• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh Kontrak Perkuliahan Meode Kuantit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Contoh Kontrak Perkuliahan Meode Kuantit"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

KONTRAK PERKULIAHAN

Kode MK : SM312033

Nama MK :Quantitative Methods for Business Jml SKS :3 SKS

Tgl Berlaku : 11 Juli 2014

A. Identitas

STANDAR

KOMPETENSI Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat mengevaluasi metode kuantitatif untuk bisnis

Jml Jam kuliah dalam seminggu

1 x 150 menit tatap muka,

1 x 150 menit persiapan dan pekerjaan di luar kelas Jml Jam kegiatan

laboratorium 1 x 0 menit

Dosen Penyusun Nama : Dini Turipanam Alamanda, STp, MSM

B. Level Taksonomi

Aspek Koginitif

Knowledge √ Aspek

Afektif

Receiving Phenomena √

Comprehension √ Responding to Phenomena

Application √ Valuing

Analysis √ Organization

Synthesis √ Characterization

Evaluation Aspek

Psikomotorik

Perception √ Preparation √ Mechanization Motorization Creativity

C. Keterampilan Profesi (Persyaratan Bisnis / Industri)

Aspek Kemampuan dan Ketrampilan

Menulis 60-80%

Presentasi & Diskusi 60-70 %

Penggunaan Komputer 60-80 %

Komunikasi & kerjasama dalam Tim 60 -70%

▸ Baca selengkapnya: contoh kontrak catering makanan

(2)

D. Materi dan Pelaksanaan

Pertemuan Ke

Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan

1 Pengantar Quantitive Methods for Business dan Modeling

• Pendahuluan mengenai apa itu analisis kuantitatif

• Pendekatan analisis kuantitatif

• Bagaimana mengembangkan sebuah model analisis kuantitatif

• Menjelaskan peranan komputer dan model spreadsheet dalam pendekatan analisis kuantitatif

• Masalah-masalah yang bisa dianalisis menggunakan pendekatan analisis kuantitatif

2 Linier Programming: Solusi

Grafis • Pendahuluan

• Asumsi-asumsi linier programming • Memformulasikan masalah-masalah

linier programming ke dalam persamaan matematika linier

• Membuat solusi grafik Isoprofit dan titik Corner dari persamaan linier

• Analisis sensitivitas tabel simplex 3 Linier Programming:

Metoda Simplex Maximasi

• Pendahuluan dan prosedur solusi simpleks

• Memformulasikan masalah-masalah linier programming ke dalam

• Pendahuluan dan prosedur solusi simpleks

• Memformulasikan masalah-masalah linier programming ke dalam

persamaan matematika linier • Membuat penyelesaian linier

programming dengan membuat tabel simpleks

• Penyelesaian variabel surplus dan Artifisial

• Masalah Minimasi • Analisis sensitivitas

(3)

seimbang

• Masalah maksimasi penugasan • Demo software

7 Review dan Latihan Soal • Linier Programming: Solusi Grafis • Linier Programming: Metoda Simplex • Metoda Transportasi

• Metoda Penugasan (Assignment)

8 UJIAN TENGAH SEMESTER

9 Model Jaringan (Network Model)

• Pendahuluan model jaringan • Teknik minimal-spanning tree • Teknik maximal-flow

• Teknik shortest-route

10 Analisa Keputusan (Tabel Keputusan)

• Pendahuluan pengambilan keputusan • Enam langkah dalam pengambilan

keputusan

• Lingkup jenis pengambilan keputusan • Pengambilan keputusan dalam kondisi

yang tidak menentu

• Pengambilan keputusan beresiko 11 Pohon Keputusan (Decision

Tree) + Software Expert Choice

• Pendahuluan pohon keputusan • Analisis sensitivitas

• Pendahuluan software QM

• Aplikasi kasus kedalam software QM 12 Analytic Hierarchy Process

(AHP)

• Pendahuluan AHP

• Proses evaluasi multifaktor • Proses analisis hirarki

• Aplikasi kasus ke dalam software QM 13 Forecasting • Macam-macam forecasting

Model Time-series • Moving Average • Exponential Smoothing 14 Teori Antrian • Pendahuluan Teori antrian

• Karakteristik sistem antrian • Model antrian single-channel • Model antrian multichannel • Model constant service time • Model populasi terbatas 15 Review dan latihan • Model Jaringan

• Analisa Keputusan

2.Bagaimana proses analisis kuantitatif itu dilakukan? Berikan satu contoj sederhana yang menggunakan proses tersebut!

