• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEDOMAN PEMBANGUNAN DAN PENGELOLAAN PUSAT KOMUNITAS KREATIF

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEDOMAN PEMBANGUNAN DAN PENGELOLAAN PUSAT KOMUNITAS KREATIF"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

PEDOMAN

PEMBANGUNAN DAN PENGELOLAAN

PUSAT KOMUNITAS KREATIF

KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI DIREKTORAT JENDERAL APLIKASI INFORMATIKA

(2)

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ... 2

1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG ... 3

1.2 MAKSUD DAN TUJUAN ... 3-4 1.3 LINGKUP ... 4

1.4 TERMINOLOGI ... 4-5 2 PEMBANGUNAN PUSAT KOMUNITAS KREATIF ... 5

2.1 TANAH ... 5

2.2 BANGUNAN ... 6-9 2.3 SARANA DAN PRASARANA PUSAT KOMUNITAS KREATIF... 9

2.4 UKM SEBAGAI PENGGUNA PUSAT KOMUNITAS KREATIF………..9

3 PENGELOLAAN PUSAT KOMUNITAS KREATIF ... 9

3.1 STRUKTUR ORGANISASI ... 10

3.2 TUGAS DAN FUNGSI ... 11

4 PEMANFAATAN PUSAT KOMUNITAS KREATIF ... 13

4.1 PENGGUNA PUSAT KOMUNITAS KREATIF... 13-14 4.2 TATA CARA PENGGUNAAN PUSAT KOMUNITAS KREATIF ... 14

4.3 PROGRAM KEGIATAN PADA PUSAT KOMUNITAS KREATIF... 14

5 OPERASIONAL PUSAT KOMUNITAS KREATIF ... …..15-16 5.1 PENGAWASAN DAN PEMBINAAN ... 16

5.2 PELAPORAN DAN EVALUASI...16

(3)

1

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Dalam rangka mewujudkan pengembangan industri kreatif sebagaimana tujuan dicanangkannya “Indonesia Kreatif 2009-2015”, diharapkan membawa dampak positif terhadap bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) yang sebagian besar bergerak dibidang industri kreatif.

Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai regulator, fasilitator, integrator dan inisiator berkepentingan untuk melakukan transformasi dari manual bisnis UKM menjadi elektronik bisnis UKM (e-UKM) antara lain melalui pembangunan Pusat Komunitas Kreatif.

Pusat Komunitas Kreatif (PusKomKreatif) adalah hasil kerjasama antara Kementerian komunikasi dan Informatika dengan Pemerintah Provinsi,dan Kabupaten/Kota yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan bidang e-business melalui proses pembelajaran, peningkatan kemampuan bisinis berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pusat Komunitas Kreatif dilengkapi dengan fasilitas akses internet, infrastruktur (perangkat keras) dan perangkat lunak dengan berbagai aplikasi antara lain e-UKM. Oleh karena itu, sebagai acuan atau aturan dalam pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan Pusat Komunitas Kreatif maka perlu dibuat Pedoman Operasional Pusat Komunitas Kreatif agar tetap beroperasi sesuai dengan maksud dan tujuan dibangunnya Pusat Komunitas Kreatif.

1.2 MAKSUD DAN TUJUAN

Pedoman Operasional Pusat Komunitas Kreatif ini sebagai acuan bagi pengelola dalam operasional Pusat Komunitas Kreatif dan pengguna pusat komunitas kreatif dalam memanfaatkan sarana dan prasarana Pusat Komunitas Kreatif.

Tujuan Pedoman Operasional Pusat Komunitas Kreatif ini adalah:

(4)

2. Mewujudkan transformasi dari manual bisnis menjadi elektronik bisnis dan berkreatifitas dengan menggunakan sarana TIK.

3. Meningkatkan komitmen dinas bidang informatika yang ditunjuk oleh pemimpin daerah sebagai penanggung jawab dalam melaksanakan kebijakan, program, dan kegiatan operasional Pusat Komunitas Kreatif.

