KOM BINASI BISNIS
Dr. AKHM AD RIDUWAN, SE., M SA., Ak., CA., CIFRSL. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
DEFINISI KOM BINASI BISNIS
Kombinasi Bisnis --- adalah suatu transaksi di
mana suatu perusahaan memperoleh
pengendalian atas satu atau lebih perusahaan
lain.
Termasuk dalam pengertian kombinasi bisnis
adalah transaksi:
●
Merjer
●
Konsolidasi
Satu perusahaan mengambil-alih aset neto
●
Aset dan liabilitas
B dan C disatukan
dengan aset dan
liabilitas A.
Perusahaan
C
Kombinasi Bisnis 3
Satu “ perusahaan baru” dibentuk untuk
mengambil-alih aset neto perusahaan lain
Satu perusahaan membeli (mengakuisisi) >50%
Perusahaan mencatat setiap kombinasi bisnis dengan
menerapkan metode akuisisi.
Metode akuisisi mensyaratkan:
(a) Aset dan liabilitas (aset neto) yang diambil-alih
dicatat sebesar nilai wajarnya.
(b)
Goodwill
diakui jika nilai wajar imbalan yang
diserahkan lebih besar dari nilai wajar aset neto yang
diambil-alih.
Biaya terkait kombinasi bisnis
Biaya yang dikeluarkan acquirer dalam rangka kombinasi bisnis mencakup:
biaya makelar (finder’ s fees);
advis, hukum, akuntansi, penilaian dan biaya profesional atau konsultasi lainnya;
biaya administrasi umum, termasuk biaya pada departemen akuisisi internal; dan
biaya penerbitan efek utang (obligasi) dan efek ekuitas (saham).
Acquirer mencatat biaya terkait kombinasi bisnis sebagai beban pada periode saat biaya tersebut terjadi, kecuali biaya untuk menerbitkan efek utang dan efek ekuitas diakui sebagai pengurang nilai wajar efek.Kombinasi Bisnis 7
Ilustrasi-1 : Kombinasi Bisnis (M erjer)
PT A
Nilai Buku
PT B
Nilai Buku Nilai W ajar
Kas 475.000 125.000 125.000
Aset lainnya 2.600.000 850.000 1.000.000
Jumlah aset 3.075.000 975.000
Macam-macam liabilitas 500.000 300.000 350.000
Modal saham, Rp1.000 1.500.000 500.000
Tambahan modal disetor 200.000 40.000
Saldo laba 875.000 135.000
●
Kombinasi bisnis dilakukan tanggal 31 Desember 2012, di
mana PT A mengambilalih aset dan liabilitas PT B.
●
Sebagai imbalan, PT A membayar tunai Rp135.000 dan
menerbitkan 500 lembar saham biasa, nilai nominal
Rp1.000/ lembar, nilai wajar Rp1.500/ lembar, untuk
diserahkan kepada pemegang saham PT B.
●
Biaya terkait kombinasi bisnis yang dibayar oleh PT A
adalah: biaya pencatatan saham Rp20.000; serta biaya
konsultan dan profesional Rp40.000.
Kombinasi Bisnis 9
Pencatatan oleh PT A
(Acquirer)
Investasi pada PT B ... 885.000
Kas … … … …... 135.000
M odal saham ... 500.000
Tambahan modal disetor ... 250.000
(a) Mencatat penyerahan imbalan (uang tunai dan 500 lembar saham) dalam rangka kombinasi bisnis.
Biaya kombinasi bisnis … … … … 40.000
Tambahan modal disetor ... 20.000
Kas ... 60.000
Kas ... 125.000
Aset lainnya ... 1.000.000
Goodwill ... 110.000
M acam-macam liabilitas … … … .. 350.000
Investasi pada PT B … … … ... 885.000
(c) Mencatat pengambil-alihan aset neto PT B.