3.Apa itu Break-even point? Parameter apa saja yang diperlukan untuk mendapatkannya!

(4)

5.Kasus 1:

Terdapat Kebijakan cabang bank tertentu bahwa ATM harus diisi dengan cukup uang untuk memuaskan pelanggan yang melakukan penarikan di seluruh akhir pekan. Pada cabang A rata-rata jumlah uang yang ditarik dari ATM per transaksi pelanggan pada akhir pekan adalah $ 160 dengan deviasi standar populasi dari $ 30. Misalkan sebuah sampel acak dari 36 transaksi nasabah diperiksa, dan Anda menemukan bahwa rata-rata jumlah penarikan adalah $ 172.

a. Pada tingkat kepercayaan 95%, dengan pendekatan critical value, apakah terdapat cukup bukti bahwa rata-rata populasi tarikan tunai lebih besar dari $160?

b. Pada level signifikansi 0.05, dengan pendekatan p-value, apakah terdapat cukup bukti bahwa rata-rata penarikan tunai lebih besar dari $160?

c. Interpretasikan hasil 2 poin di atas d. Bandingkan dan simpulkan temuan Anda! 6.Kasus 2:

Wanita karir banyak yang berhenti bekerja setelah menjadi seorang ibu. Namun, banyak wanita masih bisa berkarir sekaligus memiliki dan merawat anak-anaknya. Sebuah survei terhadap 187 peserta di Women Fortune Magazine Paling Berpengaruh di KTT Bisnis pada Maret 2002 menemukan bahwa 133 memiliki setidaknya satu anak (Carol Hymowitz, " Women Plotting Mix of Work and Family Won’t Find Perfect Plan, “The Wall Street Journal, June 11, 2002, B1). Diasumsikan bahwa kelompok dari 187 wanita adalah sampel acak dari populasi eksekutif wanita yang sukses.

a.Berapa proporsi sampel tingkat kesuksesan wanita karir yang mempunyai anak?

b.Bisakah kita menyimpulkan bahwa lebih dari setengah wanita karir yang mempunyai anak sukses?

c. Bisakah kita menyimpulkan bahwa dua per tiga wanita karir yang mempunyai anak sukses?

2 Individu Latihan menyelesaikan masalah-masalah manajemen dengan pendekatan linier programming solusi grafis

1. Kasus 1:

Perusahaan Jenong Furniture yang akan membuat meja dan kursi. Keuntungan yang diperoleh dari satu unit meja adalah $7,- sedang keuntungan yang diperoleh dari satu unit kursi adalah $5,-.

Namun untuk meraih keuntungan tersebut Jenong Furniture menghadapi kendala keterbatasan jam kerja. Untuk pembuatan 1 unit meja dia memerlukan 4 jam kerja. Untuk pembuatan 1 unit kursi dia membutuhkan 3 jam kerja. Untuk pengecatan 1 unit meja dibutuhkan 2 jam kerja, dan untuk pengecatan 1 unit kursi dibutuhkan 1 jam kerja. Jumlah jam kerja yang tersedia untuk pembuatan meja dan kursi adalah 240 jam per minggu sedang jumlah jam kerja untuk pengecatan adalah 100 jam per minggu. Buatlah solusi optimal dengan pendekatan iso profit line dan corner point?

2. Kasus 2:

(5)

Untuk pembuatan kedua macam batako tersebut dipergunakan 2 macam mesin: A: mesin pencampur dan B: mesin pencetak. Untuk mencampur batako semen diperlukan waktu 1 jam, dan untuk mencetak batako semen diperlukan waktu 2 jam. Batako kapur dicampur selama 1.5 jam dan dicetak selama 1 jam. Selama satu bulan kapasitas mesin A 320 jam kerja. Sedang kapasitas mesin B adalah 480 jam kerja. Buatlah solusi optimal dengan pendekatan iso profit line dan corner point?

3 Individu Latihan menyelesaikan masalah-masalah manajemen dengan pendekatan linier programming simplex maximasi

1. Kasus 1:

Perusahaan Jenong Furniture yang akan membuat meja dan kursi. Keuntungan yang diperoleh dari satu unit meja adalah $7,- sedang keuntungan yang diperoleh dari satu unit kursi adalah $5,-.

