• Tidak ada hasil yang ditemukan

kepribadian pembicara undangan dalam konferensi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "kepribadian pembicara undangan dalam konferensi "

Copied!
70
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Pembicara

di Depan Publik

Menjadi

(3)
(4)

(2)

Perhatian yang bersifat negatif

akan lenyap apabila ia menawan

hati pendengar

karena

memancarkan kekuatan,

kejelasan

,

kehalusan

,

sikap yang penuh

(5)

(3)

Perhatian pendengar

terhadap pembicara

tergantung pada

keterampilan berbicara

,

ketepatan argumentasi

dan

(6)

Faktor-Faktor

yang Turut Membentuk

Kepribadian

(7)
(8)
(9)

(3)

Cara dan bentuk

pergaulannya sesuai

dengan tingkat

(10)

(4)

Menyesuaikan

(11)
(12)

1

. Seorang pembicara hendaknya

memiliki dasar pendidikan yang cukup

dan pengetahun yang luas.

2.

Memiliki rasa percaya diri dan kepastian.

3.

Cara dan bentuk pergaulannya sesuai dengan

tingkat orang-orang yang dihadapinya.

4.

Menyesuaikan cara berpakaian dengan tempat

serta karakter pertemuan.

(13)
(14)
(15)
(16)

(9)

Seharusnya

(17)

(10)

Memperhatikan

tata

(18)

6.

Jujur dan ikhlas dalam tutur kata

dan tingkah laku

7

.

Bersemangat dan mampu

memberi semangat

8

.

Memiliki artikulasi yang jelas

9.

Seharusnya memiliki kreativitas

(19)
(20)
(21)

(13)

Disiplin

dan sabar

tetapi penuh pertimbangan

dan rasional dalam

berbicara

(22)

(14)

Mempertimbangkan

penampilan

(23)

11.

Bersikap sederhana

tetapi menarik dan asli

12

.

Berusaha mengenal situasi

para pendengarnya

13

.

Disiplin dan sabar

tetapi penuh pertimbangan dan rasional

dalam berbicara dan bertindak

(24)
(25)
(26)
(27)

Kepribadian

adalah pola

menyeluruh semua

kemampuan, perbuatan serta

kebiasaan seseorang

,

yang

ditata dan dipengaruhi dari

pengaruh luar

(28)

Untuk mencapai sukses yang besar

memang sukar, tetapi mencapai

kepribadian adalah jauh lebih sukar

Kepribadian adalah pola menyeluruh semua

kemampuan, perbuatan serta kebiasaan

(29)

MEMPERTINGGI

(30)

MEMPERTINGGI

PENAMPILAN

(31)
(32)
(33)
(34)

(4)

Melatih

pikiran

dan

(35)
(36)
(37)
(38)
(39)

(9)

(40)

1

.

Mencari orang besar yang dapat

dijadikan contoh atau model.

2

. Membuat daftar kelemahan pribadi

(agar dapat mengurangi dan

menghilangkannya)

3

.

Mencari dan mengambil

(41)

4

.

Melatih pikiran dan kesanggupan

berkonsentrasi

5

.

Memperluas perbendaharaan

kata

(42)

7

.Lebih baik belajar

mendengar

.

8

.

Memperhatikan manusia/

halayak secara teliti.

(43)

KIAT

UNTUK MEMBINA

(44)

1

. Seorang pembicara hendaknya

memiliki dasar pendidikan yang cukup

dan pengetahun yang luas.

2.

Memiliki rasa percaya diri dan kepastian.

3.

Cara dan bentuk pergaulannya sesuai dengan

tingkat orang-orang yang dihadapinya.

4.

Menyesuaikan cara berpakaian dengan tempat

serta karakter pertemuan.

(45)
(46)
(47)

(3)

Orang tidak dapat

menghilangkan

kelemahan-kelemahan manusiawinya,

kalau orang itu tdk

(48)
(49)

Publik tdk akan memberikan kepercayaan kpd

seorang pembicara secara cuma-cuma. Dia sendiri

harus memperolehnya lewat usaha yg keras.

Rasa pasti seorang pembicara menentukan juga

rasa pasti waktu penampilannya.

