• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL TRANSAKSI SOFTWARE AKUN GAME ONLINE DI KALANGAN PENGGUNA GAME ONLINE ( STUDI PADA MAHASISWA IAIN AMBON) PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PROPOSAL TRANSAKSI SOFTWARE AKUN GAME ONLINE DI KALANGAN PENGGUNA GAME ONLINE ( STUDI PADA MAHASISWA IAIN AMBON) PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

TRANSAKSI SOFTWARE AKUN GAME ONLINE DI KALANGAN PENGGUNA GAME ONLINE ( STUDI PADA MAHASISWA IAIN AMBON)

PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH

Moh. Sahrul Tihun 190101041

PROGRAM STUDI HUKUM EKONOMI SYARIAH FAKULTAS SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON 2023/2024

(2)

1 ii

(3)

i

KATA PENGANTAR

Alhamdulilah segalah puji bagi Allah SWT atas segalah limpahan karunia dan inayah-nya kepada kita semua, salawat bertangkai salam selalu tercurahkan kepada baginda Rasulullah SAW, berserta keluarga, sahabat dan para pengikutnya hingga akhir zaman. Teruntuk orang tua saya terimakasi atas segalah cinta dan kasi sayang yang telah ayah dan ibu berikan kepada saya sehingga segalah perjuangan pada titik ini saya persembahkan kepada orang tua yang paling berharga dalam hidup saya

Pencapaian penulis dalam penulisan proposal ini tidak terlepas dari bantuan dosen dosen pengampuh mata kuliah dan juga bantuan dari berbagai pihak oleh karena itu pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimah kasih yang sebesar besarnya.

Demikian dengan segala bantuan yang di berikan kepada penulis demi menyempurnakan skripsi semoga semua budi baik yang telah di berikan pada penulis di balas oleh allah SWT. amiin

Ambon, 01, Februari 2023 PENULIS

iii

(4)

ii KOMPOSISI BAB

COVER HALAMAN………i

LEMBARAN PENGESAHAN PEMBIMBING………..….ii

KATA PENGANTAR………..iii

KOMPOSISI BAB………...iv

A. Latar Belakang……….……..1

B. Rumusan Masalah……….….9

C. Batasan Masalah………...……10

D. Tujuan Dan Manfaat Penilitian……….10

E. Pengertian Judul……….…….…….11

F. Metode Penilitian……….………..……..12

G. Penelitian Terdahulu……….……….14

H. Sistematika Penulisa……….…………15 Daftar Pustaka

iv

(5)

1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Teknologi merupakan sebah perangkat untuk membantu aktivitas kehidupan manusia dan dapat mengurangi ketidakpastian yang di timbulkan oleh sebab akibat yang meliputi dalam mencapai tujuan. Teknolgi menghubungkan manusia dengan kemudahan dalam mencapai berbagai hal yang tidak di ketahui sebelumnya, mulai majunnya perkembangan teknologi komunikasi, sebuah media penghubung yang dinamakan internet pun mulai tercipta dan mulai menyebar luas sebagai sarana komunikasi dan media informasi.1

Sejak tahun 1990an internet mulai dikenal dan merupakan produk yang paling banyak digunakan oleh masyarakat. Internet mengakomodasi penggunanya untuk melakukan berbagai hal yang diinginkan, sebab internet dapat dijadikan sebagai sumber informasi, tempat untuk menyalurkan ekspresi atau sarana untuk menambah eksistensi dan sarana untuk memperoleh kesenangan diri. Oleh karena itu tidak heran pengguna internet semakin bertambah setiap tahunnya.

