• Tidak ada hasil yang ditemukan

0 bocormatematika.wordpress.com. Oleh: TIM Guru MATEMATIKA MA Negeri Purbalingga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "0 bocormatematika.wordpress.com. Oleh: TIM Guru MATEMATIKA MA Negeri Purbalingga"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

0

bocormatematika.wordpress.com

Oleh:

TIM Guru MATEMATIKA

MA Negeri Purbalingga

(2)

1

bocormatematika.wordpress.com

BAB I

BILANGAN

A. Bilangan Bulat

Bilangan bulat diberi lambang “B” terdiri dari bilangan bulat positif, nol , dan bilangan bulat negativ.

B = {…,-2,-1,0,1,2,…..}

a. Penjumlahan dan Pengurangan bilangan bulat 1) Penjumlahan dan sifat-sifatnya

Penjumlahan bilangan dapat ditunjukkan dengan garis bilangan. Contoh :

Gambar di bawah ini menunjukkan 2 + 3 = 5,

Sifat-sifat :

a) Komutatif, a+b = b+a Contoh : 2+4 = 4+2 =6 b) Asosiatif, (a+b)+c = a + (b+c)

Contoh : (-3+4)+(-6) = -5 = (-3)+(4+(-6)) c) Memiliki Invers (lawan), a + (- a) = (- a) + a = 0

2). Pengurangan dan sifat-sifatnya

Mengurangi dapat ditunjukkan dengan garis bilangan.

Contoh :

Gambar di bawah ini menunjukkan 1 – 3 = - 2

Sifat – sifat :

a) Mengurangi a dengan b berarti menjumlahkan a dengan lawan b, a - b = a + (-b)

b). Tidak Komutatif, a-b ≠ b-a Contoh : 5 – 7 = -2 ≠ 7 – 5 =2

c) Tidak asosiatif, (a – b ) – c ≠ a - (b – c)

Contoh : (10 – 20 ) – 5 = - 15 ≠ 10 – (20 – 5) = - 5

b. Perkalian dan Pembagian Pada Bilangan Bulat 1) Perkalian dan sifat-sifatnya

a) Komutatif, a x b = b x a Contoh : (3 x 2 = 2+2+2= 6) =( 2 x 3= 3 + 3 = 6) b) Asosiatif, (a x b) x c = a x ( b x c ) Contoh : (5 x 2) x 3 = 30 = 5 x (2 x 3) c) Distributif, a x (b + c) = (a x b) + (a x c) Contoh : - 2 x (10 + (- 1)) = -18 = ((-2) x 10 ) + (- 2) x (- 1)

1

-2

0

0

1

2

3

4

5

(3)

2

bocormatematika.wordpress.com

2) Pembagian dan sifat-sifatnya

a) Tidak komumatif, a : b ≠ b : a Contoh : 2 : 3 ≠ 3 : 2 b) Tidak Asosiatif, ( a : b ) : c ≠ a : (b : c ) c) 00 a dan 0 a = tidak didefinisikan

c. Pemangkatan Bilangan Bulat

1) Pangkat dua (kuadrat) suatu bilangan

Kuadrat suatu bilangan merupakan perkalian bilangan dengan dirinya sendiri, yaitu a2 = a x a.

Contoh : 32 = 3 x 3 = 9

2) Pangkat tiga suatu bilangan

Sebarang bilangan a, maka a3 = a x a x a Contoh : 2 3 = 2 x 2 x 2 = 8

d. Akar kuadrat dan Akar pangkat Tiga

1) Akar kuadrat suatu bilangan

Akar kuadrat dari a ,

a

= b , maka b 2 = a , dengan (a,b) ≥ 0 Sifat – sifat : a)

a

b

a

b

b)

a

b

a

b

2) Akar pangkat tiga suatu bilangan

Akar pangkat tiga dari a , 3 ab jika b3 a

,

, , dengan b bilangan bulat.

Contoh : 3 8 2, ,23 8

sebab

e. Menaksir Hasil Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat 1) Pembulatan ke angka puluhan terdekat

Untuk angka 1-4 dibulatkan ke bawah, dan untuk 5 – 9 dubulatkan ke atas

Contoh :

653

650

580

576

2) Pembulatan ke angka Ratusan Terdekat

Untuk angka 1-4 dibulatkan ke bawah, dan untuk 5 – 9 dubulatkan ke atas

Contoh :

225

200

700

683

Latihan 1

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan benar! 1. Tentukan perkiraan hasil akar kuadrat berikut ini :

a.

95

c.

32

b.

20

d.

72

2. Berapakah panjang sisi sebuah persegi jika luas persegi tersebut sama dengan luas segitiga siku-siku dengan panjang sisi siku-sikunya adalah 9 cm dan 12 cm?

3. Berapakah panjang rusuk sebuah kubus dengan volume 64000 mm3? 4. Diketahui nilai 2,182 = 4,75 , tentukan nilai dari :

a. 2182 c. 0,02182

b. 21,82 d. 21802

5. Jika diketahui a=2 dan b= -3, maka tentukan : a. a3 + b3 c. a3 x b3

(4)

3

bocormatematika.wordpress.com

B. Bilangan Pecahan

a. Bilangan Pecahan dan Lambangnya

Bilangan pecahan

b a

, dengan

b

0

, senilai dengan pecahan yang jika dikalikan atau dibagi dengan bilangan yang sama. Dapat disederhanakan dengan membagi dengan FPB dari a dan b. Contoh : 3 2 2 6 2 4 6 4     , 2 FPB dari 4 dan 6

Pecahan Campuran merupakan bilangan yang terdiri dari bilangan bulat dan pecahan,

c b

a , dengan a bilangan bulat dan

c b , bilangan pecahan. Pecahan campuran c b

a , dapat di jadikan pecahan biasa menjadi

c b a c  Contoh : 3 1 1 =

3 4 3 1 1 3 

b. Perbandingan, Bentuk Desimal, Persen, dan aritmatika sosial

1) Perbandingan a dengan b dinyatakan dengan a : b atau

b a

, merupakan bentuk pecahan yang paling sederhana

Contoh : 6 : 8 = 4 3 8 6 

2) Pecahan Desimal , merupakan pecahan dengan bilangan asli sebagai pembilang dan bilangan dasar sepuluh(kelipatan sepuluh) sebagai penyebut. Ditulis dengan dipisahkan oleh tanda koma.

Dalam sistem desimal angka-angka dalam suatu bilangan mempunyai arti sebagai berikut: dst... ratusan... 1 2 3 , 4 5 6 ... perseribuan ... dst puluhan perseratusan satuan persepuluhan Contoh : 0,25 4 1

Cara merubah pecahan biasa ke decimal  0,25

100 25 25 25 4 1

(kalikan penyebut sehingga menjadi kelipatan 10)

3) Persen (%) merupakan pecahan dengan penyebut 100

Contoh : 85%

100 85

3). Harga Penjualan , Harga Pembelian, Untung, dan Rugi

a. Harga Penjualan (HJ) Harga barang yang ditetapkan pedagang kepada pembeli. b. Harga Pembelian (HB) Modal atau sejumlah uang untuk membeli barang

c. Untung (U) akan terjadi jika harga penjualan lebih dari harga pembelian d. Rugi (R) terjadi jika harga penjualan kurang dari harga pembelian e. HJ = HB + U atau HB = HJ - U ( Jika Untung )

f. HJ = HB – R atau HB = HJ + R( Jika Rugi) g. Prosentase Untung dan Rugi

 Prosentase Untung (P) = 100% argaPembelianH Untung U = PHB 100 U = P HJ P   100

(5)

4

bocormatematika.wordpress.com

HJ = HB + U = HB + PHB 100 = HB (1 + 100 P ) = HB ( 100 100P )  Prosentase Rugi (P) = 100% argaPembelianH Rugi R = PHB 100 R = p HJ P   100 HJ = HB – R = HB - PHB 100 = HB ( 1- 100 P ) = HB ( 100 100 p )

4). Rabat, Bruto , Tara , dan Netto

a. Rabat ( Diskon ) adalah potongan harga yang diberikan penjual kepada pembeli

b. Bruto (Berat Kotor) adfalah berat suatu barang dan tempatnya,

c. Tara (potongan) merupakan berat tempat suatu barang,

d. Netto (berat bersih) yaitu berat barang tanpa tempatnya

Harga Bruto = Harga Netto + Rabat (diskon)

Latihan 2

1. Tentukanlah pecahan yang senilai dengan pecahan

4 3 dan 10 8 ! 2. Tentukan bentuk pecahan campuran dari pecahan berikut ini :

a. 10 12 b. 11 13

3. Seorang ibu membagikan semangka kepada tiga orang anaknya, yaitu si A mendapat

7 1

bagian, si B mendapat

3 1

bagian, dan si C mendapat

5 2

bagian, jika berat semangka tersebut 1,05 kg , manakah anak yang mendapat bagian paling banyak ?

4. Ubahlah pecahan biasa berikut menjadi pecahan desimal : a. 6 3 b. 8 1 5. a. Ubahlah pecahan 20 1

dalam bentuk persen!

b. Ubahlah bilangan 2,5 dalam pecahan biasa dan dalam bentuk permil!

