# Management Decision Support. Antonius Rachmat C, S.Kom, M.Cs

(1)

(2)
(3)
(4)

## Jenis keputusan

### • Terstruktur (terprogram)

– Dibuat berdasarkan kebiasaan, aturan, prosedur, tertulis ataupun tidak

– Biasanya bersifat rutin dan berulang-ulang

– Bisa dibuat dgn metode matematis dan alat bantu – Bisa dibuat dgn metode matematis dan alat bantu

komputer

### • Tidak terstruktur (tidak terprogram)

– Mengenai masalah khusus, khas, tidak biasa – Karena kebijakan yg ada belum menjawab – Misal: pengalokasian sumber daya

(5)

(6)

(7)
(8)

(9)

(10)

## Support System

### for semistructured problems

– A semistructured decision is one which is partially programmable, but still requires human judgment programmable, but still requires human judgment

(11)

(12)

## Using DSS

(13)

### prioritize which of many critical activities

(14)

Manager + Computer (DSS) Solution Computer Solution Manager Solution

### The DSS Focuses on Semistructured Problems

Solution

Structured Semistructured Unstructured DEGREE OF PROBLEM STRUCTURE

(15)

## Making

Analytic Decision Maker Heuristic Decision Maker Learns by analyzing Learns by acting

Uses step-by-step procedure

Uses trial and error procedure

Values quantitative information and models

Values experience Builds mathematical

models and algorithms

Relies on common sense

Seeks optimal solution Seeks completely satisfying solution

(16)

Siapkan Perkira-kan Propose Decision Make D e ra ja t P ro b le m S o lv in g S u p p o rt Retrieve elemen informasi Analisis Seluruh File Siapkan Report dari Multiple Files kan Konse-kuensi Keputu san Make Decision Derajat Kompleksitas Problem Solving Kecil Besar

### Tipe-tipe DSS menurut STEVEN L. ALTER

D e ra ja t P ro b le m S o lv in g S u p p o rt

(17)

### ENAM TIPE DSS menurut STEVEN L. ALTER

Bentuk special report sbg respons terhadap query database, serta laporan berkala (periodic report):

• Tipe 1 DSS: dukungan support paling kecil;

– (retrieve) elemen informasi, mis.:

– Query ke database untuk gambaran penjualan dari salah satu marketing regions.

• Tipe 2 DSS: dukungan support sedikit lebih besar; • Tipe 2 DSS: dukungan support sedikit lebih besar;

– menganalisis seluruh file, mis.:

– Query ke database utk special report dr data pd file inventory, atau laporan payroll bulanan dr file payroll.

• Tipe 3 DSS: dukungan lebih besar;

– menyiapkan report dari berbagai file, mis.:

– Laporan income statement dan analisis penjualan produk berdasarkan pelanggan (customer).

(18)

### model matematik.

• Tipe 4 DSS: DSS dengan berbagai efek kemungkinan

keputusan, yaitu model yang dapat menduga konsekuensi

keputusan (estimate decision consequences). Misal:

• Manajer menginput harga pada suatu model harga untuk melihat efeknya terhadap keuntungan bersih (what if)

– Model akan memberikan respons: Apabila harga – Model akan memberikan respons: Apabila harga

direndahkan menjadi \$25, maka keuntungan bersih akan meningkat sebesar \$5,000.

model tidak bisa menetapkan apakah \$25 adalah the best

price, model hanya memberikan kemungkinan yang akan

• Model analisis resiko: model yang menggunakan dugaan distribusi peluang untuk setiap faktor kunci (sensitivity)

(19)

• Tipe 5 DSS: model yang menawarkan keputusan (propose decision), misal:

• manajer manufacturing memasukkan data tentang

pabrik dan peralatan ===> dengan model

pemrograman linear akan dihasilkan output layout yang paling efisien. (max-min)

• Tipe 6 DSS: dukungan penuh membuatkan keputusan (make decisions) untuk manajer, misal:

• Pemodelan komputer untuk penentuan diagnosa • Pemodelan komputer untuk penentuan diagnosa

apakah suatu kredit diterima atau tidak

• Untuk ini diperlukan kepercayaan dari manajemen terhadap model yang dipakai.

(20)

(21)
(22)

## DSSs

• Data management subsystem berisi seluruh data dari berbagai resources.

• Model management subsystem berisi model dan

building blocks yang dibutuhkan untuk membangun DSS • User interface berisi seluruh aspek komunikasi antara

user dan DSS

• User interface berisi seluruh aspek komunikasi antara user dan DSS

sebagai penginput masalah ataupun penerima output keputusan

• Knowledge-based subsystems menyediakan pengetahuan dan pakar untuk masalah tertentu

(23)
(24)

## System (ODSS)

### and provides the following:

– It affects several organizational units or corporate problems;

– It involves computer-based and (usually) communications technologies.