Nilai w ajar imbalan ……… 885.000 Nilai w ajar aset neto ………... 775.000
Goodw ill ... 110.000
Perhitungangoodwill:
Kombinasi Bisnis 11
Laporan Posisi Keuangan Setelah Kombinasi Bisnis
Kas ……… Rp 405.000
Aset lainnya ………. 3.600.000
Goodwill ……….. 110.000
Jumlah aset Rp 4.115.000
Macam-macam liabilitas ……… Rp 850.000
Modal saham ……… 2.000.000
Tambahan modal disetor ………... 430.000
Saldo laba ………. 835.000
PT A
Ilustrasi-2 : Kombinasi Bisnis (M erjer)
PT A
Nilai Buku
PT B
Nilai Buku Nilai W ajar
Kas 475.000 125.000 125.000
Aset lainnya 2.600.000 850.000 1.000.000
Jumlah aset 3.075.000 975.000
Macam-macam liabilitas 500.000 300.000 350.000
Modal saham, Rp1.000 1.500.000 500.000
Tambahan modal disetor 200.000 40.000
Saldo laba 875.000 135.000
Jumlah liabilitas dan ekuitas 3.075.000 975.000 Laporan posisi keuangan PT A dan PT B per 30 Desember 2012 sebelum keduanya melakukan kombinasi bisnis adalah sbb.:
Kombinasi Bisnis 13
●
Kombinasi bisnis dilakukan tanggal 31 Desember 2012, di
mana PT A mengambilalih aset dan liabilitas PT B.
●
Sebagai imbalan, PT A membayar tunai Rp100.000 dan
menerbitkan 500 lembar saham biasa, nilai nominal
Rp1.000/ lembar, nilai wajar Rp1.200/ lembar, untuk
diserahkan kepada pemegang saham PT B.
Pencatatan oleh PT A
(Acquirer)
Investasi pada PT B ... 700.000
Kas … … … …... 100.000
M odal saham ... 500.000
Tambahan modal disetor ... 100.000
(a) Mencatat penyerahan imbalan (uang tunai dan 500 lembar saham) dalam rangka kombinasi bisnis.
Biaya kombinasi bisnis … … … … 40.000
Tambahan modal disetor ... 20.000
Kas ... 60.000
(b) Mencatat biaya-biaya kombinasi bisnis.
Kombinasi Bisnis 15
Kas ... 125.000
Aset lainnya ... 1.000.000
M acam-macam liabilitas … … … .. 350.000
Investasi pada PT B … … … ... 700.000
Laba dari kombinasi bisnis … … … .. 75.000
(c) Mencatat pengambil-alihan aset neto PT B.
Nilai w ajar imbalan ……… 700.000 Nilai w ajar aset neto ………... 775.000
Laba dari kombinasi bisnis ……… 75.000
Laporan Posisi Keuangan Setelah Kombinasi Bisnis
Kas ……… Rp 440.000
Aset lainnya ………. 3.600.000
Jumlah aset Rp 4.040.000
Macam-macam liabilitas ……… Rp 850.000
Modal saham ……… 2.000.000
Tambahan modal disetor ………... 280.000
Saldo laba ………. 910.000
Jumlah liabilitas dan ekuitas … … … .. Rp 4.040.000 PT A
LAPORAN POSISI KEUANGAN Per 31 Desember 2012
Kombinasi Bisnis 17
Kombinasi Bisnis: Konsolidasi
PT A
Nilai Buku
PT B
Nilai Buku Nilai W ajar
Kas 475.000 125.000 125.000
Aset lainnya 2.600.000 850.000 975.000
Jumlah aset 3.075.000 975.000
Macam-macam liabilitas 500.000 300.000 350.000
Modal saham, Rp1.000 1.500.000 500.000
Tambahan modal disetor 200.000 40.000
Saldo laba 875.000 135.000
Jumlah liabilitas dan ekuitas 3.075.000 975.000 Laporan posisi keuangan PT A dan PT B per 31 Desember 2012 sebelum keduanya melakukan kombinasi bisnis adalah sbb.:
Quiz-1
Kombinasi Bisnis 19
Kombinasi bisnis antara PT A dan PT B dilaksanakan pada tanggal 31 Desember 2012. Sebagai imbalan, PT A menerbitkan 450 lembar saham biasa nilai nominal Rp1.000/ lembar, total nilai wajar Rp850.000, untuk diserahkan kepada pemegang saham PT B. Biaya terkait kombinasi bisnis yang dibayar oleh PT A terdiri atas biaya pencatatan saham Rp25.000 serta biaya konsultas dan profesional Rp35.000.
Diminta:
(1) Siapkan ayat jurnal yang harus dibuat oleh PT A untuk:
a. Mencatat penyerahan imbalan dalam rangka kombinasi bisnis. b. Mencatat pembayaran biaya-biaya terkait kombinasi bisnis. c. Mencatat pengambil-alihan aset dan liabilitas (aset neto) dari
PT B.
