#55 Pintu Waktu (Ulysses Moore #1)
This entry was posted on March 26, 2012, in Baca Pinjam, Cerita Anak, Fantasy, Fiksi, Novel,Terjemahan, Thriller - Mistery. Bookmark the permalink. 1 Comment
Judul Buku : Pintu Waktu (Ulysses Moore #1)
Penulis : Pierdomenico Baccalario Halaman : 222
Penerbit : Erlangga For Kids
Jason dan Julia mempunyai pandangan yang berbeda tentang Argo Manor, rumah besar dan antik yang baru saja dibeli oleh kedua orang tua mereka dan sekarang menjadi kediaman mereka. Jason melihatnya sebagai tempat yang
menyenangkan karena jiwa petualangan yang ada di dalam dirinya, sedangkan Julia melihatnya sebagai bangunan tua yang membosankan. Walaupun Jason dan Julia adalah anak kembar, keduanya memiliki sifat yang bertolak
belakang. Julia jelas lebih “modern” dibanding Jason yang pendiam.
Argo Manor sendiri adalah rumah milik Ulysses Moore, yang terletak di atas tebing. Hingga Ulysses meninggal dunia, tidak ada satupun penduduk kota Kilmore Cove yang pernah melihatnya, kecuali penjaga rumah itu tentunya.
Dari luar rumah tersebut terlihat megah, sementara di dalamnya terdiri atas banyak ruangan dan benda antik yang umumnya berasal dari Mesir.
menolaknya. Bersama Jason dan Julia, mereka bertiga menjelajahi rumah besar itu. Rick sendiri juga seorang petualang seperti Jason.
Suatu ketika, Jason menemukan sebuah kertas berisikan simbol-simbol seperti tulisan kuno dari Mesir. Mereka kemudian memutuskan untuk menjelajahi setiap ruangan di dalam rumah tersebut demi menemukan jawaban dari misteri yang ditinggalkan oleh Ulysses Moore. Kode demi kode berhasil dipecahkan oleh trio petualang ini. Hingga
akhirnya mereka menemukan harta terpendam yang ditinggalkan oleh Ulysses Moore. Sayangnya yang memburu harta tersebut bukan hanya mereka bertiga. Ada seorang perempuan yang juga mengincar harta tersebut.
Buku anak-anak ini saya temukan di antara tumpukan buku di Perpustakaan Daerah. Gambar-gambar ilustrasinya sangat menarik, apalagi buku ini bersampul hardcover. Walaupun buku ini ditujukan untuk anak-anak, saya benar-benar merasakan ketegangan di saat membaca petualangan Jason, Julia dan Rick. Ketegangannya ternyata tidak
berhenti di akhir buku saja, karena cerita Ulysses Moore ini ternyata berupa serial sebanyak empat buku. Waduuuh… harus segera mencari kelanjutan ceritanya kalau begini.
Review: Ulysses Moore #1: Pintu Waktu
May18
bywindascorfiSatu kata buat seri Ulysses Moore:
Awesome..!
(Keren)
Dari tampilan luarnya aja kita udah bisa ngasih pujian (padahal kaan, ada pepatah
Don’t Judge A Book From Its Cover) tapi yaahh, anggap aja yang satu ini pengecualian
^_^v
Jujur, saya pribadi terpesona sama packaging-nya (Hard Cover) dengan ilustrasi
gambar yang pas (gak terlalu childish juga gak terlalu creepy untuk ukuran buku
misteri), belum lagi gambar-gambar yang dibuat berupa sketsa, benar-benar
menghidupkan kesan misteri didalamnya, membuat kita semakin penasaran untuk
mengikuti setiap lembar ceritanya.
Cerita ini sendiri berawal ketika Keluarga Covenant pindah
ke Kilmore Cove bersama kedua anaknya dan menempati sebuah rumah besar yang di
beri nama Argo Manor oleh pemiliknya, Ulysses Moore. Kepada Nestor, si Penjaga
Rumah inilah Argo Manor dititipkan. Keberadaan Ulysses Moore sendiri masih
Jason dan Julia Covenant adalah saudara kembar, mereka berteman dengan Rick teman
sekelasnya yang merupakan penduduk asli Kilmore Cove. Saat Rick berkunjung ke Argo
Manor, disinilah petualangan tiga sekawan ini berawal.