6. Lia membeli sepeda motor seharga Rp.8.000.000,- kemudian menjualnya seharga Rp.6.000.000,-Sedangkan vita membeli TV seharga Rp.2.500.000,- kemudian menjualnya dengan harga Rp. 3.500.000,-

a. Untung atau rugikah Lia dan Vita ?

b. Berapa prosentase untung atau rugi yang diperoleh Lia dan Vita 7. Amir membeli jaket Rp. 120.000,- dan akan menjualnya kembali ,

a. Berapa harga jualnya jika ia untung 5% b. Berapa harga jualnya jika ia rugi 5%

(6)

5

bocormatematika.wordpress.com

8. Sigit menjual barang seharga Rp.350.000,- berapakah harga pembeliannya jika Ia untung 30%!

9. Hitunglah besarnya uang yang harus dibayar jika mendapatkan rabat / Diskon sebesar a. 15% dari harga Rp.160.000,-

b. 12,5% dari harga Rp.40.000,-

10. Diah membeli 2 potong celana Rp. 145.000,- percelana, dan 3 potong kaos seharga Rp. 50.000,- perpotong , jika setiap potong barang mendapat rabat 25% maka,

a. Berapa besarnya diskon yang diperoleh Diah untuk barang yang dibelinya b. Serapoa rupiah dia harus membayar.

c. Operasi Pada Pecahan

1) Penjumlahan dan Pengurangan

Penjumlahan dan Pengurangan pada pecahan dapat dilakukan jika penyebutnya sama, jika berbeda terlebih dahulu disamakan dengan menggunakan KPK.

Contoh : 5 9 5 4 2 5 4 5 2 15 17 15 5 12 15 5 1 15 3 4 5 3 5 1 3 5 3 4 3 1 5 4       

2) Perkalian dan Pembagian

Perkalian pecahan dilakukan dengan mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.

Membagi dengan bilangan pecahan artinya mengalikan dengan kebalikan pecahan tersebut. Contoh : 8 3 4 2 3 1 4 3 2 1     4 3 12 1 6 3 2 6 1 3 2 3) Pemangkatan Bilangan Pecahan

Pemangkatan pecahan b a dengan n , b a b a b a b a n           .... , sebanyak n faktor. Contoh : 9 4 3 2 3 2 3 2 2                     

Pemangkatan pecahan berpangkat m dengan n ,

,

0

b

b

a

b

a

m n n m

4)Operasi Pada Pecahan desimal

a. Penjumlahan dan pengurangan pecahan ini dilakukan dengan meletakkan posisi koma pada jalur yang sama, operasi dilakukan seperti biasa.

b. Perkalian dilakukan seperti biasa dengan menggeser koma ke kanan sebanyak bilangan di belakang koma.

c. Pembagian dilakukan dengan menjadikan penyebutnya menjadi bilangan bulat, kemudian membagi seperti biasa dan menggeser koma ke kiri sebanyak bilangan di belakang koma. Contoh : 1. Penjumlahan:

75

,

23

5

,

3

25

,

20

(7)

6

bocormatematika.wordpress.com

2. Perkalian

2,4 x 1,52 = 3,648 Di belakang koma :(satu angka) (dua angka) (tiga angka) 3. Pembagian

12,1234 : 0,21 diubah dulu menjadi 1212,34 : 21 (dikali 100) kemudian dibagi seperti biasa.

d. Perluasan Pecahan 1) Pembulatan Pecahan

Untuk bilangan yang lebih dari 5 pembulatan ke atas, sehingga angka sebelumnya bertambah satu, sebaliknya jika kurang dari lima maka angka sebelumnya tetap, dan untuk bilangan yang tepat lima jika angka sebelumnya genap tetap dan jika ganjil bertambah satu.

Contoh : 5,245 = 5,25

2) Bilangan Rasional

Bilangan rasioonal dapat dinyatakan dalam bentuk a b BilanganBulat b

a

 ,

, , dapat

berupa bilangan bulat, pecahan desimal tak berhingga yang berulang, pecahan biasa dan pecahan campuran.

3) Bentuk Baku Bilangan

Untuk bilangan yang lebih dari 10, dapat dinyatakan dalam, a 10n, n bilangan asli. Untuk bilangan yang kecil, antara 0 dan 1, dinyatakan dengan a10n.

Contoh : 234 =

2

,

34

10

2

0,00034 =

3

,

4

10

4

Latihan 3

1. Hitunglah hasil dari operasi berikut ini : a. 2 1 2 1 1 3 2   c. 0,314 x 10 c. 2 1 : 4 1 1 4 3 2  d. 10 , 75 + 0 , 125 – 5 , 45

2. Ubahlah pecahan berikut dalam bentuk persen : a. 25 4 b. 50 9

3. Nyatakanlah perbandingan-perbandingan berikut ini ke bentuk yang sederhana :

a. 125 : 75 c. 3 2 : 3 1

b. 25 kg : 150 ons d. 1 jam : 45 menit

4. Ubahlah pecahan biasa berikut menjadi pecahan desimal : a. 5 1 b. 2 5

5. Tentukan diantara bilangan berikut yang merupakan bilangan rasional : a.

13 1

c. 0 , 13 e. – 0 , 333333….

(8)

7

bocormatematika.wordpress.com

Uji Pemahaman Konsep

I. Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang paling tepat!

1. Diantara bilangan berikut yang letaknya dekat dengan -1 adalah …. A. –8

B. –3

C. 3 D. 5 2. Dari ketiga pernyataan berikut :

i) -8 < 5 ii) -6 > -10 iii) 5 < -6

Pernyataan yang benar adalah …. a. i) dan ii)

b. i) dan iii) c. ii) dan iii) d. i),ii), dan iii)

3. Jika p = -2 , q = 2 , dan r = -4 , maka nilai dari (–(p – r) + q) adalah …. a. -8

b. -4 c. 0 d. 4

4. Andi mempunyai kelereng 31 buah , kelereng tersebut akan diberikan kepada Aril 29 buah, sisa kelereng Andi adalah ….

a. 1 c. 3

b. 2 d. 4

5. Jika „ * „ artinya kalikan bilangan pertama dengan yang kedua, kemudian ditambah bilangan pertama , maka nilai 5 * 3 adalah ….

a. 15 b. 18 c. 20 d. 25 6. 3

64

3

27

3

1

....

a. -8 b. -6 c. -1 d. 0 7. Hasil dari ,

0

,

64

144

adalah ….

a. -12,8 b. -12,08

c. 12,08 d. 12,8 8. Pecahan yang terletak diantara

5 3 7 2 dan adalah …. a. 7 6 7 5 dan b. 35 9 7 5 dan c. 35 19 35 13 dan d. 7 6 7 4 dan

9. Perbandingan banyaknya hari yang berawalan huruf S dengan banyaknya hari dalam satu minggu adalah ….

a. 6 1 b. 6 3 c. 7 1 d. 7 3

10. Bentuk persen dari

20 1 adalah …. a. 4% b. 5% c. 5% d. 4%

(9)

8

bocormatematika.wordpress.com

11. Pecahan biasa yang senilai dengan 12,5 % adalah …. a. 4 1 b. 8 1 c. 16 1 d. 32 1 12. Nilai dari 5 3 2 3 2 4 7 3 5   adalah …. a. 21 1 7 b. 105 63 10 c. 105 52 7 d. 15 1 11 13. Hasil dari 2 1 : 4 2 5 4 2  adalah …. a. 5 1 2 b. 5 2 2 c. 5 3 2 d. 5 4 2 14. Hasil dari 2 2

3

1



adalah …. a. -9 1 b. -81 1 c. 9 1 d. 81 1

15. Jumlah kelereng Adit 24 butir, sedangkan kelereng Andi 12 butir lebih banyak dari kelereng Adit, Perbandingan jumlah kelereng Adit dan Andi adalah ….

a. 2 : 3 b. 2 : 1

c. 1 : 2 d. 3 : 2

II. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang paling tepat!

1. Buatlah garis bilangan yang meletakkan titik-titik -4 , -2 , 0 , 2 , 4 , 6 dengan tepat!

2. Letak kota P 120 m diatas permukaan laut, jika letak kota Q 125 m lebih rendah dari kota P maka kota Q …dpl.

3. Jika m=6, n=20 , dan l = -5 , maka nilai dari

l n m

adalah … .

4. Jika diketahui

7

,

04

2

,

65

, maka nilai dari

0

,

0704

704

adalah … .

5. Jika “” berarti kuadratkan bilangan kedua kemudian tambahkan pangkat tiga bilangan pertama. Maka nilai 3 (-2) adalah ….

6. Tentukan bentuk sederhana dari .... 105

65

7. Perbandingan 45 menit dengan 2 jam adalah ….

8. Hitunglah         8 7 6 5 =….

9. Luas persegi panjang dengan panjang 0,752 m dan lebar 24,4cm adalah …. cm2

(10)

9

bocormatematika.wordpress.com

III. Jawablah pertanyaan –pertanyaan berikut dengan Jelas dan tepat!

1. Hitunglah operasi pada bilangan bulat berikut ini: a. -10 + 5 – ( -11 )

c. – 8 x ( -1 ) : 4

2. Dalam suatu cerdas cermat terdapat 3 kelompok A, B , dan C, dalam penilaian jika menjawab benar untuk babak I mendapat nilai 10 , babak II mendapat nilai 25 , dan babak III mendapat nilai 50, jika salah pada babak I nilai 0, babak II nilai (-5), dan babak III nilai (-10 ). Jika setiap babak terdiri dari 5 soal, dan harus dijawab. Hitunglah nilai regu A jika babak I menjawab semua soal dengan benar, babak II menjawab benar 3 soal, dan babak II menjawab benar 2 soal!

3. Hituglah dengan cara yang paling mudah 13 x (-25) + 47x13 +13 x (-22) !

4. Dari 50 penumpang bus terdiri dari 27 penumpang pria, berapa persenkah penumpang wanita?

5. Kolam ikan berbentuk persegi panjang dengan panjang 10,5 dan lebar

3 1

kali panjangnya. Berapakah keliling kolam tersebut?

6. Dari hasil sensus pada suatu desa diperoleh hasil bahwa

4 1

dari seluruh kepala keluarga adalah petani, 16 1 sebagai pengusaha , 16 3

sebagai guru , dan sisanya sebagai nelayan. a. Berapa bagian jumlah kepala keluarga nelayan?

b. Jika di desa tersebut ada 48 Kepala Keluarga, berapakah yang berprofesi sebagai pengusaha ?