1.3 LINGKUP

Lingkup pedoman ini meliputi:

1. Pembangunan Pusat Komunitas Kreatif 2. Pengelolaan Pusat Komunitas Kreatif; 3. Pemanfaatan Pusat Komunitas Kreatif;

4. Pengawasan dan Evaluasi kegiatan Pusat komunitas Kreatif.

1.4 TERMINOLOGI

Berikut adalah terminologi yang digunakan dalam lingkup pedoman ini:

1. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha ekonomi produktif yang berdirisendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Mikro, Kecil dan Menengah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang UMKM No. 20 Tahun 2008.

2. Pusat Komunitas Kreatif adalah sebuah bangunan yang difasilitasi media transformasi berbasis Teknologi Komunikasi dan Informatika (TIK) dalam rangka meningkatkan pengetahuan, kreatifitas dan kemampuan masyarakat, khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga dapat membantu transformasi dari manual bisnis menjadi elektronik bisnis, guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah serta taraf hidup masyarakat setempat.

3. Kepala Daerah adalah pimpinan daerah yang mempunyai fungsi sebagai kepala pemerintah daerah. Kepala daerah dapat menjabat sebagai Gubernur, Bupati atau Walikota.

(5)

4. Sarana dan prasarana TIK pada Pusat Komunitas Kreatif adalah hardware, software dan peralatan penunjang yang dipergunakan dalam kegiatan operasional Pusat Komunitas Kreatif.

5. Pengelolaan Pusat Komunitas Kreatif adalah segala kegiatan dan pemanfaatan sarana dan prasarana yang tersedia di Pusat Komunitas Kreatif.

2

PEMBANGUNAN PUSAT KOMUNITAS KREATIF

Dalam pembangunan Pusat Komunitas Kreatif diperlukan penyediaan infrastruktur yang dapat mengakomodasi operasional Pusat Komunitas Kreatif agar berjalan dengan baik. Infrastruktur yang harus disediakan adalah :

2.1 TANAH

Luas tanah dan Lokasi tanah sangat berpengaruh dalam pembangunan Pusat Komunitas Kreatif. Agar memudahkan pengguna Pusat Komunitas Kreatif dalam meletakkan kendaraan yang digunakan, maka luas tanah yang dibutuhkan dalam pembangunan Pusat Komunitas Kreatif minimal 250 m2 .

2.2 BANGUNAN

Dalam bagunan Pusat Komunitas Kreatif dibutuhkan beberapa ruangan yaitu ruangan yang memang harus disiapkan dalam Pusat Komunitas Kreatif (Ruang Utama) dan beberapa ruangan sebagai penunjang kegiatan.

Ruang utama dalam Pusat Komunitas Kreatif yaitu Ruang Kreatifitas, Ruang Pendidikan dan Ruang Pamer. Sedang kebutuhan ruangan sebagai penunjang kegiatan dalam Pusat Komunitas Kreatif antara lain Toilet, Mushola, Ruang tamu, Ruang Makan dll sesuai dengan kebutuhan.

Ruangan yang merupakan kebutuhan utama pada Pusat Komunitas Kreatif adalah :

(6)

1. Ruang Kreatifitas adalah ruangan berbentuk laboratorium yang dilengkapi dengan perangkat TIK yang dapat mengakomodasi pengguna Pusat Komunitas Kreatif dalam mengembangkan kreativitas mereka. Perangkat TIK yang disediakan antara lain hardware dan software yang dapat menunjang kreativitas pengguna Pusat Komunitas Kreatif. Ukuran minimum untuk ruang kreatifitas adalah 5 m X 5 m.

2. Ruang Pendidikan adalah ruangan yang berbentuk kelas dan digunakan oleh masyarakat dalam pembelajaran di bidang teknologi dan informatika. Ruangan ini dilengkapi dengan hardware dan software yang dapat menunjang pembelajaran pengguna Pusat Komunitas Kreatif di bidang teknologi dan informatika. Ukuran minimum untuk ruang Pendidikan adalah 10 m X 5 m.

