• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Eko (2005, hal:11) E-Commerce didefinisikan sebagai cara bagi seorang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Eko (2005, hal:11) E-Commerce didefinisikan sebagai cara bagi seorang"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 E-Commerce

Menurut Eko (2005, hal:11) E-Commerce didefinisikan sebagai cara bagi seorang konsumen untuk dapat membeli barang yang diinginkan secrara online. CommerceNet, sebuah konsorsium industri, memberikan definisi yang lengkap, pengguna jejaring komputer ( komputer yang saling terhubung ) sebagai sarana penciptaan relasi bisnis. Tidak puas dengan definisi tersebut, CommerceNet menambahkan bahwa didalam E-Commerce terjadi proses pembelian dan penjualan jasa atau produk antara dua belah pihak melalui Internet atau pertukaran dan distribusi informasi antara dua pihak didalam satu perusahaan dengan menggunakan Internet.

Triton (2006), menjelaskan bahwa E-Commerce (Electronic Commerce) sebagai perdagangan elektronik dimana untuk transaksi perdagangan baik membeli maupun menjual dilakukan melalui elektronik pada jaringan internet. Keberadaan E-Commerce sendiri dalam

internet dapat dikenali melalui adanya fasilitas pemasangan iklan, penjualan, dan service support

terbaik bagi seluruh pelanggannya dengan menggunakan sebuah toko online berbentuk web yang setiap harinya beroperasi selama 24 jam.

Kesimpulan E-commerce adalah dimana transaksi perdagangan baik membeli maupun menjual dilakukan melalui elektronik pada jaringan internet, yang dikenali melalui adanya fasilitas pemasangan iklan, penjualan, dan service dengan menggunakan sebuah took online berbentuk web yang setiap harinya beroperasi selama 24 jam. Jadi seorang konsumen dapat membeli barang yang diinginkan secara online.

(2)

2.2 Struktur dan Klasifikasi E-Commerce Terdapat 2 (dua) tipe umum e-commerce :

a. Buiness-to-consumer (B2C) : transaksi online terjadi antara perusahaan dengan konsumen individual e-tailing : ritel online, biasanya B2B.

b. Business-to-business (B2B) : perusahaan melakukan transaksi online dengan perusahaan lain.

Infrastruktur e-commerce: a. Internet : jaringan global

b. Intranet : jaringan milik perusahaan atau organisasi yang menggunakan teknologi

Internet, seperti protocol internet, browser Web.

c. Extranet : jaringan melalui internet yang menghubungkan beberapa internet. Selain infrastruktur, aplikasi e-commerce juga ditunjang oleh lima pilar :

a. SDM (people)

b. Peraturan / perundangan public (Public Policy)

c. Pemasaran dan Periklanan (Marketing and Advertisement) d. Layanan-layanan pendukung (Support and Services) e. Kemitraan Usaha (Business partnership)

Klasifikasi e-commerce menurut pola intraksi / transaksi : a. B2B dan B2C

enterprise

(3)

Sumber : http://www.quadrotechinc.com; Senin, 19 oktober 2008

Gambar 2.1 Business-to-Costumer

b. Business-to-business-toconsumer (B2B2C) : model EC dimana suatu perusahaan menjual produk atau jasa kepada perusahaan lain yang memiliki konsumennya sendiri.

Sumber : http://www.quadrotechinc.com; Senin, 19 oktober 2008

Gambar 2.2 Klasifikasi Business-to-business-to-consumer

2.3 Sistem

Sistem menurut Hariyanto (2004, hal:59) adalah sekumpulan objek-objek yang saling berelasi dan berintraksi serta hubungan antar objek bisa dilihat sebagai satu kesatuan yang dirancang untuk mencapai satu tujuan.