7. Dua buah persegi panjang masing – masing berukuran 0,2 m x 0,05 m dan satunya 1,8 m x 0,5 m, tentukan perbandingan :

a. Panjang b. Lebar c. Luas

8. Angka keberuntungan seseorang didasarkan pada namanya.Abjad A pada nama diberi angka 1, B diberi angka 2, dan seterusnya. Untuk menentukan angka keberuntungan dilakukan dengan menjumlahkan pada setiap huruf pada namamu, coba temukan angka keberuntunganmu dan angka keberuntungan teman sebangkumu!

9. Seorang buruh pabrik menerima upah Rp.40.000,00 tiap harinya. Apabila pada bulan Februari 2006 ia bekerja penuh setiap hari kerja (senin-sabtu), sedangkan tanggal 1 februari jatuh pada hari jumat, tentukan upah yang diterimanya dalam satu bulan tersebut!

10. Tentukan pecahan yang sesuai dengan bagian yang terasir pada gambar disamping!

(11)

10

bocormatematika.wordpress.com

BAB II

OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR

A. Bentuk Aljabar

1. Pengertian Suku Pada Bentuk Aljabar a. Suku Tunggal dan Suku Banyak

i) 2ab2 ii) 5p2 + 7pq iii) 6x2 + 4xy – 7y

Bentuk i) disebut bentuk aljabar suku satu atau suku tunggal, sedangkan bentuk ii), iii) disebut suku banyak atau polinom yaitu bentuk aljabar yang terdiri dari dua suku atau lebih.

b. Suku-suku Sejenis

Pengertian koefisien dan variabel

Contoh :1. -7a ( -7 disebut koefisien, a disebut variabel) 2. 3xy , 3 disebut koefisien , xy disebut variabel

Suku-suku yang sejenis adalah suku-suku yang memiliki variabel yang sama dan pangkat dari variabel tersebut juga sama.

Contoh:

5x2 – 7x + 9xy – 2x2 – 5y – 12xy

Bentuk aljabar di atas terdiri dari 6 suku yaitu 5x2 , -7x , 9xy , -2x2 , -5y dan -12xy dan memiliki suku-suku yang sejenis yaitu 5x2 dan –2x2 serta 9xy dan –12xy

2. Operasi Pada Bentuk Aljabar

a. Penjumlahan dan Pengurangan Bentuk Aljabar.

Penyederhanaan penjumlahan maupun pengurangan bentuk aljabar dapat dilakukan dengan mengelompokkan suku-suku yang sejenis.

Contoh:

Tentukan jumlah dari 7x + 5y –3 dan 7x + 12y –1 Jawab :

(7x + 5y –3) + (7x + 12y –1) = 7x + 7x + 5y + 12y –3 –1

= 14x + 17y – 4

b. Perkalian bentuk aljabar

Dalam mengoperasikan perkalian bentuk aljabar, berlaku :

a x b = b x a = ab x ( x + k ) = x2 + kx

( x + p )( x + q ) = x2 + (p + q)x +pq

(x + p )( x+q+r ) = x2 + (p + q + r )x + p(q + r)

Hasil perkalian dua bilangan bulat, yaitu : i). (+)  (+) = (+)

ii). ()  () = (+)

iii). (+)  () = ()  (+) = ()

Contoh : 1. 4 (3p – 2q ) = ( 4 x 3p ) – (4 x 2q ) = 12p – 8q 2. (y – 3)(5y-4) = 5y2 – 19y +12

c. Pembagian Bentuk Aljabar.

Penyedederhanaan dilakukan sifat-sifat berikut ini : 1). am x an = a m+ n

2). am : an = a m-n Contoh :

(12)

11

bocormatematika.wordpress.com

d. Pemangkatan Bentuk Aljabar

Arti pemangkatan bentuk aljabar

Pemangkatan merupakan perkalian berulang dengan bilangan yang sama. Misal untuk sembarang bilangan , maka a2 = a  a atau juga

an = a  a  a  a  …..  a, sebanyak n suku atau n faktor. Contoh :

1. (3a)2 = 9a2

2. Pemangkatan suku dua,

2 2 2

2ab b a

b

a   

Latihan 1

1. Tentukan banyak suku dan masing-masing sukunya dari bentuk aljabar berikut ini! a. –5x + y + 5z

b. 5x2 – 4xy + y2 – 1

c. p3 + 3p2q – 3pq2 + 5q3 + pq3

2. Tentukan suku-suku yang sejenis pada bentuk-bentuk aljabar berikut ini! a. –2x + 2y + 2x – 8

b. 2p2 – 8p2q + 3p2 + p2q – 6pq + q2 - 33pq

c. x3 + 4x3y2 – 16y2 + 5x2 – 2x2y3 + 7y2 – 9x3y2 – ax2y3 3. a. Tentukan jumlah dari 4(3a2 + 2b – 9) dan 3(6a2 – 5b + 10)

b. Tentukan hasil pengurangan –2(5x2– 3x + 5) dari 5(3x2 + 4x – 8)

4. Tentukan hasil perkalian bentuk aljabar berikut ini! a. (7pq – 5)(4pq + 3)

b. (3x – 8y)(4x2 – 12xy + 9)

5. Tentukan hasil dari (3a – 2b)(2a + 3b) + (a –b)(4a – 5b) 6. Sederhanakanlah bentuk aljabar beriku ini!

a. 12a6b4c3 : – 4a4b3c b. (x2y2 x4y3) : x3y4

7. Tentukan hasil pemangkatan bentuk aljabar berikut ini! a. (– a3b4y)3

b. (2p – 3q)4

c. (2x – 3y – z)

8. Tentukan hasil dari operasi bentuk aljabar berikut ini! a. – 3(x2 – 3y + 4z3) + 4(2x2 – 5y + 2z3)

b. 4(5a + 3b3 – 4c2) – 2(12a – 2b3 + 6c2) 9. Tentukan hasil dari perkalian berikut ini!

a. – 2p2r(3p2q – 3qr + 2qr2 – 2pq2) b. (– x2 – 4y4)(5x2 – 3xy + 8y2)

10. Tentukan hasil dari pemangkatan bentuk aljabar berikut ini! a. (p3q2  p4q2) : (pq2  p5q)

b. (– 2x – 3y + z)2

B. KPK, FPB, dan Pecahan Bentuk Aljabar 1. KPK dan FPB Bilangan Cacah

a. Kelipatan Persekutuan Kecil (KPK)

Merupakan hasil kali faktor prima berbeda dengan mengambil pangkat tertinggi untuk factor prima sama.

Contoh : KPK dari 3ab dengan 4a2c , Faktor Prima 3ab : 3,a,b Faktor Prima 4a2c : 4, a2 ,c

(13)

12

bocormatematika.wordpress.com

b. Faktor Persekutuan Besar (FPB)

FPB merupakan perkalian faktor prima yang sama dengan mengambil pangkat terendahnya.

Contoh : FPB dari 8ab dengan 4ad adalah : 8ab = 23 x a x b

4ad = 22 x a x d

FPB 8ab dengan 4ad adalah 22 x a = 4a

2. Pecahan Bentuk Aljabar

a. Penjumlahan dan Pengurangan

Pada pecahan bentuk aljabar penjumlahan dan pengurangan dapat dilakukan dengan menjumlahkan atau mengurangkan pembilangnya sehingga jika penyebutnya berbeda disamakan dahulu.

Contoh : ab a b ab a ab b b a 2 4 2 4 2 4     

b. Operasi perkalian dan pembagian

1). bd ac d c b a   2). bc ad c d b a d c b a     Contoh : a b a b b a 4 2 2 4 2    c. Operasi Pemangkatan b a b a b a b a n           ... , sebanyak n faktor. Contoh : 3 3 3 64 4 4 4 4 y x y x y x y x y x           Latihan 2

Kerjakan soal di bawah ini dengan benar!

1.Nyatakan bilangan berikut kedalam perkalian faktor prima berpangkat :

a. 12 b. 21 c. 72 d. 96

2. Ubahlah bentuk aljabar berikut kedalam perkalian factor berpangkat :

a. 15 ab2 c. 36 x2y3z4

b. 27 ab2c3 d. x2y2z2

3. Diketahui bentuk aljabar 128 xy2z5 dan 72 x3y5z.

a. Tentukanlah faktorisasi prima dari kedia bentuk aljabar tersebut. b. Carilah FPB dan KPK dari bentuk aljabar tersebut.

4. Sederhanakanlah ! a. 7 2 4

20

12

m

n

m

b. 2 11 9 10

75

20

t

s

t

s

c. 2 8 5 3 2

72

8

z

xy

z

y

x

5. Sederhanakanlah ! a.

xy

x

y

y

x

27

24

:

3

8

2 b.



 

3

7

2

:

3

7

2

3

x

x

x

x

x

6. Sederhankanlah pecahan aljabar berikut a. y x y 2 2 4 b. y x xy xy 2 2 4 2 

(14)

13

bocormatematika.wordpress.com

7. Ubahlah kedalam pecahan yang penyebutnya terkecil

a.

x y

a y x ab   2 3 2 6 2 b.



y



x

y

y

y

x

2

3

3

2

8. Selesaikan opersai pecahan aljabar berikut :

a.

2

8

1

1

30

2

4

x

x

x

x

x

b.

y

x

y

x

y

x

xy

4 2 3 3

30

6

7

5

9. Tiga orang bernama A, B , dan C bersepeda bersama setiap 12 km A berhenti minum, setiap 16 km B berhenti minum, dan c setiap 18 km. Setelah berapa km, mereka berhenti minum secara bersamaan.

10. Tentukan FPB dan KPK dari :

a. 12 pq3r2 dan 18 p2qr4 c. 6pq , 20 p2q , dan 24q2p b. 21b dan 49 b2 d. 4pqr2 , 6 pq2r, dan 8 p2qr

Uji Pemahaman Konsep

I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c atau d pada jawaban yang paling benar!

