• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR 7. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJA SAMA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "STANDAR 7. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJA SAMA"

Copied!
75
0
0

Teks penuh

(1)

STANDAR 7. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJA SAMA

Standar ini adalah acuan keunggulan mutu penelitian, pelayanan dan/atau pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama yang diselenggarakan untuk dan terkait dengan pengembangan mutu perguruan tinggi. Penelitian adalah salah satu tugas pokok perguruan tinggi yang memberikan kontribusi dan manfaat kepada proses pembelajaran, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta peningkatan mutu kehidupan masyarakat.

Pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan sebagai perwujudan kontribusi kepakaran, kegiatan pemanfaatan hasil pendidikan, dan/atau penelitian dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni, dalam upaya memenuhi permintaan dan/atau memprakarsai peningkatan mutu kehidupan bangsa.

Perguruan tinggi yang baik memiliki sistem pengelolaan kerja sama dengan pemangku kepentingan eksternal dalam rangka penyelenggaraan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan program-program akademik. Hasil kerja sama dikelola dengan baik untuk kepentingan akademik dan sebagai perwujudan akuntabilitas perguruan tinggi sebagai lembaga nirlaba. Perguruan tinggi yang baik mampu merancang dan mendayagunakan program-program kerja sama yang melibatkan partisipasi aktif program studi dan memanfaatkan dan meningkatkan kepakaran dan mutu sumber daya perguruan tinggi.

7.1 Penelitian

7.1.1 Jelaskan kebijakan dan sistem pengelolaan penelitian (lembaga/unit yang menangani masalah penelitian, pengarahan fokus dan agenda penelitian, pedoman penyusunan usul dan pelaksanaan penelitian, pendanaan, dan jaminan atas HaKI).

1. Kebijakan Dasar Penelitian

Dasar kebijakan dan sistem pengelolaan penelitian di Universitas Jambi mengacu pada Peraturan Menteri Republik Indonesia, Peraturan Rektor Universitas Jambi, Renstra Universitas Jambi, Renstra Penelitian Universitas Jambi, Rencana Induk Penelitian (RIP) Universitas Jambi, Dokumen Mutu Penelitian dan Pedoman Penelitian, yang terdokumentasikan dengan baik serta dapat diakses secara daring pada website UNJA dengan alamat:

https://www.unja.ac.id/ dan sub-domain LP2M: https://www.lppm.unja.ac.id/

yaitu:

(2)

533 1. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kelola (OTK) Universitas Jambi pasal 60 dan pasal 70;

2. Peraturan Rektor No. 12 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Penelitian khususnya pada Bab. V Pasal 6, Peraturan Rektor No. 22 tahun 2016 pada pasal 3 tentang Pengelolaan Program Penelitian;

3. Peraturan Rektor No.24 tahun 2016 tentang Etika Penelitian Universitas Jambi;

4. Rencana Induk Penelitian (RIP) Universitas Jambi 2016-2020 dan 5. Renstra Penelitian Universitas Jambi 2016-2020.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kelola (OTK) Universitas Jambi pasal 60 dan pasal 70 bahwa koordinasi, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh civitas akademika Universitas Jambi dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), dengan fungsi:

1.

penyusunan rencana, program, dan anggaran Lembaga;

2.

pelaksanaan penelitian ilmiah murni dan terapan;

3.

pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat;

4.

koordinasi pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;

5.

pelaksanaan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;

6.

pelaksanaan kerja sama di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan perguruan tinggi dan/atau institusi lain baik di dalam negeri maupun di luar negeri;

7.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; dan

8.

pelaksanaan urusan administrasi Lembaga.

Dalam Peraturan Rektor No. 12 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Penelitian khususnya pada Bab. V Pasal 6 ayat, yaitu:

1. LP2M mengkoordinir dan mengelola seluruh kegiatan penelitian di UNJA;

2. Dalam menjalankan tugasnya tersebut, LP2M dibantu oleh pusat-pusat studi penelitian / layanan pengembangan dan

3. Pembukaan, penggabungan, pemisahan, perubahan nama dan penutupan

(3)

suatu pusat studi penelitian/ layanan pengembangan merupakan wewenang Rektor berdasarkan usulan dari LP2M dan/atau berdasarkan kebutuhan perguruan tinggi.

Selanjutnya diatur pula pada Peraturan Rektor No. 22 tahun 2016 pada pasal 3 tentang Pengelolaan Program Penelitian ayat (1) Pengelolaan dan koordinasi program penelitian dilakukan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LP2M) Universitas Jambi.

a. Arah dan Fokus

Kebijakan tentang penelitian unggulan tertuang pada Peraturan Rektor Universitas Jambi No. 12 tahun 2016, bab XI tentang Penelitian Unggulan.

Selanjutnya kebijakan tentang arah dan fokus penelitian tertuang pada Rencana Induk Penelitian (RIP) Universitas Jambi 2016-2020 dan Renstra Penelitian Universitas Jambi 2016-2020. Untuk pencapaian visi UNJA sebagai “A World Class Entrepreneurship University”, maka penelitian fokus kepada kemandirian untuk menghasilkan penelitian yang inovatif dan mengarah kepada hilirisasi produk. Adapun bidang penelitian unggulan tersebut adalah:

1. Pertanian Pangan

2. Teknologi Kesehatan dan Obat 3. Material Maju

4. Mitigasi Bencana 5. Maritim

6. Kebijakan 7. Sosiohumaniora

Mekanisme penyusunan bidang penelitian unggulan dan topik pada masing- masing bidang dimulai dengan memperhatikan potensi sumber daya manusia yang ada di Universitas Jambi dan potensi sumber daya alam yang ada di Indonesia khususnya yang berada di Provinsi Jambi, serta dengan memperhatikan infrastruktur riset yang ada di Universitas Jambi. Usulan tentang bidang dan topik penelitian di Universitas Jambi didapat dengan mekanisme usulan berjenjang mulai individu dosen atau group riset yang diusulkan ke Program Studi (Prodi) menghasilkan Rencana Induk Penelitian (RIP) Prodi, kemudian setiap Prodi mengusulkan ke Jurusan, selanjutnya

(4)

535 setiap jurusan mengusulkan ke Fakultas untuk dihasilkan RIP Fakultas, hingga akhirnya setiap Fakultas mengusulkan usulan RIP untuk masuk ke RIP tingkat Universitas. Penentuan RIP Universitas Jambi tersebut mengacu pada Rencana Induk Riset Nasional (RIRN). Tim Penyusunan bidang dan topik penelitian unggulan bertugas berdasarkan SK Rektor. Bidang dan topik penelitian terdapat Pada Rencana Induk Penelitian 2016-2020 dan dapat dilihat pada Tabel 7.1.

Tabel 7.1. Bidang Riset dan Topik Penelitian Pusat Unggulan di Lingkungan Universitas Jambi

BIDANG PENELITIAN KODE DAN TOPIK PENELITIAN

Pusat Unggulan Teknologi Reklamasi Lahan Universitas Jambi

1. Pertanian Pangan KRT1. Seeding (pembkbitan) tanaman lokal dan komersial

KRT2. Teknologi reklamasi dan revegetasi (rehabilitasi) lahan

KRT3. Intercropping (pangan) dan replanting (perkebunan)

KRT4. Pengembangan pupuk ramah lingkungan KRT5. Bioremediasi dan tanaman absorber logam KRT6. Budidaya ikan dan unggas perairan pada

kolam bekas galian 2. Teknologi

Kesehatan dan Obat

KRT7. Keamanan sumber bahan pakan ternak hasil reklamasi

KRT8. Keamanan bahan pangan (manusia) hasil reklamasi

KRT9. Keamanan pangan (ikan dan unggas air) kolam bekas galian

3. Material Maju KRT10. Material maju untuk reklamasi dan pengendalian air asam tambang

4. Mitigasi Bencana KRT11. Mitigasi bencana sosial ekonomi akibat pertambangan

5. Maritim KRT12. Pemulihan ekosistem hilir sungai dan pesisir pantai

6. Kebijakan KRT13. Regulasi reklamasi dan program pasca tambang

(5)

KRT14. Tatakelola dana jaminan reklamasi dan pasca tambang

KRT15. Pertambangan rakyat dan pengelolaan lingkungan

KRT16. Replanting dan keberlanjutan perkebunan rakyat

7. Sosiohumaniora KRT17. Indikator evaluasi lingkungan reklamasi dan pasca tambang

KRT18. Evaluasi keberhasilan reklamasi dan program pasca tambang

KRT19. Pendidikan lingkungan bagi pelaku tambang rakyat

KRT20. Konversi lahan pangan dan pertanian untuk pertambangan

KRT21. Interkoneksi program CSR/CD dalam kegiatan reklamasi

Pusat Unggulan Daerah Aliran Sungai dan Mikrohidro

a) Pertanian Pangan WHD1. Pengelolaan wilayah hulu dan hilir DAS WHD2. DAS dan pertanian berkelanjutan WHD3. Agroforestry wilayah DAS