Namun untuk meraih keuntungan tersebut Jenong Furniture menghadapi kendala keterbatasan jam kerja. Untuk pembuatan 1 unit meja dia memerlukan 4 jam kerja. Untuk pembuatan 1 unit kursi dia membutuhkan 3 jam kerja. Untuk pengecatan 1 unit meja dibutuhkan 2 jam kerja, dan untuk pengecatan 1 unit kursi dibutuhkan 1 jam kerja. Jumlah jam kerja yang tersedia untuk pembuatan meja dan kursi adalah 240 jam per minggu sedang jumlah jam kerja untuk pengecatan adalah 100 jam per minggu. Berapa jumlah meja dan kursi yang sebaiknya diproduksi agar keuntungan perusahaan maksimum??

2. Kasus 2:

PT Padat Karya memproduksi dua macam batako: batako semen dan batako kapur. Biaya pembuatan batako semen diperkirakan Rp. 150,-sedang biaya pembuatan batako kapur diperkirakan Rp. 100,-. Batako semen dijual seharga Rp. 400,- dan batako kapur dijual seharga Rp. 250,-.

Untuk pembuatan kedua macam batako tersebut dipergunakan 2 macam mesin: A: mesin pencampur dan B: mesin pencetak. Untuk mencampur batako semen diperlukan waktu 1 jam, dan untuk mencetak batako semen diperlukan waktu 2 jam. Batako kapur dicampur selama 1.5 jam dan dicetak selama 1 jam. Selama satu bulan kapasitas mesin A 320 jam kerja. Sedang kapasitas mesin B adalah 480 jam kerja. Gunakan fungsi maksimasi untuk permasalahan diatas?

3. Kasus 3:

AURELGOOD adalah makanan yang terbuat dari Jagung dan Kacang. Makanan ini memiliki kandungan sekurang-kurangnya 30% Protein dan Serat maksimal 5% sebagaimana tampak pada tabel berikut ini.

Bahan Kandungan gizi (kg) Protein Serat Biaya

Jagung 0,09 0,02 0,30

Kacang 0,60 0,06 0,90

(6)

tersebut! AURELGOOD memerlukan 800 kg makanan per hari!

4 Individu Latihan menyelesaikan masalah-masalah manajemen dengan pendekatan linier programming simplex minimasi

1. Bagaimana cara menentukan pivot column untuk fungsi tujuan minimisasi?

2. Bagaimana cara menentukan pivot row untuk fungsi tujuan minimisasi? 3. Apa syarat tabel simpleks untuk fungsi tujuan minimisasi ini optimal ? 4. Sebutkan langkah-langkah dalam penyelesaian permasalahan LP

dengan fungsi tujuan minimum dengan menggunakan metode simpleks.

5. Jelaskan suatu situasi dimana terjadi infeasibility dalam simpleks. 6. Jelaskan suatu situasi dimana terjadi unboundedness dalam simpleks. 7. Jelaskan suatu situasi dimana terjadi degeneracy dalam simpleks. 8. Jelaskan suatu situasi dimana terjadi alternative optima dalam

simpleks.

9. Kasus 1:

Gerard Chemical Company. Gerard Chemical Company harus membuat 1000 unit campuran phospate dan postassium. Biaya per unit phospate adalah $5, sedangkan biaya per unit postassium $6. Jumlah phospate yang dapat digunakan tidak lebih dari 300 unit sedangkan postassium harus digunakan minimal 150 unit. Berapa masing-masing jumlah phospate dan postassium yang harus digunakan agar biaya total minimum ?

10. Kasus 2 (analisis sensitivitas)

Rekha Furniture menghasilkan 3 jenis produk yaitu Meja (T), kursi (C) serta Rak Buku (B) yang masing-masing produk diproses di tiga bagian yaitu bagian assembly, finishing serta bagian packing. Untuk menghasilkan 1 unit meja dibutuhkan waktu 3 jam di bagian assembly, 2 jam di bagian finishing dan 1 jam di bagian packing. Untuk menghasilkan 1 unit kursi dibutuhkan waktu 4 jam di bagian assembly, 1 jam dibagian finishing serta 3 jam di bagian packing. Sedangkan untuk menghasilkan 1 unit rak buku dibutuhkan waktu masing-masing 2 jam di bagian assembly, finishing dan packing. Keuntungan per unit meja adalah $2, kursi $4 sedangkan rak buku $3. Selesaikan fungsi minimasi diatas!