Dari beberapa pengertian sistem diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa system adalah kumpulan elemen-elemen yang saling terkait dan bekerja sama untuk memproses masukan (input) yang ditunjukan kepada system tersebut dan mengolah masukan tersebut sampai

customer pemasok pemasok pemasok pemasok Portal EC konsummen

(4)

menghasilkan keluaran (output) yang diinginkan. Atau suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

2.4 Penjualan

Penjualan menurut Rangkuty (2008, hal:48) adalah suatu proses kegiatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor social, budaya, politik dan ekonomi dan manajerial. Akibat dari berbagai faktor tersebut masing-masing individu maupun kelompok mendapatakan kebutuhan dan keinginan dengan menciptakan, menawarkan, dan menukarkan produk yang memilki nilai komuditas.

Menurut Basu (2001, hal:8) penjualan adalah sistem keseluruhan dari kegiatan yang ditunjukkan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang, jasa, ide kepada pasar sasaran agar dapat mencapai tujuan organisasi.

Dari beberapa definisi diatas, Nampak dengan jelas bahwa penjualan itu merupakan sejumlah kegiatan yang terjadi akibat perpindahan barang atau jasa dari tangan produsen hingga ke tangan konsumen dan tercakup di dalamnya segala kegiatan sebelum dan sesudah pemindahan barang atau jasa tersebut.

2.5 Website

World Wide Web (www) atau biasa disebut dengan web, merupakan salah satu sumber

daya internet yang berkembang pesat. Informasi web didistribusikan melalui pendekatan

hypertext, yang memungkinkan suatu teks pendek menjadi acuan untuk membuka dokumen lain.

(5)

suatu dokumen ke dokumen yang lain. Dokumen-dokumen yang diaksespun dapat tersebar diberbagai mesin dan bahkan diberbagai Negara.

Perubahan informasi dalam halaman-halaaman web dapat ditangani melalui perubahan data, bukan melalui perubahan program kecuali jika memang diharuskan adanya perubahan dari sintaknya atau kode programnya.

Sebagai imlementasinya, aplikasi web dapat dikoneksikan ke basis data terutama

Macromedia Dreamweaver dengan sintak program PHP dengan PHPMyAdmin (Sunarto,

2009:52).

2.6 PHP

Menurut Peranginangin (2006 : 2) PHP singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yang di gunakan sebagai script server-side dalam pengembangan web yang disisipkan pada dokumen HTML.

PHP dikatakan sebagai sebuah server-side embedded script language artinya sintaks-sintaks dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan oleh server tetapi disertakan pada halaman HTML biasa. Aplikasi-aplikasi yang dibangun oleh PHP pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan di server.

Ketika menggunakan PHP sebagai server-side embedded script language maka server akan melakukan hal-hal sebagai berikut :

(6)

b. Mencari halaman/page di server

c. Melakukan instruksi yang diberikan oleh PHP untuk melakukan modifikasi pada halaman/page.

d. Mengirim kembali halaman tersebut kepada client melalui internet atau intranet. Sedangkan teknik menggunakan PHP menurut Nugroho (2004, hal:114-115) untuk memulai program PHP, pembaca dapat memulainya denagn mengenal sebuah tag pengenal PHP yang digunakan untuk menuliskan kode PHP. Untuk menuliskan dan memperkenalkan kode PHP, pembaca harus memulainya dengan tanda <?php, setelah tanda tersebut pembaca dapat melanjutkan dengan kode kode program isi di dalamnya. Untuk mengakhiri kode program tersebut, pembaca dapat menutupnya dengan tanda ?>.

Berikut adalah beberapa cara untuk bisa menggunakan PHP :

Tabel 2.1. Contoh Sintak Menggunakan PHP

No Awal Akhir

1 <? ?>

2 <?php ?>

3 <scrift language =”php”> </script>

4 <% %>

2.7 Database

Menurut Peranginangin (2006 : 380) Database adalah bagian penting dari pemograman modern, sehingga keseluruhan bahasa program menyediakan fungsi untuk mengakses data. Strandar utama untuk bahasa database adalah Structured Query Language (SQL). SQL

(7)

distandardisasi sebagai bahasa untuk menciptakan database, menyimpan informasi kedalam database, dan mendapatkan kembali informasi darinya.

