• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 11 GRAVITASI pdf 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BAB 11 GRAVITASI pdf 1"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 1 1 GRAV I TASI

Hukum gravit asi univer sal yang dirum uskan oleh New t on,

diaw ali dengan beberapa pem aham an dan pengam at an em piris yang

t elah dilakukan oleh ilm uw an- ilm uw an sebelum nya. Mula- m ula

Copernicus m em berikan landasan pola berfikir yang t epat t ent ang

pergerakan planet - planet , yang sem ula dikira planet - planet t ersebut

bergerak m engelilingi bum i, sepert i pada konsep Pt olem eus.

Copernicus m elet akkan m at ahari sebagai pusat pergerakan

planet planet , t erm asuk bum i, dalam gerak m elingkarnya. Kem udian

dari dat a hasil pengam at an yang t elit i t ent ang pergerakan planet , yang

t elah dilakukan Tycho Brahe, Kepler m erum uskan t iga hukum em piris

yang dikenal sebagai hukum Kepler m engenai gerak planet :

1. Sem ua planet bergerak dalam lint asan berbent uk elips dengan

m at ahari pada salah sat u t it ik fokusnya.

2. Garis yang m enghubungkan planet dengan m at ahari akan m enyapu

daerah luasan yang sam a dalam w akt u yang sam a.

3. Kuadrat perioda planet m engelilingi m at ahari sebanding dengan

pangkat t iga j arak rerat a planet ke m at ahari.

Hukum - hukum Kepler ini adalah hukum em piris. Keplet t idak

m em punyai penj elasan t ent ang apa yang m endasari hukum - hukum nya

ini. Kelebihan New t on, adalah dia t idak hanya dapat m enj elaskan apa

yang m endasari hukum - hukum Kepler ini, t et api j uga m enunj ukkan

bahw a hukum yang sam a j uga berlaku secara universal unt uk sem ua

benda- benda berm assa.

1 1 .1 H u k u m Gr a vit a si Un ive r sa l

Kit a dapat m enj abarkan, dengan cara yang sederhana, hukum

(2)

t elah dit em uka Kepler. Unt uk m em udahkan analisa kit a anggap bahw a

planet - planet bergerak dalam lint asan yang berbent uk lingkaran

dengan j ej ari r, dengan kelaj uan konst an v. Karena planet bergerak

dalam lint asan lingkaran m aka planet m engalam i percepat an

sent ripet al yang besarnya diberikan oleh

( )

dengan T adalah periode planet m engelilingi m at ahari. Percepat an ini

t ent unya disebabkan oleh suat u gaya yang m engarah ke pusat

lingkaran ( ke m at ahari) . Besar gaya ini t ent unya sam a dengan m assa

planet m dikali percepat an sent ripet alnya, sehingga besar gaya t adi

dapat dirum uskan sebagai :

dengan k adalah suat u konst ant a kesebandinga. Dengan persam aan

hukum Kepler ket iga ini, besar gaya pada pers. ( 11.2) dapat dit ulis

dengan k0 adalah suat u konst ant a. Karena gaya ini m engarah ke

pusat lingkaran, yait u ke m at ahari, t ent unya logis bila dianggap bahw a

gaya t ersebut disebabkan oleh m at ahari.

Berdasarkan hukum ket iga New t on, t ent unya akan ada gaya

j uga yang bekerj a pada m at ahari oleh planet , yang besarnya sam a

dengan gaya di pers. ( 11.4) . Tet api karena sekarang bekerj a pada

m at ahari, t ent unya konst ant a k0 di per s. ( 11.4) m engandung m assa

(3)

saling t ar ik m enarik ant ara planet dan m at ahari yang besarnya

diberikan oleh :

2

r

Mm

G

F

=

( 11.5)

New t on, set elah m engam at i hal yang sam a pada bulan dan pada

bendabenda yang j at uh bebas di perm ukaan bum i, m enyim pulkan

bahwa gaya t arik m enarik t adi berlaku secara universal unt uk

sem barang benda. Gaya t adi kem udian dinam ai sebagai gaya

gravit asi. Jadi ant ara dua benda berm assa m1 dan m2 yang t erpisah

sej auh r t erdapat gaya gravit asi yang perum usannya diberikan oleh :

12 ^

2 2 1

12 r

r m m G

Fv = ( 11.6)

dengan ˆ r12 adalah vekt or sat uan yang berarah dari benda pert am a ke

benda kedua. ( Not asi 12, berart i pada benda pert am a oleh benda

kedua) .