Internet telah banyak menyuguhkan kemudahan bagi pengguna untuk dapat mengakses berbagai fasilitas yang ditawarkan, misalnya membantu aktivitas dalam dunia akademik, memberikan ruang gerak yang mudah dalam mempromosikan berbagai produk di bidang bisnis.2

1 Thalhah, Dina Mahudia Lamusara, Pengguna Akad As-Salam Dalm Jual Beli Online Sistem Dropshipping Di Iain Ambon, Jurnal Of Islamic Economic Dan Busnies. Vol,04 No.01, 2022, h.77

2 Muhammad Luqman Fauzan, “Perlindungan Konsumen Dalam Jual Beli Akun Game

(6)

2

Selain itu, salah satu manfaat dari teknologi internet yang juga kerap mendengar musik dan juga bermain game. Permainan video game dengan menggunakan koneksi internet dikenal dengan sebutan game online. Bermodalkan koneksi internet, berbagai macam game online dapat dimainkan dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun. Dalam kehidupan sehari-hari game online ini diminati oleh berbagai macam kalangan, mulai dari pelajar, guru, dokter, artis bahkan pejabat.

Sehingga game online ini tidak hanya menjadi sebuah objek untuk mendapatkan hiburan semata akan tetapi juga menjadi sebuah objek untuk diperjualbelikan dan memperoleh keuntungan yang besar.3

Game online merupakan sebuah permainan yang menghubungkan pemain yang satu dengan yang lainnya. Permainan ini dapat dilakukan ratusan bahkan ribuan orang di seluruh dunia. Hal inilah yang menjadikan Game online banyak diminati masyarakat, sebab Game online tidak hanya dimainkan oleh anak-anak tetapi juga orang dewasa. Dengan fitur 3D dan penuh warna, Game online terasa amat sempurna, selain itu juga akan diupdate di setiap hari-hari besar dengan memberikan hadiah berupa item- item bagi yang bermain pada hari tersebut4.

transaksi ada yang bersifat fisik, yaitu dengan menghadirkan benda atau objek ketika terjadi transaksi atau tanap menghadirkan benda dengan cara memesan, baik diserahkan secara langsung atau dikemudian hari dengan batas waktu tertentu.

Online Mobile Legend,’’ Program Studi (S1) Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, 2020, h.1

3 Muhammad Zainudin, Raha Bahari, Taufiq Hidayat Nizar,’’ akad jual beli akun game online mobile legends dalam perspektif hukum ekonomi syariah .‘’ Syakhsiyah Jurnal Hukum Hukum

Ekonimi Syariah Institut Agama Islam Negeri Metro, Vol. 2, No. 1, 2022.

4 Muhammad Luqman Fauzan, Op.Cip., 2020, h.3

(7)

3

Menurut fiqih muamalah, transaksi jual beli terjadi karena adanya kehendak antara kedua belah pihak dengan cara tukar menukar, yaitu menyerahkan barang atau objek yang diperjualbelikan dan menerima imbalan sebagai bayaran sesuai dengan rukun dan syarat yang ditentukan dalam fiqih muamalah.5

Jual beli atau perdagangan dalam istilah fiqh disebut al-ba‟ i yang menurut etimologi berarti menjual atau mengganti. Wahbah al-Zuhaily mengartikan secara bahasa dengan menukar sesuatu dengan sesuatu yang lain. Kata al-Ba.i dalam Arab terkadang digunakan untuk pengertian awannya, yaitu kata al-Syira (beli).Dengan demikian, kata al-ba‟ i berarti jual, tetapi sekalius juga berarti jual beli.6

Dari keterangan di atas maka yang termasuk jual beli yang dilarang oleh Islam adalah jual beli sesuatu yang tidak ada barangnya, jual beli yang mengandung penipuan (gharar), jual beli najsy atau tanajusy dan menjadi tengkulak. Sedangkan jual beli yang diperbolehkan ialah jual yang terpenuhi syarat-syarat sesuai dengan ketentuan Islam, tidak ada unsur penipuan di dalamnya, barang yang diperjualbelikan miliknya sendiri Sedangkan mengenai tentang perekonomian, hal ini juga sudah diatur dalam Islam yang tepatnya pada bidang muamalah.7