WHD4. Hutan Adat dan Kemasyarakatan WHD5. Sistem irigasi dan sungai

b) Energi dan Energi Terbarukan

WHD6. Mikrohydro dan Pengelolaan DAS

WHD7. Tata kelola sumber energi kawasan DAS

c) Teknologi

Kesehatan dan Obat

WHD8. Pencemaran sungai dan sumber daya air lainnya

d) Teknologi

Informasi &

Komunikasi

WHD9. TIK untuk advokasi pelestarian DAS Batanghari

e) Teknologi Transportasi

WHD10. Transportasi barang dan wisata sungai WHD11. Revitalisasi dan perubahan air permukaan

dan transportasi

f) Material Maju WHD12. Pengelolaan sumber daya material maju

(6)

537 wilayah DAS

WHD13. Material maju untuk mendukung pelestarian DAS dan mikrohydro

g) Mitigasi Bencana WHD14. Teknologi dan manajemen bencana hidrometeorologi

WHD15. Teknologi dan manajemen bencana karlahut WHD16. Teknologi dan manajemen bencana

lingkungan

h) Maritim WHD17. Pengelolaan Mangrove wilayah hilir DAS i) Kebijakan WHD18. Tata kelola dan kelembagaan pengelolaan

wilayah DAS Batanghari

j) Sosiohumaniora WHD19. Hukum dan Kearifan Masyarakat Adat

WHD20. Potensi pengembangan olahraga tantangan dan ekowisata

WHD21. Pola pemukiman dan peran sungai dalam kehidupan sosekbud

WHD22. Pendidikan dan pemberdayaan masyarakat DAS

WHD23. Wisata sungai dan budaya: Pro-poor tourism DAS

Pusat Unggulan Sistem Integrasi Pertanian Berkelanjutan

1. Pertanian Pangan SFS1. Sistem usaha tani terpadu dan terdiversifikasi SFS2. Aliran sumber daya dan zero waste

management

SFS3. Integrasi Tanaman-Ternak SFS4. Agroforestry (Kehutanan) SFS5. Integrasi Ternak dan Perikanan

SFS6. Minapadi (Perikanan dan Pangan) dan mina politan

SFS7. Kawasan peternakan dan sentra peternakan rakyat

SFS8. Pengembangan pupuk hayati dan organik SFS9. Pengembangan biopestisida dan bioherbisida 2. Energi dan Energi SFS10. Biomass (POME) untuk mendukung

(7)

Terbarukan energi perdesaan

SFS11. Pengembangan bioenergi dan biogas (energi terbarukan)

3. Teknologi

Kesehatan dan Obat

SFS12. Kesehatan masyarakat veteriner

SFS13. Bahan obat dan vaksin hayati untuk peternakan perikanan

SFS14. Dampak lingkungan penggunaan input an-organik

SFS15. Keamanan pangan (food security) 4. Teknologi

Informasi dan Komunikasi

SFS16. TIK untuk advokasi dan pembelajaran SIFAS

SFS17. Model komunikasi dan advokasi kawasan integrasi

5. Teknologi Transportasi

SFS18. Peran alat transportasi tradisional (ternak)

6. Material Maju SFS19. Material maju untuk mendukung pengembangan pertanian

SFS20. Material maju untuk mendukung mesin dan peralatan pertanian

7. Mitigasi Bencana SFS21. Mitigasi bencana sosial konflik sosio-agraria 8. Maritim SFS22. Diversifikasi dan pengolahan produk

perikanan laut

SFS23. Budidaya wilayah pesisir terpadu SFS24. Produk pangan asal hutan mangrove

9. Kebijakan SFS25. Drafting kebijakan untuk akselerasi kebijakan IFS

SFS26. Koneksitas program CSR dalam pengembangan IFS

SFS27. Pengembangan IFS dalam kerangka RSPO dan ISPO

10. Sosiohumaniora SFS28. Peran IFS dalam mendorong harmonisasi sosial

SFS29. Model intermediasi alih teknologi

SFS30. Integrasi pemasaran (supply chain management)

(8)

539 SFS31. Analisis kelayakan IFS

Pusat Unggulan Taman Nasional dan Kawasan Konservasi 1. Pertanian Pangan NPC1. Hasil Hutan Non-Kayu (Pangan)

NPC2. Flora dan Fauna harapan

NPC3. Agroforestry dan agroindustri hasil hutan non-kayu

NPC4. Pertanian masyarakat kawasan penyangga TN

NPC5. Hutan Mangrove (Wetland) TN Berbak

NPC6. Indikasi Geografis Sumber daya Flora dan Fauna

2. Energi dan Energi Terbarukan

NPC7. Air dan sumber energi ramah lingkungan NPC8. Sumber daya energi gas dan panas bumi

3. Teknologi

Kesehatan dan Obat

NPC9. Sumber daya obat tradisional kawasan konservasi

NPC10. Pemetaan dan indikasi geografis sumber daya obat

NPC11. Sumber daya air, sungai dan kesehatan masyarakat

4. Teknologi

Informasi &

Komunikasi

NPC12. Sistem zonasi dan pemetaan Taman Nasional

NPC13. Teknologi drone untuk pemantauan kawasan konservasi

5. Teknologi Transportasi

NPC14. Jalur evakusi bencana kawasan konservasi

6. Material Maju NPC15. Sumber daya material maju pada kawasan konservasi

NPC16. Material maju untuk mendukung pelestarian kawasan

7. Mitigasi Bencana NPC17. Mitigasi bencana kebakaran lahan dan hutan NPC18. Perubahan iklim dan pemetaan wilayah

rawan bencana

8. Maritim NPC19. Pengelolaan sumber daya pesisir TN Berbak

(9)

NPC20. Keanekaragaman hayati dan hewani hutan mangrove

9. Kebijakan NPC21. Tata kelola Taman Nasional dan Kawasan Konservasi

NPC22. Tatakelola Taman Nasional dan pembangunan daerah

NPC23. Kawasan konservasi (ruang terbuka hijau) perkotaan

10. Sosiohumaniora NPC24. Hukum lingkungan dan tata batas kawasan konservasi

NPC25. Pengembangan ekowisata kawasan konservasi

NPC26. Pemberdayaan masyarakat wilayah penyangga

NPC27. Kearifan lokal masyarakat adat sekitar kawasan

NPC28. Advokasi pengetahuan dan teknologi hijau

NPC29. GDP Hijau dan Green

Economic/Development Pusat Unggulan Pengelolaan Limbah dan Biomass

1. Pertanian Pangan WBM1. Limbah dan biomass

(pangan,/peternakan/perikanan)

WBM2. Limbah dan biomass tanaman perkebunan/kehuatan

WBM3. Limbah dan biomass agroindustri

WBM4. Limbah dan pencemaran lingkungan input pertanian

WBM5. Teknologi IPAL (instalasi Pengelolaan Air Limbah) Agroindustri

2. Energi dan Energi Terbarukan

WBM6. Biogas dan bioenergi perdesaan (pertanian) WBM7. Limbah perkotaan untuk energi hijau

WBM8. Biomass agroindustri (POME) untuk energi listrik

3. Teknologi

Kesehatan dan Obat

WBM9. Pengelolaan limbah dan kesehatan lingkungan

WBM10. Biomass untuk produksi alat dan peralatan

(10)

541 kesehatan

WBM11. Pengelolaan limbah rumah sakit 4. Teknologi

Informasi &

Komunikasi

WBM12. TIK untuk mendukung program 3R perkotaan WBM13. Pemanfaatan biomass untuk mendukung TIK

5. Teknologi Transportasi

WBM14. Pemanfaatan limbah/biomass untuk industri pendukung transportasi

6. Material Maju WBM15. Material maju untuk pengelolaan limbah dan biomass

WBM16. Limbah industri dan biomass untuk produksi material maju

7. Mitigasi Bencana WBM17. Mitigasi bencana akibat pencemaran B3 8. Maritim WBM18. Pengendalian limbah pesisir pantai dan hutan

mangrove

WBM19. Pencemaran perairan akibat limbah transportasi

WBM20. Pencemaran perairan akibat usaha pertambangan

WBM21. Pemanfaatan limbah dan biomass untuk industri perkapalan

9. Kebijakan WBM22. Pengelolaan sampah perkotaan (Reduce, Reuse and Recycle)

WBM23. Tatakelola B3 industri pertanian dan non- pertanian

WBM24. Pengembangan biomass untuk energi terbarukan

10. Sosiohumaniora WBM25. Pengembangan ekonomi kreatif berbasis limbah dan biomass

WBM26. Advokasi pengendalian limbah partisipatif WBM27. Pendidikan sadar lingkungan masyarakat WBM28. Pemberdayaan pemulung wilayah perkotaan WBM29. Hukum lingkungan dan kearifan lokal