2.8 MySQL

Pendapat Sukarno (2006, hal:3) mengenai pengertian MySQL adalah merupakan perangkat lunak untuk system manajemen database (database management system). Karena sifatnya yang open source dan memiliki kamampuan menampung kapasitas yang sangat besar, maka MySQL menjadi database yang sangat popular dikalangan programmer web.

Pada bulan Mei 1996, MySQL versi 1.0 berhasil dirilis namun penggunanya terbatas 4 orang saja.mnamun di bulan Oktober di tahun yang sama versi 3.11.0 dilepaskan ke public tapi belum bersifat open source. Bulan Juni 2000, MySQL AB mengumumkan bahwa sejak versi 3.23.19, MySQL adalah merupakan software database yang bebas berlisensi GPL atau General Public License yang open source. Mulanya MySQL hanya berjalan di system operasi linux namun pada saat MySQL versi 3.22 tahun 1998-1999 sudah tersedia diberbagai platform termasuk windows. Ini terjadi karena MySQL menjadi semakin populer dan dilirik banyak orang karena kestabilan dan kecepatan yang meningkat.

Beberapa keuanggulan dari MySQL adalah:

a. Mampu menangani jutaan user dalam waktu yang bersamaan. b. Mampu menampung lebih dari 50.000.000 record.

c. Sangat cepat mengekskusi perintah.

d. Memiliki user privilege yang mudah dan efisien.

(8)

Banyak pendapat yang mengemukakan pengertian dar Apache, menurut pendapat Sukarno (2006 : 3-4) mengemukakan Apache merupakan web server yang digunakan dalam pemrogramman web berbasis server.

Adapun pertimbangan memilih Apache adalah:

1. Apache termasuk dalam kategori free software (software gratis) 2. Instalasi Apache sangat mudah

3. Mampu beroperasipada banyak platform didtem operasi seperti Aux 3.1, BSDI 2.0, linux, dan Windows

4. Apache mudah dalam penambahan peripheral lainnya kedalam platform web server, misalnya menambahkan modul

Sedangkan menurut pendapat Dwiyoga dalam Rahmayanti (2008 : 11) mengemukakan

Apache adalah adalah paket aplikasi yang digunakan untuk web server yang handal dan stabil.

Pada dasarnya web server lainnya, Apache hanya menunggu adanya permintaan (request) yang di ajukan client melalui browser (Mozila, Netscape, Opera, dan lain-lain). Setelah ada

request dari client, maka langkah selanjutnya web server akan memproses request tersebut dan

mengirimkan data-data yang di inginkan client. Agar web server dapat berkomunikasi dengan

web client (Browser), maka dibutuhkan suatu protokol yang mengatur komunikasi antara

keduanya, protokol tersebut adalah Hyper Text Transfer Protocol (HTTP). Protokol ini berfungsi untuk transfer file HTML dan web. Jadi dapat disimpulkan Apache adalah perangkat lunak yang merupakan paket yang ada pada aplikasi pemrogramman web.

(9)

2.10. Macromedia Dreamweaver

Dreamweaver MX adalah suatu bentuk program editor web yang dibuat oleh

Macromedia dengan alamat website www.macromedia.com. Dengan menggunakan program ini, seorang programmer web dapat dengan mudah membuat dan mendisain webnya. Dreamweaver MX selain sebagai sebagai editor yang komplet juga dapat digunakan sebagai animasi sederhana yang berbentuk layer dengan bantuan javascript yang didukungnya. (Nugroho 2008 : 2).

Salah satu kelebihan Dreamweaver adalah ruang kerja Dreamweaver beserta tool yang tersedia dapat digunakan dengan sangat mudah dan cepat sehingga bisa dibangun suatu website dengan cepat dan tanpa harus melakukan coding. Selain itu, Dreamweaver juga mempunyai integrasi dengan produk Macromedia lainnya, seperti Flash dan Fireworks.

Fungsi coding Dreamweaver tidak hanya mendukung coding HTML, tetapi juga CSS (Cascading Style Sheet), javascript, coldfusion, ASP(Active Server Pages), JSP (Java Server

Pages), dan Dreamweaver juga memunkingkan untuk anda membangun website dengan server

berbahasa CFML (Coldfusion Markup Languange), ASP.net, JSP dan PHP.

