• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Interior Showroom Dan Kantor Mobil Suzuki.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Interior Showroom Dan Kantor Mobil Suzuki."

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

xi ABSTRAK

Perkembangan dunia otomotif berhubungan dengan kepuasan konsumen terhadap suatu produk yang diminati. Produsen mobil berusaha meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada publik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Masyarakat membutuhkan suatu tempat dimana konsumen dapat melihat produk dengan leluasa, yaitu Showroom, maka dari itu showroom membutuhkan suatu desain guna meningkatkan citra dari sebuah merek mobil itu sendiri. Desain interior showroom hendaknya dapat memberikan kenyamanaan bagi pengguna. Showroom yang dimaksud adalah Showroom Suzuki. Dalam tugas akhir ini, showroom Suzuki dipilih dan penerapan disain yang dipakai adalah inovatif dan futuristik dimana desain interior mengikuti perkembangan model dari produk Suzuki. Penerapan desain diterapkan pada desain bentuk, furnitur, area display, lantai, ceiling dan elemen-elemen lainnya yang mendukung konsep inovatif dan futuristik itu sendiri.

(2)

v DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR GAMBAR ... vii

DAFTAR BAGAN ... ix

DAFTAR LAMPIRAN ... x

BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 2

1.3 Tujuan Perancangan ... 3

1.4 Sistematika Penulisan ... 3

BAB II. KAJIAN TEORI 2.1 Tinjauan Teori ... 4

2.2 Tinjauan Lapangan ... 5

BAB III. DESKRIPSI OBJEK STUDI 3.1 Deskripsi Proyek ... 9

3.2 Struktur Organisasi ... 13

3.2.1 Job-Description ... 16

3.2.2 Program dan Aktifitas Ruang ... 18

3.2.3 Jadwal Kegiatan Harian ... 21

3.2.4 Flow Sirkulasi Pemakai/Pengguna ... 22

3.2.5 Flow Sirkulasi Pemakai (Kegiatan Staff dan Mekanik) ... 23

3.2.6 Bubble Diagram ... 24

(3)

vi

3.3 Ajuan Site dan Analisis Fisik ... 28

3.4 Studi Image ... 29

BAB IV. PERANCANGAN DESAIN INTERIOR 4.1 Ide Implementasi Konsep... 31

4.1.1 Aplikasi Konsep Perancangan ... 31

4.1.2 Organisasi Ruang dan Layout Furniture ... 33

4.2 Perancangan Desain ... 34

BAB V. PENUTUP 5.1 Simpulan ... 43

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

(4)

vii

DAFTAR GAMBAR

BAB II

Gambar 2.1 New Champion Motor ... 6

Gambar 2.2 Interior New Champion Motor ... 6

Gambar 2.3 Ruang Rapat dan Multiguna... 7

Gambar 2.4 Ruang Customers Service ... 7

Gambar 2.5 Ruang Tunggu ... 7

Gambar 2.6 Produk VW ... 8

BAB III Gambar 3.1 Nusantara Jaya Sentosa ... 11

Gambar 3.2 Ruang Pamer ... 11

Gambar 3.3 Ruang Kantor Lt.2 ... 12

Gambar 3.4 Denah NJS ... 12

Gambar 3.5 Penempatan Mobil ... 14

Gambar 3.6 Parkir Mobil ... 14

Gambar 3.7 Putaran Mobil ... 15

Gambar 3.8 Putaran Mobil ... 16

Gambar 3.9 Zoning Lantai 1 ... 26

Gambar 3.10 Zoning Lantai 2 ... 26

Gambar 3.11 Blocking Lantai 1 ... 27

Gambar 3.12 Blocking Lantai 2 ... 27

Gambar 3.13 Showroom Mercedez Benz ... 29

Gambar 3.14 Produk AUDI ... 30

Gambar 3.15 Showroom HONDA ... 30

(5)

viii BAB IV

Gambar 4.1 Neo Baleno ... 33

Gambar 4.2 Perspektif Showroom Suzuki ... 34

Gambar 4.3 Denah Showroom Suzuki ... 35

Gambar 4.4 Ruang Showroom Suzuki ... 36

Gambar 4.5 Ruang Rapat Sales Suzuki ... 37

Gambar 4.6 Contoh Material ... 38

Gambar 4.7 Potongan Khusus Warna ... 39

Gambar 4.8 Potongan Khusus Warna ... 39

Gambar 4.9 Perspektif Pencahayaan Lantai ... 40

Gambar 4.10 Furniture Showroom ... 41

Gambar 4.11 Ergonomis Bentuk ... 42

(6)

ix

DAFTAR BAGAN

BAB III.