Konst ant a G dalam persam aan gravit asi universal, dapat dit ent ukan

m elalui eksperim en. Pengukur an yang t elit i unt uk nilai G dilakukan

oleh Cavendish. Sekarang nilai konst ant a gravit asi universal diberikan

oleh

G= 6,6720 x 10- 11 m2/ kg2 ( 11.7)

Dalam penj abaran di at as, diasum sikan bahw a benda pert am a

dan kedua adalah suat u t it ik m assa. Unt uk benda yang besar, yang

t idak dapat dianggap sebagai t it ik m assa m aka sum bangan dari

m asing- m asing elem en m assa harus diperhit ungkan. Unt uk it u

diperlukan perhit ungan- perhit ungan kalkulus int egr al. Salah sat u hasil

capaian New t on, dia berhasil m enunj ukkan, dengan bant uan kalkulus

int egral, bahw a sebuah benda berbent uk bola ( j uga kulit bola) dengan

dist ribusi m assa yang hom ogen, akan m em berikan gaya gravit asi ada

sebuah t it ik m assa di luar bola t adi dengan m assa bola seolah- olah

(4)

m enganggap gaya gravit asi bum i seolah- olah disebabkan oleh sebuah

t it ik m assa yang berada pada pusat bum i.

Hukum Kepler kedua, unt uk kasus lint asan planet yang

berbent uk lingkaran, hanya m enunj ukkan bahw a kelaj uan planet

m engelilingi m at ahari konst an. Tet api unt uk kasus lint asan yang

sesungguhnya, yait u yang berbent uk elips, hukum kedua Kepler

m enunj ukkan t ent ang kekekalan m om ent um sudut . Lihat gam bar

Daerah yang disapu oleh garis yang m enghubungkan planet dengan

m at ahari dalam selang w akt u ∆t diberikan oleh :

t

w

r

A

=

2

2

1

( 11.8)

sehingga pernyat aan bahw a unt uk selang w akt u yang sam a daerah

yang disapu sam a, sam a dengan m enyat akan bahw a besaran berikut

ini konst an

r

w

2

( 11.9)

Tet api bila ini kit a kalikan dengan m assa planet , akan kit a

dapat kan bahw a besaran m ! r2 yang t idak lain sam a dengan besar t ot al

m om ent um sudut sist em ( dengan m at ahari sebagai t it ik referensi) .

Jadi dalam sist em planet m at ahari, gaya gravit asi t idak m enim bulkan

(5)

1 1 .2 M e da n Gr a vit a si

Konsep gaya gravit asi, dim ana dua benda yang t erpisah dan

t idak saling sent uh dapat m em eberikan pengaruh sat u sam a lain,

m erupakan konsep yang sulit dipaham i bagi ilm uw an fisika klasik

dahulu. Bagi m ereka sem ua gaya harus m elalui persent uhan, m inim al

harus ada perat aranya. Karena it u t erkait dengan gaya gravit asi,

m ereka m em perkenalkan konsep m edan gravit asi. Jadi pada ruang di

sekit ar sebuah benda yang berm assa m akan t im bul m edan gravit asi.

Apabila pada m edan gravit asi t adi t erdapat sebuah benda yang

erm assa, m aka benda t adi akan m engalam i gaya gravit asi. Kuat

m edan gravit asi pada suat u t it ik dalam ruang diukur dengan

m enggunakan suat u m assa uj i yang kecil. Kuat m edan gravit as

diberikan oleh perum usan

m F

g = ( 11.10)

sehingga m edan gravit asi di sekit ar sebuah benda berm assa m

diberikan oleh

Usaha yang dilakukan oleh gaya gravit asi sebuah benda

berm assa M ( yang diasum sikan berada di t it ik pusat koordinat ) pada

benda lain yang berm assa m , yang m enyebabkan perpindahan benda

kedua dari j arak ra ke rb diberikan oleh

Tanda m inus dalam gaya di at as karena arah gayanya adalah ke

(6)

gaya konservat if. Karena it u kit a dapat m endefinisikan konsep energi

pot ensial gravit asi m elalui

⎟⎟

diasum sikan pada t it ik j auh t ak hingga pot ensial gravit asinya lenyap

( = nol) , m aka kit a dapat kan

m aka kit a peroleh energi pot ensial gravit asinya

( )

(

(

)

)

mh

Tet api besaran GM/ R2 t idak lain dari percepat an gravit asi bum i g,

sehingga unt uk ket ingggian dekat perm ukaan bum i

Referensi

Dokumen terkait