2.11. UML (Unified Modelling Language)

Menurut Nugroho (2005:16), UML didefinisikan sebagai bahasa visual untuk menjelaskan, memberikan spesifikasi, merancang, membuat model dan mendokumentasikan aspek-aspek dari sebuah sistem.

Karena tergolong bahasa visual, UML lebih mengedepankan penggunaan diagram untuk menggambarkan aspek dari sistem yang sedang dimodelkan. Bahasa visual lebih ke mental

(10)

model pikiran kita, sehingga permodelan menggunakan bahasa visual lebih mudah dan lebih cepat dipahami dibandingkan apabila dituliskan dalam sebuah bahasa pemrograman.

Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah “bahasa” yang telah menjadi standar

dalam industri untuk visualisasi, merancanng dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML, menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem. Ada beberapa diagram dalam UML (Unified Modelling Language) antara lain :

1) Use Case Diagram.

Use case diagram mengambarkan interaksi antara use case dan actor. Use case

merupakan gambaran funsional dari sistem berdasarkan kebutuhan persfektif pengguna. Actors menggambarkan orang atau sistem yang berkembang atau menerima informasi dari sistem.

Actors berada di luar sistem. Banyak informasi yang di dapat kumpulkan dari use case diagram.

Satu diagram menggambarkan keseluruhan fungsi sistem.

Tabel 2.2. Notasi Use Case Diagram

No Nama Deskripsi Simbol

1 Actor

Actor adalah pengguna sistem. Actor merupakan tipe entitas tapi

berada di luar sistem. Actor dapat berupa pengguna manusia, perangkat keras eksternal, atau subjek lainnya.

Actor

2 Use case

Digambarkan sebagai lingkaran

ellips. Merupakan urutan kegiatan

yang beriteraksi dengan actor di dalam sistem.

Use Case

3 Association

Merupakan penguhubung antara

(11)

2) Class Diagram

Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah

objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan (atribut/ properti) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metoda/fungsi). Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti

containment, pewarisan, asosiasi, dan lain-lain.

3) Statechart Diagram

Statechart diagram menggambarkan transisi dan perubahan keadaan (dari satu

state ke state lainnya) suatu objek pada sistem sebagai akibat dari stimuli yang diterima.

Pada umumnya statechart diagram menggambarkan class tertentu (satu class dapat memiliki lebih dari satu statechart diagram).

Tabel 2.3 Notasi Statechart Diagram

No Nama Deskripsi Simbol

1 State

Notasi State menggambarkan kondisi

sebuah entitas, dan digambarkan dengan segiempat yang pinggirnya tumpul dengan nama state didalamnya.

(12)

2 Transition

Sebuah Transition menggambarkan sebuah perubahan kondisi objek yang disebabkan oleh sebuah event. Transition digambarkan dengan sebuah anak panah dengan nama event yang ditulis diatasnya, dibawahnya atau sepanjang anak panah tersebut.

Transition

3 Initial state

Initial State adalah sebuah kondisi

awal sebuah object sebelum ada perubahan keadaan. Initial State digambarkan dengan sebuah lingkaran solid. Hanya satu Initial State yang diizinkan dalam sebuah diagram

4 Final State

Final State menggambarkan ketika

objek berhenti memberi respon terhadap sebuah event. Final State digambarkan dengan lingkaran solid didalam sebuah lingkaran kosong.

4) Activity Diagram

Activity diagram menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang

(13)

terjadi, dan bagaimana mereka berakhir. Activity diagram juga dapat menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi.

5) Sequence Diagram

Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar

sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atar dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait).

6) Collaboration Diagram

Collaboration diagram juga menggambarkan interaksi antar objek seperti

sequence diagram, tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek dan bukan

pada waktu penyampaian message. Setiap message memiliki sequence number, di mana

message dari level tertinggi memiliki nomor 1. Messages dari level yang sama memiliki

prefiks yang sama.