Bagan 3.1 Struktur organisasi ... 13

Bagan 3.2 Flow sirkulasi pengguna ... 22

Bagan 3.3 Flow sirkulasi pemakai ... 23

Bagan 3.4 Bubble diagram lantai 1 ... 24

(7)

x

DAFTAR LAMPIRAN

1. Site plan

2. Denah furniture lantai 1

3. Denah pola lantai + furniture lantai 1 4. Denah furniture lantai 2

5. Denah pola lantai + furniture lantai 2 6. Potongan umum A-A’

7. Potongan umum B-B’ 8. Potongan umum A-A’

9. Denah furniture (lantai dasar) skala 1:50 10. Denah ceiling (lantai dasar) skala 1:50 11. Denah pola lantai (lantai dasar) skala 1:50

12. Denah pola lantai dan furniture (lantai dasar) skala 1:50 13. Potongan A-A’ dan potongan B-B’

14. Potongan C-C’ dan potongan D-D’ 15. Detail interior: ceiling

16. Detail interior: sofa (R. Tunggu) 17. Detail furniture: island

(8)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Pada saat ini perkembangan dunia otomotif berhubungan dengan kepuasan konsumen terhadap suatu produk yang diminati dan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap suatu merek mobil. Para produsen mobil berusaha meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada publik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Masyarakat membutuhkan suatu tempat dimana konsumen dapat melihat produk dengan leluasa, yaitu Showroom. Maka dari itu showroom membutuhkan suatu desain guna meningkatkan citra dari sebuah merek mobil itu sendiri. Desain interior showroom hendaknya dapat memberikan kenyamanaan bagi pengguna di showroom tersebut.

(9)

2

Interior showroom sebaiknya dirancang sedemikian rupa secara professional tetapi tetap efisien bagi penggunanya dengan mengikuti standar yang diharapkan dapat memberikan kenyamaan bagi pengunjung dan karyawan.

Di Indonesia merek satu produsen otomotif dipegang oleh ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek). ATPM ini membutuhkan suatu wadah untuk menyampaikan berbagai informasi tentang produknya kepada konsumen atau masyarakat, agar produknya dapat diketahui secara luas sehingga ATPM mampu menjual produknya.

Pada saat ini konsumen memilih suatu kendaraan yang keduanya harus ada dalam satu brand mobil ternama. Fungsionalitas merupakan dasar konsumen dalam memilih mobil sebagai transportrasi. Adapun kriteria mobil memiliki fungsi yaitu bernilai ekonomis, kuat disegala medan atau lincah, tahan banting, mudah perawatan, dan pelayanan merek tertentu kepada konsumen. Adapun fungsi lainnya, konsumen membutuhkan kriteria keamanan, kenyamanan, kemewahan dan model. Jika konsumen telah mendapatkan kedua kriteria diatas maka biaya dan harga tinggi bukanlah suatu masalah.

Contoh merek yang sesuai dengan kriteria di atas adalah Honda, Toyota, Suzuki, Mitshubishi, Nissan, dan Izuzu Prodak diatas merupakan sejumlah merk mobil yang berasal dari Jepang yang memenuhi kriteria konsumen pada saat ini.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang sudah diuraikan,maka indetifikasi masalah yang ada sebagai berikut:

1. Bagaimana menciptakan suatu perancangan interior showroom dan kantor yang nyaman?

(10)

3 1.3 Tujuan perancangan

Adapun tujuan perancangan ini:

1. Menciptakan suatu perancangan interior showroom dan kantor yang nyaman dengan penerapan inovasi bentuk dan desain showroom tersebut.