WBM30. Manajemen konflik akibat pencemaran lingkungan

Pusat Unggulan Sumber daya Obat Tradisional dan Kesehatan

(11)

1. Pertanian Pangan MRH1. Budidaya tanaman obat dan kesehatan manusia

MRH2. Budidaya tanaman obat dan kesehatan hewan

MRH3. Satwa primata untuk penelitian kedokteran 2. Teknologi

Kesehatan dan Obat

MRH4. Pengembangan teknologi produksi bahan baku obat

MRH5. Pengembangan teknologi produksi produk biologi dan biosimilar

MRH6. Simplisia dan ekstrak terstandar tanaman obat bahan baku herbal

MRH7. Riset pengembangan alat elektromedik dan inplant orthopedik

MRH8. Pengujian pra klinik dan klinik ekstrak dan formula sediaan herbal

3. Teknologi

Informasi dan Komunikasi

MRH9. TIK untuk peningkatan mutu layanan kesehatan Puskesmas/Rumah Sakit

MRH10. Sistem TIK pendukung e-Health

4. Teknologi Transportasi

MRH11. Pencemaran udara akibat transportasi dan kesehatan masyarakat

MRH12. Perilaku aman atau keamanan berkendaraan 5. Material Maju MRH13. Material maju untuk mendukung bidang

kesehatan

MRH14. Pengembangan senyawa marker untuk tanaman obat Indonesia

MRH15. Riset penerapan nanoteknologi untuk bidang farmasi

6. Mitigasi Bencana MRH16. Mitigasi bencana kabut asap dan kebakaran lahan dan hutan

MRH17. Pemulihan kesehatan pasca bencana asap dan karhutla

7. Maritim MRH18. Pengembangan kandidat obat dan sediaan obat dari biota laut

8. Kebijakan MRH19. Riset kebijakan pembiayaan kesehatan masyarakat

MRH20. Riset kebijakan peningkatan mutu pelayanan

(12)

543 kesehatan

MRH21. Standar mutu pelayanan kesehatan dan status kesehatan

MRH22. Monitoring dan evaluasi kebijakan pembiayaan kesehatan

MRH23. Uji klinis, bioavailabilitas dan bioekuivalen sediaan obat

MRH24. Persyaratan mutu sediaan herbal

MRH25. Proses pengujian praklinik dan klinik sediaan herbal

MRH26. Persyaratan mutu, proses produksi dan pemanfaatan stem cell dan sediaan nano untuk pengobatan

9. Sosiohumaniora MRH27. Etika dan relationship tenaga medis dengan pasien

MRH28. Pendidikan dan budaya hidup sehat

MRH29. Olahraga tradisional untuk pendidikan, rekreasi dan kesehatan

MRH30. Pelestarian dan peningkatan prestasi olah raga tradisional

MRH31. Pengembangan olahraga adaptif

Pusat Unggulan Kawasan Pantai Timur Sumatera (Selat Malaka dan Karimata)

1. Pertanian Pangan SES1. Sumber daya perikanan tangkap kawasan pesisir Sumatera

SES2. Teknologi budidaya perairan kawasan pesisir (tambak)

SES3. Teknologi pengolahan produk perikanan tangkap

SES4. Kedaulatan pangan masyarakat pesisir dan pulau kecil terpencil

2. Energi dan Energi Terbarukan

SES5. Jalur transportasi pipa gas bawah laut antar negara

SES6. kerja sama pengembangan energi terbarukan antar negara

3. Teknologi SES7. Kesehatan dan jasa ekosistem pesisir dan

(13)

Kesehatan dan Obat

laut

4. Teknologi

Informasi &

Komunikasi

SES8. TIK untuk mendukung pengembangan e- commerce

5. Teknologi Transportasi

SES9. Moda transportasi antar pulau dan Negara

6. Teknologi Pertahanan

&Keamanan

SES10. kerja sama keamanan kawasan

7. Material Maju SES11. Material maju pendukung industri perkapalan dan infrastruktur pantai

8. Mitigasi Bencana SES12. kerja sama penanggulangan dampak asap akibat karhutla

9. Maritim SES13. Eksplorasi dan pemanfaatan sumber daya pesisir dan laut

SES14. Konservasi dan rehabilitasi ekosistem pesisir dan laut

SES15. Pengelolaan pesisir perbatasan: aspek social security dan prosperity

SES16. Perikanan tangkap berkelanjutan: Marginal Sustainable Yieid (MSy)

SES17. Pengembangan industri pariwisata bahari SES18. Zonasi ekosistem dan pendukung kawasan

konservasi pesisir

SES19. Pengembangan teknologi wahana pesisir, lepas pantai dan laut dalam

SES20. Penguasaan teknologi survei SDE/SDA laut dalam

10. Kebijakan SES21. Pengembangan kawasan Selat Malaka dan Karimata

SES22. Zona ekonomi ekslusif (ZEE) Indonesia dan interkoneksi antar pulau

SES23. kerja sama dan interkoneksi antar daerah, pulau dan negara

(14)

545 11. Sosiohumaniora SES24. Sejarah dan geopolitik kawasan Selat Malaka

dan Karimata

SES25. Ketahanan sosial dan penguatan ekonomi pesisir

SES26. Pemberdayaan nelayan dan masyarakat pesisir

SES27. Human trafficking antar pulau dan negara SES28. Hukum internasional dan hubungan antar

Negara

Pusat Unggulan Hukum dan Kearifan Adat Melayu

1. Pertanian Pangan MCW1. Perubahan pola budidaya tanaman masyarakat tradisional

MCW2. Kearifan lokal dalam diversifikasi usaha budidaya masyarakat lokal

MCW3. Budaya turun ka Humo (Pangan) masyarakat adat melayu

MCW4. Peran ternak kerbau dalam kehidupan masyarakat adat

MCW5. Kearifan lokal dan sistem pengairan sawah tradisional: kincir air

2. Energi dan Energi Terbarukan

MCW6. Kearifan lokal masyarakat adat: hasil hutan untuk energi RT

3. Teknologi

Kesehatan dan Obat

MCW7. Pengobatan tradisional masyarakat adat Melayu

MCW8. Seni bela diri tradisional untuk kebugaran dan kesehatan

4. Teknologi

Informasi &

Komunikasi

MCW9. TIK untuk pelestarian kekayaan adat melayu

5. Teknologi Transportasi

MCW10. Pelestarian alat transportasi tradisional:

perahu dan rakit

6. Mitigasi Bencana MCW11. Kearifan masyarakat adat menghadapi perubahan iklim

7. Maritim MCW12. Kenakeragaman adat dan budaya masyarakat pesisir pantai sumatera

(15)

MCW13. Harmonisasi dan interaksi sosial antar budaya pada kawasan pesisir sumatera MCW14. Kearifan lokal masyarakat pesisir dalam

pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan

8. Kebijakan MCW15. Pengetahuan hijau (green knowledge) berbasisi kearifan lokal

MCW16. Pengelolaan sumber daya dan pelestarian adat dan budaya lokal

9. Sosiohumaniora MCW17. Hutan dan lubuk larangan (pelestarian sumber daya air dan sungai)

MCW18. Pemberdayaan masyarakat adat dan pelestarian hukum adat

MCW19. Pelestarian seni, budaya dan olah raga tradisional

Pusat Unggulan Pemberdayaan Masyarakat Marginal dan Terbelakang 1. Pertanian Pangan MIC1. Nomaden dan sistem pertanian berpindah

MIC2. Pemukiman pesisir dan ketahanan pangan nelayan tradisional

MIC3. Ketahanan pangan masyarakat daerah tertinggal kawasan pesisir dan pulau kecil MIC4. Ketahanan pangan masyarakat sekitar

kawasan hutan dan suku pedalaman (Kubu dan Talang Mamak)

MIC5. Ketahanan pangan masyarakat miskin perkotaan (urban dan sub-urban)

2. Energi dan Energi Terbarukan

MIC6. Energi biogas untuk rumah tangga marginal dan terbelakang

3. Teknologi

Kesehatan dan Obat

MIC7. Pola hidup dan kesehatan masyarakat daerah tertinggal: pulau kecil dan sekitar hutan