3. Ruang Pamer dan Resepsionis adalah ruangan yang digunakan untuk memamerkan hasil kreatifitas dan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan di Pusat Komunitas Kreatif. Ruang Pamer ini dilengkapi dengan hardware dan software yang dapat mengakomodasi aktifitas-aktifitas yang akan diselenggarakan di ruang Pamer ini dan menampilkan hasil kreatifitas dan inovasi yang telah dibuat oleh pengguna Pusat Komunitas Kreatif. Ukuran minimum untuk ruang Pamer dan Resepsionis adalah 5 m X 5 m.

2.3 SARANA DAN PRASARANA PADA PUSAT KOMUNITAS KREATIF

Sarana dan prasarana TIK pada Pusat Komunitas Kreatif adalah hardware, software, infrastruktur jaringan (internet, LAN) dan peralatan penunjang yang dipergunakan dalam kegiatan operasional Pusat Komunitas Kreatif.

Kebutuhan Utama pada Pusat Komunitas Kreatif antara lain : 1. Bandwidth Internet akses dengan kapasitas minimal 3 Mbps, 2. Listrik dengan kapasitas minimal 10.000 VA.

Adapun kebutuhan Hardware, Software, sarana dan prasarana pendukung pada Pusat Komunitas Kreatif yang dikelompokkan berdasarkan ruang utama adalah sbb :

(7)

RUANGAN HARDWARE LAIN-LAIN

Ruang Pendidikan 17 PC Client 17 UPS PC Client 1 Server 1 UPS Server 1 Projector 1 Sceen Projector 1 Printer 1 Swich 24 port 1 Wireless router 2 AC 8 meja peserta 16 kursi peserta 1 meja instruktur 1 kursi instruktur 1 Salling Bracket, dll

Ruang Kreatifitas 4 PC Client 1 Handycam 1 Printer

1 AC

1 set meja workstation 4 kursi,dll

Ruang Pamer 1 TV LCD 1 AC

1 lemari

Sarana infrastruktur jaringan internet dan local area network (LAN) merupakan sarana yang harus tersedia pada pusat komunitas kreatif mengingat besarnya manfaat dan fungsi dari infrastruktur tersebut, besarnya kebutuhan minimal koneksi jaringan internet adalah 3 Mbps, adapun jaringan local area network pusat komunitas kreatif dibentuk menggunakan topologi star, berikut ini adalah skema jaringan Pusat Komunitas Kreatif :

Internet Proxy Server ` ` ` ` ` ` Router ` ` ` ` ` ` Hub 24 Port ` ` ` ` ` Ruang Pendidikan Ruang Kreatifitas Ruang Receptionis `

(8)

Arsitektur jaringan Pusat Komunitas Kreatif menggunakan topologi star dalam menghubungkan computer computer yang ada dalam Pusat Komunitas Kreatif. Terdapat server yang berfungsi sebagai :

1. Filtering terhadap situs dan konten negatif (Proxy Server). 2. Network files sharing (File Server).

3. Webserver (webserver untuk menjalankan aplikasi e-ukm Warmasif dan aplikasi berbasis web lainya).

4. Gateway (router yang menghubungkan ke jaringan global dan pengatur jaringan).

2.4 UKM SEBAGAI PENGGUNA PUSAT KOMUNITAS KREATIF

Sebagaimana tujuan dibangunnya Pusat Komunitas Kreatif yaitu sebagai sarana bagi UKM dalam peningkatan pendapatan melalui Teknologi Informasi dan komunikasi, maka dalam pembangunan Pusat Komunitas Kreatif perlu ditinjau terlebih dahulu jumlah UKM yang berada di sekitar lokasi dibangunnya Pusat Komunitas Kreatif, sehingga Pusat Komunitas Kreatif dapat termanfaatkan secara optimal.

