• Tidak ada hasil yang ditemukan

WUJUD BUDAYA JAWA SEBAGAI UNSUR INKULTURASI INTERIOR GEREJA KATOLIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "WUJUD BUDAYA JAWA SEBAGAI UNSUR INKULTURASI INTERIOR GEREJA KATOLIK"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Bangunan Tempat Ibadat Jawa (kejawen)
Gambar 2. Denah bangunan tempat ibadat Jawa/Kejawen  (Yunus, 1984: 48)
Gambar 5. Denah Ruang Ibadah
Gambar 7. Dinding pada Interior Ruang Ibadat (http://www.Indocell.net/yesaya/id5.htm )
+2

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian dan data di lapangan dapat disimpulkan bahwa partisipasi aktif orang muda Katolik dalam mengembangkan inkulturasi musik liturgi di Gereja

Lagu Anak Domba Allah merupakan bentuk lagu inkulturasi untuk misa yang seringkali digunakan oleh awam maupun para rohaniawan di Gereja Assumpta yang bentuk lagunya tidak

Pada tahapan ikonologi, menghasilkan makna intrinsik/isi, arsitektur dan interior GKIP, merupakan wujud perpaduan dua budaya yang bertemu, yaitu budaya Katolik Roma

Penelitian ini difokuskan pada relasi antara makna dengan bentuk inkulturasi arsitektur gereja Katolik, -dengan objek studi di Kevikepan Yogyakarta, KAS,

Untuk melaksanakan inkulturasi secara baik harus selektif karena tidak semua unsur budaya dapat dipakai dalam liturgi. Semua yang bertanggung jawab terhadap

Lagu Anak Domba Allah merupakan bentuk lagu inkulturasi untuk misa yang seringkali digunakan oleh awam maupun para rohaniawan di Gereja Assumpta yang bentuk lagunya tidak

Kesimpulannya, inkulturasi musik gamelan Jawa yang digunakan dalam perayaan ekaristi adalah adalah merupakan proses yang dilakukan gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus

Tipe 3 adalah fasad tanpa rose window yang ditemukan pada gereja-gereja yang menerapkan Arsitektur Jawa sebagai perwujudan inkulturasi arsitektur Gereja Katolik seperti pada Gereja