PT A
Nilai Buku
PT B
Nilai Buku Nilai W ajar
Kas 475.000 125.000 125.000
Aset lainnya 2.600.000 850.000 775.000
Jumlah aset 3.075.000 975.000
Macam-macam liabilitas 500.000 300.000 200.000
Modal saham, Rp1.000 1.500.000 500.000
Tambahan modal disetor 200.000 40.000
Saldo laba 875.000 135.000
Jumlah liabilitas dan ekuitas 3.075.000 975.000 Laporan posisi keuangan PT A dan PT B per 31 Desember 2012 sebelum keduanya melakukan kombinasi bisnis adalah sbb.:
Quiz-2
Kombinasi Bisnis 21
Kombinasi bisnis antara PT A dan PT B dilaksanakan pada tanggal 31 Desember 2012. Sebagai imbalan, PT A membayar tunai Rp100.000 dan menerbitkan 400 lembar saham biasa nilai nominal
Rp1.000/ lembar, total nilai wajar Rp500.000, untuk diserahkan kepada pemegang saham PT B. Biaya terkait kombinasi bisnis yang dibayar oleh PT A terdiri atas biaya pencatatan saham Rp20.000 serta biaya konsultan dan profesional Rp25.000.
Diminta:
(1) Siapkan ayat jurnal yang harus dibuat oleh PT A untuk:
a. Mencatat penyerahan imbalan dalam rangka kombinasi bisnis. b. Mencatat pembayaran biaya-biaya terkait kombinasi bisnis. c. Mencatat pengambil-alihan aset dan liabilitas (aset neto) dari
PT B.
Quiz-3
Laporan posisi keuangan PT A dan PT B per 31 Desember 2012 sebelum kombinasi bisnis adalah sbb.:
PT A PT B
Nilai Buku Nilai W ajar Nilai Buku Nilai W ajar
Kas 475.000 475.000 125.000 125.000 Macam-macam aset 2.600.000 3.000.000 850.000 1.100.000
3.075.000 975.000
Macam-macam liabilitas 500.000 600.000 300.000 400.000 Modal saham 1.500.000 500.000
Tambahan modal disetor 200.000 40.000 Saldo laba 875.000 135.000 3.075.000 975.000
Kombinasi Bisnis 23
PT A dan PT B sepakat untuk melakukan kombinasi bisnis per 1 Januari 2013 dengan membentuk sebuah perusahaan baru PT C.
PT C membayar tunai dan menerbitkan saham biasa nominal Rp1.000/ lembar dan nilai wajar Rp1.500/ lembar untuk mengambil-alih aset neto PT A dan PT B dengan distribusi sebagai berikut:
PT A PT B
Pembayaran tunai Rp200.000 Rp100.000
Penerbitan saham 2.000 lembar 400 lembar
Diminta:
(1) Siapkan ayat jurnal yang harus dibuat oleh PT C untuk mengambil-alih aset neto PT A:
a. Mencatat penyerahan imbalan kepada pemegang saham PT A. c. Mencatat pengambil-alihan aset dan liabilitas PT A.
(4) Siapkan laporan posisi keuangan PT C setelah kombinasi bisnis PT A dan PT B.
(2) Siapkan ayat jurnal yang harus dibuat oleh PT C untuk mengambil-alih aset neto PT B:
a. Mencatat penyerahan imbalan kepada pemegang saham PT B. c. Mencatat pengambil-alihan aset dan liabilitas PT B.
(3) Siapkan ayat jurnal yang harus dibuat oleh PT C untuk mencatat biaya-biaya terkait kombinasi bisnis.
Kombinasi Bisnis 25
Kombinasi Bisnis melalui Akuisisi Saham
Kombinasi bisnis --- adalah suatu transaksi di mana
suatu perusahaan memperoleh pengendalian atas satu
atau lebih perusahaan lain.
Pengendalian suatu perusahaan dapat diperoleh
melalui pembelian >50% saham berhak suara (saham
biasa).
Saham yang diperoleh/ dibeli dicatat ke akun “ investasi
saham” sebesar nilai w ajar imbalan yang diserahkan
(consideration transferred).