3

PENGELOLAAN PUSAT KOMUNITAS KREATIF

Dalam pengelolaan Pusat Komunitas Kreatif, agar dalam pelaksanaanya dapat beroperasi dengan baik dan berkesinambungan, maka Regulasi, SDM dan Infrastruktur perlu menjadi perhatian:

1. Infrastruktur

Infrastruktur Pusat Komunitas Kreatif terdiri dari beberapa bagian diantaranya Bangunan, perangkat keras/hardware, perangkat lunak, jaringan internet dan LAN. Bagian inilah yang menjadi penunjang pengelolaan pusat komunitas kreatif, infrastruktur ini memerlukan pengelolaan dan pemahaman dalam pelaksanaanya agar senantiasa dapat berfungsi dengan baik dan berkesinambungan.

(9)

2. Sumber Daya Manusia

Infrastruktur hanyalah penunjang dari pengelolaan pusat komunitas kreatif, infrastruktur yang baik tidak akan berarti apapun jika tidak ditunjang oleh sumber daya manusia yang baik dan terorganisasi, oleh karena begitu pentingya sdm ini maka kebutuhan jumlah dan kompetensi yang di perlukan menjadi syarat utama yang harus dipenuhi.

3. Regulasi

Regulasi merupakan faktor penunjang keberhasilan dalam pengelolaan pusat komunitas kreatif, oleh karena ini perlu ditetapkan kebijakan – kebijakan dan peraturan yang mendukung dalam pengelolaan pusat komunitas kreatif agar dapat terlaksana dengan baik dan berkesinambungan.

3.1 STRUKTUR ORGANISASI

Struktur Organisasi dari Pusat Komunitas Kreatif dapat dibentuk oleh Kepala Daerah dengan menunjuk Dinas terkait dengan Bidang Aplikasi Informatika sebagai Penanggung Jawab dalam melaksanakan Kebijakan, Pengawasan dan Kegiatan Pusat Komunitas Kreatif.

Contoh struktur organisasi Pusat Komunitas Kreatif dapat dibentuk seperti yang tergambarkan di Gambar 2 di bawah ini.

Gambar 2 : Struktur Organisasi Pusat Komunitas Kreatif

Kepala

(10)

3.2 TUGAS DAN FUNGSI

1. Kepala Pengelola Pusat Komunitas Kreatif mempunyai tanggung jawab sebagai berikut:

a. Bertanggung jawab penuh atas keberlangsungan kegiatan Pusat Komunitas Kreatif

b. Bertanggung jawab terhadap pemanfaatan sarana dan prasarana yang tersedia di Pusat Komunitas Kreatif

c. Melaporkan kegiatan dan pemanfaatan Pusat Komunitas Kreatif kepada Kepala Daerah dan Kementerian Komunikasi dan Informatika secara berkala.

2. Bagian Operasional Pengelola Pusat Komunitas Kreatif mempunyai tanggung jawab sebagai berikut:

a. Bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan operasional Pusat Komunitas Kreatif.

b. Melaporkan kegiatan Operasional kepada kepala Pusat Komunitas Kreatif 3. Bidang Teknis mempunyai tanggung jawab sebagai berikut:

a. Mengkonfigurasi dan mengoptimalkan jaringan LAN dan konektifitas internet Pusat Komunitas Kreatif;

b. Menjaga Keamanan dan kontinuitas system jaringan yang digunakan (Network Administrator);

c. Memelihara perangkat lunak;

d. Menjamin berjalannya aplikasi-aplikasi yang terdapat pada Pusat Komunitas Kreatif (Applications Administrator);

e. Memutakhirkan dan memodifikasi sesuai kebutuhan, informasi/data yang ditampilkan, software dan hardware yang disediakan di Pusat Komunitas Kreatif (Content Developer);

f. Menjamin peralatan yang terdapat di Pusat Komunitas Kreatif dapat beroperasi dengan baik dengan melakukan pengecekan, perawatan, dan pemeliharaan secara rutin serta memonitor operasional seluruh sarana yang tersedia pada Pusat Komunitas Kreatif (Maintenance);

