• Tidak ada hasil yang ditemukan

Wayang Potehi dalam akulturasi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Wayang Potehi dalam akulturasi."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis mengenai “Akulturasi Budaya Jawa Dengan Islam (Wayang Semar Dalam Pandangan Tokoh Budayawan Banyumas)”

Koleksi yang menggabungkan siluet Wayang Potehi dan motif dari arti simbolik budaya tersebut dalam menciptakan pakaian dengan inspirasi Peranakan untuk busana modern.. yang

Edy Sedyawati mengemukakan bahwa suatu analisis pertunjukan selalu dikaitkan dengan kondisi lingkungan dimana seni pertunjukan tersebut dilaksanakan atau didukung

Para emigran Tiongkok yang berasal dari wilayah Hokkian tidak hanya para pekerja biasa seperti petani, peternak, perajin, pedagang atau nelayan melainkan banyak yang

Panggung Wayang Potehi juga dibuat lebih tinggi yang memiliki makna bahwa panggung tersebut ditujukan untuk ritual dewa bahwa bagian atas panggung merupakan

Bahasa yang digunakan ketika melakukan pertunjukan wayang potehi merupakan bahasa hokkian dengan level halus seperti krama inggil dalam bahasa Jawa.Sukar Mudjiono sebagai

Hal ini diterapkan dengan cara menciptakan penampilan busana yang terdiri dari 2-3 potong pakaian dalam setiap look nya dengan permainan warna dan motif yang sesuai dengan

REDESAIN INTERIOR HOTEL TRIO SURAKARTA BERTEMAKAN WAYANG POTEHI DI SURAKARTA TUGAS AKHIR KARYA Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana Strata – 1 S-1