MIC8. Pola hidup dan kesehatan masyarakat suku terbelakang (Kubu dan Talang Mamak)

MIC9. Pola hidup dan kesehatan masyarakat miskin perkotaan

MIC10. Obat dan pengobatan tradisional

(16)

547 4. Teknologi

Informasi

&Komunikasi

MIC11. Dampak TIK terhadap kehidupan masyarakat marginal dan tertinggal

5. Teknologi Transportasi

MIC12. Pelestarian industri alat transportasi tradisional MIC13. Wisata bahari dan olahraga tantangan perairan

(sungai dan laut)

6. Mitigasi Bencana MIC14. Manajemen mitigasi bencana dan konflik sosial 7. Maritim MIC15. Nelayan tradisional kawasan pesisir timur

sumatera

MIC16. Konflik pemanfaatan sumber daya alam kawasan pesisir

MIC17. Kearifan masyarakat pesisir menghadapi perubahan iklim

8. Kebijakan MIC18. Pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat marginal

MIC19. Pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat terbelakang

9. Sosiohumaniora MIC20. Pemberdayaan dan pendidikan bagi Rumah Tangga (RT) miskin kota

MIC21. Pemberdayaan dan pendidikan bagi RT sekitar kawasan hutan

MIC22. Pemberdayaan dan pendidikan bagi RT pulau- pulau kecil

MIC23. Pemberdayaan dan pendidikan bagi RT nelayan pesisir pantai

Pusat Unggulan Ekowisata dan Industri Kreatif Lokal

a) Pertanian Pangan ELC1. Keanekaragaman kuliner khas daerah ELC2. Produk pangan spesifik unggulan daerah ELC3. Keanekaragaman produk pangan hasil olahan

ikan

ELC4. Budidaya tanaman sumber bahan baku produk kreatif

ELC5. Teknologi pengolahan bahan baku batik dan produk unggulan

b) Energi dan Energi ELC6. Ekonomi kreatif berbasis energi ramah

(17)

Terbarukan lingkungan

ELC7. Biogas dan bioenergi untuk ekonomi hijau c) Teknologi

Kesehatan dan Obat

ELC8. Pengembangan ekonomi kreatif bahan baku obat tradisional

ELC9. Pengembangan ekonomi kreatif obat tradisional

ELC10. Pengembangan seni bela diri dan olah raga tradisional

d) Teknologi

Informasi dan Komunikasi

ELC11. Sistem TIK pendukung e-Government (termasuk e-Desa)

ELC12. Sistem TIK pendukung e-commerce produk indsutri kreatif dan ekowisata

e) Teknologi Transportasi

ELC13. Moda transportasi perairan untuk mendukung wisata bahari

ELC14. Moda transportasi tradisional untuk olahraga tantangan perairan

f) Material Maju ELC15. Pengembangan usaha ekonomi kreatif berbasis material maju

ELC16. Material maju untuk mendukung ekonomi hijau dan kreatif

g) Mitigasi Bencana ELC17. Daya tahan dan pemulihan industri kreatif pasca bencana

h) Maritim ELC18. Pengembangan kuliner khas perikanan daerah ELC19. Pengembangan wisata bahari (sungai, pesisir

dan kelautan)

ELC20. Pengembangan desa gerbang wisata bahari i) Kebijakan ELC21. Revitalisasi dan clusterisasi industri kreatif

ELC22. Pembiayaan syariah dan konvensional ekonomi kreatif

ELC23. Roadmap pengembangan produk unggulan kreatif daerah

ELC24. Pengembangan bahan baku pendukung ekonomi kreatif

ELC25. Integrasi pasar tradisional dan pemasaran online

ELC26. Integrasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif

(18)

549 daerah

ELC27. Kajian pengembangan informasi ekonomi kreatif.

j) Sosiohumaniora ELC28. Wisata budaya dan religius unggulan daerah ELC29. Integrasi wisata alam dan pendidikan unggulan

daerah

ELC30. Pengembangan kerajinan lokal untuk mendukung wisata

ELC31. Pengembangan kewirausahaan bidang ekonomi kreatif.

ELC32. Pengembangan ekonomi kreatif bidang seni dan budaya

Pengembangan ekonomi kreatif bidang kerajinan tradisional

ELC33. Pengembangan ekonomi kreatif bidang kuliner khas daerah

ELC34. Pengembangan MICE (meeting, incentive, conference and event) Industri

Universitas Jambi memiliki 2 (dua) Pusat Unggulan Iptek (PUI) atau Center of Excellent (CoE), yaitu:

a. CoE Konsorsium Riset Teknologi Reklamasi Lahan (PUI-PT KRT Rekla) yang dibentuk berdasarkan SK. Gubernur Jambi No. 520/Kep-Gub/Balitbangda 2013 tanggal 5 September 2013 tentang Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (Center of Exellence). Selanjutnya, berdasarkan SK. Rektor UNJA No. 904/UN21/KP/2014 tentang Pembentukan Pengurus Konsorsium RekLa yang tersusun dari 3 lembaga litbang di Provinsi Jambi, setelah sebelumnya lolos seleksi Kementerian Ristek yang diumumkan melalui SK. Deputi Bidang Kelembagaan Iptek No. 05/D-KI/Kp/IX/2013 tanggal 16 September 2013 tentang Penetapan Lembaga Litbang atau Konsorsium Riset yang akan Dikembangkan Menjadi PUI untuk Dibiayai oleh APBN 2014.

b. CoE WAHYD (watersheet and micro hydro) dibentuk tahun 2015 sebagai bagian dari Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Indonesia Hijau (PETUAH) dalam proyek Pengetahuan Hijau program Millenium Chalengge Account-Indonesia (MCA- Indonesia) yang ditandatangani pada tanggal 18 September 2015. Konsorsium PETUAH terdiri dari IPB, UNJA, UNHAS, UNSRI, UNRAM, UNUD dan UNDANA.

b. Jenis dan Rekam Jejak Penelitian Unggulan

(19)

Kebijakan tentang jenis penelitian di Universitas Jambi tertuang dalam Peraturan Rektor No. 12 tahun 2016 Pada Bab IV pasal 5 dinyatakan bahwa ruang lingkup penelitian mencakup penelitian dasar, penelitian terapan dan penelitian pengembangan. Ruang lingkup tersebut di kelompokkan dalam skema penelitian dosen junior, dosen senior dan Guru Besar (sumber dana PNBP UNJA).

Keseluruhan skema mengacu pada bidang penelitian unggulan Universitas Jambi.

sistematika pengusulan dan laporan masing-masing skema terdapat dalam Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jambi. Jenis dan rekam jejak penelitian tersimpan dalam database simlppm.unja.ac.id, simlitabmas.ristekdikti.go.id, sikramlppm.unja.ac.id, laporan tertulis per tahun, dokumen SK Rektor tentang penelitian per tahun dan abstrak penelitian per tahun.

Pada gambar 7.1 terlihat bidang unggulan dan persentase penelitian per bidang untuk tahun 2018.

Gambar 7.1. Persentase Alokasi Dana Per Bidang Penelitian Unggulan Universitas Jambi untuk tahun 2018

Pelaksanaan penelitian mengacu kepada standar mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang telah ditetapkan melalui Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Berkenaan dengan hal tersebut, ada beberapa ketentuan umum dalam pelaksanaan (Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jambi Tahun 2017), yaitu:

a. Ketua pelaksana penelitian adalah dosen tetap Universitas Jambi yang memiliki NIDN.

b. Anggota pelaksana penelitian adalah dosen yang memiliki NIDN/NIDN lokal.

Pangan dan Pertanian

26%

Teknologi Kesehaan dan Obat

16%

Material Maju 11%

Mitigasi Bencana

9%

Maritim 3%

Kebijakan 20%

Sosiohumaniora 15%

(20)

551 c. Proposal diusulkan melalui Fakultas/Pascasarjana dan dikirim ke LPPM Universitas Jambi (proposal dalam bentuk hard copy) serta diunggah melalui simlppm.unja.ac.id .

d. Setiap dosen dapat mengusulkan dua proposal, satu proposal sebagai ketua dan satu proposal sebagai anggota atau dua proposal sebagai anggota pada skema yang berbeda (skema LPPM dan/atau skema Fakultas/Pascasarjana).

