• Tidak ada hasil yang ditemukan

Benarkah Minyak Ikan Bisa Membuat Anak C

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Benarkah Minyak Ikan Bisa Membuat Anak C"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Benarkah Minyak Ikan Bisa Membuat Anak CERDAS?

Masa kanak-kanak atau balita adalah masa yang teramat penting untuk perkembangan, baik itu perkembangan fisik maupun perkembangan psikis. Pada masa kanak-kanak, perkembangan area-area seperti otak, tulang dan emosi anak harus terus diamati.

Sebagai orang tua tentu akan sangat terbebani bila terjadi sesuatu yang buruk pada anaknya, maka dari itu orang tua harus melihat dengan betul perkembangan sang anak, termasuk mendidik dan memberikan asupan gizi dan kasih sayang pada anaknya.

(2)

Orang tua pasti bangga melihat anaknya tumbuh sehat, cerdas dan berkembang. Hal yang membahagiakan orang tua adalah ketika melihat anak - anak kita menjadi juara dikelasnya dan paling cerdas di banding teman-temannya yang lain. Biasanya anak yang pintar disekolah akan disukai banyak teman, tapi untuk menjadikan anak kita cerdas tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak faktor yang turut berperan penting dalam perkembangan anak terutama pada otak anak.

Faktor penting yang mendukung perkembangan otak anak adalah faktor keluarga dan kemampuan otak anak itu sendiri. Untuk memaksimalkan kemampuan otak anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik diperlukan rangsangan yang bersifat membangun. Salah satu rangsangan yang bisa membantu perkembangan anak dalam membangun sel otak adalah minyak ikan yang mengandung Omega 3.

Siapa tak kenal minyak ikan? Bagi yang memiliki anak balita tentu tak asing lagi dengan minyak yang satu ini. Sejak dulu pun orang tua kita sudah familiar dengan minyak ini. Ingat kan, kalau anak-anak susah makan, orang tua langsung bergegas memberinya minyak ikan?

Berdasarkan penelitian, ternyata minyak ikan tak sekadar bisa menambah nafsu makan, bahkan di dalamnya mengandung Omega 3 dan DHA, kaitannya dengan KECERDASAN amat menonjol. Itulah mengapa minyak ikan tetap populer.

Omega 3, jelas Nurfri Afriansyah, peneliti dari bagian Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi, IPB Bogor, ada 2 unsur asam lemak esensial rantai panjang: EPA (Eico Pentanoic Acid) / asam lemak Omega 3 rantai panjang C 20 dan DHA (Doxoca Hexanoic Acid) / asam lemak omega 3 rantai panjang C 22. Asam lemak dari Omega 3 ini disebut juga asam linoleat.

(3)

meneruskan stimulus ke otak. "Nah, ketajaman mata menangkap suatu objek dan meneruskannya jadi respon di otak, dipengaruhi oleh unsur DHA. Itulah mengapa, dikatakan DHA berperan terhadap kecerdasan." Sedangkan unsur EPA berperan terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Minyak Ikan Terbaik Untuk Kecerdasan Otak Anak

Kandungan Omega 3 yang tertinggi ditemui pada ikan laut dalam, seperti minyak dari hati ikan cod atau yang kerap disebut cod liver oil. Sementara pada ikan yang hidup di permukaan, bisa dikatakan kandungan Omega 3-nya kecil atau hampir tak ada.

Referensi

Dokumen terkait

Agar keberlanjutan dari kegiatan ini tetap terjaga, maka perlu secara rutin diberikan penyuluhan pada masyarakat Desa Cileunyi Kulon berkenaan dengan informasi-informasi

Berdasarkan uraian dan hasil analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan yaitu ada hubungan antara komunikasi dengan stress dalam menyusun skripsi

Sebelum dilakukan pengujian dilakukan pemodelan dengan cara membandingkan nilai asli dari sistem yang telah dibuat dengan hasil dari Digital Sound Level Meter supaya power

Untuk obat fenitoin dengan berat mencit ( Mus musculus) pertama adalah 16 gr,setelah pemberian obat secara oral mencit ( Mus musculus) bertahan selama 42 detik,

Jika list adalah objek bertipe List maka metode list.iterator () yang didefinisikan pada interface Collection , akan mengembalikan Iterator yang bisa digunakan untuk

 Block moved to user space when needed  Another block is moved into the buffer. 

Belakangan  ini  nampaknya  nasib  kembali  berpihak  kepada  mereka  yang  memiliki  kemampuan  khusus  di  bidang  ini,  karena  sejalan  dengan  proses 

Proses berpikir dalam menyelesaikan suatu permasalahan perlu memiliki kemampuan pemahaman masalah yang baik, sehingga dapat menggali informasi-informasi yang ada dalam