• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

29 BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian

Dalam penulisan skripsi ini penulis melakukan penelitian pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ( BEI) yang terletak di Jl. Jendral Sudirman Kavling 52-53 Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang melakukan proses pengolahan bahan baku menjadi bahan yang siap untuk dikonsumsi. Pada perusahaan manufaktur ini dibutuhkan modal yang sangat besar, serta membutuhkan banyak tenaga kerja.

Penelitian ini merupakan studi empiris yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio profitabilitas, rasio solvabilitas dan rasio pasar terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2010 sampai dengan periode 2012.

B. Metode penelitian

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kausal yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui pengaruh rasio profitabilitas, rasio solvabilitas dan rasio pasar terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

(2)

C. Hipotesis

Berdasarkan rumusan masalah maka hipotesis pada penelitian ini adalah sebagai berikut :

Ha1 : Rasio Profitabilitas (ROE dan NPM) secara parsial berpengaruh terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ha2 : Rasio Solvabilitas (DER) secara parsail berpengaruh terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ha3 : Rasio Pasar (PER) secara parsial berpengaruh terhadap harga saham

perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ha4 : Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas dan Rasio Pasar secara serentak

berpengaruh terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

D. Variabel dan Skala Pengukurannya

Berdasarkan perumusan masalah maka variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah :

1. Variabel bebas (Independent variable)

Variabel yang tidak tergantung dan tidak berpengaruh oleh faktor-faktor lain, dimana dalam penelitian ini variabel bebas yang digunakan yaitu Return on

Equity (X1), Net Profit Margin (X2), Debt Equity Ratio (X3) dan Price Earning

(3)

skala rasio adalah skala interval dan memiliki nilai dasar (base value) yang tidak dapat dirubah.

2. Variabel tidak bebas (Dependent variable)

Variabel yang dipengaruhi atau tergantung faktor-faktor lain, dimana dalam penelitian ini variabel tidak bebas yang digunakan yaitu harga saham (Y). Harga Saham yang dimaksud dalam penelitian ini adalah harga saham dihitung penutupan (closing price) pada setiap akhir transaksi yang dikalkulasikan menjadi rata-rata harga bulanan hingga rata-rata harga saham tahunan. Harga saham per tahun dapat diperoleh dengan merata-ratakan harga saham penutupan per hari menjadi rata-rata harga saham per bulan. Nilai tersebut kemudian dirata-ratakan menjadi rata-rata harga per tahun.

E. Metode Pengumpulan Data

Dalam penelitan ini, penulis memperoleh data yang digunakan sebagai bahan masukan dengan cara :

1. Penelitian Kapustaka (Library Resarch)

Metode penelitian dengan cara mengumpulkan bahan dan data-data yang ada kaitannya dengan objek pembahasan, yang terdapat di Pojok Bursa Efek Universitas Mercu Buana dan melalui website, yaitu www.idx.co.id kemudian menyusun dengan menganalisa data yang telah terkumpul. Data yang diambil

(4)

adalah data sekunder berupa laporan keuangan yaitu neraca dan kemudian laporan laba-rugi yang telah diaudit pada perusahaan manufaktur di BEI.

2. Penelitian Lapangan (Field Research)

Pengumpulan data dilakukan dengan penelitian langsung di lapangan dengan cara melihat dan menganalisa perusahaan manufaktur yang menjadi objek kajian. Teknik pengumpulan data-data dilakukan dengan cara observasi (pengamatan) secara sistematik. Dimana data-data tersebut adalah Laporan keuangan yang telah diaudit pada perusahaan manufaktur di BEI dalam bidang industri dasar dan kimia untuk periode tahun 2010-2012.

F. Jenis Data

Dalam penelitian ini penulis menggunakan data sekunder, yaitu data yang berupa angka-angka. Data sekunder yang diperoleh adalah berupa data saham perusahaan manufaktur beserta laporan keuangannya. Data tersebut diperoleh dari laporan keuangan perusahaan go public yang di dapat dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Pojok Bursa Universitas Mercu Buana dan mendownload melalui www.idx.co.id.