Ilustrasi-3 : Kombinasi Bisnis (Akuisisi Saham)
PT A
Nilai Buku
PT B
Nilai Buku Nilai W ajar
Kas 475.000 125.000 125.000
Aset lainnya 2.600.000 850.000 1.000.000
Jumlah aset 3.075.000 975.000
Macam-macam liabilitas 500.000 300.000 350.000
Modal saham, Rp1.000 1.500.000 500.000
Tambahan modal disetor 200.000 40.000
Saldo laba 875.000 135.000
Jumlah liabilitas dan ekuitas 3.075.000 975.000
Laporan posisi keuangan PT A dan PT B per 30 Desember 2012 adalah sebagai berikut:
Kombinasi Bisnis 27
●
Pada tanggal 31 Desember 2012 PT A mengakuisisi 100%
saham beredar PT B, dan PT B tidak dibubarkan.
●
Sebagai imbalan, PT A membayar tunai Rp135.000 dan
menerbitkan 500 lembar saham biasa, nilai nominal
Rp1.000/ lembar, nilai wajar Rp1.500/ lembar, untuk
dipertukarkan dengan seluruh saham beredar PT B.
Pencatatan oleh PT A
(Acquirer)
Investasi saham PT B ... 885.000
Kas … … … …... 135.000
M odal saham ... 500.000
Tambahan modal disetor ... 250.000
(a) Mencatat penyerahan imbalan (uang tunai dan 500 lembar saham) dalam rangka akuisisi 100% saham PT B.
Biaya akuisisi saham … … … … 40.000
Tambahan modal disetor ... 20.000
Kas ... 60.000
(b) Mencatat biaya-biaya kombinasi bisnis.
Kombinasi Bisnis 29
● PTA tidak perlu mencatat aset dan liabilitas dari PT B, karena yang diakuisisi adalah saham PT B, dan PT B tidak dibubarkan.
Nilai w ajar imbalan yang diserahkan ………. 885.000 Nilai w ajar kepentingan non-pengendali: 0% x Rp775.000 …. 0 Nilai agregat ……… 885.000 Nilai w ajar aset neto: Rp1.125.000 – Rp350.000 ………. 775.000
Goodwilldari akuisisi saham ……… 110.000 ● PTA menjadi induk perusahaan dari PT B, karena memiliki saham PT
B lebih dari 50% (dalam hal ini 100%).
● Goodwillyang timbul dari akuisisi saham 100%:
● Goodwilldari akuisisi saham (Rp110.000) tidak perlu dicatat dalam akun tersendiri, karena sudah termasuk dalam nilai tercatat investasi.
● GoodwillRp110.000 akan dilaporkan dalam akun tersendiri ketika laporan keuangan PT A dikonsolidasikan dengan PT B.
Nilai w ajar imbalan yang diserahkan ………. 885.000 Nilai w ajar aset neto yang diperoleh: 100% x Rp775.000 ... 775.000
Goodwilldari akuisisi saham ……… 110.000 ● Goodwilldapat juga dihitung sebagai berikut:
Kombinasi Bisnis 31
● Sama dengan Ilustrasi-3, tetapi pada tanggal 31 Desember 2012 PT A mengakuisisi 80% saham beredar PT B (bukan 100%).
Ilustrasi-4 : Kombinasi Bisnis (Akuisisi Saham)
Nilai w ajar imbalan yang diserahkan ………. 885.000 Nilai w ajar kepentingan non-pengendali: 20% x Rp775.000 … 155.000 Nilai agregat ……… 1.040.000 Nilai w ajar aset neto: Rp1.125.000 – Rp350.000 ………. 775.000
Goodwilldari akuisisi saham ……… 265.000 ● Goodwillyang timbul dari akuisisi saham 80%:
Nilai w ajar imbalan yang diserahkan ………. 885.000 Nilai w ajar aset neto yang diperoleh: 80% x Rp775.000 …….. 620.000
Goodwilldari akuisisi saham ……… 265.000 ● Goodwilldapat juga dihitung sebagai berikut:
Kombinasi Bisnis 33
Ilustrasi-5 : Kombinasi Bisnis (Akuisisi Saham)
PT A
Nilai Buku
PT B
Nilai Buku Nilai W ajar
Kas 475.000 125.000 125.000
Aset lainnya 2.600.000 850.000 1.000.000
Jumlah aset 3.075.000 975.000
Macam-macam liabilitas 500.000 300.000 350.000
Modal saham, Rp1.000 1.500.000 500.000
Tambahan modal disetor 200.000 40.000
Saldo laba 875.000 135.000
●
Pada tanggal 31 Desember 2012 PT A mengakuisisi 100%
saham beredar PT B, dan PT B tidak dibubarkan.