Khusus untuk dosen tetap dari Fakultas yang baru dapat mengusulkan dua proposal sebagai ketua.

e. Fakultas/Pascasarjana diwajibkan untuk melakukan pengawasan internal atas semua kegiatan pengelolaan penelitian dan pengabdian dengan mengacu pada standar mutu di Universitas Jambi.

f. Apabila terbukti terjadi kelalaian pelaksana maka penelitian dapat dihentikan dan ketua pelaksana tidak diperkenankan mengusulkan kembali penelitian selama 2 (dua) tahun berturut-turut dan diwajibkan untuk mengembalikan dana yang telah diterima ke kas negara.

g. Pertanggungjawaban dana penelitian mengacu pada SBK tahun anggaran yang berlaku dan ditetapkan oleh Menteri Keuangan.

h. Universitas Jambi melalui LPPM membuat kontrak penelitian yang proposalnya telah dinyatakan lolos seleksi yang mengatur hak dan kewajiban kedua belah pihak.

i. Pelaksana penelitian harus melaksanakan kegiatan segera setelah kontrak ditanda tangani.

j. Penelitian dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

c. Pola kerja sama dengan pihak luar

Kebijakan pola kerja sama dengan pihak luar tertuang dalam Surat Keputusan Rektor No. 12 tahun 2016 dalam bab VI tentang pola kerja sama luar pada Pasal 7: Kerja sama UNJA dengan pihak luar di bidang penelitian dilakukan dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, industri, lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun lembaga- lembaga non departemen. Bentuk kerja sama tersebut dituangkan dalam MoU dan MoA dan selanjutnya diimplementasikan dalam kegiatan penelitian. Selanjutnya Pasal 8: Pola kerja sama ini dilakukan untuk mendukung penelitian dosen khususnya penyediaan dana penelitian, memperkaya bahan ajar maupun membantu dosen dalam pengusulan kenaikan pangkat dan jabatan fungsional.

Ruang lingkup kerja sama Universitas Jambi meliputi:

(21)

a. Penyediaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

b. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan institusi.

c. Pertukaran ilmu pengetahuan, teknologi, tenaga ahli.

d. Alih teknologi kekayaan intelektual serta hasil penelitian.

e. Diseminasi dan publikasi.

f. Pertemuan ilmiah: seminar bersama dan lokakarya bersama

g. Peningkatan pelayanan publik atas ilmu pengetahuan dan teknologi.

Terkait dengan visi Universitas Jambi kegiatan kerja sama diarahkan untuk meningkatkan kemandirian Universitas dengan bekerja sama dengan lembaga/institusi internasional, antara lain Konsorsium Indonesia untuk Collaboratiive Research Center 990 (CRC990), dengan Gotingen University Gemany dengan tema “Ecological and Socioeconomic Functions of Tropical Lowland Rainforest Transformation Systems (Sumatra, Indonesia). Kerja sama dengan mitra luar negeri dari tahun 2015-2017 dapat dilihat pada subab 7.3 Kerjasama. Dokumen tentang kerja sama dipublikasikan dan dapat diakses secara daring melalui https://kerja sama.unja.ac.id/ dan https://sikram.unja.ac.id/. Secara fisik dokumen disimpan di bagian kerja sama Universitas Jambi dan LP2M Universitas Jambi.

d. Pendanaan Penelitian

Kebijakan pendanaan penelitian diatur melalui Peraturan Rektor No. 22 tahun 2016 pada pasal 13, di mana sumber dana penelitian Universitas Jambi berasal dari anggaran rutin, penelitian kompetitif, penelitian hibah, penelitian mandiri maupun penelitian kerja sama yang bersumber dari dalam dan luar negeri.

Perubahan status UNJA dari Satker menjadi BLU memiliki konsekuensi positif naiknya dana penelitian dari 10% menjadi 15%. Sumber dana PNBP dan Rupiah Murni (RM) tertuang dalam RKAKL Universitas Jambi.

Sumber pendanaan penelitian dari dalam Universitas Jambi berasal dari anggaran rutin (PNBP). Sumber pendanaan penelitian kompetitif berasal dari Ristekdikti (DRPM, INSINAS,CPPBT), Kementerian Keuangan (LPDP), Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit. Sumber pendanaan hibah berasal dari Badan Restorasi Gambut, BKKBN, Dewan Pers, Kemenko PMK, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, PT. Bahari Gembira Ria, PT.PLN dan Badan Restorasi Gambut.

Untuk penelitian luar negeri bekerja sama dengan University Gonttingen Jerman, Program Millenium Chalenge Account-Indonesia (MCA-Indonesia).

(22)

553 Gambar 7.2 Persentase Sumber Dana Penelitian Untuk Periode Tahun 2015-2017 e. Sistem Kompetisi

Kebijakan sistem kompetisi terkait pengajuan usul dan pelaksanaan penelitian tertuang dalam SK Rektor No. 22 tahun 2016 tentang Pedoman Pengusulan Proposal penelitian dan pelaksanaannya di lingkungan Universitas Jambi yaitu pada bab IV pasal 9, 10, 11 dan 12. Proses pengusulan hibah kompetitif nasional dimulai sejak adanya pengumuman tentang permintaan proposal dari institusi pemberi dana. Untuk dana PNBP/anggaran rutin proses pengusulan proposal dan pelaksanaan penelitian adalah di tahun berjalan. Semua usulan sumber dana PNBP diajukan secara daring melalui laman simlppm.unja.ac.id.

Sementara untuk sumber dana di luar UNJA seperti: ristekdikti melalui simlitabmas.ristekdikti.go.id, Lembaga Penyalur Dana Pendidikan melalui lpdp.kemenkeu.go.id, Lembaga Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit melalui bpdpks.go.id. Sistematika pengusulan proposal sumber dana PNBP Universitas Jambi mengacu pada Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jambi. Untuk menjamin kualitas usulan proposal diatur pada standar penilaian penelitian di Universitas Jambi. Adapun tahapan kompetisi meliputi :

a. Pengajuan Proposal Penelitian

1) Pengajuan proposal penelitian dilakukan oleh dosen yang memiliki NIDN diawali dengan mendaftar dan melengkapi identitas ke simlppm.unja.ac.id

RAKL UNJA 35%

Kemdiknas 18%

Institusi di luar Kemdiknas

12%

Institusi luar negeri

35%

(23)

dengan menggunakan username dan password yang ada di siakad.unja.ac.id..

2) Proposal yang diunggah dan diserahkan harus terlebih dahulu disahkan sesuai dengan format yang berlaku dan sebanyak dua eksemplar dokumen cetak diserahkan ke LPPM.

b. Seleksi Proposal Penelitian.

Proposal diseleksi oleh reviewer/penilai proposal internal Universitas Jambi yang ditetapkan oleh Rektor melalui SK (Surat Keputusan) Rektor. Bagi dana skema PNBP Fakultas/Pascasarjana seleksi proposal dilakukan oleh fakultas/Pascasarjana oleh reviewer/penilai proposal internal.

c. Keputusan tentang proposal yang didanai akan dilakukan oleh Fakultas/Pascasarjana (Skema Fakultas/Pascasarjana) dan LPPM Universitas Jambi (skema LPPM). Penetapan keputusan bersifat final dan selanjutnya akan ditetapkan dengan SK Rektor.

(2) Penanganan tentang plagiasi, Paten dan HaKI

Kebijakan tentang plagiasi, paten dan HaKI di Universitas Jambi tertuang dalam Peraturan Rektor No.14 tahun 2016 tentang Pedoman penanganan plagiasi, paten dan hak atas kekayaan intelektual Universitas Jambi. Khusus untuk penanganan plagiasi tertuang pada Pasal 5 tentang penanganan plagiat mahasiswa dan Pasal 6 tentang penanganan plagiat dosen serta pasal 7 tentang sanksi plagiat. Selanjutnya tertuang pula pada Peraturan Rektor No.24 Tahun 2016 tentang Etika Penelitian Universitas Jambi pada Bab XI tentang bentuk pelanggaran etika penelitian Pasal 15

1. Pelanggaran atau penyimpangan etika penelitian meliputi:

a. fabrikasi data;

b. falsifikasi data;

c. plagiat;

d. plagiat diri sendiri (self plagiarism);

e. melakukan pemerasan dan ekspoitasi tenaga peneliti;

f. bertindak tidak adil (injustice) sesama peneliti dalam pemberian insentif dan kepemilikan hak kekayaan intelektual;

g. melanggar kesepakatan dan perjanjian yang telah ditulis dalam usul penelitian; dan

h. melanggar peraturan perundang-undangan tentang subjek manusia atau publik, serta ketentuan hukum yang menyangkut penelitian.

i. Menyalahgunakan wewenang yang diberikan untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya

(24)

555 j. Melakukan kecurangan dalam mempresentasikan dan mempublikasikan

hasil penelitian

2. Peneliti yang tidak menjalankan prosedur dan melakukan pelanggaran Etika Penelitian dapat dikenakan sanksi oleh Rektor.