(25)

## Systems

• Executive information system (EIS) also known as an

executive support system (ESS), is a computer-based

technology designed specifically for the information needs of

top executives and provides for:

– Very user friendly and supported by graphics. – Very user friendly and supported by graphics.

– Exception reporting – reporting of only the results that deviate from a set of standards.

– Drill down reporting – investigating information in increasing detail.

– Easily connected within online information services and e-mail. – Include analysis support, communications, office automation and

(26)

(27)
(28)
(29)

(30)

(31)

## Bagian Utama Sistem Cerdas

### • Basis Pengetahuan (Knowledge Based)

– Berisi fakta, teori, pemikiran, dan hubungannya

### • Motor Inferensi (Inference Engine)

– Kemampuan menalar dan menarik kesimpulan – Kemampuan menalar dan menarik kesimpulan

Knowledge base Inference mechanism Computer Inputs Outputs

(32)

(33)

(34)

(35)

## Perbedaan ES dan Pakar

• Time:

– P:hari kerja; ES: tiap saat • Geografis:

– P:lokal/tertentu; ES: dimana saja • Keamanan:

• Keamanan:

– P: tdk tergantikan; ES: dapat diganti • Dapat habis:

– P: ya; ES: tidak

• Performa dan kecepatan: – P: variabel; ES: konstan • Biaya:

(36)

## Konsep Dasar ES

### • Komponen Sistem Pakar:

– Pengetahuan Pakar: pengetahuan pada suatu

bidang tertentu

• Fakta-fakta, teori, prosedur, aturan, strategi, meta knowledge – Pakar

– Pengalihan Pengetahuan: – Pengalihan Pengetahuan:

• Tambahan pengetahuan, representasi pengetahuan, inferensi pengetahuan, pengalihan pengetahuan ke user. – Inferensi: kemampuan menalar

– Aturan: dalam bentuk aturan IF-THEN

– Fasilitas Penjelasan: penejelasan bagaimana keputusan dibuat

(37)
(38)

## Penjelasan

• Knowledge Acusition: penambahan pengetahuan, mengkonstruksi atau memperluas pengetahuan

• Knowledge Base: berisi pengetahuan

• Inference Engine: program yang berisi metodologi yang digunakan untuk melakukan penalaran terhadap informasi dalam basis

pengetahuan dan blackboard:

– Interpreter: mengeksekusi item-item agenda yang terpilih menggunakan – Interpreter: mengeksekusi item-item agenda yang terpilih menggunakan

aturan

– Scheduler: mengkontrol agenda

– Consistency Enforcer: memelihara kekonsistenan dalam merepresentasikan solusi yang bersifat darurat

• Blackboard: area kerja dalam memori yang digunakan dalam

kejadian yang sedang berlangsung termasuk keputusan sementara – Plan: bagaimana menghadapi masalah

– Agenda: aksi aksi potensial yang sedang menunggu untuk dieksekusi – Solution: calon aksi yang akan dibangkitkan

(39)

## Penjelasan

### memberi penjelasan ttg kelakuan sistem pakar

– Mengapa suatu pertanyaan ditanyakan? – Mengapa suatu pertanyaan ditanyakan? – Bagaimana konklusi dicapai?

– Mengapa ada alternatif yang dibatalkan?

– Rencana apa yang dilakukan mendapatkan solusi?

(40)

### Benefits of Expert Systems

• Memungkinkan orang awam dapat mengerjakan pekerjaan para ahli

• Bisa melakukan proses berulang secara otomatis • Menyimpan pengetahuan dan keahlian pakar

• Meningkatkan output dan produktifitas • Melestarikan keahlian pakar

• Melestarikan keahlian pakar

• Dapat beroperasi pada lingkungan berbahaya

• Dapat meningkatkan kemampuan sistem komputer • Dapat bekerja dengan informasi yang tidak lengkap • Sebagai media pelengkap dalam pelatihan

(41)

## Voice Technologies

• Natural language processing (NLP): Communicating with a computer in English or whatever language you may speak.

• Natural language understanding/speech (voice)

recognition: The ability of a computer to comprehend

instructions given in ordinary language, via the keyboard instructions given in ordinary language, via the keyboard or by voice.

• Natural language generation/voice synthesis:

Technology that enables computers to produce ordinary language, by “voice” or on the screen, so that people can understand computers more easily.

(42)

(43)

Memperbarui...

## Referensi

Memperbarui...

Related subjects :