1. Bentuk aljabar 2x2 – 3x2y – 2xy2 + 3x2y2 – 2y2 mempunyai suku sebanyak ….

a. 3 c. 4

b. 5 d. 6

2. Koefisien suku ke – 2 dari bentuk aljabar 4a3 – 16a2

b + 24ab2 – 18 b3 adalah … .

a. 4 c. 24

b. –16 d. –18

3. Hasil dari penjumlahan 3a +9b – 10 dan 8a – 8b + 11 adalah … .

a. 11a + 17b + 1 c. 11a + b + 1

b. 11a + b - 21 d. 11a + 17b – 21

4. Bentuk sederhana dari 2x(x – y) + y(x – y )adalah … .

a. 2x2 – xy + y2 c. 2x2 – xy + y2

b. 2x2 + 5xy + y2 d. 6x2 + 5xy – 7y2 5. Nilai dari 15x – 3(4x-5) adalah …

a. 3x – 15 c. 11x+15

b. 3x + 15 d. 12x+15

6. Bentuk sederhana dari perkalian -2a(5a – 4b + 2ab) adalah … .

a. 10a2+8ab+4a2b c. -10a2+8ab-4a2b

b. -10a2-8ab-4a2 d. -10a+8ab+4a2b

7. Hasil dari perkalian (5xy – 6y) (3xy + 2y) adalah … .

a. 15x2y2+28xy+12y2 c. 15x2y2-8xy+12y2 b. 15x2y2-8xy-12y2 d. 15x2y2+8xy-12y2 8. Nilai dari pembagian 27a6b7c8 : (3a2bc33a2b3c2) adalah ….

a. 3a3b2c3 c. 3a2b3c3

b. 3a3b3c2 d. 3a2b2c3

9. Nilai dari perpangkatan (4a2 – 7b)2 adalah … .

a. 16a4-56a2b+49b2 c. 16a2-56a2b+49b2 b. 16a4-49b2+49b2 d. 16a4-56a2b-49b2 10. Hasil dari 10 6 5 3p p adalah …. a. 0 c. 5 3 p b. -5 3 p d. 10 3 p

(15)

14

bocormatematika.wordpress.com

11. Hasil dari 22 2 3 x xy y x   adalah …. a. 3x c. 3 b. 3y d. -3

12. Hasil dari pemangkatan (2a2 – b2 + 3c2)2 adalah … a. 4a4 – 4a2b2 + b4 + 12a2c2 + 6b2c2 + 9c4 b. 4a4 – 4a2b2 + b4 + 12a2c2 - 6b2c2 + 9c4 c. 4a4 – 4a2b2 - b4 + 12a2c2 - 6b2c2 + 9c4 d. 4a4 – 4a2b2 - b4 + 12a2c2 + 6b2c2 + 9c4 13. Hasil 3 3

14

12

3

7

2

4

x

y

y

x

y

x

adalah …. a. x y 4  c. 3 3

4

y

x

b. 2 2

4

x

y

d. 2 2

4

y

x

14. KPK dari 3ab, 6a2b2c , dan 15 abc adalah ….

a. 30abc c. 60ab2c

b. 60a2bc d. 30a2b2c

15. Pada tanggal 1 januari A,B, dan C bermain bulu tangkis bersama-sama , A bermain 3 hari sekali , B 4 hari sekali , dan C 6 hari sekali , pada tanggal berapa mereka bermain bersama-sama lagi ….

a. 12 Januari 2005 c. 14 Januari 2005

b. 13 Januari 2005 d. 15 Januari 2005

II. Isilah titik-titik pada soal berikut ini dengan jawaban yang benar!

1. Suku-suku yang sejenis dari bentuk aljabar

5a4 b3 – 47 a3 b2 + 16a2b – 42ab2 + 15a2b3 + 2a3b2 adalah… 2. Hasil pengurangan –5(4y2 – 2y + 8) dari 4(6y2 – 7y – y) adalah …

3. Hasil dari perkalian bentuk alajabar (-7pq) (p2 – 7pq + 7q2 – 1) adalah … 4. Hasil pembagian (4a2b3  5a3b6) : 15a3b8 adalah …

5. Hasil dari pemangkatan (a - 3b + 2c)2 adalah …

III. Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan benar!

1. Tentukan nilai dari perkalian bentuk aljabar (2x – 3y) (14x2 – 10xy + 9y2) !

2. Tentukanlah hasil dari operasi bentuk aljabar berikut ini! a. Jumlahkanlah 2x (-3x2 + 6xy – 6y2) dan -x (2x2 - 3xy – 2y2) b. Kurangkanlah –ab (3a -12b + 3) dari 6ab (2a –5b – 2)

3. Carilah nilai pemangkatan dari bentuk aljabar berikut ( 3x – 12y –3z ) 2

4. Umur Ayah dua kali umur Budi, sedangkan umur Budi dua tahun lebih tua dari adiknya yang bernama Angga, jika Angga lahir pada tahun 1999, Berapakah umur ayah sekarang?

5. Hambatan total (R) dari tiga resistor yang disusun pararel ditentukan dengan rumus

3 2 1 1 1 1 1 R R R

R    , jika R1 nilainya 2x, R2 nilainya 3x dan R3 nilainya 4x maka tentukan

(16)

15

bocormatematika.wordpress.com

BAB III

PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL (PLSV)

DAN

SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL(SPLDV)

A. Pernyataan, Kalimat Terbuka, dan Persamaan Linear dengan satu variabel (PLSV) 1. Pernyataan dan Kalimat Terbuka

Pernyataan adalah kalimat yang sudah diketahui nilai kebenarannya Contoh :

Hasil perkalian 2 dengan 3 adalah 6 ( benar )

Kalimat terbuka merupakan kalimat yang belum diketehui nilai kebenarannya, karena masih mengandung variabel atau peubah.

Contoh :

X + 2 = 6 , Disebut kalimat terbuka dengan X sebagai Variabel / Peubah, Kalimat tersebut menjadi benar jika X diganti dengan 4,

X = 4 disebut penyelesaian

{4} disebut Himpunan Penyelesaian

2. Persamaan Linear dengan satu variabel (PLSV)

Bentuk umum PLSV adalah ax + b = 0 , dengan a 0

Menyelesaikan Persamaan Linear dengan satu variabel

a. Dengan Cara Substitusi

Contoh : x- 2 = 3, x bilangan ganjil

Dengan mensubstitusikan x = 5 maka didapat 5 – 2 = 3 sehingga HP = {5}

b. Menambah atau Mengurangi kedua ruas dengan bilangan yang sama

Contoh : x – 2 = 3 maka x – 2 + 2 = 3 + 2

Diperoleh x = 5

c. Mengalikan atau membagi kedua ruas dengan bilangan yang sama

Contoh : 3x = 12, kedua ruas dikalikan

3 1 ; 12 3 1 3 1 3 x  ; x =4 Latihan 1

Jawablah soal - soal berikut ini dengan singkat dan tepat!

1. Tentukan apakah kalimat di bawah ini pernyataan atau kalimat terbuka: a. Ibu kota jawa tengah adalah Semarang

b. 3 dibagi 3 adalah 3 c. 2x + 3 = 8

2. Tentukan nilai kebenaran dari pernyataan berikut, a. Jumlah sisi segitiga adalah empat

b. Arti dari 4 x 6 = 4+4+4+4+4+4 c. Faktor dari 9 adalah 1,3,dan 9 3. Tentukan himpunan penyelesaian dari :

a. X – 1 = 2 , X bilangan asli ( dengan substitusi ) b. X + 3 = 0 , X bilangan bulat

4. Tentukan Himpunan Penyelesaian dari , a. 2 1 5  x b.

5 5 3 2   a

5. Dengan x anggota bilangan rasional tentukan Himpunan Penyelesaian dari :

a. - 4 2 3 2   x b. 10 2 3 5 4   a a

(17)

16

bocormatematika.wordpress.com

6. Tentukan himpunan penyelesaian dari kalimat terbuka berikut ini, a. X – 5 = 5 , X angka bilangan asli

b. Y adalah faktor dari 21, Y bilangan prima 7. Tentukan Himpunan Penyelesaian dari :

a. (2 x + 2) + ( 3 x – 4 ) = ( 3 x – 6 ) b.

 

 

4 2 3 3 6 2 2 3      x x x

8. Tentukan Himpunan Penyelesaian dari ,

a. 4 3 2  y b. 3 8 2 1 4 3   a

9. Tentukan penyelesaian dari

3 1 x 5 3 x 2   !

10. Dengan x anggota bilangan rasional tentukan Himpunan Penyelesaian dari : a. x + 6 =1

b. 2 x + 5 = 3 - 2

B. Model Matematika

Untuk menerjemahkan soal cerita (kalimat cerita) kedalam kalimat matematika (model matematika), dapat ditempuh langkah-langkah berikut ini :

1. Terjemahkan kalimat cerita itu kedalam kalimat matematika (model matematika) yang berbentuk persamaan atau pertidaksamaan.

2. Selesaikan model matematika yang berbentuk persamaan atau pertidaksamaan tersebut.

Contoh :

1. Empat kali sebuah bilangan adalah 28, tentukan bilangan tersebut! Jawab : Misal bilangan tersebut adalah x maka diperoleh

4 (x) = 28

x =

4 28

= 7,

Jadi bilangan tersebut adalah 7.

2. Sebuah segitiga dengan panjang sisi 4p, 5p, dan 6p, jika keliling segitiga tersebut adalah 45 cm, maka tentukan ukuran segitiga tersebut!

Jawab :

Latihan 2

Jawablah soal - soal berikut ini dengan singkat dan tepat!