Dimulai oleh Jason yang secara tidak sengaja terpeleset ke tebing dan menemukan
sebuah kotak berisi perkamen dan teka-teki untuk dipecahkan, hingga terkuaknya pintu
misterius yang memiliki empat lubang kunci dibalik lemari tua, tugas Jason dan
kawan-kawan untuk mencari tahu, ada misteri apa dibalik pintu rahasia itu. Apakah mereka
akan menemukan bukti bahwa Ulysses Moore sang Pemilik Rumah benar-benar masih
hidup ataukah?
Ulysses Moore merupakan seri petualangan misteri yang patut dikoleksi (terutama
gambar-gambar sketsa yang menghiasi halaman-halaman di buku ini, so cool!) ^_^
belum lagi dari awal hingga akhir, buku ini bertaburan misteri dan teka-teki (yang
berhubungan dengan kriptografi, puisi misterius, dan simbol Mesir Kuno), saya sampai
ikut deg-degan mengikuti setiap langkah Jason, Julia dan Rick.
Jangan sampai ketinggalan seri Ulysses Moore yang lainnya yah?
I bet you will be
surprised!
ategori: Buku
Jenis Buku Anak-anak Penulis: Pierdomenico Baccalario
Keluarga Covenant baru saja pindah ke kota kecil bernama Kilmore Cove dan membeli sebuah rumah bernama Argo Manor. Rumah itu unik dan elegan, terpisah dari bangunan2 lain di kota Kilmore Cove, berada di atas tebing yang tinggi dan bawahnya adalah lautan. Rumah itu dulu didiami oleh seorang tua yang tak pernah keluar rumah hampir sepanjang hidupnya, nama orang itu adalah Ulysses Moore. Keluarga Covenant memiliki sepasang anak kembar yaitu Jason dan Julia, Jason yang suka berkhayal dan berpetualang sangat tertarik dengan Argo Manor, menurutnya rumah itu menyembunyikan misteri dan kejutan yang tidak bisa dibayangkan.
Argo Manor sebuah mansion besar yang memiliki banyak ruangan-ruangan indah di dalamnya, ada rumah kaca, menara dan sepertinya setiap ruangan memiliki misterinya sendiri. Saat Jason, Julia dan tetangga mereka Rick memutuskan untuk menjelajah Argo Manor, mereka menemukan sebuah pintu misteruis yang berada di belakang lemari, seolah-olah lemari itu memang sengaja diletakkan disitu untuk menyembunyikan pintu tersebut. Pintu tersebut unik karena memiliki empat lubang kunci dan sekarang Jason dkk harus mencari akal untuk membuka kunci di pintu tersebut jika ingin mengetahui misteri apa yang berada dibalik pintu.
Fav Quote : Seorang pahlawan tidak memilih jalan hidupnya. Ia hanya menjalaninya sampai titik akhir. _____________________________________________________________________
Setelah kebanyakan ditunda akhirnya bisa juga saya menyelesaikan buku ini. Bukunya sendiri termasuk tipis, yang bikin berat cuma sampul hardcover-nya doang. Untuk ukuran buku anak, novel ini termasuk bagus, tapi untuk ukuran universal, menurut saya agak sedikit membosankan. Alur cerita sendiri tidak lambat namun juga tidak terlalu mengejutkan. Buku ini fokus pada tema petualangan dan pemecahan teka-teki. Untuk pemecahan misteri cukup menarik, sebagai pembaca kita akan ikut dalam menerka-nerka setiap teka-teki dalam setiap bab-nya. Sayangnya ceritanya termasuk pendek.