a. Dampak Penambahan 1 jam kerja pada Bagian Assembly terhadap Solusi Optimal

b. Dampak Pengurangan 1 jam kerja pada Bagian Assembly terhadap Solusi Optimal

c. Dampak Penambahan 10 jam kerja pada Bagian Assembly terhadap Solusi Optimal

d. Misalnya Rekha Furniture ingin memproduksi Almari. Diperkirakan untuk menghasilkan 1 buah Almari dibutuhkan waktu 4 jam di bagian assembly, 5 jam di bagian finishing, dan 2 jam di bagian packing. Dan diperkirakan dengan harga jual per unit almari $80 akan memberikan keuntungan per unit sebesar $6. Akankah almari diproduksi?

5 Individu Latihan menyelesaikan masalah-masalah manajemen transportasi dengan model transportasi

1. Jelaskan bahwa metode transportasi juga merupakan Linear Programming.

2. bagaimana metode northwest corner rule diterapkan pada metode transportasi?

(7)

4. mengapa northwest corner rule kurang peka terhadap biaya? 5. Kasus 1:

Berikut adalah data mengenai permasalahan transportasi dengan tujuan meminimumkan biaya. Angka dalam satuan $ menunjukkan biaya transportasi per unit dari daerah asal ke daerah tujuan, angka yang berada pada kolom Supply menunjukkan jumlah barang yang dihasilkan di setiap pabrik sedangkan angka yang berada pada baris Demand adalah besarnya permintaan di setiap pasar.

Dari/ ke A B C Supply

W $ 5 $ 4 $ 3 200

X $ 8 $ 4 $ 3 300

Y $ 9 $ 7 $ 5 150

Demand 250 200 200 650

a. Buatlah tabel inisiasi dari permasalahan diatas!

b. Jumlah barang yang dikirim dari pabrik X ke pasar B dan pasar C secara berturut-turut adalah

c. Biaya total dari tabel tersebut adalah

6. Kasus 2:

CV Betul Bagus memiliki 3 lokasi tambang pasir dan 3 lokasi proyek. Data pengiriman per satu truk pasir, supply tambang, dan kebutuhan proyek nampak pada tabel berikut ini.

Dari/ ke Proyek P Proyek Q Proyek R Supply

Tambang A 13 7 8 56

Tambang B 12 24 17 82

Tambang C 9 16 21 77

Demand 72 102 41

a. Dengan mempergunakan metode Northwest Corner, maka pada solusi awal, kotak AP dan BP akan terisi sebanyak

b. Biaya yang harus dikeluarkan perusahaan pada solusi awal dengan menggunakan northwest corner rule adalah

c. Dengan menggunakan least cost method, pada solusi awal kotak AP dan AC akan terisi sebanyak

d. Biaya yang harus dikeluarkan perusahaan pada solusi awal dengan menggunakan least cost method adalah

e. Dengan metode VAM, Biaya peluang (Opportunity cost) terbesar CV Betul Bagus pada tabel awal untuk baris adalah

f. Dengan menggunakan modi method,tentukan R1, R2, K1 g. Indeks dari Tambang B KE Proyek R

6 Individu Latihan menyelesaikan masalah-masalah manajemen dengan metode penugasan

1. Apa syarat yang harus dipenuhi agar suatu permasalahan penugasan dapat diselesaikan ?

2. Jelaskan bagaimana cara menghitung biaya peluang berdasarkan kolom untuk fungsi tujuan minimisasi biaya ?

3. Jelaskan bagaimana cara menghitung biaya peluang total untuk fungsi tujuan minimisasi biaya ?

4. Jelaskan bagaimana cara melakukan revisi tabel jika ternyata penugasan belum optimal ?

(8)

Pabrik Gula Manis membuat tiga komponen C3, C5 dan C8 yang masing-masing harus dikerjakan dengan salah satu mesin A, B, atau C. Buatlah penugasan yang paling efisien.