7) Component Diagram

Component diagram menggambarkan struktur dan hubungan antar komponen

piranti lunak, termasuk ketergantungan (dependency) di antaranya. Komponen piranti lunak adalah modul berisi code, baik berisi source code maupun binary code, baik library maupun executable, baik yang muncul pada compile time, link time, maupun run time. Umumnya komponen terbentuk dari beberapa class dan/atau package, tapi dapat juga dari komponen-komponen yang lebih kecil. Komponen dapat juga berupa interface, yaitu kumpulan layanan yang disediakan sebuah komponen untuk komponen lain.

(14)

Deployment / physical diagram menggambarkan detail bagaimana komponen di-

eploy dalam infrastruktur sistem, di mana komponen akan terletak (pada mesin, server

atau piranti keras apa), bagaimana kemampuan jaringan pada lokasi tersebut, spesifikasi server, dan hal-hal lain yang bersifat fisikal.

Dengan pemodelan menggunakan UML ini, pengembang dapat melakukan:

1. Tinjauan umum bagaimana arsitektur sistem secara keseluuhan

2. Bagaimana objek-objek dalam sistem saling mengirimkan pesan ( mesagge ) dan saling bekerjasama satu sama lain.

3. Menguji apakah sistem sudah berfungsi sebagaimana mestinya.

4. Dokumentasi sistem untuk keperluan-keperluan tertentu di masa yang akan datang.

Rancang Bangun

Menurut Hasan dalam Alvin (2006:14) Rancang bangun adalah suatu istilah umum untuk membuat atau mendesain suatu objek dari awal pembuatan sampai akhir pembuatan.

Rancang bangun berawal kata desain yang artinya perancangan, rancang, desain, bangun. Sedangkan merancang artinya mengatur, mengerjakan atau melakukan sesuatu dan perancangan artinya proses, cara, perbuatan merancang. Dapat disimpulkan arti kati desain adalah proses, cara, perbuatan dengan mengatur segala sesuatu sebelum bertindak atau merancang.

(15)

(http://www.desain-isidps.com/artikell.php/), 20 juli 2010

Dari kedua pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa rancang bangun merupakan tahapan-tahapan untuk menghasilkan sebuah hasil yang diinginkan dengan cara membuat dan mendesain objek yang diinginkan yang melalui beberapa proses.

Gambar

Gambar 2.1 Business-to-Costumer
Tabel 2.1. Contoh Sintak Menggunakan PHP
Tabel 2.2. Notasi Use Case Diagram
Tabel 2.3 Notasi Statechart Diagram

Referensi

Dokumen terkait

LAKIP Tahun 2015 Pengadilan Negeri Demak 29 Terdapat 26 perkara sisa perkara gugatan perdata tahun 2015 dimana keseluruhan jumlah sisa pekrara dapat diselesaikan di

• Citra biner hasil pengambangan berguna untuk memisahkan objek dengan latar belakang pada citra asalnya.. • Citra biner menjadi template untuk

Selama ini belum ada penelitian yang mengkaji bagaimana kemampuan fraksi tidak tersabunkan yang terdapat dalam DALMS yang mengandung senyawa bioaktif multikomponen

Tujuan peneliti yang ingin dicapai adalah “untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah menerapkan metode Ceramah Plus Demontrasi dan Latihan pada materi

Objektif kajian yang telah diperolehi sepenuhnya dan keputusan menunjukkan bahawa faktor sumber maklumat dan pengaruh mempunyai hubungan yang positif dan signifikan

Selanjutnya syarat yang ketiga untuk sahnya satu perikatan adalah adanya hal tertentu yang diperjanjikan maka ini berarti bahwa apa yang diperjanjikan harus cukup jelas dalam

Selanjutnya syarat yang ketiga untuk sahnya satu perikatan adalah adanya hal tertentu yang diperjanjikan maka ini berarti bahwa apa yang diperjanjikan harus cukup jelas dalam

Ikatan asam lemak ini sulit diurai oleh tubuh dan terbawa dalam aliran darah dan akan mengendap pada pembuluh darah di jantung dan menyumbat aliran darah, sehingga dapat