Orang tdk dpt menghilangkan

kelemahan-kelemahan manusiawinya, kalau org itu tdk

mengenal kelemahan itu atau kalau org lain tdk

memberitahukannya.

(50)

HAL-HAL

YANG BERHUBUNGAN

DENGAN PRIBADI

(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)

(6)

Berjalanlah dengan

langkah yg pelan tp pasti,

sambil menunjukkan

senyum kpd hadirin

(58)
(59)
(60)

Perhatikan penampilan dan penampilan

lahiriah Anda

Berkonsentrasilah sebelum berpidato

Anda harus memancarkan ketenangan dan

kepastian pada awal pembicaraan

Anda harus mengontrol keadaan lahiriah

sebelum memasuki ruang pidato, bukan

hanya perjalanan dari tempat duduk ke

(61)

Berjalanlah dengan langkah yg pelan tp pasti,

sambil menunjukkan senyum kpd hadirin

sekitarnya, jauhkan kesan tergesa-gesa.

Motivasi diri yg kuat utk bisa

Salamilah pendengar yg lebih dahulu datang

dgn menjabat tangan mereka

(62)
(63)

Meningkatkan kualitas/kemampuan diri melalui

proses mendidik diri sendiri yg disebut

pengembangan diri (self development) atau

peningkatan diri (self-improvement)

(64)

Membutuhkan waktu, usaha, kerja

keras dan pengorbanan. Tdk ada

orang lain yg dpt melakukannya

kecuali Anda sendiri (La Rose)

Utk meraih masa depan yg lebih baik

diperlukan : ilmu & kepandaian,

(65)

Menyadari peran diri.

Tugas apa yg perlu dari peran tersebut.

Meningkatkan potensi diri (kemampuan dasar,

sikap kerja & kepribadian) dgn belajar, berlatih,

bergaul.

Siap menerima kritik.

(66)

Memperhatikan gerakan tubuh (ekspresi wajah yg

mengesankan profesional, menarik &

menyenangkan; tatapan mata yg

sungguh-sungguh, penuh perhatian & dapat dipercaya;

senyum yg ramah & tulus, mengesankan PD).

(67)

Suara (cara menyapa, cara berbicara

mengesankan orang yg menarik, profesional,

hangat, ramah, mandiri, hubungan baik, PD, siap

membantu, dll)

(68)

Kita bisa memilih utk sukses atau

tidak.

Nasib membawa Anda sejauh ini,

selanjutnya terserah Anda.

(69)
(70)

La Rose. Pribadi Mempesona. 1991. Jakarta.

Retorika. Dori Wuwur Hendrikus. Penerbit Kanisius.

Cetakan Kedua. 1993. Yogyakarta.

Short Course Kit Humas, Protokol dan MC

Referensi

Dokumen terkait

OCR adalah proses yang menerjemahkan gambar karakter ( image character ) menjadi bentuk teks dengan cara mencocokkan pola karakter per-baris dengan pola yang telah

Diharapkan kepada orang tua agar lebih memahami bentuk pola asuh yang diterapkannya serta menyesuaikan aturan yang diterapkan dengan usia anak.Mengingat masih

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode memberikan penyuluhan dalam bentuk seminar bagi masyarakat Kelurahan Rejosari dengan tema “Pemberdayaan

Pola asuh demokratis merupakan salah satu bentuk perlakuan yang dapat diterapkan orang tua dalam rangka membentuk kepribadian anak dengan cara memprioritaskan

3 kurangnya pelatih kepramukaan dengan melibatkan peserta didik senior, 4 kurangnya dukungan orang tua dengan melakukan edukasi tentang pentingnya karakter bagi anak pada waktu

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa cara / upaya meningkatkatkan kompetensi kepribadian guru PAI untuk membentuk karakter siswa yaitu dengan selalu memberikan pembinaan yang

Sedangkan aksi pawai merupakan bentuk penolakan kebijakan publik yang dilakukan secara bersama-sama oleh beberapa orang dengan cara berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya

Selain itu, upaya mengatasi konflik dengan cara bergerak mendekati orang lain juga dilakukan oleh tokoh Juna untuk mengatasi konflik interpersonal Juna dengan kedua orang tuanya yang