Pekerjaan Mesin (Rp)

A B C

C3 100 90 110

C5 115 100 95

C8 115 105 90

a. Besarnya biaya peluang berdasarkan kolom untuk kolom A

b. Besarnya biaya peluang berdasarkan kolom untuk baris C8 adalah c. Besarnya total biaya peluang untuk kolom A adalah

d. Besarnya total biaya peluang untuk baris C5 adalah

e. jumlah garis yang melewati angka nol yang dapat kita buat sebanyak

f. angka terkecil yang tidak dilewati garis terletak pada

g. Setelah kita buat tabel perbaikan (revisi) maka besarnya biaya peluang untuk baris C3 adalah

h. Besarnya biaya total dalam penugasan tersebut adalah

7 Individu Latihan menyelesaikan masalah-masalah manajemen dengan dengan Metode Network Model

1. Kasus 1:

Setiap minggu Damar menjual sepatu crocs keliling menggunakan kol bak dari pabrik menuju sebuah kota tujuan. Dari pabrik, ada beberapa rute yg bisa dilalui untuk menuju kota tujuan. Jarak pabrik ke kota tujuan ditunjukkan pada tabel berikut.

Buatlah Network dengan menggunakan spanning tree dan shortest route ke semua titik tujuan.

8 Individu Latihan menyelesaikan masalah-masalah manajemen dengan tabel keputusan

1. Kasus 1:

(9)

Alternatif State of Nature

State 1 State 2 State 3

A1 150 110 170

A2 180 200 220

Probability 0,1 0,3 0,6

a. Alternatif yang mana yang dipilih dengan pendekatan maximax criterion?

b. Alternatif yang mana yang dipilih dengan pendekatan maximin criterion?

c. Alternatif yang mana yang dipilih dengan pendekatan maximum likelihood criterion?

d. Alternatif yang mana yang dipilih dengan pendekatan Bayes’ Decision Rule?

2. Kasus 2:

Diberikan tabel payoff dibawah dalam satuan seribu dolar untuk sebuah kasus decision analysis. Seorang pengusaha radio ingin melakukan pengembangan usaha melalui akusisi yang diharapkan akan mendapatkan pangsa pengiklan yang banyak guna menghasilkan keuntungan yang besar. Terdapat tiga pilihan alternatif yang bisa dipilih dan kemungkinan keberhasilannya yang disajikan dalam tabel berikut.

Alternative Jumlah Pengiklan

Sedikit Sedang Banyak

Akuisisi Radio di

kota Garut 100 120 150

Akusisi Radio di

kota Bandung 100 160 200

Akusisi Radio di

kota Jakarta 200 250 300

Prior Probability 0.4 0.4 0.2

a. Alternatif yang mana yang dipilih dengan pendekatan maximax criterion?

b. Alternatif yang mana yang dipilih dengan pendekatan maximin criterion?

c. Alternatif yang mana yang dipilih dengan pendekatan maximum likelihood criterion?

d. Alternatif yang mana yang dipilih dengan pendekatan EOL?

e. Berapa payoff yang dihasilkan dengan menggukan pendekatan EVPI?

(10)

1. Kasus 1:

Diberikan tabel payoff dibawah dalam satuan seribu dolar untuk sebuah kasus decision analysis.

Alternatif State of Nature

State 1 State 2 State 3

A1 150 110 170

A2 180 200 220

Probability 0,1 0,3 0,6

Buatlah Decision Tree dari permasalahan di atas!

2. Kasus 2:

Diberikan tabel payoff dibawah dalam satuan seribu dolar untuk sebuah kasus decision analysis. Seorang pengusaha radio ingin melakukan pengembangan usaha melalui akusisi yang diharapkan akan mendapatkan pangsa pengiklan yang banyak guna menghasilkan keuntungan yang besar. Terdapat tiga pilihan alternatif yang bisa dipilih dan kemungkinan keberhasilannya yang disajikan dalam tabel berikut.

Alternative Jumlah Pengiklan

Sedikit Sedang Banyak

Akuisisi Radio di

kota Garut 100 120 150

Akusisi Radio di

kota Bandung 100 160 200

Akusisi Radio di

kota Jakarta 200 250 300

Prior Probability 0.4 0.4 0.2

a. Buatlah Decision Tree dari permasalahan di atas dan berapa expected valuenya?

b. Jika diketahui P (survey|sedikit) = 0.35, P (survey|sedang) = 0.57, dan P (survey|banyak)=0.47 dengan Bayes Decision Rule, tentukan P (sedikit|survey), P (sedang|survey) dan P (banyak| survey)!

