ETIKA PROFESIONAL
KELOMPOK 2
Nuryanti
16919003
ETIKA PROFESIONAL
1. Etika Sebagai Praktis
2. Etika sebagai ilmu atau tata
susila
Secara
etimilogis
etika
dapat
diartikan sebagai ilmu tentang apa
yang biasa dilakukan, atau ilmu
tentang
adat
kebiasaan
yang
berkenaan dengan hidup yang baik
dan buruk.
TEORI ETIKA
Egoisme
utilitarianisme
deontologi
Hak
Keutamaan
Tanggung
ATURAN
ETIKA
Standar umum dan prinsip
akuntansi
Tanggung jawab dan praktik lain Tanggung
jawab kepada klien
Independensi, integritas, dan
objektivitas Tanggung
Hukum federal Amerika Serikat
30 Juli 2002
TUJUAN
SOA
Meningkatkan kualitas audit. Meningkatkan kepercayaan publik akan
pasar modal.
Menerapkan tata kelola perusahaan yang baik.
Menyediakan akuntabilitas yang lebih baik dengan membuat manajemen dan direksi bertanggung jawab akan
laporan keuangan
Menetapkan beberapa tanggung jawab baru kepada dewan komisaris, komiteaudit, dan pihak manajemen.
Menetapkan beberapa tanggung jawab baru kepada dewan komisaris, komiteaudit, dan pihak manajemen.
Penambahan tanggung jawab dan anggaran SEC (Securities Exchange Commision)
secara signifkand.
Penambahan tanggung jawab dan anggaran SEC (Securities Exchange Commision)
secara signifkand.
Memperbesar hukuman bagi terjadinya
corporate fraud (manipulasi perusahaan) Memperbesar hukuman bagi terjadinya
corporate fraud (manipulasi perusahaan) Mendirikan the Public Company Accounting Oversight Board, sebuah dewan yang
independen dan bekerja full-time bagi pelaku pasar modal.
Mendirikan the Public Company Accounting Oversight Board, sebuah dewan yang
independen dan bekerja full-time bagi pelaku pasar modal.
Mensyaratkan adanya aturan mengenai cara menghadapi konfik kepentingan Mensyaratkan adanya aturan mengenai cara menghadapi konfik kepentingan
Page 10
KASUS PERTAMA
Page 11
ALUR KASUS (BAGIAN 1)
James Checksfiel, akuntan yang bekerja di Creve Couver Pizza Inc di rekrut untuk menjadi agen khusus IRS (Internal Service Revenue)
James Checksfield merupakan akuntan publik yang ditugaskan oleh CPA Missouri, untuk memberikan jasanya pada Creve Couver Pizza Inc.
Checksfield berkenan menjadi agen IRS dengan imbalan penutupan kasus kelalaiannya dalam laporkan pajaknya pada tahun 1974-1977 (denda pajak $30.000)
Page 12
ALUR KASUS (BAGIAN 1 LANJUTAN)
Berkat hasil kerjanya, Tahun 1982 Creve Couver Pizza dituntut atas 6 dakwaan terkait penggelapan pajak - PPh perusahaan tsb tidak dilaporkan semuanya
Page 13
ALUR KASUS (BAGIAN 2)
Sama halnya dengan kasus sebelumnya, seorang auditor senior (saya) yang bekerja di kantor akuntan internasional ditawari untuk menjadi agen IRS
Tawaran ini ditawarkan oleh agen IRS yang bernama Rick (teman dekatnya) dengan imbalan uang yang besar
Jika menolak, Rick mengancam IRS akan membuka kasus penggelapan pajak yang telah dilakukan dan sebaliknya jika berkenan ikut, maka kasusnya akan ditutup
Page 14
ANALISA DAN SOLUSI KASUS BAGIAN 1
Metode yang digunakan IRS dalam mengungkapkan kasus Creve
Couver Pizza Inc Salah Kode Etik Akuntan Menurut IFAC: 1. Integritas
2. Objektivitas
3. Kompetensi Profesional dan Kehati-hatian
4. Kerahasiaan
5. Perilaku Profesi Pengungkapan informasi tertentu
Page 15
SIKAP ATAS KASUS BAGIAN 2
Metode yang digunakan IRS untuk
merekrut agen salah Kode Etik Akuntan Menurut IFAC:
1. Integritas
2. Objektivitas
3. Kompetensi Profesional dan Kehati-hatian
4. Kerahasiaan
5. Perilaku Profesi (Saya) lebih menolak, karena
16
KASUS KEDUA
Page 17
Didirikan oleh ale fries dan berhasil diraih oleh jon Fries 1i
1990an
Perusahaan rasa (produk rasa asam)
Ohio perusahaan dengan pertumbuhan tercepat di tahun 1980an
Pendapatan tahunan sebesar $ 5 Miliar
Bangkrut pada tahun 1994 karena kecurangan keuangan
18
1. Melakukan transaksi
penjualan yang valid
2. Pengiriman produk pelanggan
yang belum mereka pesan
3. Mencatat transaksi
penjualan palsu
Menggelembungkan pendapatan
penjualan
Melebih-lebihkan persediaan akhir periode
1. Mengisi berries kosong dengan air dan
melabelinya sebagai produk rasa
konsentrat tinggi
2. Terbengkalai dalam menghapus barang
cacat
3. Termasuk produk limbah dari proses
manufaktur dalam persediaan
Laporan keuangan yang menyesatkan
1. Menjual sekuritas
2. Mendapatkan pembiayaan bank
19
Gudang Q
"Gudang Q menjadi gudang penyimpanan untuk produk yang
dikembalikan oleh konsumen karena berada di bawah
spesifikasi, barang tidak dapat digunakan atau tidak ada, dan
item yang tidak dapat ditemukan di gudang sebenarnya"
Menipu auditor
1. Membuat dokumen palsu
2. Mislabeling persediaan dihitung oleh auditor
20
Devison
Chief Operating
Officer (COO) Chief
Financial Officer
(CFO)
21
Membesar-besarkan laba sebelum
pajak kumulatif pada awal 1990
sebesar $ 8 juta
Mengecilkan kerugian bersih sebelum
pajak untuk tahun fiskal 1992 sebesar
$ 3,8 juta (140% dari figur aslinya)
22
SINGKAT CERITA :
28 Sep 1994 3 indiviual tersebut dikritik securities and Exchange
commission (sEc), karena gagal memastikan laporan keuangan
yang mereka sevarkan itu akurat.