Pada tahun 2018 ditemukan ada plagiasi terhadap karya ilmiah orang lain oleh salah satu dosen Universitas Jambi. Melalui tim komite etika yang bersangkutan diberikan sanksi berupa teguran tertulis dan tidak boleh mengajukan penelitian selama dua tahun. Pada tahun 2017 terdapat 3 (tiga) orang dosen yang tidak memasukkan laporan akhir penelitian sesuai dengan perjanjian kontrak yang ditandatangani. Berkaitan dengan hal tersebut Rektor memberikan sanksi dengan tidak memberikan 30 (%) dana penelitian dan yang bersangkutan tidak bisa mengajukan proposal pada tahun berikutnya.

Kebijakan tentang paten dan HKI diatur dalam Peraturan Rektor No.14 tahun 2016 pasal 9, pasal 10 dan Pasal 11. Selanjutnya diatur pula pada Peraturan Rektor No.22 tahun 2016 pasal 16 tentang Hak atas Kekayaan Intelektual dan Pemasaran hasil penelitian ayat (1) Setiap temuan hasil penelitian atau ciptaan yang original disarankan untuk didaftarkan ke Dirjen HKI untuk mendapatkan pengakuan resmi yang mempunyai kekuatan hukum, ayat (2) LPPM diberi kewenangan oleh Rektor untuk pengurusan HKI dan atau memfasilitasi untuk memperoleh HKI dan hak paten. Universitas Jambi memiliki Sentra HKI yaitu Sentra HKI Pinang Masak LPPM Universitas Jambi yang dibentuk melalui SK Rektor No. 1570/UN21/OT/2018, dengan Tugas Pokok: Mendukung Tridharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan penelitian, pengabdian dan pengembangan IPTEK berorientasi HAKI, meningkatkan kerja sama kelembagaan serta memfasilitasi pengelolaan kekayaan intelektual khususnya bagi civitas akademika Universitas Jambi dan Masyarakat pada Umumnya. Adapun fungsi sentra HKI adalah:

a. Melaksanakan penyusunan rencana program kegiatan dan anggaran yang dialokasikan ke pusat studi HAKI.

b. Pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan HAKI dalam upaya peningkatan pengajuan dan perolehan HAKI.

c. Mendorong program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat khususnya yang berorientasi HAKI.

d. Melaksanakan inventarisasi dan sosialisasi HAKI bagi civitas akademika

(25)

di lingkungan Universitas Jambi dan masyarakat.

e. Memberikan layanan informasi mengenai hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya memperoleh perlindungan HAKI.

f. Membantu masyarakat, dalam proses perolehan HAKI dan memacu upaya komersialisasi produk-produk HAKI khususnya dari lingkungan Universitas Jambi.

(3) Rencana dan pelaksanaan penelitian yang mencakup agenda tahunan Rencana dan Pelaksanaan Penelitian di Universitas Jambi tertuang dalam Renstra Penelitian Universitas Jambi tahun 2016-2020 dan Rencana Induk Penelitian Universitas Jambi tahun 2016-2020 serta secara teknis diatur dalam Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jambi. Dalam dokumen tersebut tertuang visi, misi, tujuan, sasaran dan program- program yang akan dilaksanakan untuk mencapai visi yang terbagi dalam jangka pendek, menengah dan panjang. Implementasi rencana tahunan penelitian tertuang dalam dokumen RKAKL LPPM Universitas Jambi.

Secara umum tahapan kegiatan penelitian dan PPM meliputi pengumuman, pengusulan, penyeleksian/ penunjukan, penetapan, pelaksanaan, pengawasan, pelaporan dan penilaian keluaran. Jadwal semua tahapan kegiatan disampaikan kepada dosen melalui Dekan/Direktur dan melalui laman [email protected] atau melalui media lain. Perencanaan penelitian meliputi :

1. Fakultas wajib memiliki peta jalan, payung penelitian serta tema dan sub tema penelitian dengan memperhatikan Rencana Induk Penelitian (RIP) Universitas Jambi dan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN).

2. Pascasarjana harus mengintegrasikan kegiatan penelitian dengan Pendidikan yang ada di Pascasarjana.

3. Fakultas merumuskan penelitian yang relevan dan mendukung Renstra Penelitian sebagai pedoman dalam pelaksanaan penelitian di Fakultas dan Universitas maupun sumber dana eksternal.

Semua dokumen kebijakan penelitian tersebut dapat diakses oleh semua pihak melalui website LP3M (lp3m.unja.ac.id), LP2M (lppm.unja.ac.id) Universitas Jambi serta simlppm.unja.ac.id. dan unja.ac.id

(4) Peraturan Pengusulan Proposal dan Pelaksanaannya

Pengusulan proposal penelitian sumber dana PNBP di Universitas Jambi

(26)

557 mengacu pada Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jambi yang dapat diakses melalui laman lppm.unja.ac.id dan tersedia bentuk fisik (hard Copy) di LPPM UNJA. Kebijakan tentang pengusulan proposal dan pelaksanaannya tertuang dalam Peraturan Rektor No. 22 tahun 2016 Tentang Pedoman Pengusulan Proposal, Penelitian dan Pelaksanaannya di Universitas Jambi (dapat diakses pada laman lp3m.unja.ac.id dan lppm.unja.ac.id). Pada Bab IV Pasal 11 diatur tentang seleksi proposal yaitu:

1. Proposal penelitian dana rutin, yang sumber dananya berasal dari Universitas Jambi, seleksi proposal sepenuhnya dilakukan oleh tim yang dibentuk oleh LPPM.

2. Dalam rangka desentralisasi penelitian, proposal dana mandiri diseleksi sepenuhnya oleh Tim yang dibentuk LPPM.

Aturan tentang pelaksanaan pengusulan proposal tertuang dalam Peraturan Rektor No. 22 tahun 2016 pada pasal 10 tahapan pengusulan proposal di Universitas Jambi adalah :

1. Peneliti mengajukan usul penelitian kepada Ketua Jurusan setelah memperoleh masukan dari peers group.

2. Usul penelitian yang disetujui Ketua Jurusan dikirim ke LPPM untuk diadakan seleksi dengan mengikuti prosedur dari LPPM.

3. Usul penelitian yang sudah lolos seleksi diperbaiki diajukan ke Rektor/

Sponsor untuk proses seleksi lebih lanjut dan mendapatkan biaya.

4. Proses yang sama ditempuh peneliti apabila akan melaporkan hasil penelitian dalam bentuk laporan penelitian.

7.1.2 Tuliskan jumlah judul penelitian* yang dilakukan oleh dosen tetap selama tiga tahun terakhir dengan mengikuti format tabel berikut.

No

Sumber Pembiayaan Jumlah Judul Penelitian

TOTAL

TS-2 TS-1 TS

(27)

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Pembiayaan sendiri oleh peneliti 2 18 - N1=20

2 PT/ yayasan yang bersangkutan 441 497 490 N2=1428 3 Kemdiknas/ Kementerian lain

terkait

76 61 51 N3=188

4 Institusi dalam negeri di luar Kemdiknas/ Kementerian lain terkait

19 3 5 N4=27

5 Institusi luar negeri 15 25 21 N5=61

TOTAL 553 604 567 1724

* Sediakan data pendukung pada saat asesmen lapangan

7.1.3 Tuliskan judul artikel ilmiah/karya ilmiah/karya seni/buku yang dihasilkan selama tiga tahun terakhir oleh dosen tetap dengan mengikuti format tabel berikut.

No

Jenis Karya * Jumlah Judul

TOTAL TS-2 TS-1 TS

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Jurnal ilmiah terakreditasi DIKTI 111 125 133 A1=369

2 Jurnal ilmiah internasional 18 24 188 A2=230

3 Buku tingkat nasional 31 47 53 B1=131

4 Buku tingkat internasional 1 B2=1

5 Karya seni tingkat nasional 2 4 2 C1=8

6 Karya seni tingkat internasional 1 C2=1

7 Karya sastra tingkat nasional D1=0

8 Karya sastra tingkat internasional D2=0

TOTAL 162 200 378 740

Catatan: * Sediakan data pendukung pada saat asesmen lapangan

7.1.4 Jumlah artikel ilmiah yang tercatat dalam indeks sitasi internasional selama 3 tahun terakhir: 230 artikel. (Sumber:

http://sinta2.ristekdikti.go.id/affiliations/detail?id=491&view=overview)

(28)

559 Catatan: Untuk institusi bidang seni atau sastra, tuliskan bentuk penghargaan yang setara dengan sitasi.

7.1.5 Sebutkan karya dosen dan atau mahasiswa Institusi perguruan tinggi yang telah memperoleh Paten/ Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI)/ Karya yang mendapatkan penghargaan tingkat nasional/ internasional selama tiga tahun terakhir.