10 Kelompo k

Latihan menyelesaikan masalah-masalah manajemen dengan AHP

Kasus 1:

(11)

Suplier Garansi Harga PengalamanKriteria

ACB 100 92 88

TKH 96 98 90

DLS 98 95 94

Untuk menentukan suplier terpilih, manajer logistik menentukan kriteria dengan metoda perbandingan berpasangan sebagai berikut :

Garansi Harga Pengalaman

Garansi 1

Harga 5 1

Pengalaman 4 2 1

Anda diminta membantu manajer untuk menentukan bobot dari masing-masing kriteria dengan pendekatan AHP dan menentukan suplier mana yang sebaiknya dipilih.

11 Individu Latihan menyelesaikan masalah-masalah manajemen dengan Teori Antrian

1. Sebutkan tiga komponen yang terdapat dalam sistem antrian 2. Jelaskan karakteristik dari setiap komponen dalam sistem antrian 3. Jelaskan jenis biaya dalam kaitannya dengan sistem antrian.

4. jelaskan perbedaan antara disiplin antrian, prioritas yang preem dan non preemptive. berikan contoh dalam keempat desain sistem antrian 5. Kasus 1: Aplikasi Model Single Channel

Sebuah perusahaan yang menyewakan furniture mempunyai satu gudang dengan satu mesin pengangkut yang dioperasikan oleh satu kelompok yang terdiri dari tiga orang tenaga kerja. Pemimpin perusahaan melihat pada jam-jam tertentu terjadi antrian truk tetapi di saat lain, petugas yang mengoperasikan mesin menganggur. Dari data yang telah lalu, diketahui rata-rata kedatangan 4 truk per jam, dan rata-rata pelayanan 6 truk per jam. Untuk mengatasi masalah tersebut, pimpinan perusahaan merencanakan untuk menambah kelompok tenaga kerja untuk mengoperasikan mesin. Bagaimana dampak penambahan kelompok tenaga kerja terhadap biaya total yang dikeluarkan perusahaan jika biaya sewa truk $ 20 per jam, sedang upah tenaga kerja untuk mengoperasikan mesin $6 per orang per jam. Diasumsukan jika perusahaan menggunakan dua kelompok tenaga kerja maka rata-rata pelayanan menjadi 12 truk per jam dan jika perusahaan menggunakan tiga kelompok tenaga kerja maka rata-rata pelayanan menjadi 18 truk per jam. 1 hari 8 jam kerja.

Hitunglah:

a. Jumlah rata-rata dalam antrian 1 kelompok kerja, 2 kelompok kerja dan 3 kelompok kerja

b. Jumlah rata-rata di dalam sistem (yang antri dan yang sedang dilayani) untuk masing-masing kelompok

c. Waktu rata-rata dalam antrian untuk masing-masing kelompok d. Waktu rata-rata dalam sistem untuk masing-masing kelompok e. Probabilitas fasilitas layanan sibuk atau faktor utilisasi fasilitas

untuk masing-masing kelompok

f. Bandingkan data kelompok 1, 2 dan 3 dan simpulkan temuanmu!

6. Kasus 2: Aplikasi Model Multiple

(12)

tidak setengahnya. Dari pengalaman yang ada rata-rata kedatangan pelanggan adalah 8 orang per jam, dan setiap kasir dapat melayani 5 orang pelanggan per jam. Bagaimana saran Anda mana yang lebih baik 2 kasir atau 3 kasir?

F. Referensi

1. Bacaan Wajib

Render, Barry, Stair,Jr, Ralph M., and Hanna, Michael E., Quantitative Analysis for Management, 10th edition, Pearson-Prentice Hall, 2009.

2. Bacaan Anjuran

 Hiller, Frederick and Lieberman, Gerald S., Introduction to Operations Research, McGraw 1995.

 Revere, Lee dan John Large, Quantitative Analysis for Management, 9th edition, Prentice Hall, Inc., 2006

G. Rencana Ujian

UJIAN TENGAH SEMESTER

Ujian akan dilaksanakan selama 120 menit dengan metode open cheatsheet UJIAN AKHIR SEMESTER

Ujian akan dilaksanakan selama 120 menit dengan metode open cheatsheet

H. Penilaian

Aspek Penilaian Komposisi Penilaian Prosentase

Tugas Mandiri 15 15 %

Tugas kelompok 15 15 %

Hasil UTS 30 30 %

Hasil UAS 40 40 %

Total 100 %

Disusun Oleh

Dini Turipanam Alamanda , STp, MSM

Diperiksa Oleh

Ratri Wahyuningtyas, ST., MM

Disahkan Oleh

Referensi

Dokumen terkait