(11)

g. Membantu pengguna dalam memanfaatkan fasilitas yang terdapat dalam Pusat Komunitas Kreatif sesuai dengan fungsi dan tujuan fasilitas tersebut (Help Desk);

4. Bidang Pendidikan mempunyai tanggung jawab sebagai berikut:

a. Menyusun rencana program dan Jadwal Kegiatan pelaksanaan pembelajaran, pelatihan dan pengembangan kreatifitas pada Pusat Komunitas Kreatif sesuai dengan kebutuhan pengguna dan target yang ingin dicapai setiap tahun;

b. Menyusun silabus pendidikan bidang Teknologi Informasi yang dapat diaplikasikan untuk mentransformasi manual bisnis menjadi elektronik bisnis; c. Melaksanakan kegiatan pelatihan baik yang sudah terjadwal maupun

tidak terjadwal pada Pusat Komunitas Kreatif

5. Bagian Umum mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

a. Bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan BagianUmum dari Pusat Komunitas Kreatif.

b. Melaporkan kegiatan bagian Umum kepada Ketua Pusat Komunitas Kreatif.

6. Bidang Kerjasama mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: a. Memperkenalkan keberadaan Pusat Komunitas Kreatif melalui

pertemuan/sosialisasi kepada masyarakat umum, khususnya komunitas UMKM (Humas);

b. Sebagai Contact PersonPusat Komunitas Kreatif ;

c. Bekerja sama dengan instansi lain (negeri maupun swasta) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Pusat Komunitas Kreatif.

7. Bidang Administrasi dan Perlengkapan mempunyai tanggung jawab sebagai berikut:

a. Mencatat semua kegiatanyang berlangsung di Pusat Komunitas Kreatif dan pemanfaatan Pusat Komunitas Kreatif;

(12)

c. Menjaga keamanan fisik semua sarana dan prasarana yang terdapat di Pusat Komunitas Kreatif

4

PEMANFAATAN PUSAT KOMUNITAS KREATIF

4.1 PENGGUNA PUSAT KOMUNITAS KREATIF

Pengguna Pusat Komunitas Kreatif adalah masyarakat setempat dan instansi– instansi pemangku kepentingan antara lain pemerintah daerah setempat yang mempunyai program terkait dengan literasi Teknologi Informatika dan Komunikasi (TIK) khususnya transformasi manual ke elektronik. Masyarakat setempat dapat berupa komunitas/organisasi kemasyarakatan/lembaga swadya masyarakat (LSM) yang ingin meningkatkan kemampuan dan kreatifitas melalui TIK, dan komunitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam rangka meningkatkan perekonomian setempat melalui transformasi manual bisnis menjadi elektronik bisnis.

Pusat Komunitas Kreatif selain dimanfaatkan sebagai Pusat kegiatan para UKM, juga dapat dipergunakan oleh masyarakat sebagai :

1.

Pusat Pembelajaran

Tempat Pembelajaran, Pelatihan dan Pengembangan inovasi dan kreatifitas di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi UKM

2.

Pusat Akses Komunitas UKM

Pusat Akses informasi bagi UKM dalam mengembangkan inovasi dan kreatifitas yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.

3.

Pusat Pameran Produk Digital UKM

Tempat Pameran berbagai produk digital UKM (hasil transformasi manual ke elektronik) dengan menampilkan hasil pengembangan kreativitas di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi khusunya bidang e-Business

4.2 TATA CARA PENGGUNAAN PUSAT KOMUNITAS KREATIF

Pengguna Pusat Komunitas Kreatif adalah masyarakat setempat dan instansi– instansi pemangku kepentingan antara lain pemerintah daerah setempat yang mempunyai program terkait dengan literasi Teknologi Informatika dan Komunikasi

(13)

(TIK) khususnya transformasi manual ke elektronik. Masyarakat setempat dapat berupa komunitas/organisasi kemasyarakatan/lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang ingin meningkatkan kemampuan dan kreatifitas melalui TIK, dan komunitas Usaha, Kecil dan Menengah (UKM) dalam rangka meningkatkan perekonomian setempat melalui transformasi manual bisnis menjadi elektronik bisnis.