1. Nyatakan kalimat di bawah ini degan kalimat Matematika a. Syarat berat badan TNI sebanyak-banyaknya 80 Kg b. Jumlah ayam adi ditambah 10 ekor lebih dari 20 ekor.

2. Loly ingin membuat kerangka persegi panjang dari bahan kawat, dengan panjang (x+2) cm dan lebar x cm, jika jumlah panjang dan lebar persegi tersebut 10 cm, tentukan : a. Rumus PLSV untuk mencari panjang dan lebar

b. Panjang kawat yang di butuhkan Loly untuk membuat persegipanjang tersebut.

4p

5p

6p

Diketahui keliling segitiga 45 cm, maka

4p + 5p + 6p = 45 15p = 45 p = 15 45 =3

Jadi ukuran segitiga tersebut adalah 4x3 , 5x3, 6x3 atau 12cm, 15 cm, dan 18 cm.

(18)

17

bocormatematika.wordpress.com

3. Jumlah tiga bilangan genap berurutan adalah 42. Selisih bilangan terbesar dengan yang terkecil adalah ... .

4. Ali akan membuat kotak dengan panjang (2x+4) dan lebar (x+2) jika panjang kawat yang digunakan Ali tidak melebihi 78 cm, tentukan

a. Bentuk Pertidaksamaan dari bentuk di atas b. Tentukan ukuran kotak tersebut.

5. Biaya untuk melakukan perjalanan ke Jakarta Rp.100.000,00 untuk orang dewasa dan separuh harga untuk anak balita, jika suatu rombongan membawa 2 balita berapa jumlah orang dewasa paling banyak bisa ikut jika dana yang tersedia hanya Rp.1.000.000,00!

C. Bentuk-bentuk Sistem Persamaan Linier Dua Variabel 1. Persamaan Linier dengan Dua Variabel

Persamaan linier dengan dua variabel adalah suatu persamaan yang tepat memiliki dua variabel dan masing-masing variabelnya berpangkat satu.

Contoh: 1. x + y = 6 2. 2a + 3b = 6 3. 2p + 3q - 12 = 0 4. 2 n -3 m = 1

2. Sistem Persamaan Linier dengan Dua Variabel

Sistem persamaan linier dengan dua variabel adalah dua buah persamaan linier dengan dua variabel yang hanya mempunyai satu penyelesaian.

Contoh:

1. x + 2y = 15 dan 3x + y = 10 2. x + y = 5 dan 2x + 3y = 13

Suatu persamaan linier dapat dinyatakan dalam suatu variabel terhadap variabel yang lainnya.

Contoh:

1. Nyatakan dalam x dan y pada persamaan-persamaan berikut: a. 5p + 2x = 3p b. 2y - 4b = 10 b Jawab: a. 5p + 2x = 3p 2x = 3p - 5p 2x = -2p x = 2 2p  x = -p

Pengganti-pengganti variabel yang merupakan penyelesaian dari sistem persamaan linier disebut akar dari sistem Persamaan Linier tersebut.

b. 2y - 4b = 10 b

2y = 10b + 4b

2y = 14b

y =

2 14b

y = 7b

(19)

18

bocormatematika.wordpress.com

2. Tunjukkan bahwa x = 4 dan y = 3 merupakan akar dari sistem persamaan linier dua variabel x + 2y = 10 dan 2x - y = 5

Jawab:

Nilai x dan y disubtitusikan pada persamaan x + 2y = 10 dan 2x - y = 5 sehingga diperoleh: x + 2y = 10 4 + 2 (3) = 10 4 + 6 = 10 10 = 10 (benar) 2x - y = 5 2 (4) – 3 = 5 8 – 3 = 5 5 = 5 (benar)

Karena nilai x = 4 dan y = 3 merupakan penyelesaian untuk persamaan x + 2y = 10 dan 2x - y = 5 maka x = 4 dan y = 3 merupakan akar dari sistem persamaan linier dua variable x + 2y = 10 dan 2x - y = 5.

Latihan 3

Diskusikan dan jawablah soal-soal berikut dengan jawaban yang singkat dan tepat! 1. Diantara persamaan-persamaan berikut manakah yang merupakan sistem

persamaan linier dengan dua variabel? a. 4x + 3y =13 dan 4p + 5q = 13 b. p - 2q = -3 dan 2p + 3q = 8 c. -3 5 3y 2 5x  dan 3 3 3y -2x  d. x2 + x = 0 dan x - 3y = 0

2. Nyatakan persamaan-persamaan berikut dalam x dan y! a. 15p - 2x = 6p

b. 12a = -15y + 24

3. Tunjukkan apakah x = 3 dan y = -6 merupakan akar dari sistem persamaan x + y = 3 dan 2x - 3y = 16

4. Di antara persamaan-persamaan berikut ini, manakah yang merupakan sistem persamaan linier dengan dua variabel?

a. 2x - 5y = 15 dan a + 3b = 6 b. 3p + 4q = -12 dan 5p - q = 10 c. x2 - 4x + 14 = 0 dan 3x - 5y + 15 = 0

5. Nyatakan dalam x dan y persamaan-persamaan berikut ini: a. 3a - 2x = -5a

b. 2p + 3x = -9p c. 5y - 7b = 18b d. 6 - 3y = 9b

6.

Dengan

metode substitusi dan eliminasi tentukan penyelesaian dari sistem

persamaan berikut ini!

a. 2x - y = 2 dan x - 2y = -5

b. 3x + 2y = 11 dan 2x - 4y - 18 = 0

c. 2x = -3y + 19 dan 4x - 2y = -2

7.

Tentukan

penyelesaian sistem persamaan berikut ini !

a. x +

3 1

y = 2 dan 2x – y = 14

b.

2 1

x +

5 1

y = 1 dan

3 1

x -

5 1

y = 4

(20)

19

bocormatematika.wordpress.com

8. Keliling sebuah persegi panjang adalah 150 cm. Jika lebar persegi panjang tersebut 5 cm kurang dari panjangnya, tentukan luas persegi panjang tersebut! 9. Harga 10 buku dan 2 pensil adalah Rp. 5.400,00 Sedangkan harga 5 buku dan 4

pensil adalah Rp. 3.300,00.Tentukan harga 8 buku dan 8 pensil.

10. Sebuah pertandingan sepakbola dapat menjual tiket kelas I dan kelas II sebanyak 450 lembar. Harga tiket kelas I Rp. 20.000,00 dan tiket kelas II Rp. 15.000,00. Hasil penjualan seluruh tiket adalah Rp. 8.125.000,00

Tentukan masing-masing banyaknya tiket kelas I dan tiket kelas II yang terjual!

Uji Pemahaman Konsep

I. Berilah tanda silang ( X ) pada jawaban yang paling tepat

1. Diantara kalimat berikut manakah yang merupakan pernyataan…. a. Di mana rumah kamu ?

b. 2 Adalah faktor dari 9 c. 2 + x < 2

d. 9 – x = 10 2. Dari :

a. 2x + 5 =7 b. 3a +5 = 8 – 0

c. 13 adalah akar dari 196 d. – 4 adalah bilangan asli

Yang merupakan kalimat terbuka adalah …. a. i dan ii

b. i dan iii c. ii dan iii d. iii dan iv

3. Penyelesaian dari x kelipatan dari 3 , dengan x = 1,2,3,4,….,10, adalah …. a. 1 , 2

b. 3 , 6 c. 6 , 9 d. 5 , 10

4. Untuk x = 2,3,4,6,9 tentukan penyelesaian dari

x

2

6

…. a. 2,4,6

b. 2,3,4,6 c. 4,6,9 d. 2,3,4,6,9

5. Himpunan penyelesaian dari 3b + 13 = 4 adalah …. a. {9}

b. {3} c. {-3} d. (-9}

6. Penyelesaian dari 4r – 2 = 8 – r adalah …. a. 1 b. 2 c. 4 d. 8 7. Penyelesaian dari 10 6 5   x adalah …. a. 30 c. 5 b. -12 d. -15

(21)

20

bocormatematika.wordpress.com

8. Segitiga sama kaki memiliki panjang sisi a cm , 20 cm , dan a cm , jika keliling segitiga 54 cm , bentuk persamaan dari persoalan tersebut adalah ….

a. a + 54 = 20 b. 54 – a = 20 c. 2a + 20 =54 d. 20 – 2a = 54

9. Jika 4(y+2) – 2 (y+1) = 8 , maka nilai dari y – 1 adalah ….

a. 0 c. 1 b. 2 d. 3 10. Penyelesaian dari 3 1 x 5 3 x 2    adalah … . a. –10 b. –11 c. –12 d. –14

11. Jumlah tiga bilangan genap berurutan adalah 42. Selisih bilangan terbesar dengan yang terkecil adalah ... .

a. 4 c. 8

b. 6 d. 10

12. Panjang suatu persegi panjang 5 cm lebihnya daripada lebarnya. Keliling persegi panjang 98 cm. Panjang persegi panjang adalah ... .

a. 22 cm c. 25 cm

b. 23 cm d. 27 cm

13. Diantara persamaan berikut ini yang bukan merupakan sistem persamaan linear dua variabel adalah … a. 2x + 5y = -10 dan 4x + 3y = 12 c. 2p + 3q = 8 dan p – 2q = 3 b. a2 – 6ab + 9b2 = 0 dan a + b = 4 d. 3 4 2 10 3 4 2 7     y dan x y x

14. Titik (3,2) merupakan penyelesaian dari sistem persamaan linear….

a. 2x –y = 4 dan x + y = -5 c. 2x – y = 4 dan x + y = 5

b. 2x –y = -4 dan x – y = -5 d. 2x – y = -4 dan x – y = 5

15. Himpunan penyelesaian dari sistem persamaan 3x – y =1 dan x + 2y = 5 adalah ….

a. {(1,2)} b. {(2,1)} c. {(-2,1)} d. {(1,-2)}

16. Penyelesaian sistem persamaan x + 2y = 4 dan x = -y adalah ….

a. x = 4 dan y = 4 b. x= -4 dan y = 4 c. x = 4 dan y = -4 d. x = -4 dan y = -4 17. Penyelesaian sistem persamaan 2x + 4y – 8 = 0 dan 5x + 2y + 4 = 0 adalah ….

a. {(-2,-3)} b. {(2,-3)} c. {(2,3)} d. {(-2,3)} 18. Penyelesaian dari

3 1 1 3 2 3 2   y x dan 4 2 1  y x adalah ….

a. x = -2 dan y = 4 b. x = 2 dan y = 4 c. x=-4 dan y = 2 d. x = 4 dan y = 2

19. Keliling sebuah persegi panjang adalah 86 cm, apabila lebarnya 7 cm kurangnya dari panjangnya maka luas persegi panjang tersebut adalah ….

a. 500 cm2 b. 450 cm2 c. 400 cm2 d. 300 cm2

20. Harga 6 buah buku tulis dan 5 buah pensil adalah Rp. 9.750,00, sedangkan harga 10 buah buku tulis dan 6 buah pensil adalah Rp. 14.500,00 Jumlah harga 3 buahbuku tulis dan 2 buah pensil adalah ….