Di dalam ketentuan untuk mengatur urusan kahidupannya selama apa yang dilakukan oleh umat Islam tersebut tidak menyimpang dari ajaran Islam yang bersumberkan dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dalam hal ini berarti jauh dari unsur

5 Zakiyatussalwa “ Analisis Transaksi Jual Beli Akun Game Online Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Syariah Iain Kudus).’’ Institut Agama Islam Negeri Kudus Fakultas Syariah Progam Studi Hukum Ekonomi Syariah Tahun 2021 H,2

6 Hendi Suhendi, Fiqh Muamalah, Cet. 9,( Jakarta: Rajawali Pers, 2014), hlm. 69.

7Fordebi, Ekonomi Dan Bisnis Islam, (Depok : Rajawali Pers) , 2017, h.21

(8)

4

merugikan sesama manusia dan juga jauh dari unsur riba ataupun gharar yaitu ketidak jelasan. Karena didalam bentuk perekonomian yang diterapkan oleh Islam semata-mata tidak bertujuan untuk mendapatkan keuntungan melainkan mengutamakan rasa saling tolong-menolong antara sesama.8

Dalam jual beli game online ini, yang diperjualbelikan tidaklah berbentuk fisik dimana hanya berbentuk akun yang terdiri dari sebuah id dan game tersebut, dan akun game online ini bukan milik pribadi pihak penjual yang bisa saja hilang sewaktu waktu apabila pihak perusahaan penyedia game memblokir game tersebut. Sehingga menimbulkan keraguan atas keabsahannya dikalangan masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam, dikarenakan tidak adanya kepastian hukum yang mengatur tentang jual beli game online maupun mengenai halal tidaknya memperjualbelikan game online.

Berdasarkan latar belakang yang dipaparkan diatas membuat membuat penulis tertarik meneliti lebih dalam terkait dengan transaksi software akun game online dikalangan pengguna game online (studi pada mahasiswa iain ambon ) perspektif hukum ekonomi syariah.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan urain latar belakang di atas, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

8 Enang Hidayat, Fiqih Jual Beli, (Bandung : Remaja Rosdakarya, 2015), h.9

(9)

5

1. Bagaimana proses transaksi jual beli softwear akun game online?

2. Apakah proses transaksi software game online sesuai dengan hukum ekonomi syariah?

C. Batasan Masalah

Pembatasan suatu masalah digunakan untuk menghindari adanya penyimpangan maupun pelebaran pokok masalah agar penelitian tersebut lebih terarah dan memudahkan peneliti dalam membahas hanya pada transaksi software akun game online dikalangan pengguna game online (studi pada mahasiswa iain ambon ) perspektif hukum ekonomi syariah

D. Tujuan Dan Manfaat Penelitian a. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka ttujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu:

1. Untuk mengetahui proses transaksi softwear akun game online

2. Untuk mengetahui apakah jual beli software game online sesuai dengan hukum ekonomi syariah

b. Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara teoritis maupun praktis, diantaranya sebagai berikut:

1. Secara akademik, untuk mengetahui persyaratan dalm menyelesaiakn pendidikan strata satu (S1) Jurusan Hukum Ekonomi Syariah pada Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Ambon.

(10)

6

2. Secara teoritis, penelitian ini dapat diharapkan memberikan sumbangan ilmiah bagi ilmu pengetahuan tentang jual beli software akun game online dalam perspektif hukum ekonomi syariah.

3. Secara praktis, penelitian ini dapat dijadikan sebagi sumbangan pikiran dan bahan masukkan bagi mahasiswa dan masyarakat yang ini mengetahui mengenai jual beli software akun game onlinen dalam perspekktif hukum ekonomi syariah.