4.3 PROGRAM KEGIATAN PADA PUSAT KOMUNITAS KREATIF

Sesuai dengan tujuan dibangunnya Pusat Komunitas Kreatif yaitu sebagai sarana transformasi manual Business menjadi elektronik Business, maka kegiatan pada Pusat Komunitas Kreatif antara lain :

1. Pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi UKM: a. Pelatihan Dasar bidang IT bagi UKM

Bagi UKM pemula tentunya sangat membutuhkan pengenalan IT terlebih dahulu, sehingga perlu diperkenalkan pengetahuan dasar TIK secara menarik. Kepada UKM pemula dapat diajarkan cara membuat e-mail, messager, voip, ftp, browsing di Internet, membuat blog dan social networking (Facebook, twiter).

b. Manajemen bagi UKM

Beberapa contoh pelatihan dibidang manajemen antara lain : Aplikasi perkantoran (Open office atau Microsoft Office) bagi para UKM akan dengan mudah, cepat mengerjakan pembukuan, keuangan dan administrasi kegiatan.

c. Produksi

Beberapa penggunaan aplikasi diajarkan dalam rangka peningkatan produksi antara lain : aplikasi dalam mendisain suatu produk melalui pelatihan multimedia dan disain grafis (photoshop & Gimp, corel&linkscape, 3D max &blender).

(14)

Dengan Multimedia, company profile yang menampilkan produk akan lebih menarik untuk pemasaran (multimedia, flash, visual studio dll)

e. Penjualan On Line.

Aplikasi e-Commerce (perdagangan secara elektronik) sangat dibutuhkan oleh para UKM. Dengan belajar cara membuat website e-Commerce, membangun toko online dengan aplikasi jomla dan wordpress dan mengimplementasikannya Warmasif e-UKM diharapkan para UKM akan meningkat jumlah penjualannya.

2. Pengembangan Inovasi dan kreatifitas pada UKM melalui TIK

Untuk UKM yang telah memiliki kemampuan dalam menggunakan peralatan Teknologi Informasi, dan ingin berkreatifitas sendiri tanpa bantuan instruktur, maka dengan memanfaatkan fasilitas yang ada pada ruang Kreatifitas, para UKM dapat meningkatkan kemampuan kreatifitas

a. Pemasaran Produk UKM

Dengan mengunakan aplikasi untuk perdagangan (e-Commerce) antara lain aplikasi e-UKM yang tersedia pada Pusat Komunitas Kreatif, maka komunitas UKM dengan semangat kebersamaan dapat membangun e-Commerce dengan menjual produk produk yang dimiliki. Perlu pemikiran khusus dalam pembangunan dan pengelolaan sebuah e-Commerce agar pembeli produk online dan penjual tidak saling dirugikan.

5 OPERASIONAL PUSAT KOMUNITAS KREATIF

5.1 PENGAWASAN DAN PEMBINAAN

Kementerian Kominfo dan Pemrintah Daerah dimana lokasi Pusat Komunitas Kreatif dibangun, harus berperan dalam pengawasan dan pembinaan agar Pusat Komunitas Kreatif dibangun sesuai dengan tujuan dan beroperasi dengan pengelola yang memiliki kemampuan cukup serta optimal pemanfaatannya.

(15)

Pengawasan dilaksanakan pada saat pembangunan, pengoperasian Pusat Komunitas Kreatif. Pengawasan pada saat pengoperasian Pusat Komunitas Kreatif dapat dilakukan dengan melakukan :

1.

monitoring melalui pemantauan web monitoring atau kunjungan langsung.

2.

laporan yang diterima dari kepala pengelola Pusat Komunitas Kreatif.

