau keserakahan & ketamakan), Kitab Bayan wa al-Tabyin (Buku kefasihan dan

Penjelasan), Kitab al Jawari wal Moufakharat Ghilman (Kitab puji-pujian dari selir dan kasim),

Mufakharat Risalat sudan 'ala al-bidan (Keunggulan Si Hitam dari Si Putih), The Essays, dan berbagai karya lainnya.

(81)

AL-JAZARI; PENEMU KONSEP ROBOTIKA

MODERN

Lahir dai Al Jazira, utara Irak dan timur laut Syiria, tepatnya antara Sungai tigris dan Efrat.Al-Jazari merupakan

ahli teknik yang luar biasa pada masanya.

Dia tinggal di Diyar Bakir, Turki, selama abad kedua belas. Al-Jazari mendapat

julukan sebagai Bapak Modern Engineering berkat temuan-temuannya

yang banyak mempengaruhi

rancangan mesin-mesin modern saat ini, diantaranya combustion engine,

crankshaft, suction pump,

(82)

AL RAZI; RUJUKAN ILMU BEDAH

Ia adalah orang pertama membuat jahitan pada perut dengan benang dibuat dari serat. Dia juga orang pertama yang berhasil

membedakan antara penyakit cacar dengan campak.

Al Razi dilahirkan di Ray, Parsi (Iran) pada tahun 240 Hijriah/854 Masehi. Ia adalah gurunya Ibnu Sina.

Ia menulis 224 buku. 140 diantaranya adalah dalam bidang

pengobatan. Al Razi meninggal

(83)

Ibnu Haitham

Abu Ali Muhammad Hassan ibnu al-Haitham atau Ibnu

Haitham (Basra,965 - Kairo 1039), dikenal dalam kalangan cerdik pandai di Barat, dengan namaA lhazen, adalah

seorang ilmuwan Islam yang ahli dalam bidang sains, falak, matematik a, geometri,pengobatan,

dan flsafat.

• Ia banyak pula melakukan penyelidikan mengenai cahaya, dan telah memberikan ilham kepada ahli sains barat

(84)

Ibnu Khaldun

Ibnu Khaldun

, nama lengkap: Abu

Zayd 'Abd al-Rahman ibn

Muhammad ibn Khaldun

al-Hadrami, lahir 27 Mei 1332/732H,

wafat 19 Maret 1406/808H) adalah

seorang sejarawan muslim

dari Tunisia dan sering disebut

sebagai bapak pendiri

ilmuhistoriografi, sosiologi

dan ekonomi.

Karyanya yang terkenal

(85)

Jabir Ibnu

Hayyan

Abu Musa Jabir bin Hayyan, atau dikenal dengan nama Geber di dunia Barat, diperkirakan lahir

di Kuffah, Irak pada 750 dan wafat pada 803.

• Kontribusi terbesar Ibnu Hayyan adalah dalam

bidang kimia. Keahliannya ini didapatnya dengan ia berguru pada Barmaki, pada masa

pemerintahan Harun Ar-Rasyid di Baghdad.

• Ia mengembangkan teknik eksperimentasi

sistematis di dalam penelitian kimia, sehingga setiap eksperimen dapat direproduksi kembali. Jabir

menekankan bahwa kuantitas zat berhubungan dengan reaksi kimia yang terjadi, sehingga dapat dianggap Jabir telah merintis ditemukannya hukum perbandingan tetap.

• Kontribusi lainnya antara lain dalam

penyempurnaan

proses kristalisasi, distilasi, kalsinasi,sublimasi dan penguapan serta pengembangan instrumen

(86)

Al Mawardi

• Ahli Tata Negara

• Al-Mawardi lahir di kota Basra Irak Di sinilah beliau belajar fiqh dari Abu al-Wahid al-Simari, dan kemudian

pindah ke Baghdad untuk berguru pada Sheikh Abd

al-Hamid dan Sheikh Abdallah al-Baqi. Bukunya yang terkenal adalah Kitab al-Ahkam al-Sultania (buku tentang tata pemerintahan), Qanun

al-Wazarah (Undang-undang tentang Kementrian), dan Kitab Nasihat al-Mulk (berisi nasihat kepada

(87)

Intelektual dimasa Khilafah

(88)

Banyak pemuda Eropa yang belajar di

universitas-universitas Islam di Spanyol seprti Cordoba, Sevilla, Malaga, Granada dan Salamanca. Selama belajar di universitas-universitas tersebut, mereka aktif

menterjemahkan buku-buku karya ilmuwan muslim. Pusat penerjemahan itu adalah Toledo.

Setelah mereka pulang ke negerinya, mereka mendirikan sekolah dan universitas yang sama. Universitas yang pertama kali berada di Eropa ialah Universitas Paris yang didirikan pada tahun 1213 M dan pada akhir

zaman pertengahan di Eropa baru berdiri 18 universitas. Pada universitas tersebut diajarkan ilmu-ilmu yang mereka

peroleh dari universitas Islam seperti ilmu kedokteran, ilmu pasti dan ilmu filsafat.

(89)

Akibat atau pengaruh dari perkembangan ilmu pengetahuan Islam ini menimbulkan kajian filsafat Yunani di Eropa secara

besar-besaran dan akhirnya

menimbulkan gerakan kebangkitan atau

renaissans pada abad ke-14.

Berkembangnya pemikiran yunani ini melalui karya-karya terjemahan berbahasa arab yang kemudian

diterjemahkan kembali ke dalam bahasa latin. Disamping itu, Islam juga

membidani gerakan reformasi pada abad ke-16 M, rasionalisme pada abad ke-17 M, dan aufklarung atau

(90)

Nasib kaum muslim di Spanyol sepeninggal

Abu Abdullah Muhammad

dihadapkan

pada beberapa pilihan antara lain masuk ke

dalam kristen atau meninggalkan spanyol.

Bangunan-bangunan bersejarah yang

dibangun oleh Islam diruntuhkan dan ribuan

muslim mati terbunuh secara tragis.

Pada tahun 1609 M, Philip III mengeluarkan

undang-undang yang berisi pengusiran

muslim secara paksa dari spanyol. Dengan

demikian, lenyaplah Islam dari bumi

(91)
(92)
(93)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...