E. Pengertian Judul

Untuk menghindari kesalapahaman penafsiaran dalam memahami kalimat yang merupakan judul skripsi ini, maka perlu dijelaskan beberapa pengertian kalimat atau istilah sebagai berikut ;

Jual beli adalah menjual, mengganti, dan menukar sesuatu dengan sesuatu yang lain, lafal al-bai’ dalam terminologi fiqh terkadang dipakai untuk pengertian lawannya, yaitu lafal al-Syira yang berarti membeli. Dengan demikian, al-bai’

mengandung arti menjual sekaligus membeli atau jual beli, Menurut Hanafiah pengertian jual beli (al-bai’ ) secara definitif yaitu tukar-menukar harta benda atau sesuatu yang diinginkan dengan sesuatu yang sepadan melalui cara tertentu yang bermanfaat 9

Software akun game online Game jika di artikan secara bahasa berasal dari bahasa inggris adalah permainan. Dengan bantuan teknologi, kini game dapat

9 Sahrul Alamsyah Siregar, ‘’Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Uc Pada Game online pubg (player unknown’s battle grounds mobile ) ,Di kota Bengkulu,” Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu Tahun 2021. h,15

(11)

7

diartikan secara lebih luas lagi. Jadi secara istilah pengertian game adalah permainan yang di program pada suatu perangkat yang dapat dijalankan secara offline maupu online Game online adalah permainan dengan jaringan, dimana interaksi antara satu orang dengan yang lainnya untuk mencapai tujuan, melaksanakan misi, dan meraih nilai tertinggi dalam dunia virtual. 10

Hukum ekonomi syariah ialah keseluruhan kaidah-kaidah dan putusan- putusan hukum secara khusus mengatur kegiatan-kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari yang bersumber dari Al-qur’an dan Al-hadits 11

F. Metode Penelitian 1. Jenis Penelitian

Tipe penelitian yang dipakai adalah penelitian kualitatif. Metode kualitatif untuk memperoleh analisis komprehensif atas masalah penelitian. Dalam metode ini, peneliti mengumpulkan dua jenis data pada suatu waktu, kemudian mengabungkannya menjadi satu informasi secara keseluruhan.12 penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) yang pada hakikatnya merupakan metode untuk menemukan secara khusus dan realita tentang apa yang terjadi dalam

10 Alfi husna : Analisis Jual Beli Akun Game Online Mobile Legends Menurut Fatwa Dsn Mui Nomor 110 Tahun 2017 (studi kasus squad saints indo 2) fakultas syari’ah dan hukum Universitas islam Negeri Sumatera utara Medan 2019, h,28

11 Muahammad Kholib: Prinsip-Prinsip Hukum Ekonomi Syariah Dalam Undang-Undang Tentang Perbankan Syariah,Asy-Syariah, Vol.20 No:,2018. h,3

12 Eka Dahlan Uar, Strategi Dan Tantangan Penanganan Kawasan Kumuh Di Kota Ambon, Jurnal Fikrauna, Vol. 8 No: 2, 2016. h,131

(12)

8

ruang lingkup konsep transaksi software akun game online perspektif hukum ekonomi syariah.13

2. Waktu dan Lokasi Penelitian.

Adapun waktu penelitian memakan waktu selama 1 seminarkan hingga dapat diselesaikan melalui proses bimbingan yang akan diarahkan oleh pembimbing adapun lokasi penelitian ini di lingkup kampus iain ambon

3. Sumber Data

Dalam penelitian ini sumber data yang peneliti gunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder.14

a. Data primer yaitu sumber data yang memberikan data yang langsung kepada pengumpul data. data yang hanya diperoleh dari sumber data asli.

Sumber datap primer dalam skripsi ini dari wawancara secara langsung dengan pihak-pihak yang terkait dalam transaksi software akun game online.

b. Data sekunder merupakan data yang diperoleh melalui pengumpulan atau pengolahan data yang diperoleh melalui pengumpulan atau pengolahan data yang bersifat studi dokumentasi berupa penelaahan terhadap dokumen pribadi, resmi kelembagaan, refrensi-refrensi atau peraturan (literatur laporan tertulis dan lain-lainnya yang memiliki relevansi dengan

13 Rizka Arum Puspita, Jual Beli Software Account Game Oline Mobile Legends Dalam Prespektif Hukum Ekonomi Islam, jurusan hukum ekonomi islam fakultas syariah UIN Pekalongan, 2019. h,19

14Afrizal , “Metode Penelitian Hukum Kualitatif”, (Depok: PT. Raja Grafindo Persada, 2017), h. 123.