Menghukum 3 individu karena tidak mengugkapkan dalam
laporan keuangan tentang masalah akuntansi signifikan yang
mereka sadari.
28 sep 1994 serangkaian tuduhan yang ditujukan ke Jon Fries
dan 7 Eksekutif F & C senior lainnya, dan mereka memdapat
sanksi berupa denda.
April 1993 mereka dinyatakan bangkrut, pada tahun maret 1995
para pesaing membeli sisa aset perusahaan F & C.
23
Q1 : Identifikasi tanggung jawab dan tingkat interaksi masing-masing terhadap auditor independen F & C
Jon Fries :
• pengelolaan total perusahaan, menyelaraskan perusahaan, secara
internal dan eksternal, dengan visi strategisnya, membimbing karyawan dan pejabat eksekutif lainnya menuju tujuan utama
Interaksi dengan auditor independen Interaksi yang tinggi.
Caterine Sprauer
• Mengawasi kualitas akuntansi, pelaporan keuangan perusahaan, dan memantau pengendalian internal perusahaan.
dia bertanggung jawab untuk menjawab semua pertanyaan auditor dan menyelesaikan semua masalah yang diangkat oleh auditor independen
24
Fletcher Anderson
a
•
Memastikan bahwa operasi bisnis efisien dan efektif dan
sumber daya pengelolaan, Distribusi barang dan layanan yang
tepat kepada pelanggan, dan analisis sistem dilakukan.
Dia dan pengawas seharusnya menyediakan semua dokumen dan
menjawab semua pertanyaan auditor independen namun mereka
tidak memberitahukannya tentang kecurangan perusahaan
tersebut.
Craig Schuster
•
Mengelola risiko keuangan, perencanaan keuangan, dan
pencatatan perusahaan, serta pelaporan keuangan ke
manajemen yang lebih tinggi.
Memiliki tanggung jawab profesional ini untuk melaporkan kegiatan
ilegal dan penipuan kepada auditor independen
25
Q2 :Skala -100(Sangat tidak etis) atau 100 (sangat etis)
untuk mengevaluasi 4 individu kunci tersebut:
Dari keempat indivial tersebut skala yang diberikan “sangat
tidak etis (skala -100)” karena melanggar syarat
prinsip-prinsi etika :
•
Tanggung Jawab Profesi
•
Kepentingan Publik
•
Integritas
•
Obyektivitas
•
Perilaku Profesional
•
Standar Teknis
26
Q3 : apa yang kamu lakukan ketika menjadi
Spraurer ( Devisi cotroller) :
Salah satu job description dari devisi controller yaitu
memantau pengendalian internal perusahaan, ketika
ada karyawan melapor dan memberikan bukti
mengenai tindakan kecurangan maka dia harus
memeriksa dan mempelajari kebenaran data yang
diberikan, ketika memang ditemukan adanya fraud
maka Spraurer dapat menggunakan whistleblowing
system yang bertujuan untuk menjaga asset
perusahaan.
27
Q4: apakah Craig Schuster memiliki
tanggung jawab untuk memberitahu
seseorang tentang kekhawatiranya
mengenai permasalahan diatas:
Benar, Craig Shuster memiliki tanggung jawab
untuk memberitahu seseorang terhadap
kekhawatiran tentang kondisi perusahaan.
Alasannya
Karena dia pembuat keuangan (didalam lap
keuangan berupa akun, ketika ada kecurangan
maka akan berpengaruh ke leporan keuangan)
Jika tidak melaporkan berarti dia dianggap
melakukan pembohongan public, karena tidak
melaporkan berdasarkan keadaan real.
28