(22)

21

bocormatematika.wordpress.com

II. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar !

1. Tiga kali uang Andi ditambah uang Vita adalah Rp.64.000,- , jika uang vita Rp.16.000,- maka uang andi adalah ….

2. Jumlah 2 bilangan asli yang berurutan adalah 31 , bilangan tersebut adalah ….

3. Himpunan penyelesaian dari

2 6

5 6 2    x adalah ….

4. Himpunan penyelesaian dari 5x – 221 = 12½ bilangan nyata adalah ... .

5. Pak Daffa membayangkan sebuah bilangan asli, jika dikalikan dua kemudian hasilnya dijumlahkan 15 maka diperoleh hasil 35. Bilangan yang dibayangkan Pak Daffa adalah … .

6. Panjang busur setengah lingkaran yaitu

7 22r

lebih panjang dari diameternya, penyelesaian pertidaksamaan tersebut adalah … .

7. Penyelesaian dari sistem persamaan 3x + 2y – 12 = 0 dan 2x + y = 7 adalah …. 8. Himpunan penyelesaian sistem persamaan y = ¾ x dan 2y = 3x – 12 adalah ….

9. Penyelesaian dari sistem persamaan 0,75x + 0,5y = 4,25 dan 2x – 3y = - 6 adalah …. 10. Jumlah dua buah bilangan adalah 325 dan selisihnya 25, maka bilangan yang besar

dibagi selisih kedua bilangan tersebut adalah ….

III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan benar

1. Tentukan penyelesaian dari 5

3 2 4 4 2     p p

2. Andi ingin membuat persegipanjang dari bahan kawat dengan ukuran panjang 3 cm lebihnya dari lebarnya. Jika panjang seluruh kawat yang digunakan adalah 30 cm, tentukan bentuk persamaan dari persoalan tersebut!

3. Harga 6 buah apel sama dengan harga 3 buah jeruk , harga 3 Jeruk ditambah 4 Apel adalah Rp. 20.000,- , dengan memisalkan jeruk = y , maka tentukan bentuk persamaan dalam y !

4. Dua kali kelereng Tono dikurangi 5 kelereng kurang dari kelereng Adi . Jika kelereng Adi 2 lusin lebih 1 kelereng, tentukan :

a. Bentuk pertidaksamaan dalam x dan penyelesaiannya

b. Berapakah kemungkinan jumlah kelereng terbanyak yang bisa dimiliki Tono

5. Sebuah segitiga memiliki panjang sisi 4x, 5x, dan 6x. Jika kelilingnya 45 cm maka tentukan panjang sisi dari segitiga tersebut!

6. Andi mengendarai sepeda motor, setelah menempuh 50 km pertama menghabiskan x liter bensin, Jika Andi sampai di tujuan menempuh jarak 300 km maka berapa literkah bensin yang di habiskan Andi!

7. Tentukan penyelesaian sistem persamaan berikut ini dengan metode eliminasi ! a. 5x – y + 21 = 0 dan 3x = -2y – 10

b. 3x + 4y = 20 dan 4x – 10 = 3y

8. Persamaan garis px + qy = -12 melalui titik (-3,2) dan (–9, –2). a. Buatlah sistem persamaan dalam p dan q

b. Tentukan nilai p dan q dengan metode eliminasi 9. Tentukan penyelesaan system persamaan berikut ini !

a. 1 5 1 2 1 y x dan 2 5 1 4 1 y x b. 4 2 3 y x dan x = 3 8  y

10. Harga 4 ekor sapi dan 6 ekor kambing adalah Rp. 16.500.000,00. Harga 3 ekor sapi dan 8 ekor kambing adalah Rp. 15.000.000,00 Tentukan harga 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing!

(23)

22

bocormatematika.wordpress.com

BAB IV

FUNGSI

A. Bentuk Fungsi 1. Relasi a. Pengertian Relasi

Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah pemasangan antara anggota-anggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B.

Contoh :

1. Relasi “Kendaraan roda “

2. Relasi “ Faktor Dari “

b. Menyatakan Relasi

Relasi “faktor dari” dari Himpunan A {2,3,4} ke himpunan B {4,6,8} dapat dinyatakan dalam tiga cara berikut ini :

1. Diagram panah

2. Diagram cartesius

3. Himpunan pasangan berurutan

R = { (2,4), (2,6), (2,8), (3,6), (4,4), (4,8)}

Becak

Sepeda Motor

Bajaj

Mobil

Dua

Tiga

Empat

A

B

1

2

3

4

2

4

6

B

A

2

3

4

4

6

8

B

A

4

3

2

4

6

8

A

B

(24)

23

bocormatematika.wordpress.com

2. Pemetaan atau Fungsi

a. Pengertian Pemetaan (Fungsi).

Pemetaan atau fungsi dari A ke B adalah relasi khusus yang memasangkan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B.

Contoh :

Contoh ii) bukan pemetaan sedangkan contoh i) dan iii) adalah pemetaan.

Pada contoh iii) A disebut daerah asal (domain), B disebut daerah kawan (kodomain), dan {x, y} disebut daerah hasil (range).

b. Menyatakan Pemetaan

Karena pemetaan merupakan relasi maka pemetaan juga dapat dinyatakan dengan tiga cara yaitu :

1. Diagram panah 2. Diagram cartesius

3. Himpunan pasangan berurutan.

c. Notasi pemetaan dan banyaknya pemetaan yang mungkin

1. Notasi Pemetaan

Pemetaan atau fungsi dari himpunan A ke himpunan B dinyatakan dalam notasi dan rumus dalam fungsi f.

A B Notasi f : x y

Rumus f(x) = y, untuk setiap x anggota himpunan A dan y angota himpunan B. 1. Banyaknya pemetaan yang mungkin

Jika n(a) = a dan n(B) = b maka banyaknya pemetaan yang mungkin dari A ke B adalah ba dan dari B ke A adalah ab

d. Korespondensi satu-satu.

Pemetaan dari A ke B disebut korespondensi satu-satu apabila setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B dan anggota B dipasangkan dengan tepat satu anggota A.

Contoh :

Jika n(A) = n(B) = n maka banyaknya korespondensi satu-satu dari A ke B adalah : n x (n-1) . (n-2) . ………. . 3 . 2 . 1

Contoh: A ={p,q,r,s,t} dan B = {1,2,3,4,5}maka n(A) = n(B) = 5

Banyaknya korespondensi satu-satu dari A ke B yang mungkin adalah:

5 x 4 x 3 x 2 x 1 = 120

3

4

5

1

2

3

4

1

2

3

1

2

3

4

a

b

c

d

x

y

z

A

B

A

B

A

B

i

ii

iii

x

y

z

1

2

3

A

B

(25)

24

bocormatematika.wordpress.com

Latihan 1

Kerjakan soal berikut dengan benar!

1. Buatlah dua relasi yang mungkin dari himpunan A = {3,4,5} ke himpunan B = {5,6,7,8}!

2. Empat orang anak bernama Irvan, Wawan, Mia, Ratna. Wawan dan Mia berkulit kuning, anak yang lain tidak. Wawan dan Ratna berambut keriting, anak yang lain tidak. Irvan dan Mia berbadan tinggi , anak yang lain tidak.

a. Tulislah himpunan P yang anggotanya anak-anak dan himpunan Q yang anggotanya sifat anak-anak!

b. Gambarlah diagram panah yang memasangkan setiap anak dengan sifatnya. c. Siapakah anak yang berkulit kuning dan berambut keriting?

d. Siapakah anak yang berbadan tinggi tetapi tidak berkulit kuning? 3. Diketahui diagram panah berikut :

a. Tulislah domain, kodomain, dan range dari pemetaan tersebut.

b. Gambarlah diagram cartesius dan tulis himpunan pasangan berurutannya!

4. Diketahui P ={huruf vokal}, da Q ={bilangan prima kurang dari 11}. a. Tulislah anggota himpunan P dan Q!

b. Berapakah banyaknya pemetaan yang mungkin dari Q ke P!

5. Berapakah banyaknya korespondensi satu-satu yang mungkin dari himpunan-himpunan berikut ini:

a. Dari himpunan N ={bilangan genap antara 10 dan 20} ke himpunan M ={kelipatan 3 antara 15 dan 30}.

b. Dari himpunan A ={p,q,r,s,t,u}ke himpunan B ={bilangan prima antara 10 dan 30}.