(13)

9

fokus permasalahan). Meliputi artikel-artikel mengenai jual beli software akun game online dalam perspektif hukum ekonomi syariah, literatur- literatur yang terkait dengan skripsi, maupun pustaka yang relevan dengan penelitian.

4. Teknik Pengumpulan Data

Adapun teknik yang digunakan oleh peneliti adalah a. Observasi

Observasi merupakan proses pengumpulan data dengan cara memperhatikan secara akurat, mencatat fenomena yang muncul dan mempertimbangkan hubungan anatara aspek dalam fenomena tersebut. Observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan metode non participant yaitu peneliti tidak terlibat langsung dan hanya sebagai pengamat independen. 15 Hal yang perlu diperhatikan dalam penelitian ini adalah semua yang berkaitan dengan praktik transaksi software akun game online

b. Wawancara.

Inaterview yang lebih dikenal dengan istilah wawancara adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan informasi secara langsung dengan menggunakan pertanyaan kepada informan. Yakni para penjual akun game online satu orang dan pembeli akun game online satu orang

c. Dokumentasi

15 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Prakti 2018 . h. 158.

(14)

10

Untuk metode ini sumber datanya berupa catatan media massa, atau dokumen- dokumen yang tersedia dan berkaitan dengan objek penelitian16. Metode ini digunakan untuk memperoleh data yang berupa dokumentasi tentang proses transaksi software akun game online

5. Teknik Analisis Data

Dalam penelitian ini setelah dilakukan pengumpulan data, maka data tersebut dianalisis sehingga mendapatkan suatu kesimpulan. Bentuk tehnik dalam analisis ini adalah sebagai berikut. Data kualitatif dalam hal ini berupa kata-kata, sehingga laporan penelitian berupa kutipan-kutipan data untuk memberikan penyajian yang berasal dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi serta beberapa catatan lapangan.

G. Penelitian Terdahulu

Berdasarkan pengamatan, penelusuran dan pencarian literatur yang penulis lakukan, penelitian yang membahas mengenai penerapan transaksi jual beli software akun game online. Penulis jumpai pada beberapa karya tulis ilmiah diantaranya :

Pertama, penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Luqman Fauzan dengan judul “ perlindungan konsumen dalam jual beli akun game online moblie legend’’

Hasil penelitian menunjukan bahwa menurut hukum, jual beli akun game online Mobile Legend telah memenuhi unsur jual beli dan dikatakan sah menurut hukum positif. Dan dalam Perlindungan Hukum bagi Konsumen jual beli akun game online

16 Sapiah Faisal, “Format-Format Penelitian Sosial”, (Jakarta: Raja Grafindo Persada), 2005, h.

53

(15)

11

Mobile Legend konsumen memiliki hak untuk meminta ganti kerugian ataupun memiliki hak untuk melaporkan pelaku usaha yang melakukan kecurangan dalam transaksi jual beli akun game online Mobile Legend.17

Kedua, penelitian yang dilakukan oleh Alfi Husna dengan judul “ Analisis Jual Beli Akun Gama Online Mobile Legend Menurut Fatwa Dsn Nomor 110 Tahun 2017”. Hasil penelitia ini menunjukkan bahwa jual beli akun game online Mobile Legends hukumnya mubah atau boleh karena syarat serta rukun yang menjadi dasar dari jual beli ini telah terpenuhi. Dampak negatif yang disebabkan dari bermain game online Mobile Legends tersebut tidak serta merta membuat jual beli ini haram, karena efek yang disebabkan dari game online ini tidak membuat akad jual belinya menjadi rusak atau fasid.18

