Nasionalisme dan Konflik Etnis?
Catatan kecil untuk buku Jacques Bertrand
Sofian Munawar Asgart Sofian Munawar Asgart
Direktur Eksekutif DEMOS, Jakarta
Potret Keragaman
Beberapa kata kunci:
“ … alat-alat represif negara sering
digunakan untuk menumpas
pemberontakan pembelot atau
kelompok-kelompok yang perspektifnya mungkin
kelompok yang perspektifnya mungkin
berbeda dengan para pemimpin negara.
Betapapun pada akhirnya mimpi-mimpi
nasionalis tidak bisa lari dari kenyataan
keragaman multietnis ataupun
Timbangan Buku
•
Komprehensif
bahasan multiaspek, dengan ragam perspektif
•
Detil
contoh kasus, deskripsi dan illustrasi
contoh kasus, deskripsi dan illustrasi
terperinci
•
Jeli
Ada banyak data “luar biasa” dan kadang “tak
terduga”
•
Jernih
Komprehensif
• Penulis berhasil mengurai dimensi konflik dan refleksi kebangsaan para pihak secara simultan dalam dinamika historisitas yang terus berkembang.
• Mendeskripsikan rangkaian peristiwa, terutama konflik-konflik krusial dan terutama konflik-konflik krusial dan
hubungan-hubungan yang logis satu sama lainnya.
• Contoh: munculnya nasionalisme Indonesia – ragam konflik krusial, locus dan tempus –
Detil
• Deskripsi konflik “Cina-Pribumi”
(hal 96-117).
• Deskripsi konflik Dayak-Madura
• Deskripsi konflik Dayak-Madura
(hal 76 - 96).
Jeli
• Analisis yang cermat dan kadang tak
terduga …
• Relasi satu konflik dengan konflik
lainnya …
lainnya …
• Beberapa contoh:
* Konflik etnisitas dan akomodasi
provinsi baru
Jernih
• Deskripsi konflik Maluku
dari masa kolonial hingga masa
reformasi.
• Etnonationalism: Timor-Timur,
• Etnonationalism: Timor-Timur,
Aceh, dan Papua (persamaan
dan perbedaan).
Catatan Kecil
• Ambisius
* nations building ?
* conflict dimention?
• Simplifikatif
* nomenklatur ETNIS nan melar …
* nomenklatur ETNIS nan melar …
* dimensi lain yang ALPA? (ex: media,
fundamentalisme pasar and or fundamentalisme agama dalam konteks global)
• Redaksional
* soal translate:“critical junctures” ? etc …
Konfirmasi Riset DEMOS
Type of identity
Type of identity 11
st
st prioritypriority 11stst + 2+ 2ndnd
priority
priority 11
st
st priority priority
in Aceh
Nationality 39%39% 24%24% 19%19%
Locality
Locality 15%15% 23%23% 18%18%
Primordiality
Primordiality 43%43% 48%48% 64%64%
No data
No data 3%3% 3%3%
----(100%)
Masih Lemahnya
Masih Lemahnya Citizenship Politics
Citizenship Politics
Data tentang bagaimana masyarakat di sekitar
informan mengidentifikasi diri secara sosial politik, juga menimbulkan tanda tanya tentang kelangsungan
“proyek Indonesia” yang demokratis dengan basis kewargaan (citizenship).
Hanya sekitar 40% masyarakat mengidentifikasi diri sebagai warganegara Indonesia. Lebih dari 50%
mengidentifikasi diri sebagai warga komunitas lokal, agama, atau etnis. Fakta ini tentu ini menimbulkan
Root of Problem
?
Konflik Etnis
Etnonationalism
Konflik Komunal
Konflik SARA
=
≠
=
“Masalah Demos”
“Identifikasi Kewargaan”
“Citizenship Politics”
Kontribusi dan Komparasi
• Menyuguhkan peta persoalan (konflik dan kebangsaan) secara jelas dan runut.
• Membangun kesadaran kritis (Dimensi konflik vs. Politisasi etnisitas).
• “Rekomendasi” yang menuntun arah untuk • “Rekomendasi” yang menuntun arah untuk
membangun semangat kebangsaan yang plural.
• Komparasi penting Studi dan pemetaan konflik di Indonesia, antara lain dan terutama: CRCS UGM, Gerry van Klinken, Sidney