Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Semangka Merah (Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum & Nakai) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Metode penelitian meliputi pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak etanol dari simplisia secara maserasi, pemeriksaan karakteristik simplisia, uji golongan
lanatus ‘Farmers Giant’ memiliki variasi karakter paling banyak, yaitu panjang batang, diameter batang, permukaan batang, bentuk batang, lebar daun, dalam torehan
dengan konsentrasi 40%, 50%, 60%, 70%, 80% memiliki daya antibakteri pada bakteri Staphylococcus aureus dengan tetapi tidak memiliki daya antibakteri terhadap bakteri Escherichia
Ekstrak Etanol Kulit Buah Semangka Merah Berbiji ( Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum & Nakai) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus
Sokletasi adalah ekstraksi menggunakan pelarut yang selalu baru yang umumnya dilakukan dengan alat khusus sehingga terjadi ekstraksi kontinu dengan jumlah pelarut relatif
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Semangka Merah (Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum&Nakai) Terhadap.. Escherichia coli dan
diletakkan pencadang kertas diatas media padat lalu ditetesi20 µl larutan uji ekstrak dengan berbagai konsentrasi dan pelarut DMSO 10% sebagai kontrol pelarut, akuades
Berdasarkan hasil akhir yang didapatkan, dimana ekstrak etanol kulit semangka merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acne sebagai bakteri