Pengelola Pusat Komunitas Kretaif harus memiliki kemampuan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Khusus untuk petugas bidang pendidikan dan teknis harus memiliki pengetahuan dan kemampuan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Hal ini disebabkan karena peran kedua bidang tersebut merupakan peranan utama dalam setiap kegiatan di Pusat Komunitas Kreatif. Sehingga dengan perkembangan dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi yang cepat berkembang, maka pengelola Pusat Komunitas kreatif khusunya personil yang duduk di bidang teknis dan pendidikan dituntut memiliki kemampuan yang terus dikembangkan..Untuk itu Kementrian Kominfo membantu melakukan pembinaan dengan memberikan pendampingan kepada pengelola Pusat Komunitas Kreatif . Pembinaan dilakukan pada saat pembangunan Pusat Komunitas Kreatif dimulai yaitu dengan mengajak serta pengelola melihat instalasi jaringan, hardware dan software, sehingga diharapkan apabila terjadi kerusakan dapat menyelesaikan sendiri.

Pada saat pengoperasian Pusat Komunitas Kreatif telah berjalan kepada para pengelola masih perlu mendapat pendampingan dari Kominfo dan Pemerintah Daerah sendiri agar pengelola semakin meningkat kemampuannya .

5.2 PELAPORAN DAN EVALUASI

Pelaporan dari Kepala Pusat Komunitas Kreatif kepada Pemerintah Daerah dan Kementerian Kominfo yang rutin harus dilakukan. Minimal satu tahun dilakukan dua kali. Pelaporan meliputi kondisi infrastruktur (bangunan, peralatan, hardware, software), SDM pengelola, program kegiatan yang akan/telah berlangsung, kebijakan kebijakan yang telah diterapkan dll. Dengan pelaporan yang lengkap

(16)

akan memudahkan dalam mengevaluasi operasional Pusat komunitas Kreatif . memudahkan para pengambil kebijakan dalam mengambil keputusan.

6

PENUTUP

Pedoman Pembangunan dan Pengelolaan Pusat Komunitas Kreatif ini sebagai acuan bagi Pemerintah daerah dalam membangun dan mengelola pelaksanaan kegiatan operasional Pusat Komunitas Kreatif dan pengguna yang memanfaatkan Pusat Komunitas Kreatif sebagai media transformasi kegiatan manual menjadi elektronik melalui pembelajaran, peningkatan kreatifitas masyarakat/komunitas di bidang Teknologi Komunikasi dan Informatika.

Gambar

Gambar 2 : Struktur Organisasi Pusat Komunitas Kreatif

Referensi

Dokumen terkait

Pusat Data dan Informasi Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau dapat disingkat PUSDATIN, merupakan salah satu divisi pemerintahan yang bertugas melaksanaan

BOK merupakan bantuan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mendukung operasional puskesmas dalam rangka pencapaian program kesehatan prioritas nasional, khususnya kegiatan

Standar Operasional Prosedur adalah pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja instasi pemerintah

(1) Maksud disusunnya Peraturan Bupati ini adalah sebagai pedoman / acuan bagi Pengelola Arsip/Unit KeArsipan di lingkungan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan

Buku Panduan ini dibuat sebagai pedoman/acuan dalam pelaksanaan Diklat Pengelolaan Konservasi SDAHE Secara Partisipatif; baik bagi peserta, pengajar/fasilitator/widyaiswara

Maksud pembuatan Pedoman ini adalah sebagai acuan bagi Pengelola dan Operator Pelabuhan Khusus Migas dalam menerapkan prinsip-prinsip Pengelolaan Pelabuhan Khusus Migas yang

Adapun maksud disusunnya pedoman pengelolaan informasi dan dokumentasi di RSUD Provinsi NTB ini adalah sebagai acuan bagi setiap unit- unit dalam mengelola dan

PPT tersebut membahas tentang pengelolaan BOSP (Bantuan Operasional Sekolah Pusat) beserta kesulitan dan hambatan dalam pembuatan