No Nama Karya

Bentuk Penghargaan *

Paten HaKI Nasional / Internasional

(1) (2)

(3) (4) (5)

1 Limestone dari Kulit Kerang Untuk Menaikkan pH Air Gambut

2 (CLEAN CHEMICAL BENTONE ( CCBN ) UNTUK MENCEGAH GAMBUT MENJADI AIR BERSIH.

3 Reformasi Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara (Studi Evaluatif Kebijakan Pengelolaan Pertambangan Mineral dan batubara pada Era Otonomi Daerah) "

4 Isolasi dan Identifikasi Spesies Cendawan Mikoriza Arbuskula di Bawah Tegakan Tanaman Duku serta Peranannya dalam Pertumbuhan Bibit Duku (Lansium domesticum Corr)

5 PEMETAAN HIJAUAN PAKAN PADA EKOSISTEM PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KABUPETEN MUARO JAMBI "

6 Analisis Implementasi Model Belajar

Kooperatif Tipe Jigsaw dan Faktor Penentu Keberhasilan Penerapannya Pada

Pembelajaran Kimia di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Jambi "

7 Aplikasi Teknik Demulsifikasi Pembentukan Krim dalam Pemurnian MDAG yang

diproduksi secara Gliserolisis dari Fully Hydrogenated Palm Kernel Stearin "

(29)

8 TEPUNG KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI PADA PENGAWETAN DEKANTER SAWIT SEBAGAI SUMBER BAHAN PAKAN ALTERNATIF

9 Inhibitor korosi dari limbah kayu industri kertas dan proses pembuatannya (Dr.

Husda Marwa, SP. MP)

10 Proses pembuatan suplemen antioksidan berbahan baku kulit nenas dan produk yang dihasilkannya

11 Clean Cheical Bentonit (CCBN) Untuk mengolah air gambut menjadi air bersih

12 Standardisasi kebugaran Jasmani Bagi Karyawan

13 Menyusun proposal, skripsi, thesis dan disertasi ISBN: 978-602-6785-49-7.

Penerbit: Salim Media Indonesia (anggota IKAPI)

14 Manajemen Investasi dan perilaku keuangan ISBN :978-602-6785-47-3.

Penerbit: Salim Media Indonesia (anggota IKAPI)

15 Pengantar Penerjemahan ISBN:978-602- 6785-46-6.Salim Media Indonesia (anggota IKAPI)

16 Inilah Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa ISBN : 978-602-1650-94-3. Penerbit:

Sukabima Press

17 Ekonomi dan Keuangan Islam ISBN : 978- 602-6850-01-0. Penerbit : Pustaka Muda

18 Menelusuri Jejak Kerajaan Melayu Jambi dan Perkembanganya ISBN : 978-602- 1568-45-3. Penerbit (Referensi ( GP press group)

19 Fisiologi dan Latihan Olahraga.ISBN : 978- 602-6934-12-3 Penerbit : WR Yogyakarta

20 Penelitian kuantitatif untuk Psikologi . 21 Validitas Alat Ukur Psikologi

Penerbit: Pustaka Pelajar ISBN : 978-602- 229-516-7. jumlah halaman 232

22 Penyusunan Skala Psikologi: Asyik Mudah

& Bermanfaat. penerbit Pustaka Peajar.

ISBN : 978-602-229-392-7. Halaman 226

23 Advaces in Plant Breeding Strategies:

Beeding Biotechnology and Molecular Tools

(30)

561 Part III. In Vitro Cultur and transgenic

Approaches. Penerbit : Springer

International Publishing AG Switzerland is Part of Springer Scaincer+ Businnes Media (www.springer). ISBN : 978-3-319-22520-3.

Jml. Halaman : 293MSc)

24 Serampas Traditional Natural Resource Management: Encounter the Changes ISBN : 978-3-639-25770-0

25 Hukum Lingkungan dan Perizinan Bidang Lingkungan Hidup: Dalam Negara Hukum Kesejahteraan. ISBN : 978-602-8743-60-0

26 Analisis Data Statistika MI NI TAB LI NDO PROGRAM SEM (AMOS) .ISBN : 978-602- 98148-1-1 setek

27 Kreatif Mengembangkan Media

Pembelajaran. ISBN : 978-602-8807-34-0

28 Pengantar Pembelajaran Inovatif Berbasis Teknologi Informasi.ISBN : 978-602-8807- 41-8

29 Ilmu Produksi Ternak Kerbau.ISBN : 978_602_98148_5-9

30 Somatic (Asexual) Procedures (Haploids, Protoplasts, Cell Selection) and Their Applications dalam buku dengan judul Plant Biotechnology and Agriculture: Prospects for The 21st Century. ISBN : 978-0-12- 381466-1

31 Best Practice Pembangunan Partisipatif, Lihat Kami Membangun Desa.ISBN : 978- 602-98148-5-9

32 Ekonomi Internasional Teori dan Aplikasi . ISBN : 978-979-15975-3-1

33 Hukum Perizinan Lingkungan Hidup.ISBN : 979-007-453-0

34 Potret Hukum.ISBN : 978-979-15913-5-5 35 REDD: Antitesis Reboisasi.ISBN : 978-602-

98542-06

36 Ekonometrika Deret Waktu; Teori dan Aplikasi. ISBN : 978-979-493-365-7

37 Nutrisi Tanaman

38 Rancangan Percobaan

39 Kreatif Mengembangkan Media

Pembelajaran.ISBN : 978-602-8807-74-6

(31)

40 Kreatif Mengembangkan Aktivitas Pembelajaran Berbasis TIK .ISBN : 978- 602-8807-74-6

41 In Vitro Breeding Strategies in the Development of Australian Native Plants dalam buku dengan judul “Nutri-

Horticulture”. ISBN : 978-81-7035-776-6

42 Mars Fakultas Hukum Universitas Jambi (Nomor: 000115186)

43 Inhibitor korosi dari limbah kayu industry kertas dan proses pembuatannya

44 Metode penggunaan peranti lunak online katalog sebagai media elektronik dagang antara kelompok masyarakat rural dan urban

45 Ekstrak biji bengkuang sebagai instisida hayati

46 Material magnetit-silika termodifikasi amin pembuatan dan penggunaannya

47 Pengembangan senam Jambi emas

48 Model pembelajaran kooperatif FSTER

49 Manajemen Konflik dan Stress

50 Pengembangan model pembelajaran, ketrampilan berbicara Bahasa inggris Sekolah Menengah Pertama berbasis cooperative learning approach

51 Eksis di bisnis ritel: Strategi melejitkan daya saing minimarket modern

52 IbM Budidaya Jenang untuk petani Karet di Pauh Sarolangun Jambi.

53 IbM Kelompok Tani Itik Kerinci.

54 Sintesis Adsorben Silika-Metil Amonium Kuaterner dan Penggunaanya

(Nomor:P00201407226)

55 Inhibitor Korosi dari Limbah Kayu Industri Kertas dan Proses Pembuatannya (Nomor:

P00201407227)

56 Cara Menggunakan Aplikasi Standarisasi Kebugaran Jasmani Bagi Karyawan (Nomor:

085017)

(32)

563 57 Cara Menggunakan Aplikasi Standarisasi

Kebugaran Jasmani Bagi Karyawan (Nomor:

085017)

58 Proses Pembuatan Suplemen Antioksidan Berbahan Baku Kulit Nenas dan Produk yang dihasilkan (nomor:IDP000042213)

59 Limestone dari Kulit Kerang Untuk Menaikkan pH Air Gambut (Nomor: S00201707672) ✓ 60 Proses Produksi Probiotik Probiotik yang

Mengandung Bakteri Asam Laktat dan Komposisi Prebiotik Sebagai Sumber Makanannya (Nomor: S00201707673)

61 Pemasaran Strategik Berorientasi Pasar

62 Kesehatan Mental

63 PENULISAN SKRIPSI UNTUK PRODI BIMBINGAN KONSELING

64 PEMBELAJARAN MOTORIK OLAHRAGA

65 Pengantar Bisnis

66 BERANI BERKARAKTER POSITIF

67 Psikologi Olahraga Student Handbook

68 Metodologi Penelitian Ekonomi

69 Dasar-dasar Teori Ekonomi Kependudukan

70 Ekonomi dan Keuangan Islam

71 Analisis kecendrungan metabolisasi kandungan senyawa Kopi Liberika hasil roasted pada konsumen kopi dan efek histologinya pada mencit putih(Mus Muscullus) Jantan