2. Menciptakan desain showroom yang mengikuti arah perkembangan desain masa kini yang futuristik.

1.4 Sistematika penulisan

Bab 1 Pendahuluan

Latar belakang masalah, identifikasi masalah, tujuan perancangan, manfaat perancangan, sistematika penulisan

Bab 2 berisi tentang landasan teori

Tinjauan teori,dan tinjauan lapangan yang berisikan fakta pada kondisi proyek showroom mobil dengan merek berbeda yang mengacu pada konsep inovatif yang menjadi acuan penulis sebagai proses mendesain dan beberapa literature yang dibutuhkan dalam proses tersebut.

Bab 3 berisi tentang objek studi showroom dan kantor mobil Suzuki Bab 4 berisi tentang hasil ananlisis objek studi

(11)

1

BAB 5

PENUTUP

1.1SIMPULAN

Merancang sebuah showroom mobil merupakan bagian perwujudan identitas dari sebuah merk mobil. Desain showroom merupakan salah satu ciri yang dapat dengan mudah menilai suatu produk mobil. Dalam hal ini desain showroom mobil Suzuki mengikuti arah perkembangan zaman yang terus ber-inofasi dari segi model dan keunggulan produk tersebut, maka timbulah suatu ide yang dapat menyelaras ide tersebut ke arah perkembangan zaman masa kini. Dalam hal ini perubahan yang dilakukan yaitu dari segi interior ruangan area display mobil. Bentuk yang digunakan adalah perpaduan antara konsep bentuk geometris dan organic yang sederhana tapi tetap modern agar terciptanya suasana yang nyaman

(12)

2

Gambar 5.1 Furniture Showroom (sumber : data pribadi)

(13)

DAFTAR PUSTAKA

Afifah Harisah, Sudaryono Sastrosasmito, dan Adi Utomo Hatmoko. 2007. Eklektisisme dan Arsitektur Ekletik: Prinsip dan Konsep Desain. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Edi Sigar dan John Burnett, Ph.D. 1996. Raja Kamus. Jakarta: Pustaka Delapratasa.

Hornby, As. 1994. Oxford Advanced Leaner’s Divtionary, Great Britain: The Bath Press.

http://www.cardata.com/suzukishowroom.htm (15 Januari 2010)

http://www.nasionalroadshow.com/2008/09/26/grandvitara/ (16 Januari 2010)

http://www.nusantarajayasentosa.com (15 Januari 2010)

http://www.sripoku.com/view/showroomsuzuki_standar_internasional (15 Januari 2010)

Majalah Auto Build Indonesia edisi 143, Oktober 2008

Majalah FuturArc edisi 1st quarter 2010, volume 16.

Gambar

Gambar 5.1 Furniture Showroom (sumber : data pribadi)

Referensi

Dokumen terkait

Kemudian latar belakang pemilihan perancangan interior showroom Mitsubishi yaitu banyaknya produk dari Mitsubishi itu sendiri namun menurut kepala cabang showroom

Dalam sebuah pusat cokelat ini terdapat showroom yang berfungsi sebagai tempat menjual produk- produk “Chocolate Monggo” dalam bentuk kemasan, kafe yang menjual produk

Pada hakekatnya Showroom Automotif merupakan suatu tempat yang di fungsikan untuk mempertunjukkan, memamerkan, serta memperlihatkan barang yang dipamerkan (dalam hal ini adalah

Konsep desain juga menjawab keinginan klien akan showroom yang representatif karena jati yang merupakan jenis kayu pada dasarnya adalah bahan baku pembuatan

Tema desain Mazda Zoom-zoom ini memberikan warna baru pada produk-produk Mazda terkini, namun sayangnya tema ini belum diaplikasikan pada showroom yang merupakan

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir Karya Desain ini, yang merupakan salah

Showroom Indonesia juga memerlukan keterbaharuan desain dalam sistem display terhadap produk yang ingin dipamerkan di dalam showroom, agar dapat memberikan pengalaman yang

Perusahaan adalah tempat dimana berlangsungnya sebuah transaksi serta pendistribusian dari sebuah kegiatan usaha dan jasa yang memiliki tempat naungan yaitu kantor,