G. Populasi dan Sampel Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 3 tahun pada tahun 2010 sampai tahun 2012.

(5)

Pemilihan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling secara tidak acak yang diperoleh dengan menggunakan pertimbangan tertentu yang artinya anggota populasi yang akan dijadikan sampel penelitian ini sesuai dengan kriteria tertentu dengan yang dikehendaki oleh peneliti untuk mencapia tujuan atau masalah penelitian antara lain, yaitu:

1. Perusahaan manufaktur yang terdapat di Bursa Efek Indonesi selama tahun 2010-2012. Alasanya data laporan keuangan perusahaan tersedia berturut-turut untuk laporan dari tahun 2010-2012.

2. Selama periode penelitian, perusahaan manufaktur membuat laporan keuangan tahunan dan dipublikasikan secara luas.

3. Perusahaan tidak mengalami kerugian. Alasanya karena perusahaan memiliki laba memungkinkan untuk kelanjutan penelitian.

4. Perusahaan manufaktur yang diteliti merupakan perusahaan yang termasuk dalam industri dasar dan kimia.

5. Mempuyai data-data yang diperlukan dalam penelitian, alasanya karena data yang lengkap adalah data yang diperlukan dalam penelitian.

(6)

Tabel 3.1

Tabel Pengupulan Sampel

No Keterangan Jumlah

1 Jumlah perusahaan manufaktur yang terdapat di BEI selama tahun 2010-2012

131

2 Perusahaan yang tidak membuat laporan Keuangan tahunan dan tidak dipublikasikan secara lengkap

(14)

3 Perusahaan yang mengalami kerugian selama periode pengamatan

(16)

4 Perusahaan manufaktur yang tidak termasuk dalam sektor industri dasar dan kimia

(71)

5 Perusahaan yang datanya tidak lengkap (9)

Total Sampel 21

Tabel 3.2

Daftar Sampel Perusahaan

No Kode Perusahaan Nama Perusahaan

1 ALKA PT. Alaska Industrindo Tbk

2 ALMI PT. Alumindo Light Metal Industry Tbk 3 APLI PT. Asiaplast Industries Tbk

(7)

4 ARNA PT. Arwana Citra Mulia Tbk

5 BRNA PT. Berlina Tbk

6 BTON PT. Beton Jaya Manunggal Tbk 7 CPIN PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk 8 EKAD PT. Ekadharma International Tbk 9 ETWA PT. Eterindo Wahanatama Tbk 10 IGAR PT. Champion Pasific Indonesia Tbk 11 INTP PT. Indocement Tunggal Prakasa Tbk 12 JPRS PT. Jaya Pari Steel Tbk

13 MAIN PT. Malindo Feedmill Tbk 14 PICO PT. Pelangi Indah Canindo Tbk 15 SIAP PT. Sekawan Intipratama Tbk 16 SMCB PT. Holcim Indonesia Tbk 17 SMGR PT. Semen Gresik Tbk

18 SPMA PT. Suparma Tbk

19 SRSN PT. Indo Acitama Tbk 20 TRST PT. Trias Sentosa Tbk

(8)

H. Metode Analisi Data

Dalam penelitian ini akan dianalisis pengaruh antara kinerja keuangan perusahaan terhadap harga saham,untuk mencapai tujuan penelitian ini maka penulis menggunakan analisis statistik. Adapun analisa statistik yang akan digunakan adalah sebagi berikut :

1. Statistik Desktiptif

Analisis skatistik deskriptif ini bertujuan untuk melihat data secara apa adanya. Tujuannya adalah untuk memperoleh gambaran umum mengenai variabel-variabel yang diukur pada sampel dan untuk menggambarkan data dalam bentuk kuantitatif dengan tidak menyertakan pengambilan keputusan melalui hipotesis.

2. Uji Normalitas Data

Pengujian ini bertujuan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi, variabel pengganggu atau residual mempunyai distribusi normal atau tidak, sebagai dasar penggunaan alat statistik parametik atau non parametik.