●
Sebagai imbalan, PT A membayar tunai Rp100.000 dan
menerbitkan 500 lembar saham biasa, nilai nominal
Rp1.000/ lembar, nilai wajar Rp1.200/ lembar, untuk
diserahkan kepada pemegang saham PT B.
●
Biaya terkait kombinasi bisnis yang dibayar oleh PT A
adalah: biaya pencatatan saham Rp20.000; serta biaya
konsultan dan profesional Rp40.000.
Kombinasi Bisnis 35
Pencatatan oleh PT A
(Acquirer)
Investasi pada PT B ... 700.000
Kas … … … …... 100.000
M odal saham ... 500.000
Tambahan modal disetor ... 100.000
(a) Mencatat penyerahan imbalan (uang tunai dan 500 lembar saham) dalam rangka kombinasi bisnis.
Biaya akuisisi saham ...… … … …… … … 40.000
Tambahan modal disetor ... 20.000
Kas ... 60.000
Nilai w ajar imbalan yang diserahkan ………. 700.000 Nilai w ajar kepentingan non-pengendali: 0% x Rp775.000 …. 0 Nilai agregat ……… 700.000 Nilai w ajar aset neto: Rp1.125.000 – Rp350.000 ………. 775.000
Laba dari akuisisi saham ………...……… 75.000 ● Laba yang timbul dari akuisisi saham 100%:
● Laba dari akuisisi saham (Rp75.000) tidak perlu dicatat dalam akun tersendiri, karena sudah termasuk dalam nilai tercatat investasi.
● Laba akuisisi saham Rp75.000 akan dilaporkan dalam akun tersendiri ketika laporan keuangan PT A dikonsolidasikan dengan PT B. (Tetapi jumlahnya dipindahkan/ ditransfer ke akun saldo laba konsolidasian)
Kombinasi Bisnis 37
Ilustrasi-6 : Kombinasi Bisnis (Akuisisi Saham)
PT A
Nilai Buku
PT B
Nilai Buku Nilai W ajar
Kas 475.000 125.000 125.000
Aset lainnya 2.600.000 850.000 1.000.000
Jumlah aset 3.075.000 975.000
Macam-macam liabilitas 500.000 300.000 350.000
Modal saham, Rp1.000 1.500.000 500.000
Tambahan modal disetor 200.000 40.000
Saldo laba 875.000 135.000
●
Pada tanggal 31 Desember 2012 PT A mengakuisisi 75%
saham beredar PT B.
●
Sebagai imbalan, PT A menerbitkan 400 lembar saham
biasa, nilai nominal Rp1.000/ lembar, nilai wajar
Rp1.200/ lembar, untuk diserahkan kepada pemegang
saham PT B.
●
Biaya terkait kombinasi bisnis yang dibayar oleh PT A
adalah: biaya pencatatan saham Rp20.000; serta biaya
konsultan dan profesional Rp40.000.
Kombinasi Bisnis 39
Pencatatan oleh PT A
(Acquirer)
Investasi pada PT B ... 480.000
M odal saham ... 400.000
Tambahan modal disetor ... 80.000
(a) Mencatat penyerahan imbalan (uang tunai dan 500 lembar saham) dalam rangka kombinasi bisnis.
Biaya akuisisi saham ...… … … …… … … 40.000
Tambahan modal disetor ... 20.000
Kas ... 60.000
Nilai w ajar imbalan yang diserahkan ………. 480.000 Nilai w ajar kepentingan non-pengendali: 25% x Rp775.000 ... 193.750 Nilai agregat ……… 673.750 Nilai w ajar aset neto: Rp1.125.000 – Rp350.000 ………. 775.000
Laba dari akuisisi saham ………...……… 101.250 ● Laba yang timbul dari akuisisi saham 100%:
Nilai w ajar imbalan yang diserahkan ………. 480.000 Nilai w ajar aset neto yang diperoleh: 75% x Rp775.000 ... 581.250
Laba dari akuisisi saham ………...……… 101.250 ● Laba yang timbul dari akuisisi saham dapat juga dihitung sbb.:
Kombinasi Bisnis 41
Pada tanggal 31 Desember 2012 PT D mengakuisisi 90% saham beredar PT F, pada saat nilai wajar aset neto PT F sebesar Rp 900.000.000
Sebagai imbalan, PT D membayar tunai Rp125.000.000 dan menerbitkan 700.000 lembar saham biasa, nilai nominal Rp1.000/ lembar, nilai wajar Rp1.500/ lembar, untuk dipertukarkan dengan 90% saham beredar PT F.