Kata kunci:ulysses moore
Sebelumnya:Septimus Heap - Magyk
Selanjutnya :Raintree: Inferno balas
Ulysses Moore #1 : Pintu Waktu
Desember 22, 2011 oleh tama3143Kode Buku: 0 1-42-020-0 Pengarang: PIERDOMINICO BUCCALARIO
Penerjemah: Damaring Tyas Wulandari, S. Si. Editor: Danu Nugraha, S. Si. & Rani, Nuraeni, S. Si. Tahun: 2007
ISBN: 9789790155114
Tebal Buku: 240 hlm
Berat Buku: 405.6 gram
Penerbit: Erlangga for Kids Harga: Rp. 63.300,-
“Ulysses Moore: Pintu Waktu”
Pertama kali tama liat cover buku ini dan membaca judulnya di Gramedia, tama langsung terpikat dan segera ingin membeli. Sampulnya yang berbentuk hardcover, dengan desain yang menggambarkan petualangan dan misteri di dalamnya, membuat tama merasa sudah membaca hampir setengah isi buku. Melihat label penerbit “Erlangga for Kids”, meyakinkan tama bahwa buku ini menceritakan
petualangan yang menarik yang mudah dipahami. Apalagi ketika membaca sinopsis di sampul belakang buku, langsung terbesit tekat tama untuk mengoleksi buku ini.
“Rumah ini mungkin terisolasi dari rumah-rumah lain, tapi rumah ini menawarkan banyak hal menarik untuk anak-anak yang gemar bertualang.”
~Nestor, pengurus Argo Manor~
“Ulysses Moore: Pintu Waktu” menceritakan petualangan Jason, Julia, dan Rick dalam menelusuri misteri yang ada di dalam sebuah rumah di pesisir Inggris, Argo Manor. Jason dan Julia adalah sepasang anak kembar yang baru pindah dari London ke Kilmore Cove. Keduanya bersama teman mereka Rick, yang merupakan teman sekolah mereka di kota tersebut, berpetualang menjelajahi Argo Manor dan berusaha menyelesaikan misteri yang ada di dalamnya.
Diawali dengan Jason yang mendengar langkah kaki misterius setelah beberapa hari kedatangannya ke Argo Manor hingga penemuan kotak perkamen dan teka-teki untuk dipecahkan, mengajak Jason, Julia, dan Rick untuk memecahkan misteri dibalik pintu dengan empat buah lubang kunci, yang akan membawa mereka pada misteri berikutnya hingga perjalan tak terduga yang tidak dibatasi oleh waktu. Selain itu, di dalam petualangan mereka, mereka juga behadapan dengan misteri kematian Ulysses Moore, pemilik Argo Manir sebelumnya. Apakah Ulysses Moore memang sudah mati seperti yang diketahui orang-orang, ataukah ternyata dia masih hidup dan terlindungi oleh misteri-misteri di dalam Argo Manor?
Ulysses Moore merupakan Seri Petualangan Fantasi dengan jumlah seri sebanyak empat buah. Buku ini memiliki sistem penulisan yang menarik. Salah satunya, buku ini disusun berdasarkan jurnal yang dilaporkan oleh Mia Maharani kepada sang editor. Selain itu, ilustrasi hitam putih di tiap bab-nya, memberikan gambaran yang jelas mengenai petualangan ketiga tokoh utama dalam buku ini. Bahasa yang mudah dimengerti dan petualangan-petualangan penuh fantasi di dalamnya membuat buku ini aman dikonsumsi anak-anak (target buku ini memang untuk anak-anak). Akan tetapi bagi pecinta serial fantasi misteri yang sudah berumur (seperti tama…T____T) buku ini salah satu buku wajib yang harus dikoleksi.
Menurut tama, salah satu kelemahan dari buku ini adalah harganya yang MAHHAL. Akan tetapi itu bisa disiasati dengan membeli di toko buku diskon atau di pameran. Tama sendiri membeli buku ini langsung 3 jilid, di pameran buku, dengan harga yang DIPANGKAS 25 %. Lumayannnn..
Semoga resensi tama bisa memudahkan temen-temen nyari buku bacaan yang berkualitas dan menarik.