3. Uji Asumsi klasik

Pengujian ini bertujuan untuk mendapatkan model penelitian yang valid. Pengujian terhadap asumsi klasik pada penelitian ini terdiri dari :

a. Uji Multikolonieritas

Multikolonieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi mempunyai kolerasi antara variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi

(9)

kolerasi di antara variabel bebasnya. Jika variabel bebas saling berkolerasi , maka variabel-variabel ini tidak ortogonal, yaitu kolerasi diantara variabel tidak nol. b. Uji Autokolerasi

Autokolerasi bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi linier ada kolerasi antara kesalahan penggangu pada periode t dengan kesalahan penggangu pada periode t-1 (sebelumnya). Jika terjadi kolerasi, maka dimanakah ada problem autokolerasi.

c. Uji Heteroskedastisitas

Uji ini bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lainn. Jika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka hal tersebut Homoskedastisitas dan jika berbeda disebut Heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang Homoskedastisitas atau tidak terjadi Heteroskedastisitas.

4. Analisis Regresi Linier Berganda

Analisis regresi Linier Berganda digunakan untuk mengetahui bersarnya pengaruh antara variabel dependen dan variabel independen. Adapun persamaan dari regresi linier berganda :

Y = a+b1X1+b2X2+b3X3+b4X4+e

Dimana:

(10)

a = Konstan b = Koefisien regresi X1 = ROE X2 = NPM X3 = DER X4 = PER e = error 5. Uji Hipotesis

Diperlukan alat analisis yang lain untuk menguji kehandalan dan dalam penelitian ini akan digunakan pengujian sebagai berikut :

a. Uji Koefisien Determinasi

Koefisiien Determinasi (R2) digunakan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan variabel independen menjelaskan variabel dependen. Nilai R Square dikatakan baik jika diatas 0,5 karena nilai R Square berkisar antara 0 sampai 1.

b. Uji Serentak dengan F-test ( Uji Anova )

Uji-F digunakan untuk menguji besarnya pengaruh dari seluruh variabel independen secara bersama-sama atau simultan terhadap variabel dependen. Untuk melakukan Uji F-test, maka digunakan kriteria sebagai berikut :

a. Jika Fhitung > Ftabel dan signifikan < a (0,05) maka Ho diterima dan Ha ditolak, artinya keempat variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen.

(11)

b. Jika Fhitung < Ftabel dan signifikan > a (0,05) maka Ho diterima dan Ha ditolak, artinya keempat variabel independen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen.

C. Uji Parsial dengan T-test

Uji parsial dengan T-test digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh masing-masing variabel independen secara individual terhadap variabel dependen. Untuk melakukan uji T-test maka digunakan kriteria sebagai berikut :

a. Jika thitung > ttabel dan nilai signifikansi < a (0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen.

b. Jika thitung < ttabel dan nilai signifikansi > a (0,05) maka Ho diterima dan Ha ditolak, artinya variabel independen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen.

Referensi

Dokumen terkait

Siswa yang sebelumnya kurang aktif akan apabila guru dapat mengarahkan siswa dalam model pembelajaran yang baik, siswa akan terpancing untuk belajar aktif bertanya, menemukan

Aspek Baik Sekali (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Kesesuaian pantun yang dibuat dengan ciri-ciri pantun Memenuhi 4 ciri-ciri pantun Memenuhi 3

Hasil akhir dalam penelitian ini adalah perusahaan dapat mengetahui waktu loading kendaraan alat angkut, berapa jarak yang akan di tempuh kendaraan alat angkut, waktu

Peta topografi memetakan tempat-tempat dipermukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut menjadi bentuk garis-garis kontur, dengan satu garis kontur mewakili satu

Berdasarkan analisis SWOT telah diketahui posisi pengembangan perikanan budidaya ikan nila di kolam air tenang di Kecamatan Sinjai borong terletak pada Kuadran III yang

Indikasi yang memerlukan bantuan medis dan tindakan khusus, jika diperlukan Tidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis.. Tidak diketahui efek signifikan atau

41/M/SK/6/1991, Balai Riset dan Standardisasi Industri Medan mempunyai kegiatan yang disebut Jasa Pelayanan Teknis, yaitu jasa yang diberikan dalam bidang teknologi dan

karena menurut saya banyak material yang tidak tergolong serat , misalnya karya DTM, kabel itu benda modern tetapi tiba – tiba ada serat dari bahan alam , itu membuat saya bingung..