Biaya terkait akuisisi saham yang dibayar oleh PT D adalah biaya pencatatan saham Rp30.000.000 serta biaya konsultan dan profesional Rp45.000.000.
Quiz-4
Diminta:
(a) Hitung goodwill atau laba yang timbul dari akuisisi saham PT F. (b) Siapkan ayat jurnal yang harus dibuat PT D untuk mencatat akuisisi
Pada tanggal 31 Desember 2012 PT X mengakuisisi 75% saham beredar PT Z, pada saat nilai wajar aset neto PT Z sebesar Rp 1.000.000.000 Sebagai imbalan, PT X menerbitkan 400.000 lembar saham biasa, nilai nominal Rp1.000/ lembar, nilai wajar Rp1.500/ lembar, untuk
dipertukarkan dengan 75% saham beredar PT Z.
Biaya terkait akuisisi saham yang dibayar oleh PT X adalah biaya konsultan dan profesional Rp50.000.000 serta biaya pencatatan saham Rp40.000.000.
Quiz-5
Diminta:
(a) Hitunggoodwillatau laba yang timbul dari akuisisi saham PT Z. (b) Siapkan ayat jurnal yang harus dibuat PT X untuk mencatat akuisisi
saham tersebut.
Kombinasi Bisnis 43
KOM BINASI BISNIS (AKUISISI) BERTAHAP
Dalam kombinasi bisnis secara bertahap,
pengakuisisi:
a. mengukur kembali kepentingan ekuitas
sebelumnya pada nilai wajar;
Ilustrasi-6
1 Januari 2011
: PT A membeli 15% saham PTB dengan
harga Rp320.000.000.
Investasi saham PT B … … … . 320.000.000
Kas ... 320.000.000
Pencatatan oleh PT A:
1 Januari 2012
: PTA membeli lagi 60% saham PT dengan
harga Rp1.200.000.000. Nilai wajar aset neto PT B saat
akuisisi Rp1.800.000.000.
Investasi saham PT B … … … .. 1.200.000.000
Kas ... 1.200.000.000
Pencatatan oleh PT A:
Kombinasi Bisnis 45
■
Total kepemilikan saham menjadi 75%■
Nilai wajar saham PT B tanggal 1 Januari 2012: Rp1.200.000.000/ 60% = Rp2.000.000.000.■
Kepemilikan lama (15%) dinilai kembali: 15% xRp2.000.000.000 = Rp300.000.000, sehingga ada penurunan nilai Rp20.000.000 (Rp320.000.000 – Rp300.000.000)
Rugi penurunan nilai wajar investasi
saham PT B … … … .. 20.000.000
Investasi saham PT B … … … .. 20.000.000
Penyesuaian oleh PT A:
■
Goodwill
atas investasi saham PT B adalah sebesar
Rp150.000.000:
Nilai tercatat investasi saham PT B ... 1.500.000.000
Bagian nilai wajar ekuitas PT B:
75% x Rp1.800.000.000 ... 1.350.000.000
Goodwill ... 150.000.000
Kombinasi Bisnis 47
Quiz-6
2 Januari 2011: PT A membeli 10% saham PT B dengan harga Rp1.000.000.000.
2 Januari 2012: PT A membeli lagi 75% saham PT B dengan harga Rp6.750.000.000. Nilai wajar aset neto PT B tanggal tersebut Rp10.000.000.000.
Diminta:
(a) Buat ayat jurnal pada buku PT A untuk mencatat transaksi di atas, termasuk jurnal penyesuaian yang diperlukan pada tanggal 2 Januari 2012.
Reverse Acquisition
Reverse acquisition
terjadi jika entitas yang menerbitkan
saham (pihak pengakuisisi secara hukum)
teridentifikasi sebagai pihak yang diakuisisi.