72 Reformasi Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara (Studi Evaluatif Kebijakan Pengelolaan Pertambangan Mineral dan batubara pada Era Otonomi Daerah) "

73 Isolasi dan Identifikasi Spesies Cendawan Mikoriza Arbuskula di Bawah Tegakan Tanaman Duku serta Peranannya dalam Pertumbuhan Bibit Duku (Lansium domesticum Corr)

74 PEMETAAN HIJAUAN PAKAN PADA EKOSISTEM PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KABUPETEN MUARO JAMBI "

75 Analisis Implementasi Model Belajar Kooperatif Tipe Jigsaw dan Faktor Penentu Keberhasilan Penerapannya Pada Pembelajaran Kimia di Sekolah

(33)

Menengah Atas (SMA) di Kota Jambi "

76 Aplikasi Teknik Demulsifikasi Pembentukan Krim dalam Pemurnian MDAG yang diproduksi secara Gliserolisis dari Fully Hydrogenated Palm Kernel Stearin "

77 TEPUNG KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI PADA PENGAWETAN DEKANTER SAWIT SEBAGAI SUMBER BAHAN PAKAN ALTERNATIF

78 Adat Perkawinan Suku Melayu Jambi ditinjau Dari Segi Perubahan Sosial (Studi Pada Masyarakat Danau Teluk dan Pelayangan Kota Jambi (Nomor:

0001148835)

79 Relevansi Latar Belakang Pendidikan Guru dengan Pelaksanaan Pembelajaran Sejarah (Nomor: 000114376)

80 Musik Perunggu

Nusantara:Perkembangan Budayanya di Minangkabau (Nomor: 000108957)

81 Pemaknaan Jimat Sebagai Simbol Religi Bagi Mahasiswa Jepang (Nomor: 01610).

82 menyiasati Musik Dalam Budaya (Nomor:

000108959)

83 Media Pembelajaran Animasi: Energi dan Materi (Nomor: 000117606).

84 Management of PPROM With Amnioinfusion Using Central Venous Pressure (CPV) Set and Cerciage (Nomor:

000117133).

85 Mars Fakultas Hukum Universitas Jambi(Nomor:000115186).

86 Ekonomi Sumber Daya Manusia (Nomor:

000117531)

87 Penggunaan Central Venous Pressure (CVP) Set and Cerclage untuk Amnioinfusion Pada Kasus Ketuban Pecah Dini (Nomor: 000117530)

88 Video Ajar Pemeriksaan Ultrasonografi (USG) Dasar Kehamilan Untuk Dokter Muda dan Dokter UMUM (Nomor: 000117522)

89 Mengenal Bahasa dan Seni Tradisional Melayu

Jambi (Nomor: 000115956).

90 The Influence of Teaching Media in The Form of Modules and Videos On Improving Knowledge About Basic Obstetric Ultrasound Examination Among Post Graduate Medical Student During Clinical Rotation in Department of Obstetric and Gynecology (Nomor: 000117178)

91 Model Pengelolaan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Berkelanjutan Berbasis Modal Sosial (Nomor: 000117678)

92 Fermentasi Tepung Untuk Meningkatkan Nilai Fungsional Tepung Uwi Sebagai Bahan Baku Roti (Nomor: 000117826).

(34)

565 93 Antioksidan dari Artocarpus Altilis Sebagai

Komplementer Medikasi dalam Pengobatan Thalasemia (Nomor: 000117822).

94 analisis Kecenderungan Metabilisasi Kandungan Senyawa Kopi Liberika Hasil Roasted Pada Konsumen Kopi dan Efek Histologinya Pada Mencit Putih (Mus Musculus) Jantan (Nomor:

EC00201845477).

95 Peningkatan Performans Kambing Peranakan Etawah Jantan Melalui Pemberian Mineral Seng, Probiotik dan Daun Katuk (Saurupus Androgynus L.Mers).(Nomor:EC00201846279).

96 Prediction Model of Chronic Energy Deficiency (CED) on Women of Childbearing Age Using New Alternative QUAC-Stick (Nomor: EC00201846719)

97 Kependudukan: Kajian Teoritis dan Empiris. (Nomor:

000117305)

98 Dasar-dasar Teori Ekonomi Kependudukan (Nomor:

000106691)

99 Eksis di Bisnis Ritel: strategi Melejitkan Daya Saing

Minimarket Modern (Nomor: 000106330)

100 Metodologi Penelitian Ekonomi dan Penerapannya

(Nomor: 000106692).

101 Proses Mengandung Bakteri Asam Laktat dan Komposisi Produksi Probiotik Probiotik yang Prebiotik Sebagai Sumber Makanannya

102 Metode Penggunaan Peranti Lunak online Katalog Sebagai Media Elektronik Dagang Antara Kelompok Masyarakat Rural dan Urban (Nomor:

S00201803979)

103 Formulasi CCBN674 dan CCBN 784 sebagai Media Tumbuh dan Pupuk Tanaman Lahan Gambu (Nomor: S00201803980)

104 Ekstrak Biki Bengkuang (Pachyrrizus erosus Urban) untuk Insektisida Nabati (Nomor: S00201803978). 105 Material Magnetis-Silika Termodifikasi Amin

Pembuatan dan Penggunaannya (Nomor:

S00201803982)

106 Manajemen Konflik dan Stress (Nomor: 000101092) 107 Pengembangan Model Pembelajaran Keterampilan

Berbicara Bahasa Inngris Sekolah Menengah Pertama Berbasis Cooperative Learning Approach (Nomor: 000104777)

108 Pemanfaatan Biourin dan Fungi Mikoriza Arbuskula Sebagai Agen Bioteknologi Dalam Meningkatkan Produktivitas Lahan Bekas Tambang Batu bara serta Pengaruhnya Terhadap Hasil dan Kualitas Hijauan

109 Penata Musik Unggulan Parade Tari Nusantara ke-

36 tahun 2017 Taman Mini "Indonesia Indah"

110 Pagelaran Seni sesumatera XV

111 Pengajaran Menulis di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama: Kajian di SLTP Nusa dan SLTP Bangsa (Nomor: 000112549

112 Modul Pembelajaran Bagi Guru Bahasa Indonesia SMA Bahan Pelatihan Desain Sistem (Nomor: 000110401)

113 Menulis Secara Sistematis dan Terarah

(Nomor:000109903)

114 Produksi Ternak Kambing (Nomor: 000118538)

Beri tanda √ pada kolom yang sesuai. Lampirkan surat Paten/HaKI atau keterangan sejenis.

Hibah penelitian atau hibah kompetensi tidak termasuk bentuk penghargaan.

Gambar

Tabel 7.1. Bidang Riset dan Topik Penelitian Pusat Unggulan di Lingkungan  Universitas Jambi
Gambar 7.1. Persentase Alokasi Dana Per Bidang Penelitian Unggulan                        Universitas Jambi untuk tahun 2018
Tabel 7.2. Kebijakan, Upaya dan Hasil pengelolaan Kegiatan Penelitian.
Tabel 7.3: Sarana dan Prasarana Penunjang Penelitian
+7

Referensi

Dokumen terkait

♫ Evaluasi makro  social cost benefit analysis (menjelaskan semua perubahan manfaat dan biaya sosial dari suatu proyek)  memperhitungkan internalisasi

Dalam dunia astronomi, sistem penanggalan yang berdasarkan pada benda langit yang dijadikan perhitungan, dikelompokkan menjadi 3 (Setyanto & Hamdani, 2015:

Apabila dilihat dari posisi Kota Tuban yang berada di jalan arteri primer yang menghubungkan ibukota propinsi Jawa Timur dengan ibukota propinsi Jawa Tengah, maka Kota Tuban

4.6 Pengamatan Peneliti Terhadap Siswa Mengenai Hasil Dalam Mengikuti Kegiatan Layanan Penguasaan Konten Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Menggunakan Metode

Oleh karena itu, sistem atau cara yang paling baik untuk melawan wabah saat ini, selain dari mengembalikan semuanya kepada Allah Ta’ala adalah juga dengan mengaplikasikan

Berbagai topik sosialisasi dan pelatihan praktis yang penting adalah cara restorasi lahan dan hutan gambut melalui aplikasi BCF, cara mengelola sistem pertanian

dirancang suatu simulator sistem pengendalian pH pada bioreaktor anaerob berbasis fuzzy logic controller menggunakan software LabVIEW yang dapat di kendalikan melalui

Tujuan melakukan kegiatan ini kemudian berganti menjadi bagaimana menciptakan rasa nyaman dan aman, serta mengajarkan pula kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban masyarakat