Ketiga Penelitian yang dilakan oleh Ferdiana Citra Ernanda Putri dengan judul

“Analisis Hukum Islam Dan Undang-Undang No.8 Tentang Perlindungan Konsumen Tahun 1999 Terhadap Jual Beli Akun Game Online Player Unknown’s Battlegrounds Mobile Di Facebook’’ . Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, praktik transaksi jual beli akun game online Player Unknown's Battlegrounds mobile via Facebook ini dimulai dengan cara mempromosikan akun ke media sosial yaitu Facebook, para pihak mengetahui tentang spesifikasi, cara bertransaksi mulai dari penawaran antara penjual dan pembeli sampai dengan

17 Muhammad Luqman Lauzan, “Perlindungan Konsumen Dalam Jual Beli Akun Game Online Moblie Legend, Program Studi S1 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, 2020,

18 Alfi Husna “ Analisis Jual Beli Akun Gama Online Mobile Legend Menurut Fatwa Dsn Nomor 110 Tahun 2017”. Program Syariah Dan Hukum Universitas Islam Negeri Sumter Utara Medan 2019.

(16)

12

penyerahan akun game online Player Unknown's Battlegrounds mobile. Serta diakhiri dengan kesepakatan kedua belah pihak. Kedua, dalam permasalahan praktik jual beli akun PUBG mobile ini rukun dan syarat jual beli sudah sesuai dari segi Aqid (orang yang berakad), ijab dan qabul, barang yang dperjual belikan, dan nilai tukar pengganti barang, namun praktik ini dapat dikatakan khiyar aib karena cacat atau ketidaksesuain diketahui beberapa hari setelah akad dan transaksi jual belinya bersifat ghara r karena pihak pembeli belum mengetahui akun yang dijual tersebut bisa hilang dan tidak bisa digunakan dalam beberapa hari.19

Keempat. Penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Zainudi dan Raha Bahari, Taufiq Hidayat Nizar dengan judul “Akad Jual Beli Akun Game Online Mobile Legends Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah” Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa akad jual beli akun game online mobile legends dapat dikategorikan sebagai jual beli salam, karena dalam mekanismenya barang diserahkan dikemudian hari, sementara pembayaran dilakukan diawal. Kemudian implikasi hukum atas akad jual beli akun game online mobile legends ini adalah sah dan merupakan jual beli yang hukumnya boleh (Mubah), karena memenuhi syarat dalam jual beli. Begitu juga bila dilihat dari segi prinsip muamalah jual beli ini tetap ada manfaatnya namun bersifat fiktif, 20

19 Ferdiana Citra Ernanda Putri dengan judul “ Analisis Hukum Islam Dan Undang-Undang No.8 Tentang Perlindungan Konsumen Tahun 1999 Terhadap Jual Beli Akun Game Online Player Unknown’s Battlegrounds Mobile Di Facebook’’ fakultas syariah dan hukum jurusan hukum perdata islam surabaya. 2021.

20 Muhammad Zainudi dan Raha Bahari, Taufiq Hidayat Nizar dengan judul “Akad Jual Beli Akun Game Online Mobile Legends Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah” Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vo, 2 No 1 2020

(17)

13

Setelah penulis melakan berbagai penelusran dari berbagai literasi baik itu jurnal makalah, skripsi dan karya tulis ilmiah lainnya maka penulis belum menemukan tulisan karya ilmiah yang membahas secara spesifik tentang jual beli software akun game online prespektif hukum ekonomi syariah. Adapun perbedaan judul penelitian yang peneliti teliti yaitu lokasi penelitian

H. Sistematika Penlisan

Unuk mendapatkan gambaran yang bersifat menyeluruh serta ada keterkaitan antara bab yang satu dengan yang lain dan mempermudah dalam melakukan proses penulisan skripsi ini maka perlu adanya sistematika penulisan.