B. Merumuskan suatu fungsi 1. Notasi dan rumus fungsi.

Jika fungsi f memetakan setiap x anggota A ke y anggota B dirumuskan : f : x  y

Dibaca fungsi f memetakan x ke y, fungsi f dinyatakan dalam rumus f(x) = y Contoh :

Fungsi f : x  2x – 7

Rumus fungsinya adalah f(x) = 2x – 7

2. Variabel bebas dan variabel bergantung.

Suatu fungsi f dinyatakan dengan himpunan pasangan berurutanyaitu {(x,y) | y = f(x), x  D} dengan D daerah asal (domain) fungsi f. Sehingga untuk y = f(x) , variabel x disebut variabel bebas dan y disebut variabel terikat.

Contoh : y = f(x) = 3x + 2 dengan daerah asal {-2, -1, 0, 1, 2}. Tentukan daerah bayangan dan himpunan pasangan berurutannya!

Jawab :

y = f(x) = 3x + 2

Nilai fungsinya disajikan dalam tabel berikut ini :

x -2 -1 0 1 2 3x + 2 -4 -1 2 5 8 Pasangan berurutan (-2, -4) (-1, -1) (0, 2) (1, 5) (2, 8)

1

2

3

4

a

b

c

B

A

(26)

25

bocormatematika.wordpress.com

C. Menghitung Nilai Fungsi

Nilai suatu fungsi diperoleh dengan cara mensubstitusikan setiap nilai x yang diberikan pada rumus fungsi tersebut.

Contoh:

Suatu fungsi didefinisikan f : x  -2x + 3, Tentukan : a. Rumus fungsi !

b. Bayangan dari x = 3! c. Nilai a jika f(a) = -7! Jawab :

a. Rumus fungsi f : x  -2x + 3, adalah f(x) = -2x + 3

b. Bayangan dari x = 3 adalah, f(3) = -2 (3) + 3 = -6 + 3 = -3 c. Nilai a jika f(a) = -7

f(a) = -2(a) + 3 -7 = -2a + 3

2a = 10

a = 5

Latihan 1

Kerjakan soal berikut dengan benar!

1. Diketahui sebuah fungsi f : x  ½ x - 1 a. Tentukan rumus fungsi tersebut!

b. Tentukan daerah hasil fungsi tersebut jika diketahui daerah asalnya adalah {0,1,2,3,4,5}

c. Tuliskan himpunan pasangan berurutannya!

2. a. Tuliskan himpunan pasangan berurutan fungsi f : x  x2 dengan daerah asal {0,1,2,3,4}

b. Gambarlah grafik himpunan pasangan berurutan fungsi tersebut! 3. Suatu fungsi didefinisikan f(x) = - ½ x- 4, Tentukan :

a. Notasi fungsi ! b. Bayangan dari x = -4 c. Nilai a jika f(a) = -7

4. Buatlah tabel fungsi f(x) = 2x2 – 2x – 4 dengan daerah asal {bilangan bulat antara -4 dan 5}

5. Suatu fungsi dinotasikan dengan f : x  ax + b , Jika f(-3) = 6 dan f(9) = 2 , Tentukan : a. Nilai a dan b !

b. Rumus fungsinya !

Uji Pemahaman Konsep

I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c atau d pada jawaban yang paling tepat !

1. Diketahui himpunan pasangan berurutan {(0,2), (1,3),(2,4),(3,5),(4,6)}. Relasi tersebut menunjukkan ….

a. “lebih dari” c. “dua lebihnya dari”

b. “kurang dari” d. “dua kurangnya dari”

2. Jika A = {2,3,4,5} dan B = { 2,4,6,8 } himpunan pasangan berurutan relasi “satu ditambah setengah dari” dari himpunan A ke himpunan B adalah …

a. {(2,4), (3,6),(4,8)} c. {(2,2), (3,6),(4,8)} b. {(2,2), (3,4),(4,6),(5,8)} d. {(2,8), (3,6),(4,4),(5,2)}

(27)

26

bocormatematika.wordpress.com

3. Relasi dari himpunan A ke himpunan B pada diagram

panah disamping adalah ….

a. faktor dari c. lebih dari

b. kurang dari d. setengah dari

4. Dari himpunan pasangan berurutan berikut yang merupakan pemetaan adalah ….

a. {(2,a), (3,b),(3,c),(4,d)} c. {(2,a),

(3,a),(4,a),(5,a),(6,a)}

b. {(2,a), (3,b),(4,c),(2,d)} d. {(2,a),

(2,b),(2,c),(2,d),(2,e)}

5. Daerah hasil dari pemetaan yang ditunjukkan pada

diagram panah di samping adalah ….

a. {a,b,c,d} c. {a,b,c,d,p,q,r}

b. {p,q,r,s} d. {p,q,r}

6. Diketahui : A = {x | x < 4 , x bilangan asli} B = {x | x < 4 , x bilangan prima} C = {x | x faktor prima dari 70} D = {x | 2 < x < 10 , x bilangan ganjil} Yang dapat berkorespondensi satu-satu adalah ….

a. A dan B c. B dan D

b. A dan C d. C dan D

7. Banyaknya korespondensi satu-satu yang mungkin terjadi dari himpunan P = { bilangan prima kuarang dari 13 } ke himpunan Q ={ faktor dari 16} adalah ….

a. 8 cara c. 24 cara

b. 16 cara d. 120 cara

8. Pada pemetaan g : x  ½ (x-5), jika g : a  - 4 , maka nilai a adalah ….

a. -3 c. 3/2

b. – 3/2 d. 3

9. Suatu fungsi dinotasikan f : x  ax + b jika f(-2) = 7 dan f(5) = - 7, maka nilai a dan b adalah ….

a. 2 dan 3 c. 2 dan -3

b. -2 dan 3 d. -2 dan -3

10. Fungsi h : x  mx + n diketahui h(-2) = 1 dan h(0) = 5 maka nilai h (-7) adalah ….

a. 5 c. - 9

b. – 2 d. – 15

II. Isilah Titik-titik pada soal berikut ini dengan jawaban yang tepat!

1. Dari himpunan pasangan berurutan {(0,0), (3,1), (6,2), (9,3),(12,4)} relasinya adalah …. 2. Jika A = {2,3,5,7} dan B = {faktor prima dari 30} maka banyaknya pemetaan yang

mungkin dari himpunan A ke himpunan B adalah …. 3. Diketahui fungsi f(x) =

3 1

(x – 4) dengan daerah asal lima bilangan cacah yang pertama, maka himpunan pasangan berurutannya adalah ….

4. Untuk fungsi g : x  4 – 3x dengan g(a) = - 17 maka nilai a adalah ….

5. Fungsi f(x) = ax + b diketahui f(-2) = 7 dan f(3) = -3 maka nilai a + b adalah ….

2 3 4 6 8 4

A

B

a

b

c

d

p

q

r

s

(28)

27

bocormatematika.wordpress.com

III. Jawablah soal-soal berikut dengan uraian yang singkat dan tepat !

1. Diketahui A = {1,2,3,4} dan B = {2,4,6}. Relasi dari himpunan A ke himpunan B didefinisikan “ faktor dari “ nyatakan relasi tersebut dengan :

a. Diagram panah

b Himpunan pasangan berurutan

2. Jika P = { faktor prima dari 42 } dan Q = {bilangan prima kurang dari 7}, tunjukkan dengan diagram panah banyak korespondensi satu – satu yang mungkin dari P ke Q.

3. Diketahui fungsi f : x  - ¼ (x +3) , tentukan : a. Bayangan dari 0 dan 5

b. Nilai x jika f : x  - 7/2 4. Diketahui fungsi f(x) = x2 – 1

a. Buatlah tabel untuk daerah asal { -3,-2,-1,0,1,2,3,4,5}

b. Buatlah grafik dari pemetaan tersebut dan gambarlah kurva yang mulus melalui titik-titik tersebut.

5. Suatu fungsi dirumuskan f(x) = ax + b. jika diketahui f(-30 = 8 dan f(6) = 3 tentukan : a. Nilai a dan b

b. Notasi fungsinya. c. Bayangan dari 2.

6. Suatu relasi ditunjukkan oleh himpunan pasangan terurut {(–8,

2 1  ), (–4, –1), (–2, –2), (– 1, –4), ( 2 1  , –8)

a. Tulislah anggota – anggota dari himpunan pertama dan himpunan ke dua! b. Nyatakan dengan kata – kata relasi dari himpunan pasangan terurut tersebut! c. Gambarlah grafik cartesius untuk relasi tersebut, kemudian kurva yang mulus

melalui titik – titik tersebut!

7. Diketahui suatu himpunan A = {1, 2, 3, …, 20}. Relasi pada didefinisikan dengan “x adalah seperempat y” dengan x dan y anggota himpunan A.

a. Nyatakan relasi tersebut sebagai himpunan pasangan berurutan (x, y) b. Apakah relasi tersebut merupakan suatu pemetaan? Mengapa?

8. Tiga kesebelasan sepak bola Juventus, AC Milan dan AS Roma. Dalam suatu kompetisi setiap kesebelasan tersebut akan bertanding melawan setiap kesebelasan yang lain sebanyak dua kali, satu kandang dan satu tandang. Apabila setiap pertandingan disajikan dalam himpunan pasangan berurutan, tentukan himpunan pertandingan yang harus dilakukan kemudian gambarlah diagram panahnya!

9. Untuk memberi kode harga barang seorang pedagang memilih kata PUTRA SOLEH dengan setiap huruf mewakili angka 0 sampai 9 urut dari huruf P sampai dengan huruf H. Suatu barang yang harganya Rp 2750,00 diberi kode TLSP/PP

a. Bagaimana menandai harga (i) Rp 1.725,00

(ii) Rp 3.525,00

b. Apa arti kode berikut ini: (i) HTSP/PP

(ii) UPLTS/PP

10. Diketahui suatu fungsi yang dirumuskan f(x) = 12 + 2x – 2x2.

a. Buatlah tabel fungsi tersebut dengan daerah asal {–3, –2, –1, 0, 1, 2, 3, 4, 5} b. Berdasarkan fungsi tersebut tentukan nilai maksimum fungsi, pembuat nol fungsi

dan daerah hasilnya.

c. Gambarlah grafik fungsi tersebut dalam diagram cartesius dengan kurva yang mulus.