Dalam
reverse acquisition,
pihak yang diakuisisi secara
hukum menjadi pihak pengakuisisi secara akuntansi.
Pihak pengakuisisi secara akuntansi biasanya tidak
memberikan imbalan kepada pihak yang diakuisisi.
Jika memenuhi kondisi
reverse acquisition
, maka entitas
yang kepentingan ekuitasnya diperoleh (pihak
terakuisisi secara hukum) harus menjadi pihak
pengakuisisi untuk tujuan akuntansi.
Kombinasi Bisnis 49
Ilustrasi-7
PT A memiliki 100.000 lembar saham beredar, sedangkan PT B memiliki 60.000 lembar saham beredar (masing-masing bernominal Rp1.000).
PT A mengakuisisi seluruh saham PT B dengan menerbitkan 150.000 lembar saham baru untuk PT B, sehingga saham beredar menjadi 250.000 lembar.
Secara hukum PT A adalah induk perusahaan PT B, tetapi pemegang saham PT B justru menjadi pihak yang memiliki pengendalian terhadap PT A (60%) setelah pertukaran saham.
Fakta tersebut merupakan contoh terjadinyareverse acquisition.
Ilustrasi-8
Lanjutan ilustrasi-7…..
Diasumsikan bahwa laporan posisi keuangan PT A dan PT B sebelumreverse acquisitionadalah sebagai berikut:
PT A PT B
Aset 180.000.000 370.000.000
Liabilitas 70.000.000 170.000.000
Modal saham 100.000.000 60.000.000
Saldo laba 10.000.000 140.000.000
180.000.000 370.000.000
Kombinasi Bisnis 51
Laporan keuangan konsolidasian harus disusun dari sudut pandang PT B, walaupun yang menyusun laporan konsolidasian adalah PT A. (PT B seolah-olah mengakuisisi PT A, dan laporan keuangan seolah-olah disusun oleh PT B)
Karena PT B secara hukum tidak mengakuisisi PT A, maka perlu ditentukan jumlah saham yang seolah-olah dikeluarkan PT B untuk mengakuisisi PT A (serta nilai wajarnya).
Jumlah saham yang seharusnya dikeluarkan PT B harus
memberikan % kepemilikan yang sama kepada pemegang saham PT A atas entitas gabungan seperti yang mereka miliki dalam
reverse acquisition, yaitu 40%.
Karena PT B memiliki 60.000 lembar saham, maka agar PT A memperoleh kepemilikan 40%, PT B seolah-olah harus
Biaya perolehan akuisisi PT A: 40.000 lembar saham x Rp5.000 = Rp200.000.000.
Tambahan modal disetor/ agio saham: 40.000 lembar saham x Rp4.000 = Rp160.000.000.
Diasumsikan pula bahwa nilai wajar aset PT A pada tanggal akuisisi adalah Rp190.000.000 (nilai buku Rp180.000.000).
Goodwilldari akuisisi: Rp200.000.000 – (Rp190.000.000 – Rp70.000.000) = Rp80.000.000.
Kombinasi Bisnis 53
Laporan posisi keuangan PTA setelah kombinasi bisnis reverse acquisition:
Aset 560.000.000
Goodwill 80.000.000
640.000.000
Liabilitas 240.000.000
Modal saham (PT A) 250.000.000
Cadangan modal*) 10.000.000
Saldo laba (PT B) 140.000.000
640.000.000
Quiz-7
Laporan posisi keuangan PT X dan PT Z per 31 Desember 2012 adalah sebagai berikut:
PT X PT Z
Aset 190.000.000 400.000.000
Liabilitas 100.000.000 150.000.000
Modal saham (@Rp1.000) 75.000.000 60.000.000
Saldo laba 15.000.000 150.000.000
190.000.000 400.000.000
Kombinasi Bisnis 55
Pertanyaan:
(a) Apakah transaksi akuisisi saham tersebut merupakan reverse acquisition? Jelaskan.
(b) Susunlah laporan posisi keuangan PT X setelah kombinasi bisnis. Pada 31 Desember 2012 PT X mengakuisisi seluruh saham PT Z dengan menerbitkan 125.000 lembar saham baru, nilai wajar Rp2.000 per lembar.
Pada 31 Desember 2012 nilai wajar aset PT X Rp200.000.000, nilai wajar aset PT Z Rp440.000.000, dan nilai wajar saham PT Z Rp3.000 per lembar.