Adapun sistematika penulisan dalam skripsi ini melalui beberapa tahap pembahasan, yaitu :

Bab I : Pendahuluan mencakup latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, pengertian judul, tinjauan pustaka, metode penelitian dan sistematika penulisan.

Bab II : Kajian pustaka merupakan kumpulan kajian teori serta undang- undang yang akan di jadikan sebagai alat analisis dalam menjelaskan dan mendiskripsikan objek penelitian, pada bagian bab ini, penlisa akan menjelaska tinjauan umum tentang/peranan transaksi jual beli software akun game online dalam perspektif hukun ekonomi syariah.

Bab III : Metode penelitian pada bab ini penulisan akan menguraikan paparan tentang metode penelitian yang penelitian gunakan dalam memperoleh data dan temuan penelitian yang akan diperoleh dari lapangan.

(18)

14

Bab IV : Hasil dan pembahasan pada bab ini penlis akan menguraikan paparan data terkait dengan gamabaran umum tentang transaksi software akun game online di kalangan pengguna game online (studi pada mahasiswa iain ambon) perspektif hukum ekonomi syariah

Bab V : Penutup pada bab ini merupakan bab terakhir dalam penyusunan skripsi berisi tentang kesimpulan dari hasil penelitian dan saran-saran yang terkait dengan persoalan yang dikemukakan dalam skripsi

(19)

15 DAFTAR PUSTAKA

Afrizal , “Metode Penelitian Hukum Kualitatif”, (Depok: PT. Raja Grafindo Persada, 2017),

Arikunto Suharsimi, Prosedur Peneli ti an Suatu Pendekatan Prakti 2018 . Enang Hidayat, Fiqih Jual Beli, (Bandung : Remaja Rosdakarya, 2015).

Fauzan, Luqman Muhammad “Perlindungan Konsumen Dalam Jual Beli Akun Game Online Mobile Legend,’’ Program Studi (S1) Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Islam

Indonesia Yogyakarta, 2020.

Fordebi, Ekonomi Dan Bisnis Islam, (Depok : Rajawali Pers) , 2017,

Husna Alfi : analisis jual beli akun game online mobile legends Menurut fatwa dsn mui nomor 110 tahun 2017 (studi kasus squad saints indo 2) fakultas syari’ah dan hukum

Universitas islam negri Sumatera utara Medan 2019.

Kholib Muahammad : Prinsip-Prinsip Hukum Ekonomi Syariah Dalam Undang-Undang Tentang Perbankan Syariah,Asy-Syariah, Vol.20 No:,2018.

Puspita Arum Rizka, ‘’Jual beli software acccount game online mobile legends dalam perspektif hukum ekonomi syariah,’’ jurusan hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Pekalongan, 2019

Putri Ernanda Citra Ferdiana dengan judul “ Analisis Hukum Islam Dan Undang-Undang No.8 Tentang Perlindungan Konsumen Tahun 1999 Terhadap Jual Beli Akun Game Online Player Unknown’s Battlegrounds Mobile Di Facebook’’ fakultas syariah dan hukum jurusan hukum perdata islam surabaya. 2021.

Suhendi Hendi, Fiqh Muamalah, Cet. 9,( Jakarta: Rajawali Pers, 2014)

Siregar Alamsyah Sahrul, ‘’Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Uc Pada Game online pubg (player unkn own ’s bat t l egrounds mobil e ) ,Di kota Bengkulu,” Program Studi

(20)

16

Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu Tahun 2021.

Sapiah Faisal, “Format-Format Penelitian Sosial”, (Jakarta: Raja Grafindo Persada), 2005.

Zainudin Muhammad, Raha Bahari, Taufiq Hidayat Nizar,’’ akad jual beli akun game online mobile legends dalam perspektif hukum ekonomi syariah .‘’ Syakhsiyah Jurnal Hukum

Hukum Ekonimi Syariah Institut Agama Islam Negeri Metro, Vol. 2, No. 1, 2022.

Referensi

Dokumen terkait