(29)

28

bocormatematika.wordpress.com

BAB V

STATISTIKA

A. UKURAN PEMUSATAN DATA

1. Rataan Hitung (mean)

Rataan Hitung (mean) adalah jumlah semua nilai data ynag diamati dibagi banyknya data yang diamati. Secra rumus ditulis:

Catatan :

X = Rataan Hitung (Mean)  Xn = data ke – n

 n = Banyaknya data

Apabila datanya dalam bentuk tabel, maka rataan hitung dirumuskan:

Catatan :

 fi = frekuensi ke – i

 Xi = data ke – i

Contoh 1

Dari data pada tabel dibawah tentukan rataan hitungnya!

Jawab:

i i i

f

x

f

X

.

26 , 6 30 188 6 3 7 6 5 1 2 8 . 6 7 . 3 6 . 7 5 . 6 4 . 5 3 . 1 2 . 2                X X

Jadi rataan hitung data tersebut adalah 6, 26 2. Median

Median adalah nilai tengah suatu data yang telah diurutkan, untuk jumlah data genap median adalah rataan hitung dari dua nilai data yang ada di tengah.

Untuk menentukan median dari data tungal dapat dilakkukan dengan cara: a. Mengurutkan data kemudian dicari nilai tengahnya (untuk data kecil) b. Untuk data yang jumlahnya besar setelah diurutkan gunakan rumus:

 Untuk data ganjil Data Frekuensi (f) 2 3 4 5 6 7 8 2 1 5 6 7 3 6  1 2 1 n X Me

i i i

f

X

f

X

.

n

x

x

x

x

X

1

2

3

....

n

(30)

29

bocormatematika.wordpress.com

 Untuk data genap

Contoh 2

Dari data dibawah ini tentukan medianya

Jawab

6

2

6

6

2

2

16 15 1 2 2

     

X

X

X

X

Me

n n

Jadi median dari data tersebut dalah 6

3. Modus

Modus adalah nilai data yan paling sering muncul. Jika data disajkan dengan tabel maka modus adalah data dengan frekuensi paling besar atau paling banyak.

Contoh 3

Diberikan data sampel tentang nilai 10 siswa untuk bidang studi matematika sebagai berikut:

6 8 5 7 9 6 7 6 8 5

Tentuakan modus dari data diatas! Jawab:

Karena nilai 6 paling sering muncul (3 kali) maka modus dari data diatas adalah 6.

Latihan 1

1

1.. Mean, Median dari data:

12, 11, 14, 8, 17, 14, 11, 9, 17 berturut-turut adalah … .

2

2.. Modus dari data :

3, 3, 8, 7, 4, 2, 8, 8, 3, 5 adalah … .

3

3.. Rataan dari data:

2, 3, 2, 7, 5, 8, 7, 7, 11, 9, 12 adalah … .

4

4.. Nilai rata-rata ulangan matematika dari 40 siswa adalah 51. Jika seorang siswa yang mendapat nilai 90 tidak dimasukkan dalam rata-rata, maka nilai rata-rata ulangan matematika menjadi … .

5

5.. Nilai k yang memenuhi bila diketahui rataan hitung pada tabel berikut adalah 22,12 adalah … xi fi 20 21 22 23 24 3 5 k 6 4 Data Frekuensi (f) 2 3 4 5 6 7 8 2 1 5 6 7 3 6

2

1 2 2      

n n

X

X

Me

(31)

30

bocormatematika.wordpress.com

B. PENYAJIAN DATA

Hal yang perlu diperhatikan ketika membuat grafik :

1. Menentukan sumbu absis (X) dan ordinat (Y). Sumbu absis mencantumkan nilai dan sumbu ordinat mewakili frekuensi.

2. Menentukan perbandingan antara X dan Y. Lazimnya sumbu X dibuat lebih panjang. 3. Pemberian nama pada tiap sumbu.

4. Pemberian nama pada grafik.

Jenis Grafik, Bagan dan Diagram : Histogram, Poligon, Ogive, Bagan melingkar, grafik batang, Piktogram, diagram garis.

1. Histogram

Grafik ini disebut juga Bar diagram yakni grafik berbentuk segi empat. Dasar pembuatan dengan menggunakan batas nyata atau titik tengah.

2. Poligon

Grafik ini juga populer dengan sebutan poligon frekuensi. Dibuat dengan menghubungkan titik tengah dalam bentuk garis (kurve). Grafik ini mendasarkan pada titik tengah dalam pembuatannya.

3. Grafik Ogive

Disebut juga grafik frekuensi meningkat (kumulatif), karena cara pembuatannya dengan menjumlah frekuensi pada tiap nilai variabel.

4. Grafik Batang atau balok

Yaitu grafik yang berbentuk persegi panjang yang lebarnya sama dan dilengkapi dengan skala atau ukuran sesuai data yang bersangkutan. Setiap batang tidak boleh saling melekat atau menempel dan jarak tiap batang harus sama. Susunan grafik ini boleh tegak atau mendatar.Diagram batang dapat pula digunakan untuk membandingkan gambaran dua keadaan atau lebih secara visual. Sebagai contoh sebagai berikut:

5. Piktogram

Yaitu grafik data yang menggunakan gambar atau lambang dalam penyajiannya. 6. Grafik garis

Yaitu grafik data berupa garis yang diperoleh dari ruas garis yang menghubungkan titik-titik pada bilangan.

Pertumbuhan

Keterangan :

13 -

Industri

12 -

Jasa

11 -

10 -

9 -

8 -

7 -

6 -

5 -

4 -

3 -

2 -

1 -

0 -

Korsel China Taiwan Indon. Malaysia Philipina

(32)

31

bocormatematika.wordpress.com

Grafik jenis ini dibuat dengan 2 sumbu yakni sumbu X menunjukkan bilangan yang sifatnya tetap, seperti tahun, ukuran dan sebagainya. Sedangkan pada sumbu Y ditempatkan bilangan yang sifatnya berubah-ubah seperti, harga, biaya dan jumlah. Sebagai contoh perhatikan diagram di bawah ini:

Dari gambar di atas dengan mudah bisa disimpulkan bahwa suatu negara telah berhasil melakukan pembangunan di bidang jasa sehingga pertumbuhannya mengalami kenaikan yang sangat cepat sejak tahun 1990 hingga 1993, kemudian menurun dan kembali membaik pada tahun 1995.

7. Bagan melingkar/ grafik melingkar

Yaitu grafik atau bagan berupa lingkaran yang telah dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan proporsi data. Biasanya dinyatakan dalam persen.

Untuk mendapatkan besarnya segmen/bagian setiap variabel dalam lingkaran, maka digunakan besarnya sudut yang dimiliki oleh masing-masing variabel yang dihitung dengan cara berikut :

Gaji dan Upah = 1900,8/3.714,0 x 100% = 51,17% (dibulatkan menjadi 51,2%) Besarnya sudut = 51,17% x 3600 = 184,24  1840 , dan seterusnya sama untuk

variabel lainnya 1995 1994 1993 1992 1991 1990 10 9 8 7 6 5 4 3 2 Pertumbuhan

(33)

32

bocormatematika.wordpress.com

Latihan 2

Kerjakan soal di bawah ini denganbenar!

1 1.. Perhatikan gambar! lain-lain 750 petani 600 PNS nelayan 900 TNI 150

Diagram lingkaran di samping menunjukkan jenis pekerjaan penduduk di desa Jatimalang yang berjumlah 2520 orang. Banyaknya penduduk yang bekerja debagai PNS adalah … orang.

2

2.. Carilah sebuah data di sekitarmumu kemudian sajikan dalam bentuk diagram batang, garis, dan lingkaran!

Uji Pemahaman Konsep

I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c atau d pada jawaban yang paling tepat !

1. Diketahui hasil ulangan seorang anak dengan nilai sebagai berikut : 6, 8, 8, 7, 6, 7, 8, 6, 8, 7. Nilai rata-rata anak tersebut adalah ... . A. 7,0

B. 7,1 C. 7,2 D. 7,3

2. Nilai rata-rata 40 anak adalah 6,2. Jika ditambah nilai dua anak yang lain rata-ratanya menjadi 6,25. Rata-rata nilai dua anak tadi adalah ... .

A. 7,25 B. 7,3 C. 7,35 D. 7,4

3. Nilai rata-rata sekelompok anak adalah 6. Jika ditambah nilai seorang anak yang lain yang mendapat nilai 9,5 rata-ratanya menjadi 6,1. Banyaknya anak dalam kelompok semula adalah ...

A. 32 B. 34

C. 36 D. 38

4. Nilai rata-rata siswa putra adalah 6,5 dan nilai rata-rata siswa putri 7. jika nilai rata-rata siswa dalam kelas adalah 6,82, maka perbandingan banyaknya siswa putra dengan siswa putri adalah ... .

A. 5 : 12 B. 4 : 13

C. 9 : 16 D. 8 : 15

5. Diagram di bawah menunjukkan hasil panen dalam setahun terakhir di KUD “Maju”. Jika total panen mendapatkan 45 ton, maka hasil dari panen padi sebanyak ... .

800 300 kacang kedelai jagung padi A. 20 ton B. 22 ton C. 25 ton D. 30 ton

Gambar

Gambar di bawah ini menunjukkan 2 + 3 = 5,
Grafik  jenis  ini  dibuat  dengan  2  sumbu  yakni  sumbu  X  menunjukkan  bilangan  yang  sifatnya  tetap,  seperti  tahun,  ukuran  dan  sebagainya

Referensi

Dokumen terkait