• Tidak ada hasil yang ditemukan

S PGSD 1003322 abstract

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S PGSD 1003322 abstract"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Kurniawati, Ai Susi. 2014

PENERAPAN STRATEGI REACT (RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERING) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT CAHAYA DI SEKOLAH DASAR

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

PENERAPAN STRATEGI REACT (RELATING, EXPERIENCING,

APPLYING, COOPERATING, TRANSF ERING) UNTUK

MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT CAHAYA DI SEKOLAH DASAR

(Penelitian Tindakan Kelas Pada Pembelajaran IPA di Kelas V SDN I Cibogo Kabupaten Bandung Barat)

oleh

Ai Susi Kurniawati 1003322

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya pemahaman konsep siswa. Hal ini didasarkan observasi awal, jika siswa diberi pertanyaan berhubungan dengan hafalan siswa bisa menjawab, akan tetapi jika diberi pertanyaan tentang pemahaman siswa kurang mampu menjawab dengan tepat. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penelitian tindakan dengan menerapkan strategi REACT. Tujuan dalam penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman konsep. Subjek yang dikenai tindakan yaitu siswa kelas V SDN I Cibogo kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang diadaptasi dari model Kemmis dan Mc. Taggart dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus. Hasil penelitian ditemukan bahwa pemahaman konsep siswa setelah dilakukan tindakan dengan menerapkan strategi REACT mengalami peningkatan. Pada siklus I sebagian besar siswa hanya menguasai satu indikator, hal ini menyebabkan sebagian kecil siswa paham dengan persentase 35,7 %, dengan ketuntasan 35,71%, sedangkan di siklus II sebagian besar siswa menguasai dua indikator, hal ini menyebabkan pemahamn konsep siswa meningkat, sebagian besar siswa paham dengan persentase 57,1 %, dengan ketuntasan 57,14%, dan pada siklus III sebagian siswa menguasai empat indikator, hal ini menyebabkan pemahaman konsep siswa meningkat. Pada umumnya siswa sudah memahami konsep secara keseluruhan dengan persentase 92,9 %, dengan ketuntasan 78,57%. Berdasarkan data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa strategi REACT mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa. Disarankan bagi guru dan peneliti selanjutnya, dalam tahap cooperating siswa sebaiknya diberi waktu yang cukup lama agar proses diskusi lebih maksimal.

Referensi

Dokumen terkait

Siklus I nilai rata-rata siswa 78,59, pada siklus II nilai-nilai siswa 91,75 dan siswa yang lulus KKM pada siklus I 81, 25 % sedangkan pada siklus II yang lulus KKM 93,75 %

Artinya kompetensi pemecahan masalah paling sulit bagi siswa, hanya sebagian kecil siswa yang menguasai kompetensi pemecahan masalah; (2) Dilihat dari presentase di setiap

Pada siklus I persentase rata-rata aktivitas siswa mencapai 53% dengan nilai rata-rata hasil belajar 57.88, pada siklus II mengalami peningkatan dengan rata-rata

Gambar 4.4 Grafik Persentase Ketuntasan Hasil Belajar sebelum. siklus,siklus I, dan siklus II

Di Pra siklus peserta didik hanya 65% yang mencapai KKM dengan rata-rata 71, sedangkan di siklus I peneliti menggunakan teknik Mind Map dalam pembelajaran IPA dengan materi

Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata – rata siswa pada siklus I yaitu 7,4 dengan persentase hasil belajar peserta didik pada siklus I yang tuntas sebesar 59% dan yang

Berdasarkan diagram batang di atas, persentase ketuntasan pada siklus I sebesar 65%, dan persentase siswa yang tidak tuntas 35%. Sedangkan persentase ketuntasan pada

Adapun peningkatan persentase nilai ketuntasan dari pra siklus, siklus I dan siklus II dapat dilihat pada tabel 4 berikut ini Tabel 4 Persentase Perbandingan Ketuntasan Hasil Belajar